BUPATI BLITAR PROVINSI JAWA TIMUR
SALINAN
KEPUTUSAN BUPATI BLITAR
NOMOR : 188/239/409.06/KPTS/2019 TENTANG
STANDAR BIAYA PELAKSANAAN PEMILIHAN KEPALA DESA SERENTAK DI WILAYAH KABUPATEN BLITAR TAHUN 2019
BUPATI BLITAR,
Menimbang : a. bahwa berdasarkan ketentuan Pasal 13A ayat (1) Peraturan Bupati Blitar Nomor 32 Tahun 2018 tentang Perubahan Peraturan Bupati Nomor 35 Tahun 2016 tentang Tatacara Pencalonan, Pemilihan, Pengesahan dan Pengangkatan, Pelantikan serta Pemberhentian Kepala Desa, biaya Pemilihan Kepala Desa dan tugas Panitia Pemilihan Kepala Desa Tingkat Kabupaten dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah;
b. bahwa demi transparansi dan akuntanbilitas pengelolaan biaya Pemilihan Kepala Desa sebagaimana dimaksud perlu ditetapkan Standar Biaya;
c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b perlu menetapkan Keputusan Bupati tentang Standar Biaya Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Serentak Di Wilayah Kabupaten Blitar Tahun 2019;
2
Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah-daerah Kabupaten dalam Lingkungan Propinsi Jawa Timur (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 1950 Nomor 41) sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1965 tentang Perubahan Batas Wilayah Kotapraja Surabaya dan Daerah Tingkat II Surabaya Dengan Mengubah Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah-daerah Kabupaten dalam Lingkungan Propinsi Jawa Timur dan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah-Daerah Kabupaten Kota Besar Dalam Lingkungan Propinsi Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat dan Daerah Istimewa Jogyakarta (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1965 Nomor 19, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 2730);
2. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5234);
3. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 7, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5495);
4. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587), sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 5679);
5. Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 292, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5601);
6. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 123, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5539) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 47 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 157, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5717);
7. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 2014 tentang Dana Desa yang Bersumber Dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 168, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5558) sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2014 tentang Dana Desa yang Bersumber Dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 57, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5864);
8. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2017 tentang Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 73, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6041);
4
9. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 87 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan;
10. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 112 Tahun 2014 tentang Pemilihan Kepala Desa sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 65 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 112 Tahun 2014 tentang Pemilihan Kepala Desa;
11. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 80 Tahun 2015 tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 120 Tahun 2018 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor Nomor 80 Tahun 2015 tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah;
12. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2015 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Desa sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 66 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 82 Tahun 2015 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Desa;
13. Peraturan Daerah Kabupaten Blitar Nomor 4 Tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Blitar Tahun 2016-2021 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Daerah Kabupaten Blitar Nomor 7 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Blitar Tahun 2016-2021;
14. Peraturan Daerah Kabupaten Blitar Nomor 6 Tahun 2016 tentang Pemerintahan Desa;
15. Peraturan Daerah Kabupaten Blitar Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah;
16. Peraturan Daerah Kabupaten Blitar Nomor 16 Tahun 2018 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2019;
17. Peraturan Bupati Blitar Nomor 35 Tahun 2016 tentang Tata Cara Pencalonan, Pemilihan, Pengesahan dan Pengangkatan, Pelantikan serta Pemberhentian Kepala Desa sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Bupati Blitar Nomor 32 Tahun 2018 tentang Perubahan Atas Peraturan Bupati Nomor 35 Tahun 2016 tentang Tata Cara Pencalonan, Pemilihan, Pengesahan dan Pengangkatan, Pelantikan serta Pemberhentian Kepala Desa;
18. Peraturan Bupati Blitar Nomor 44 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Uraian Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Sekretariat Daerah Kabupaten Blitar sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Bupati Blitar Nomor 6 Tahun 2018 tentang Perubahan Atas Peraturan Bupati Nomor 44 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Uraian Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Sekretariat Daerah Kabupaten Blitar;
19. Peraturan Bupati Blitar Nomor 86 Tahun 2018 tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2019 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Bupati Blitar Nomor 8 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Bupati Nomor 86 Tahun 2018 tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2019;
6
MEMUTUSKAN :
Menetapkan :
KESATU : Dengan Keputusan Bupati ditetapkan Standar Biaya Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Serentak Di Wilayah Kabupaten Blitar Tahun 2019, sebagaimana tercantum dalam Lampiran I sampai dengan Lampiran III Keputusan ini.
KEDUA : Standar Biaya sebagaimana dimaksud dalam Diktum KESATU merupakan satuan biaya berupa harga satuan, tarif dan indeks yang ditetapkan untuk menghasilkan biaya komponen keluaran dalam penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Serentak di Kabupaten Blitar Tahun 2019, yang berfungsi sebagai :
a. batas tertinggi; dan b. estimasi
KETIGA : Akan diadakan pembetulan sebagaimana mestinya apabila terdapat kekeliruan dalam penetapan Keputusan ini.
KEEMPAT : Keputusan Bupati ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.
Ditetapkan di Blitar
pada tanggal 16 April 2019 BUPATI BLITAR,
TTD.
RIJANTO SALINAN Keputusan ini disampaikan kepada :
Yth. 1. Sdr. Gubernur Jawa Timur di Surabaya 2. Sdr. Ketua DPRD Kabupaten Blitar; 3. Sdr. Kepala Kepolisian Resort Blitar; 4. Sdr. Kepala Kepolisian Resort Blitar Kota; 5. Sdr. Kepala Kejaksaan Negeri Blitar;
6. Sdr. Ketua Pengadilan Negeri Blitar; 7. Sdr. Inspektur Kabupaten Blitar;
8. Sdr. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Blitar;
9. Sdr. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Blitar;
10.Sdr. Kepala Badan Pengeloaan Keuangan dan Asset Daerah Kabupaten Blitar;
11.Sdr. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Blitar; 12.Sdr. Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Blitar; 13.Sdr. Kepala Bagian Humas dan Protokol Sekretariat Daerah
Kabupaten Blitar;
14.Sdr. Kepala Bagian Layanan Pengadaan Sekretariat Daerah Kabupaten Blitar;
SALINAN LAMPIRAN I KEPUTUSAN BUPATI BLITAR
NOMOR : 188/239/409.06/KPTS/2019
TANGGAL : 16 April 2019
STANDAR BIAYA PELAKSANAAN PEMILIHAN KEPALA DESA SERENTAK DI WILAYAH KABUPATEN BLITAR TAHUN 2019
BUPATI BLITAR, TTD. RIJANTO No URAIAN JUMLAH SATUAN HARGA (Rp.)
I. SATUAN BIAYA HONORARIUM
1. Honor Panitia Pilkades Tingkat Desa orang/bulan Rp. 300.000,00
2. Honor Petugas Pendaftaran Pemilih orang/bulan Rp. 300.000,00
3. Honor Kelompok Penyelenggara Pemungutan
Suara orang/bulan Rp. 300.000,00
4. Honor Petugas Tingkat Kecamatan orang/bulan Rp. 300.000,00
5. Honor Petugas Keamanan orang/hari Rp. 100.000,00
II. SATUAN BIAYA DAN PENGADAAN BARANG DAN JASA
1. Pengadaan Surat Suara
untuk 5 (lima) Calon Kepala Desa lembar Rp. 3.000,00
untuk 4 (empat) Calon Kepala Desa lembar Rp. 2.500,00
untuk 3 (tiga) Calon Kepala Desa lembar Rp. 2.000,00
untuk 2 (dua) Calon Kepala Desa lembar Rp. 1.500,00
2. Pengadaan Surat Undangan lembar Rp. 500,00
3. Pengadaan Segel buah Rp. 1.000,00
4. Pengadaan Bilik Suara
- Bahan kardus buah Rp. 60.000,00
- Bahan kayu atau kayu lapis atau plastik buah Rp. 250.000,00
5. Pengadaan Kotak Suara
- Bahan kardus kotak Rp. 100.000,00
- Bahan kayu atau kayu lapis atau plastik kotak Rp. 300.000,00
6. Kunci dan Gembok set Rp. 70.000,00
7. Pengadaan tinta sidik jari botol Rp. 25.000,00
8. Pengadaan Alat Coblos dan bantalan set Rp. 20.000,00
9. Banner m² Rp. 50.000,00
III. SATUAN BIAYA TRANSPORTASI
1. Sewa kendaraan (roda empat) 1 unit/hari Rp. 966.000,00
2. Biaya uang harian perjalanan dinas orang/hari Rp. 75.000,00
IV. SATUAN BIAYA KONSUMSI
1. Makanan
- Nasi kotak VIP kotak Rp. 50.000,00
- Nasi Kotak VIP biasa kotak Rp. 35.000,00
2. Kue dan minuman
- Kue dan minum (4 macam) Dos Rp. 20.000,00
NOMOR : 188/239/409.06/KPTS/2019 TANGGAL : 16 April 2019
PENJELASAN
STANDAR BIAYA PELAKSANAAN PEMILIHAN KEPALA DESA SERENTAK DI WILAYAH KABUPATEN BLITAR TAHUN 2019
No. BIAYA PENJELASAN
I. SATUAN BIAYA HONORARIUM
1. Honor Panitia Pilkades Tingkat
Desa
Honorarium Panitia Pilkades
diberikan kepada 1 orang Ketua, 1 orang Sekretaris, 1 orang Bendahara dan 4 orang Anggota, terhitung sejak jadwal Pilkades serentak ditetapkan sampai dengan penetapan Calon Kepala Desa selama 4 bulan terhitung sejak bulan Juli Tahun 2019 hingga bulan Oktober Tahun 2019.
2. Honor Petugas Pendaftaran
Pemilih (Pantarlih)
Honorarium Petugas Pendaftaran
Pemilih diberikan kepada 1 orang per RT secara lumpsum.
3. Honor Kelompok Penyelenggara
Pemungutan Suara (KPPS)
Honorarium Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara diberikan kepada paling banyak 7 orang per dusun secara lumpsum.
4. Honor Petugas Tingkat
Kecamatan
Honorarium Petugas Tingkat
Kecamatan yang melaksanakan
pengadaan dan pendistribusian
logistik Pilkades diberikan kepada 5 orang per Kecamatan selama 4 bulan terhitung sejak bulan Juli Tahun 2019 hingga bulan Oktober Tahun 2019.
5. Honor Petugas Keamanan
Honorarium Petugas keamanan di lingkungan TPS yang terdiri dari Linmas.
II. SATUAN BIAYA DAN PENGADAAN BARANG DAN JASA
1. Pengadaan Surat Suara
Digunakan untuk biaya cetak surat suara dengan satuan biaya per lembar dan spesifikasi yang telah
diatur dalam Lampiran III
Keputusan Bupati ini.
2. Pengadaan Surat Undangan
Digunakan untuk biaya cetak surat undangan dengan satuan biaya per lembar.
3. Pengadaan Segel Digunakan untuk biaya pengadaan segel dengan satuan biaya per buah.
4. Pengadaan Bilik Suara Digunakan untuk biaya pengadaan
2 BUPATI BLITAR, TTD. RIJANTO
buah dan spesifikasi yang telah
diatur dalam Lampiran III
Keputusan Bupati ini.
5. Pengadaan Kotak Suara
Digunakan untuk biaya pengadaan bilik suara dengan satuan biaya per kotak dan spesifikasi yang telah
diatur dalam Lampiran III
Keputusan Bupati ini.
6. Kunci dan Gembok
Digunakan untuk biaya pengadaan kunci dan gembok dengan satuan biaya per set.
7. Pengadaan tinta Digunakan untuk biaya pengadaan
tinta dengan satuan biaya per botol.
8. Pengadaan Alat Coblos dan
bantalan
Digunakan untuk biaya pengadaan alat coblos dan bantalan dengan satuan biaya per set.
9. Banner
Digunakan untuk biaya Banner
pelaksanaan kegiatan tahapan
Pilkades Serentak dengan satuan biaya per meter persegi (m²).
III. SATUAN BIAYA TRANSPORTASI
1. Sewa kendaraan (roda empat)
Digunakan untuk sewa kendaraan
dalam mendistribusikan logistik
Pilkades dengan satuan biaya per hari.
2. Biaya uang harian perjalanan
dinas
Digunakan untuk biaya uang harian
dalam mendistribusikan logistik
Pilkades dengan satuan biaya per hari.
IV. SATUAN BIAYA KONSUMSI
1. Makanan
Digunakan untuk biaya makanan dan minuman rapat/pertemuan/ pengamanan dengan satuan biaya per kotak.
2. Kue dan minuman
Digunakan untuk biaya makanan dan minuman rapat/pertemuan/ pengamanan dengan satuan biaya per kotak.
NOMOR : 188/239/409.06/KPTS/2019 TANGGAL : 16 April 2019
SPESIFIKASI BILIK SUARA, KOTAK SUARA DAN SURAT SUARA
Keterangan :
I. Kotak Suara
A. Kotak Suara Dengan Bahan Kardus
1. Spesifikasi bahan yang digunakan adalah karton double wall dengan ketebalan karton minimal 6mm (B/C Flute Double Wall) 2. Bahan karton double wall :
a. Sisi luar : duplex coated minimal 250gram/m²
b. Sisi tengah dan gelombang : medium minimal 150gram/m² c. Sisi dalam : kraft minimal 200gram/m² 3. Gambar double wall :
KOTAK SUARA DUSUN / RW ……….. KOTAK SUARA BILIK SUARA B/C Flute Double Wall ≥ 6 mm
Lapisan dalam : kraft min 200gr/m²
Lapisan tengah dan gelombang : medium min 150gr/m²
Lapisan luar (coating) douplex min. 250 gr/m²
2
4. Bentuk, ukuran dan warna kotak suara yang terbuat dari karton diproduksi dengan ketentuan :
a. Berbentuk kotak dengan ukuran panjang 40cm, lebar 40cm dan tinggi 60cm;
b. pada sisi samping kanan dan kiri kotak suara diberi lubang pegangan untuk mengangkat;
c. tutup kotak suara bagian tengah diberi celah/lubang untuk memasukkan surat suara dengan panjang 18cm dan lebar 1cm;
d. pada sisi depan bagian tengah dipasang tempat untuk memasang gembok atau pengaman lainnya;
e. kotak suara disambung dengan lem kardus dan dapat dijahit kawat;
f. tampilan luar kotak suara berwarna putih; dan
g. pada sisi depan bagian tengah bertuliskan ”Kotak Suara Dusun/RW (nama Dusun/RW....)”;
B. Kotak Suara Dengan Bahan Kayu Atau Kayu Lapis Atau Plastik 1. Kotak suara dapat dibuat dari bahan kayu atau kayu lapis
atau plastik
2. Bentuk kotak suara adalah kotak dengan ukuran sisi samping empat persegi panjang, sisi atas dan bawah bujur sangkar. 3. Ukuran kotak suara dari bahan kayu atau kayu lapis adalah
sebagai berikut :
a. Tinggi kotak = 65 cm
b. Panjang sisi-sisi atas kotak = 50 cm c. Panjang sisi-sisi bawah kotak = 50 cm
d. Panjang celah/lubang pada tutup kotak suara = 18 cm e. Lebar celah/lubang pada tutup kotak suara = 0,8 cm f. Tutup kotak dipasang dengan engsel = 2 buah
g. Tebal kayu/kayu lapis = 2 cm h. Warna = plitur coklat
i. Pada sisi samping kanan dan kiri kotak suara diberi pegangan yang terbuat dari metal dengan spesifikasi sebagai berikut :
1) Diameter metal pegangan = 5 mm 2) Panjang pegangan = 8 cm
3) Lebar pegangan = 5 cm
4) Letak pegangan = 10 cm (di bawah tutup)
5) Pegangan dipasang dengan 4 (empat) buah baut. j. Pada sisi depan bagian tengah dipasang overpal
(gantungan gembok) dilengkapi dengan gembok dan anak kunci minimal 2 (dua) buah.
k. Kotak suara diberi warna dengan cat atau plitur coklat muda.
l. Tutup kotak suara bagian tengah diberi celah/lubang untuk memasukkan surat suara, bentuk celah/lubang dibuat miring agar surat suara tidak dapat diambil kembali.
4. Ukuran kotak suara dari bahan plastik adalah sebagai berikut :
a. Tinggi kotak = 65 cm
b. Panjang sisi-sisi atas kotak = 50 cm c. Panjang sisi-sisi bawah kotak = 48 cm
d. Panjang celah/lubang pada tutup kotak suara = 18 cm e. Lebar celah/lubang pada tutup kotak suara = 0,8 cm f. Tebal plastik = 3 mm
g. Tutup kotak dipasang dengan engsel plastik = 2 buah h. Pada sisi samping kanan dan kiri kotak suara diberi
pegangan dengan spesifikasi sebagai berikut : 1) Diameter pegangan = 5 mm
2) Panjang pegangan = 8 cm 3) Lebar pegangan = 5 cm
4) Letak pegangan = 10 cm (di bawah tutup)
i. Pada sisi depan bagian tengah dipasang overpal (gantungan gembok) dilengkapi dengan gembok dan anak kunci minimal 2 (dua) buah.
j. Kotak suara yang terbuat dari plastik berwarna transparan.
5. Pada satu sisi vertikal bagian depan setiap kotak suara ditempelkan 1 (satu) buah stiker bertulisan Kotak Suara Dusun/RW …….
4
II. Bilik Suara
A. Bilik Suara Dengan Bahan Kardus
1. Spesifikasi bahan yang digunakan adalah karton double wall dengan ketebalan karton minimal 6mm (B/C Flute Double Wall). 2. Bahan karton double wall
a. Sisi luar : duplex coated minimal 250gram/m²
b. Sisi tengah dan gelombang : medium minimal 150gram/m² c. Sisi dalam : kraft minimal 200gram/m² 3. Gambar double wall :
4.
5. Bentuk, ukuran dan warna Bilik Pemungutan Suara yang terbuat dari karton diproduksi dengan ketentuan :
a. Warna putih (dinding bagian luar); b. Ukuran :
1. Lebar bilik kiri dan kanan 50cm; 2. Tinggi bilik sisi kiri dan kanan 60cm; 3. Tinggi bilik sisi tengah 60cm; dan 4. Lebar bilik sisi tengah 60cm.
B. Bilik Suara Dengan Bahan Kayu Atau Kayu Lapis Atau Plastik 1. Bilik suara dapat dibuat dari bahan kayu atau kayu lapis atau
plastik atau metal.
2. Bentuk bilik suara adalah kotak dengan ukuran sisi samping kanan dan samping kiri empat persegi panjang, sisi tengah bujur sangkar.
3. Ukuran bilik suara dari bahan kayu atau kayu lapis adalah sebagai berikut :
a. Lebar bilik kiri dan kanan 50 cm; b. Tinggi bilik sisi kiri dan kanan 60 cm; c. Tinggi bilik sisi tengah 60 cm;
B/C Flute Double Wall ≥ 6 mm
Lapisan dalam : kraft min 200gr/m²
Lapisan tengah dan gelombang : medium min 150gr/m²
Lapisan luar (coating) douplex min. 250 gr/m²
d. Lebar bilik sisi tengah 60 cm; e. Tebal kayu/kayu lapis = 2 cm; f. Warna = plitur coklat;
g. Bilik suara diberi warna dengan cat atau plitur coklat muda. 4. Ukuran bilik suara dari bahan plastik adalah sebagai berikut :
a. Lebar bilik kiri dan kanan 50 cm; b. Tinggi bilik sisi kiri dan kanan 60 cm; c. Tinggi bilik sisi tengah 60 cm;
d. Lebar bilik sisi tengah 60 cm; e. Tebal plastik = 3 mm
f. Bilik suara yang terbuat dari plastik berwarna transparan. III.SURAT SUARA
NO. URAIAN KETERANGAN
1 Surat Suara Dibuat 2 (dua) muka, pada muka
1 (satu) berisi identitas Panitia dan Logo Pemerintah Kabupaten Blitar. Pada muka 2 (dua) berisi gambar Calon Kepala Desa
2 Jenis Kertas HVS 80gram
3 Ukuran Kertas :
untuk 2 (dua) Calon Kepala Desa Panjang 19cm
Lebar 14cm
untuk 3 (tiga) Calon Kepala Desa Panjang 19cm
Lebar 21cm
untuk 4 (empat) Calon Kepala Desa Panjang 19cm
Lebar 28cm
untuk 5 (lima) Calon Kepala Desa Panjang 19cm
Lebar 35cm
4 Ukuran kolom untuk Panitia 6cm x 8cm
5 Ukuran kolom tulisan “SURAT SUARA” 6cm x 8cm
6 Ukuran kolom untuk Nomor Urut Calon
Kepala Desa
1cm x 6cm
7 Ukuran kolom untuk foto
masing-masing Calon Kepala Desa
6cm x 6cm
8 Ukuran nama Calon Kepala Desa 1cm x 6cm
9 Ukuran jarak spasi lipatan kertas 1cm
BUPATI BLITAR,
TTD.