DAFTAR ISI
Halaman
HALAMAN JUDUL i
HALAMAN PRASYARAT GELAR DOKTOR ii
HALAMAN PENGESAHAN iii
HALAMAN PERSETUJUAN iv
SURAT PERNYATAAN TENTANG ORISINALITAS v
HALAMAN PENETAPAN PANITIA PENGUJI vi
UCAPAN TERIMA KASIH vii
RINGKASAN xii
SUMMARY xv
ABSTRAK xviii
ABSTRACT xix
DAFTAR ISI xx
DAFTAR TABEL xxv
DAFTAR GAMBAR xxvii
DAFTAR LAMPIRAN xxviii
DAFTAR ARTI LAMBANG, SINGKATAN DAN ISTILAH xxix
BAB I PENDAHULUAN 1
1.1 Latar Belakang 1
1.2 Kajian Masalah 6 1.3 Pembatasan dan Perumusan Masalah 14
1.4 Tujuan Penelitian 16
1.4.1 Tujuan Umum 16
1.4.2 Tujuan Khusus 16
1.5 Manfaat Penelitian 17
1.5.1 Manfaat Teoritis 17
1.5.2 Manfaat Praktis 18
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 20
2.1 Keselamatan Medikasi (Medication Safety) 20
2.1.1 Tujuan 21
2.1.2 Keselamatan Medikasi dan Pelayanan Kefarmasian 21
2.1.3 Prinsip Mutu dalam Keselamatan Medikasi 26
2.1.4 Keselamatan Medikasi, Kategori Kejadian Tidak Diharapkan
(KTD) karena Obat dan Kesalahan Medikasi (Medication Error) 26
2.1.5 Kesalahan Medikasi (Medication Error) 28
2.1.5.1 Medication Error dalam Peresepan (Prescribing) 36
Halaman
2.1.5.2 Medication Error dalam Transcribing 37
2.1.5.3 Medication Error dalam Pelayanan Resep 38 2.1.5.4 Medication Error dalam Pemberian Obat (Administering) 41 2.1.5.5 Medication Error akibat Ketidakpatuhan Pasien dan
Komunikasi 43
2.1.5.6 Medication Error dalam Pemantauan dan Pengkajian Terapi 43 2.1.5.7 Medication Error dalam Pendokumentasian 45
2.1.6 Terjadinya Medication Error 46
2.1.7 Pengaruh Faktor Kinerja Manusia 48
2.2. Teori Kesalahan 53
2.2.1 Faktor Kontribusi Sistem Terhadap Kesalahan 55 2.2.2 Pendekatan Sistem terhadap Medication Safety 59 2.2.3 Prinsip Desain dan Strategi Umum Sistem Keselamatan 62 2.2.4 Strategi Khusus Proses Penggunaan Obat dan Rekomendasi
Praktek Terbaik 63
2.3 Teori Organisasi Berkeandalan Tinggi (High Reliability
Organization) 66
2.3.1 Pengertian 67
2.3.2 Inti High Reliability Organization 72
2.3.3 Karakteristik dan Proses HRO 78
2.3.4 Keterbatasan penelitian HRO 82
2.4 Medication Safety dan Teori Organisasi Berkeandalan Tinggi
(High Reliability Organization Theory, HRO) 84
2.5 Kajian Hasil Penelitian Sebelumnya 87
2.6 Kerangka Teori 96
BAB 3 KERANGKA KONSEP DAN HIPOTESIS PENELITIAN 98
3.1 Kerangka Konseptual 98
3.1.1 Pendekatan Sistem 100
3.1.2 Model Keju Swiss 100
3.2 Kerangka Analisis dan Hipotesis Penelitian 103
BAB 4 METODE PENELITIAN 106
4.1 Rancang Bangun Penelitian 106
4.2 Unit Analisis 106
4.3 Populasi dan Sampel 107
4.4 Cara pengambilan sampel 107
4.5 Sumber Informasi 108
4.6 Lokasi dan Waktu 125
Halaman
4.7 Variabel dan Indikator Penelitian 125
4.8 Instrumen Penelitian 129
4.9 Pelaksanaan Penelitian 130
4.10 Teknik Pengumpulan Data 131
4.11 Teknik Analisis Data 133
5. Hasil Pengujian Validitas dan Reliabilitas 138
BAB 5 HASIL PENELITIAN 145
5.1 Gambaran Umum Puskesmas di Surabaya 145
5.2 Data Demografi Responden 145
5.3 Deskripsi Variabel Penelitian 150
5.3.1 Deskripsi Variabel Kepemimpinan Siaga 150
5.3.2 Deskripsi Variabel Budaya Keselamatan 151
5.3.3 Deskripsi Variabel Kesiagaan Keselamatan 153 5.3.4 Deskripsi Variabel Medication Safety Pelayanan Resep 155 5.3.4.1 Deskripsi Sub Variabel Skrining Resep, Peracikan dan
Dispensing 155
5.3.4.2 Deskripsi Sub Variabel Pemberian Informasi Obat 158 5.3.5 Deskripsi Variabel Kesesuaian Obat yang Diterima Pasien
terhadap Persyaratan Farmaseutik dan Klinik serta Resep 161 5.3.6 Deskripsi Variabel Pemahaman Pasien tentang Obat
yang Diterima 162
5.4 Analisis Hasil Penelitian dengan PLS-SEM 163 5.4.1 Evaluasi Model Pengukuran (Konstruk) Reflektif 163
5.4.1.1 Indikator Reliabilitas Konstruk 167
5.4.1.2 Relibilitas Konsistensi Internal Konstruk 167
5.4.1.3 Validitas Konvergen Konstruk 167
5.4.1.4 Validitas Diskriminan Konstruk 168
5.4.2 Hasil Measurement Model/Outer Model 168
5.4.2.1 Outer Model pada Kepemimpinan Siaga 169
5.4.2.2 Outer Model pada Budaya Keselamatan 170
5.4.2.3 Outer Model pada Kesiagaan Keselamatan 172 5.4.2.4 Outer Model pada Kelengkapan Administrasi, Peracikan
dan Dispensing 174
5.4.2.5 Outer Model pada Kesesuaian Farmaseutik-Klinik Resep 176 5.4.2.6 Outer Model pada Kesesuaian Obat yang Diterima Pasien 177 5.4.2.7 Outer Model pada Pemberian Informasi Obat secara
Tertulis 178
5.4.2.8 Outer Model pada Pemberian Informasi Obat secara Lisan 179 5.4.2.9 Outer Model pada Pemahaman Pasien tentang Informasi
Obat Yang Diterima 181
5.4.3 Evaluasi Model Struktural 182
5.4.3.1 Penilaian Kolinearitas 182
5.4.3.2 Signifikansi dan Relevansi Pengaruh Model Struktural 183
Halaman
5.4.3.2.1 Pengaruh Langsung 183
5.4.3.2.2 Pengaruh Tidak Langsung 190
5.4.3.3 Koefisien Determinasi (Nilai R2) 192
5.4.3.4 Ukuran Pengaruh f 2 193
5.4.3.5 Relevansi Prediktif Q2 195
BAB 6 PEMBAHASAN 197
6.1 Pengaruh Kepemimpinan Siaga terhadap Budaya Keselamatan 197 6.2 Pengaruh Kepemimpinan Siaga terhadap Kesiagaan
Keselamatan 200
6.3 Pengaruh Kepemimpinan Siaga terhadap Pemeriksaan
Kelengkapan Administrasi Resep, Peracikan dan Dispensing 202 6.4 Pengaruh Budaya Keselamatan terhadap Kesiagaan
Keselamatan 203
6.5 Pengaruh Budaya Keselamatan terhadap Pemeriksaan
Kelengkapan Administrasi Resep, Peracikan dan Dispensing 205 6.6 Pengaruh Kesiagaan Keselamatan terhadap Pemeriksaan
Kelengkapan Administrasi Resep, Peracikan dan Dispensing 208 6.7 Pengaruh Kesiagaan Keselamatan terhadap Pemberian
Informasi Obat Tertulis 209
6.8 Pengaruh Pemeriksaan Kelengkapan Administrasi Resep, Peracikan Dan Dispensing terhadap Pemeriksaan
Kesesuaian Farmaseutik-Klinik Resep 210
6.9 Pengaruh Pemeriksaan Kelengkapan Administrasi Resep-Peracikan Dan Dispensing terhadap Kesesuaian
Obat Diterima 210
6.10 Pengaruh Pemeriksaan Kesesuaian Farmaseutik-Klinik
Resep terhadap Kesesuaian Obat Diterima 212
6.11 Pengaruh Pemeriksaan Kelengkapan Administrasi Resep, Peracikan Dan Dispensing terhadap Pemberian
Informasi Obat secara Tertulis 212
6.12 Pengaruh Pemberian Informasi Obat secara Tertulis
terhadap Pemberian Informasi Obat secara Lisan 214 6.13 Pengaruh Pemberian Informasi Obat secara Lisan terhadap
Pemahaman Pasien tentang Informasi Obat yang Diterima 214 6.14 Pengaruh Pemberian Informasi Obat secara Tertulis
terhadap Pemahaman Pasien tentang Informasi Obat
yang diterima 215
6.15 Temuan Baru dan Implikasi Penelitian 219
6.16 Keterbatasan Penelitian 221
Halaman
BAB 7 KESIMPULAN DAN SARAN 222
7.1 Kesimpulan 222
7.2 Saran 223
DAFTAR PUSTAKA 226
LAMPIRAN 235
DAFTAR TABEL
Nomor Judul Tabel Halaman
Tabel 1.1 Hasil Utama Penelitian Multi Center Nasional Terhadap Adverse
Drug Event di beberapa negara 4 Tabel 2.1 Tahap, Definisi dan Macam Medication error 30
Tabel 2.2 Macam Medication error 31
Tabel 2.3 Frekuensi medication errors di semua tahap penggunaan obat 32 Tabel 2.4 Jenis Kesalahan yang terdeteksi dalam proses penggunaan obat 33 Tabel 2.5 Konsekuensi klinis potensial sebagai akibat kesalahan yang
terdeteksi pada proses penggunaan obat 34
Tabel 2.6 Kategori dampak medication error. 34
Tabel 2.7 Obat dengan Kewaspadaan Tinggi 42
Tabel 2.8 Kondisi Laten, Kondisi Pekerjaan dan Kegagalan Aktif yang
berkontribusi dalam kesalahan 57 Tabel 2.9 Karakteristik Obat dan Proses Pemberian Yang Meningkatkan
Risiko Kesalahan 59
Tabel 2.10 Karakteristik Inti Keselamatan Medikasi 65
Tabel 2.11 Matriks Hasil Penelitian Sebelumnya 88
Tabel 4.1 Penentuan jumlah sampel puskesmas per wilayah di
Kota Surabaya 108
Tabel 4.2 Variabel, Definisi Operasional dan Indikator, serta Alat Ukur
dan Skala 109
Tabel 4.3 Hasil Pengujian Validitas pada Data Penelitian 139 Tabel 4.4 Hasil Pengujian Reliabilitas pada Data Penelitian 142 Tabel 5.1 Distribusi Masa Kerja Kepala Puskesmas dan Tenaga Kefarmasian 146 Tabel 5.2 Distribusi Pasien Puskesmas sebagai Responden Penelitian
Berdasarkan Kelompok Usia dan Jenis Kelamin 147 Tabel 5.3 Distribusi Demografi Pendidikan dan Pekerjaan Pasien Lansia yang
Terpilih Sebagai Responden 147
Tabel 5.4 Distribusi Usia Pengasuh Pasien Balita Berdasarkan Jenis Kelamin 148 Tabel 5.5 Demografi Pendidikan dan Pekerjaan Pengasuh Pasien Balita
yang Menjadi Responden Berdasarkan Kelompok Usia 149 Tabel 5.6 Distribusi Frekuensi Indikator Variabel Kepemimpinan Siaga
Puskesmas Surabaya Tahun 2014 150
Tabel 5.7 Distribusi Frekuensi Indikator Variabel Budaya Keselamatan
Puskesmas Surabaya Tahun 2014 152 Tabel 5.8 Distribusi Frekuensi Indikator Variabel Kesiagaan Keselamatan
Puskesmas Surabaya Tahun 2014 153 Tabel 5.9 Distribusi Frekuensi Indikator Variabel Medication Safety
Pelayanan Resep sub variabel Skrining Resep, Peracikan dan
Dispensing Puskesmas Surabaya Tahun 2014 155 Tabel 5.10 Distribusi Frekuensi Indikator sub variabel Pemberian
Informasi Obat Puskesmas Surabaya Tahun 2014 159
DAFTAR TABEL
Nomor Judul Tabel Halaman Tabel 5.11 Distribusi Frekuensi Indikator Variabel Kesesuaian Obat
yang Diterima Pasien terhadap Persyaratan Farmaseutik dan Klinik serta Resep Puskesmas Surabaya Tahun 2014 161 Tabel 5.12 Distribusi Frekuensi Indikator Variabel Pemahaman Pasien
tentang Obat yang Diterima di Puskesmas
Surabaya Tahun 2014 162
Tabel 5.13 Hasil Evaluasi Konstruk Reflektif 164
Tabel 5.14 Hasil Outer Model pada Variabel Kepemimpinan Siaga 169 Tabel 5.15 Hasil Outer Model pada Variabel Budaya Keselamatan 171 Tabel 5.16 Hasil Outer Model pada Variabel Kesiagaan Keselamatan 173 Tabel 5.17 Hasil Outer Model pada Variabel Kelengkapan Adminisrasi,
Peracikan dan Dispensing 175
Tabel 5.18 Hasil Outer Model pada Variabel Kesesuaian Farmaseutik-
Klinik Resep 177
Tabel 5.19 Hasil Outer Model pada Variabel Kesesuaian Obat yang
Diterima Pasien 177
Tabel 5.20 Hasil Outer Model pada Variabel Pemberian Informasi Obat
secara Tertulis 178
Tabel 5.21 Hasil Outer Model pada Variabel Pemberian Informasi
Obat secara Lisan 180
Tabel 5.22 Hasil Outer Model pada Variabel Pemahaman Pasien tentang
Informasi Obat yang Diterima 181
Tabel 5.23 Hubungan Langsung dan Signifikansi Hubungan Model Struktural 184 Tabel 5.24 Hubungan Tidak Langsung dan Signifikansi Hubungan
Model Struktural 191
Tabel 5.25 Nilai R2 193
Tabel 5.26 Nilai Ukuran Pengaruh f 2 194
Tabel 5.27 Nilai Relevansi Prediktif Q2 196
DAFTAR GAMBAR
Nomor Judul Gambar Halaman
Gambar 2.1 Hubungan antara adverse drug events, potential ADE, dan medication error
27 Gambar 2.2 Pengaruh Kinerja Manusia Terhadap Tindakan Tidak
Aman, Kesalahan (Errors) dan Pelanggaran (Violation)
49
Gambar 2.3 Tahapan perkembangan terjadinya kecelakaan organisasional Model Reason
56 Gambar 2.4 Hubungan lima konsep: faktor siaga, keadaan siaga
kolektif, proses keandalan tinggi terhadap keselamatan dan kualitas layanan.
73
Gambar 2.5 Mind map karakteristik dan proses HRO 79 Gambar 2.6 Model Keju Swiss (Swiss cheese Model) pencegahan
kesalahan
87
Gambar 2.7 Kerangka Teori 96
Gambar 3.1 Kerangka Konseptual Penelitian 98 Gambar 3.2 Kerangka Analisis dan Hipotesis Penelitian 103 Gambar 5.1 Hasil Inner Model Pengujian Hubungan Langsung 185 Gambar 6.1 Contoh format resep dan penulisan resep yang belum
standar
213 Gambar 6.2 Ekspresi pasien menggambarkan budaya lisan dalam
meningkatkan pemahaman terhadap penggunaan obat begitu pentingnya
215
Gambar 6.3 Model pemberian informasi obat tertulis, tidak signifikan mempengaruhi pemahaman pasien secara langsung
216
Gambar 6.4 Pemahaman pasien dimediasi secara parsial oleh pemberian informasi obat secara lisan
217
Gambar 6.5 Contoh Etiket Standar 218
Gambar 6.6 Model Medication Safety Pelayanan Resep Ber- dasarkan Karakteristik HRO
220
DAFTAR LAMPIRAN
Nomor Judul Lampiran Halaman
Lampiran 1 Keterangan Lolos Kaji Etik 235
Lampiran 2 Ijin Penelitian dari Bakesbangpol Linmas Kota Surabaya
236 Lampiran 3 Ijin Penelitian dari Dinas Kesehatan Kota Surabaya 238 Lampiran 4 Daftar Hadir Pelatihan Pelatihan Pengambilan
Data Penelitian Disertasi
240 Lampiran 5 Kuesioner Kepemimpinan Siaga untuk Kapus 241 Lampiran 6 Kuesioner Variabel HRO untuk Tenaga
Kefarmasian di Puskesmas
246 Lampiran 7 Lembar Periksa Kelengkapan Administrasi Resep 255 Lampiran 8 Daftar Cek Kesesuaian Farmaseutik dan Klinik 256 Lampiran 9 Pengamatan Proses Peracikan dan Non Peracikan 257 Lampiran 10 Lembar Pengamatan Pemberian Informasi Obat
Lisan Kepada Pasien
260
Lampiran 11 Lembar Pengamatan Obat Pasien 261
Lampiran 12 Lembar Identifikasi Pemahaman Pasein 266 Lampiran 13 Uji Validitas Dan Reliabilitas Data Penelitian 267
Lampiran 14 Deskripsi Variabel Penelitian 275
Lampiran 15 Hasil Analisis PLS 280
DAFTAR ARTI LAMBANG, SINGKATAN, DAN ISTILAH
Daftar Lambang:
& = dan
% = persen
Daftar Singkatan:
ACE : Angiotensin Converting Enzyme
ADR : Adverse Drug Reaction = Reaksi Obat Tidak Diduga (ROTD) AHA : American Hospital Association
AHRQ : Agency for Healthcare Research and Quality AM : Antisipasi Masalah
ASHP : The American Society of Health-System Pharmacists
BA : Budaya Adil
BK : Budaya Keselamatan
DOEN : Daftar Obat Esensial Nasional FMEA : Failure Mode Effect Analysis
HRET : Health Research & Educational Trust HRO : High Reliability Organization
IOL : Pemberian Infomasi Obat Lisan IOM : Institute of Medicine
IOT : Pemberian Informasi Obat Tertulis
ISMP : The Institute for Safe Medication Practices KA : Kelengkapan Administrasi Resep
KF : Kesesuaian Farmaseutik-Klinik Resep KIE : Komunikasi, Informasi dan Edukasi KK : Kesiagaan Keselamatan
KNC : Kejadian Nyaris Cedera = Near Miss = Close Call KS : Kepemimpinan Siaga
KTD : Kejadian Tidak Diharapkan = Adverse Event KTD karena
obat
: ADE = Adverse Drug Event
MMUS : Medication Management and Use System
MPO : Manajemen dan Penggunaan Obat = MMU = Medication Management and Use
NCC MERP : National Coordinating Council for Medication Error Reporting and Prevention
NORUM : Nama Obat Rupa Obat Mirip O : Kesesuaian Obat yang Diterima
OB : Orientasi Belajar
PD : Peracikan dan Dispensing
PDRM : Preventable Drug-Related Morbidity
PERSI : Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia PIO : Pemberian Informasi Obat
PK : Keberhasilan mencegah KTD terkait obat Puskesmas : Pusat Kesehatan Masyarakat
RCA : Root Cause Analysis
ROTD : Reaksi Obat Tidak Dikehendaiki/Diduga SPO : Standar Prosedur Operasional
U : Pemahaman Pasien