• Tidak ada hasil yang ditemukan

PEMERINTAH KABUPATEN BERAU SEKRETARIAT DEWAN PENGURUS KORPRI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "PEMERINTAH KABUPATEN BERAU SEKRETARIAT DEWAN PENGURUS KORPRI"

Copied!
24
0
0

Teks penuh

(1)

PEMERINTAH KABUPATEN BERAU

SEKRETARIAT DEWAN PENGURUS KORPRI

Jalan Apt. Pranoto No. 01 Tanjung Redeb Kode Pos 77311

(2)

RENCANA KERJA ( RENJA )

TAHUN 2021

(3)

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kepada Allah SWT yang atas karunianya sehingga dokumen Rencana Kerja (Renja) Sekretariat Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Berau Tahun 2021 dapat diselesaikan.

Dokumen Rencana Kerja (Renja) Sekretariat Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Berau Tahun 2021 ini disusun sebagai wujud perencanaan Sekretariat Dewan Pengurus KORPRI didalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya di tahun 2021, juga sebagai arahan dalam mencapai keberhasilan indikator kinerja sebagaimana yang akan ditetapkan dalam dokumen Rencana Strategis (Renstra) Sekretariat Dewan Pengurus KORPRI Tahun 2016 – 2021.

Dengan tersusunnya dokumen ini kami menyadari sepenuhnya bahwa dokumen ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu saran dan kritik yang bersifat membangun sangat kami harapkan guna penyempurnaan lebih lanjut. Akhir kata, kami berharap Dokumen Rencana Kerja (Renja) Sekretariat Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Berau Tahun 2021 ini dapat bermanfaat serta kepada semua pihak yang telah turut menyusun dokumen ini kami ucapkan terima kasih.

Tanjung Redeb, 02 Januari 2020

Sekretaris,

(4)

SOFYAN WIDODO, SH NIP.19690916 199803 1 009

(5)

DAFTAR ISI

Kata Pengantar……… i

Daftar Isi……….. ii

BAB I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang……….………… 1

1.2. Landasan Hukum……….…….. 1

1.3. Maksud dan Tujuan……….……. 2

1.4. Sistematika Penulisan……….…… 3

BAB II. EVALUASI PELAKSANAAN RENJA SKPD TAHUN LALU 2.1. Evaluasi Pelaksanaan Renja SKPD Tahun lalu dan Capaian Renstra SKPD……….... 4

2.2. Analisis Kinerja Pelayanan SKPD………...….. 4

2.3. Isu-Isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi Sekretariat Dewan Pengurus KORPRI……….. 5

(6)

2.4. Review Terhadap Rancangan Awal RKPD………. 5

2.5. Penelahaan Usulan dan Program Kegiatan……… 6

BAB III. TUJUAN, SASARAN, PROGRAM DAN KEGIATAN 3.1. Telahaan Terhadap Kebijakan Nasional dan Provinsi………..….. 7

3.2. Tujuan dan Sasaran Renja Sekretariat Dewan Pengurus KORPRI……….……. 8

3.2.1. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran……….. 8

3.2.2. Program Peningkatan Kapasitas Sumberdaya Aparatur………... 9

3.2.3. Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan ………..………... 9

3.2.4. Program pengembangan pembinaan organisasi dan kelembagaan KORPRI ……… 9

BAB IV. PENUTUP……….….……….. 9

Lampiran Rencana Kerja 2021………..11

(7)
(8)

MATRIK RENJA TAHUN 2019

I. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran

1. Penyediaan Jasa Surat Menyurat Rp : 1.000.000

2. Penyediaan jasa pemeliharaan dan perizinan kendaraan dinas/ operasional Rp : 37.000.000

3. Penyediaan Jasa Administrasi Keuangan Rp : 58.356.000

4. Penyediaan jasa kebersihan kantor Rp : 1.500.000

5. Penyediaan jasa perbaikan peralatan kerja Rp : 2.000.000

6. Penyediaan alat tulis kantor Rp : 16.000.000

7. Penyediaan barang cetakan dan penggandaan Rp : 14.000.000

8. Penyediaan Peralatan dan Perlengkapan Kantor Rp : 22.300.000

9. Penyediaan bahan bacaan dan peraturan perundang-undangan Rp : 7.000.000

10. Penyediaan makanan dan minuman Rp : 30.000.000

11. Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi ke luar daerah Rp : 150.000.000

12. Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi ke dalam daerah Rp : 35.000.000

13. Penyediaan Jasa administrasi/Teknis Perkantoran Rp : 211.620.000

(9)

II. Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur

1.

Pembinaan dan Pemberantasan Buta Aksara Al-Quran

Rp : 200.000.000

III. Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan

1.

Penyusunan Dokumen Perencanaan dan Laporan Capaian Kinerja SKPD

Rp : 14.500.000

2.

Sosialisasi Kinerja Program SKPD

Rp : 20.000.000

IV. Program pengembangan pembinaan organisasi dan kelembagaan KORPRI

1.

Pembinaan Organisasi dan Kelembagaan KORPRI

Rp : 601.500.000

2.

Pembinaan Cabang Olahraga Prestasi

Rp : 226.004.000

3.

Peningkatan SDM / Kerohanian KORPRI

Rp : 400.000.000

4.

Pemberian penghargaan bagi ASN berprestasi

Rp :

150.000.000

(10)

BAB I PENDAHULUAN

1.1. LATAR BELAKANG

Renja SKPD atau Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah adalah Dokumen Perencanaan Pelaksanaan Pembangunan pada tahun berikut sesuai dengan tugas pokok dan fungsi yang diembannya. Renja SKPD menggambarkan target-target pencapaian berdasarkan pada Renstra SKPD yang telah ditetapkan.

Renja SKPD ditetapkan dengan menginventarisir kebutuhan anggota KORPRI dan dengan memperhatikan capaian-capaian yang telah ditetapkan dalam Renstra SKPD. Salah satu cara yang diambil untuk menyerap aspirasi masyarakat adalah dengan memperhatikan aspirasi yang berkembang didalam Musyawarah Kabupaten (MUSKAB) KORPRI dan Rapat Kerja Kabupaten (RAKERKAB) KORPRI. Disamping menyerap aspirasi dari kegiatan Musyawarah Kabupaten, juga dengan memperhatikan dinamika yang terjadi didalam anggota KORPRI.

Hal berikutnya yang dilakukan adalah dengan mengevaluasi pencapaian rencana kerja tahun-tahun sebelumnya untuk melihat program dan kegiatan mana saja yang belum dapat direalisasikan sehingga perlu untuk diusulkan kembali didalam Renja yang baru.

Hal yang perlu diperhatikan didalam penyusunan Renja SKPD ini adalah keterkaitan antara Renja SKPD, Renstra SKPD dan Renstra Kabupaten sehingga terlihat benang merah pencapaian indikator kinerja yang telah ditetapkan didalam Renstra SKPD dan Renstra Kabupaten Berau dengan langkah-langkah pencapaiannya yang diwujudkan dalam bentuk program dan kegiatan didalam Renja SKPD. Renja Sekretariat Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Berau disamping sebagai dokumen perencanaan, Renja SKPD juga merupakan dokumen awal dalam tahapan penyusunan anggaran pembangunan. Dengan kata lain Renja SKPD adalah tahapan permulaan didalam proses penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD).

1.2. LANDASAN HUKUM

(11)

1. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Tahun 2004 Nomor 164, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4421);

2. Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah Lembaran Negara tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4437) sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir dengan Undang-undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua atas Undang-undanng Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4844);

3. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tata Cara Penyusunan Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah (Lembaran Negara Tahun 2008 Nomor 21, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4817);

4. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah Sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah (Berita Negara Tahun 2011 Nomor 310);

5. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 Tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian, dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah;

6.

Peraturan Darah Kabupaten Berau No.6 tahun 2009 tentang Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Berau.

1.3. MAKSUD DAN TUJUAN

MAKSUD :

(12)

Rencana Kerja Sekretariat Dewan Pengurus Korpri sebagai pedoman dan acuan perencanaan kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Sekretariat Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Berau serta sumber pembiayaannya yang digunakan pada tahun 2021 yang merupakan penjabaran pencapaian target capaian indikator kinerja sebagaimana yang tertuang didalam Renstra SKPD.

TUJUAN :

1. Mewujudkan Sinkronisasi dan Sinergi Perencanaan Pembangunan Daerah antara RENJA-SKPD Tahun 2021 dengan RPJM Daerah Kabupaten Berau Tahun 2016 - 2021;

2. Memberikan arahan pencapaian indikator kinerja sebagaimana yang telah ditetapkan didalam Renstra SKPD;

1.4. SISTEMATIKA PENULISAN

RENCANA KERJA TAHUN 2021 INI DISUSUN DENGAN SISTEMATIKA SEBAGAI BERIKUT :

(13)

BAB I. PENDAHULUAN 1.1. LATAR BELAKANG 1.2. LANDASAN HUKUM 1.3. MAKSUD DAN TUJUAN 1.4. SISTEMATIKA PENULISAN

BAB II. EVALUASI PELAKSANAAN RENJA SKPD TAHUN LALU

2.1. EVALUASI PELAKSANAAN RENJA SKPD TAHUN LALU DAN CAPAIAN RENSTRA SKPD 2.2. ANALISIS KINERJA PELAYANAN SKPD

2.3. ISU-ISU PENTING PENYELENGGARAAN TUGAS DAN FUNGSI SKPD 2.4. REVIEW TERHADAP RANCANGAN AWAL SKPD

2.5. PENELAAHAN USULAN PROGRAM DAN KEGIATAN MASYARAKAT

BAB III. TUJUAN, SASARAN, PROGRAM DAN KEGIATAN

3.1. TELAAHAN TERHADAP KEBIJAKAN NASIONAL DAN PROVINSI

3.2. TUJUAN DAN SASARAN RENJA SEKRETARIAT DEWAN PENGURUS KORPRI

(14)

3.2.1. PROGRAM PELAYANAN ADMINISTRASI PERKANTORAN

3.2.2. PROGRAM PENINGKATAN KAPASITAS SUMBER DAYA APARATUR

3.2.3. PROGRAM PENINGKATAN PENGEMBANGAN SISTEM PELAPORAN CAPAIAN KINERJA DAN KEUANGAN 3.3.4. PROGRAM PENGEMBANGAN PEMBINAAN ORGANISASI DAN KELEMBAGAAN KORPRI

BAB IV. PENUTUP

LAMPIRAN RENCANA KERJA TAHUN 2021

BAB II

(15)

EVALUASI PELAKSANAAN RENJA SKPD TAHUN LALU

2.1. EVALUASI PELAKSANAAN RENJA SKPD TAHUN LALU DAN CAPAIAN RENSTRA SKPD

Rencana Kerja Sekretariat Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Berau adalah penjabaran perencanaan tahunan dan Rencana Strategis Dewan Pengurus KORPRI tersebut.

Tercapai tidaknya pelaksanaan kegiatan-kegiatan atau program yang telah disusun dapat dilihat berdasarkan Laporan Akuntabilitas Kinerja Pemerintah. Akuntabilitas merupakan suatu bentuk perwujudan kewajiban untuk mempertanggungjawabkan keberhasilan atau kegagalan pelaksanaan misi organisasi dalam mencapai tujuan-tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan, melalui suatu media pertanggungjawaban yang dilaksanakan secara periodik.

Terkait dengan hal tersebut Rencana Kerja ( RENJA ) Sekretariat Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Berau menyajikan dasar pengukuran kinerja kegiatan dan pengukuran kinerja sasaran dari hasil apa yang telah diraih atau dilaksanakan oleh Sekretariat Dewan Pengurus KORPRI selama tahun 2020 dan perkiraan target tahun 2021.

Pengukuran kinerja kegiatan dan pengukuran kinerja sasaran melalui tahapan sebagai berikut : A. Penetapan Indikator Kinerja

Penetapan Indikator Kinerja merupakan ukuran kuantitatif dan kualitatif yang menggambarkan tingkat pencapaian suatu kegiatan yang telah ditetapkan .

Indikator Kinerja Kegiatan meliputi indikator masukan (input), keluaran (output), hasil ( outcome), manfaat ( benefit) dan dampak (impact). Indikator-indikator tersebut dapat berupa dana, sumber daya manusia, laporan dan indikator lainnya. Penetapan indikator kinerja ini diikuti dengan penetapan besaran indikator kinerja untuk masing-masing jenis indikator yang telah ditetapkan.

B. Capaian dan Evaluasi Program/Kegiatan Tahun 2020

Untuk capaian dan evaluasi program/kegiatan Sekretariat Dewan Pengurus KORPRI tahun 2020 adalah sebagai berikut :

- Total anggaran murni tahun 2020 adalah sebesar Rp. 2.566.823.400,00

(16)

- Total anggaran perubahan tahun 2020 adalah sebesar Rp. 2.737.755.400,00 - Total realisasi fisik sampai tanggal 31 Desember 2020 adalah sebesar 88,13%

- Total realisasi anggaran sampai tanggal 31 Desember 2020 adalah sebesar Rp. 2.412.913.558,00 - Sisa anggaran sampai tanggal 31 Desember 2020 adalah sebesar Rp. 324.841.842,00 C. Perkiraan Pencapaian Tahun Anggaran 2020

Sedangkan untuk tahun berjalan 2020 dengan anggaran belanja langsung sebesar Rp. 1.351.706.400,00

Anggaran tersebut diuraikan dalam 4 program dan 19 kegiatan, diharapkan keberhasilan kinerja mencapai 100 % baik realisasi keuangan maupun realisasi fisik.

Untuk mengevaluasi keberhasilan perencanaan, nantinya akan diukur dengan beberapa indikator sebagai berikut : 1. Ketepatan waktu dokumen perencanaan dihasilkan

Dengan adanya Rencana Kerja Pemerintah Daerah ( RKPD ) dan prioritas plafon Anggaran Sementara yang telah ditetapkan sesuai dengan perencanaan yang telah dihasilkan.

2. Presentase kegiatan yang sesuai waktu dan target perencanaan

Indikator ini menggambarkan efektifitas perencanaan, pengendalian dan koordinasi pelaksanaan pembangunan secara umum.

2.2. ANALISIS KINERJA PELAYANAN SKPD A. TUGAS POKOK DAN FUNGSI

Sekretariat Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Berau dibentuk berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Berau (Lembaran Daerah Kabupaten Berau tahun 2016 Nomor 7), sehingga mulai tahun 2016 Sekretariat Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Berau merupakan bagian dari SKPD pelaksana dalam urusan Pemerintahan Fungsi Penunjang.

(17)

Sekretariat Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Berau mempunyai tugas melaksanakan dukungan teknis operasional dan administrasi pada Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Berau dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya serta pembinaan terhadap seluruh unsur dalam lingkungan Sekretariat Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Berau .

Dalam menyelenggarakan tugas Sekretariat Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Berau mempunyai fungsi :

a. Penyelenggaraan pengelolaan adminstrasi umum dan kerjasama b. Penyelenggaraan kegiatan Pengembangan SDM dan Kesejahteraan c. Penyelenggaraan kegiatan usaha bantuan hukum dan humas

d. Pengkoordinasian dan fasilitas penyelenggaraan Sekretariat Pengurus KORPRI

e. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Sekretaris Daerah dan Ketua Pengurus KORPRI.

B. Struktur Organisasi

Struktur organisasi Sekretariat Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Berau terdiri dari 1 orang Sekretaris dan 3 orang Kasubbag, yaitu:

1. Sekretaris

2. Sekretaris membawahi :

1. Kasubbag Umum dan Kerjasama

2. Kasubbag Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Kesejahteraan

3. Kasubbag Hukum dan Hubungan Masyarakat

(18)

2.3. ISU-ISU PENTING PENYELENGGARAAN TUGAS DAN FUNGSI PADA SEKRETARIAT DEWAN PENGURUS KORPRI

Didalam melaksanakan tugas dan fungsinya, Sekretariat Dewan Pengurus KORPRI memperhatikan isu-isu yang berkembang di masyarakat. Hal ini diperlukan dikarenakan isu- isu strategis yang berkembang akan berpengaruh terhadap pencapaian kinerja serta mempengaruhi perencanaan pembangunan dalam peningkatan kompetensi aparatur dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya. Isu-isu penting yang mempengaruhi penyelanggaraan tugas dan fungsi Sekretariat Dewan Pengurus KORPRI antara lain :

1. Masih rendahnya kesejahteraan anggota KORPRI, hal ini berkaitan dengan kurangnya peraturan dan anggaran mengenai peningkatan kesejahteraan bagi anggota KORPRI dan keluarganya;

2. Belum terealisasinya remunerasi bagi PNS / anggota KORPRI Kabupaten Berau;

3. Belum optimalnya pengelolaan iuran wajib KORPRI di Dewan Pengurus KORPRI Unit Kabupaten dan Kecamatan terutama untuk peningkatan bantuan / tunjangan kepada anggota KORPRI;

4. Belum terlaksananya fasilitasi konsultasi dan mediasi hukum bagi anggota KORPRI yang bermasalah dengan hukum.

Apabila melihat kepada isu-isu penting yang dihadapi Sekretariat Dewan Pengurus KORPRI didalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya akan didapat hubungan antara isu- isu tersebut dengan program dan kegiatan yang telah disusun. Salah satu isu penting adalah terjadinya peningkatan kesejahteraan bagi anggota KORPRI melalui keputusan yang dihasilkan dari kegiatan Rapat Kerja Kabupaten

( RAKERKAB ) KORPRI.

2.4. REVIEW TERHADAP RANCANGAN AWAL RKPD

Rancangan awal RKPD merupakan tititk awal dari upaya untuk mempersiapkan dan melaksanakan rumusan-rumusan sesuai hasil MUSKAB tentang Program Kerja KORPRI Kabupaten Berau untuk mencapai visi dan misi yang tertuang dalam program ditingkat kepengurusan mengacu kepada Program Nasional KORPRI.

(19)

2.5. PENELAHAAN USULAN PROGRAM DAN KEGIATAN

Didalam melaksanakan tugas dan fungsinya, Sekretariat Dewan Pengurus KORPRI mempersiapkan program dan kegiatan yang merupakan upaya untuk lebih meningkatkan pembangunan dalam bidang pembinaan aparatur.

Untuk mendapatkan perencanaan pembangunan yang komprehensif dan sesuai dengan perkembangan masyarakat dilakukan berbagai tahapan perencanaan dan membuka saluran informasi dengan berbagai komponen masyarakat. Usulan-usulan yang berkembang didalam berbagai tahapan perencanaan itu kemudian dianalisis dan dilakukan penelahaan sebelum akhirnya ditetapkan sebagai usulan program dan kegiatan untuk tahun 2020.

Usulan-usulan program dan kegiatan itu sendiri didapatkan dari :

1. Musyawarah Kabupaten ( MUSKAB ) KORPRI dan Rapat Kerja KORPRI.

Dari hasil Musyawarah Kabupaten ( MUSKAB ) dan Rapat Kerja KORPRI ini didapatkan usulan-usulan perencanaan pembangunan dari berbagai tingkat kepengurusan KORPRI, baik kepengurusan Unit KORPRI Kabupaten maupun Unit KORPRI Kecamatan. Usulan ini kemudian ditampung untuk didiskusikan lebih lanjut dalam proses perencanaan di internal Sekretariat Dewan Pengurus KORPRI.

2. Perencanaan Internal.

Proses perencanaan internal dilakukan dengan melibatkan seluruh Sub Bagian yang ada di Sekretariat Dewan Pengurus KORPRI. Proses ini dilakukan dengan merujuk kepada Dokumen Perubahan Rencana Strategis Sekretariat Dewan Pengurus KORPRI 2016 – 2021 serta dengan memperhatikan program dan kegiatan yang sudah dan sedang dilaksanakan.

Proses ini juga didasarkan pada data hasil kinerja pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Sekretariat Dewan Pengurus KORPRI di tahun sebelumnya.

3. Penyusunan Draft Usulan Program dan Kegiatan.

Proses perencanaan internal ini kemudian digabungkan dengan hasil dari MUSKAB untuk kemudian disusun sebagai draft usulan program dan kegiatan tahun 2019 untuk dibawa ke forum Musrenbang Kabupaten.

(20)

4. Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten.

Hasil perencanaan yang sudah dilakukan yaitu hasil dari Musrenbang kecamatan dan perencanaan internal kemudian dibawa ke forum Musrenbang Kabupaten untuk dilakukan sinergi dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).

5. Penyusunan Usulan Program dan Kegiatan.

Setelah ketiga tahap perencanaan pembangunan itu dilakukan, langkah selanjutnya adalah melakukan penyusunan dokumen usulan program dan kegiatan tahun 2020.

BAB III

TUJUAN, SASARAN, PROGRAM DAN KEGIATAN

3.1. TELAAHAN TERHADAP KEBIJAKAN NASIONAL DAN PROVINSI

Rencana kerja Pemerintah Kabupaten Berau tahun 2020 mengacu kepada kebijakan Nasional dan Provinsi yang telah ditetapkan sebagai dasar pelaksanaan kebijakan pembangunan di daerah. Penyusunan skala prioritas pembangunan di daerah, diupayakan diselaraskan dengan kebijakan pembangunan pada tingkat nasional maupun provinsi.

Korps Pegawai Republik Indonesia ( KORPRI ) sebagai organisasi yang mempunyai peranan sebagai wadah pemersatu dan alat perjuangan PNS dapat dipertahankan dan ditingkatkan dengan kinerja yang paripurna dan mampu memberi kemudahan serta pelayanan terbaik bagi stakeholders nya, dengan cara-cara yang efektif dan efesien.

Pemikiran tersebut didasari oleh kebutuhan agar Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) mampu mengantisipasi perubahan-perubahan cepat, khususnya pembangunan Kabupaten Berau tahun 2011 - 2015, langkah-langkah utama yang akan dilaksanakan adalah membuat suatu Perencanaan Stategis, yaitu perencanaan program-program yang akan

(21)

dilaksanakan untuk 5 (lima) tahun kedepan pada tahun 2016 - 2021. Perencanaan tersebut dibuat dengan memperhatikan isu-isu strategis yang perlu dikelola secara bijaksana dan tuntas.

Korps Pegawai Republik Indonesia ( KORPRI ) berperan dan berfungsi membina aparatur pemerintah pada kelembagaan dinas yang menitik beratkan pada persatuan dan kesatuan anggota, agar mereka dapat melaksanakan tugas-tugas pemerintahan dan diarahkan dapat menciptakan hasil yang efektif, efisien rasional dan proporsional sesuai dengan kewenangan kebutuhan daerah serta kemampuan daerah dengan perlu adanya jalinan koordinasi, integrasi, sinkronisasi yang sinergitas antara pusat dan daerah.

3.2. TUJUAN DAN SASARAN RENJA SEKRETARIAT DEWAN PENGURUS KORPRI

Rencana Kerja (Renja) Sekretariat Dewan Pengurus KORPRI dirancang untuk memaksimalkan pencapaian tujuan pembangunan di Kabupaten Berau. Tujuan Rencana Kerja Sekretariat Dewan Pengurus KORPRI ini adalah tersusunnya Pedoman-pedoman Umum dan teknis kebijakan pembangunan dibidang pembinaan anggota yang terpadu. Sekretariat Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Berau yang mempunyai fungsi mengkoordinasi dan mengendalikan penyelenggaraan pembinaan anggota yang secara operasional dilaksanakan oleh Instansi terkait di tingkat Kabupaten Berau.

Sedangkan sasaran yang ingin dicapai adalah sebagai berikut :

1. Mewujudkan profesionalisme dan kinerja serta meningkatkan wawasan anggota KORPRI;

2. Terwujudnya soliditas dan solidaritas dalam membangun jiwa korsa anggota KORPRI;

Tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan dalam Rencana Kerja Sekretariat Dewan Pengurus KORPRI tahun 2020 diimplementasikan kedalam Program dan Kegiatan. Program dan kegiatan tersebut dirancang agar dapat memenuhi tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan.

3.2.1. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran

(22)

Program ini dimaksudkan untuk meningkatkan kelancaran pelaksanaan tugas pokok dan fungsi masing-masing pada Sekretariat Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Berau.

1. Penyediaan Jasa Surat Menyurat

2. Penyediaan jasa pemeliharaan dan perizinan kendaraan dinas / operasional 3. Penyediaan Jasa Administrasi Keuangan

4. Penyediaan jasa kebersihan kantor

5. Penyediaan jasa perbaikan peralatan kerja 6. Penyediaan alat tulis kantor

7. Penyediaan barang cetakan dan penggandaan 8. Penyediaan Peralatan dan Perlengkapan Kantor

9. Penyediaan bahan bacaan dan peraturan perundang-undangan 10. Penyediaan makanan dan minuman

11. Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi ke luar daerah 12. Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi ke dalam daerah 13. Penyediaan Jasa administrasi/Teknis Perkantoran

3.2.2. Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur

1. Pembinaan dan Pemberantasan Buta Aksara Al-Quran

3.2.3. Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan

1. Penyusunan Dokumen Perencanaan dan Laporan Capaian Kinerja SKPD

(23)

3.2.4. Program Pembinaan Organisasi dan Kelembagaan KORPRI 1. Kegiatan Pembinaan Organisasi dan Kelembagaan KORPRI 2. Pembinaan Cabang Olahraga Prestasi

3. Pembinaan SDM / Kerohanian KORPRI

4. Koordinasi Kerjasama Permasalahan Peraturan Perundang-Undangan

BAB IV PENUTUP

Renja SKPD atau Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah Sekretariat Dewan Pengurus KORPRI bertujuan mencapai Sasaran serta Meningkatkan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik dan Kinerja Penyelenggaraan Pemerintah Daerah. Didalamnya menggambarkan skala prioritas pembangunan, pembinaan aparatur pemerintah pada kelembagaan dinas yang menitik beratkan pada persatuan dan kesatuan PNS / anggota KORPRI serta cara-cara untuk mencapai tujuan dan sasaran pembangunan tersebut.

Dokumen Rencana Kerja Sekretariat Dewan Pengurus KORPRI Tahun Anggaran 2021 ini juga dimaksudkan sebagai acuan dalam Penyusunan Rencana Keuangan dan Anggaran SKPD. Kami menyadari bahwa dokumen rencana kerja ini masih jauh dari harapan. Karena itu masukan dan kritik membangun dari semua pihak sangat diperlukan agar dokumen rencana kerja ini dapat mengakomodir semua kepentingan pembangunan peningkatan pembinaan dan profesionalisme aparatur pemerintah pada kelembagaan dinas yang menitik beratkan pada persatuan dan kesatuan PNS/anggota KORPRI Kabupaten Berau pada tahun 2021.

(24)

Tanjung Redeb, 02 Januari 2020 Sekretaris,

SOFYAN WIDODO, SH

NIP.19690916 199803 1 009

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait

METODE PENGEMBANGAN FUZZY TIME SERIES DENGAN FAKTOR PENDUKUNG UNTUK PERAMALAN DATA INDEKS HARGA SAHAM.. Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Permasalahan penelitian adalah : 1) Apakah ada hubungan kekuatan otot tungkai dengan kecepatan renang gaya crawl 1500 meter pada atlet PJP dan PPOP renang petrokimia

tiga seri marka (base) pelari hingga menyentuh marka akhir yaitu home plate. Ada tiga tipe permainan dalam permaian softball yaitu 1) fast pitch softball dimana dalam

 Draft perjanjian kerja yang telah diteliti dan diketahui oleh Kepala Dinas ketenagakerjaan di daerah tujuan penempatan;  Draft perjanjian penempatan tenaga kerja antara

Pada kandungan lemak TLU olahan, terlihat bahwa faktor peningka- tan konsentrasi larutan FAAS dan lama waktu pemanasan serta interaksinya tidak menunjuk- kan pengaruh yang

16 Dalam praktik Notaris ditemukan juga kebiasaan, yaitu ketika penghadap yang tangannya sakit atau tidak keterbatasan dengan fungsi tangannya, oleh Notaris atau saksi atau

Bab 4 berisikan tentang pembahasan-pembahasan yang dibuat berdasarkan atas latar belakang, tujuan, dan pokok permasalahan yaitu mengenai perancangan, fabrikasi dan

Dari tabel di atas dapat disimpulkan bahwa peroleh persentase dari aspek Kemampuan Guru dalam Menganalisis SK dan KD diperoleh rata- rata persentase ketercapaian