• Tidak ada hasil yang ditemukan

Amelinda Timothea Winata & Rosita Suryaningsih 1

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Amelinda Timothea Winata & Rosita Suryaningsih 1"

Copied!
23
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 4.3.Hasil One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test  Rata2 Sblm SS  Rata2 Ssdh SS
Gambar 4.1 Grafik Histogram Laba Sebelum dan Sesudah Share Split One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test
Tabel 4.7 Hasil Uji Normalitas Laba Perusahaan Share Split Sesudah Treatment  One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test
Tabel 4.10 Hasil Uji Normalitas Abnormal Return Reverse Share Split  One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test
+4

Referensi

Dokumen terkait

Dari hasil penelitian ini juga dapat disimpulkan bahwa Earning Per Share (ESP) dan Dividend Payout Ratio (DPR) berpengaruh terhadap harga saham dengan persentase 18.3% dan sisanya

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Irwan Adi dan Okta Zuriani (2006) mengenai Stock Split , Fraksi Perdagangan, dan Likuiditas Saham di Bursa Efek Jakarta menyatakan

Menurut mereka, perusahaan yang melakukan split pada sahamnya akan menarik investor dengan semakin rendahnya harga saham sehingga akan menyebabkan bertambahnya jumlah.

Tingkat harga saham setelah stock split akan mengubah posisi perusahaan pada kelompok yang memiliki nilai saham rendah sehingga mengakibatkan kepercayaan investor terhadap

Menurut Mohamad (2006: 204) faktor mikro yang mempengaruhi harga saham adalah laba bersih per saham, laba usaha per saham, nilai buku per saham, rasio ekuitas

Menurut Suad Husnan (2004:7) mengatakan bahwa “ bagi perusahaan yang menerbitkan saham di pasar modal, harga saham yang diperjualbelikan di bursa merupakan

Return On Asset, Return On Equity, dan Earning Per Share berpengaruh secara simultan terhadap harga saham pada perusahaan farmasi tahun 2012-2016 yang ditunjukkan dengan nilai sig

63 keuntungannya adalah harga saham menjadi lebih murah”.101 Menurut Meri Wulan Mayang Sari yang menyatakan bahwa: “Stock split adalah pemecahan jumlah lembar saham menjadi jumlah