• Tidak ada hasil yang ditemukan

akarta, KompasOtomotif

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "akarta, KompasOtomotif"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

akarta, KompasOtomotif - Meski sudah lama beredar, tapi pemahaman mengenai aki kering

dan basah masih banyak yang belum mengerti. Pada dasarnya, semua jenis aki tetap

menggunakan cairan elektroda (air aki), ada yang langsung terisi ada pula yang belum.

Marketing Manager Bosch Automotive Aftermarket Indonesia Griselda Iwandi, menjelaskan sebenarnya perbedaanya hanya dalam bentuk penanganan selanjutnya.

"Baik basah atau kering yang banyak beredar tetap pakai air. Bedanya ada yang harus dirawat berkala, dan ada yang bebas perawatan atau maintenance free (MF)," kata Griselda saat dihubungi KompasOtomotif awal beberap waktu lalu.

Bila melihat dari proses, lanjut Griselda, sebenarnya jenis aki konvensional yang kerap disebut aki basah justru merupakan aki kering. Karena dalam kondisi baru, belum ada cairan.

" Aki MF sudah terisi cairan dari pabrikan, kalau aki konvensional baru diisi (cairan) saat mau digunakan. Sebenarnya yang kering itu justru konvensional, tapi bahasa di pasar sudah terlanjur

aki MF itu aki kering," papar Griselda.

Aki konvensioanl masih kering dan baru diisi cairan saat akan digunakan.(Stanly/KompasOtomotif)

Menurut Griselda, penyebutan aki MF dan bukan MF lebih tepat digunakan. Biasanya pada aki

konvensional ada lubang untuk mengisi air, tapi hal tidak akan ditemukan pada aki MF karena

memang tidak dibutuhkan pengisian ulang.

(2)

Aki Gel

Selain kedua jenis aki tersebut, ada aki yang menggunakan gel padat. Salah satu seperti aki ultra- gel yang baru diluncurkan Bosch beberapa waktu lalu.

Menurut Griselda, aki gel ini sebenarnya merupakan jenis aki kering karena tanpa menggunakan cairan sedikit pun. Soal perawatan, aki gel juga diklaim lebih minim dibandingkan kategori aki MF pada umumnya.

Aki Bosch Ultra Gel khusus sepeda motor(Bosch)

"Aki gel yang kami kembangkan benar-benar kering. Teknologi ultra gel memiliki kemampuan memperpanjang siklus pakai sehingga benar-benar bebas perawatan, bahkan lebih aman karena terhindar dari risiko tumpahan cairan kimia saat digunakan di jalan non-aspal yang banyak guncangan," ujar Griselda,

J

angan Anda buang dulu aki kering yang sudah tidak dapat menyimpan listrik lagi atau 'soak', coba perbaiki sendiri dengan cara yang sangat mudah. Mari kita pelajari dulu tentang jenis aki serta reaksi kimia yang terjadi di dalamnya.

Aki adalah sebuah alat yang dapat menyimpan energi listrik dalam bentuk energi kimia.

(3)

Pada kendaraan secara umum aki berfungsi sebagai sumber energi listrik pada kendaraan, namun bila kita amati lebih detail maka fungsi aki adalah:

1. Saat mesin mati sebagai sumber energi untuk menghidupkan asessoris, penerangan, dsb.

2. Saat starter untuk mengidupkan sistem starter

3. Saat mesin hidup sebagai stabiliser suplai listrik pada kendaraan, dimana pada saat hidup energi listrik bersumber dari alternator.

Aki terdiri dari beragam jenis:

1. aki basah konvensional. lebih familiar dengan sebutan aki basah 2. aki hybrid

3. aki kalsium

4. aki bebas perawatan/maintenance free (MF) / aki kering 5. aki sealed

Yang akan kita bahas adalah jenis aki MF. Aki jenis ini dikemas dalam desain khusus yang mampu menekan tingkat penguapan air aki. Uap aki yang terbentuk akan mengalami kondensasi sehingga dan kembali menjadi air murni yang menjaga level air aki selalu pada kondisi ideal. Aki jenis ini biasanya terbuat dari basis jenis aki hybrid maupun aki kalsium.yaitu selnya menggunakan materi kalsium.

Pada dasarnya antara beberapa jenis aki di atas adalah sama-sama menggunakan konsep reaksi kimia yaitu cairan elektrolit. Elektrolit aki merupakan campuran antara air suling (H2O) dengan asam sulfat (SO4), komposisi campuran adalah 64 % H2O dan dan 36 % SO4. Dari campuran tersebut diperoleh elektrolit aki dengan berat jenis 1,270.

Reaksi kimia pada aki

Listrik dibangkitkan akibat reaksi kimia antara plat positif, elektrolit aki dan plat negativ. Saat aki dihubungkan dengan sumber listrik arus searah maka terjadi proses pengisian (charge). Proses tersebut secara kimia dapat dirumuskan sebagai berikut:

Plat (+) + Elektrolit + Plat (-) Plat (+) + Elektrolit + Plat (-) Pb SO4 + 2 H2O + PbSO4 PbO2 + 2H2SO4 + Pb

Saat pemakaian listrik maka energi listrik yang tersimpan di aki akan mengalir ke beban, proses ini sering disebut proses pengosongan (discharge). Proses pengosongan secara kimia dapat dirumuskan sebagai berikut:

Plat (+) + Elektrolit + Plat (-) Plat (+) + Elektrolit + Plat (-) Pb SO4 + 2H2SO4 + PbSO4 PbO2 + 2 H2O + Pb

Dari reaksi kimia tersebut terdapat perbedaan elektrolit aki saat kapasitas aki penuh dan kosong, dimana saat aki penuh elektrolit terdiri dari 2H2SO4, sedangkan saat kosong elektrolit aki adalah 2H2O.

Penyebab elektrolit cepat berkurang dapat disebabkan oleh overcharging, oleh karena itu bila berkurangnya elektrolit tidak wajar maka periksa dan setel arus pengisian. Pemeriksaan berat jenis elektrolit aki menggunakan alat hydrometer. Pemeriksaan berat jenis elektrolit aki merupakan salah satu

(4)

metode untuk mengetahui kapasitas aki. Aki penuh pada suhu 20 ºC mempunyai Bj 1,27-1,28, dan aki kosong mempunyai Bj 1,100 -1,130.

Berat jenis elektrolit berubah sebesar 0,0007 setiap perubahan 1 ºC. Spesifikasi berat jenis normal ditentukan pada 20 ºC, oleh karena itu saat pengukuran temperature elektrolit harus diamati.

Aki kering menggunakan air aki berupa gel

Pernahkah anda membeli aki kering namun sebelum dipakai diisi dengan air accu zuur?? hal ini banyak dipertanyakan oleh beberapa konsumen. Inikan aki kering tapi kok pakai air??

Ini adalah penjelasannya..

Aki kering itu bukan berarti benar benar kering dan tanpa air didalamnya, yang sebenarnya adalah semua aki isi bagian dalamnya terdapat air aki zuur yang mengandung asam sulfat untuk menghantarkan atau sumber dari energi aki tersebut. Yang membedakannya adalah Pada aki kering cairannya lebih kental atau berupa gel, sehingga minim penguapan dan tidak perlu untuk menambah air aki secara berkala, hal ini karna aki kering sudah didesain khusus dengan plat timah yg lebih padat sehingga meminimalkan kerak yang menempel pada dinding sel aki.

Selain berbentuk Gel atau air yang sedikit kental, sebagian pada aki kering juga menggunakan cairan asam sulfat yang benar-benar cair seperti pada contoh gambar diatas. Air aki zuur yang digunakan benar-benar cair tanpa pengentalan. Ini adalah aki semi kering yang hampir mirip dengan aki kering pada umumnya, pada aki semi kering ini air accu zuur diisi pada saat aki tersebut mulai dipakai pertama kali. Namun jangan khawatir, pengisian air aki zuur hanya dilakukan sekali pada type aki ini. untuk selanjutnya tidak memerlukan perawatan berkala. hal ini karna fisiknya sudah didesain khusus untuk meminimalkan penguapan dari aki zuur tersebut.

Keuntungan dari aki semi kering ini adalah : umur aki mulai dihitung pada saat cairan elektrolit

dimasukan kedalam aki. Artinya adalah Aki type ini bisa disimpan dalam waktu yang lama, selama

cairan belum dimasukan kedalam aki. Perlu diketahui bahwa Aki kering umumnya yang sudah

diproduksi (sudah diisi) bila pemakaiannya terlalu lama dan tidak langsung dioperasikan dalam

kendaraan akan mempengaruhi umur aki tersebut. sebaiknya beli aki ditoko yang ramai atau

mengerti First In First Out (FIFO).

(5)

Baterai atau Aki Kering

Posted by Arman Dinata

» IPTEK

» Wednesday, 13 July 2016

Masih ingat, bahwa baterai atau aki terbagi atas dua tipe yaitu aki kering dan aki basah. Boleh dikatakan bahwa baterai basah adalah baterai yang berisi air accu (cairan asam belerang / sulfuric acid). Bagaimana dengan aki tipe kering?

Aki kering merupakan bentuk pengembangan dari aki basah yang penggunaannya kini semakin populer. Secara fisik, perbedaannya dengan aki basah dapat dilihat melalui wadahnya yang berwarna gelap atau tidak transparan. Selain itu aki kering juga tidak memiliki lubang-lubang untuk mengisi air aki.

Cairan yang terdapat didalamnya berwujud gel, yang digunakan sebagai pengganti cairan elektrolit. Tingkat penguapan Gel ini sangat minim. Dan saat menguap, uap tersebut tidak dibuang keluar, tetapi tetap tertampung didalam wadah, sehingga volumenya tetap terjaga.

Dengan demikian, maka aki jenis ini tidak membutuhkan perhatian khusus atau umumnya disebut Maintenance Free.

Aki tipe kering terdiri dari plat-plat positif & negatif yang telah diisi penuh dengan muatan listrik, tetapi dalam penyimpanannya tidak diisi dengan elektrolit. Pada dasarnya baterai ini sama halnya dengan aki tipe basah. Elemen-elemen aki ini diisi secara khusus dengan cara memberikan arus DC pada plat yang direndamkan ke dalam larutan elektrolit lemah. Setelah plat-plat itu terisi penuh dengan muatan listrik, kemudian diangkat dari larutan elektrolit lalu dicuci dengan air dan dikeringkan. Kemudian plat-plat tersebut dirangkai dalam case baterai.

Sehingga bila aki tersebut akan digunakan, cukup diisi elektrolit dan langsung bisa digunakan tanpa discharge kembali.

(6)

Aki kering tidak membutuhkan perawatan khusus karena tidak dibutuhkannya penambahan cairan. Kondisi aki juga lebih bersih. Tetapi kepraktisan tersebut harus ditebus dengan harga yang lebih mahal dan umur pemakaian yang relatif lebih singkat. Namun, dalam hal pemakaian tergantung dari jenis kendaraan, umur pemakaian bisa dari satu tahun hingga satu setengah

tahun pemakaian atau lebih dari itu.

Beberapa produsen sepeda motor saat ini mulai beralih ke penggunaan aki kering disamping karena ukurannya lebih kecil juga kemampuannya sama dengan aki basah.

Reaksi Kimia di Balik Kotak Aki

Widodo Suryaningrat (Fisika UPI)

ACCU(mulator) atau sering disebut aki, adalah salah satu komponen utama dalam kendaraan bermotor, baik mobil atau motor, semua memerlukan aki untuk dapat menghidupkan mesin mobil (mencatu arus pada dinamo stater kendaraan). Aki mampu mengubah tenaga kimia menjadi tenaga listrik. Di pasaran saat ini sangat beragam jumlah dan jenis aki yang dapat ditemui.

Aki untuk mobil biasanya mempunyai tegangan sebesar 12 Volt, sedangkan untuk motor ada tiga jenis yaitu, dengan tegangan 12 Volt, 9 volt dan ada juga yang bertegangan 6 Volt. Selain itu juga dapat ditemukan pula aki yang khusus untuk menyalakan tape atau radio dengan tegangan juga yang dapat diatur dengan rentang 3, 6, 9, dan 12 Volt. Tentu saja aki jenis ini dapat dimuati kembali (recharge) apabila muatannya telah berkurang atau habis.

Dikenal dua jenis elemen yang merupakan sumber arus searah (DC) dari proses kimiawi, yaitu elemen primer dan elemen sekunder. Elemen primer terdiri dan elemen basah dan elemen kering. Reaksi kimia pada elemen primer yang menyebabkan elektron mengalir dari elektroda negatif (katoda) ke elektroda positif (anoda) tidak dapat dibalik arahnya. Maka jika muatannya habis, maka elemen primer tidak dapat dimuati kembali dan memerlukan penggantian bahan pereaksinya (elemen kering). Sehingga dilihat dari sisi ekonomis elemen primer dapat dikatakan cukup boros. Contoh elemen primer adalah batu baterai (dry cells).

Allesandro Volta, seorang ilmuwan fisika mengetahui, gaya gerak listrik (ggl) dapat dibangkitkan dua logam yang berbeda dan dipisahkan larutan elektrolit. Volta mendapatkan pasangan logam tembaga (Cu) dan seng (Zn) dapat membangkitkan ggl yang lebih besar dibandingkan pasangan logam lainnya (kelak disebut elemen Volta).

Hal ini menjadi prinsip dasar bagi pembuatan dan penggunaan elemen sekunder. Elemen sekunder harus diberi muatan terlebih dahulu sebelum digunakan, yaitu dengan cara mengalirkan arus listrik melaluinya (secara umum dikenal dengan istilah 'disetrum'). Akan tetapi, tidak seperti elemen primer, elemen sekunder dapat dimuati kembali berulang kali.

Elemen sekunder ini lebih dikenal dengan aki. Dalam sebuah aki berlangsung proses elektrokimia yang reversibel (bolak-balik) dengan efisiensi yang tinggi. Yang dimaksud dengan proses elektrokimia reversibel yaitu di dalam aki saat dipakai berlangsung proses pengubahan kimia menjadi tenaga listrik (discharging). Sedangkan saat diisi atau dimuati, terjadi proses tenaga listrik menjadi tenaga kimia (charging).

(7)

Jenis aki yang umum digunakan adalah accumulator timbal. Secara fisik aki ini terdiri dari dua kumpulan pelat yang yang dimasukkan pada larutan asam sulfat encer (H2S04). Larutan elektrolit itu ditempatkan pada wadah atau bejana aki yang terbuat dari bahan ebonit atau gelas. Kedua belah pelat terbuat dari timbal (Pb), dan ketika pertama kali dimuati maka akan terbentuk lapisan timbal dioksida (Pb02) pada pelat positif.

Letak pelat positif dan negatif sangat berdekatan tetapi dibuat untuk tidak saling menyentuh dengan adanya lapisan pemisah yang berfungsi sebagai isolator (bahan penyekat). Proses kimia yang terjadi pada aki dapat dibagi menjadi dua bagian penting, yaitu selama digunakan dan dimuati kembali atau 'disetrum'.

Reaksi kimia

Pada saat aki digunakan, tiap molekul asam sulfat (H2S04) pecah menjadi dua ion hidrogen yang bermuatan positif (2H+) dan ion sulfat yang bermuatan negatif (S04-). Tiap ion S04 yang berada dekat lempeng Pb akan bersatu dengan satu atom timbal murni (Pb) menjadi timbal sulfat (PbS04) sambil melepaskan dua elektron. Sedang sepasang ion hidrogen tadi akan ditarik lempeng timbal dioksida (PbO2), mengambil dua elektron dan bersatu dengan satu atom oksigen membentuk molekul air (H2O).

Dari proses ini terjadi pengambilan elektron dari timbal dioksida (sehingga menjadi positif) dan memberikan elektron itu pada timbal murni (sehingga menjadi negatif), yang mengakibatkan adanya beda potensial listrik di antara dua kutub tersebut. Proses tersebut terjadi secara simultan, reaksi secara kimia dinyatakan sebagai berikut :

Pb02 + Pb + 2H2S04 ---> 2PbS04 + 2H20

Di atas ditunjukkan terbentuknya timbal sulfat selama penggunaan (discharging). Keadaan ini akan mengurangi reaktivitas dari cairan elektrolit karena asamnya menjadi lemah (encer), sehingga tahanan antara kutub sangat lemah untuk pemakaian praktis.

Sementara proses kimia selama pengisian aki (charging) terjadi setelah aki melemah (tidak dapat memasok arus listrik pada saat kendaraan hendak dihidupkan). Kondisi aki dapat dikembalikan pada keadaan semula dengan memberikan arus listrik yang arahnya berlawanan dengan arus yang terjadi saat discharging. Pada proses ini, tiap molekul air terurai dan tiap pasang ion hidrogen yang dekat dengan lempeng negatif bersatu dengan ion S04 pada lempeng negatif membentuk molekul asam sulfat.

Sedangkan ion oksigen yang bebas bersatu dengan tiap atom Pb pada lempeng positif membentuk Pb02. Reaksi kimia yang terjadi adalah :

2PbS04 + 2H20 ----> PbO2 + Pb + 2H2S02 Aki kendaraan

Besar ggl yang dihasilkan satu sel aki adalah 2 Volt. Sebuah aki mobil terdiri dari enam buah aki yang disusun secara seri, sehingga ggl totalnya adalah 12 Volt. Accu mencatu arus untuk menyalakan mesin (motor dan mobil dengan menghidupkan dinamo stater) dan komponen listrik lain dalam mobil. Pada saat mobil berjalan aki dimuati (diisi) kembali sebuah dinamo (disebut dinamo jalan) yang dijalankan dari putaran mesin mobil atau motor.

Pada aki kendaraan bermotor arus yang terdapat di dalamnya dinamakan dengan kapasitas aki yang disebut Ampere-Hour/AH (Ampere-jam). Contohnya untuk aki dengan kapasitas arus 45 AH, maka aki tersebut dapat mencatu arus 45 Ampere selama 1 jam atau 1 Ampere selama 45 jam.

(8)

Penulis sempat melakukan penelitian untuk mengetahui karakteristik aki dan hasilnya telah diseminarkan beberapa waktu yang lalu. Penelitian tersebut dilakukan baik saat aki sedang di discharging maupun saat charging. Metodenya adalah dengan mengukur tegangan jepit (Volt) antara kedua kutub dari aki yang dibandingkan per satuan waktu (30 menit). Penelitian tersebut dilakukan untuk aki 12 Volt, 9 Volt dan 6 Volt (meliputi aki mobil dan motor).

Pengamatan ini dilakukan selama kurang lebih lima sampai enam jam untuk tiap jenis aki, dan hasilnya antara tegangan jepit diplot terhadap perubahan waktu. Ternyata aki yang kutubnya terbuat dari timbal dan timbal peroksida dan dicelupkan dalam cairan asam sulfat (yang banyak dipakai) cukup baik hasilnya dalam mempertahankan beda potensial. Karena itu kedua kutub aki timbal dan timbal peroksida mampu mempertahankan perbedaan potensial antara kedua kutub secara stabil, sekalipun arus yang melalui rangkaian cukup besar.

Menghemat aki

Bila mana aki yang setelah kurang lebih satu tahun kita pakai mulai rewel alias 'zwak', ada beberapa tips yang dapat dicoba untuk lebih memperlama umur aki, mengingat harganya cukup mahal.

1. Sebelum 'disetrum' ulang, buang seluruh cairan asam sulfat yang tersisa dalam aki. Lalu dibilas dengan air murni sebanyak empat kali, dan isi dengan cairan accu zuur. Setelah itu dapat 'disetrum'. Pada pemakaian normal, aki dapat bertahan selama satu sampai tiga bulan.

2. Atau dapat juga setelah mobil atau motor diparkir, lepaskan salah satu kabel pada kutub positif aki, sehingga pada aki tak ada arus yang benar-benar mengalir. Dan sebaiknya jangan

menyalakan perlengkapan yang memerlukan arus (radio atau tape) saat mobil sedang tidak dijalankan.

3. Dan sebelum terjadi dua hal di atas, perawatan dan pengecekan terhadap tinggi permukaan air aki harus diperhatikan. Dan selain itu juga massa jenis air aki juga harus diukur dengan

hidrometer secara berkala.

Bila ternyata ketiga cara di atas tidak maksimal, mungkin sudah saatnya kita perlu membeli aki baru. Kita juga harus ingat, semua barang memiliki umur ekonomis, artinya setelah jangka waktu tertentu

digunakan, barang tersebut secara perlahan-lahan akan berkurang kemampuannya dan rusak.

Sumber : Pikiran Rakyat (26 Agustus 2004)

Sel Aki Kering

Posted on 08.22 by elsa pujiantari

2

A. Sejarah, Pengertian dan Jenis- jenis Aki

Seorang ahli fisika dari Prancis bernama Gaston Plante pada tahun 1859 menemukan suatu alat yang dapat mengubah energi kimia menjadi energi listik yaitu Aki. Aki atau Storage Battery adalah sebuah sel atau elemen sekunder dan merupakan sumber arus listrik searah yang dapat mengubah energy kimia menjadi energi listrik. Aki termasuk elemen elektrokimia yang dapat mempengaruhi zat pereaksinya,

(9)

sehingga disebut elemen sekunder. Kutub positif aki menggunakan lempeng oksida dan kutub negatifnya menggunakan lempeng timbal sedangkan larutan elektrolitnya adalah larutan asam sulfat.

Terdapat 5 jenis aki yakni aki basah, aki hybrid, aki calcium, aki maintenance free, dan aki kering. Pada aki basah yang berisi cairan asam sulfat (H2SO4) dan memiliki lubang dengan penutup yang berfungsi untuk menambah air aki saat kekurangan akibat penguapan saat terjadi reaksi kimia antara sel dan air aki. Sel- selnya menggunakan bahan timbal (Pb). Aki basah ini banyak digunakan oleh mobil dan motor.

Pada aki hybrid memiliki perbedaan pada material komponen sel aki dengan aki basah. Pada aki hybrid, selnya menggunakan low-antimonial pada sel (+) dan kalsium pada sel (-). Aki jenis ini memiliki performa dan sifat self-discharge yang lebih baik dari aki basah konvensional.

Pada aki kalsium, sel (+) maupun sel (-) mengunakan material kalsium. Aki jenis ini memiliki kemampuan lebih baik dibanding aki hybrid. Tingkat penguapannya pun lebih kecil dibanding aki basah konvensional.

Aki maintenance free (MF). Aki jenis ini biasanya terbuat dari basis jenis aki hybrid maupun aki kalsium.

Aki ini dikemas dalam desain khusus yang mampu menekan tingkat penguapan air aki. Uap aki yang terbentuk akan mengalami kondensasi sehingga kembali menjadi air murni yang menjaga level air aki selalu pada kondisi ideal sehingga tak lagi diperlukan pengisian air aki.

Dan selanjutnya aki kering (aki tertutup). Sel pada aki jenis ini terbuat dari bahan kalsium yang disekat oleh jaring berisi bahan elektrolit berbentuk gel/selai dan dikemas dalam wadah tertutup rapat, sehingga aki jenis ini dijuluki sebagai aki kering. Sifat elektrolit pada aki kering memiliki kecepatan penyimpanan listrik yang lebih baik, karena sel terbuat dari bahan kalsium. Aki ini memiliki kemampuan penyimpanan listrik yang jauh lebih baik karena mampu melakukan start saat didiamkan dalam waktu cukup lama.

Kemasannya yang tertutup rapat membuat aki jenis ini bebas ditempatkan dengan berbagai posisi tanpa khawatir tumpah. Namun karena wadahnya tertutup rapat pula aki seperti ini tidak tahan pada temperatur tinggi sehingga dibutuhkan penyekat panas tambahan jika ia diletakkan di ruang mesin

(10)

B. Komponen-Komponen pada Aki Kering dan Fungsinya

Aki (Sel penyimpan Timbal). Elektroda dalam sel ini adalah kepingan campuran timbal-antimon. Anodenya diliputi dengan logam timbal seperti bunga karang, katodenya dengan timbal dioksida yang berwarna merah coklat. Elektrolitnya adalah larutan asam sulfat encer (Petrucci, 1993).

Larutan elektrolit itu ditempatkan pada wadah atau bejana aki yang terbuat dari bahan ebonit atau gelas.

penyekat). Letak pelat positif dan negatif sangat berdekatan tetapi dibuat untuk tidak saling menyentuh dengan adanya lapisan pemisah yang berfungsi sebagai isolator.

Anode : lempeng logam Timbal (Pb)

Katode : lempeng logam oksida timbal (PbO2) Elektrolit : larutan asam sulfat encer (H2SO4)

Untuk mencegah terjadinya hubungan pendek (korslet), maka lempeng anode dan katode dipisahkan oleh bahan isolasi. Kumpulan anode dihubungkan bersama-sama, demikian pula kumpulan katode. Hubungan paralel ini menambah luas elektrode yang kontak dengan larutan elektrolit dan menambah kapasitas pengantar aliran dari sel itu. Sel-sel itu kemudian digabungkan satu sama lain dalam bentuk deretan, + sampai -, untuk menghasilkan satu baterai (Petrucci, 1993).

Komponen Utama Dan Fungsi

1. Pembatas Dinding Sel

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan data dan keterangan yang penulis peroleh dari kantor Desa Semukut Kecamatan Pulau Merbau Kabupaten Kepulauan Meranti adalah salah satu Desa Kecamatan Pulau

Antara faktor yang berikut, yang manakah akan mempengaruhi kadar tindak balas antara kalsium karbonat dengan asid hidroklorik.. I The temperature of the acid

Pada penyelenggaraannya, Rancangan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi dan Rancangan Undang- Undang Kejahatan dan Keamanan Siber dapat menjadi jawaban untuk

Lampiran 2 Perhitungan Data Peramalan Terhadap Permintaan Produk Spion Motor Toko Dinasty Motor (α=0,1 ; n=52). L.3 Lampiran 3 Perhitungan Data Peramalan Terhadap Permintaan

Jika wanita TERTARIK kepada anda namun ENTAH KENAPA ia tiba-tiba menjauhi anda, itu disebabkan karena sang wanita sudah TERTARIK (untuk dekat dengan anda), ia sudah memiliki

Dari uraian di atas, penulis bermaksud untuk membangun File Server berbasis sistem operasi Linux pada jaringan komputer di kampus AMIK AKMI Baturaja untuk memberikan service

Pada kapal dengan lunas batang, lunas dalam tengah dapat terdiri dari profil atau pelat.. vertical yang diletakkan di atas lunas yang memanjang mulai dari fore peak sampai pada

Hal lain yang dapat simpulkan dari hasil penelitian ini adalah sangat pentingnya posisi dari tiga elemen: Ketua/Sekretaris Jurusan Pendidikan Matematika, Kepala Bagian TU dan