Kunci Jawaban Pendidikan Agama Islam Kelas XII
Bab 1
Al-Qur’an Surah Al-Kāfirūn, 109: 1–6, Surah Yūnus, 10: 40–41, dan Surah Al-Kahfi, 18: 29
Kegiatan Siswa hal. 3 N
o Bacaan Hukum Bacaan MembacaCara Alasan 1.
ددبدععاَ
َ
لل
(fathah pada huruf lam menghadapi
alif mati dan hamzah)
Mad jāiz munfasil lā a’budu
(panjangnya 5 harakat) Karena huruf lam diiringi hamzah pada kalimat lain 2.
ن
َ وعددببعع
(fathah tegak pada huruf ‘ain)Mad badal ‘ābidūn
(panjangnya 2 harakat) Karena fathah tegak pada huruf ‘ain 3.
ا
ددبدععاَ
(fathah pada huruf mim menghadapi alif mati)Mad tabi’i a’budu mā
(panjangnya 2 harakat) Karena fathah pada huruf mim diikuti oleh alif mati sebagai penanda mad 4.
م
ع ك
د نديعدب
(kasrah menghadapi ya’ mati)Mad tabi’i dīnukum
(panjangnya 2 harakat) Karena kasrah pada huruf ya’ menghadapi huruf alif mati sebagai penanda mad Kegiatan Siswa hal. 7
N
o Bacaan Hukum Bacaan MembacaCara Alasan 1.
ن
د مب
ؤعّ
ي
ن
ع مم
(nun mati menghadapi
ya’)
Idgam bigunnah mayyu’minu
(dibaca berpadu dengan dengung) Karena huruf nun mati diikuti dengan huruf idgam
(kasrah tegak pada huruf
ha’)
(panjangnya 2
harakat) kasrah tegak pada huruf
ha’
3.
ي
ع لبمَع
َ
(kasrah menghadapiya’ mati)
Mad tabi’i ‘amalī
(panjangnya 2 harakat) Karena kasrah pada huruf lam diikuti oleh ya’ mati sebagai penanda mad 4.
م
ع تدنعاَ
(nun mati menghadapi huruf ta’)Ikhfa’ ang tum
(dibaca samar) Nun mati diikuti huruf ta’ (salah satu huruf ikhfa’)
Kegiatan Siswa hal. 10 N
o Bacaan Hukum Bacaan MembacaCara Alasan 1.
ءَلا
َ
(mad tabi’i menghadapi hamzah dalam satu kata) Mad wajibmutassil syā’a(panjangnya 5 harakat) Karena huruf mad diikuti dengan oleh hamzah dalam satu kalimat 2.
ن
َ يعمبلبظ
ظع للب
(fathah tegak di atas huruf za’)Mad badal lizzālimīn
(panjangnya 2 harakat) Karena fathah tegak pada huruf za’ 3.
ا
دعتَععاَ
(huruf dal berharakat sukun)Qalqalah sugra a’tadnā Karena huruf
dal berharakat sukun 4.
ب
د ارَش
م لاَ
(fathah menghadapi alif mati)Mad tabi’i syarābu
(panjang 2 harakat)
Fathah
menghadapi
alif mati
A. Internalisasi Budi pekerti Islam
Internalisasi Budi Pekerti Islam Jawaban
No Pertanyaan Setuj
u TidakSetuj u
Tidak
Tahu Alasan
1. Di dunia ini ada orang-orang yang beriman kepada Al-Qur’an dan ada pula yang tidak.
√ Sesuai dengan kandungan Q.S. Yūnus, 10: 40–41 dan kenyataan sejarah. 2. Kaum yang menyelewengkan ajaran tauhid kepada ajaran yang mengandung kemusyrikan tergolong kaum perusak. √ Sesuai dengan kandungan Surah Yūnus, 10: 40. 3. Umat Islam berkewajiban menyeru kaum musyrikin agar kembali pada akidah tauhid. √
Karena hal tersebut sesuai dengan ajaran perintah Allah SWT dalam Al-Qur’an. 4. Setiap manusia akan mempertanggungja wabkan perbuatannya yang baik maupun yang buruk di hadapan pengadilan Allah SWT di alam akhirat. √ Sesuai dengan kandungan Q.S. Az-Zumar, 39: 69 dan Al-Isra’, 17: 15.
5. Umat Yahudi dan Nasrani terpecah menjadi beberapa golongan, yang antara lain disebabkan adanya kedengkian sesama mereka. √ Sesuai dengan kandungan Q.S. Asy-Syura, 42: 14 dan sesuai dengan kenyataan sejarah.
6. Dalam rangka toleransi, umat Islam dibolehkan bertukar keyakinan dan ibadah agama dengan Ahli Kitab.
√
Lihat Q.S. Al-Kāfirūn, 109: 1–6.
7. Bekerja sama dalam urusan dunia antara umat Islam dan umat non-Islam dibolehkan.
√
Karena Rasulullah dan para sahabat pernah melakukan hal tersebut.
8. Setelah diutusnya Nabi Muhammad SAW ada juga orang Yahudi dan Nasrani yang menjadi pengikutnya. √ Sesuai dengan kenyataan sejarah. B. Pilihan Ganda 1. a. ikhfa’ 2. c. (3) 3. c. Al-Baqarah: 217
4. d. The Universal Declaration of Human Rights
5. e. umat Islam dan umat non-Islam sama-sama umat yang diridai Allah SWT
6. a. mad wājib muttasil
7. b. manusia berbuat aniaya terhadap dirinya 8. c. (1), (3), dan (4)
9. d. Bab III pasal 22 10. a. Ali ‘Imrān: 133 C. Essay
1. Sebab turunnya Surah Al-Kāfirūn, 109: 1–6: bebrapa tokoh kaum kafir di Mekah mendatangi Rasulullah untuk menawarkan kompromi yang menyangkut pelaksanaan ibadah. Mereka mengusulkan agar Nabi Muhammad SAW dan umat Islam menganut kepercayaan kaum kafir Quraisy selama setahun dan begitu juga sebaliknya, kaum kafir akan menganut agama Islam selama setahun pula. Namun, ajakan tersebut ditolak oleh Rasulullah SAW dan untuk lebih mempertegas penolakan itu, turunlah firman Allah yaitu Surah Al-Kāfirūn.
2. Alasan bahwa tukar-menukar agama keimanan dan peribadahan Islam dengan non-Islam hukumnya haram terdapat dalam Surah Al-Kāfirūn, 109: 1–6, Surah An-Nisā’: 48, dan Surah Al-Baqarah: 217.
3. Perilaku orang yang mendustakan kebenaran kerasulan Nabi Muhammad SAW antara lain:
Tidak mempercayai bahwa Al-Qur’an itu kitab suci yang berasal dari Allah SWT.
Bersikap dan berperilaku syirik.
Tidak mempercayai adanya kehidupan sesudah mati yakni hidup di alam kubur dan alam akhirat.
Mengingkari kewajiban melaksanakan rukun Islam yang lima.
Menghalalkan yang diharamkan Islam. 4. Contoh perbuatan zalim terhadap Allah:
Tidak mempercayai adanya Allah SWT.
Berkeyakinan bahwa sifat Allah sama dengan sifat-sifat makhluk-Nya.
Tidak melaksanakan perintah-Nya dan melanggar larangan-Nya.
Contoh perbuatan zalim terhadap sesama manusia:
Bersikap dan bertutur kata yang menyakitkan hati orang lain.
Melakukan pencurian dan perampokan. Melakukan penganiyaan dan pembunuhan.
5. Maksud dari pernyataan bahwa memilih suatu agama untuk dianut adah Hak Asasi Manusia yaitu setiap manusia memiliki kebebasan untuk menganut sesuatu agama dan mengamalkan ajarannya.
Bab 2
Al-Qur’an Surah Al-Mujādilah, 58: 11 dan Surah Al-Jumu’ah, 62: 9 – 10
Kegiatan Siswa hal. 19 N
o Bacaan Hukum Bacaan MembacaCara Alasan
1.
اذَاب
Mad tabi’i iżā(panjangnya 2 harakat) Karena fathah berhadapan dengan alif mati sebagai penanda mad
2.
ه
م فَتَ
م
ع ك
د لَ
Izhar lakumtafassahuu Karena mim mati menghadapi salah satu huruf izhar (huruf ta’)
3.
س
ب
لبجعمَلعا
Mad badal majālisi Karena adanya tandafathah tegak
pada huruf
jim
4.
ل
َ يعقب
Mad tabi’i qīla(panjangnya 2 harakat) Karena kasrah menghadapi huruf ya’ mati
5.
م
ع ك
د
ن
ع مب
Izhar mingkum Karena mimmati
menghadapi huruf kaf 6.
ن
َ وعلدمَععتَ
Mad tabi’i ta’malūn Karenadammah
menghadapi huruf wau mati
Kegiatan Siswa hal. 23 N
o
Bacaan Hukum Bacaan Cara
Membaca Alasan 1.
ا
ا
(mad tabi’i berhadapan dengan hamzah pada kata berikutnya)Mad jāiz munfasil yā ayyuhā
(panjangnya hingga 5 harakat) Karena huruf mad menghadapi huruf hamzah pada kalimat lain 2.
ن
َ يع
ذبلماَ
(kasrah menghadapi ya’ mati)Mad tabi’i allażīna Karena
kasrah menghadapi ya’ mati 3.
اوعندمَاع
(fathah tegak di atas alif)Mad badal āmanū Karena
adanya tanda
di atas huruf alif 4.
م
ن
ع مب
ب وعيم
(nun mati menghadapi ya’)Idgam bigunnah miyyaumi Karena nun mati menghadapi ya’ (salah satu huruf idgam) 5.
ه
ربكعذب
(fathah di atas huruf lam, yang sebelumnya tanda kasrah) Muraqqaq żikrillah(dibaca tipis) Karena fathah di atas
lafal jalalah yang sebelumnya tanda kasrah 6.
م
ع ك
د لمعَلَ
ن
َ وعحدلبفعتد
(mim mati menghadapi ta’) Izhar la’allakumtuflihūn Karena mim mati berhadapan dengan ta’ (salah satu huruf izhar) A. Internalisasi Budi Pekerti Islam
Internalisasi Budi Pekerti Islam Jawaban No Pertanyaan Setuj u TidakSetuj u Tidak Tahu Alasan
1. Orang yang datang lebih dulu pada suatu majelis hendaknya memberikan kelapangan tempat duduk kepada orang yang datangnya belakangan. √ Sesuai dengan kandungan Q.S. Al-Mujādilah, 58: 11 dan asbabun nuzul-nya.
2. Jika kedua orangtua menyuruh anaknya agar belajar dengan rajin dan sungguh-sungguh, maka anak tersebut harus melaksanakan √ Karena suruhan kedua orangtua untuk belajar termasuk perintah Allah dan Rasulullah, yang akan mendatangkan
suruhan itu dengan
segera dan baik. manfaatpelakunya. bagi
3. Orang yang beriman, beramal saleh sama derajatnya dengan orang yang beriman, beramal
saleh, dan berilmu. √
Karena Allah menegaskan dalam Surah Al-Mujādilah: 11 bahwa orang yang beriman, bermala saleh, dan berilmu akan ditinggikan
derajatnya
dibandingkan orang yang beriman dan beramal saleh tetapi tidak berilmu. 4. Menghormati dan menghargai seorang Muslim yang besar jasanya bagi Islam dan
umat Islam, termasuk yang dianjurkan Rasulullah SAW. √ Karena Rasulullah SAW pernah menyuruh para sahabat yang menghadiri suatu majelis untuk memberikan penghormatan dan penghargaan terhadap para pahlawan perang Badar Al-Kubra. 5. Melaksanakan salat
Jumat itu hukumnya
fardu ‘ain bagi setiap
Muslim/Muslimah. √
Sesuai dengan kandungan firman Allah SWT dalam Qur’an Surah Al-Jumu’ah, 62: 9 dan hadis riwayat Abu Daud dan Hakim.
6. Orang yang
mengingkari salat Jumat dianggap
muhsin. √
Karena orang yang mengingkari salat
Jumat bukan
muhsin tapi
termasuk orang zalim.
7. Orang Islam yang menderita sakit, tidak wajib salat Jumat.
√ Karena Rasulullah
SAW memberikan keringanan
(rukhsah) kepada orang sakit untuk
tidak melaksanakan salat Jumat.
8. Kegiatan kerja setelah salat Jumat, hukumnya wajib bagi setiap orang.
√
Tidak wajib bagi setiap orang, hanya wajib bagi beberapa orang saja.
B. Pilihan Ganda 1. a. jāiz munfasil 2. b. lapangkanlah
3. b. menciptakan suasana kekeluargaan
4. d. orang-orang beriman dan berilmu lebih tinggi derajatnya daripada orang-orang beriman tapi tidak berilmu
5. e. Ali bin abu Talib 6. a. idgam bigunnah
7. b. supaya kamu meraih keberuntungan 8. e. tidak sedang sibuk bekerja
9. d. kafir
10. e. transaksi jual beli barang haram C. Essay
1. Sikap Rasulullah SAW untuk menghormati dan menghargai jasa pahlawan perang Badar adalah dengan cara meminta kepada beberapa orang sahabatnya yang duduk berdekatan dengan Rasulullah untuk pindah ke tempat lain dan mempersilakan para pahlawan perang Badar Al-Kubra untuk duduk berdekatan dengannya.
2. Karena ilmu pengetahuan mempunyai banyak keutamaan. Perbuatan ibadah yang tidak dikerjakan sesuai dengan ilmu tentang ibadah tersebut, tentu tidak akan diterima oleh Allah SWT. Dengan ilmu, orang yang beriman dan beramal saleh akan mampu mewujudkan keimanannya dalam bentuk perbuatan yang tidak hanya menguntungkan dirinya sendiri tapi juga orang lain.
3. Empat syarat sah salat Jumat:
Hendaknya diadakan di sebuah kota atau desa yang dijadikan tempat menetap.
Salat Jumat dilaksanakan secara berjamaah. Salat Jumat dikerjakan pada waktu Zuhur.
Salat Jumat hendaknya didahului dengan khotbah.
4. Hikmah-hikmah yang diraih umat Islam apabila melaksanakan salat Jumat:
Menjalin hubungan silaturahmi dan mewujudkan ukhuwah islamiah.
Memperoleh tambahan ilmu keislaman. Memelihara dan meningkatkan takwa.
5. Dasar hukum mubah bisa merubah menjadi wajib bagi orang Islam yang punya kewajiban bekerja. Hukumnya menjadi sunah bagi orang Islam yang apabila bekerja mendapat pahala dan bila tidak pun tidak berdosa, dan berubah menjadi haram apabila kegiatan yang dilakukan merupakan kegiatan yang dilarang oleh Allah SWT seperti menipu dan mencuri.
Bab 3
Iman kepada Hari Akhir A. Internalisasi Budi Pekerti Islam
Internalisasi Budi Pekerti Islam Jawaban No Pertanyaan Setuj u TidakSetuj u Tidak Tahu Alasan
1. Meyakini bahwa suatu saat akan terjadi peristiwa kiamat kubra. √
Karena Allah SWT telah menegaskan hal itu dalam Qur’an Surah Al-Hāqqah, 69: 13–16 dan dalam hadis tentang rukun iman.
2. Menyadari bahwa orang yang ketika di dunianya betul-betul bertakwa, maka di akhiratnya akan ditempatkan di surga. Sedangkan orang yang ketika di dunianya durhaka kepada Allah, maka di alam akhiratnya akan ditempatkan di neraka. √ Lihat Q.S. Ali ‘Imran, 3: 131 dan 133. 3. Mempunyai tujuan hidup ingin memperoleh rida Allah, bahagia di dunia dan sejahtera di akhirat. √ Sesuai dengan tuntunan Allah SWT dan Rasul-Nya dalam Al-Qur’an dan Hadis. 4. Untuk mewujudkan tujuan hidup seperti tersebut pada pernyataan nomor 3 di atas, berusaha dengan sungguh-sungguh mempelajari ilmu pengetahuan umum serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. √ Sesuai dengan petunjuk Allah SWT dalam Al-Qur’an dan Hadis. 5. Membiasakan diri untuk bersikap dan berperilaku terpuji, serta menjauhkan diri dari bersikap
√ Karena hal seperti itu sesuai dengan ajaran agama Islam.
dan berperilaku tercela.
6. Tidak bersikap pesimis bila gagal dalam suatu usaha, bahkan bersikap optimis disertai dengan usaha yang sungguh-sungguh agar tidak gagal lagi pada usaha yang kedua kalinya.
√
Sesuai dengan tuntunan Allah dan Rasul-Nya dan akan mendatangkan
manfaat.
B. Pilihan Ganda
1. c. setiap yang bernyawa pasti mati, lalu kembali pada Allah SWT 2. a. mutma’innah
3. b. Al-Mukminūn: 99–100
4. b. gunung-gunung dihancurkan 5. d. (1), (3), dan (5)
6. a. ba’as
7. e. pertanggungjawaban kedudukan dan jabatannya 8. d. memenuhi segala permintaan tetangga
9. c. menghormati tamunya 10. b. (1), (2), dan (4) C. Essay
1. Hukum beriman kepada Hari Akhir adalah fardu ‘ain. Dalil naqlinya: Q.S. Al-Baqarah, 2: 4 dan hadis tentang rukun iman. Dalil aqlinya: Hari Akhir merupakan hari pembalasan amal perbuatan manusia ketika di dunia dengan seadil-adilnya. Menurut akal sehat adanya Hari akhir merupakan sebuah keharusan demi tegaknya keadilan karena keadilan di alam dunia ini belum terwujud.
2. Tujuh golongan yang akan mendapatkan naungan Allah di alam akhirat menurut hadis Bukhari dan Muslim adalah:
1) Imam (pemimpin) yang adil
2) Pemuda yang rajin beribadah kepada Allah 3) Orang yang hatinya selalu rindu dengan masjid
4) Dua orang yang saling berkasih sayang dengan dilandasi niat ikhlas karena Allah, baik tatkala keduanya berkumpul ataupun pada waktu berpisah
5) Orang lelaki yang diajak berzina oleh wanita bangsawan nan cantik, kemudian menolaknya sambil berkata ‘Sesungguhnya saya takut kepada Allah’
6) Orang yang bersedekah secara rahasia, sehingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang disedekahkan tangan kanannya
7) Dan orang yang mengingat Allah ketika sendirian, sehingga mencucurkan air mata.
3. Keadaan alam semesta waktu terjadinya kiamat kubra berdasarkan Al-Qur’an Surah Al-Hāqqah, 69: 13–18 dan Surah Al-Zalzalah: 1–6 adalah:
Setelah tiupan sangkakala yang pertama, bumi dan gunung-gunung dibenturkan serta langit pun terbelah karena lapuk.
Bumi diguncangkan dengan guncangan yang dahsyat dan mengeluarkan beban berat yang dikandungnya.
Manusia dibangkitkan dari kuburnya dan dikumpulkan di padang Mahsyar.
4. Allah SWT merahasiakan tentang kapan terjadinya Hari Kiamat agar umat manusia mempersiapkan diri untuk hidup sesudah mati yakni di alam kubur dan alam akhirat dengan cara bertakwa kepada Allah SWT. Karena dengan hanya dengan bertakwa, manusia akan memperoleh kesejahteraan hidup di alam kubur dan alam akhirat.
5. Karena menurut ajaran agama Islam, orang-orang yang ketika di dunianya berakhlak baik dan menjauhi perbuatan tercela baik kepada Allah SWT maupun manusia, akan memperoleh surga dan terbebas dari neraka.
6. Karena orang yang beriman kepada Hari Akhir meyakini bahwa dengan jalan bertobat dan beribadah, ia akan memperoleh kehidupan yang sejahtera di alam akhirat.
Bab 4
Perilaku Terpuji A. Internalisasi Budi Pekerti Islam
Internalisasi Budi Pekerti Islam Jawaban No Pertanyaan Setuj u TidakSetuj u Tidak Tahu Alasan 1. Siswa/siswi dianggap adil terhadap kedua orantuanya, apabila dia berbakti kepada mereka berdua.
√
Karena menurut ajaran Islam, Muslim/Muslimah yang bersikap adil
tentu akan senantiasa berbakti kepada kedua orangtuanya. 2. Siswa/siswi diangap adil terhadap dirinya, apabila ia tekun menuntut ilmu, disiplin dalam
√ Karena memang
seperti itulah perilaku orang yang adil. Ia akan senatiasa
beribadah, dan giat beramal saleh serta membiasakan diri dengan akhlak terpuji dan menjauhkan diri dari perilaku tercela. berperilaku terpuji yang diridai Allah SWT. 3. Seseorang yang rida terhadap hukum-hukum Allah tentu akan senantiasa bertakwa. √ Karena takwa merupaka ciri dari orang yang rida terhadap hukum-hukum Allah.
4. Bersyukur bila memperoleh nikmat dan bersabar bila menderita musibah, termasuk tanda rida terhadap qada dan qadar Allah SWT.
√
Karena orang yang rida akan segala ketentuan Allah
akan selau
bersyukur dan bersabar.
5. Contoh amal saleh yang termasuk perbuatan batin ialah mencintai dan menyayangi kaum duafa. √ Karena mencintai dan menyayangi kaum duafa termasuk sikap mental yang baik yang termasuk amal saleh. 6. Seseorang yang beramal saleh, semua keinginannya akan terpenuhi dan terbebas dari segala bencana. √
Karena tidak ada satu un manusia yang akan memperoleh semua keingiannya dan terbebas dari bencana, walaupun ia adalah orang yang bertakwa dan beramal saleh.
B. Pilihan Ganda 1. a. An-Nahl: 90
2. b. memenuhi segala apa yang diinginkan 3. c. (1), (2), dan (4)
4. d. sengaja melakukan dosa karena Allah itu Maha Pengampun 5. a. duka cita dan putus asa
7. e. berbaik sangka kepada Allah SWT 8. d. riya’
9. b. dilaksanakan sesuai dengan ketentuan syara’ 10. a. Al-Baqarah: 82
C. Essay
1. Pengertian adil menurut bahasa berasal dari bahasa Arab yang berarti tidak berat sebelah, jujur, tidak berpihak, atau proporsional. Menurut istilah ilmu akhlak, adil adalah meletakkan sesuatu pada tempatnya. Contoh perilaku adil terhadap kedua orangtua :
bersikap dan bertutur kata baik
melakukan perbuatan baik yang diridai Allah dan yang mendatangkan manfaat bagi kedua orangtua
membantu kedua orangtua melalui harta benda bila diperlukan
mendoakan kedua orangtua agar memperoleh ampunan dan rahmat Allah SWT
2. Manfaat yang akan diraih oleh orang yang berperilaku adil terhadap dirinya sendiri:
Memelihara dan meningkatkan kesehatan jasmani.
Menghindarkan diri dari kebodohan dan kemiskinan diri sendiri.
Mewujudkan kesejahteraan hidup.
Mencegah dan memelihara diri dari berbagai bencana. 3. Yang dimaksud dengan rida terhadap hukum-hukum Allah ialah
menerima dengan ikhlas semua hukum-hukum Allah. Contohnya: melaksanakan semua perintah Allah dan meninggalkan segala apa yang dilarang-Nya dengan suka rela. 4. Manfaat dari bersikap dan berperilaku rida terhadap qada dan
qadar adalah:
tidak akan gelisah dan keluh kesah bila mengalami musibah.
bila menderita musibah akan dihadapinya dengan sabar dan tawakal
mensyukuri nikmat karunia Allah dengan cara menggunakan nikmat itu untuk hal-hal yang diridai-Nya tidak akan pesimis dalam hidup, bahkan akan selalu
optimis, karena senantiasa berbaik sangka kepada Allah SWT.
5. Karena sifat riya’ dan sum’ah akan membuat amal saleh tidak diterima oleh Allah SWT. Dalil naqlinya: “Allah tidak akan menerima amal melainkan yang didasari ikhlas karena Allah dan
untuk mecari keridaan-Nya.” (H.R. Ibnu Majah). Dalil aqlinya: orang yang riya’ dan sum’ah tidak akan beramal apabila tidak mendapat perhatian dan pujian dari orang lain, orang seperti ini tidak akan pernah iklas dalam beramal.
Bab 5 Munākahāt A. Internalisasi Budi Pekerti Islam
Internalisasi Budi Pekerti Islam Jawaban No Pertanyaan Setuj u TidakSetuj u Tidak Tahu Alasan 1. Seseorang yang sudah ingin menikah, mampu menikah, dan kalau tidak segera menikah khawatir berbuat zina, maka hukum menikah baginya adalah wajib. √ Karena menghindarkan diri dari berzina hukumnya wajib. 2. Tujuan pernikahan yang islami ialah untuk membentuk rumah tangga yang
sakīnah, mawaddah, dan rahmah, bahagia duniawi maupun ukhrawi. √
Karena tujuan nikah seperti itu sesuai dengan Al-Qur’an dan Hadis. 3. Laki-laki Muslim yang menikah dengan anak perempuan dari saudara perempuan ayah kandungnya, hukumnya haram. √ Karena pernikahan seperti itu dibolehkan oleh syara’. 4. Perceraian atau pemutusan ikatan perkawinan antara suami dan istri
√ Karena hal itu
sesuai dengan ajaran Islam.
merupakan
perbuatan palin dibenci Allah SWT. 5. Apabila rujuknya
suami kepada istrinya dengan niat ikhlas kepada Allah SWT, dan untuk membina rumah tangga yang bahagia maka hukum rujuk tersebut adalah makruh. √ Karena hukum perbuatan seperti itu bukan makruh tapi sunah.
B. Pilihan Ganda 1. d. makruh
2. a. memperoleh rasa cinta dan kasih sayang 3. c. (1), (3), dan (5)
4. e. menghalalkan segala cara untuk membahagiakan istri dan anak-anak
5. a. khulū’
6. d. (1), (2), dan (4)
7. a. empat bulan sepuluh hari
8. b. mempergauli istrinya dengan sebaik-baiknya
9. c. perkawinan adalah sah apabila dilakukan menurut hukum Islam
10. e. (2), (3), dan (5) C. Essay
1. Pengertian nikah menurut bahasa adalah berkumpul atau bersatu. Menurut istilah syara’, nikah berarti melakukan suatu akad atau perjanjian untuk mengikatkan diri antara seorang laki-laki dan seorang perempuan serta menghalalkan hubungan kelamin anatar keduanya dengan dasar sukarela dan persetujuan bersama demi terwujudnya keluarga bahagia yang diridai Allah SWT.
2. Asal hukum nikah adalah mubah artinya boleh dikerjakan dan boleh ditinggalkan. Jika dikerjakan tidak mendapat pahala dan bila ditinggalkan tidak berdosa. Namun asal hukum mubah tersebut bisa berubah menjadi sunah, wajib, makruh, dan haram sesuai dengan kondisi orang yang akan melaksanakan pernikahan.
Sunah, bagi orang yang ingin menikah, mampu menikah, dan mampu pula mengendalikan diri dari perzinaan walaupun tidak segera menikah.
Wajib, bagi orang yang ingin menikah, mampu menikah, dan ia khawatir akan berbuat zina jika tidak segera menikah.
Makruh, bagi orang yang ingin menikah, tetapi belu mampu memberi nafkah utuk istri dan anak-anaknya.
Haram, bagi orang yang bermaksud menyakiti wanita yang ia nikahi.
3. Rukun nikah adalah ketentuan-ketentuan dalam pernikahan yang harus dipenuhi agar pernikahan itu sah. Hal-hal yang termasuk rukun nikah adalah ada calon suami, ada calon istri, ada wali nikah, ada dua orang saksi, dan akad nikah (ijab dan
qabūl).
4. Syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh wali nikah dan saksi nikah:
Syarat wali nikah: beragama Islam, laki-laki, balig dan berakal, merdeka dan bukan hamba sahaya, dan tidak sedang ihram haji atau umrah.
Syarat saksi nikah: beragama Islam, laki-laki, balig dan berakal sehat, dapat mendengar, dapat melihat, dapat berbicara, dan tidak sedang ihram haji atau umrah.
5. Empat macam sebab seorang wanita haram dinikahi:
1) Karena keturunan, seperti: ibu kandung, anak perempuan kandung, dan saudara perempuan sekandung.
2) Karena hubungan sesusuan, seperti: ibu yang menyusui dan saudara perempuan yang sesusuan.
3) Karena perkawinan, seperti: mertua (ibu dari istri) dan menantu (istri dari anak laki-laki).
4) Karena punya pertalian muhrim dengan istri, seperti: melakukan poligami (memperistri sekaligus) terhadap dua orang perempuan bersaudara.
6. Contoh kewajiban suami dan istri dalam hidup rumah tangga: Kewajiban suami:
Memberi nafkah sandang, pangan, dan tempat tinggal kepada istri dan anak-anaknya sesuai dengan kemampuan yang telah diusahakan secara maksimal.
Memimpin serta membimbing istri dan anak-anak agar menjadi umat Islam yang bertakwa.
Bergaul dengan istri dan anak-anak dengan baik. Menjaga istri dan anak-anak dari bencana.
Membantu istri dalam tugas sehari-hari. Kewajiban istri:
Taat kepada suami dalam batas-batas yang sesuai dengan ajaran Islam.
Menjaga diri, kehormatan, dan harta benda suami.
Membantu suami dalam memimpin kesejehateraan dan keselamatan keluarga.
Hormat dan sopan kepada suami dan keluarganya.
Memelihara, mengasuh, dan mendidik anak agar menjadi anak yang saleh.
7. Persamaan antara khulu’ dan fasakh:
Merupakan penyebab perceraian antara suami-istri. Menyebabkan timbulnya masa iddah.
Perbedaan antara khulu’ dan fasakh:
Khulu’ dapat mempengaruhi bilangan talak sedangkan fasakh tidak.
Penyebab terjadinya khulu’ berbeda dengan penyebab terjadinya fasakh.
8. Akibat li’ān dari suami-istri bagi hubungan perkawinan mereka: Berlaku hukum rajam terhadap istrinya.
Agar istri terbebas dari hukum rajam, maka istri harus menolak tuduhan suami dengan mengangkat sumpah 4 kali di depan hakim.
Sumpah seperti di atas dari suami dan istri, menyebabkan pasangan suami-istri tersebut bercerai dan tidak boleh rujuk untuk selama-lamanya. Bahkan kalau istrinya hamil, anaknya tidak boleh diakui sebagai anak mantan suaminya.
9. Hukum rujuk asalnya mubah, artinya boleh rujuk dan boleh pula tidak. Akan tetapi hukum mubah dapat berubah menjadi:
Sunah, misalnya apabila rujuknya suami kepada istrinya dengan niat karena Allah, untuk memperbaiki sikap dan perilaku serta bertekad untuk menjadikan rumah tangganya sebagai rumah tangga yang bahagia.
Wajib, misalnya bagi suami yang mentalak salah seorang istrinya, sedangkan sebelum mentalaknya, ia belum menyempurnakan pembagian waktunya.
Makruh, apabila meneruskan perceraian lebih bermanfaat daripada rujuk.
Haram, misalnya jika maksud rujuknya suami adalah untuk menyakiti istri atau mendurhakai Allah SWT.
10. Hikmah pernikahan yang islami:
Memenuhi kebutuhan seksual dengan cara yang halal dan diridai Allah SWT.
Menyalurkan naluri kebapakan dan suami dan keibuan bagi istri.
Membagi rasa tanggung jawab antara suami dan istri. Menjalin hubungan silaturahmi antara keluarga suami dan
keluarga istri.
Bab 6
Perkembangan Islam di Indonesia A. Internalisasi Budi Pekerti Islam
Internalisasi Budi Pekerti Islam Jawaban No Pertanyaan Setuj u TidakSetuj u Tidak Tahu Alasan 1. Islam mampu mengubah masyarakat Indonesia yang dulunya menganut sistem kasta dan diskriminasi menjadi masyarakat yang setiap anggotanya mempunyai kedudukan, harkat, dan hak-hak yang sama. √ Karena dalam ajaran Islam, manusia kedudukanya sama di mata Allah, yang membedakan hanya keimanan dan ketakwaannya.
2. Semboyan yang didengungkan Islam “Cinta Tanah Air sebagian dari iman” mampu mendorong umat Islam untuk lebih mengutamakan kepentingan bangsa dan negara daripada kepentingan dirinya dan golongannya. √ Sesuai dengan kenyataan sejarah.
3. Salah satu sebab perlawanan senjata
√ Sesuai dengan
yang dilakukan umat Islam di bawah pimpinan panglima perangnya seperti Pangeran Diponegoro, Tuanku Imam Bonjol, dan Panglima Polim, dapat dipatahkan oleh penjajah Belanda karena kaum penjajah memiliki ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya di bidang persenjataan yang lebih canggih dari umat Islam.
4. Jika umat Islam ingin memperoleh kemajuan, sehingga disegani oleh bangsa-bangsa di dunia, umat Islam harus beriman dan bertakwa serta harus menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) yang canggih. √
Karena hal itu sesuai dengan ajaran Islam.
5. Salah satu peran lembaga-lembaga pendidikan Islam di Indonesia adalah dapat mencerdaskan masyarakat dan menumbuhkan kesadaran beragama dan bernegara. √ Sesuai dengan tujuan yang dirumuskan oleh lembaga-lembaga pendidikan Islam di tanah air.
B. Pilihan Ganda
1. e. (1), (2), (4), dan (6) 2. a. pertama Hijriah
3. b. Arab – Yaman – Gujarat – Srilangka – Indonesia 4. c. 1261 M
5. d. berhasil mengusir penjajah Belanda sehingga agkat kaki dari pulau Jawa
6. d. Fatahillah
7. e. Sultan Hasanuddin 8. a. (1), (2), dan (3) 9. c. Serikat Islam
10. c. menolak rencana ordonansi (peraturan pemerintah) tentang perkawinan tercatat
C. Essay
1. Lima sebab Islam cepat tersiar di Indonesia:
Adanya dorongan kewajiban bagi setiap Muslim/Muslimah khususnya para ulamanya untuk berdakwah menyiarkan Islam sesuai dengan kemampuan mereka masing-masing. Adanya kesungguhan hati dan keuletan para juru dakwah
untuk berdakwah secara terus-menerus kepada keluarga, tetangga, dan masyarakat.
Persyaratan untuk masuk Islam sangat mudah, seseorang telah dianggap masul Islam setelah mengucapkan dua kalimat syahadat.
Ajaran Islam tentang persamaan, tidak adanya sistem kasta, dan diskriminasi mudah menarik simpati rakyat terutama dari lapisan bawah.
Banyak raja-raja Islam di berbagai wilayah di Indonesia ikut berdakwah menyiarkan Islam.
2. Islam masuk ke Sumatera dibawa oleh para pedagang yang juga para muballig yang berasal dari Arab, Gujarat, dan Persia. Wilayah Sumatera yang pertama kali dimasuki Islam adalah Sumatera bagian utara seperti Pasai dan Perlak. Para pedagang atau muballig dari Arab, Gujarat, dan Persia itu menyiarka Islam melalui pernikahan, sikap dan tutur kata yang sopan dan bijaksana. Mereka berdakwah kepada anggota keluarga dari istri mereka, para tetangga, masyarakat, bahkan raja-raja kecil yang ada di bandar-bandar Sumatera Utara.
Pada tahun 1261 M, berdiri kerajaan Islam pertama yaitu Kerajaan Samudra Pasai yang terletak di pesisir timur laut Aceh Lhoksumawe (Aceh Utara). Kerajaan Samudra Pasai ini semakin
maju dan berkembang sehingga menjadi pusat dakwah Islam. Dari kerajaan inilah, Islam menyebar ke seluruh pelosok nusantara.
3. Sunan Ampel adalah salah seorang Wali Sanga yang nama aslinya Raden Rahmat (1401 M–1481 M). Sunan Ampel menikah dengan seorang putri Tuban bernama Nyi Ageng Manila dan dikaruniai empat anak yaitu: Maulana Makdum Ibrahim (Sunan Bonang), Syarifuddin (Sunan Drajat), Nyi Ageng Maloka, dan putri yang menjadi istri Sunan Kalijaga. Jasa-jasa Sunan Ampel antara lain:
Mendirikan pesantren di Ampel Denta dekat Surabaya. Berperan aktif dalam membangun Masjid Agung Demak,
yang dibangun pada tahun 1479 M.
Mempelopori berdirinya Kerajaan Islam Demak dan ikut menobatkan Raden Fatah sebagai sultan pertamanya. 4. Raja-raja di Kepulauan Maluku yang masuk Islam antara lain:
Raja Ternate (Sultan Mahrum) Raja Tidore (Sultan Jamaludin) Raja Jailolo (Sultan Hasanuddin) Raja Bacan (Sultan Zaenal Abidin)
5. Islam pertama kali masuk ke Indonesia kira-kira pada abad ke-8 M. Daerah pertama yang dimasuki Islam adalah pantai Sumatera bagian Utara. Para muballig yang menyiarkan Islam di pantai Sumatera bagian Utara adalah para pedagang dari India yakni bangsa Arab, Persi, dan Gujarat.
6. Empat cara berpikir, bersikap, dan berbuat yang ditanamkan Islam terhadap umat Islam Indonesia adalah:
1) Menghambakan diri hanya kepada Allah SWT dan menjauhkan diri dari perbuatan syirik.
2) Menanamkan rasa keadilan dan persamaan dan menghilangkan sistem kasta serta diskriminasi dalam kehidupan bermasyarakat.
3) Menanamkan rasa cinta tanah air dan rasa kebangsaan (hubbul watan minal iman).
4) Menanamkan semboyan “Islam adalah agama yang cinta damai tapi lebih cinta kemerdekaan.”
7. Tujuan bangsa Portugis datang ke Indonesia: Mengeruk kekayaan Indonesia (gold) Meraih kemuliaan dan kejayaan (glory) Menyebarkan agama Nasrani (gospel) Usaha-usaha untuk meraih tujuan tersebut:
Merebut Bandar Malaka dari kekuasaan Sultan Mahmud Syah.
Mendirikan benteng pertahanan di Kepulauan Maluku dan di pulau Jawa (Sunda Kelapa).
Melakukan penjajahan antara lain terhadap Kepulauan Maluku.
8. Sikap Kesultanan Ternate terhadap Portugis ialah memerangi dan mengusirnya dari tanah Maluku.
9. Peranan organisasi-organisasi Islam seperti Sarekat Islam, Muhammadiyah, dan Nahdhatul Ulama pada masa perang kemerdekaan adalah berjuang bersama-sama untuk mengusir kaum penjajah dan mewujudkan kemerdekaan Indonesia.
10. Peranan organisasi dan lembaga pendidika Islam pada masa reformasi antara lain:
Melakukan usaha-usaha agar masyarakat Indonesia berilmu pengetahuan tinggi, berbudi luhur, dan bertakwa. Melakukan usaha-usaha di bidang kesehatan dan
kesejahteraan masyarakat, antara lain dengan mendirikan rumah sakit, poliklinik, Balai Kesehatan Ibu dan Anak (BKIA), panti asuhan, dan pos santunan sosial.
Menumbuhkan kesadaran berbangsa dan bernegara. Memupuk persatuan dan kesatuan umat Islam.
Mengadakan pembinaan mental dan spiritual.
Latihan Ulangan Akhir Semester 1
A. Pilihan Ganda
1. a. mad wajib muttasil
2. b. aku tidak menyembah apa yang kamu sembah 3. a. An-Nisā’: 48
4. d. (2) dan (4)
5. e. kebebasan beragama 6. b. 10
7. c. izhar syafawi
8. a. bila disuruh mengerjakan kebaikan, hendaknya segera dilaksanakan
9. d. fardu kifayah
10. c. ikhfa’ syafawi 11. a. (1), (2), dan (3)
12. c. jamaah salat Jumat itu, minimal berjumlah 100 orang 13. b. Yaumul Hasyr
14. d. murtad 15. e. mutmainnah
16. e. penempatan orang kafir di neraka dan orang bertakwa di urga
17. b. bertakwa pada Allah SWT 18. c. mengerjakan salat
19. d. orang yang selalu berpuasa sunah
20. a. memenuhi segala keinginan dan kebutuhannya
21. b. manusia akan memperoleh sesuatu, sesuai dengan usahanya
22. c. menggunakan karunia Allah itu untuk hal-hal yang diridai-Nya
23. a. bersegeralah kamu sekalian beramal saleh 24. e. saja’ah
25. d. wajib
26. e. dapat membaca Al-Qur’an 27. b. paham rukun nikah
28. b. Kepala Urusan Agama
30. a. anak perempuan dari saudara angkat istri 31. a. ila’
32. e. khulu’ 33. c. 53
34. d. (1), (2), (3), dan (5)
35. b. Pantai Sumatra bagian Utara 36. b. Adipati Unus
37. c. Tuanku Imam Bonjol
38. e. pemimpin pesantren Sukamanah Jawa Barat 39. d. (1), (2), dan (4)
40. a. memberantas berbagai bentuk kemungkaran B. Essay
1. Sikap umat Islam terhadap orang yang berbeda pendapat:
Umat Islam harus berpegang teguh pada pendapatnya bahwa Nabi Muhammad SAW adalah betul-betul utusan Allah dan Al-Qur’an yang dibawanya merupakan kitab suci yang harus dijadikan pedoman hidup umat manusia sampai akhir zaman.
Mengajak orang-orang yang tidak sependapat (orang-orang kafir) agar mereka meyakini kebenaran kerasulan Nabi Muhammad dan kitab suci Al-Qur’an yang dibawanya serta ajaran agama Islam yang disampaikannya.
Jika orang-orang kafir itu tetap pada kekafirannya, maka umat Islam harus bersikap toleransi, saling menghormati, dan bekerja sama dalam urusan dunia untuk kesejahteraan bersama.
2. Karena orang yang beriman kepada Hari Akhir, meyakini bahwa hanya orang yang ketika di dunia beriman dan beramal saleh akan meraih surga dan terbebas dari neraka di akhirat nanti. 3. Dalil naqlinya: “Allah tidak akan menerima amal melainkan yang
didasari ikhlas karena Allah dan untuk mecari keridaan-Nya.” (H.R. Ibnu Majah). Dalil aqlinya: orang yang riya’ dan sum’ah tidak akan beramal apabila tidak mendapat perhatian dan pujian dari orang lain, orang seperti ini tidak akan pernah ikhlas dalam beramal. Riya’ dan sum’ah akan merusak amal saleh karena perbuatan tersebut termasuk syirik kecil.
4. Jika sebagai suami, laksanakan kewajiban-kewajiban suami dengan sebaik-baiknya. Dan jika sebagai istri, laksanakan kewajiban istri dengan sebaik-baiknya. Antara suami dan istri hendaknya bekerjasama untuk mewujudkan tujuan pernikahan yakni rumah tangga yang sakīnah, mawaddah, dan rahmah. 5. Peran Muhammadiyah:
Membina generasi muda agar berilmu, beriman, dan bertakwa.
Melakukan usaha-usaha untuk mensejahterakan masyarakat antara lain dengan mendirikan rumah sakit dan panti asuhan.
Bab 7
Al-Qur'an Surah Yūnus, 10: 101 dan Surah Al-Baqarah, 2: 164
Kegiatan Siswa hal. 101 N
o
Bacaan Hukum Bacaan Cara
Membaca
Alasan 1.
ت
ب وعمعس
م لاَ
(fathah di atas huruf
mim dan ya')
Mad tabi'i samāwāti Karena ada
fathah tegak
di atas huruf
mim dan ya'
2.
ض
ب
رعل
َ اعوَ
ۗ (tanda waqaf)Waqaf wal'ard Tanda waqaf
yang menunjukkan boleh berhenti, namun bila di-waqaf-kan lebih baik.
3.
م
ن
ع ع
َ
ب وعقَ
(nun mati menghadapiqaf)
Ikhfa' 'ang qaumi Karena nun
mati bertemu huruf ikhfa' qaf 4.
ن
َ وعندمبؤعيد
(dibaca waqaf)Mad arid lissukun yu'minūn Karena huruf
mad diiringi
oleh sukun karena
waqaf.
Kegiatan Siswa hal. 105 N
o Gunnah Mad Badal Mad Tabi'i Ikhfā
1.
ربا
ت
ب وعمعس
م لاَ
ي
ع تبلما
عدفَنعيَ
2.
س
َ
ا
حبيعررلا
ا
ل
َ زَنعاَ
3.
ن
م اب
ل
َع
ا
وَ
ل
ر ك
د
ن
ع مب
4.ءءٍلا
ن
ع مب
ت
ءٍع يع
َ
ل
ي
ع فب
A. Internalisasi Budi Pekerti Islam
Internalisasi Budi Pekerti Islam Jawaban No Pertanyaan Setuj u TidakSetuj u Tidak Tahu Alasan 1. Manusia akan mampu menjelajah seluruh pelosok bumi dan melintasi ruang angkasa apabila manusia menguasai iptek. √ Sesuai dengan kandungan Q.S. Ar-Rahmān,55: 33. 2. Kemajuan di bidang iptek hendaknya dimanfaatkan untuk kesejahteraan umat manusia di dunia dan akhirat. √
Karena hal tersebut sesuai dengan tujuan umat Islam yakni ingin meraih kesejahteraan di dunia dan akhirat. 3. Bukti-bukti tentang
ada-Nya dan kuasa-Nya terdapat pada alam semesta dan
√ Lihat Al-Baqarah, 2:
164 dan hal itu sesuai dengan kenyataan.
segala isinya. 4. Umat Islam hendaknya berusaha sekuat tenaga agar kemajuan di bidang iptek menyamai atau melebihi Jepang dan Amerika Serikat.
√
Islam membimbing umatnya agar maju dalam berbagai bidang yang bermanfaat khususnya iptek melebihi umat-umat non-Islam. 5. Umat Islam di Turki, Mesir, Iran, dan Indonesia memiliki pakar-pakar di bidang iptek. √ Sesuai dengan kenyataan.
6. Ibnu Sina adalah seorang ilmuwan Muslim √ Sesuai dengan riwayat hidupnya. B. Pilihan Ganda 1. d. tabi'i 2. a. ancaman 3. a. Yāsin: 38 4. b. Al-Anbiyā': 30 5. e. wa'ad
6. c. mad lāzim musaqqal kilmī 7. d.
ا
8. a. bahtera
9. b. pengkisaran angin
10. e. adanya Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa lagi Mahakuasa
C. Essay
1. Isi/kandungan Surah Yūnus, 10: 101 adalah perintah Allah SWT untuk memikirkan segala ciptaan-Nya baik yang ada di langit maupun di bumi.
2. Geologi adalah ilmu pengetahuan yang menyelidiki bagaimana bentuk dan terjadinya bumi. Ayat-ayat Al-Qur'an yang berhubungan dengan geologi adalah Q.S. Al-Anbiyā', 21: 30, Fussilat, 41: 9 dan 11-12, dan Al-Mulūk, 67: 3-5.
Mad Badal:
حبيعررلا
Mad Wajib:ءلا
Mad Jāiz: ل
َ زَنعاَا
Mad Arid lissukun: ن
َ وعلدقبععيَ
4. Yang harus dilakukan manusia (sebagai khalifah) terhadap bumi, langit, dan segala isinya:
Memikirkan ada-Nya dan kuasa-Nya yang terdapat pada bumi, langit, dan segala isinya.
Memanfaatkannya untuk kesejahteraan hidup umat manusia di dunia dan di akhirat.
Memelihara kelestariannya.
5. Bukti-bukti kekuasaan Allah yang dijelaskan Qur'an Surah Al-Baqarah: 164:
Penciptaan langit dan bumi serta pengaturannya yang sangat teliti.
Pergantian malam dan siang yakni perputaran bumi pada porosnya yang melahirkan malam dan siang yang manfaatnya dapat dirasakan umat manusia.
Lautan yang manfaatnya sebagai sarana transportasi dan sumber penghidupan umat manusia.
Menurunkan air hujan dari langit yang manfaatnya sangat banyak, khususnya bagi umat manusia.
Menciptakan pengisaran angin yang mendatangkan rahmat bagi alam semesta.
Bab 8
Iman kepada Qada dan Qadar A. Internalisasi Budi Pekerti Islam
Internalisasi Budi Pekerti Islam Jawaban
No Pertanyaan Setuj
u 1. Meyakini bahwa
segala apa yang terjadi di alam ini semesta ini, seperti adanya siang dan malam, laki-laki dan wanita, senang dan susah, serta sehat dan sakit adalah merupakan kehendak dan ketentuan Allah SWT. √ Meyakini hal-hal seperti itu sesuai dengan tuntuna ajaran Islam, khususnya rukun iman yang keenam (iman kepada qada dan qadar). 2. Menjadikan semua sikap, perilaku dalam kehidupan sehari-hari sebagai ibadah. √ Karena berdasarkan Az-Zariyat: 56, tugas dan kewajiban manusia di dunia ini ialah beribadah
(menghambakan diri pada Allah SWT). 3. Menyadari bahwa setiap manusia mempunyai kebebasan untuk memilih dan berbuat, sesuai dengan kodratnya sebagai makhluk. √ Lihat Q.S. Al-Balad, 90: 20 dan Hadis. 4. Melandasi setiap pekerjaan yang baik dengan niat ikhlas karena Allah SWT.
√
Karena hal itu sesusai dengan ajaran Islam. 5. Meninggalkan kewajiban dari Allah SWT dan mengerjakan larangan-Nya. √ Karena menurut ajaran Islam, hal tersebut termasuk perbuatan dosa yang harus dijauhi. B. Pilihan Ganda
1. e. kemampuan
2. d. menentukan pilihan terhadap jalan hidup yang ditempuh 3. e. manusia dijadikan bersifat lemah
4. a. mengusahakan sesuatu yang disetujui dan disenangi semua makhluk
5. c. (2), (3), dan (5) 6. e. murtad
7. d. bersyukur bila memperoleh kenikmatan dan bersabar bila dikenai musibah
8. b. tabzīr 9. a. fatalisme 10. b. tawakal C. Essay
1. Pendapat ulama Asy'āriah tentang qada dan qadar: Qada adalah kehendak Allah dan qadar ialah perwujudan kehendak Allah. Qada dan qadar merupakan satu kesatuan, tidak dapat
dipisahkan.
2. Hukum beriman kepada qada dan qadar adalah fardu 'ain. Alasan hukumnya terdapat pada Q.S. Ali 'Imran, 3: 47, Fussilat, 41: 10, dan hadis tentang rukun iman.
3. Manusia meupakan makhluk musayyar karena dalam hal-hal tertentu dipaksakan oleh kekuatan Allah, seperti peredaran darah yang bekerja secara otomatis. Manusia merupakan makhluk mukhayyar karena dalam hal-hal tertentu memiliki kebebasan untuk memilih dan berbuat, seperti bebas memilih jalan hidup.
4. Hukum berikhtiar untuk mewujudkan cita-cita ingin
memperoleh kebahagiaan dunia dan akhirat adalah wajib. Karena cita-cita seperti itu sesuai dengan ajaran Islam yang bersumber pada Al-Qur'an dan Hadis.
5. Karena orang yang beriman pada takdir meyakini bahwa membiasakan untuk berperilaku terpuji dan menjauhkan diri dari perilaku tercela merupakan satu-satunya cara untuk memperoleh kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat.
Bab 9
Perilaku Terpuji A. Internalisasi Budi Pekerti Islam
Internalisasi Budi Pekerti Islam Jawaban No Pertanyaan Setuj u TidakSetuj u Tidak Tahu Alasan 1. Persatuan dari seluruh rakyat Indonesia merupakan modal utama untuk mencapai tujuan nasional. √
Jika seluruh rakyat Indonesia tidak bersatu, maka tujuan nasional tidak akan tercapai.
2. Persaudaraan yang dikehendaki Islam adalah yang dapat mendorong timbulnya sikap perilaku tolong-menolong dalam kebaikan antara sesama umat manusia. √ Karena dengan persaudaraan seperti itu, kedamaian dan kesejahteraan bersama akan terwujud. 3. Prinsip persamaan derajat sesama manusia yang diajarkan Islam, dapat mencegah dari sikap suka
√ Karena pernyataan
tersebut sesuai dengan ajaran Islam yang tertuang dalam Al-Qur'an dan Hadis.
menghina dan merendahkan orang lain.
4. Kebenaran rukun iman dan rukun
Islam perlu
dimusyawarahkan lagi oleh umat Islam.
√
Karena rukun iman dan rukun Islam
sudah pasti kebenarannya dan telah ditegaskan dalam Al-Qur'an dan Hadis. 5. Kerukunan dalam hidup berkeluarga bukan persyaratan untuk meraih keluarga yang sakīnah, mawaddah, dan rahmah. √
Kalau tidak ada kerukunan dalam keluarga maka keluarga yang
sakīnah,
mawaddah, dan
rahmah tidak akan
terwujud. B. Pilihan Ganda
1. e. bertanggung jawab terhadap ketertiban dunia 2. c. satu tubuh
3. b. menghormati yang tua dan menyayangi yang muda 4. b. suka membantu saudaranya
5. a. (1), (2), dan (3) 6. b. Al-Hajj: 39
7. d. mendamaikan dua golongan yang berperang 8. e. memenuhi segala keinginannya
9. c. istikamah
10. c. (1), (3), dan (4) C. Essay
1. Dengan bersatu maka kekuatan dan keteguhan akan bertambah. Pernyataan itu juga dapat dilihat dari semboyan "Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh." Sebagai contoh: setiap individu diibaratkan sebagai sebatang lidi, sebatang lidi tidak akan dapat membersihkan halaman yang kotor, namun bila batang-batang lidi itu dikumpulkan dan diikat menjadi satu, maka kotoran dan sampah pasti dapat dibersihkan.
2. Persaudaraan yang dikehendaki Islam berdasarkan hadis Nabi SAW adalah persaudaraan yang dilandasi oleh rasa saling menyayangi dan mengasihi bagaikan satu tubuh. Apabila satu anggota tubuh sakit, maka bagian tubuh lainnya kana
3. Kerukunan adalah sekata, sepakat, damai, permufakatan, dan perkumpulan. Sedangkan maksud kerukunan antara lain:
Agar memperoleh rida dan rahmat Allah.
Agar ketentraman, kedamaian, dan kesejahteraan bersama dapat terwujud.
Agar mampu meninggalkan perilaku tercela yang dimurkai Allah dan menjadi penghalang terciptanya kerukunan.
4. Usaha yang harus dilakukan agar kerukunan hidup berumah tangga dapat terwujud:
Suami dan istri melaksanakan kewajiban masing-masing dengan sebaik-baiknya.
Anak-anak menjadi anak yang saleh dan berbakti kepada kedua orangtuanya.
Suami-istri dan anggota keluarga yang lain hendaknya memelihara diri untuk tidak bersikap dan berperilaku tercela yang akan mendatangkan kerugian dalam rumah tangga.
5. Manfaat yang akan didapat jika kerukunan terwujud, antara lain:
Memperoleh keamanan, kedamaian, dan ketentraman. Pembangunan dalam berbagai bidang dapat terwujud
dengan baik.
Memelihara kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara dari gangguan-gangguan dan berbagai tindak kejahatan yang meresahkan dan merugikan.
Bab 10 Perilaku Tercela
A. Internalisasi Budi Pekerti Islam Internalisasi Budi Pekerti Islam
Jawaban
u Setuj
u Tahu 1. Berlebihan dalam
makan dan minum termasuk perilaku tercela, karena akan mendatangkan kerugian kepada pelakunya. √
Selain itu, makan dan minum secara berlebihan
merupakan
perbuatan yang tidak disukai Allah SWT. Lihat Q.S. Al-A'rāf,7: 31. 2. Untuk menutupi sifat borosnya, mungkin saja seorang pejabat akan melakukan korupsi. √ Karena pemboros adalah saudara setan dan setan selalu menggoda manusia untuk berbuat zalim termasuk korupsi. 3. Biasanya perilaku
gībah itu bertujuan
untuk mencemarkan nama baik seseorang. √ Karena biasanya, orang yang berperilaku gībah memiliki sifat iri bila melihat kebahagiaan orang lain. Oleh karena itu, ia akan merusaknya dengan ber- gībah.
4. Pelaku gībah itu disamakan dengan pemakan daging manusia. √ Sesuai dengan kandungan Q.S. Al-Hujurāt, 49: 12. 5. Fitnah termasuk
dosa besar yang harus dijauhi oleh setiap
Muslim/Muslimah.
√
Karena fitnah itu
lebih besar bahayanya dari pembunuhan (lihat Q.S. Al-Baqarah, 2: 191 dan 217). B. Pilihan Ganda 1. a. Al-An'ām: 141
2. e. ibadahnya tidak akan diterima Allah 3. c. kefasikan
4. b. (1), (3), dan (5)
5. d. suka mengadu domba 6. e. pembunuhan
7. e. memenuhi semua apa yang diinginkannya 8. a. tercela dan menyesal
9. c. saling menggunjing 10. a. (1), (2), dan (3) C. Essay
1. Karena ibadah secara berlebihan akan menghalangi kewajiban-kewajiban lain, misalnya kewajiban-kewajiban belajar, membantu
orangtua, mencari rezeki yang halal, dan kewajiban memelihara kesehatan jasmani dan rohani. Rasulullah SAW bersabda:
"Binasalah orang yang keterlaluan dalam beribadah, beliau ulangi ucapan itu sampai tiga kali." (H.R. Muslim).
2. Dua macam sikap dan perilaku pemboros:
Tidak memikirkan kehidupan setelah mati nanti, yaitu kehidupan di alam kubur dan akhirat.
Dermawan untuk keburukan dan kikir untuk kebaikan. 3. Persamaan antara gībah dan fitnah:
Perilaku tercela yang hukumnya haram.
Mendatangkan kerugian bagi pelakunya dan orang yang menjadi sasaran gībah dan fitnah.
Perbedaan antara gībah dan fitnah:
Gībah ialah menyebarluaskan aib (keburukan) seseorang
yang memang dilakukan oleh orang tersebut.
Fitnah adalah menyebarluaskan berita bohong tentang aib seseorang.
4. Bila menerima berita dari orang fasik, hendaknya jangan
langsung mempercayai berita itu. Tetapi selidiki terlebih dahulu mengenai kebenaran berita tersebut, agar kita tidak terjerumus kepada fitnah.
5. Perilaku yang harus diperbuat berdasarkan kandungan Surah Al-Hujurāt, 49: 6 adalah jangan cepat mempercayai berita yang disampaikan oleh seseorang, karena mungkin saja pembawa berita itu orang fasik yang sengaja membuat fitnah.
Bab 11 Mawaris A. Internalisasi Budi Pekerti Islam
Internalisasi Budi Pekerti Islam Jawaban No Pertanyaan Setuj u TidakSetuj u Tidak Tahu Alasan 1. Setiap Muslim/Muslimah diperintahkan oleh agamanya untuk mempelajari ilmu faraid dan mengajarkannya kepada orang lain.
√
Sesuai dengan anjuran Rasulullah dalam hadis riwayat Ibnu Majah dan Ad-Daruqutni.
2. Mengambil bagian waris yang menjadi hak anak yatim termasuk perbuatan aniaya yang pelakunya dianggap berdosa. √ Lihat Q.S. An-Nisā': 10. 3. Pembagian harta waris itu hendaknya dilakukan secara adil, sesuai dengan apa yang diajarkan Islam.
√
Karena pembagian harta waris telak termaktub dalam Al-Qur'an dan Hadis. 4. Apabila Muslim/Muslimah yang meninggal dunia itu meninggalkan √ Sesuai dengan ketentuan dalam ilmu faraid.
utang, hendaknya utangnya dilunasi dengan harta peninggalannya. 5. Berdasarkan Undang-undang, setiap Muslim/Muslimah Indonesia berhak mengajukan permohonan kepada Pengadilan Agama agar Pengadilan Agama melaksanakan pembagian harta warisan terhadap keluarga mereka dengan hukum Islam. √ Sesuai dengan UU RI No.7 Tahun 1989. 6. Mematuhi hukum waris Islam dapat menghilangkan sifat-sifat tercela seperti: tamak, iri hati, dengki, dan
mau menang sendiri. √ Jika mematuhi hukum waris dengan ikhlas, maka Allah akan menghilangkan sifat-sifat tercela seperti itu.
B. Pilihan Ganda
1. e. dikeluarkan untuk membantu biaya pembangunan masjid 2. a. (1), (3), (5), dan (6)
3. c. istri, apabila pewaris (suaminya) tidak meninggalkan anak atau cucu
4. d. 150 gram
5. b. saudara perempuan seibu 6. d. bapak
7. b. 1/4 harta waris peninggalan istrinya 8. d. (2) dan (5)
9. a. al-garawain
10. c. (1), (2), dan (5)
C. Essay
kekeluargaan perkawinan
wala' (memerdekakan hamba sahaya)
hubungan seagama, yakni sama-sama Islam
2. Tiga ahli waris laki-laki yang harus mendapat bagian warisan karena tidak terhalang yaitu suami, ayah, dan anak laki-laki sekandung.
3. Hijab hirman adalah hijab yang menyebabkan ahli waris
kehilangan haknya atas harta warisan karena terhalang oleh ahli waris yang lebih dekat atau lebih berhak. Contoh: cucu laki-laki terhalang oleh anak laki-laki-laki-laki dan kakek terhalang oleh bapak.
Hijab nuqsān adalah hijab yang dapat mengurangi bagian dari
harta warisan bagi ahli waris tertentu karena bersama-sama dengan ahli waris tertentu pula. Contoh: istri mendapat bagian 1/8 bila bersama-sama anak/cucu dan suami mendapat bagian 1/4 bila bersama-sama anak/cucu.
4. Bagian warisnya:
Dua anak perempuan: 2/3 X Rp 48.000.000 = Rp 32.000.000
Istri (janda): 1/8 X Rp 48.000.000 = Rp 6.000.000
Ibu: 1/6 X Rp 48.000.000 = Rp 8.000.000
Sisa harta waris : Rp 48.000.000 – (Rp 32.000.000 + Rp 6.000.000 + Rp 8.000.000) = Rp
2.000.000,-Tambahan bagian waris:
Dua anak perempuan: 4/5 X Rp 2.000.000 = Rp 1.600.000
Ibu: 1/5 X Rp 2.000.000 = Rp 400.000
Jadi bagian dua anak perempuan: Rp 32.000.000 + Rp 1.600.000 = Rp 33.600.000
Bagian waris ibu: Rp 8.000.000 + Rp 400.000 = Rp 8.400.000 5. Alasannya:
Orang-orang kaya sebelum meninggal dunia dapat
berwasiat agar 1/3 hartanya digunakan untuk membantu para fakir miskin dan anak-anak yatim terlantar.
Orang kaya yang tidak meninggalkan ahli waris, bila mereka meninggal, harta warisannya dapat dimanfaatkan untuk kepentingan sosial, pendidikan, dan ilmu
pengetahuan.
6. Isi pasal 185 Kompilasi Hukum Islam, Buku II Hukum Kewarisan di Indonesia adalah: Ahli waris yang meninggal lebih dulu
daripada si pewaris maka kedudukannya dapat digantikan oleh anaknya, kecuali mereka yang tersebut pada pasal 173. bagian ahli waris pengganti tidak boleh melebihi dari bagian ahli waris yang sederajat dengan yang diganti.
Bab 12
A. Internalisasi Budi Pekerti Islam
Internalisasi Budi Pekerti Islam Jawaban No Pertanyaan Setuj u TidakSetuj u Tidak Tahu Alasan
1. Islam adalah agama yang cinta damai, tetapi lebih mencintai kemerdekaan. √ Sesuai dengan tuntunan Al-Qur'an dan hadis.
2. Agar umat Islam tidak dijajah, selain harus bertakwa juga harus menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. √
Umat Islam yang bertakwa dan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi tentu akan memiliki kekuatan dan kemampuan untuk mewujudkan kemerdekaan. 3. Islam membolehkan umatnya untuk mempelajari IPTEK dari umat beragama lain. √
Karena hal itu patut dilakukan bila tidak ada umat Islam yang menguasai IPTEK lebih baik dari umat beragama lain tersebut.
4. Islam mengajarkan agar perbudakan di atas dunia harus dilenyapkan. √ Karena agama Islam diturunkan ke dunia untuk menjadi rahmat bagi semesta alam. Dan perbuadakan tidak sesuai dengan ajaran Islam yang tidak diskriminatif. 5. Keberadaan umat
Islam di Benua Asia, Eropa, Afrika, Australia, dan Amerika makin meningkat baik kualitas maupun √ Sesuai dengan kenyataan sejarah.
kuantitasnya. B. Pilihan Ganda 1. e. Srilangka
2. a. Muhammad Iqbal 3. c. (1), (2), dan (4)
4. d. Council Religiuex Del Islam en France 5. b. Uganda
6. a. 7 Ramadan 361 H 7. b. 1976 M
8. c. mengusahakan agar seluruh hukum Islam berlaku di Australia 9. e. Federation of Islamic Associations
10. a. 1976 M C. Essay
1. Muhammad Iqbāl dikatakan sebagai sosok cendikiawan Muslim Pakistan yang sukses karena:
Muhammad Iqbāl adalah guru besar bahasa Arab di Universitas London selama enam bulan.
Pernah menjadi pengacara di Lahore.
Dosen Filsafat dan Sastra Inggris di Government College Lahore.
Memberikan ceramah-ceramah di Hyderabad Madras dan Aligarh. Kemudian kumpulan ceramah beliau tersebut disusun dalam sebuah buku yang berjudul The
Reconstruction Thought of Islam (Rekonstruksi Pemikiran
Islam).
Banyak menulis buku yang kemudian diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa.
2. Kegiatan umat Islam di Prancis:
Mendirikan masjid-masjid, pemukiman, dan sekolah-sekolah untuk warna Muslim.
Makin banyaknya wanita-wanita Muslimah yang berjilbab. Mengadakan pameran buku-buku Islam di Prancis.
Membangun toko-toko yang menjual makanan halal. Berkembangnya beberapa kelompok tarekat (kelompok
sufi).
3. Aljazair memasuki masa kebangkitan karena:
Semangat kehidupan beragamanya meningkat. Perencanaan ekonomi yang lebih sistematis.
Diadakan berbagai kegiatan Islami seperti mendirikan pusat latihan imam, membangun Universitas Teknik Uktra Modern di Oran, dan pembangunan masjid-masjid.
4. Manfaat-manfaat mempelajari Islam di Benua Australia:
Untuk diambil pelajaran yang baik dan berguna, seperti kebebasan beragama dijamin oleh undang-undang dan tingginya toleransi antar umat beragama.
Mengambil pelajaran dari organisasi Islam di Australia dan kegiatan-kegiatannya.
5. Kegiatan-kegiatan Islamic Society of North America:
Mengadakan pertemuan tahunan organisasi Islam yang mampu menghadirkan 5000 peserta.
Mengadakan ceramah dan diskusi tentang Islam dan umat Islam di Amerika.
Mengadakan pameran buku, kaset, busana islami, makanan halal, dan berbagai layanan perbankan Islam.
Latihan Ulangan Akhir Semester 2 A.Pilihan Ganda 1. e. badal 2. a. peringatan 3. c. Al-Anbiya': 30 4. b. idgam 5. d. hewan 6. a. (1), (2), dan (4) 7. b. kehendak 8. c. murtad 9. e. mencukupkan keperluannya
10. d. beredarnya darah dalam tubuh 11. e. berputus asa dalam hidup
12. d. menumbuhkan sikap perilaku terpuji 13. c. bercerai-berai
14. a. saling memuaskan keinginan
15. b. membantu orang yang menolong saudaranya 16. e. kemufakatan seluruh umat
17. d. (1), (2), dan (4)
18. a. tetangganya merasa tidak aman dari gangguannya 19. c. Al-An'ām: 141
20. b. dibenci oleh orang banyak 21. d. Qatadah
22. e. kikir
24. b. menyebarkan fitnah 25. d. tetangga dekat 26. d. (1), (3), dan (4)
27. e. menyantuni fakir miskin 28. b. (1), (2), dan (4) 29. d. (4) 30. e. (5) 31. b. Rp 4.250.000 32. a. 186 33. c. 1989 34. e. Muhammad Iqbāl 35. b. Ethiopia 36. c. 1976
37. d. pada tahun 1969 membentuk Council of Imam (Mejelis Imam), yang bertugas mengatur imam-imam di masjid-masjid di Benua Amerika.
38. e. Elijah Muhammad 39. b. 1980
40. a. Warisuddin Muhammad
B. Essay
1. Karena jika umat Islam sungguh-sungguh beriman pada takdir maka ia akan berusaha secara maksimal sesuai dengan
kemampuan dan dengan cara yang halal. Agar menjadi manusia yang selalu meningkatkan kualitas hidupnya ke arah yang lebih maju.
2. Untuk mewujudkan keamanan, ketentraman, kedamaian, dan kesejahteraan bersama. Usaha-usaha yang harus dilakukan untuk mencapai hasil seperti itu, antara lain:
Setiap orang hendaknya berperilaku baik dan tidak berperilaku tercela, demi terciptanya kehidupan yang aman dan nyaman.
Apabila terjadi perselisihan antar warga, hendaknya segera diselesaikan oleh pihak-pihak yang berselisih. Bila tidak bisa berdamai juga, maka ketua RT atau tokoh masyarakat setempat harus menjadi penengah demi terselesaikannya perselisihan.
3. Hikmah berperilaku tasamuh dalam kehidupan bermasyarakat dan beragama:
Tidak akan ada permusuhan antar anggota masyarakat dan antar umat beragama.
Sesama warga akan saling menghormati, menghargai, dan tolong-menolong dalam hal-hal yang bermanfaat demi terwujudnya ketentraman dan kedamaian bersama.
Antar umat beragama saling bekerja sama dalam urusan dunia demi kemakmuran dan kesejahteraan bersama. 4. Bagian masing-masing ahli waris:
Istri: 1/8 X Rp 240.000.000 = Rp 30.000.000 Ibu: 1/6 X Rp 240.000.000 = Rp 40.000.000 Dua anak perempuan: 2/3 X Rp 240.000.000 = Rp
160.000.000
Sisa harta waris: Rp 240.000.000 + (Rp 30.000.000 + Rp 40.000.000 + Rp 160.000.000 = Rp 10.000.000
Tambahan bagian:
Ibu: 1/6 X Rp 10.000.000 = Rp 1.667.000 Dua anak perempuan: 4/5 X Rp 10.000.000 = Rp
8.333.000
5. Tunisia mempunyai peranan besar dalam sejarah perkembangan Islam karena:
Adanya lembaga pendidikan Jam'iyah Zaitūnah yang kemudia diubah menjadi institut ilmu-ilmu Islam yang mendidik dan melatih kader-kader ulama agar menjadi ulama besar.
Tunisia aktif dalam Organisasi Konferensi Islam (OKI), dan ikut menentukan keputusan tentang kebijakan-kebijakan diplomasi Timur Tengah, khususnya konflik Palestina-Israel.
Dikarenakan ...termasuk perbuatan murtad dan syirik yg dihrmkan dalam Al-Qur’an. Bagi siapa yg melakukan prbuatan tsb maka Allah SWT tdk akan mengampuni dosanya dan apabila dia mati dlm keadaan kafir maka akn sia-sia sgala amalannya didunia akhirat dan mnjdi penghuni neraka serta kekal didlmnya.