• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III PELAKSANAAN KERJA MAGANG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB III PELAKSANAAN KERJA MAGANG"

Copied!
39
0
0

Teks penuh

(1)

BAB III

PELAKSANAAN KERJA MAGANG

3.1 Kedudukan dalam Kerja Magang

Praktik kerja magang yang dilakukan selama enam puluh hari di PT People Intelligence Indonesia sebagai divisi Marketing Communication berfokus pada bagian social media management dan content writing. Selama proses pelaksanaan kerja magang, penulis dibimbing dan berkoordinasi langsung dengan Cynthia Tirta Admadja yang merupakan pembimbing lapangan dan Head of Marketing Communication di PT People Intelligence Indonesia. Divisi marketing communication yang terdiri dari tujuh orang yaitu Vania & Vina (Event), Liko (Content Writer), Monica dan Bisril (Digital Marketing), dan Kevin (Graphic Design) yang juga membantu memberikan arahan kepada penulis selama proses kerja magang.

Melalui praktik kerja magang, penulis mendapatkan banyak kesempatan dan pengalaman yang berharga untuk mempelajari lebih dalam mengenai divisi marketing communication. Terutama, saat ini banyak perusahaan yang berlomba-lomba untuk memenangi garda terdepan dengan mengandalkan dan memanfaatkan strategi marketing communication.

3.2 Tugas dan Uraian Kerja Magang

3.2.1 Tugas Kerja Magang

Sebuah perusahaan menjalin komunikasi dengan konsumen bertujuan untuk mempersuasi mereka untuk melakukan pembelian. Komunikasi yang dilakukan perusahaan untuk mempersuasi konsumen melalui marketing

(2)

Selama enam puluh hari melakukan praktik kerja magang di PT People Intelligence Indonesia, penulis diberikan tugas dan tanggung jawab seputaran divisi marketing communication untuk brand GreatDay HR.

Berikut adalah penjelasan detail terkait tugas yang dilakukan selama proses kerja magang:

1. Social Media Management

Bertugas untuk mengelola media sosial GreatDay HR yaitu LinkedIn, Instagram, dan Facebook. Penulis bertugas untuk membuat konten media sosial (LinkedIn, Instagram, dan Facebook) yang menarik mulai dari pencarian ide, penyusunan jadwal, membuat content planning, melakukan brief divisi visual, membuat caption, sampai dengan publikasinya.

Selain itu, penulis ditugaskan juga untuk mengurus segala aktivitas media sosial seperti membalas direct messenger, repost, comment, hingga update insight media sosial setiap minggu.

2. Content Writing

Menulis konten kreatif yang dibutuhkan perusahaan yaitu penulisan artikel blog perusahaan dan penulisan caption media sosial. Artikel yang dibuat biasanya mengambil insight dari event GreatDay Connect, terkait dunia kerja, seputaran dunia HRD, dan lainnya. Untuk topik yang berkaitan dengan HRD atau dunia kerja, penulis akan diberikan brief mulai dari topik, kata kunci, penggunaan bahasa, sampai dengan referensi artikel.

Topik pembahasan artikel akan ditentukan oleh Content Writer Specialist, dimana topik akan sesuai dengan keywords tertentu yang nantinya mempermudah untuk SEO. Kemudian, tulisan akan dicek dan disetujui oleh atasan.

Selain itu, untuk topik yang diambil dari insight event, penulis akan ditugaskan untuk mencari topik menarik sendiri yang diambil dari topik event GreatDay Connect. Kemudian, penulis

(3)

akan membuat judul dan outline artikel yang kemudian akan dicek oleh atasan. Setelah itu, barulah penulis mulai mengerjakan artikel.

3. Event Management

Aktivitas event management yang dilakukan yaitu merencanakan dan mengelola event GreatDay Connect yang diadakan 2 kali dalam seminggu. Event akan membahas berbagai topik mulai dari bisnis, HR, perpajakan, dan lainnya. Awalnya event GreatDay Connect diadakan secara offline tetapi dengan adanya Pandemi COVID-19, maka dialihkan ke online dengan memanfaatkan platform ZOOM.

Aktivitas yang dilakukan selama pre event sampai dengan post event adalah mulai dari pencarian speaker atau partnership, membuat proposal, pencarian topik event, dan pengiriman thankyou mail dan e-sertifikat.

3.2.2 Uraian Pelaksanaan Kerja Magang

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, praktik kerja magang yang dilakukan penulis di PT People Intelligence Indonesia yaitu di bagian marketing communication. Marketing communication merupakan salah satu tools terpenting untuk mencapai penjualan dan profit yang sudah ditargetkan sebuah perusahaan (Harmony, 2021).

Tugas utama yang dilakukan penulis adalah social media management dan content writing. Sedangkan, tugas tambahan yang dilakukan adalah event management, Berikut adalah uraian rinci pelaksanaan kerja selama melakukan praktik kerja magang di PT People Intelligence Indonesia:

A. Mengelola Instagram, Facebook, dan LinkedIn GreatDay

(4)

bisa menjadi konsumen baru. Hal tersebut sama dengan apa yang dilakukan PT People Intelligence Indonesia (GreatDay HR).

Maka dari itu, dalam praktik kerja magang, penulis ditugaskan dan dipercayai untuk mengurus dan mengelola seluruh media sosial GreatDay HR (Instagram, Facebook, dan LinkedIn) mulai dari pembuatan konten sampai dengan mengurus segala aktivitasnya.

Berikut adalah uraian pekerjaan social media management yang dilakukan oleh penulis:

1. Brainstorming bersama Mentor

Brainstorming dilakukan bersama mentor media sosial yaitu Kak Monica. Brainstorming dilakukan untuk mendiskusikan media sosial yang akan digunakan beserta alasan (Instagram, Facebook, LinkedIn), standar media sosial GreatDay HR (sapaan untuk audiens GreatDay HR, bahasa yang akan digunakan, dan lainnya), tujuan penggunaan media sosial GreatDay HR, dan target dari media sosial sendiri.

Tujuan dari penggunaan media sosial GreatDay HR sendiri untuk meningkatkan awareness dan memperluas jaringan yang akhirnya bisa memberikan leads. Untuk standar media sosial sendiri telah diputuskan bersama yakni panggilan untuk audiens GreatDay HR adalah GreatPeople dengan tujuan memperlihatkan kedekatan kepada audiens.

Selain itu, bahasa yang digunakan juga menyesuaikan negara yakni Bahasa Indonesia untuk Instagram dan Facebook serta Bahasa Inggris untuk LinkedIn yang berlaku untuk visual dan caption. Selain itu, bahasa yang digunakan juga semi formal atau santai untuk Instagram dan Facebook serta bahasa formal untuk LinkedIn karena didominasi para profesional.

Untuk target dari media sosial GreatDay HR sendiri lebih ke para Praktisi HR dan Professional yang berusia 25-40 tahun.

(5)

Sehingga, penulis membuat konten sesuai dengan standar dan beberapa hal yang telah ditentukan di atas.

2. Membuat Social Media Scheduling

Setelah melakukan brainstorming, kemudian penulis akan membuat jadwal unggahan konten media sosial untuk 3 bulan ke depan selama magang baik media sosial Instagram, Facebook, maupun LinkedIn.

Sebelum melakukan social media scheduling, penulis melakukan riset sederhana terkait hari dan jam yang tepat untuk mengunggah konten. Penulis pun melakukan pencarian data unggahan media sosial terbaik melalui internet.

Menurut Kimbell (2021), waktu terbaik untuk mengunggah post di Instagram yaitu di Hari Rabu dan Jumat pukul 11.00. Untuk media sosial Facebook yaitu di Hari Rabu dan Jumat pukul 09.00.

Selain itu, untuk media sosial LinkedIn di Hari Jumat pukul 09.00.

Melihat data yang dicantumkan oleh Kimbell (2021) tersebut, maka penulis juga memutuskan untuk mengunggah post media sosial di hari dan jam di atas. Selain itu, jadwal yang dibuat juga melingkupi hari raya nasional. Social media scheduling dibuat melalui google sheet.

Gambar 3.1 Contoh Pembuatan Social Media Scheduling

(6)

Sumber: (Data Olahan Peneliti, 2021)

3. Melakukan Riset Konten

Riset memiliki peranan penting untuk mendapatkan result yang sesuai dengan target audiens. Maka dari itu, sebelum membuat konten media sosial, penulis akan melakukan riset sederhana mengenai konten apa yang relevan dan menarik untuk diangkat saat itu.

Penulis melakukan riset melalui internet, berita online, dan lainnya. Melalui hal tersebut, penulis menjadi lebih tahu mengenai apa yang saat ini sedang tren, sedang dibicarakan oleh orang banyak, dan lainnya.

Biasanya riset dilakukan oleh penulis satu minggu sebelum konten dibuat. Salah satu contoh konten yang dibuat penulis berdasarkan tren yang ada yaitu konten Akhir Bulan VS Awal Bulan menggunakan ilustrasi Kakek Oh Il Nam (Oh Young Soo).

Kakek Oh II Nam merupakan peran kakek di film Squid Game yang sempat viral dan berhasil mencuri perhatian banyak orang karena kesuksesan dan keunikan dalam memainkan perannya.

Gambar 3.2 Contoh Konten Media Sosial Akhir Bulan VS Awal Bulan

(7)

Sumber: (Data Olahan Peneliti, 2021)

4. Meeting Mingguan Bersama Mentor dan Tim Media Sosial Malaysia dan Thailand

Agar media sosial dapat terkontrol dan berjalan dengan efektif, maka diadakan meeting satu minggu sekali di tiap Hari Jumat untuk membahas konten media sosial selanjutnya.

Meeting biasanya dilakukan bersama mentor media sosial, pembimbing lapangan, tim media sosial Malaysia, dan tim media sosial Thailand.

Dalam meeting biasanya dilakukan presentasi terkait ide konten media sosial baik untuk media sosial Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Selain itu, biasanya juga bisa saling berbagi ide atau pendapat terkait ide konten yang telah dibuat.

Gambar 3.3 Dokumentasi Brainstorming Bersama Mentor dan Tim Media Sosial Malaysia dan Thailand

Sumber: (Data Olahan Peneliti, 2021)

(8)

dalam content planning deck yang dibuat melalui google presentation.

Content planning deck akan berisi penjabaran ide konten, copywriting heading dan isi konten, objektif, pencarian/pembuatan contoh visual konten, dan caption (dibuat oleh penulis 1 minggu sebelum konten dipublikasikan).

Gambar 3.4 Content Planning Deck

Sumber: (Olahan Data Peneliti, 2021)

Kemudian, penulis akan berkoordinasi dengan mentor media sosial melalui WhatsApp Group untuk meminta persetujuan terkait dengan copywriting konten.

(9)

Gambar 3.5 Pengecekan Copywriting Konten Media Sosial

Sumber: (Data Olahan Peneliti, 2021)

6. Membuat Content Creative Brief

Setelah membuat content planning deck, penulis akan membuat creative brief konten 4 hari sebelum konten media sosial diunggah.

Creative brief akan digunakan oleh anak graphic design untuk memvisualisasi konten media sosial yang diinginkan.

Gambar 3.6 Content Creative Brief

(10)

Sumber: (Data Olahan Peneliti, 2021)

7. Membuat Caption Media Sosial

Konten tidak akan berfungsi dengan baik tanpa adanya beberapa kalimat yang mendorong audiens untuk memperhatikan konten yang diunggah.

Caption media sosial akan dibuat 1 atau 2 hari sebelum konten diunggah. Caption yang dibuat kemudian akan dicek langsung oleh content writer specialist yaitu Kak Liko melalui WhatsApp group.

Caption Instagram dan Facebook akan menggunakan bahasa Indonesia dan caption LinkedIn akan menggunakan bahasa Inggris karena audiens LinkedIn lebih ke professional.

Adapun sapaan khusus untuk audiens GreatDay HR adalah GreatPeople. Panggilan tersebut dibuat dengan tujuan timbul kedekatan antara audiens dengan GreatDay HR.

Gambar 3.7 Pengecekan Caption Media Sosial

Sumber: (Data Olahan Peneliti, 2021)

(11)

Contoh 3.8 Caption Media Sosial

Sumber: (Data Olahan Peneliti, 2021)

8. Mengurus Segala Aktivitas Media Sosial

Tidak hanya membuat konten untuk media sosial, tetapi penulis juga mengurus segala aktivitas yang berkaitan dengan media sosial.

Aktivitas yang diurus yaitu mengunggah konten sesuai jadwal, me-repost konten Instagram Story yang menautkan Instagram GreatDay HR, membalas DM Instagram, membalas komentar, meng-update highlight Instagram, dan lainnya.

Hal tersebut juga dilakukan untuk media sosial Facebook dan LinkedIn dengan tujuan agar audiens merasa diperhatikan dan dekat dengan GreatDay HR.

Segala aktivitas yang dilakukan juga diamati dan berdasarkan persetujuan dari mentor media sosial dengan tujuan mentor media sosial juga dapat mempertanggungjawabkan segala aktivitas yang dilakukan timnya.

(12)

Gambar 3.9 Penulis Membalas DM Instagram dan Komentar

Sumber: (Data Olahan Peneliti, 2021)

9. Melakukan Evaluasi

Segala aktivitas media sosial yang telah dilakukan akan dicek apakah sudah mencapai tujuan atau belum, memiliki insight tinggi atau tidak, dan lainnya. Maka dari itu, diputuskan untuk meng- update report mingguan per konten dan report mingguan media sosial secara keseluruhan.

Report konten media sosial yang di-update yaitu impression, insight, reach, profile visit, dan followers. Dengan adanya report setiap minggu, akan membantu penulis mengetahui konten mana

(13)

yang berpotensi dan menarik untuk dipublikasikan selanjutnya serta konten mana yang tidak.

Gambar 3.10 Report Insight Media Sosial

Sumber: (Data Olahan Peneliti, 2021)

Konten pada media sosial GreatDay HR terdiri dari beberapa konten variatif seperti tips & trik, informasi HR, ucapan hari raya, event, games interaktif, promosi GreatDay HR, dan lainnya. Semua jenis konten yang dipublikasikan memiliki tujuannya masing- masing, tetapi akan tetap selaras dengan dunia bisnis dan HR.

Gambar 3.11 Konten Instagram & LinkedIn GreatDay HR

(14)

Sumber: (Data Olahan Peneliti, 2021)

(15)

Media sosial memiliki peranan penting dalam marketing communication perusahaan yakni menjual konten komunikasi yang sudah direncanakan dan ditujukan kepada publik (Keith, 2019). GreatDay HR juga melihat dan menyadari bahwa penggunaan media sosial memiliki peluang besar untuk meningkatkan awareness konsumen yang berujung pada perolehan leads.

Media sosial sendiri juga merupakan tempat untuk mempererat hubungan yang sudah ada dan mencari relasi baru (Hisyam & Pamungkas, 2016). Pernyataan tersebut selaras dengan tujuan media sosial yang telah ditetapkan oleh GreatDay HR sebelumnya. GreatDay HR berharap dengan adanya penggunaan dan pengelolaan media sosial dengan baik dapat meningkatkan awareness audiens dan memperluas jaringan GreatDay HR kepada masyarakat yang akhirnya bisa mendapatkan leads.

Maka dari itu, dibutuhkan social media management yang baik agar bisa menarik dan melibatkan konsumen melalui pembuatan konten yang akhirnya diharapkan bisa menjadi konsumen baru GreatDay HR.

Social media management merupakan proses mengelola seluruh akun media sosial mulai dari merancang, mengimplementasikan, dan menganalisis konten yang diunggah di media sosial (Instagram, Facebook, dan LinkedIn), serta terlibat dengan audiens pada media sosial tersebut (Wibowo P. T., 2021).

Menurut Wibowo P. T. (2021), sebelum membuat perencanaan untuk social media management, sebuah perusahaan perlu untuk memilih platform media sosial terbaik untuk perusahaan masing-masing. Hal tersebut juga diterapkan oleh GreatDay HR, dimana secara jelas mempertimbangkan pemilihan platform media sosial yang akan digunakan. Melihat target audiens GreatDay HR yang berusia 25-40 tahun dengan profesi HR atau

(16)

diterapkan, yaitu: (1) Perencanaan, (2) Aktivasi & Pengawasan, dan (3) Optimalisasi. Dalam tahap perencanaan, Paramitha (dalam Pakuningjati, 2015) menyatakan bahwa perencanaan merupakan cara untuk membuat konsep serta dasar dari pengelolaan media sosial yang akan dilakukan mulai dari pemilihan strategi marketing communication dan isi kontennya. Dua pertanyaan penting dalam tahap ini adalah Mengapa (alasan perusahaan menggunakan media sosial) dan Siapa (target dari perusahaan yang akan dijadikan sasaran komunikasi).

Seperti yang sudah dipaparkan sebelumnya, perencanaan media sosial yang dilakukan GreatDay HR yaitu melakukan brainstorming bersama dengan mentor media sosial berkaitan dengan media sosial yang akan digunakan, tujuan yang diinginkan GreatDay HR dalam penggunaan media sosial, target audiens media sosial GreatDay HR, penggunaan tata bahasa, dan lainnya. Hal tersebut selaras dengan apa yang dituturkan oleh Paramitha (dalam Pakuningjati, 2015) terkait dua pertanyaan yang penting dalam tahap perencanaan yaitu Mengapa dan Siapa dimana GreatDay HR sudah menjawab kedua pertanyaan tersebut.

Setelah melakukan brainstorming, dilakukan penjadwalan media sosial Instagram, Facebook, dan LinkedIn. Kemudian, penulis melakukan riset konten media sosial yang sesuai dengan tren saat ini dan target audiens GreatDay HR. Setelah melakukan riset, akan dilakukan lagi brainstorming bersama supervisor media sosial terkait dengan ide konten yang sesuai dan menarik dari riset yang sudah dilakukan. Jikalau ide sudah terkumpul, maka akan dibuat content planning deck, content creative brief untuk tim desain visual, dan caption dari konten itu sendiri.

Dapat dilihat bahwa proses perencanaan media sosial GreatDay HR yang dilakukan sudah cukup baik dimana sesuai dengan konsep perencanaan yang disampaikan oleh Paramitha (dalam Pakuningjati, 2015).

Tetapi memang, ada beberapa hal yang masih belum maksimal diterapkan dalam perencanaan media sosial GreatDay HR seperti melakukan riset

(17)

media sosial, tetapi riset yang dilakukan masih sangat sederhana sehingga terkadang konten yang dipublikasikan tidak sesuai dengan harapan. Maka dari itu, riset konten bisa dilakukan lebih mendalam lagi seperti mencari insight-insight dari para HR, membuat kuesioner singkat yang disebarkan kepada para HR dan Business Owner, dan lainnya.

Tahap selanjutnya dalam pengelolaan media sosial adalah aktivasi dan pengawasan. Menurut Paramitha (dalam Pakuningjati, 2015), aktivasi dan pengawasan adalah proses pelaksanaan yang dilakukan dari penggunaan media sosial dan melakukan pengawasan aktivitas media sosial dari awal hingga akhir.

Secara keseluruhan, GreatDay HR sudah melakukan tahap aktivasi dan pengawasan dengan baik yang sesuai dengan apa yang dituturkan oleh Paramitha (dalam Pakuningjati, 2015). Seperti yang sudah dipaparkan sebelumnya, satu hari sebelum konten media sosial dipublikasikan (Instagram, Facebook, LinkedIn), penulis selalu memastikan desain visual konten sudah benar, caption juga sudah benar, dan lainnya. Sehingga, di saat Hari H konten diunggah, konten sudah siap untuk diluncurkan.

Selain itu, penulis juga melakukan pengawasan aktivitas seluruh media sosial GreatDay HR dari awal hingga akhir seperti yang sudah dipaparkan sebelumnya. Mulai dari me-repost konten yang menautkan media sosial GreatDay HR, membalas message dari audiens, membalas komentar, memperbarui highlight story media sosial Instagram, dan lainnya.

Menurut Paramitha (dalam Pakuningjati, 2015), tahap akhir dalam proses pengelolaan media sosial adalah optimalisasi. Optimalisasi merupakan proses dilakukannya evaluasi dan identifikasi hasil pelaksanaan:

apakah penggunaan media sosial sudah mencapai tujuan atau belum.

Seperti yang sudah dicantumkan sebelumnya, untuk melihat

(18)

yang memiliki insight yang cukup tinggi, berpotensi untuk meningkatkan awareness GreatDay HR yang berujung pada perolehan konsumen baru.

Dapat dilihat bahwa, optimalisasi dalam pengelolaan media sosial yang dilakukan GreatDay HR sudah cukup baik. Namun, pembuatan report media sosial tidak dianalisis mendalam dimana hanya sekadar meng-update insight saja dan melihat konten seperti apa yang masih berpeluang untuk dibuat di waktu selanjutnya. Selain itu, penggunaan SEO sebagai evaluasi juga belum dilakukan oleh media sosial GreatDay HR.

Evaluasi menjadi hal yang paling krusial untuk mendapatkan hasil yang maksimal ke depannya. Sehingga, akan lebih baik untuk mengadakan meeting dan berdiskusi bersama mentor media sosial satu minggu sekali untuk melakukan analisis mendalam dan rinci report yang ada terkait penyebab turun atau naiknya insight pada tiap media sosial GreatDay HR, konten mana yang tidak memungkinkan untuk dipublikasikan, konten seperti apa yang banyak disukai audiens, dan lainnya. Sehingga, konten yang dipublikasikan selanjutnya akan bisa memperoleh insight tinggi sehingga bisa tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya.

B. Menulis Artikel Blog dan Caption Media Sosial

Menurut Suhendra, Yulia, & Sarimanah (2015), menulis merupakan kemampuan seseorang untuk menuangkan ide-ide yang dimilikinya ke dalam bentuk tulisan. Sedangkan, konten yang ditulis dapat berupa artikel, konten media sosial, dan lainnya.

Maka dari itu, dapat disimpulkan bahwa content writing merupakan suatu kegiatan menulis yang menghasilkan sebuah karya melalui tulisan yang disesuaikan dengan konten-konten yang ditujukan kepada publik.

Selain itu, menurut Miladi (2019), pada dasarnya content writer merupakan penulis profesional yang menghasilkan konten menarik yang hendak digunakan oleh sebuah perusahaan. Hal tersebut bertujuan untuk mempersuasi audiens untuk membaca konten yang telah dibuat.

(19)

Pelaksanaan content writing di PT People Intelligence Indonesia, menjadi hal utama yang diperhatikan dan diandalkan untuk menarik perhatian audiens dan membangun awareness GreatDay HR.

Terdapat beberapa bentuk penulisan konten yang dibuat oleh penulis selama menjalankan praktik kerja magang yakni penulisan artikel dan penulisan caption media sosial. Berikut adalah penjelasan detail terkait dengan kedua penulisan konten tersebut:

1. Penulisan Artikel

Penulisan konten dalam bentuk artikel merupakan salah satu tugas yang harus dilakukan oleh penulis. Artikel yang ditulis diunggah melalui situs blog resmi PT People Intelligence Indonesia (GreatDay HR). Topik yang diangkat dalam artikel yaitu topik dari insight event GreatDay Connect, dunia kerja, dan seputaran dunia HRD. Penulisan artikel juga disesuaikan dengan keyword-keyword yang sudah disiapkan pada brief artikel.

Artikel ditulis dengan tujuan memberikan pengetahuan baru kepada pembaca mengenai topik-topik yang diangkat. Selain itu, artikel juga dibuat dengan tujuan untuk mengoptimalkan penggunaan search engine pada saat orang mencari informasi dengan keyword-keyword yang sama pada artikel.

Sehingga, GreatDay HR berharap agar orang dapat mengetahui keberadaan GreatDay HR dan bisa meningkatkan awareness orang-orang pada GreatDay HR. Hal tersebut selaras dengan pernyataan Lieb (2011) bahwa konten yang baik menjadi salah satu tool yang efektif dalam upaya meningkatkan SEO.

Maka dari itu, apa yang dilakukan GreatDay HR dalam meningkatkan SEO bisa dikatakan cukup baik dalam

(20)

diangkat juga menjadi hal yang diutamakan yakni dengan wawancara singkat terkait topik-topik HR yang menarik pada HR GreatDay HR.

Gambar 3.12 Contoh Pemberian Tugas Artikel kepada Penulis

Sumber: (Data Olahan Peneliti, 2021)

Gambar 3.13 Contoh Brief Artikel

Sumber: (Data Olahan Peneliti, 2021)

(21)

Kemudian, penulis akan membuat artikel sesuai dengan brief yang telah dibuat mulai dari penentuan judul artikel yang menarik, menyertakan gambar yang selaras, menyesuaikan keyword yang sudah disediakan, dan lainnya.

Di akhir penulisan artikel, penulis akan membuat kalimat promosi fitur GreatDay HR dengan memasukkan link yang hendak dituju pembaca. Setelah itu, penulis juga harus membuat meta description yang menarik maksimal 150 kata dengan tujuan mendorong pembaca untuk mengunjungi dan membuka artikel yang ditulis. Setelah artikel sudah dibuat, Kak Liko akan membantu untuk merevisi dan memperbaiki penulisan artikel.

Untuk topik artikel yang diambil dari insight event, penulis akan membuat rangkuman dari pembawaan materi speaker pada event GreatDay Connect. Kemudian, akan menentukan angle topik sendiri dan membuat sendiri keyword-keyword yang sesuai.

Setelah itu, penulis akan membuat outline artikel mulai dari topik, judul, heading, dan sub heading yang hendak dibahas.

Kemudian, outline artikel yang telah dibuat akan dibahas dan dicek bersama Kak Liko. Jikalau sudah disetujui, maka artikel barulah dibuat. Penulis juga harus membuat meta description agar mendorong orang untuk meng-klik artikel yang dibuat. Setelah semua selesai, Kak Liko sebagai content writer akan membantu mahasiswa dalam merevisi penulisan artikel mulai dari pemilihan kata, pengambilan sisi penulisan yang baik, dan lainnya.

(22)

Gambar 3.14 Contoh Outline Artikel

Sumber: (Data Olahan Peneliti, 2021)

Gambar 3.15 Daftar Artikel yang Telah Dibuat

Sumber: Data Olahan Peneliti (2021)

(23)

2. Penulisan Caption Media Sosial

Di dalam perusahaan, media sosial memiliki peranan penting dalam menyampaikan informasi secara cepat kepada masyarakat mulai dari promosi, konten interaktif, dan lainnya.

Selain itu, Arisandi & Pradana (2019) juga menuturkan bahwa penggunaan media sosial berpengaruh signifikan terhadap brand awareness dan sangat penting untuk meningkatkan kesadaran mereka calon konsumen.

PT People Intelligence Indonesia juga mengambil kesempatan dalam mempromosikan produk GreatDay HR menggunakan media sosial seperti Instagram, Facebook, dan LinkedIn.

Penulis ditugaskan untuk membuat konten menarik di media sosial GreatDay HR. Selain itu, penulis juga harus membuat caption dari konten yang telah dibuat tersebut. Konten yang sudah dibuat akan di-posting di media sosial seperti Instagram, Facebook, dan LinkedIn kurang lebih 2 kali dalam seminggu.

Penulis diberikan mandat untuk memegang akun resmi media sosial GreatDay HR mulai dari Instagram, Facebook, dan LinkedIn. Biasanya dua hari sebelum konten media sosial sudah dipublikasikan di media sosial, penulis akan memikirkan dan membuat caption sesuai dengan konten yang hendak dibuat.

Caption yang dibuat menggunakan bahasa semi formal atau agak santai dikarenakan memang penggunaan bahasa untuk semua konten GreatDay HR yaitu semi formal. Selain itu, diusahakan terdapat call to action yang memicu munculnya unsur

(24)

Ketika caption sudah dibuat oleh penulis, kemudian caption akan didiskusikan dan dicek oleh Kak Liko selaku content writer melalui WhatsApp Group. Terkadang, penulis juga meminta insight dari Kak Liko terkait dengan pembuatan caption yang cocok untuk konten yang dibuat.

Contoh 3.16 Contoh Caption Media Sosial GreatDay HR

Sumber: (Data Olahan Peneliti, 2021)

Setelah sudah disetujui oleh Kak Liko, penulis akan langsung mempublikasikan konten beserta caption-nya melalui media sosial GreatDay HR. Setelah itu, caption yang sudah

(25)

disetujui akan dicantumkan juga ke dalam data social media calender sebagai laporan kepada mentor.

Dengan adanya publikasi konten di media sosial GreatDay HR, terlihat bahwa insight media sosial Instagram dan Facebook cukup meningkat secara signifikan dan followers media sosial GreatDay HR juga meningkat. Selain itu, untuk media sosial LinkedIn sendiri juga terlihat banyaknya pertumbuhan impression dan reaksi yang sangat bagus.

Media sosial digunakan oleh PT People Intelligence Indonesia untuk meningkatkan awareness terhadap produk GreatDay HR dan diharapkan dapat membawa leads. Jadi, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media sosial dalam meningkatkan awareness GreatDay HR sangat efektif. Hal tersebut selaras dengan apa yang dituturkan oleh Arisandi &

Pradana (2019) bahwa penggunaan media sosial memiliki pengaruh sangat besar dalam meningkatkan awareness khalayak.

Konten menjadi sebuah alat utama untuk menarik perhatian audiens dalam mengetahui produk yang ditawarkan sebuah perusahaan. Konten dapat dikatakan raja karena konten merupakan salah satu cara untuk menarik perhatian mata, dan insight, dan tindakan pembaca. Tujuan dari penulisan konten yaitu mendapatkan perhatian dari pembaca. Ketika konten yang dibuat bermanfaat, menarik, dan bagus akan membuat konten selanjutnya untuk lebih mendapatkan perhatian dari pembaca (Lieb, 2012).

Lieb (2012) juga mengatakan bahwa konten yang menarik, relevan dengan situasi saat ini, bernilai, konsisten akan mampu menarik dan mempertahankan audiens yang sudah ada dan secara tidak langsung

(26)

perusahaan menggabungkan konten dengan marketing mix. Rata-rata, perusahaan tersebut mengeluarkan seperempat biaya mereka untuk pembuatan konten (Lieb, 2012).

Dari penjelasan di atas, dapat dilihat bahwa konten memiliki dampak yang besar dalam mempromosikan produk di perusahaan. Hal tersebut selaras dengan apa yang dilakukan oleh GreatDay HR dengan memanfaatkan konten dengan baik. GreatDay HR juga menyadari bahwa konten yang baik, menarik, dan relevan akan bisa meningkatkan awareness, menarik audiens, dan bahkan membuat audiens tersebut menjadi konsumen produk GreatDay HR.

Sebenarnya, konten yang dibuat ujung-ujungnya memang untuk meningkatkan profit perusahaan. Maka dari itu, GreatDay HR selalu menekankan bahwa setiap membuat materi promosi maka konten yang dibuat harus benar-benar diperhatikan dan menarik di mata audiens.

Bahkan, untuk menciptakan sebuah konten yang baik, GreatDay HR berusaha untuk mengikuti tren yang ada dan mencari insight-insight baru yang disukai oleh para audiens. Konten yang dibuat juga relevan dan konsisten dengan produk GreatDay HR dan tren saat ini seperti konten yang diangkat seputaran HR, bisnis, pajak, dan lainnya dengan tujuan agar GreatDay HR lebih cepat melekat di benak audiens.

Konten yang baik adalah konten yang menyajikan berita-berita seputar peristiwa yang sedang berlangsung dan hangat saat ini (Lieb, 2012).

Hal tersebut juga dilakukan oleh GreatDay HR baik melalui konten artikel maupun konten media sosial. Salah satu contoh konten media sosial yang dibuat yaitu tentang PPKM yang sedang diterapkan dan diperbincangkan saat itu. Tetapi, PPKM yang dibahas bukan PPKM pada umumnya tetapi lebih ke HR. PPKM yang dibuat yaitu dengan singkatan Pertanyaan Pertanyaan Ketika Merekssrut.

Semua konten GreatDay HR yang dibuat berbentuk informatif kepada semua audiens. Konten yang dibuat tidak hanya seputaran dunia HR, tetapi

(27)

masih banyak lagi. Meskipun konten yang dibuat informatif, terkadang ada juga beberapa konten yang dibuat untuk soft selling produk GreatDay HR yang bertujuan untuk mempersuasi pembaca sehingga memiliki keinginan untuk menggunakan aplikasi GreatDay HR.

Misalnya, dalam sebuah artikel yang membahas surat cuti, biasanya di akhir artikel akan dicantumkan beberapa kalimat yang mempromosikan fitur cuti (e-leave) yang ada di aplikasi GreatDay HR. Selain itu, untuk konten media sosial juga terkadang di bagian caption akan dimasukkan beberapa kalimat yang secara tidak langsung mempromosikan aplikasi GreatDay HR.

Konten yang paling diutamakan GreatDay HR adalah artikel dan caption media sosial. Kedua konten tersebut benar-benar didorong hampir setiap harinya agar bisa dijangkau oleh para audiens. Seperti yang sudah dijlelaskan di atas, penggunaan media sosial bertujuan untuk memberikan informasi dan meningkatkan awareness audiens yang diharapkan dapat memperoleh leads. Konten artikel akan dipublikasikan melalui corporate blog GreatDay HR sedangkan caption media sosial akan dipublikasikan melalui Instagram, Facebook, dan LinkedIn resmi GreatDay HR.

C. Mengelola Event GreatDay Connect

Event management merupakan tugas tambahan yang diberikan kepada penulis selama melakukan praktik kerja magang di PT People Intelligence Indonesia. Event sudah menjadi bagian dari hidup sebuah perusahaan saat ini. Dengan diadakannya event, pesan-pesan yang ingin disampaikan perusahaan akan bisa langsung tersampaikan.

Berikut adalah uraian pekerjaan event management yang dilakukan sampai dengan event GreatDay Connet dapat terlaksana dengan baik:

(28)

dilakukan melalui internet dengan mencari topik-topik yang diadakan event yang tergolong sudah besar.

Selain itu, riset juga dapat dilakukan dengan melihat topik event yang sudah digunakan kompetitor untuk menghindari kesamaan. Pada umumnya, riset banyak dilakukan melalui internet dan media sosial terutama Instagram dan LinkedIn para HR Manager, komunitas HR, dan lainnya.

2. Mencari Komunitas atau Pembicara

Dikarenakan target audiens dari event GreatDay Connect adalah HR Practicioners dan Business Owner. Komunitas atau pembicara yang dicari biasanya harus memiliki salah satu keahlian baik di bidang HR, dunia bisnis, ataupun perpajakan.

Pembicara yang dicari juga disesuaikan dengan topik yang sudah dipilih di awal. Pencarian pembicara ataupun komunitas biasanya dilakukan melalui LinkedIn, Instagram, dan Google.

Kemudian, penulis akan menghubunginya melalui email atau WhatsApp untuk mengajak komunitas atau pembicara tersebut menjadi partnership di event GreatDay Connect dan terlampir juga ajakan untuk meeting bersama.

Gambar 3.17 Menghubungi Partnership Melalui WhatsApp & Email

(29)

Sumber: (Data Olahan Peneliti, 2021)

3. Membuat Proposal Partnership

Kemudian, penulis akan membuat proposal partnership berbentuk slide presentasi yang akan dipresentasikan saat meeting berlangsung. Proposal yang dibuat akan melingkupi pengenalan GreatDay HR, penentuan tanggal event, pemberian 3 topik yang sudah ditentukan oleh penulis, rundown acara, dan exchange value yang ditawarkan GreatDay HR.

Dalam proposal, terdapat tiga exchange value yang ditawarkan GreatDay HR yaitu (1) Partner menyediakan pembicara dan GreatDay HR memberikan logo placement di seluruh media sosial, memberikan slot presentasi, dan memberikan attendance list, (2) Partner menyediakan pembicara dan GreatDay HR memberikan logo placement di seluruh media sosial serta mendapatkan potongan harga rate card pembicara sebesar 50%, dan (3) Partner menjadi pembicara dan GreatDay HR memberikan fee kepada pembicara.

4. Melakukan Meeting Bersama Calon Partnership

Proposal partnership yang sudah dibuat akan dipresentasikan kepada calon partnership. Setelah adanya perjanjian kerja sama dengan partnership, maka dilakukan diskusi terkait dengan exchange value yang dipilih, penentuan tanggal event dan waktu event, pemilihan topik yang akan dibicarakan, dan lainnya.

(30)

Gambar 3.18 Meeting Kerja Sama Event dengan Partnership

Sumber: (Data Olahan Peneliti, 2021)

5. Membuat TOR (Term Of References)

Tidak semua pembicara meminta TOR, sehingga TOR akan dibuat ketika pembicara meminta dan kurang memahami tujuan yang ingin didapatkan dari topik yang hendak dibawakan. TOR biasanya dibuat H-3 setelah penentuan topik event.

6. Membuat dan Mempromosikan Poster Event

Penulis akan menjadwalkan event sesuai dengan hari dan tanggal yang telah ditentukan di platform ZOOM. Setelah itu, penulis akan meminta materi publikasi dari pihak partnership mulai dari nama, jabatan, foto, logo untuk dijadikan poster.

Kemudian, penulis akan memberikan brief kepada divisi graphic design seperti nama, jabatan, foto, logo perusahaan, link ZOOM untuk dijadikan sebuah poster event.

Setelah poster selesai, penulis akan membuat caption sesuai dengan poster event yang sudah dibuat. Kemudian, poster event akan dipublikasikan h-2 minggu sebelum acara di beberapa

(31)

platform GreatDay HR yaitu Instagram, Facebook, LinkedIn, Website, dan Email GreatDay HR.

Gambar 3.19 Contoh Poster & Caption Event GreatDay Connect

Sumber: (Data Olahan Peneliti, 2021)

7. Membuat PowerPoint Presentasi Event & Melakukan Panelist Inviting

Penulis akan membuat powerpoint presentasi event yang akan ditampilkan sebelum pembicara melakukan pembawaan materi. Presentasi tersebut akan berisi welcoming peserta, rundown acara, peraturan selama event, dan lainnya.

Selain itu, H-2 sebelum event biasanya penulis akan mengundang pihak-pihak partnership yang akan hadir di event nanti untuk menjadi panelist yakni mengirimkan link ZOOM ke

(32)

8. Melakukan Rehearsal dan Membantu Menjadi Operator di ZOOM Saat Event Berlangsung

Setengah jam sebelum event berlangsung, akan dilakukan rehearsal bersama pembicara untuk dilakukan share screen, share sound, dan lainnya.

Event akan berlangsung kurang lebih 90 menit. Dalam hal ini, penulis akan menjadi operator di ZOOM seperti share screen presentasi, mengirimkan chat kepada peserta terkait peraturan, dan lainnya.

Gambar 3.20 Rehearsal Sebelum Event Bersama Speaker

Sumber: (Data Olahan Peneliti, 2021)

9. Mengirimkan Thankyou Mail kepada Peserta Event

Setelah event selesai dilaksanakan, peserta event akan dikirimkan email berupa ucapan terima kasih karena telah meluangkan waktu untuk ikut berpartisipasi pada event GreatDay Connect. Biasanya di dalam email juga dilampirkan materi presentasi jika pihak pembicara menyetujui untuk membagikan materi presentasinya.

(33)

Gambar 3.21 Contoh Thankyou Mail untuk Peserta Event

Sumber: (Data Olahan Peneliti, 2021)

10. Mengirim E-Sertifikat kepada Peserta Event

Pemberian e-sertifikat bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada peserta yang telah berpartisipasi dalam event GreatDay Connect. E-sertifikat nantinya akan dikirimkan melalui email peserta masing-masing.

Gambar 3.22 Contoh Pengiriman E-Sertifikat kepada Peserta Event

(34)

Menurut Noor (2013), event merupakan sebuah aktivitas yang diadakan untuk memperingati hal yang dianggap penting yang diselenggarakan dengan tujuan tertentu dan melibatkan publik. Noor (2013) juga menyatakan bahwa event terdiri dari empat jenis event, yaitu:

(1) Leisure event merupakan jenis event yang berkaitan dengan kegiatan olahraga dimana mengandung unsur perlombaan dan memicu datangnya banyak pengunjung.

(2) Personal event merupakan jenis event yang melibatkan anggota keluarga atau teman yang sifatnya personal.

(3) Culture event merupakan kegiatan yang identik dengan budaya atau mempunyai nilai tatanan sosial tinggi dalam lingkungan masyarakat.

(4) Organizational event merupakan jenis event yang diadakan sesuai dengan tujuan organisasi. Contohnya, pameran, konferensi pers, seminar, dan lainnya

Berdasarkan jenis event yang dipaparkan oleh Noor (2013) bahwa event GreatDay Connect termasuk ke dalam salah satu jenis event yaitu organizational event. Dalam hal ini, event GreatDay Connect bertujuan untuk membangun networking yang berujung pada pendapatan leads.

Menurut Pacifici (2017), event tidak hanya diadakan sesuai dengan tujuan dasar tetapi event dapat memberikan perubahan hubungan antara lembaga dan aktor. Lembaga di sini merupakan pihak event GreatDay Connect dan aktor merupakan partisipan. Tujuan yang dinyatakan tersebut sejalan dengan GreatDay HR melalui event GreatDay Connect yaitu untuk membangun networking yang berpeluang untuk memperluas koneksi dan menjalin kerja sama.

Ketika perusahaan hendak mengadakan sebuah event, maka diperlukan pengelolaan event (event management) yang baik. Menurut Noor (2013), event management merupakan pengorganisasian sebuah aktivitas yang diadakan oleh sebuah lembaga atau komunitas yang diolah secara

(35)

efektif, efisien, dan profesional dimulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga kegiatan selesai dilaksanakan.

Terdapat konsep dari pembelajaran di kampus yang berhubungan dengan yang dilakukan penulis pada praktik kerja magang di PT People Intelligence Indonesia yaitu event management menurut Noor (2013). Noor (2013) menyatakan bahwa terdapat tiga tahapan dalam proses penyelenggaraan sebuah event yakni: (1) Rencana Awal, (2) Rencana Detail, dan (3) Diskusi Tentang Perencanaan.

Dalam tahap perencanaan awal, Noor (2013) menyatakan bahwa rencana awal pelaksanaan sebuah event terdiri dari dua tahap yaitu mencari informasi yang berkaitan dengan event dan informasi lainnya yang masih memiliki hubungan. Seperti yang sudah dicantumkan sebelumnya, bahwa event GreatDay Connect akan melakukan riset pada tahapan awal penyelenggaraan event. Hal yang dilakukan GreatDay HR tersebut sesuai dengan apa yang sudah disampaikan oleh Noor.

GreatDay HR memang telah menyebarkan kuesioner untuk penentuan waktu terbaik sebuah event. Namun, hal-hal penting lainnya seperti penentuan tema besar event, pembicara yang diinginkan, dan hal lainnya, riset yang dilakukan GreatDay HR sangat sederhana dan tidak memiliki tingkat kedalaman yang tinggi yakni hanya dengan melakukan riset melalui internet, berita, dan media sosial.

Sebenarnya, kedalaman riset memberikan dampak besar dalam penyelenggaraan sebuah event agar terlaksana sesuai dengan tujuan. Agar riset yang dilakukan lebih dalam dan tepat sasaran, riset dapat dilakukan dengan penyebaran kuesioner, melakukan wawancara dengan beberapa target audiens seperti HR dan Professional, dan riset-riset lainnya.

Tahap selanjutnya dalam manajemen event yaitu rencana detail terdiri

(36)

pembicara, perusahaan, atau komunitas, maka sistem yang diterapkan adalah penukaran nilai.

Pembicara, perusahaan, atau komunitas bisa memilih 3 exchange value yang sudah dijelaskan sebelumnya. Jadi, memang di GreatDay HR tidak ada penetapan anggaran secara tetap. Jikalau, dilihat ada pembicara yang berkualitas dan speaker rate masih bisa ditunjang, maka bisa dijadikan speaker untuk event. Sebenarnya, rencana keuangan perlu disiapkan dengan jelas untuk memiliki target yang lebih jelas. Untuk pengeluaran uang sendiri biasanya memang dicatat tetapi tidak ada penetapan anggaran secara rinci.

Menurut Noor (2013), penetapan anggaran merupakan salah satu tahap paling penting dalam persiapan event. Maka dari itu, dalam perencanaan sebuah event, GreatDay HR perlu membuat rencana keuangan secara terperinci agar event lebih terarah dan pengeluaran tidak lebih banyak dari pendapatan.

Selain itu, rencana operasional dalam perencanaan event GreatDay Connect yang dilakukan mulai dari persiapan platform ZOOM, powerpoint event, kata-kata chat text seperti welcoming peserta, peraturan, link pendaftaran next event, dan lainnya. Dapat disimpulkan bahwa rencana operasional yang dilakukan GreatDay HR sudah sesuai dengan konsep rencana operasional yang dituturkan oleh Noor.

Yang terakhir dari rencana detail adalah rencana pemasaran. Rencana pemasaran terdiri dari riset, promosi, penjadwalan promosi, kegiatan marketing, public relations. Rencana pemasaran yang dilakukan untuk event GreatDay Connect tergolong cukup baik. Rencana pemasaran memiliki jadwal yang tersusun dan menggunakan banyak platform pemasaran seperti Instagram, LinkedIn, Facebook, dan Email.

Promosi juga akan dibantu oleh pihak pembicara karena dinilai mereka memiliki pengikut yang cukup aktif di media sosial sehingga berpeluang untuk mengikuti event GreatDay Connect. Untuk divisi public relations sendiri tidak dimiliki oleh GreatDay HR sehingga aktivitas

(37)

GreatDay HR membentuk sebuah divisi public relations untuk dapat membantu memaksimalkan kegiatan pemasaran.

Tahap terakhir dalam penyelenggaraan event yang dituturkan oleh Noor (2013) yaitu diskusi tentang perencanaan. Secara umum, diskusi tentang perencanaan terdiri dari beberapa kegiatan seperti mengatur persiapan event, penyelenggaraan event, dan legalitas. Persiapan event merupakan persiapan dan periode waktu dalam penyelenggaraan sebuah event.

Untuk persiapan event yang diadakan GreatDay HR bisa dikatakan sudah cukup baik mulai dari persiapan platform, powerpoint pembukaan acara, rundown, dan lainnya. Dalam event GreatDay Connect, tidak ada divisi-divisi yang dibentuk dimana yang terlibat hanya sekitar 2-3 orang saja. Maka dari itu, koordinasi hanya dilakukan antara pencari pembicara, moderator, dan speaker. Koordinasi yang dilakukan pun tergolong sudah cukup baik karena jumlah pihak event tidak terlalu banyak dan acara yang diadakan tidak terlalu besar. Selain itu, koordinasi dengan pihak partnership juga bisa berjalan dengan lancar.

Selain itu, penyelenggaraan event melingkupi pelaksanaan kontrol terhadap kegiatan operasional dan pelaksanaan sebuah event. Dalam tahap ini, penulis memiliki tanggung jawab dalam mengontrol berlangsungnya sebuah event mulai dari memastikan share screen presentasi dapat berjalan, memastikan tidak terjadinya konflik, dan lainnya. Dalam hal ini, penyelenggaran event GreatDay Connect sudah cukup berjalan dengan baik walaupun terkadang terdapat sedikit kendala seperti koneksi internet pembicara sedang down sehingga suara terputus-putus, adanya peserta yang menuai komentar negatif di chat, dan kendala lainnya. Tetapi, hal tersebut dapat dikelola dengan baik sehingga event masih bisa berjalan dengan cukup

(38)

mengirimkan link feedback form kepada semua partisipan. Kemudian, feedback yang didapatkan dari peserta akan menjadi bahan evaluasi untuk event selanjutnya. Melihat pihak yang hadir dalam event bukan hanya partisipan saja, akan lebih baik feedback form juga diisi oleh pembicara atau pihak komunitas yang mengikuti event.

Secara keseluruhan, event GreatDay Connect sudah menerapkan tahap legalitas yang dituturkan oleh Noor tetapi masih belum maksimal.

Padahal, evaluasi menjadi hal yang sangat penting dilakukan dalam pelaksanaan sebuah event untuk meningkatkan kualitas event yang diadakan selanjutnya.

3.2.3 Kendala yang Ditemukan

Aktivitas apapun yang dilakukan tidak bisa berjalan dengan sempurna dimana pasti ada kendala yang datang menggerus. Sama halnya juga selama proses praktik kerja magang.

Kendala menjadi sesuatu yang biasa terjadi dalam pekerjaan apapun.

Tetapi, kendala yang muncul tersebut bisa diatasi dengan solusi. Berikut adalah beberapa kendala melaksanakan praktik kerja magang di PT People Intelligence Indonesia:

1) Kurangnya pemberian materi detail di awal hari kerja magang terkait dengan informasi GreatDay HR terutama fitur-fitur yang dimiliki. Sehingga, penulis terkadang mengalami kesulitan dalam membuat konten media sosial yang berhubungan dengan produk GreatDay HR.

2) Koordinasi pengecekan konten media sosial yang melalui banyak kepala sehingga membuat penulis bingung dan konten dipublikasi harus mundur melewati jadwal yang telah ditentukan.

3) Tidak adanya evaluasi dari mentor media sosial terkait report media sosial yang di-update sehingga dirasa sangat kurang untuk menentukan konten yang cocok dan sesuai dengan target audiens

(39)

4) Tidak adanya panduan Q&A dari customer service untuk menjawab komplain di media sosial mengenai permasalahan fitur-fitur GreatDay HR dan masalah lainnya, sehingga membuat penulis kesulitan dalam menanggapi komplain.

3.2.4 Solusi atas Kendala yang Ditemukan

Tidak ada sebuah kendala yang tidak ada solusinya. Setelah penulis menemukan beberapa kendala, adapun solusi yang diberikan untuk mengatasi kendala tersebut. Berikut adalah solusinya:

1) Memberikan training kepada kandidat baru lebih banyak terkait dengan penjelasan produk GreatDay HR terutama penjelasan fitur-fitur yang dimilikinya. Sehingga, setiap karyawan baru mengetahui dengan jelas terkait dengan produk GreatDay HR dan tidak kesulitan ketika diberi pekerjaan yang berkaitan dengan produk GreatDay HR.

2) Pembimbing lapangan langsung memutuskan bahwa konten media sosial tidak dicek oleh dua orang tetapi langsung ke satu orang yang telah ditentukan.

3) Melakukan evaluasi mandiri secara sederhana dengan melakukan pengukuran terhadap insight rate untuk menentukan konten mana yang cocok dan mana yang tidak untuk dipublikasikan selanjutnya.

4) Menyediakan template Q&A dari customer service berkaitan dengan komplain yang mungkin muncul berkaitan dengan permasalahan fitur-fitur GreatDay HR. Sehingga, jikalau ada komplain yang tidak bisa dijawab, penulis bisa langsung mengirimkan template jawaban yang ada.

Gambar

Gambar 3.1 Contoh Pembuatan Social Media Scheduling
Gambar 3.2 Contoh Konten Media Sosial Akhir Bulan VS Awal Bulan
Gambar 3.3 Dokumentasi Brainstorming Bersama Mentor  dan Tim Media Sosial Malaysia dan Thailand
Gambar 3.4 Content Planning Deck
+7

Referensi

Dokumen terkait

"Upaya dan Kendala Peningkatan Kompetensi Pedagogik Guru Sosiologi Dalam Proses Pembelajaran di SMA N 1 Siberut Selatan Kecamatan Siberut kabupaten Kepulauan

Nilai rata-rata kemampuan memotivasi siswa 3,875 menunjukkan babwa profesionalisme guru yang diwujudkan dalam kemampuan memotivasi siswa sangat baik.. Kemampuan kemampuan

Temuan dari penelitian ini juga menunjukkan bahwa emotional exhaustion berperan secara signifikan sebagai moderator antara family to work conflict terhadap

Keterlibatan secara fisik orang yang turut serta dalam kegiatan usaha permainan judi tanpa izin, yang dimaksudkan pada bentuk pertama, terdiri dari perbuatan menawarkan kesempatan

penambahan luas permukaan proteksi katodik yang berpengaruh terhadap perubahan desain sistem ICCP, perbandingan sistem ICCP sebelum dan setelah terjadi adanya kebocoran

Penelitian empiris di Amerika secara umum menunjukkan bahwa individu yang menikah memiliki kualitas hidup yang lebih tinggi daripada individu yang tidak menikah, bercerai,

Lakukanlah yang sangat terbaik yang dapat kamu lakukan; Aku tahu kau bisa melakukannya dengan sangat baik.. Ikuti rencana telah aku beri pada mu dan letakkan hatimu di situ, Kamu

Fokus kajian adalah kajian terhadap keupayaan tumbuhan makrofit sebagai bioindikator pencemaran dalam menyerap logam berat arsenik, kadmium, dan plumbum.. Tumbuhan