• Tidak ada hasil yang ditemukan

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Oleh : Iddia Rozani, S.Pd, MSi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Oleh : Iddia Rozani, S.Pd, MSi"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Oleh : Iddia Rozani, S.Pd, MSi

Satuan Pendidikan : SMAN I Koto Baru Kelas / Semester : X/2

Tema : Keanekaragaman Hayati

Sub Tema : Mengidentifikasi tingkat keanekaragaman (keanekaragaman gen, keanekaragaman jenis)

Pembelajaran ke : 1

Alokasi waktu : 10 Menit

A. TUJUAN PEMBELAJARAN

Melalui kegiatan pembelajaran dengan pendekatan saintifik menggunakan metode pengamatan, diskusi, penugasan serta model pembelajaran discovery learning peserta didik dapat menganalisis berbagai tingkat keanekaragaman hayati di Indonesia beserta ancaman dan pelestariannya, serta menyajikan hasil observasi berbagai tingkat keanekaragaman hayati di Indonesia dan usulan upaya pelestariannya sehingga peserta didik dapat membangun kesadaran akan kebesaran Tuhan YME, menumbuhkan religious, jujur, aktif, bertanggungjawab, peduli lingkungan dan kerjasama.

B. KEGIATAN PEMBELAJARAN I. PENDAHULUAN

Orientasi

• Guru memberi salam

• Peserta didik berdoa bersama untuk memulai pembelajaran

• Guru memeriksa kehadiran siswa

• Guru menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran

Apersepsi

Pada pertemuan sebelumnya kita sudah membahas mengenai ruang lingkup Biologi, dalam bab ruang lingkup biologi kita sudah mempelajari ragam permasalahan biologi, coba siapa yang dapat menjelaskan ragam permasalahan dalam biologi ?

Motivasi

Guru memberikan menampilkan beberapa macam bunga Bogenvil , dan bertanya kepada siswa, adakah yang tahu ini bunga apa?, apakah bunga ini sama jenisnya?, kenapa warna bunga nya berbeda-beda?

Nah, untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, selama 10 menit kedepan inilah yang harus ananda pelajari.

• Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini

(2)

Manfaat

Dengan mempelajari materi ini, ananda akan memahami keanekaragaman hayati yang ada di Indonesia

Imtaq

Dengan mempelajari materi tentang keanekaragaman hayati ananda akan menyadari bahwa begitu banyaknya jenis-jenis tumbuhan dan hewan yang ada di Indonesia yang membuktikan kekuasaan Tuhan yang patut kita syukuri.

2. KEGIATAN INTI

• Guru menampilkan media gambar bunga mawar dengan bermacam warna

Gambar Manusia dengan Ras yang berbeda

• Guru meminta peserta didik memberikan tanggapan tentang gambar tersebut

• Guru meminta peserta didik menyebutkan macam-macam keanekaragaman Hayati

• Guru menjelaskan sistem penilaian kepada peserta didik

• Guru menjelaskan metode pembelajaran yang akan digunakan

(3)

• Guru menguatkan dan memberi kesimpulan atas jawaban akhir dari semua pertanyaan yang berhubungan dengan materi yang disajikan

3. PENUTUP

Meninjau Kembali

Guru mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mengarah pada kesimpulan pembelajaran materi Keanekaragaman hayati

Mengevaluasi

Guru menguji kemampuan peserta didik dengan meminta kembali menyebutkan macam-macam keanekaragaman hayati

Refleksi Pembelajaran

Guru menanyakan kepada peserta didik terkait proses pembelajaran yang telah berlangsung dengan menanyakan bagaimana pembelajaran kita hari ini? Apakah masih ada yang belum dipahami?

Perencanaan pertemuan selanjutnya

Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan selanjutnya

Guru meminta peserta didik untuk membuat rangkuman materi yang akan dipelajari pada pertemuan selanjutnya.

C. PENILAIAN PEMBELAJARAN

No Aspek No

IPK IPK Teknik

Penilaian

Bentuk Penilaian

Instrumen Penilaian

Rubrik Penilaian 1 Pengetahuan 3. 2 Mengidentifikasi

tingkat

keanekaragaman (keanekaragaman gen,

keanekaragaman jenis dan

keanekaragaman ekosistem)

Tes tertulis Pilihan ganda Terlampir Terlampir

2 Sikap Jujur, percaya diri, tanggung jawab, kerjasama, toleransi, dan disiplin.

Tertulis Lembar observasi

Terlampir Terlampir

3. Keterampilan 4.1. Membuat laporan tentang contoh-

Penugasan Lembar penilaian

Terlampir Terlampir

(4)

No Aspek No

IPK IPK Teknik

Penilaian

Bentuk Penilaian

Instrumen Penilaian

Rubrik Penilaian contoh

keanekaragaman hayati tingkat gen, jenis dan

ekosistem

(laporan)

Mengetahui, Kepala SMA N 1 Koto Baru

Iddia Rozani, S.Pd, M.Si NIP.19770331200212 2 006

Diperiksa Oleh WK.Kurikulum

Lina Misra , S.Ag NIP.197208142006042013

Koto Baru, April 2022 Guru Mata Pelajaran

Iddia Rozani, S.Pd, MSi NIP.197703312002122006

Lampiran 1 Kisi-kisi Soal

IPK Indikator Soal Teknik

Penilaian Keterangan Mengidentifikasi tingkat

keanekaragaman (keanekaragaman gen, keanekaragaman jenis dan keanekaragaman ekosistem)

Diberikan gambar variasi warna bunga mawar, Peserta didik dapat menjelaskan apa mengapa bisa terjadi variasi warna pada bunga mawar tersebut

tertulis Tes No. 1

Peserta didik dapat menjelaskan perbedaan keanekaragaman tingkat gen dan keanekaragaman tingkat jenis beserta contoh

Tes

tertulis No. 2

Lampiran 2. Instrumen Penilaian Tes Tertulis

No Soal Jawaban (Skor Maksimum)

1 Perhatikan gambar dibawah ini, jelaskanlah kenapa bisa terjadi variasi warna pada bunga mawar dibawah ini

Terjadinya variasi pada warna bunga mawar karena adanya variasi atau perbedaan gen dalam satu jenis makhluk hidup, keanekaragaman sifat genetik pada satu jenis makhluk hidup dikendalikan oleh gen-gen yang terdapat dalam kromosom, kromosom diperoleh dari kedua induk melalui pewarisan sifat.

(5)

No Soal Jawaban (Skor Maksimum) 2 Jelaskan perbedaan keanekaragaman tingkat gen dan

keanekaragaman tingkat jenis beserta contoh

Keanekaragam tingkat gen adalah Variasi atau perbedaan yang terjadi pada satu jenis makhluk hidup atau satu spesies makhluk hidup, contoh variasi bunga pada bogenvil, ada bogenvil merah, putih, kuning

Keanekaragaman tingkat Jenis adalah Perbedaan yang dapat ditemukan pada kelompok berbagai spesies dalam suatu tempat. Misalnya keluarga palmae, ada kelapa, sawit, pinang, aren

Lampiran 3. Format Penilaian Keterampilan

NO NAMA SISWA

Kinerja Praktik Menulis Laporan

Mengamati Memberi contooh Membuat kesimpulan

NILAI

Keseuaian Struktur Detail Kegiatan Hasil Dokumen Pendukung

NILAI

1 2

Pedoman penskoran Sangat Memuaskan Skor 4

Memuaskan Skor 3

Cukup memuaskan Skor 2 Tidak memuaskan Skor 1

Pedoman Penilaian

Lampiran 4. Format Penilaian Sikap Spiritual

No Nama

Siswa

Observasi

Deskripsi Ketaatan

beribadah

Bersyukur Berdoa Toleransi beragama SB PB SB PB SB PB SB PB 1. ………..

2.

(6)

No Nama Siswa

Observasi

Deskripsi Ketaatan

beribadah

Bersyukur Berdoa Toleransi beragama SB PB SB PB SB PB SB PB 3.

4.

5.

6. Dst.

Keterangan pengisian skor:

SB = Sangat baik PB = Perlu bimbingan

Lampiran 5. Format Penilaian Sikap Sosial

No Nama

Siswa

Observasi

Deskripsi Jujur Tanggung

jawab

Kerjasama disiplin

SB PB SB PB SB PB SB PB

1. ………..

2.

3.

4.

5.

6. Dst.

Keterangan pengisian skor:

SB = Sangat baik PB = Perlu bimbingan

Lampiran

MATERI AJAR

TINGKAT KEANEKARAGAMAN HAYATI

A. Konsep Keanekaragaman Hayati

(7)

Keanekaragaman hayati adalah keanekaragaman pada makhluk hidup yang menunjukkan adanya variasi bentuk, penampilan, ukuran, serta ciri-ciri lainnya.

Keanekaragaman hayati disebut juga biodiversitas (biodiversity), meliputi keseluruhan berbagai variasi yang terdapat pada tingkat gen, jenis, dan ekosistem di suatu daerah.

Keanekaragaman ini terjadi karena adanya pengaruh faktor genetik dan faktor lingkungan yang memengaruhi fenotip (ekspresi gen). secara garis besar keanekaragaman hayati dibagi menjadi 3 tingkat yaitu sebagai berikut.

1. Keanekaragaman Gen

Keanekaragaman gen adalah keanekargaman individu dalam satu jenis atau spesies makhluk hidup. Keanekaragaman gen menyebabkan bervariasinya susunan genetik sehingga berpengaruh pada genotip (sifat) dan fenotip (penampakan luar) suatu makhluk hidup

Keanekaragaman gen menunjukkan adanya variasi susunan gen pada individu-individu sejenis. Gen-gen tersebut mengekspresikan berbagai variasi dari satu jenis makhluk hidup, seperti tampilan pada warna mahkota bunga, ukuran daun, tinggi pohon, dan sebagainya.

Variasi dalam spesies ini disebut varietas.

Peningkatan keanekargaman gen dapat terjadi melalui hibridisasi (perkawinan silang) antara organisme satu spesies yang berbeda sifat atau melalui proses domestikasi (budidaya hewan atau tumbuhan liar oleh manusia). dengan hibridisasi akan diperoleh sifat genetik baru dari organisme-organisme pada satu spesies. Keanekaragaman gen pada organisme dalam satu spesies disebut varietas atau ras.

Contoh: variasi warna pada bunga Mawar. Meskipun jenisnya sama-sama bunga Mawar, tetapi warna bunganya bermacam-macam. Ada yang merah, putih maupun kuning.contoh lainnya yaitu variasi warna pada kucing. Munculnya variasi warna tersebut di kendalikan oleh gen.

a b c

Gambar 1. Keanekaragaman gen pada Bunga Mawar: (a) Merah (b) Putih (c) Kuning

(8)

a b c

Gambar 2. Keanekaragaman gen pada Kucing: (a) Putih (b) Orange (c)Hitam

2. Keanekaragaman Jenis

Keanekaragaman jenis (spesies) adalah keanekaragaman atau variasi yang terdapat pada berbagai jenis atau spesies makhluk hidup dalam genus atau famili yang sama. Pada berbagai spesies tersebut terdapat perbedaan-perbedaan sifat. Contohnya adalah

Keanekaragaman jenis pada Panthera tigris, Panthera leo, Panthera pardus. Meskipun berada dalam genus yang sama, yaitu Phantera, tetapi keempat hewan tersebut memiliki sifat-sifat yang berbeda.

Contoh lain adalah pada genus Solanaceae, misalnya antara terong (Solanum melongena) dan Cabe merah (Capsicum annum) keduanya termasuk kedalam famili yang sama namun

keduanya memiliki cri-ciri fisik yang berbeda.

a b c

Gambar 4. Keanekaragaman jenis tingkat familia Felidae. a. harimau, b. singa dan c. citah

a b c

Gambar 3. Keanekaragaman jenis tingkat familia Solanaceae. a. terung, b.

cabe dan c. tomat

Gambar 3. Keanekaragaman jenis pada famili Solanaceae : a. Terong (Solanum melongena) b. Cabe merah (Capsicum annum) c. Tomat (Solanum lycopersicum)

(9)

Gambar

Gambar Manusia dengan Ras yang berbeda
Gambar 1. Keanekaragaman gen pada Bunga Mawar: (a) Merah (b) Putih (c) Kuning
Gambar 2. Keanekaragaman gen pada Kucing: (a) Putih (b) Orange (c)Hitam

Referensi

Dokumen terkait

Kecenderungan wanita mengalami mistimed pregnancy lebih tinggi terjadi pada wanita yang berusia <20 tahun, memiliki lebih dari 3 orang anak, menggunakan kontrasepsi, belum

Kaji kondisi mulut dan hidung klien (bila kotor, bersihkan dengan kassa/cotton bad yang telah dilembabkan dengan cairan isotonic/NaCl 0,9%)4. Sambungkan flowmeter dengan

 Proses push-nya sendiri adalah dengan cara mengalokasikan suatu elemen linked list (disebut variable baru), kemudian periksa jika stack dalam keadaan kosong

Berdasarkan hasil inventarisasi jaringan distribusi pipa PDAM Kabupaten Situbondo dengan metode SIG dapat digunakan untuk melakukan evaluasi dan pengembangan terhadap

Metoda MTT memberikan hasil pengujian yang akurat karena dapat memberikan hubungan antara jumlah sel yang aktif dengan absorban yang diperoleh dari pengukuran yang

(2) Dalam hal di instansi Pemerintah Daerah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak terdapat tenaga teknis yang cukup, Pemerintah Daerah dapat menugaskan

Mengingat penyelenggara ujian sertifikasi tidak hanya satuan kerja pemerintah, tetapi juga lembaga pendidikan swasta dan Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia, maka untuk

Berdasarkan kondisi objektif demikian, maka perumusan dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaruh pengeluaran pemerintah pada sektor publik (infrastruktur, pendidikan,