• Tidak ada hasil yang ditemukan

2.+Konsep+Biaya+Untuk+Pengambilan+Keputusan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "2.+Konsep+Biaya+Untuk+Pengambilan+Keputusan"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

KONSEP

KONSEP BIAYA BIAYA UNTUKUNTUK

PENGAMBILAN KEPUTUSAN MANAJEMEN PENGAMBILAN KEPUTUSAN MANAJEMEN

A.

A. Istilah Istilah Cost Cost dan dan Expense dan Expense dan LossLoss

Didalam praktek bi

Didalam praktek bisnis istilah Cost snis istilah Cost (Biaya), Expense (Biaya), Expense (Beban) dan Loss (rugi)(Beban) dan Loss (rugi) Sepintas lalu tidak memiliki perbedaan karena ketiganya telah menyebabkan Sepintas lalu tidak memiliki perbedaan karena ketiganya telah menyebabkan  berkurangnya

 berkurangnya nilai nilai yang yang dimiliki dimiliki perusahaan, perusahaan, namun namun untuk untuk kepentingan kepentingan perencanaan perencanaan ,,  pengendalian dan pengukuran pr

 pengendalian dan pengukuran prestasi estasi ketiga istilah itu harus dikelola secara benarketiga istilah itu harus dikelola secara benar Gambar berikut dapat digunakan untuk menjelaskan perbedaan antara Cost

Gambar berikut dapat digunakan untuk menjelaskan perbedaan antara Cost , Expense , Expense dan dan  Loss

 Loss

Dari gambar diatas dapat didefinisikan bahwa; Dari gambar diatas dapat didefinisikan bahwa; Cost (Biaya)

Cost (Biaya) : Ialah pengorbanan sumber : Ialah pengorbanan sumber daya ekonomi yang daya ekonomi yang sengaja dilakukansengaja dilakukan ditujukan untuk

ditujukan untuk MendapatkanMendapatkan barang/ jasa  barang/ jasa yang mempunyai manfaatyang mempunyai manfaat

dimasa datang (Future benefit)

dimasa datang (Future benefit)

Expense (Beban) :

Expense (Beban) :

Ialah pengorbanan sumber daya ekonomi yang sengaja dilakukan Ialah pengorbanan sumber daya ekonomi yang sengaja dilakukan ditujukan untuk

ditujukan untuk MendapatkanMendapatkan barang/ jasa  barang/ jasa yang langsung ‘habis’yang langsung ‘habis’

dikonsumsi didalam kegiatan perusahaan dalam rangka menciptakan

dikonsumsi didalam kegiatan perusahaan dalam rangka menciptakan

 penghasilan

 penghasilan

Loss

Loss (rugi) (rugi) : : IalahIalah pengorbanan sumber daya e pengorbanan sumber daya ekonomi yang tidak sengaja dilakukankonomi yang tidak sengaja dilakukan atau atidak terhidarkan yang tidak memberikan manaat secara ekonomis atau atidak terhidarkan yang tidak memberikan manaat secara ekonomis Proses terjadi

Proses terjadi sifat terjadisifat terjadi   TujuanTujuan TerminologyTerminology

Sengaja Sengaja dgn dgn rencana rencana Tanpa Tanpa rencana rencana / tdk / tdk ter-kendali kendali Mendapatkan b

Mendapatkan barang/ jasa arang/ jasa yangyang mempunyai manfaat dimasa mempunyai manfaat dimasa datang (Future benefit) datang (Future benefit)

Mendapatkan

Mendapatkan barang/ jasa barang/ jasa yangyang langsung ‘habis’ dikonsumsi langsung ‘habis’ dikonsumsi didalam kegiatan perusahaan dalam didalam kegiatan perusahaan dalam rangka menciptakan penghasilan rangka menciptakan penghasilan

BIAYA / BIAYA / COST COST BEBAN / BEBAN / EXPENSE EXPENSE KERUGIAN KERUGIAN /LOSS` /LOSS` Pengorbahan Pengorbahan Sumber  Sumber dayadaya Ekonomi Ekonomi

(2)

a. Pengelompokkan menurut fungsi.

Biaya Produksi : Biaya yang berkaitan dengan pembuatan produk

Biaya Pemasaran : Biaya yang terkait dengan aktivitas pemasaran barang / jasa Biaya Umum : Biaya yang terkait dengan aktivitas pendukung didalam bisnis Biaya Keuangan : Biaya yag dikeluarkan sehubungan dengan pengadaan dana.  b. Unsur /Komponen Biaya Produksi.

Biaya Bahan langsung : Yaitu Bahan Baku yang merupakan bahan yang integral dari  produk jadi, biasanya biaya ini memiliki ratio pasti dengan output yang dihasilkan

Biaya pah Langsung : Yaitu tenaga kerja yang dapat di indentifikasikan kepada setiap satuan produk baik secara fisik maupun secara manajerial

Biaya Overhead Pabrik: Yaitu biaya-biaya lainnya yang terjadi didalam pabrik yang sifatnya membantu proses pembuatan produk; Yang umum dikelompokkan sebagai Biaya Overhead Pabrik.:

-Bahan Pembantu -Upah Tidak langsung -Supervisi -Utilitas (listrik/air)

-Supplies Pabrik -Depresiasi Mesin,gedung pabrik -Lisensi/ Patent -Asuransi Pabrik

-Pemeliharaan c. Objek Biaya

Biaya langsung : yaitu Biaya yanag secara nyata dapat dialokasikan terhadap produk Biaya Tidak langsung: Biaya yang dialokasikan melalui pertimbangan (justifikasi) dari pihak manajemen

d. Departemen/ Unit kerja

Produksi : Unit kerpa yang kegiatannya melakukan proses produksi

Pelayanan/Jasa : Unit kerja Pembantu yang memberikan jasa penunjang didalam bisnis secarf menyeluruh. Misalnya Unit kerja Bengkel/Servis, Unti kerja Power (tenaga listrik).

e. Kaiatan dengan Volume Aktivitas

Biaya Variabel : Biaya yang Totalnya berubah-ubah jika terjadi perubahan Aktivitas Biaya Tetap : Biaya yang totalnya tetap ketikak terjadi perubahan volume aktivitas f. Masa manfaat

Biaya modal (Capital Expenditure) : yaitu Biaya yang memilikimanfaat jangka panjang atau lebih dari 1 tahun

Biaya Pendapatan (Revenue Expenditure) : Yaitu Biaya yang memberikan manfaat  jangka pendek atau kurang dari satu tahun, biaya ini secara langsung diakui sebagai  beban didalam periode akuntansi berjalan

(3)

C. Pengendalian Biaya

Dikaitkan dengan kewenangan manajemen didalam mengendalikan , biaya-biaya yang terjadi dapat digolongkan menjadi

a. Biaya terkendali (Controllable Cost)

Biaya terkendali ialah biaya yang keberadaanya dapat dikontrol atau dikendalikan oleh manajer pada unit kerja dimana biaya itu terjadi. Biaya Variabel pada umumnya

 bersifat terkendali. Berikut adalah ciri-ciri dari Biaya terkendali: (1) Manajer memiliki wewenang didalam menentukan input (2) Manajer memiliki tanggung jawab terhadap output

(3) Manajer bertanggung jawab terhadap proses  b. Biaya tidak terkendali (Un-controllable cost)

Biaya tidak terkendali ialah biaya-biaya yang dipikul oleh suatu unit kerja tetapi

manajer yang bersangkutan tidak memiliki kewenangan untuk menolak atau mengatur  keberadaannya

c. Biaya terprogram ( Discretionary Cost)

Biaya yang keberadaanya sangat tergantung kepada kebutuhan yang pendek, misalnya  biaya iklan , biaya riset dan pengembangan produk.

d. Biaya Kapasitas (Commited Cost)

Biaya ini disebut juga sebagai biaya berjaga-jaga atau (stand-by cost). Biaya ini timbul dengan tujuan memberikan sarana-prasarana agar kegiatan dapat berjalan

Misalnya, biaya Depresiasi gedung e. Biaya terbenan (Sunk Cost)

Yaitu Biaya yang keberadaanya tidak dapat diubah oleh suatu keputusan masa kini, misalnya merusahaan telah membeli mesin dengan kapasias 100.000 unit, seandainya saat ini kapasitas yang dibutuhkan hanya 40.000 unit maka biaya depresiasi mesin tersebut tidak dapat dengan mudah diturunkan menjadi 40 % dari semula

f. Biaya Kesempatan(Oportunity Cost)

Biaya kesempatan ialah nilai yang terpaksa dikorbankan (tidak dimanfaatkan) karena manejemen memilih alternatif tertentu. Biaya kesempatan hanya timbul didalam

analisis untuk memilih alternatif dan tidak dibayar secara riel, olehkarena itu Biaya kesempatan tidak dilaporkan didalam laporan keuangan seperi biaya yang lainnya. Contoh:

Andi seorang pemilik bengkel mobil saat ini mendapatkan LABA USAHA rata-rata sebesar Rp. 100 juta per bulan. Karena keberhasilannya sebuah peruahaan Mobil yang

(4)

Analisis:

Jika ia menolak tawaran berarti ia telah memilih untuk tetap melanjutkan usahabengkel sendiri dan mengabaikan potensi laba lainnya. Perhitungan dengan konep Biaya

oportunity adalah sbb:

Keuntungan Usaha bengkel (yang dipilih) Rp. 100.000.000,-Biaya Oportunity: (nilai yang dilepas)

Gaji sebagai manajer Rp. 80.000.000,-Bunga Deposito :

7,3% X Rp. 8 milyar / 12 .

50.000.000,-Rp.

130.000.000,-Kerugian Rp.

30.000.000,-Jadi menurut konsep Biaya Oportunity keputusan Andi adalah keliru.

SOAL-SOAL LATIHAN

Soal. 1

Selama beberapa bulan terakhir Divisi A menunjukkan angka kerugian , berikut adalah laporan Laba-rugi bulan terakhir

Divisi A

Laporan Laba/Rugi Bulan Oktober 07

Penjualan Rp. 750.000.000

Biaya Variabel:

Biaya Produksi variabel Rp. 200.000.000

Komisi penjualan 40.000.000

Ongkos Kirim . 30.000.000

Total Biaya Variabel Rp. 270.000.000

Laba Kontribusi Rp. 480.000.000

Biaya Tetap:

Biaya Penyusutan Rp. 80.000.000 Biaya overhead pabrik *) 100.000.000

Gaji Manajer 30.000.000

Iklan 150.000.000

Biaya umum kantor **) 120.000.000 Biaya umum Penjualan**) . 90.000.000

Total Biaya Tetap Rp. 570000.000

Kerugian Rp. 90.000.000

*) Dialokasikan dengan dasar jak kerja langsung **) Dialokasikan berdasarkan Total Rupiah penjualan

(5)

Manajemen puncak menganggap bahwa Divisi ini sangat mengganggu sehingga mulai  bulan berikut kegiatan Divisi A akan dihentikan. Penghentian kegiatan Divisi A tidak

mempengaruhi kegiatan usaha Divisi lainnya. Diminta:

Buatlah analisis, apakah sebaiknya keputusan manajemen puncakk diterima/ditolak? Soal. 2

PT A telah membeli sebuah mesin dengan harga Rp. 800.000.000. Mesin ini disusutkan dengan metode garis lurus selama 16 tahun dengan nilai sisa Nol. Saat ini, setelah mesin tersebut digunakan selama 4 tahun buku , Mesin serupa telah dipasarkan dengan harga Rp. 1.200.000.000 . Keunggulan mesin baru adalah dapat menghemat biaya operasional sebesar Rp. 160.000.000 per tahun. umur ekonomis mesin baru 10 tahun tanpa nilai sisa. Jika ada rencana menukar maka mesin lama dapat dijual dengan harga Rp. 320.000.000. Manajemen telah melakukan analisis sbb:

Penghematan mesin baru 160.000.000 X 10 th Rp. 1.600.000.000 Harga beli mesin baru Rp. 1.200.000.000

Rugi penjualan msn lama . 480.000.000

1.680.000.000 Kerugian jika menukar mesin dengan model baru Rp. 80.000.000 Oleh karena itui manajemen meutuskan untuk TIDAK MENGGANTI mesin Diminta:

1.Apakah keputusan manajemen telah benar (menurut konsep biaya oportunity) 2.Bandingkan Projeksi Biaya yang akan terjdi dari kedua alternatif selama 10 tahun

kedepan. Soal. 3

PT Pabrik kaos “Öblonk“ di Bandung telah membuat laporan Laba rugi menurut segmen pasar yang di jadikan sasaran perusahaan.

Total Ekspor Antar Pulau Lokal

Penjualan 600.000.000 150.000.000 210.000.000 240.000.000 Biaya Variabel 255.000.000 75.000.000 84.000.000 96.000.000 Laba Kontribusi 345.000.000 75.000.000 126.000.000 144.000.000 Biaya Tetap: Penyusutan 33.000.000 9.000.000 10.500.000 13.500.000 Gaji 75.000.000 24.000.000 24.000.000 27.000.000

(6)

umum-Data tersebut menunjukkan bahwa pasaran ekspor tidak begitu memuaskan (Rugi) Diminata:

Apakah Manajemen harus menghentikan kegiatan pasar ekspor

Buatlah analisis untuk menentukan keputusan ini, buatlah perhitungan Laba rugi menurut versi lain yang anda anggap perlu.

Gambar

Gambar berikut dapat digunakan untuk menjelaskan perbedaan antara Cost  , Expense  , Expense  dan  dan

Referensi

Dokumen terkait

Sedangkan untuk bentang < 60m (relatif dari 25 m s/d 60 m tergantung kondisi) digunakan peralatan utama lapangan yang terdiri atas: (a) Alat sondir dengan bor tangan

Arus AC yang mengalir pada sebuah kabel akan memberikan perubahan fluks, sehingga besarnya arus tersebut dapat diukur dengan menggunakan sistem clamp.. ICL 7107 adalah sebuah

Berdasarkan hasil analisis statistik dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) bahwa P2 dan P3 yang di beri konsentrat berbasis onggok dan dedak padi berbeda nyata

(teknologi informasi.. berkaitan dengan segala sesuatu yang berbasis komputer yang digunakan orang untuk melakukan pekerjaan yang berhubungan dengan informasi

Dari uraian yang disampaikan dalam artikel ini dapat diambil kesimpulan bahwa seperti pendidikan di sekolah dasar yang di- selenggarakan oleh Kementrian Pendidikan Nasional,

Kali ini fenomena penurunan kurs ASEAN+3 terjadi, diikuti kenaikan jumlah perolehan suara partai pemerintah (Partai Demokrat) ditambah kemenangan SBY untuk ke-2 kali

Dengan menggunakan CFD, kita dapat mensimulasikan aliran batu bara pada saat melewati V Flow, sehingga kita dapat mengetahui bentuk konstruksi yang paling optimal

Kemudian, saat kelembaban kurang dari sama dengan 70% dan pada saat bersamaan ada air yang jatuh pada pad sensor air YL-83, sensor akan mendeteksi adanya air