• Tidak ada hasil yang ditemukan

Laporan AMDAL Jalan TOL

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Laporan AMDAL Jalan TOL"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

BAB I BAB I

PENDAHULUAN PENDAHULUAN 1.1

1.1 Latar BelakangLatar Belakang

Penambahan gerbang tol serang timur sangat diperlukan, karena dilihat dari peningkatan Penambahan gerbang tol serang timur sangat diperlukan, karena dilihat dari peningkatan kendaraan yang melalui tol serang timur relatif banyak sehingga sering terjadi kemacetan kendaraan yang melalui tol serang timur relatif banyak sehingga sering terjadi kemacetan yang cukup panjang. Salah satu solusi untuk penyelesain tentang masalah ini yaitu dengan yang cukup panjang. Salah satu solusi untuk penyelesain tentang masalah ini yaitu dengan menambahkan gerbang tol dan pelebaran jalan tol. Pembangunan pelebaran jalan tol serang menambahkan gerbang tol dan pelebaran jalan tol. Pembangunan pelebaran jalan tol serang timur mempunyai manfaat besar bagi masyarakat dan pembangunan daerah. Manfaat yang timur mempunyai manfaat besar bagi masyarakat dan pembangunan daerah. Manfaat yang didapat antara lain : mengurangi tingkat kemacetan, memberikan kenyaman bagi pengguna didapat antara lain : mengurangi tingkat kemacetan, memberikan kenyaman bagi pengguna  jalan,

 jalan, meningkatkan meningkatkan pembangunan pembangunan daerah daerah serang, serang, membangkitkan membangkitkan aktivitas aktivitas ekonomi ekonomi sertaserta menjadi penunjang investasi.

menjadi penunjang investasi.Direktur Operasi PT Marga Mandala Sakti Sunarto SastrowiyotoDirektur Operasi PT Marga Mandala Sakti Sunarto Sastrowiyoto mengatakan, tol Tangerang - Merak yang menjadi tanggungjawabnya telah memenuhi mengatakan, tol Tangerang - Merak yang menjadi tanggungjawabnya telah memenuhi seluruh persyaratan standar pelayanan minimal yang ditetapkan Kementerian Pekerjaan seluruh persyaratan standar pelayanan minimal yang ditetapkan Kementerian Pekerjaan Umum."Sudah menjadi kewajiban bagi kami selaku operator untuk memenuhi seluruh Umum."Sudah menjadi kewajiban bagi kami selaku operator untuk memenuhi seluruh  persyaratan

 persyaratan SPM SPM yang yang ditetapkan ditetapkan pemerintah pemerintah melalui melalui Badan Badan Pengatur Pengatur Jalan Jalan Tol Tol (BPJT),"(BPJT)," .Dituangkan di dalam Peraturan Pemerintah No. 15 tahun 2005 tentang jalan tol dan .Dituangkan di dalam Peraturan Pemerintah No. 15 tahun 2005 tentang jalan tol dan Peraturan Menteri PU No. 392 tahun 2005 tentang SPM jalan tol yang penilaiannya Peraturan Menteri PU No. 392 tahun 2005 tentang SPM jalan tol yang penilaiannya mencakup kondisi jalan, kecepatan tempuh rata-rata, aksebilitas, mobilitas, keselamatan serta mencakup kondisi jalan, kecepatan tempuh rata-rata, aksebilitas, mobilitas, keselamatan serta unit-unit pertolongan/ penyelematan yang secara berkala akan dievaluasi pemerintah.MMS unit-unit pertolongan/ penyelematan yang secara berkala akan dievaluasi pemerintah.MMS selaku operator telah menataati peraturan tersebut diantaranya untuk pengamanan tersedia 4 selaku operator telah menataati peraturan tersebut diantaranya untuk pengamanan tersedia 4 unit ambulan, 8 unit derek, 4 unit PJR, 5 unit patroli jalan tol, 2 unit kendaraan rescue, 2 unit unit ambulan, 8 unit derek, 4 unit PJR, 5 unit patroli jalan tol, 2 unit kendaraan rescue, 2 unit kendaraan water tank, 1 unit derek berat sampai dengan 35 ton, 2 unit crane, dan 1 unit

kendaraan water tank, 1 unit derek berat sampai dengan 35 ton, 2 unit crane, dan 1 unit skyliftskylift crane.Sedangkan untuk transaksi tol di gerbang masuk rata-rata 3,2 detik per kendaraan crane.Sedangkan untuk transaksi tol di gerbang masuk rata-rata 3,2 detik per kendaraan (peraturan mewajibkan kurang dari 7 detik), sedangkan di gerbang keluar rata-rata 5,1 detik (peraturan mewajibkan kurang dari 7 detik), sedangkan di gerbang keluar rata-rata 5,1 detik  per kendaraan (peraturan kurang dari 11 detik).

 per kendaraan (peraturan kurang dari 11 detik).Tetapi yang harus diperhatikan bagi penggunaTetapi yang harus diperhatikan bagi pengguna  jalan

 jalan ada ada beberapa beberapa titik titik penerangan penerangan masih masih kurang kurang sehingga sehingga pengemudi pengemudi harus harus menyalakanmenyalakan lampu jauh agar lebih waspada apalagi jika turun hujan deras, kemudian juga masih sering lampu jauh agar lebih waspada apalagi jika turun hujan deras, kemudian juga masih sering ditemukan bus yang menaikan dan menurunkan di sepanjang jalan tol. Dengan demikian ditemukan bus yang menaikan dan menurunkan di sepanjang jalan tol. Dengan demikian  pembangunan

 pembangunan pelebaran pelebaran jalan jalan tol tol dengan dengan menambahkan menambahkan gerbang gerbang tol tol serang serang timur timur banyakbanyak memberikan dampak positif.

memberikan dampak positif.

1.2

1.2 Batasan MasalahBatasan Masalah

Agar pembahasan tidak terlalu meluas, penulis merasa perlu memberikan batasan sebagai Agar pembahasan tidak terlalu meluas, penulis merasa perlu memberikan batasan sebagai  berikut :

 berikut :

Batasan Masalah Batasan Masalah

Untuk mempermudah didalam memahami laporan penelitian ini, penulis membatasi Untuk mempermudah didalam memahami laporan penelitian ini, penulis membatasi  bagaimana dampak sosial dan ekonomi yang

 bagaimana dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkan serta menentukan tingkatditimbulkan serta menentukan tingkat  peningkatan yang diperlukan

 peningkatan yang diperlukan untuk memberikan perubahan yuntuk memberikan perubahan yang terjadi akibat suatuang terjadi akibat suatu  pembangunan pelebaran jalan tol serang timur.

(2)

1.3

1.3 Tujuan penelitianTujuan penelitian 1.

1. Menganalisa dampak yang dapat ditimbulkan dari pembangunan pelebaran jalan tolMenganalisa dampak yang dapat ditimbulkan dari pembangunan pelebaran jalan tol serang timur.

serang timur. 2.

2. Menganalisa dampak pontensial dan tidak potensial pada lingkungan sekitarMenganalisa dampak pontensial dan tidak potensial pada lingkungan sekitar  pembangunan jalan tol serang timur.

 pembangunan jalan tol serang timur. 3.

3. Menentukan rencana penanggulangan dampak negatif yang terjadi pada perbaikanMenentukan rencana penanggulangan dampak negatif yang terjadi pada perbaikan fasilitas dan pelebaran jalan tol serang timur.

(3)

BAB II

BAB II

KONDISI WILAYAH STUDI

KONDISI WILAYAH STUDI

Sebuah gambaran umum dari komponen dan kondisi lingkungan untukPelebaran Jalan Sebuah gambaran umum dari komponen dan kondisi lingkungan untukPelebaran Jalan serta Penambahan Gerbang Tol daritiga sampai enamdijelaskan dalambagian deskripsi serta Penambahan Gerbang Tol daritiga sampai enamdijelaskan dalambagian deskripsi lingkungan dalam dokumen studi AMDAL untukJalan Tol Serang Timur - Banten yang lingkungan dalam dokumen studi AMDAL untukJalan Tol Serang Timur - Banten yang dikerjakansejak awal tahun 2013, bagian ini berfokuspada daerah disekitar jalan tol dan data dikerjakansejak awal tahun 2013, bagian ini berfokuspada daerah disekitar jalan tol dan data  primer dari survei lapangan.

 primer dari survei lapangan.

3.1KIMIA FISIK 

3.1KIMIA FISIK 

3.1.1 Iklim

3.1.1 Iklim

Iklim di wilayah Kabupaten Serang khususnya kawasan Serang Timur memiliki iklim tropis Iklim di wilayah Kabupaten Serang khususnya kawasan Serang Timur memiliki iklim tropis dengan musim hujan antara November-April dan musim kemarau antara Mei-Oktober.

dengan musim hujan antara November-April dan musim kemarau antara Mei-Oktober. 1) Suhu Udara, Arah dan Kecepatan Angin

1) Suhu Udara, Arah dan Kecepatan Angin

Temperatur udara rata-rata berkisar antara 25,8ºC - 27,6ºC. Temperatur udara minimum Temperatur udara rata-rata berkisar antara 25,8ºC - 27,6ºC. Temperatur udara minimum 20,90ºC dan maksimum 33,8ºC. Tekanan udara dan kelembaban nisbi rata-rata 81,00 20,90ºC dan maksimum 33,8ºC. Tekanan udara dan kelembaban nisbi rata-rata 81,00 mb/bulan. Kecepatan arah angin rata-rata 2,80 knot, dengan arah terbanyak adalah dari barat mb/bulan. Kecepatan arah angin rata-rata 2,80 knot, dengan arah terbanyak adalah dari barat dengan sesekali dari timur ketika musim kemarau.

dengan sesekali dari timur ketika musim kemarau. 2) Rainfall

2) Rainfall

Menurut seri data 10 tahun dari parameter Klimatologi terbaru padawilayah Serang timur, Menurut seri data 10 tahun dari parameter Klimatologi terbaru padawilayah Serang timur, curah hujan rata-rata 3,92 mm/hari, tertinggi pada bulan Januari (384 mm) dengan 19 hari curah hujan rata-rata 3,92 mm/hari, tertinggi pada bulan Januari (384 mm) dengan 19 hari hujan danterendah adal

hujan danterendah adalah pada ah pada bulan Agustus (bulan Agustus (50 mm) 50 mm) dengan 3 hari dengan 3 hari hujan. hujan. Iklim diIklim di Indonesia diklasifikasikanke bulan basah dan bulan kering. Bulan basah memiliki jumlah Indonesia diklasifikasikanke bulan basah dan bulan kering. Bulan basah memiliki jumlah curah hujan lebih dari 100 mm, sedangkanbulan kering memiliki total curah hujan kurang curah hujan lebih dari 100 mm, sedangkanbulan kering memiliki total curah hujan kurang dari 60 mm.

dari 60 mm.

3.1.3 Geografi dan Topografi

3.1.3 Geografi dan Topografi

Secara Geografis wilayah

Secara Geografis wilayah Kabupaten Serang terletak pada koordinat 5°50’ sampai denganKabupaten Serang terletak pada koordinat 5°50’ sampai dengan 6°21’ Lintang

6°21’ Lintang Selatan dan Selatan dan 105°0’ sampai dengan 105°0’ sampai dengan 106°22’ Bujur T106°22’ Bujur Timur. Jarak imur. Jarak terpanjangterpanjang menurut garis lurus dari utara keselatan adalah sekitar 60 km dan jarak terpanjang dari Barat menurut garis lurus dari utara keselatan adalah sekitar 60 km dan jarak terpanjang dari Barat ke T

ke Timur adalah imur adalah sekitar 90 sekitar 90 km, km, sedangkan ksedangkan kedudukan edudukan secara administratif secara administratif berbatasanberbatasan dengan :

(4)

Kabupaten Lebak dan Pandeglang. Kabupaten Lebak dan Pandeglang.

Kabupaten Serang memiliki luas 172.402,25 Ha. Topografi bervariasi mulai dari pantai Kabupaten Serang memiliki luas 172.402,25 Ha. Topografi bervariasi mulai dari pantai sampai pegunungan dengan ketinggian 0

-sampai pegunungan dengan ketinggian 0 - 1.788 meter dpl, berhawa sedang 26˚1.788 meter dpl, berhawa sedang 26˚--30˚Celcius30˚Celcius dengan curah hujan sedang 142 mm/bulan. Kabupaten serang di aliri 4 sungai yaitu sungai dengan curah hujan sedang 142 mm/bulan. Kabupaten serang di aliri 4 sungai yaitu sungai Cidurian, Ciujung, Cibanten dan Cidanau. Seluruh kawasan mempunyai aksesibilitas yang Cidurian, Ciujung, Cibanten dan Cidanau. Seluruh kawasan mempunyai aksesibilitas yang tinggi, mendapat layanan listrik dan telepon yang memadai, tersedia jaringan internet dan tinggi, mendapat layanan listrik dan telepon yang memadai, tersedia jaringan internet dan telepon genggam serta mempunyai sumber air baku/bersih yang mencukupi.

telepon genggam serta mempunyai sumber air baku/bersih yang mencukupi.

3.1.4 Jenis Tanah

3.1.4 Jenis Tanah

Sumber daya tanah wilayah Serang Timur secara geografis terbagi menjadi dua tipe tanah, Sumber daya tanah wilayah Serang Timur secara geografis terbagi menjadi dua tipe tanah, yaitu kelompok tipe tanah sisa atau residu, dan kelompok tipe tanah hasil angkutan. yaitu kelompok tipe tanah sisa atau residu, dan kelompok tipe tanah hasil angkutan. Masing-masing tipe tanah yang terdapat di wilayah Serang Timur antara lain

masing tipe tanah yang terdapat di wilayah Serang Timur antara lain :: 1.

1. Aluvial pantai dan sungaiAluvial pantai dan sungai 2.

2. LatosolLatosol 3.

3. Podsolik merah kuningPodsolik merah kuning 4.

4. RegosolRegosol 5.

5. AndosolAndosol 6.

6. Brown ForestBrown Forest 7.

7. GleiGlei

3.1.5 Geologi

3.1.5 Geologi

Struktur geologi daerah Serang Timur terdiri dari formasi batuan dengan tingkat ketebalan Struktur geologi daerah Serang Timur terdiri dari formasi batuan dengan tingkat ketebalan dari tiap-tiap formasi berkisar antara 200-800 meter dan tebal keseluruhan diperkirakan dari tiap-tiap formasi berkisar antara 200-800 meter dan tebal keseluruhan diperkirakan melebihi 3500 meter. Serang Timur terdiri atas batuan sedimen, batuan gunung api, batuan melebihi 3500 meter. Serang Timur terdiri atas batuan sedimen, batuan gunung api, batuan trobosan dan alluvium. B

trobosan dan alluvium. Batuan gunung api dapatuan gunung api dapat dikelompokkan dalam at dikelompokkan dalam batuan gunung batuan gunung apiapi tua dan muda yang berumur Plistosen Tua hingga Holosen. Batuan trobosan yang dijumpai tua dan muda yang berumur Plistosen Tua hingga Holosen. Batuan trobosan yang dijumpai  bersusunan andesiot sampai basal.

 bersusunan andesiot sampai basal.

3.2 Biologi

3.2 Biologi

Provinsi Banten memiliki kekayaan keanekaragaman hayati berupa floran dan fauna. Provinsi Banten memiliki kekayaan keanekaragaman hayati berupa floran dan fauna. Sebagian diantaranya jenis dan tipe ekosistem yang bersifat endemik. Kawasan Serang Sebagian diantaranya jenis dan tipe ekosistem yang bersifat endemik. Kawasan Serang memiliki lahan pertanian sangat luas yang dikelola oleh masyarakat.Memberikan hasil memiliki lahan pertanian sangat luas yang dikelola oleh masyarakat.Memberikan hasil

(5)

 pertanian

 pertanian yang yang beragam beragam seperti seperti buah-buahan buah-buahan pisang, pisang, mangga, mangga, rambutan, rambutan, dan dan durian durian untukuntuk konsumsi lokal dan memasok kebutuhan buah kota Jakarta. Serang juga memiliki

konsumsi lokal dan memasok kebutuhan buah kota Jakarta. Serang juga memiliki perkebunanperkebunan rakyat yang menghasilkan kelapa, kacang tanah, melinjo, kopi, cengkeh, lada, karet, vanili, rakyat yang menghasilkan kelapa, kacang tanah, melinjo, kopi, cengkeh, lada, karet, vanili, kakao, dan bumbu-bumbu. Juga untuk memenuhi kebutuhan lokal serta lebih banyak untuk kakao, dan bumbu-bumbu. Juga untuk memenuhi kebutuhan lokal serta lebih banyak untuk memasok kebutuhan masyarakat Jakarta.Jenis flora dalam ekosistem pertanian pada memasok kebutuhan masyarakat Jakarta.Jenis flora dalam ekosistem pertanian pada umumnya adalah jenis tanaman palawija, ubi kayu, kacang kedelai, jagung, dan padi. umumnya adalah jenis tanaman palawija, ubi kayu, kacang kedelai, jagung, dan padi. Sedangkan jenis fauna yang biasa diternak pada umumnya sejenis hewan unggas (burung, Sedangkan jenis fauna yang biasa diternak pada umumnya sejenis hewan unggas (burung, ayam) dan

ayam) dan hewan mamalia seperti kucing, tikus, hewan mamalia seperti kucing, tikus, kambing, kerbau, kambing, kerbau, dan sapi.dan sapi.

3.3EKONOMI SOSIAL DAN BUDAYA

3.3EKONOMI SOSIAL DAN BUDAYA

Kabupaten Serang terletak di ujung Pulau Jawa bagian barat, adalah salah satu Kabupaten Kabupaten Serang terletak di ujung Pulau Jawa bagian barat, adalah salah satu Kabupaten dari 4 Kabupaten dan 3 Kota di wilayah Provinsi Banten yaitu Kabupaten Lebak, Kabupaten dari 4 Kabupaten dan 3 Kota di wilayah Provinsi Banten yaitu Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Tangerang, Kota Cilegon dan Kota Tangerang, Kota

Pandeglang, Kabupaten Tangerang, Kota Cilegon dan Kota Tangerang, Kota Tangsel.Tangsel.

Pengembangan potensi wilayah Kabupaten Serang tak dapat dipisahkan sebagai bagian Pengembangan potensi wilayah Kabupaten Serang tak dapat dipisahkan sebagai bagian integral Provinsi Banten, sesuai dengan kondisi dan potensi wilayah serta sosial ekonomi integral Provinsi Banten, sesuai dengan kondisi dan potensi wilayah serta sosial ekonomi masyarakatnya menekankan pengembangan pembangunan pada pertanian, industri, masyarakatnya menekankan pengembangan pembangunan pada pertanian, industri,  parawisata, perdagangan dan jasa.

 parawisata, perdagangan dan jasa.

Masyarakat Kabupaten Serang memiliki sifat-sifat religius, kekeluargaan dan Masyarakat Kabupaten Serang memiliki sifat-sifat religius, kekeluargaan dan kegotong-royongan yang cukup kental. Sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari mempunyai royongan yang cukup kental. Sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari mempunyai kesetiakawanan sosial yang tinggi dilandasi oleh kesadaran penuh rasa tanggung jawab untuk kesetiakawanan sosial yang tinggi dilandasi oleh kesadaran penuh rasa tanggung jawab untuk ikut menjaga keamanan dan ketertiban di wilayahnya, sehingga potensi konflik gejolak ikut menjaga keamanan dan ketertiban di wilayahnya, sehingga potensi konflik gejolak  politik di Kabupaten Serang rela

 politik di Kabupaten Serang relatif rendah. Situasi tif rendah. Situasi ini jelas ini jelas mendukung suasana yang tentrammendukung suasana yang tentram dan aman serta kondusif untuk perkembangan dunia usaha, sehingga membuat banyak dan aman serta kondusif untuk perkembangan dunia usaha, sehingga membuat banyak investor merasa tenang dan nyaman melakukan aktivitasnya berusaha di wilayah Kabupaten investor merasa tenang dan nyaman melakukan aktivitasnya berusaha di wilayah Kabupaten Serang.

Serang.

3.3.1 Demografi

3.3.1 Demografi

 (

 (

Penduduk dan Kepadatan)

Penduduk dan Kepadatan)

Demografi sangat penting bagi kemajuan suatu daerah. Sebuah daerah yang memiliki kualitas Demografi sangat penting bagi kemajuan suatu daerah. Sebuah daerah yang memiliki kualitas sumber daya yang baik dapat diklasifikasikan sebagai daerah berkembang dan sebaliknya. sumber daya yang baik dapat diklasifikasikan sebagai daerah berkembang dan sebaliknya. Jumlah penduduk Kabupaten Serang hanya 1,6 juta jiwa, dengan komposisi laki-laki dan Jumlah penduduk Kabupaten Serang hanya 1,6 juta jiwa, dengan komposisi laki-laki dan  perempuan berimbang, dan laju popu

 perempuan berimbang, dan laju populasi 2%. Penduduk tersebar merata di wilayah kabupatenlasi 2%. Penduduk tersebar merata di wilayah kabupaten seluas 1.700 km2, hidup di dataran rendah dari 0 m sampai 1.778 m di atas permukaan laut. seluas 1.700 km2, hidup di dataran rendah dari 0 m sampai 1.778 m di atas permukaan laut.

(6)

3.3.2Sektor Industri Kota Serang

3.3.2Sektor Industri Kota Serang

Di sektor industri, terdapat dua zona industri yaitu Zona Industri serang Barat dan Zona Di sektor industri, terdapat dua zona industri yaitu Zona Industri serang Barat dan Zona Industri Serang Timur. Zona Industri Serang Barat terletak di Kecamatan Bojonegara, Industri Serang Timur. Zona Industri Serang Barat terletak di Kecamatan Bojonegara, Puloampel dan Kramatwatu dengan luas total 4,000 Ha berada di sepanjang pantai Teluk Puloampel dan Kramatwatu dengan luas total 4,000 Ha berada di sepanjang pantai Teluk Banten untuk pengembangan industri mesin, logam dasar, kimia, maritim dan pelabuhan. Banten untuk pengembangan industri mesin, logam dasar, kimia, maritim dan pelabuhan. Sudah beroperasi 64 perusahaan seperti Industri Gunanusa Utama Fabricators dan Berlian Sudah beroperasi 64 perusahaan seperti Industri Gunanusa Utama Fabricators dan Berlian Sarana Utama. Sedangkan Zona Industri Serang Timur terletak di Kecamatan Cikande dan Sarana Utama. Sedangkan Zona Industri Serang Timur terletak di Kecamatan Cikande dan Kragilan dengan luas kawasan industri 1.115 ha. Terdapat beberapa kawasan industri seperti Kragilan dengan luas kawasan industri 1.115 ha. Terdapat beberapa kawasan industri seperti  Nikomas Gemilang, Indah Kiat dan Mod

 Nikomas Gemilang, Indah Kiat dan Modern Cikande.ern Cikande.

3.3.3Sektor Pariwisata Kota Serang

3.3.3Sektor Pariwisata Kota Serang

Selain sektor industri, kabupaten Serang juga memiliki potensi dibidang pertanian seperti Selain sektor industri, kabupaten Serang juga memiliki potensi dibidang pertanian seperti kelapa dan melinjo yang menjadi khas Banten. Di sektor kelautan potensi yang ada berupa kelapa dan melinjo yang menjadi khas Banten. Di sektor kelautan potensi yang ada berupa ikan bandeng,udang windu, rumput laut dan perikanan tambak. Sektor pariwisata juga ikan bandeng,udang windu, rumput laut dan perikanan tambak. Sektor pariwisata juga memiliki potensi yang cukup besar. Hal ini mengingat terdapat lokasi wisata berupa Pantai memiliki potensi yang cukup besar. Hal ini mengingat terdapat lokasi wisata berupa Pantai Anyer dan awasan Heritage Banten lama. Daya tarik wisata lain adalah Mercusuar, Karang Anyer dan awasan Heritage Banten lama. Daya tarik wisata lain adalah Mercusuar, Karang Bolong dan Anyer Kidul, Rawa Dano, Cagar Alam Pulau Dua, Pemandian air Panas Bolong dan Anyer Kidul, Rawa Dano, Cagar Alam Pulau Dua, Pemandian air Panas Batukuwung, serta air terjun.

(7)

BAB III

BAB III

SCOOPING

SCOOPING

3.1 Dampak Pembangunan Jalan Tol

3.1 Dampak Pembangunan Jalan Tol Serang Timur Terhadap Sosial-EkonomiSerang Timur Terhadap Sosial-Ekonomi 1.

1. Pra KonstruksiPra Konstruksi Dampak Negatif Dampak Negatif a.

a. Keresahan masyarakat dan kekhawatiran serta ketidakpuasan atas nilai ganti rugiKeresahan masyarakat dan kekhawatiran serta ketidakpuasan atas nilai ganti rugi dan lokasi pemindahan terutama yang memiliki lahan pertanian.

dan lokasi pemindahan terutama yang memiliki lahan pertanian.  b.

 b. Keresahan masyarakat akan kehilangan pekerjaan.Keresahan masyarakat akan kehilangan pekerjaan. c.

c. Terputusnya hubungan kekerabatan penduduk.Terputusnya hubungan kekerabatan penduduk. d.

d. Terganggunya lalu lintas.Terganggunya lalu lintas. e.

e. Meningkatnya resiko kejadian kejahatan dan kecelakaanMeningkatnya resiko kejadian kejahatan dan kecelakaan f.

f. Peningkatan resiko masalah kesehatanPeningkatan resiko masalah kesehatan Dampak Positif

Dampak Positif a.

a. Tersedia mata pencaharian sementaraTersedia mata pencaharian sementara  b.

 b. Peningkatan kesempatan kerjaPeningkatan kesempatan kerja 2.

2. KonstruksiKonstruksi Dampak Negatif Dampak Negatif a.

a. Akses menuju lokasi pertanian menjadi terhambat karena adanya truk pengangkutAkses menuju lokasi pertanian menjadi terhambat karena adanya truk pengangkut  bahan bangunan, seh

 bahan bangunan, sehingga menurunkan hasil produksi serta paneningga menurunkan hasil produksi serta panen..  b.

 b. Mobilisasi tenaga kerja dapat menimbulkan kecemburuan sosial, karena tenagaMobilisasi tenaga kerja dapat menimbulkan kecemburuan sosial, karena tenaga kerja lokal tidak diprioritaskan.

kerja lokal tidak diprioritaskan. c.

c. Pekerjaan tanah, badan jalan dan sistem drainase dapat menggangu lalu lintas.Pekerjaan tanah, badan jalan dan sistem drainase dapat menggangu lalu lintas. d.

d. Mobilisasi peralatan berat dapat merusak prasarana jalan.Mobilisasi peralatan berat dapat merusak prasarana jalan. Dampak Positif

Dampak Positif a.

a. Kegiatan ekonomi daerah membaik.Kegiatan ekonomi daerah membaik.  b.

 b. Tersedian mata pencaharian baru.Tersedian mata pencaharian baru. 3.

(8)

Dampak Positif Dampak Positif a.

a. Jalan bebas hambatan.Jalan bebas hambatan.  b.

 b. Adanya mata pencaharian baru.Adanya mata pencaharian baru. c.

c. Kegiatan ekonomi yang meningkat.Kegiatan ekonomi yang meningkat. d.

d. Mengurangi kemacetan dan kecelakaan lalu lintas.Mengurangi kemacetan dan kecelakaan lalu lintas. e.

e.  Nilai lahan lebih tinggi. Nilai lahan lebih tinggi. f.

f. Adanya perbaikan kondisi lAdanya perbaikan kondisi lingkungan sepanjang koridor proyek.ingkungan sepanjang koridor proyek. 4.

4. Pasca OperasiPasca Operasi Dampak Negatif Dampak Negatif a.

a. Mata pencaharian berkurang dikarenakan kegiatan pasca operasi hanya berupaMata pencaharian berkurang dikarenakan kegiatan pasca operasi hanya berupa  pemeliharaan sehingga tidak membutuhkan tenaga kerja y

 pemeliharaan sehingga tidak membutuhkan tenaga kerja yang lebih.ang lebih. Dampak Positif

Dampak Positif a.

a. Peningkatan pendapatan daerah warga yang terlibat dalam pemeliharaan.Peningkatan pendapatan daerah warga yang terlibat dalam pemeliharaan.

4.2

4.2 Lingkungan Sosial-EkonomiLingkungan Sosial-Ekonomi

3.2.1 Deksripsi Lokasi Proyek Dan Sekitarnya 3.2.1 Deksripsi Lokasi Proyek Dan Sekitarnya

3.2.1.1 Penggunaan tanah sekarang di lokasi proyek: 3.2.1.1 Penggunaan tanah sekarang di lokasi proyek:

[[  ] Tanah Murni Pertanian ] Tanah Murni Pertanian [ ] Kebun bu[ ] Kebun buah-buahanah-buahan [

[ ] ] Padang Padang rumput rumput [ [ ] ] Rawa/Hutan Rawa/Hutan bakaubakau [

(9)

[ ] Lain-lain (j

[ ] Lain-lain (jelaskan) ________________elaskan) __________________ 3.2.1.2 Pemukiman yang ada di lokasi proyek:

3.2.1.2 Pemukiman yang ada di lokasi proyek: [ ] Ya [

[ ] Ya [   ] Tidak ] Tidak

Bila ya: Jumlah rumah

Bila ya: Jumlah rumah tangga atau keluarga: ________________tangga atau keluarga: ________________ Jumlah pemilik resmi

Jumlah pemilik resmi tanah: _______________tanah: _________________ Jumlah penyewa:

Jumlah penyewa: ______________________________ Jumlah penghuni liar:

Jumlah penghuni liar: __________________________________ Sumber

Sumber informasi: informasi: ____________________________________________________________________________ 3.2.1.3 Infrastruktur sosial / budaya di wilayah tersebut

3.2.1.3 Infrastruktur sosial / budaya di wilayah tersebut

[[  ] ] Sekolah Sekolah [[  ] Mesjid] Mesjid [ ] Tempat suci

[ ] Tempat suci

[[  ] ] RS RS / / Puskesmas Puskesmas / / klinik klinik [ [ ] ] Tempat Tempat berkumpulberkumpul [[  ] Lain-lain (jelaskan): ____mall of serang__________] Lain-lain (jelaskan): ____mall of serang__________

3.2.1.4 Apakah lokasi sesuai dengan rencana tata guna tanah kota / kotapraja? 3.2.1.4 Apakah lokasi sesuai dengan rencana tata guna tanah kota / kotapraja?

[[   ] Ya [ ] Tidak ] Ya [ ] Tidak

Bila tidak, sebut nama kota/kotapraja serta uraian ke-tidak sesuaian! Bila tidak, sebut nama kota/kotapraja serta uraian ke-tidak sesuaian!

3.2.1.9 Apakah alokasi lahan dan garis jalan serta fasilitas

3.2.1.9 Apakah alokasi lahan dan garis jalan serta fasilitas lainnya terintegrasi kelainnya terintegrasi ke dalam jaringan (jalan) dan pola pemukiman yang terdapat diluar batas dalam jaringan (jalan) dan pola pemukiman yang terdapat diluar batas –  –   batas lokasi proyek?

 batas lokasi proyek? [[  ] Ada [ ] Tidak] Ada [ ] Tidak Bila

Bila tidak, tidak, jelaskan: jelaskan: ________________________________________________________________________

3.2.1.11 Kelompok penduduk asli bermukim di lokasi atau sekitarnya (< 5 km)? 3.2.1.11 Kelompok penduduk asli bermukim di lokasi atau sekitarnya (< 5 km)?

[[   ] Ada [ ] Tidak ] Ada [ ] Tidak

Bila ada, catat dan nyatakan lokasinya: pemukiman terletak 1 km dari

Bila ada, catat dan nyatakan lokasinya: pemukiman terletak 1 km dari lokasilokasi  proyek

 proyek

Bila ada, apakah kelompok-kelompok ini disertakan dalam perencanaan Bila ada, apakah kelompok-kelompok ini disertakan dalam perencanaan  proyek?

 proyek? [ ] Ya [

[ ] Ya [   ] Tidak ] Tidak Bila ya,

Bila ya, uraikan partisipasiuraikan partisipasinya: ______________nya: ________________________________________ 3.2.2 Analisa Dampak Lingkungan

3.2.2 Analisa Dampak Lingkungan

3.2.2.1 Risiko adanya sengketa penggunaan tanah; risiko perubahan infrast

3.2.2.1 Risiko adanya sengketa penggunaan tanah; risiko perubahan infrast rukturruktur sosial:

sosial:

[[  ] ] Ada Ada [ [ ] ] TidakTidak

3.2.2.2 Pemindahan / Pemukiman kembali masyarakat atau komunitas;

3.2.2.2 Pemindahan / Pemukiman kembali masyarakat atau komunitas; pembebasanpembebasan lahan pertanian; sengketa hak jalan:

lahan pertanian; sengketa hak jalan: [[  ] ] Ada Ada [ [ ] ] TidakTidak

(10)

3.2.2.4 Peningkatan kegiatan ekonomi didaerah tersebut karena

3.2.2.4 Peningkatan kegiatan ekonomi didaerah tersebut karena peningkatanpeningkatan kesempatan kerja dan peningkatan keperluan rumah dan layanan umum kesempatan kerja dan peningkatan keperluan rumah dan layanan umum untuk pekerja sementara pada tahap (pra-) konstruksi

untuk pekerja sementara pada tahap (pra-) konstruksi [[  ] ] Ada Ada [ [ ] ] TidakTidak

3.2.2.5 Risiko peningkatan kejadian kejahatan dan kecelakaan pada tahap (pra-) 3.2.2.5 Risiko peningkatan kejadian kejahatan dan kecelakaan pada tahap (pra-)

konstruksi konstruksi

[[  ] ] Ada Ada [ [ ] ] TidakTidak

3.2.2.6 Peningkatan risiko bahaya / masalah kesehatan akibat potensi terpolusinya 3.2.2.6 Peningkatan risiko bahaya / masalah kesehatan akibat potensi terpolusinya

tanah, air dan udara, tanah, air dan udara,

 bahan-bahan konstruksi berbahay

 bahan-bahan konstruksi berbahaya dan sampah (tertinggal setelaha dan sampah (tertinggal setelah  penyelesaian)

 penyelesaian)

[[  ] ] Ada Ada [ [ ] ] TidakTidak

3.2.2.7 Risiko terjadinya sengketa dengan kelompok penduduk asli 3.2.2.7 Risiko terjadinya sengketa dengan kelompok penduduk asli

[[  ] ] Ada Ada [ [ ] ] TidakTidak

3.2.2.8 Perkiraan dampak positif pada struktur sosial: 3.2.2.8 Perkiraan dampak positif pada struktur sosial:

[[  ] ] Ada Ada [ [ ] ] TidakTidak

Bila ada, maka dampak positif pada: Bila ada, maka dampak positif pada:

[[  ] ] Ekonomi Ekonomi lokal lokal [ [ ] ] Transportasi/jaringan Transportasi/jaringan jalan/aksesjalan/akses [

[ ] ] Angkutan Angkutan umum umum [ [ ] ] KesehatanKesehatan [ ] Tatanan pendidikan dan budaya

[ ] Tatanan pendidikan dan budaya [ ]

[ ] Lain-lain (jelaskan): Lain-lain (jelaskan): ______________________________________________________________________________ 3.2.2.9 Risiko lain akibat dampak pada lingkungan sosial:

3.2.2.9 Risiko lain akibat dampak pada lingkungan sosial: [[  ] ] Ada Ada [ [ ] ] TidakTidak

g.

(11)

BAB IV

BAB IV

RKL dan RPL

RKL dan RPL

Dampak

Dampak Tindakan Tindakan MitigasiMitigasi MetodeMetode Pemantauan Pemantauan Frekuensi dan Frekuensi dan lokasi lokasi Parameter / Parameter / indikator indikator   KeresahanKeresahan masyarakat dan masyarakat dan kekhawatiran kekhawatiran serta serta ketidakpuasan ketidakpuasan atas nilai ganti atas nilai ganti rugi dan lokasi rugi dan lokasi pemindahan pemindahan terutama yang terutama yang memiliki lahan memiliki lahan pertanian. pertanian.   MelaksanakanMelaksanakan konsultasi dan konsultasi dan capai capai kesepakatan kesepakatan sebelum sebelum menyelesaikan menyelesaikan disain terinci. disain terinci. 

 Beri penjelasanBeri penjelasan dan dan kompensasi kompensasi kepada para kepada para pemangku pemangku kepentingan kepentingan sebelum sebelum dialihkan. dialihkan. 

 Periksa laporanPeriksa laporan mengenai mengenai daerah-daerah daerah-daerah bermasalah. bermasalah. 

 Lakukan diskusiLakukan diskusi dengan para dengan para wakil wakil masyarakat masyarakat setempat. setempat. 

 Teliti daftarTeliti daftar pengaduan pengaduan guna guna mengidentifika mengidentifika si masalah si masalah yang belum yang belum terselesaikan . terselesaikan . 

 Jumlah lahanJumlah lahan pertanian yang pertanian yang terkena terkena dampak. dampak. 

 Pengaduan dariPengaduan dari masyarakat masyarakat setempat. setempat.   KeresahanKeresahan masyarakat akan masyarakat akan kehilangan kehilangan pekerjaan. pekerjaan.   MelaksanakanMelaksanakan konsultasi dan konsultasi dan capai capai kesepakatan kesepakatan sebelum sebelum menyelesaikan menyelesaikan disain terinci. disain terinci. 

 Beri penjelasanBeri penjelasan dan berikan dan berikan lapangan lapangan pekerjaan pekerjaan kepada kepada masyarakat masyarakat sekitar. sekitar.   MemeriksaMemeriksa masyarakat masyarakat yang yang kehilangan kehilangan pekerjaan. pekerjaan.   MelakukanMelakukan diskusi dengan diskusi dengan para wakil para wakil masyarakat masyarakat setempat. setempat.   JumlahJumlah masyarakat masyarakat yang terkena yang terkena dampak. dampak. 

 Pengaduan dariPengaduan dari masyarakat masyarakat setempat. setempat. 

 Kritik yangKritik yang ditulis di ditulis di media. media.

 Terganggunya laluTerganggunya lalu lintas. lintas.   TerapkanTerapkan rencana rencana pengendalian pengendalian lalu lintas. lalu lintas.   PerubahanPerubahan  jalan lalu lintas  jalan lalu lintas

kejalan-jalan kejalan-jalan yang kurang yang kurang padat. padat.   InspeksiInspeksi lapangan. lapangan. 

 Sensus laluSensus lalu lintas. lintas. 

 Teliti daftarTeliti daftar pengaduan pengaduan berita harian. berita harian.

 Kemacetan laluKemacetan lalu lintas yang lintas yang meningkat. meningkat. 

 Pengaduan dariPengaduan dari masyarakat masyarakat setempat. setempat. 

 Kritik yangKritik yang ditulis di ditulis di media. media.

(12)

 Resiko sengketaResiko sengketa dengan kelompok dengan kelompok asli setempat asli setempat   LakukanLakukan hubungan dan hubungan dan kerja sama kerja sama dengan dengan wakil-wakil wakil masyarakat masyarakat setempat. setempat.   PertimbangkanPertimbangkan aspek-aspek aspek-aspek sensitive sensitive khusus khusus sementara sementara merencanakan merencanakan tata ruang tata ruang proyek. proyek.   LaksanakanLaksanakan pelatihan dan pelatihan dan latihan latihan karayawan karayawan dibidang aspek dibidang aspek prilaku social. prilaku social. 

 Lakukan diskusiLakukan diskusi dengan dengan wakil-wakil wakil masyarakat masyarakat setempat. setempat. 

 Periksa laporanPeriksa laporan daerah

daerah bermasalah. bermasalah. 

 Periksa daftarPeriksa daftar pengaduan pengaduan guna guna mengidentifika mengidentifika si masalah si masalah yang belum yang belum tertangani. tertangani.   LakukanLakukan kunjungan kunjungan lapangan. lapangan. 

 Pengaduan dariPengaduan dari masyarakat masyarakat setempat. setempat. 

 Kritik yangKritik yang diterbitkan diterbitkan dimedia masa. dimedia masa.   PeningkatanPeningkatan dalam dalam kegiatan-kegiatan ekonomi. kegiatan ekonomi.   PrioritasPrioritas penyewaan penyewaan harus diberikan harus diberikan pada penduduk pada penduduk local yang local yang berhak. berhak. 

 Bangun fasilitasBangun fasilitas sementara. sementara.

 Diskusi denganDiskusi dengan wakil-wakil wakil-wakil masyarakat masyarakat local. local. 

 Periksa laporanPeriksa laporan mengenai mengenai daerah-daerah daerah-daerah berpotensi berpotensi masalah masalah ataupun yang ataupun yang sedang sedang bermasalah. bermasalah. 

 Teliti daftarTeliti daftar pengaduan pengaduan harian. harian.

 Jumlah usahaJumlah usaha kecil. kecil.   PersepsiPersepsi masyarakat masyarakat tentang proyek tentang proyek ditinjau dari ditinjau dari efektivitas efektivitas pemanfaatan pemanfaatan tenaga local. tenaga local. 

 Kritik yangKritik yang ditulis dalam ditulis dalam media. media.   PeningkatanPeningkatan kejadian kejadian kriminalitas dan kriminalitas dan kecelakaan. kecelakaan. 

 Dengan tegasDengan tegas mengharuskan mengharuskan kontraktor dan kontraktor dan karyawan karyawan mematuhi mematuhi keselamatan keselamatan konstruksi dan konstruksi dan lokasi (dengan lokasi (dengan berkordinasi berkordinasi dengan pejabat dengan pejabat setempat). setempat).   KembangkanKembangkan dan laksanakan dan laksanakan rencana tanggap rencana tanggap darurat darurat   PengumpulanPengumpulan statistic statistic mengenai mengenai  jumlah  jumlah kecelakaan kecelakaan yang terjadi. yang terjadi. 

 Lakukan diskusiLakukan diskusi dengan para dengan para wakil wakil masyarakat masyarakat setempat. setempat. 

 Periksa laporanPeriksa laporan mengenai mengenai daerah-daerah daerah-daerah berpotensi berpotensi   PeningkatanPeningkatan kecelakaan kecelakaan dibidang dibidang konstruksi. konstruksi.   PenigkatanPenigkatan kecelakaan lalu kecelakaan lalu  –  – lintas. lintas. 

 Kritik yangKritik yang ditulis dimedia. ditulis dimedia.

(13)

keselamatan dan keselamatan dan kesehatan kesehatan lokasi. lokasi.   SediakanSediakan peralatan peralatan keselamatan dan keselamatan dan rambu-rambu rambu-rambu peringatan yang peringatan yang sesuai. sesuai.   LaksanakanLaksanakan pelatihan pelatihan karyawan, karyawan, pertemuan pertemuan harian pra-kerja harian pra-kerja dibidang dibidang keselamatan, keselamatan, perlindungan perlindungan karyawan. karyawan. masalah masalah ataupun ataupun sedang sedang bermasalah. bermasalah.   LakukanLakukan pemeriksaan pemeriksaan kesehatan kesehatan secara teratur secara teratur dan kumpulkan dan kumpulkan statistic statistic kesehatan. kesehatan. 

 Peningkatan resikoPeningkatan resiko masalah masalah berbahaya/kesehat berbahaya/kesehat an an   JanganJangan menimbun menimbun brangkal secara brangkal secara terbuka. terbuka.   TerapkanTerapkan tindakan tindakan penghilangan penghilangan baud an baud an pengendalian pengendalian binatang binatang pengerat. pengerat. 

 Teliti daftarTeliti daftar pengaduan, pengaduan, berita harian. berita harian.   ObservasiObservasi visual dan visual dan inspeksi inspeksi lapangan. lapangan. 

 Baku mutuBaku mutu untuk bahan untuk bahan beracun dan beracun dan berbahaya berbahaya (B3). (B3).   TimbulnyaTimbulnya penyakit penyakit menular dan menular dan tidak menular tidak menular dengan dengan berlangsungny berlangsungny a waktu. a waktu.

(14)

BAB V

BAB V

KESIMPULAN

KESIMPULAN

Setelah melakukan pengamatan dan penelitian amdal tentang perbaikan fasilitas dan Setelah melakukan pengamatan dan penelitian amdal tentang perbaikan fasilitas dan  pelebaran jalan Tol Serang Timur, maka dapat disimpulkan sebag

 pelebaran jalan Tol Serang Timur, maka dapat disimpulkan sebagai berikut.ai berikut.

Kegiatan p

Kegiatan perbaikan fasilitas dan erbaikan fasilitas dan pelebaran pelebaran jalan Tol jalan Tol Serang Serang Timur menimbulkTimur menimbulkanan dampak positif seperti kegiatan ekonomi daerah yang membaik dan tersedianya lapangan dampak positif seperti kegiatan ekonomi daerah yang membaik dan tersedianya lapangan  pekerjaan

 pekerjaan yang yang baru. baru. Selain Selain menimbulkan menimbulkan dampak dampak positif, positif, kegiatan kegiatan ini ini juga juga menimbulkanmenimbulkan dampak negatif seperti Keresahan masyarakat dan kekhawatiran serta ketidakpuasan atas dampak negatif seperti Keresahan masyarakat dan kekhawatiran serta ketidakpuasan atas nilai ganti rugi dan lokasi pemindahan terutama yang memiliki lahan pertanian, Keresahan nilai ganti rugi dan lokasi pemindahan terutama yang memiliki lahan pertanian, Keresahan masyarakat akan kehilangan pekerjaan dan Peningkatan kejadian kriminalitas dan masyarakat akan kehilangan pekerjaan dan Peningkatan kejadian kriminalitas dan kecelakaan.

kecelakaan.

Sehingga perlu adanya analisa dampak potensial dan non potensial pada lingkungan Sehingga perlu adanya analisa dampak potensial dan non potensial pada lingkungan sekitar pembangunan jalan, dalam pengamatan kali ini terfokus pada dampak terhadap sosial sekitar pembangunan jalan, dalam pengamatan kali ini terfokus pada dampak terhadap sosial ekonomi. Analisa dampak ini berguna untuk menentukan rencana rencana penanggulangan ekonomi. Analisa dampak ini berguna untuk menentukan rencana rencana penanggulangan dampak negatif yang terjadi pada perbaikan fasilitas dan pelebaran jalan Tol Serang Timur. dampak negatif yang terjadi pada perbaikan fasilitas dan pelebaran jalan Tol Serang Timur. Adapun rencana penanggulangan dampak dapat berupamelakukan tindakan mitigasi seperti, Adapun rencana penanggulangan dampak dapat berupamelakukan tindakan mitigasi seperti, rencana penanggulangan dampak negatif yang terjadi pada perbaikan fasilitas dan pelebaran rencana penanggulangan dampak negatif yang terjadi pada perbaikan fasilitas dan pelebaran  jalan tol serang timur, Prioritas penyewaan harus diberikan pada pend

(15)

TUGAS BESAR

TUGAS BESAR

ANALISIS MENGENAI DAMPAK LINGKUNGAN

ANALISIS MENGENAI DAMPAK LINGKUNGAN

(Perbaikan Fasilitas dan Pelebaran Jalan Tol Serang Timur)

(Perbaikan Fasilitas dan Pelebaran Jalan Tol Serang Timur)

Disusun Oleh Disusun Oleh

 Nama

 Nama : Nuhman: Nuhman  NPM

 NPM : 3333120629: 3333120629 Jurusan

Referensi

Dokumen terkait

Bagian Statistik Harga

Hasil analisis neraca air pada lahan sawah irigasi menunjukkan bahwa wilayah Kabupaten Serang mempunyai potensi masa tanam 140-170 hari dengan periode masa tanam

(1) Bupati/walikota menyusun rencana penetapan suatu wilayah di dalam WP menjadi WPR sebagaimana dimaksud dalam Pasal 16 ayat (1) huruf b berdasarkan peta

• Dalam keadaan tertentu yang menyebabkan pengembangan jaringan jalan tol tidak dapat diwujudkan oleh Badan Usaha, Pemerintah dapat mengambil langkah sesuai

Dengan potensi pengembangan agrobisnis serta status Dumai sebagai kota yang memiliki industri perminyakan yang maju, dan juga infrastruktur pelabuhan dan bandara yang

Berdasarkan ruang lingkup potensi yang ada di wilayah Desa Kunyil dan Desa Baru Lombak di Kecamatan Meliau Kabupaten Sanggau , dengan luas wilayah lahan potensi untuk

Penelitian bertujuan mengetahui potensi pengembangan ternak sapi potong terintegrasi kelapa dalamdi Kabupaten Buton Utara, berdasarkan potensi wilayah kecamatan yang

Tabel 1 Wilayah Pengembangan Kabupaten Bogor Pembagian Wilayah Arahan Fungsi Sub Wilayah Pengembangan Mendorong perkembangan Wilayah Pengembangan WP Bagian Barat