Pada akhir Tahap A, pada unsur Hadits Al-Qur'an, siswa dapat mengenal huruf hijaiah dan harakatnya, huruf hijaiah nyambung, serta dapat membaca surah pendek Al-Qur'an dengan baik. Siswa juga terbiasa dengan percaya diri mengemukakan pendapat pribadinya dan belajar menghargai pendapat yang berbeda. Siswa dengan ketidakmampuan belajar: mempunyai gaya belajar yang terbatas pada satu gaya saja, misalnya audio.
Setelah mengikuti pembelajaran, siswa menunjukkan sikap berani dan percaya diri dalam membaca Al-Qur'an serta dapat menunjukkan sikap...berpaling kepada Allah SWT. sebagai implementasi pemahaman makna QS. Mereka juga diminta membaca Surah an-Nās secara mandiri dan bersama-sama serta saling mendengarkan bacaan secara bergiliran. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran kepada siswa disertai beberapa kegiatan pembelajaran yang akan dilaksanakannya bersama siswa.
Siswa membaca Surah an-Nās klasik ayat demi ayat, membaca satu ayat sebanyak 5-7 kali. Hal ini hendaknya disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik siswa dengan mengutamakan pencapaian hasil belajar. Guru meminta siswa mendemonstrasikan hafalan surat an-Nās kepada orang tua/wali sesuai makhārijul ḥurūf.
Kegiatan pengayaan dapat berupa pemberian tugas tutor sejawat bagi siswa yang belum memenuhi KBM.
PROFIL PELAJAR PANCASILA
Pada unsur aqidah, santri dikenalkan dengan rukun iman, beriman kepada Allah melalui Nama-nama Besar-Nya (asmaulhusna) dan dikenalkan dengan malaikat serta tugas yang dijalankannya. Dalam tataran moral, siswa dibiasakan untuk mengamalkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari dalam ungkapan yang positif, baik bagi dirinya sendiri maupun bagi sesama manusia terutama orang tua dan guru. Siswa juga terbiasa menyelesaikan tugas kelompok dan memahami pentingnya mengenali kelemahan dan kelebihan diri sendiri agar tercipta suasana saling mendukung satu sama lain.
Dalam unsur hukum, pelajar dapat mempelajari tentang rukun Islam dan kalimah syahadat, menerapkan tatacara bersuci, solat fardhu, azan, iqama, zikir dan doa selepas solat. Dalam pemahamannya tentang sejarah, pelajar hanya boleh bercerita tentang nabi-nabi tertentu yang dipercayai. Pendidikan agama dan akhlak Islam menekankan kebolehan mengenal huruf hijaiah dan pergerakannya, huruf hijaiah yang berkaitan, dan kebolehan membaca surah-surah pendek al-Quran dengan baik.
SARANA DAN PRASARANA
TARGET PESERTA DIDIK
MODEL METODE, DAN AKTIVITAS PEMBELAJARAN
SUMBER BELAJAR a. Sumber belajar utama
TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN Tujuan Pembelajaran
PEMAHAMAN BERMAKNA
KEGIATAN PEMBELAJARAN Kegiatan Pembuka
Dalam kegiatan ini guru juga diharapkan dapat memotivasi siswa agar mudah menghafal surat an-Nās, sebagaimana tertuang dalam buku siswa di awal subbab menghafal surat an-Nās. Siswa secara klasikal membaca Surat an-Nās, mereka membaca satu Surat beberapa kali hingga 5-7 kali dengan melihat tulisan di buku siswa. Siswa membaca surat an-Nās ayat demi ayat bersama kelompoknya, membaca satu ayat sebanyak 5-7 kali tanpa melihat tulisannya.
Siswa dengan kelompoknya masing-masing membaca surah an-Nās secara berulang-ulang hingga 5-7 kali tanpa melihat tulisannya. Pada bagian “Keterampilan Saya”, siswa diajak membaca bersama-sama kalimat “Saya dapat menghafal Surat an-Nās dengan lancar”. Siswa membacanya dengan bimbingan guru sehingga diharapkan termotivasi untuk menghafal surat an-Nās tanpa kendala.
Pada bagian “Kegiatan Kelompok”, siswa secara berkelompok (satu kelompok berisi dua orang siswa) diminta untuk bergiliran menghafalkan Surat an-Nās. Siswa yang menyimak diminta untuk memberikan koreksi, nilai dan masukan kepada teman kelompoknya agar keduanya dapat menghafalkan surat an-Nās dengan lancar dan benar.
REFLEKSI Refleksi guru
Alternatif model, metode dan kegiatan pembelajaran dapat digunakan oleh guru di setiap satuan pendidikan. Beberapa pilihannya adalah: latihan dan praktek, model pembelajaran talqīn dan tasmī' dengan metode peer learning. Namun ada juga santri yang memiliki kesalahan dalam menghafalkan surat an-Nās, khususnya pada ayat 4 dan 5. Kesalahan dalam pengucapannya juga terdapat pada surat al-Falaq.
Maka dalam hal ini guru hendaknya membantu siswa untuk membedakan pengucapan Surat an-Nās dan Surat al-Falaq agar tidak lagi melakukan kesalahan dalam menghafalkan Surat an-Nās Panduan dalam menghadapi pembelajaran siswa. Apakah penerapan pembelajaran hari ini dapat membangkitkan semangat siswa?
ASESMEN / PENILAIAN Penilaian
Guru melakukan penilaian keterampilan peserta didik dalam menghafal Surah an-Nās pada rubrik “Bismillah, Aku Pasti Bisa”
KEGIATAN PENGAYAAN DAN REMEDIAL Kegiatan Tindak Lanjut
Perbaikan
Pengayaan
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
BAHAN BACAAN GURU & PESERTA DIDIK
GLOSARIUM
DAFTAR PUSTAKA
MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA PAI dan Budi Pekerti SD KELAS II
PERTANYAAN PEMANTIK
Siswa menyanyikan bersama-sama lagu “Surah an-Nās” agar pembelajaran terasa menyenangkan dan siswa mudah mendapatkan informasi tentang Surah an-Nās dari lirik lagunya.
KEGIATAN PEMBELAJARAN
- Huruf Hijaiah Bersambung dan Makhārijul Ḥurūf
- Pada rubrik “Bismillah, Aku Pasti Bisa”, guru melakukan penilaian pengetahuan peserta didik berupa
Siswa diminta menyanyikan lagu “Surah an-Nās” berkali-kali hingga mereka mengingatnya sebagai stimulus belajar. Guru membimbing siswa dengan melakukan tanya jawab dan memberikan penjelasan tentang pesan pokok surat an-Nās. Kebanyakan santri lebih mengenal Surat an-Nās yang tergolong Surat Makkiyah karena diturunkan di Mekkah.
Melalui model pembelajaran talqīn dan tasmī', siswa dapat membaca huruf hijaiyah secara tegak lurus menurut makhārijul ḥurūf. Diharapkan dengan adanya trigger question ini, siswa dapat terpacu untuk mengetahui lebih jauh mengenai huruf kursif Hijai. Dalam kegiatan ini diharapkan guru mampu memotivasi siswa agar mudah mempelajari huruf hijaiyah kursif dan makhārijul ḥurūf seperti yang terdapat pada buku siswa pada awal subbab.
Guru juga menunjukkan kepada siswa huruf hijaiyah yang tidak cocok dengan huruf dibelakangnya. Siswa memperhatikan keenam gambar yang disajikan pada buku ajar subbagian membaca huruf hijai kursif. Siswa menyebutkan keenam gambar tersebut sambil membaca tulisan huruf hijaiyah di bawah masing-masing gambar.
Secara bersama-sama dalam kelompoknya, siswa berlatih membaca beberapa pengucapan huruf hijai bersambung seperti pada bagian “Aktivitas Kelompok”. Hal ini juga dilakukan untuk pengucapan selanjutnya hingga siswa membaca seluruh pengucapan huruf Hijaiah secara terus menerus di bawah bimbingan gurunya. Pada saat melakukan pemodelan, guru menjelaskan cara membacakan lima jenis makhārijul ḥurūf kepada siswa sambil mengajukan tanya jawab.
Maka dalam hal ini guru hendaknya membimbing dan melatih siswa secara ekstra agar mampu membaca huruf hijaiyah berjalan sesuai makhārijul ḥurūf.
AYO BERLATIH
Mengisi kolom kosong yang terdiri dari huruf hijaiyah bentuk tunggal, bentuk kontinu dan membaca pengucapannya;
Pilihlah jawaban yang benar dengan memberi tanda silang (X) pada huruf A, B, atau C!
Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang tepat!
Mengurutkan lafal ayat
- Terjemah Surah an-Nãs
- Sebab Turunnya Surah an-Nãs
Setelah membaca dan memahami kosa kata satu per satu, pelajarilah terjemahan lengkap Surat an-Nas di bawah ini! Siswa mengerjakan 10 soal pilihan ganda, 5 soal isian dan 1 soal urutan berbagai ucapan dalam Surah an-Nās. Rubrik ini merupakan penilaian pengetahuan yang diberikan kepada siswa untuk mengetahui tingkat prestasi belajar pada bab ini.
Materi pengayaan meliputi: kosakata Surat an-Nās, terjemah Surat an-Nās dan alasan turunnya Surat an-Nās.
KEGIATAN PENGAYAAN DAN REMEDIAL Kegiatan Tindak Lanjut