• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hubungan Antara Dukungan Sosial Keluarga Dengan Subjective Well-Being Pada Guru Honorer Di Kabupaten Sambas

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Hubungan Antara Dukungan Sosial Keluarga Dengan Subjective Well-Being Pada Guru Honorer Di Kabupaten Sambas"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Dengan gaji yang tidak layak, maka seorang guru honorer tidak dapat memenuhi kesejahteraan psikologisnya, oleh sebab itu seorang guru honorer membutuhkan dukungan sosial

Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan : (1) Ada hubungan positif yang sangat signifikan antara self esteem dengan subjective well being pada siswa

4.3 : Diagram Psychological Well-Being Pada Guru Honorer Sekolah Dasar Dimensi Hubungan Positif Dengan Orang Lain

Hasil Penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang sangat signifikan antara self-efficacy dan dukungan sosial dengan subjective well-being pada ODHA di Yayasan Victory

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara dukungan sosial dengan motivasi kerja pada guru honorer di Kecamatan

Faktor umum yang mempengaruhi subjective well-being ketiga subjek, yaitu self esteem (harga diri), kepribadian, pekerjaan, penghasilan, keyakinan (agama), keluarga,

Dalam penelitian yang dilakukan oleh Septina (2016) menunjukkan bahwa ada hubungan positif antara dukungan sosial keluarga dengan psychological well-being pada guru

Hasil yang diperoleh adalah terdapat 66,7% guru honorer yang menunjukan Subjective Well-Being yang Tinggi dan sebanyak 33,3% guru honorer yang menunjukan Subjective Well-Being yang