• Tidak ada hasil yang ditemukan

CRITICAL REVIEW JURNAL ILMIAH

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "CRITICAL REVIEW JURNAL ILMIAH"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

Tugas Kuliah

CRITICAL REVIEW JURNAL ILMIAH

MOBILITAS PENDUDUK, KEMISKINAN, DAN KETAHANAN PANGAN DI DAERAH BENCANA: KASUS DESA TIMBULSLOKO, KECAMATAN SAYUNG,

KABUPATEN DEMAK, PROVINSI JAWA TENGAH

Mata Kuliah : KEMISKINAN

Dosen Pengampu : Prof. Dr. Sri Rum Giyarsih, S.Si.,M.Si

Disusun Oleh:

FAUZIAH LESTARI NIM: 20/467913/PMU/10519

PROGRAM STUDI KEPENDUDUKAN SEKOLAH PASCASARJANA UNIVERSITAS GADJAH MADA (UGM) YOGYAKARTA

2021

(2)

A. IDENTITAS JURNAL

Judul :MOBILITAS PENDUDUK, KEMISKINAN, DAN KETAHANAN PANGAN DI DAERAH BENCANA: KASUS DESA TIMBULSLOKO, KECAMATAN SAYUNG, KABUPATEN DEMAK, PROVINSI JAWA TENGAH

Penulis : SUKAMDI Tahun : 2019

Sumber : Jurnal POPULASI, Volume 27 Nomor 1 2019 (hal. 55-72) B. RINGKASAN JURNAL

1. Pendahuluan

Isu yang seringkali terlupakan dalam penelitian tentang mobilitas penduduk (misalnya migrasi) adalah ketahanan pangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan hubungan antara migrasi, kemiskinan, dan pemenuhan permintaan makanan. Aspek lain yang menarik dari penelitian ini adalah daerah penelitian yang setiap tahunnya terkena banjir rob yang menujukkan adanya perubahan iklim sebagai penyebab bencana tersebut. Penelitian yang mengaitkan migrasi dengan perubahan iklim di Indonesia masih relatif jarang dilakukan (Choirul Amin, Sukamdi, dan Rijanta, 2018).

Banjir rob yang terjadi di kawasan pesisir berdampak pada perubahan penggunaan lahan dimana luasan lahan-lahan produktif semakin menyempit dan bahkan menghilang. Berkurangnya lahan-lahan produktif yang digunakan sebagai sumber penghidupan akan menimbulkan kerugian yang besar bagi kehidupan masyarakat.

Kecamatan Sayung merupakan daerah yang terkena dampak paling parah dari banjir rob yang terjadi secara rutin di Kabupaten Demak. Adapun klasifikasi dampak banjir rob di Kecamatan Sayung terbagi menjadi lima kategori, yaitu kerusakan bangunan tempat tinggal, peningkatan salinitas air tanah dan permukaan, kehilangan lahan, kerusakan lahan tambak, serta kerusakan kendaraan/peralatan kerja (Desmawan, 2012).

(3)

2. Metode Penelitian

- Penelitian dilakukan di Desa Timbulsloko, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak yang dipilih secara purposif karena lokasi ini adalah daerah yang terkena banjir rob paling parah di Kabupaten Demak. Desain penelitian menggunakan imix method, yaitu kombinasi metode kuantitatif (survei) dan kualitatif (field research), melalui concurrent design, yaitu kedua metode dilakukan pada waktu yang (relatif) bersamaan dan keduanya berfungsi sebagai cara untuk melakukan analisis triangulasi.

- Cakupan populasi dalam survei ini adalah seluruh rumah tangga di desa lokasi penelitian saat penelitian dan sampelnya dipilih secara acak sederhana. Jumlah sampel yang mewakili populasi adalah 100 dari total 1.122 rumah tangga di Desa Timbulsloko. Penentuan jumlah sampel menggunakan Rumus Slovin dengan tingkat error sebesar 10 persen.

- Variabel migrasi dalam penelitian ini antara lain mobilitas penduduk, kejadian banjir rob, dan bantuan dari pemerintah. Untuk variabel kemiskinan meliputi pekerjaan, penghasilan, pengeluaran, pengeluaran ruta, dan kepemilikan aset.

Untuk metode kualitatif, maka dilakukan wawancara secara mendalam kepada informan terpilih.

- Analisis dilakukan dalam tiga tahap yaitu pertama analisis deskriptif, tahap kedua adalah analisis hasil wawancara mendalam, dan ketiga adalah melakukan sintesis antara hasil survei dan wawancara mendalam.

3. Hasil Penelitian

- Dari hasil penelitian, untuk kondisi daerah penelitian diketahui bahwa kondisi Desa Timbulsloko mengalami dampak dari banjir rob sejak tahun 1980-an seperti penggerusan daratan dan sedimentasi yang mengubah garis pantai di pesisir utara Jawa dan ini juga memengaruhi perkembangan dan perubahan penggunaan lahan yang ada di desa tersebut. Penduduk di Desa Timbulsloko tidak lagi tergantung pada sektor pertanian dan saat ini sebagian besar penduduk menggantungkan hidupnya sebagai buruh pabrik di wilayah Kecamatan Sayung hingga Semarang.

Hal ini pula yang pada akhirnya menjelaskan pola mobilitas penduduk di lokasi penelitian.

(4)

- Penurunan kesuburan tanah disertai banjir rob yang semakin tinggi menjadi alasan penduduk untuk mengubah lahan pertanian sawahnya menjadi lahan tambak.

Selain genangan rob di atas permukaan tanah, intrusi air asin juga terjadi di bawah permukaan tanah. Akibatnya pemenuhan kebutuhan pangan di desa saat ini bergantung pada pasokan dari daerah lain. Selain masalah kemampuan penyediaan pangan, dampak umum banjir rob yang paling dirasakan warga meliputi kendala aksesibilitas jalan, kendaraan menjadi mudah rusak, serta peningkatan harga barang.

- Kerugian yang banyak dialami petani tambak, yang awalnya tambak menjadi sumber penghasilan, kini warga memilih menjadi pedagang atau buruh bangunan meskipun mengaku pendapatan menurun. Ekonomi penduduk mengalami degradasi karena hilangnya mata pencaharian penduduk yang potensial (pertanian).

- Pola mobilitas penduduk di Desa Timbulsloko kebanyakan dilakukan karena desakan ekonomi masyarakat demi bekerja di daerah lain dimana sekitar 35 persen penduduk yang melakukan mobilitas harian bekerja di Kota Semarang. Hal ini membuktikan bahwa hukum Ravenstein tentang jarak berhubungan dengan migrasi tidak terbukti untuk motif ekonomi.

- Lebih dari setengah penduduk memilih untuk tidak melakukan migrasi permanen ke tempat lain yang sebagian besar disebabkan dari faktor pribadi dan juga ketidaksediaan dana untuk bermigrasi.

- Pemenuhan kebutuhan pangan (penduduk) yang relatif tinggi telah menyebabkan permasalahan kemiskinan di Desa Timbulsloko menjadi semakin parah karena penduduk harus membayar dengan harga lebih tinggi untuk membeli beras dari luar daerah.

4. Kesimpulan

- Banjir rob di Desa Timbulsloko memiliki dampak ekonomi berganda (multiplayers effect) bagi masyarakat mulai dari kehilangan sumber ekonomi, makanan, maupun kesempatan kerja dan semakin memperparah kemiskinan.

- Mobilitas penduduk merupakan cara yang dipilih penduduk untuk membantu mengatasi kesulitan ekonomi yang dialaminya dengan mencari peruntungan pekerjaan hingga ke Kota Semarang.

(5)

- Tingkat ketergantungan ekonomi penduduk di Desa Timbulsloko terhadap kehidupan di Kota Semarang menunjukkan adanya urban bias policy yang memberikan porsi pembangunan lebih besar di kota dan menjadi magnet bagi penduduk perdesaan.

CRITICAL REVIEW

JUDUL: menurut pembaca judul jurnal sudah cukup jelas menggambarkan substansi dan lokasi dari penelitian ini.

ABSTRAK: ditulis dengan sangat lengkap dan menarik, penulisan metode penelitian secara padat dan hasil penelitian yang dianggap menarik oleh peneliti pun dituliskan di bagian abstrak ini sehingga sebagai pembaca kita akan menelusuri lebih dalam temuan menarik tersebut yang ternyata menggambarkan dampak banjir rob di wilayah penelitian.

KATA KUNCI: kata kunci jurnal terdiri dari 3 kata yang menggambarkan isi dari tulisan yaitu mobilitas penduduk, kemiskinan, dan ketahanan pangan. Namun menurut pembaca mungkin sebaiknya bisa menambahkan kata banjir rob sebagai salah satu tambahan kata kunci. Bencana ini menjadi kata kunci karena merupakan penyebab dari terjadinya kemiskinan, mobilitas penduduk, dan isu ketahanan pangan di daerah penelitian.

PENDAHULUAN: penjelasan tentang kondisi wilayah geografis dan sosial ekonomi masyarakat di wilayah penelitian digambarkan dengan lengkap dan terstruktur sehingga memudahkan pembaca memahaminya.

METODE: metode penelitian sudah lengkap dituliskan, mulai dari pemilihan wilayah, desain penelitian yang digunakan dengan mix method, jumlah populasi dan sampel yang dianggap mewakili sesuai Rumus Slovin, variabel-variabel penelitian untuk masing- masing metode hingga pada gambar peta wilayah penelitian yang jelas terlihat.

HASIL PENELITIAN:

- Tidak dicantumkannya tahun pelaksanaan penelitian lapangan di bagian awal subbagian metode penelitian. Gambar hasil pengolahan data yang menunjukkan data series beberapa tahun yang memberikan informasi tahun penelitian. Penulisan tahun ini pun berdampak pada data-data yang disajikan, seperti penulisan angka Garis

(6)

Kemiskinan sebesar Rp351.348 di halaman 62 tidak diberikan keterangan data tersebut pada tahun berapa.

- Di pembahasan kemiskinan, tidak terdapat keterangan proporsi jumlah penduduk miskin dan tidak miskin, tapi langsung merujuk ke pengeluaran konsumsi makanan dari rumah tangga miskin. Mungkin akan lebih baik jika persentase penduduk miskin dan tidak miskin disebutkan sebagai gambaran kondisi ekonomi masyarakat.

- Terdapat penjelasan tentang bantahan Hukum Ravenstein yang mengaitkan antara jarak dengan migrasi terbantahkan. Penjelasan tentang bantahan hukum tersebut dideskripsikan dengan lengkap dan menjadi pengetahuan baru terkait teori-teori mobilitas penduduk.

- Adanya penulisan berulang dengan makna sama yang mungkin terlewatkan oleh penulis ketika melakukan penyuntingan (editing) seperti pada potongan kalimat di bawah ini:

KESIMPULAN: dijelaskan dengan padat dan lengkap tentang hasil penelitian yang telah dijelaskan sebelumnya.

DAFTAR PUSTAKA: penulisan daftar pustaka sudah sesuai dengan aturan penulisan.

(7)

LAMPIRAN

DAFTAR PUSTAKA

1. Giyarsih S.R. (2010). Pola Spasial Transformasi Wilayah di Koridor Yogyakarta- Surakarta. Forum Geografi 24 (1) : 28-38

2. Giyarsih S.R., Abdi. Z., Ma’mun. S., Hasanati. S., Sitohang. L.L., & Junaidi, I.A.(

2011). Analisis Karakteristik Sosial Ekonomi dan Sinergisme Kelembagaan Sebagai Bentuk Pengelolaan DAS Terpadu. Potensi dan Permasalahan Lingkungan di Daerah Aliran Sungai (DAS) dan Wilayah Pesisir. Badan Penerbit Fakultas Geografi UGM, Yogyakarta

3. Giyarsih S.R., & Dalimunthe. S.A. (2012). Surviving the Bantul Earthquake:

Perspective from Livelihood Aspecte. Community Approach to Disaster. Gadjah Mada University Press.

4. Giyarsih S.R. (2012). Sinergisme Spasial dan Sinergisme Fungsional Sebagai Bagian Penting Untuk Kerjasama Antar Daerah di Koridor Antar Kota. Prosiding Seminar Nasional Informasi Geospasial Untuk Kajian Kebencanaan Dalam Pelaksanaan Pembangunan Berkelanjutan dan Pengembangan Kecerdasan Spasial Masyarakat di Surakarta 22 Maret 2012 : 222-232.

5. Giyarsih S.R. (2012). Pola Spasial Kepadatan Unit Aktivitas Sektor Informal di Ruang Publik Perkotaan di Kota Yogyakart. Prosiding Seminar Nasional Informasi Geospasial Untuk Kajian Kebencanaan Dalam Pelaksanaan Pembangunan Berkelanjutan dan Pengembangan Kecerdasan Spasial Masyarakat di Surakarta 22 Maret 2012 : 233-239.

6. Giyarsih S.R. (2012). Koridor Antar Kota Sebagai Penentu Sinergisme Spasial, Kajian Geografi Yang Semakin Penting. Jurnal Tata Loka 14 (2): 90-97.

7. Giyarsih S.R. (2012). Dampak Transformasi Wilayah Terhadap Kondisi Kultural Penduduk,Tinjauan Perspektif Geografis. Forum Geografi 26 (2) :120-131

8. Giyarsih S.R. (2012). Strategi Penghidupan Korban Bencana Merapi di Tempat Hunian Sementara di Kecamatan Cangkringan Kabupaten Sleman. Merapi Dalam Kajian Multidisiplin, Badan Penerbit Sekolah Pascasarjana UGM : 155-168

9. Arsanti. V.A., & Giyarsih S.R. (2012). Pengelolaan Sampah oleh Masyarakat Perkotaan di Kota Yogyakarta. Jurnal Sains dan Teknologi Lingkungan 4 (1): 55-66.

10. Akuntomo. P., Suprodjo. S.W., & Giyarsih S.R. (2012). Tingkat Partisipasi Masyarakat Dalam Kegiatan Sosial Budaya Berbasis Konsep Tri Hita Karana di Lingkungan Permukiman Perkotaan di Perumnas Monang Maning Kota Denpasar.

Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota 8 (1): 95-104.

11. Ridwan. U.H., & Giyarsih S.R. (2012). Kualitas Lingkungan Permukiman Masyarakat Suku Bajo di Daerah Yang Berkarakter Pinggiran Kota dan Daerah Berkarakter Perdesaan di Kabupaten Muna. Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota 8 (2):118-125

12. Purwaningsih. E., & Giyarsih S.R. (2012). Penyesuaian Diri Penghuni Rumah Susun Terhadap Lingkungan Tempat Tinggal, Kasus Penghuni Rumah Susun Cokrodirjan Yogyakarta. Prosiding Seminar Nasional tentang Green Urban Policy, di Semarang 4 September 2012: 227-239

13. Akuntomo. P., Suratman., & Giyarsih S.R. (2012). The Application of Tri Hita Karana Concept in the Environment of Perumnas (Public Settlement) Monang Maning in Denpasar Bali Based on the Cultural Component of Environment.

(8)

Proceeding of International Conference on Sustainable Built Environment di Yogyakarta tanggal 10-12 Juli 2012: 393-400

14. Ma’mun S., Giyarsih S.R.,, & Marfai. M.A. (2012). Participation of Coastal Communities in Mangrove Forests Conservation in Pasekan Sub District Indramayu District. Prceeding of International Conference on Sustainable Built Environment di Yogyakarta tanggal 10-12 Juli 2012: 546-554.

15. Akuntomo P., Suratman, & Giyarsih. S.R. (2012). Persepsi Masyarakat Terhadap Konsep Tri Hita Karana di Lingkungan Perumnas Monag Maning Kota Denpasar Provinsi Bali. Prosiding Seminar Nasional Informasi Geospasial Untuk Kajian Kebencanaan Dalam Pelaksanaan Pembangunan Berkelanjutan dan Pengembangan Kecerdasan Spasial Masyarakat, Surakarta 22 Maret 2012 : 208- 214.

16. Giyarsih S.R. (2012). Sinergisme Spasial dan Sinergisme Fungsional Sebagai Bagian Penting Untuk Kerjasama Antar Daerah di Koridor Antar Kota. Prosiding Seminar Nasional Informasi Geospasial Untuk Kajian Kebencanaan Dalam Pelaksanaan Pembangunan Berkelanjutan dan Pengembangan Kecerdasan Spasial Masyarakat di Surakarta 22 Maret 2012 : 222-232.

17. Giyarsih S.R. (2012). Pola Spasial Kepadatan Unit Aktivitas Sektor Informal di Ruang Publik Perkotaan di Kota Yogyakart. Prosiding Seminar Nasional Informasi Geospasial Untuk Kajian Kebencanaan Dalam Pelaksanaan Pembangunan Berkelanjutan dan Pengembangan Kecerdasan Spasial Masyarakat di Surakarta 22 Maret 2012 : 233-239.

18. Giyarsih S.R. (2012). Koridor Antar Kota Sebagai Penentu Sinergisme Spasial, Kajian Geografi Yang Semakin Penting. Jurnal Tata Loka 14 (2) : 90-97.

19. Giyarsih S.R. (2012). Dampak Transformasi Wilayah Terhadap Kondisi Kultural Penduduk,Tinjauan Perspektif Geografis. Forum Geografi 26 (2) :120-131

20. Giyarsih S.R. (2012). Strategi Penghidupan Korban Bencana Merapi di Tempat Hunian Sementara di Kecamatan Cangkringan Kabupaten Sleman. Merapi Dalam Kajian Multidisiplin, Badan Penerbit Sekolah Pascasarjana UGM : 155-168

21. Giyarsih S.R. & Alfana M.A.F. (2013). The Role of Urban Area as the Determinant Factor of Population Growth. Indonesian Journal of Geography 45(1): 25-36 22. Giyarsih S.R., & Alfana. M.A. F. (2013). Livelihood Strategies of Informal Sector in

Urban Area (Particular Reference from Angkringan Merchant in Yogyakarta City.

Proceeding of Internatonal Seminar, Utilizaion of Geospatial Information to Raise Environmental Awareness in Realizing the Nation Character, di Surakarta 3th-4th November 2012 : 321-327

23. Giyarsih S.R., & Dalimunthe S.A. (2013). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kualitas Permukiman Pasca Gempa Bumi di Kecamatan Pleret Kabupaten Bantul.

Jurnal Tataloka 15 (1) : 28-38

24. Giyarsih S.R.,Listyaningsih U., & Sarmita. I.M. (2013). Pedagang Angkringan Sebagai Entitas Ekonomi di Kota Yogyakarta : Pelarian atau Menjanjikan?.Jurnal Patrawidya 14 (2) : 211-230

25. Giyarsih S.R., U.Listyaningsih., & S.R. Budiani. 2013. Aspek Sosial Banjir Lahar., Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.

26. Tuloli. Y., Yunus H.S., & Giyarsih S.R. (2013). Proses Perubahan Spasial Kota Gorontalo, Konversi Lahan Pertanian Menjadi Lahan Terbangun. Prosiding Pertemuan Ilmiah Tahunan XVI Ikatan Geograf Indonesia, Banjarmasin 2-3 November 2013 : 478-484

(9)

27. Sarwadi A., Giyarsih S.R., & Pramono R.W.D. (2013). Kajian Perluasan Sifat Fisik Kekotaan Kota Yogyakarta di Kawasan Hinterland, Studi Kasus Kawasan Sekitar Kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Prosiding Pertemuan Ilmiah Tahunan XVI Ikatan Geograf Indonesia, Banjarmasin 2-3 November 2013 : 503-514 28. Christiawan P.I., Yunus H.S., & Giyarsih S.R. (2014). The Spatial Patterns of the

Carrying Capacity of Road in Singaraja City, Bali. KKU International Journal of Humanities and Social Sciences : 15-23

29. Saputra I.A., Giyarsih S.R., & Marwasta D. (2014). Faktor Pengaruh Transformasi Wilayah di Kabupaten Klaten. Prosiding Mega Seminar Nasional, Geografi Untukmu Negeri, di Yogyakarta 5 Mei 2014 : 91-102

30. Harini R., Giyarsih S.R., Ariani R.D., & Darusasi R. (2014). Community Adaptation Model of Food Security Due to Global Warming in Kulon Progo. Proceeding of The 6th International Graduate Students and Scholars’ Conference in Indonesia, Yogyakarta November 19-20, 2014: 305-320.

31. Giyarsih S.R. (2014). The Role of Yogyakarta and Surakarta Cities in the Intensity of the Regional Transformation of Two Villages Located in the Yogyakarta-Surakarta Corridor. Romanian Review of Regional Studies X (1): 15-22.

32. Giyarsih S.R. (2015). Kegiatan Digitalisasi Data Kependudukan Berdasarkan Registrasi Penduduk di Desa Sentolo Kecamatan Sentolo Kabupaten Kulonprog.

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 1(1) : 63-66

33. Ramdani D., Giyarsih S.R., & Ariani I. (2015). Peran Pemuda Sarjana Penggerak Pembangunan di Pedesaan (PSP-3) Terhadap Kemandirian Wirausaha Pemuda Dalam Mendukung Ketahanan Ekonomi Wilayah di Kecamatan Dlingo Kabupaten Bantul. Pengembangan Iptek Berbasis Multikultural dan Kearifan Lokal Sebagai Fondasi Kemandirian dan Kedaulatan Bangsa. Badan Penerbit Sekolah Pascasarjana UGM : 1-20.

34. Tajuddin, L., Rijanta R., Yunus H.S., & Giyarsih S.R. (2015). Migrasi Internasional : Perilaku Pekerja Migran di Malaysia dan Perempuan Ditinggal Migrasi di Lombok Timur. Jurnal Kawistara 5 (3) : 310-321.

35. Sriartha, I.P., Suratman., & Giyarsih S.R. (2015). Spatial Zonation Model of Local Irrigation System Sustainability (A Case of Subak System in Bali). Indonesian Journal of Geography 47(2): 142-150

36. Sriartha, I.P., & Giyarsih S.R. (2015). The Effect of Regional Development on The Sustainability of Local Irrigation System (A Case of Subak System in Badung Regency, Bali Province). Forum Geografi 29 : 31-40.

37. Giyarsih S.R., & Fauzi N. (2016). Factors That Affect Urban Sprawl Symptoms in Sub Urban Areas of Yogyakarta. Proceeding of The 8th International Graduate Students and Scholars’ Conference in Indonesia (IGSSCI, Yogyakarta 26-27 October 2016: 314-329.

38. Anjarsariningtyas, R., Laksmiasri W., Pratiwi A.A., & Giyarsih S.R. (2016). Food Security in Urban Sprwal Effected Area : Case Study in Sub Districts on The Outskirts of Yogyakarta City. Proceeding of The 13th International Asian Urbanization Conference, di Yogyakarta, January 6-8, 2016 : 713-718

39. Harini, R., Rahayu E., Sarastika T., & Giyarsih S.R. (2016). Adaptation Strategy of Communities Facing Coastal Hazard in Demak Coastal Area. Proceeding of The 8th International Graduate Students and Scholars’ Conference in Indonesia (IGSSCI, 26-27 October 2016: 314-329

(10)

40. Alviawati, E., Rijanta R., & Giyarsih S.R. (2016). Household Livelihood Strategies of Dairy Cattle Farmers in Kepuharjo Village, Pre and Post 2010 Merapi Volcano Eruption. Romanian Review of Regional Studies XI (1): 91-98.

41. Abadi, R., Ritohardoyo S., & Giyarsih S.R. (2016). Persepsi dan Motivasi Masyarakat Lokal Terhadap Program Transmigrasi Pasca Konflik di Kabupaten Aceh Barat Provinsi Aceh. Jurnal Kawistara 6 (2) : 188-197

42. Shofa. M A., Riyono B., & Giyarsih S.R. (2016). Peran Pemuda Dalam Pendampingan Mahasiswa Difabel dan Implikasinya Terhadap Ketahanan Pribadi Pemuda (Studi di Pusat Layanan Difabel (PLD) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta).

Jurnal Ketahanan Nasional 22 (2) : 199-216

43. Hatam, R., Rijanta R, Yunus H.S., & Giyarsih S.R. (2016). Transformation of Land Use in Kota Utara Subdistrict Kotamobagu City From 2000-2013. International Multidisciplinary e-Journal (An International Peer Reviewed, Refereed Journal) 5(9): 31-38

44. Setyono, J.S. Yunus H.S., & Giyarsih S.R. (2016). Spatial Pattern of Urbanization and Small Cities Development in Central Java : A Case Study of Semarang- Yogyakarta-Surakarta Region. Journal of Geomatic and Planning. 3(1): 53-66 45. Putri, R.F., Wibirama S., Sukamdi., & Giyarsih S.R. (2017). Sand Dune Conservation

Assessment in Coastal Area Usng Alos Palsar DlnSAR Technique. Journal of Urban and Environmental Engineering 11(1) : 9-29

46. Sriartha, I.P., & Giyarsih S.R. (2017). Subak Edurance in Facing External Development in South Bali, Indonesia. International Research Journal of Management, IT & Social Sciences (IRJMIS) 4 (4) : 20-30, http://ijcu.us/online/journal/index.php/irjmis, DOI http://dx.doi.org/10.

21744/irjmis.v4i4.494

47. Setyono, J.S., Yunus H.S., & Giyarsih S.R. (2017). Pengelolaan Kota-Kota Kecil di Jawa Tengah : Studi Kasus Pada Empat Kota Kecil di Wilayah Joglosemar. Jurrnal Tataloka 19 (2): 142-162. http://www.ejournal2.undip.ac.id/index.php/tataloka 48. Murwani, P., Rijanta R., Giyarsih S.R., & Khakim N. (2017). Circular Mobility of

Migrants in Small Islands: A Case Study of Migrantsin Lease Islands to Ambon City.

International Multidisciplinary e-Journal (An International Peer Reviewed, Refereed Journal), 6 (7) : 37-45; ISSN: 2277-4262, http://www.shreeprakashan.com/Documents/20170726093943437.5.%20Prapti%20 Murwani.pdf

49. Arif, D.A., Mardiatno D., & Giyarsih S.R. (2017). Kerentanan Masyarakat Perkotaan Terhadap Bahaya Banjir Di Kelurahan Legok Kecamatan Telanipura Kota Jambi.

Majalah Geografi Indonesa 31 (1) : 1-11

50. Giyarsih S.R.,& Marfai, M.A. (2017). Regional Transformation in Semarang City, Indonesia. Journal of Urban and Regional Analysis IX (2) : 129-139

51. Giyarsih S.R. (2017). Regional Management of Areas with Indications of Urban Sprawl in the Surrounding Areas of Universitas Muhamadiyah Yogyakarta, Indonesia. Indonesian Journal of Geography 49 (1) : 35-41, DOI https://dx.doi.org/10.22146/ijg2323

52. Putra M., Giyarsih S.R., & Kurniawan A. (2017). Sektor Unggulan dan Interaksi Antar Wilayah Pada Kawasan Strategis Nasional Perkotaan MEBIDANGRO. Jurnal Wilayah dan Lingkungan 5 (3) : 181-187

(11)

53. Giyarsih S.R., & Marfai M.A. (2018). The Perception of Stakeholders on Regional Transformation on the Outskirts of Yogyakarta City, Indonesia. Geojournal 83 : 983- 991

54. Putri R.F., Wibirama S., Sukamdi., & Giyarsih S.R. (2018). Population Condition Analysis of Jakarta Land Deformation Area. IOP Conf. Series : Earth and Environmental Science 148 (2018)012007 doi : 10.1088/1755-1315/148/1/012007.

ICERM 2017 IOP Publishing.

55. Putri R.F., Wibirama S., Giyarsih S.R., Pradana A., & Kusmiati Y. (2018). Landuse Change Monitoring and Population Density Analysisi of Penjaringan, Cengkareng, and Cakung Urban Area in Jakarta Province. Paper Presented in the International Conference on Science and Technology (ICST 2018) held on 7-8 August 2018 in Yogyakarta, Indonesia, organied by Universitas Gadjah Mada

56. Kaho H.E.D.P.R., & Giyarsih S.R. (2018). Kualitas Permukiman di Basin Wonosari dan Perbukitan Karst Gunungsewu di Kabupaten Gunungkidul. Majalah Geografi Indonesia 32 (1) :68-76

57. Choirunnisa A.K., & Giyarsih S.R. (2018). The Socioeconomic Vulnerability of Coastal Communities to Abrasion in Samas, Bantul Regency, Indonesia.

Quaestiones Geographicae 37 (3) : 115-126

58. Setyawan A., Gunawan T.,Dibosaputra S,. & Giyarsih S.R. (2018). Jasa dan Etika Lingkungan Untuk Pengendalian Air dan Banjir Sebagai Dasar Pengelolaan DAS Serang. Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota Vol 14, No 4 : 241-251

59. Yetti A., Giyarsih S.R., & Pangaribowo E.H. (2018). Kajian Ketimpangan Wilayah di Kawasan Subosukowonosatren Tahun 2001-2016. Kawistara 8 (3) : 288-295 60. Pradika M.I., Giyarsih S.R., & Hartono. (2018). Peran Pemuda Dalam Pengurangan

Risiko Bencana Dan Implikasinya Terhadap Ketahanan Wilayah Desa Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Ketahanan Nasional 24 (2) :261-286

61. Nastiti F.N.,& Giyarsih S.R. (2019). Green Open Space in Urban Areas : A Case in the Government Office of Boyolali, Indonesia. Regional Science Inquiry, XI (2) : 19-28

62. Fauziyah, C., Priyambodo, T.K. & Giyarsih S.R. (2019). Kontribusi PT. Telkom dalam Pengembangan UMKM Perkotaan di Kota Yogyakarta. Majalah Geografi Indonesia 33 (2) : 14-21

63. Shara, A. R. I. D., Listyaningsih. U.,& Giyarsih S.R. (2019). Analisis Sebaran Spasial Pengemis di Kawasan Sanglah Denpasar. Media Komunikasi Geografi 20 (2) : 150- 160.

64. Putri, R.F., Giyarsih S.R., Naufal, M., Dwiputra, D.S., Wibirama, S., Sumantyo, J.T.S. (2019). The Impact of Population Pressure on Agricultural Land Toawrds Food Suffiency (Case in West Kalimantan Province, Indonesia. IOP Conference Series : arth and Environmental Science 256 (2019) 012050 doi 10.1088/1755- 1315/256/1/012050

65. Saputra, W., Giyarsih S.R., & Pitoyo, A.J. (2019). Effects of Disruptive Innovation on the Employment Status and Income of Migrants and Non Migrants Engaging in Online Transportation, the City of Palembang. Proceeding of the International Conferences on Information System and Technology (CONRIST) : 261-265

66. Alabshar, N., & Giyarsih S.R. (2020). Factors Infuencing the Prosperity of Migrants in Indonesia. Solid State Technology 63 (3) : 4358-4372.

(12)

67. Saputra, W., Giyarsih S.R., & Pitoyo, A.J. (2020). Employment Status Transformation of Online Transportation Workers at the City of Palembang in the Demographic Bonus Era. Solid State Technology 63 (1) : 1390-1402

68. Saputra, W., Giyarsih S.R., & Pitoyo, A.J. (2020). Redefinition of the Employment Status and Income Transformation of Online Transportation Workers in Palembang, Indonesia. Solid State Technology 63 (3) : 4419-4433

69. Giyarsih S.R., & Harini, R. (2020). The Social and Demographic Characteristics of Vulnerable Communities on the Outskirts of Yogyakarta City, Indonesia. Solid State Technology 63 (3): 4373-4387

70. Giyarsih S.R., & Harini R. (2020). Roles of University Campuses in Building the Capacity of Vulnerable Communities in Urban Fringe of Yogyakarta, Indonesia.

Solid State Technology 63 (3) : 4388-4401

71. Rahmawati, S.S., Sudrajat.,& Giyarsih, S.R. (2020). Analysis of Settlements along Abandoned Railway Tracks in Majalaya Subdistric, Bandung Regency, Indonesia.

Forum Geografi 34 (1) : 51-65

72. Saputra, W., Giyarsih, S.R., & Pitoyo, A. J. (2020). Online Transportation Workers in Palembang City : Context and Characteristics. IOP Conferences Earth and Environmental Sciences 451 (2020) 012100, doi 10.1088/1755-1315/451/1/012100 : 1-8

73. Amri, I., & Giyarsih, S.R. (2020). Quantifying urban physical growth types in Banda Aceh City after the 2004 Indian Ocean Tsunami. The 1st Geosciences and Environmental Sciences Symposium (ICST 2020) E3S Web of Conferences 200 : 1- 6.

74. Purwatiningsih, S.E., Sukamdi., & Giyarsih, S.R. (2020). Timor Leste Population on Internal Migration, in the Analysis of Direction, Flow, Pathways, Boundaries, and International Procedures. The 1st Geosciences and Environmental Sciences Symposium (ICST 2020) E3S Web of Conferences 200 : 1-9

75. Purwatiningsih, S.E., Sukamdi., & Giyarsih, S.R. (2020). The Comparative Analysis of TL-SDI Values, Within the Area of Administrative Posts in the Municipality of Oecusse. The 1st Geosciences and Environmental Sciences Symposium (ICST 2020) E3S Web of Conferences 200 : 1-10

76. Nuranisa., Mei. E.T.W., Giyarsih, S.R., Sukmaniar., Saputra, W.,& Putri, M.K.

(2020). Socioeconomic Vulnerability Level in the Demographic Bonus Era among Musi Riverbanks Community, the City of Palembang. TEST Enginnering A Management : 6493-6502

77. Shara, A. R I. D., Listyaningsih, U., & Giyarsih, S.R. (2020). Differences in the Spatial Distribution and Characteristics of Urban Beggars : The Case of the Sanglah District in Denpasar (Indonesia). Quaestiones Geographicae 39 (4) : 109-119 78. Amri, I., & Giyarsih, S.R. (2020). Monitoring Urban Physical Growth in Tsunami

Affected Areas : A Case Study of Banda Aceh City, Indonesia. Geojournal 85 (6) 79. Satriawan D., Pitoyo A.J., Giyarsih S.R. (2020). Cakupan Kesehatan Universal

(UHC) Pekerja Sektor Informal di Indonesia. Tata Loka 22 (4) : 556-572

80. Jannah R., Giyarsih S.R., & Marwasta D. (2021). Feasibility of Determining Padukuhan Blotan As Slum Settlement in Sleman Regency : Perspective From Community and Local Government. Book Chapter Empowering Human Development Through Science and Education : 177-186

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian diperoleh masing-masing model antrian di bagian Pendaftaran, bagian Cek Tekanan Darah, dan bagian Pengambilan Obat adalah (G/G/1) : (FIFO/ ∞ / ∞ ), dimana waktu

Lebih jauh lagi, peneliti berpendapat bahwa sebenarnya sosok Ilahi sama sekali tidak menyuruhnya untuk mengirim surat, keputusan untuk mengirim surat kepada sang suami

Manifestasi klinis gastrointestinal meliputi gejala nyeri kolik abdomen yang terlokalisir pada daerah epigastrik, periumbilikalis, bertambah berat dengan diberikan makanan

Hasil penelitian ini yaitu berupa menganalisis, (a) bentuk tindak tutur direktif memohon dalam surat izin siswa di Kabupaten Karanganyar, dan (b) penerapan

Bina Keluarga Remaja yang selanjutnya disingkat BKR adalah wadah kegiatan yang beranggotakan keluarga yang mempunyai remaja usia 10 (sepuluh) sampai dengan 24 (dua puluh empat)

Berdasarkan penelitian dan pembahasan pada bab sebelumnya dapat disimpulkan bahwa : (1) Aktifitas belajar siswa pada siklus I masih sangat rendah, tetapi setelah diadakan

Diagnosa Penyakit Bakterial Pada Ikan Nila Oreocrhomis niloticus Yang Di Budidaya Pada Jaring Tancap Di Danau Tondano.. Badan Pusat

 Episode yang sekarang harus memenuhi kriteria untuk episode depresif ringan ataupun sedang Gangguan Afektif Bipolar, Episode Kini Depresif Berat Tanpa Gejala Psikotik.. 