• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pertemuan 2

N/A
N/A
marinus asso

Academic year: 2022

Membagikan "Pertemuan 2"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

DASAR SISTEM INFORMASI

LilisIndrayani, S.Kom.,M.Kom

Pertemuan II

(2)

Pengertian Sistem

Menurut Abdul Kadir (2014:61) bahwa “Sistem adalah sekumpulan elemen yang saling terkait atau terpadu yang dimaksudkan untuk mencapai suatu tujuan”.

Menurut Sutabri (2012:3) bahwa “Sistem adalah suatu kumpulan atau himpunan dari suatu unsur, komponen, atau variabel yang terorganisasi, saling berinteraksi, saling tergantung satu sama lain dan terpadu”.

Menurut Sutarman (2012:13) bahwa “Sistem adalah kumpulan elemen yang saling berhubungan dan

berinteraksi dalam satu kesatuan untuk menjalankan suatu proses pencapaian suatu tujuan utama”.

Menurut Fatansyah (2015:11) bahwa “Sistem adalah sebuah tatanan (keterpaduan) yang terdiri atas

sejumlah komponen fungsional (dengan satuan fungsi dan tugas khusus) yang saling berhubungan dan

secara bersama-sama bertujuan untuk memenuhi suatu proses tertentu”.

(3)

Apa itu Sistem ?

Dari beberapa pengertian di atas penulis dapat menyimpulkan bahwa sistem merupakan

sekumpulan elemen, himpunan dari suatu unsur, komponen fungsional yang saling berhubungan dan berinteraksi satu sama lain untuk mencapai tujuan yang diharapkan.

Pada prinsipnya sistem terdiri dari 4 elemen :

Objek (variable atau elemen)

Atribut

Lingkungan

Hubungan Internal.

(4)

Elemen Sistem

Elemen Sistem

(5)

Elemen Sistem

o Tujuan

Setiap sistem memiliki tujuan, entah hanya satu atau lebih. Tujuan inilah yang memotivasi dan

mengarahkan sistem. Tanpa tujuan, sistem menjadi tidak terarah dan tak terkendali. Tentu saja, tujuan antara satu sistem dengan sistem yang lain

berbeda.

o Batasan

Yang disebut batas sistem adalah pemisah antara sistem dan daerah di luar sistem (lingkungan). Batas sistem menentukan konfigurasi, ruang lingkup, atau kemampuan sistem. Tentu saja batas sebuah sistem dapat dikurangi atau dimodifikasi sehingga akan mengubah perilaku sistem.

o Kontrol (Lingkungan)

Lingkungan bisa berpengaruh terhadap operasi sistem, dalam arti bisa merugikan atau

menguntungkan sistem itu sendiri.

(6)

Input- Proses-

Output Sistem

 Masukan (input) sistem merupakan segala sesuatu yang masuk ke dalam sistem dan selanjutnya

menjadi bahan untuk diproses.

 Proses adalah bagian yang melakukan perubahan atau transformasi dari masukan menjadi keluaran yang berguna dan lebih bernilai.

 Keluaran (output) adalah hasil dari proses. Pada sistem informasi berupa informasi atau laporan, dan lain-lain.

(7)

Ciri-ciri dan

Karakterist ik Sistem ?

 Secara hakekat sistem dapat berupa rangkaian komponen abstrak (tak terlihat) dan komponen nyata (tampak). Itu berarti sistem tidak dapat bekerja dengan mengandalkan satu bagian saja.

Harus ada kolaborasi atau Kerjasama antara subsistem-subsistem pembentuk sistem itu sendiri.

(8)

Apakah sistem itu

alat ?

 Sistem adalah alat untuk mencapai tujuan tertentu.

Namun sistem bukan sekedar alat karena iya juga bisa menjadi tujuan untuk sistem itu sendiri.

 Lalu apakah alatnya dapat bekerja otomatis secara mandiri tanpa perencanaan sebelumnya ?

Tentu tidak, alat itu dapat berjalan dengan baik jika telah

melalui proses planning atau programming yang benar

dan dikelola atau dijalankan oleh user yang kredibel dan

qualified

Apakah sistem hadir begitu saja atau diciptakan ? Semua sistem di dunia ini memiliki pencipta,

semua

sistem yang ada itu diciptakan.

(9)

Fungsi Sistem Informasi

 Fungsi untuk Organisasi : Untuk megolah proses transaksi suatu perusahaan dan sebagai salah satu produk pelayanan suatu perusahaan untuk menghasilkan suatu pendapatan atau mengurangi biaya pendapatan.

 Fungsi untuk Perusahaan : Sebagai alat yang

digunakan untuk pengecekan ketersediaan barang agar terciptanya persediaan yang konsisten

sehingga dapat terkendali.

(10)

Pihak yang terlibat

Sistem Analys, merupakan orang bekerja dengan pemakai, dalam mengembangkan sistem baru dan memperbaiki sistem yang lama atau yang ada sekarang.

Database Administrator, merupakan orang yang mengelola database, bekerja sama dengan pemakai dan sistem analyst dalam menciptakan database yang berisi data yang diperlukan untuk menghasilkan data yang diperlukan.

Network Specialist, merupakan orang memiliki kemempuan ahli dalam bidang jaringan, bekerja dengan sistem analis dan pemakai dalam suatu jaringan komunikasi data yang menyatukan sumber daya komputer yang tersebar.

Programmer, menggunakan dokumentasi yang disiapkan oleh sistem analist untuk membuat kode‐kode instruksi yang menjadikan komputer dapat mengubah data menjadi informasi yang diperlukan pemakai.

Operator, merupakan orang yang bertugas mengoperasikan komputer berskala besar, memantau layar komputer, mengatur pencetakan dokumen dsb.

Pemakai akhir atau sering disebut klien ini adalah orang yg memakai SI / informasi yg dihasilkan oleh sistem informasi (seperti staf, manajer

operasional, manajer taktik, manajer strategis).

Spesialis IT, Orang yg bertanggung jawab terhadap kelangsungan operasi

& pengembangan SI, umumnya bagian/departemen ini diberi nama PDE (Pengolahan Data Elektronik) seperti Analis sistem, pemrogram sistem, dan administrator basis data.

(11)

Pengguna an Sistem

Informasi

Dalam bidang Pendidikan , Jika sistem

informasi diterapkan di dunia pendidikan, maka akan terjalin suatu hubungan yang menghasilkan dampak positif bagi dunia pendidikan itu sendiri seperti adanya perpustakaan elektronik atau yang lebih dikenal dengan e‐library yang berfungsi

untuk membantu para siswa untuk mencari bahan pelajaran dengan mudah.

Dalam bidang kesehatan, sistem informasi dapat diterapkan juga seperti halnya yang

terdapat didalam bidang kesehatan yaitu dengan adanya kartu sehat elektronik yang berfungsi

untuk mendata pasien serta mencatat riwayat

penyakit pasien agar tidak dicatat secara manual.

(12)

Pengguna an Sistem

Informasi

Didalam bidang bidang perbankan, sistem informasi ini sudah banyak digunakan dan

dikembangkan seperti e‐banking. Dengan adanya sistem informasi berupa e‐banking ini, lebih

memudahkan customer untuk melakukan

transaksi berupa transfer ataupun pengecekan keuangan.

Dalam bidang Perusahaan, Sistem Informasi memiliki peran dalam mengurangi pengeluaran perusahaan. Dengan penggunaan Sistem

Informasi, perusahaan dapat menekan cost (biaya) untuk pengadaan kertas/buku, sampai

mempersingkat waktu. Penggunaan sistem

informasi tentunya juga membuat praktis proses‐

proses di dalam organisasi baik dalam segi

keuangan, manajemen stok barang, pembayaran pegawai dan lain‐lain.

(13)

Pengguna an Sistem

Informasi

 Dalam Bidang Bisnis, di dunia bisnis yang sangat erat kaitannya dengan transaksi jual‐beli,

pemanfaatan Sistem Informasi dapat

dimanfaatkan pula untuk sarana perdagangan secara elektronik atau dikenal sebagai E‐

Commerce. E‐Commerce adalah penyebaran,

pembelian, enjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya. E‐

commerce dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.

Referensi

Dokumen terkait

Para pekerja dapat merasa percaya pada majikannya bila diperlakukan dengan kasih; tentu tidak ada buruh yang akan tega melakukan demo anarkhis, gampang

 Tanggungjawab pemerintah dalam bidang perikanan yang berkaitan dengan stok ikan dan pengendaliannya diidentifikasi untuk diterapkan  Tes tertulis  Tes Lisan  Observasi

Praktek Pengalaman Lapangan adalah semua kegiatan kurikuler yang harus dilakukan oleh mahasiswa praktikan, sebagai pelatihan untuk menerapkan teori yang diperoleh

Dalam perencanaan kualitas perlu juga diperhatikan peraturan dan standar yang berlaku, yang sekiranya dapat mempengaruhi hasil kerja dalam proyek, misalnya: penggunaan

Fakta di lapangan, menunjukkan bahwa penyuluh masih kurang efektif dalam memanfaatkan media sosial baik facebook, whatsapp, youtube dan instagram

(1) Penyelenggaraan jaringan telekomunikasi dan atau penyelenggaraan jasa telekomunikasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 ayat (1) huruf a dan huruf b dapat dilakukan oleh

[r]

Sehingga supervisi akademik melalui dialogis kolegial diartikan sebagai suatu prosedur yang dilakukan oleh kepala sekolah sebagai seorang supervisor untuk mengadakan