RAHAYU
Kata “Rahayu” sudah akrab dan dikenal ditengah-‐ tengah masyarakat kita. Rahayu sama artinya dengan selamat,aman,tenteram. Adapaun kata ‘selamat’ itu dapat dimaknai sebagai terhindar dari bencana; aman sentosa; sejahtera; sehat; pemberian salam yang mendoakan agar sejahtera; bebas dari bahaya, bebas dari bencana, terhindar dari malapetaka.
Manusia, siapapun namanya pasti menginginkan selamat di dunia dan akhirat. Semua orang mencari keselamatan seperti tertulis dalam Al Injil surat Kisah Rasul 16:30,31:
Kemudian ia membawa mereka keluar dan berkata, “Tuan-‐tuan, apakah yang harus kulakukan supaya aku dapat diselamatkan?” Mereka menjawab, “Percayalah kepada Isa, Junjungan kami Yang Ilahi, maka engkau akan diselamatkan; engkau dan seisi rumahmu.” Buku kecil ini akan menuntun Anda, keluarga dan masyarakat kepada penemuan keselamatan yang hakiki dan memberikan solusi pembebasan dari malapetaka dan bencana.
Penjelasan Lengkap
Pelajaran ini membahas tentang hal-hal penting yang berkenaan dengan pengajaran-pengajaran yang ada di Kitab Suci. Pelajaran Dasar Pengajaran Rahayu ini mencakup beberapa pokok bahasan antara lain pengajaran tentang Kisah Teladan Nabi-nabi, Keesaan Allah, Syaitan, Dosa dan Keselamatan. Dasar Pengajaran dari Kitab Suci sangat penting dipelajari karena akan menolong kita mengerti kebenaran-kebenaran yang Allah berikan kepada umat-Nya melalui Sabda-Nya.
Tujuan Pelajaran
Sesudah mengerjakan seluruh pelajaran dan tugas-tugas yang diberikan dengan Model Kelompok Penemuan Mandiri “Rahayu”, maka diharapkan peserta akan dapat:
1. Mengerti dasar-dasar pengajaran yang Allah berikan kepada umat manusia melalui Firman Tuhan sehingga lebih peka menggali isi Kitab Suci.
2. Mengaplikasikan Dasar Pengajaran Kitab Suci dalam kehidupan sehari-hari sehing-ga dapat mensehing-galami perubahan hidup dan bisa memberkahi orang lain.
3. Dalam Indeks Topik sangat berguna untuk mendalami Kitab Suci dan memperkaya qalbu dalam hal spiritual. Diharapkan dapat dijadikan sarana perenungan pribadi.
Materi Pelajaran Modul I (5 Pelajaran) 1. Kisah Teladan Nabi Adam.
2. kisah Teladan Nabi Ibrahim. 4. Kisah Teladan Nabi Musa 5. Kisah Teladan Nabi Daud 6. Kisah Teladan Nabi Isa Al-Masih
Kisah Teladan
Sesi 1
Al-Qodrat, Al-Kalam,
Al-Hayat
HafalanKejadian 1:28
Allah memberkahi mereka, dan Allah berfirman kepada mereka, “Beranak-‐cuculah dan bertambah banyak. Penuhilah bumi dan taklukkanlah itu. Berkuasalah atas ikan-‐ikan di laut, atas burung-‐ burung di udara, dan atas semua binatang yang merayap di bumi.”
Bacaan: Kejadian 1:1-31
1Pada mulanya Allah menciptakan langit dan
bumi. 2Bumi belum berbentuk dan kosong.
Kegelapan meliputi permukaan samudera, dan Ruh Allah melayang-layang di atas permukaan air.
3Berfirmanlah Allah, “Jadilah terang.” Lalu
terang pun jadi. 1:3: 4Allah melihat bahwa terang
itu baik, lalu Allah memisahkan terang itu dari gelap. 5Allah menamai terang itu “siang,” dan
gelap itu “malam.” Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari pertama.
6Berfirmanlah Allah, “Jadilah cakrawala di
tengah-tengah segala air, dan hendaklah cakrawala itu memisahkan air dengan air.” 1:6-8: 7Maka Allah menjadikan cakrawala serta
memisahkan air yang ada di bawah cakrawala itu dengan air yang ada di atasnya. Lalu jadilah demikian. 8Allah menamai cakrawala itu “langit”.
Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari kedua.
9Berfirmanlah Allah, “Hendaklah air yang ada di
bawah langit berkumpul di suatu tempat, dan hendaklah tampak tempat yang kering.” Lalu jadilah demikian. 10Allah menamai tempat yang
kering itu “tanah”, sedangkan kumpulan air itu dinamai-Nya “laut.” Allah melihat bahwa semua itu baik.
11Berfirmanlah Allah, “Hendaklah tanah
1:3:*2 Kor. 4:6* 1:6-8:*2 Pet. 3:5*
menumbuhkan rumput-rumput muda, tumbuh-tumbuhan berbiji, dan berbagai jenis pohon buah-buahan penghasil buah yang berbiji di atas bumi.” Lalu jadilah demikian. 12Tanah
mengeluarkan rumput-rumput muda, berbagai jenis tumbuhan berbiji, dan berbagai jenis pohon buah-buahan penghasil buah yang berbiji. Allah melihat bahwa semua itu baik. 13Jadilah petang
dan jadilah pagi, itulah hari ketiga.
14Berfirmanlah Allah, “Jadilah
penerang-penerang di langit untuk memisahkan siang dari malam. Hendaklah semua itu menjadi tanda yang menentukan musim, hari, serta tahun, 15dan
hendaklah semua itu menjadi penerang di langit untuk menerangi bumi.” Lalu jadilah demikian.
16Allah menjadikan dua penerang yang besar,
yaitu penerang yang lebih besar untuk menguasai siang dan penerang yang lebih kecil untuk menguasai malam. Ia pun membuat bintang-bintang. 17Kemudian Allah menempatkan
semua itu di langit untuk menerangi bumi,
18untuk menguasai siang dan malam, dan untuk
memisahkan terang dari gelap. Allah melihat bahwa semua itu baik. 19Jadilah petang dan
jadilah pagi, itulah hari keempat.
berkerumun makhluk-makhluk hidup, dan hendaklah burung-burung beterbangan di langit, di atas bumi.” 21Maka Allah menciptakan
makhluk-makhluk laut yang besar dan segala jenis makhluk hidup yang bergerak serta berkerumun dalam air, demikian pula segala jenis burung yang bersayap. Allah melihat bahwa semua itu baik. 22Kemudian Allah memberkahi
semua itu, firman-Nya, “Berkembangbiaklah dan bertambah banyak, serta penuhilah air di laut. Hendaklah burung-burung pun bertambah banyak di bumi.” 23Jadilah petang dan jadilah
pagi, itulah hari kelima.
24Berfirmanlah Allah, “Hendaklah bumi
mengeluarkan berbagai jenis makhluk hidup, yaitu ternak, binatang melata, dan berbagai jenis binatang liar.” Lalu jadilah demikian. 25Allah
menjadikan berbagai jenis binatang liar, berbagai jenis ternak, dan segala jenis binatang yang melata di bumi, dan Allah melihat bahwa semua itu baik.
26Berfirmanlah Allah, “Kami hendak menjadikan
manusia menurut citra Kami, sebagai cerminan Kami.(1) Mereka akan berkuasa atas ikan-ikan di
laut, atas burung-burung di udara, atas ternak, atas seluruh bumi, dan atas semua binatang melata yang merayap di bumi.” 27Maka Allah
menciptakan manusia menurut citra-Nya. Menurut citra-Nya, Allah menciptakannya. Laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka. 1:27-28: 28Allah memberkahi mereka, dan Allah
berfirman kepada mereka, “Beranakcuculah dan bertambah banyak. Penuhilah bumi dan taklukkanlah itu. Berkuasalah atas ikan-ikan di laut, atas burung-burung di udara, dan atas semua binatang yang merayap di bumi.”
29Berfirmanlah Allah, “Lihat, Aku memberikan
kepadamu segala tumbuhan yang berbiji di seluruh bumi dan segala pohon yang buahnya
'Kami/kami' dengan 'Kita/kita'. Beberapa pakar Alkitab memandang kata 'Kami' lebih tepat digunakan di sini, artinya: Allah memakai kata ganti orang pertama jamak untuk menunjukkan keagungan sifat-sifat-Nya; atau, Allah tidak melibatkan para malaikat (yang bergembira menyaksikan perbuatan Allah yang dahsyat, lih. Ayub 38:4-7) dalam proses menciptakan manusia. Beberapa pakar Alkitab yang lain memandang kata 'Kita' lebih tepat digunakan, artinya: Allah dan Ruh-Nya (lih. Kej. 1:1-2).
berbiji. Itulah yang akan menjadi makananmu.
30Sedangkan kepada segala binatang di bumi,
segala burung di udara, dan segala binatang yang merayap di bumi, yaitu semua yang bernyawa, Kuberikan segala tumbuhan hijau menjadi makanannya.” Lalu jadilah demikian.
31Kemudian Allah melihat segala sesuatu yang
telah dijadikan-Nya, dan sungguh, semuanya sangat baik. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keenam.
Bacaan Nas Sejajar:
Al-Taurat surat Ulangan 7:9; Zabur 100:8; Al-Injil surat Ibrani 11:1; QS 2:30-39; 7:96;24:35.
Penciptaan Manusia dan Tujuan
Hidupnya
Bacaan: Kejadian 1:26-28; 2:7
7Pada waktu itulah ALLAH, Al-Khalik, membentuk
manusia dari debu tanah dan mengembuskan napas kehidupan ke dalam hidungnya. Maka manusia itu menjadi makhluk yang hidup
Sesi 2
Terbentuknya Keluarga
yang Sehat
Hafalan: Kejadian 2:23-24
23Kata manusia itu, “Ini dia! Tulang dari tulangku,
dan daging dari dagingku Ia akan.
disebut perempuan sebab ia diambil dari laki-‐laki.”
24
Sebab itu seorang laki-‐laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya lalu berpaut dengan istrinya, sehingga keduanya menjadi satu
Bacaan: 2:15-25
15ALLAH, Al-Khalik, mengambil manusia itu dan
menempatkannya dalam Taman Firdaus untuk mengerjakan serta memelihara taman itu. 16Lalu
ALLAH, Al-Khalik, memberi perintah kepada manusia itu, firman-Nya, “Buah dari semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan dengan
bebas, 17tetapi buah dari pohon pengetahuan
tentang yang baik dan yang jahat itu jangan kaumakan, karena pada hari engkau memakannya, engkau pasti mati.”
18Kemudian ALLAH, Al-Khalik, berfirman, “Tidak
baik manusia itu seorang diri saja. Aku hendak menjadikan seorang penolong baginya yang sepadan dengannya.”
19Maka ALLAH, Al-Khalik, yang telah membentuk
dari tanah segala binatang di padang dan segala burung di udara, mendatangkan semua itu kepada manusia untuk melihat bagaimana manusia itu menamainya. Apa pun nama yang diberikan manusia itu kepada tiap makhluk hidup, itulah yang menjadi namanya. 20Lalu
manusia itu menamai segala ternak, burung-burung di udara, dan segala binatang di padang. Akan tetapi, bagi dirinya sendiri manusia itu tidak mendapati seorang penolong yang sepadan dengan dirinya. 21Maka ALLAH, Al-Khalik,
membuat manusia itu tertidur lelap. Sementara ia tidur, Allah mengambil sebilah tulang rusuknya lalu menutupinya dengan daging. 22Dari tulang
rusuk yang diambil-Nya dari manusia itu ALLAH, Al-Khalik, membentuk seorang perempuan lalu membawanya kepada manusia itu.
23Kata manusia itu, “Ini dia! Tulang dari
tulangku, dan daging dari dagingku. Ia akan disebut perempuan
sebab ia diambil dari laki-laki.”(4)
24Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan
ayahnya dan ibunya lalu berpaut dengan istrinya, sehingga keduanya menjadi satu. 2:24:
25Manusia dan istrinya itu keduanya telanjang,
tetapi mereka tidak merasa malu. Bacaan Nas Sejajar:
Al-Taurat Hikmat Sulaiman 5:15; Maleakhi 2:13-16; Al-Injil Surat Markus 10:8,9,19.
(4)"karena diambil dari laki-laki": Dalam bahasa Ibrani
bunyi kata 'perempuan' mirip dengan bunyi kata laki', karena akarnya memang diambil dari kata 'laki-laki'.
Sesi 3
Sabda Allah sebagai Pagar
Hafalan: Kejadian 3:6-76
Perempuan itu melihat bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan tampaknya sedap. Lagi pula, pohon itu menarik hati karena mendatangkan kebijaksanaan. Maka diambilnyalah buah itu lalu dimakannya. Setelah itu diberikannya pula kepada suaminya yang sedang bersamanya, dan suaminya pun memakannya. 7Kemudian terbukalah mata keduanya dan mereka tahu bahwa mereka telanjang. Mereka pun merangkai daun-‐daun pohon ara untuk dijadikan penutup aurat.
Bacaan: Kejadian 2:15-17
15ALLAH, Al-Khalik, mengambil manu-sia itu
dan menempatkannya dalam Taman Firdaus untuk mengerjakan serta memelihara taman itu.
16Lalu ALLAH, Al-Khalik, memberi perintah
kepada manusia itu, firman-Nya, “Buah dari semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan dengan bebas, 17tetapi buah dari pohon
pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu jangan kaumakan, karena pada hari engkau memakannya, engkau pasti mati.”
Bacaan Nas Sejajar:
Al-Taurat 1 Raja-raja 8:46; Zabur 51:5; Al-Injil surat Matius 5:20; QS.23:40; 2:38
Berkah Adam Dinodai
Bacaan: Kejadian 3:1-7
1Ular adalah binatang yang lebih cerdik
daripada segala binatang liar yang dijadikan ALLAH, Al-Khalik. Maka berkatalah ular kepada perempuan itu, “Sungguhkah Allah berfirman, ‘Jangan kamu makan buah dari pohon apa pun dalam taman ini’?” 3:1:
2Kata perempuan itu kepada ular itu, “Buah
dari pohon-pohonan dalam taman ini boleh kami makan, 3tetapi tentang buah dari pohon yang di
tengah-tengah taman ini, Allah berfirman, ‘Jangan kamu makan buah itu dan jangan kamu sentuh, supaya kamu tidak mati.’”
4Lalu kata ular itu kepada perempuan itu,
“Kamu sama sekali tidak akan mati. 5Karena,
Allah tahu bahwa pada hari kamu memakannya matamu akan terbuka dan kamu akan menjadi seperti makhluk-makhluk ilahi, tahu tentang yang baik dan yang jahat(5).” 6Perempuan itu
melihat bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan tampaknya sedap. Lagi pula, pohon itu menarik hati karena mendatangkan kebijaksanaan. Maka diambilnyalah buah itu lalu dimakannya. Setelah itu diberikannya pula kepada suaminya yang sedang bersamanya, dan suaminya pun memakannya. 7Kemudian
terbukalah mata keduanya dan mereka tahu bahwa mereka telanjang. Mereka pun merangkai daun-daun pohon ara untuk dijadikan penutup aurat.
Bacaan Nas Sejajar:
Al-Injil surat Rum 5:12;3:23; QS. 14:34; 20:121
(5)"tahu tentang yang baik dan yang jahat": Setan
(dalam wujud ular) membujuk Siti Hawa untuk melampaui batas-batas pengetahuan dan
kebijaksanaan yang Allah tetapkan bagi manusia (lih. Kej. 2:9; 3:22).
Sesi 4
Perselisihan Antara Allah,
Syaitan dan Alam
Hafalan: Kejadian 3:15 1 5
Aku akan mengadakan permu-‐suhan antara engkau dan Perempuan ini, antara keturunan-‐mu dan keturunannya. Keturunannya akan meremukkan kepalamu dan engkau, akan meremukkan tumitnya.”
Bacaan: Kejadian 3:8-19
8Ketika mereka mendengar suara ALLAH,
Al-Khalik, yang berjalan di taman(6) pada waktu hari
sejuk, maka manusia dan istrinya itu
(6)"ALLAH berjalan di taman": Ungkapan yang berisi
prinsip penting bahwa manusia mula-mula hidup dalam hubungan yang akrab dengan Allah.
nyikan diri dari hadirat ALLAH, Al-Khalik, di antara pohon-pohonan dalam taman. 9Tetapi
ALLAH, Al-Khalik, memanggil manusia itu dan berfirman kepadanya, “Di manakah engkau?”(7) 3:9:
10Jawabnya, “Ketika aku mendengar suara-Mu
di taman ini, aku menjadi takut karena aku telanjang. Sebab itu aku bersembunyi.”
11Firman-Nya, “Siapakah yang
mem-beritahukan kepadamu bahwa engkau telanjang? Apakah engkau memakan buah dari pohon yang telah Kuperintahkan jangan kaumakan?”
12Jawab manusia itu, “Perempuan yang
Kautempatkan untuk mendam-pingiku itulah yang memberikan kepa-daku buah dari pohon itu, maka kumakan.”
13Lalu ALLAH, Al-Khalik, berfirman kepada
perempuan itu, “Apa yang kaulakukan ini?” Jawab perempuan itu, “Ular itu menipu aku, maka kumakan buah itu.” 3:13:
(7)"Di manakah engkau?": Pertanyaan untuk menguji
kejujuran Adam dan Hawa, bukan karena Allah tidak mahatahu (bdg. 4:9-10).
3:9:*Kej. 4:6, 9, 10; 16:7, 1 Raj. 19:9* 3:13:*2 Kor. 11:3, 1 Tim. 2:14*
14Maka berfirmanlah ALLAH, Al-Khalik, kepada
ular itu,
“Karena engkau berbuat demikian,
terkutuklah engkau melebihi segala ternak dan binatang liar.
Engkau akan menjalar dengan perutmu dan engkau akan makan debu tanah seumur hidupmu.
15Aku akan mengadakan permusuhan
antara engkau dan perempuan ini,
antara keturunanmu dan keturun-annya. Keturunannya akan
meremukkan kepalamu, dan
engkau akan meremukkan tumitnya.” 3:15: 16Firman-Nya kepada perempuan itu,
“Aku akan memperbanyak susah payahmu pada waktu engkau mengandung. Dengan kesusahan
engkau akan melahirkan anak. Meskipun begitu, engkau akan tetap mendambakan suamimu, dan ia akan berkuasa atas engkau.”
17Lalu firman-Nya kepada Adam,
“Karena engkau mendengarkan perkataan istrimu
dan memakan buah dari pohon yang telah Kuperintahkan kepadamu, ‘Jangan kaumakan,’ maka terkutuklah tanah karena engkau. Dengan susah payah engkau akan memakan hasilnya, seumur hidupmu.
3:17-18:
18Tanah akan menumbuhkan duri dan onak
bagimu, dan tumbuh-tumbuhan di padang akan menjadi makananmu.
19Dengan berpeluh engkau akan mendapatkan
rezekimu sampai engkau kembali menjadi tanah, karena dari situlah engkau diambil.
Sebab engkau debu, dan engkau akan kembali menjadi debu.” Bacaan Nas Sejajar:
Al-Taurat Yesaya 59:2; Zabur 49:7-9; Al-Injil surat Rum 6:23; Wahyu 20;7-10; QS.33:72; 7:29
Nubuatan Keselamatan
Bacaan: Kejadian 3:15
15Aku akan mengadakan permusuhan antara
engkau dan Perempuan ini, antara keturunan-mu dan keturunannya. Keturunannya akan meremukkan kepalamu dan engkau, akan meremukkan tumitnya.”
Bacaan Nas Sejajar:
Sesi 5
Keterasingan dan Penyucian
Hafalan: Kejadian 4:77Jika engkau berbuat baik, bukankah engkau akan
diterima? Tetapi jika engkau tidak berbuat baik, dosa sudah mengintai di depan pintu. Ia menghasratkan engkau, tetapi engkau harus menguasainya.”
Bacaan: Kejadian 3:21-23
21ALLAH, Al-Khalik, membuat pakaian dari kulit
binatang untuk manusia dan istrinya itu, lalu mengenakannya kepada mereka. 22Kemudian
berfirmanlah ALLAH, Al-Khalik, “Sesungguhnya, manusia itu sudah menjadi seperti salah satu dari kita(9), tahu tentang yang baik dan yang jahat.
(9)"salah satu dari kita": 'kita' di sini merujuk kepada
22:19-Maka sekarang, jangan sampai ia mengulurkan tangannya dan mengambil pula buah pohon hayat itu lalu memakannya, sehingga ia hidup untuk selama-lamanya.” 3:22: 23Sebab itu ALLAH,
Al-Khalik, menyuruhnya keluar dari Taman Firdaus untuk mengerjakan tanah, tempat asal ia diambil.
Bacaan Nas Sejajar:
Al-Taurat Yesaya 60:20; Hikmat Sulaiman 14:12; Zabur 16:11; 27:1; 14:12; Al-Injil surat Ibrani 9:22; QS. 2:81; 2:36; 3:11; 6:70; 35:10.
23; Ayb. 1:6-12, 2:1-8, Yes. 6:8), yaitu para penghuni surga yang memiliki hikmat jauh melebihi manusia di bumi. Allah berkomunikasi dengan para malaikat-Nya untuk mencegah manusia melampaui batas-batas pengetahuan dan kebijaksanaan yang ditentukan baginya (bdg. Kej. 3:24).
Sembahyang yang Benar (Haq)
Bacaan: Kejadian 4:1-5
1Manusia itu menggauli Hawa, istrinya, lalu
mengandunglah perempu-an itu dan melahirkan Kabil(11). Katanya, “Aku telah memperoleh
seorang anak laki-laki dengan per-tolongan ALLAH.” 2Sesudah itu ia melahirkan pula Habil,
adik Kabil.
Habil menjadi seorang gembala dari kawanan kambing domba, dan Kabil menjadi seorang petani. 3Beberapa waktu kemudian, Kabil
membawa sebagian hasil tanahnya sebagai persembahan kepada ALLAH. 4Habil pun
membawa beberapa anak sulung dari kawanan kambing dombanya beserta lemak-lemaknya. ALLAH berkenan kepada Habil dan persembahannya, 4:4: 5tetapi kepada Kabil dan
persem-bahannya Ia tidak berkenan. Lalu Kabil menjadi sangat marah dan mukanya masam. Bacaan Nas Sejajar: Al-Injil surat Ibrani 11:4
(11)"Kabil": Dikenal juga dengan nama Kain. 4:4:*Ibr. 11:4*
Perselisihan dengan Sesama
dan Allah
Bacaan: Kejadian 4:5-12
5tetapi kepada Kabil dan persembah-annya Ia
tidak berkenan. Lalu Kabil menjadi sangat marah dan mukanya masam.
6Berfirmanlah ALLAH kepada Kabil, “Mengapa
engkau marah, dan mengapa mukamu masam?
7Jika engkau berbuat baik, bukankah engkau
akan diterima? Tetapi jika engkau tidak berbuat baik, dosa sudah mengintai di depan pintu. Ia menghasratkan engkau, tetapi engkau harus menguasainya.”
8Namun, Kabil berkata kepada Habil, adiknya,
“Mari kita pergi ke padang.” Pada saat keduanya ada di padang, tiba-tiba Kabil menyerang Habil, adiknya, lalu membunuhnya. 4:8:
9Maka berfirmanlah ALLAH kepada Kabil, “Di
manakah Habil, adikmu itu?”
Jawabnya, “Aku tidak tahu! Apakah aku ini penjaga adikku?”
10Firman-Nya, “Apa yang telah Kaulakukan?
Darah adikmu itu berseru kepada-Ku dari tanah!
4:10: 11Sekarang, terkutuklah engkau, terbuang
jauh dari tanah yang telah membuka mulutnya untuk menerima darah adikmu itu dari tanganmu. 12Apabila engkau mengerjakan tanah
itu, maka tanah itu tidak akan lagi memberikan hasil sepenuhnya kepadamu. Engkau akan menjadi seorang pengembara dan pelarian di bumi.”
Kisah Teladan
Sesi 6
Diberkahi untuk Memberkahi
Hafalan: Kejadian 15:5-6 5
Kemudian Ia membawa Abram keluar dan
berfirman, “Menengadahlah ke langit dan hitunglah bintang-‐bintang jika engkau dapat
menghitungnya.” Firman-‐Nya kepadanya,
“Demikianlah banyaknya keturunanmu kelak.” 15:5:
6Lalu Abram menaruh iman kepada ALLAH, dan hal
itu diperhitungkan baginya sebagai kebenaran(31). 15:6:
15:5:*Rum 4:18, Ibr. 11:12*
(31)"kebenaran": Nabi Ibrahim dinyatakan benar, setia,
dan lurus (bhs. Ibrani: tsadiq) bukan sebagai imbalan amalnya, melainkan karena ia mempercayai apa yang dijanjikan Allah kepadanya.
Bacaan Kejadian 12:1-3
1ALLAH berfirman kepada Abram, “Pergilah dari
negerimu, dari sanak saudaramu, dan dari rumah ayahmu ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu. 12:1:
2Aku akan membuat engkau menjadi suatu
bangsa yang besar. Aku akan memberkahi engkau dan membuat
namamu besar. Engkau akan menjadi berkah!
3Aku akan memberkahi
orang-orang yang memohonkan berkah bagimu, dan Aku akan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau.
Melalui engkau, semua suku bangsa di bumi akan memperoleh berkah.” 12:3:
Bacaan Nas Sejajar:
Al-Taurat Habakuk 2:4; Zabur 13:5; Al-Injil surat Ibrani 11:8-12; Rum 4:11,16-25; Efesus 2:8-9; Galatia 3:7-9; QS. 16:123; 3:95; 23:109.
12:1:*Kis. 7:2-3, Ibr. 11:8* 12:3:*Gal. 3:8*
Berkah Keturunan
Bacaan Kejadian 13:14-15
14Setelah Lut berpisah dengan Abram,
berfirmanlah ALLAH kepada Abram, “Layangkanlah pandanganmu dari tempat engkau berdiri itu, dan tengoklah ke sebelah utara, selatan, timur, dan barat, 15karena seluruh negeri
yang kaulihat itu akan Kukaruniakan kepadamu dan kepada keturunanmu sampai selama-lamanya. 13:15:
Iman: Tauhid Nabi Ibrahim
Bacaan Kejadian 15:4-6
4Tetapi turunlah firman ALLAH kepadanya
demikian, “Bukan orang itu yang akan menjadi ahli warismu, melainkan anak kandungmulah yang akan menjadi ahli warismu.” 5Kemudian Ia
membawa Abram keluar dan berfirman, “Menengadahlah ke langit dan hitunglah bintang-bintang jika engkau dapat menghitungnya.” Firman-Nya kepadanya, “Demikianlah banyaknya keturunanmu kelak.” 15:5:
6Lalu Abram menaruh iman kepada ALLAH, dan
hal itu diperhitungkan baginya sebagai kebenaran(31). 15:6:
15:5:*Rum 4:18, Ibr. 11:12*
(31)"kebenaran": Nabi Ibrahim dinyatakan benar, setia,
dan lurus (bhs. Ibrani: tsadiq) bukan sebagai imbalan amalnya, melainkan karena ia mempercayai apa yang dijanjikan Allah kepadanya.
Sesi 7
Allah yang Melihat
Hafalan Kejadian 16:1313
Lalu Hajar menyebut nama ALLAH yang berfirman kepadanya itu “Engkaulah Allah Yang Memperhatikan,” karena katanya, “Sungguhkah di sini kulihat Dia yang memperhatikan aku?”
Bacaan Kejadian 16:1-14
1Sarai, istri Abram, tidak juga melahirkan
keturunan bagi Abram. Tetapi ia mempunyai seorang hamba perempuan, orang Mesir, bernama Hajar. 2Maka kata Sarai kepada Abram,
“Lihatlah, ALLAH telah menutup rahimku untuk melahirkan anak. Kawin sajalah dengan hambaku, siapa tahu aku dapat memperoleh anak melalui dia.”
Abram mendengarkan perkataan Sarai. 3Lalu
yang orang Mesir itu, dan memberikannya kepada Abram suaminya untuk menjadi istrinya. Pada waktu itu sudah sepuluh tahun lamanya Abram tinggal di Tanah Kanaan. 4Abram pun
bercampur dengan Hajar, lalu mengandunglah perempuan itu.
Ketika Hajar tahu bahwa ia mengandung, ia memandang rendah nyonyanya. 5Lalu Sarai
berkata kepada Abram, “Penghinaan yang kudapat ini adalah tanggung jawabmu! Aku memberikan hambaku ke pangkuanmu, tetapi ketika ia tahu bahwa ia mengandung, aku dipandangnya rendah. Semoga ALLAH menjadi Hakim antara aku dengan engkau.”
6Kata Abram kepada Sarai, “Sesungguhnya,
hambamu itu ada dalam wewenangmu. Perlakukanlah dia menurut apa yang kaupandang baik.” Maka Sarai menindas Hajar sehingga ia melarikan diri darinya.
7Kemudian Malaikat ALLAH menjumpainya
dekat sebuah mata air di padang belantara, yaitu dekat mata air di jalan yang menuju ke Syur.
16:7: 8Sabdanya, “Hai Hajar, hamba Sarai, dari
manakah engkau dan hendak ke mana?”
Jawab perempuan itu, “Aku melarikan diri dari Sarai, nyonyaku.”
9Sabda Malaikat ALLAH kepadanya, “Kembalilah
kepada nyonyamu dan tunduklah di bawah wewenangnya.” 10Sabda Malaikat ALLAH pula
kepadanya, “Aku akan membuat keturunanmu menjadi sangat banyak, hingga tak terhitung banyaknya.” 16:10:
11Selanjutnya Malaikat ALLAH bersabda
kepadanya,
“Engkau sedang mengandung dan
engkau akan melahirkan seorang anak laki-laki. Namailah dia Ismail(33), karena ALLAH
telah mendengar jeritan kesusahanmu.
12Ia akan menjadi orang yang hidupnya
seperti keledai liar(34).
Tangannya akan melawan setiap orang, dan tangan setiap orang akan
16:10:*Kej. 13:16; 15:5*
(33)"Ismail": Dalam bahasa Ibrani nama ini berarti 'Allah
mendengar' (lih. juga Kej. 17:20; 21:17).
(34)"seperti keledai liar": Suatu gaya hidup yang
digambarkan oleh Allah sendiri dalam Ayub 39:8-11, yaitu merdeka, jauh dari tempat yang padat penduduk, serta mengembara.
melawan dia. Ia akan tinggal di hadapan semua saudaranya.”
13Lalu Hajar menyebut nama ALLAH yang
berfirman kepadanya itu “Engkaulah Allah Yang Memperhatikan,” karena katanya, “Sungguhkah di sini kulihat Dia yang memperhatikan aku?”
16:13: 14Itulah sebabnya sumur itu, yang letaknya
di antara Kades dan Bered, disebut Sumur Lahai Roi(35).
Bacaan Nas Sejajar:
Al-Taurat 2 Tawarikh 16:9; Al-Injil surat Yahya 7:37-38; Wahyu 21:6; QS. 2:256-257.
16:13:*Kej 32:30; Kel 23:20, 21; Hak 13:21-22* (35)"Lahai Roi": Dalam bahasa Ibrani nama ini berarti
Sesi 8
Berkah Sembahyang
Hafalan Kejadian 18:2525
Pantang bagi Tuhan melakukan hal itu, membunuh orang benar bersama-‐sama dengan orang fasik, sehingga orang benar itu disamakan dengan orang fasik. Pantang bagi Tuhan! Bukankah Hakim semesta bumi akan berlaku adil?”
Bacaan Kejadian 12:7-8
7Kemudian ALLAH menampakkan diri(28) kepada
(28)"menampakkan diri": Allah sering menampakkan
diri/kemuliaan-Nya dan berbicara langsung kepada nabi atau orang-orang lain dalam penglihatan (lih. Kej. 15:12,17), mimpi (lih. Kej. 20:3, 28:12-13), dan cara-cara lain yang ajaib (lih. Kel. 3:2-3, 24:9-11). Semua ini menunjukkan bahwa Allah berkehendak menjalin hubungan yang akrab dan pribadi dengan manusia.
Abram dan berfirman, “Kepada keturunanmu Aku akan mengaruniakan negeri ini.” Maka Abram membangun di sana sebuah mazbah atau tempat pembakaran kurban bagi ALLAH, yang telah menampakkan diri kepadanya. 12:7:
8Dari sana ia pindah ke pegunungan di sebelah
timur Bait-El lalu mendirikan kemahnya di antara Bait-El di sebelah barat dan Ai di sebelah timur. Ia membangun di sana sebuah mazbah bagi ALLAH dan menyerukan nama ALLAH. 9Setelah
itu Abram melanjutkan perjalanannya dan berangkat menuju ke Tanah Negeb(29).
Kejadian 13:3-4,18.
3Ia melanjutkan perjalanannya tahap demi tahap
dari Tanah Negeb menuju Bait-El, lalu sampai di antara Bait-El dan Ai, di tempat kemahnya berdiri mula-mula, 4juga di tempat ia membangun
mazbah dahulu. Di situ Abram menyerukan nama ALLAH.
18Abram pun memindahkan kemahnya lalu
12:7:*Kis. 7:5, Gal. 3:16*
(29)"Negeb": Wilayah di sebelah selatan Israil
tinggal dekat pohon-pohon besar Mamre, di wilayah Hebron. Di sana ia membangun sebuah mazbah bagi ALLAH.
Bacaan Nas Sejajar:
Taurat Yesaya 63:8; Zabur 107:6-9; 34:12; 36:13; Al-Injil surat Ibrani 7:15-17; QS. 6:54; 47:19; 3:193; 4:110
Keduniawian: Murka Allah dan Rahmat
Allah
Bacaan Kejadian 13:10-13
10Lut pun melayangkan pandanga-nnya. Ia
melihat bahwa seluruh Lembah Yordan terairi dengan baik, seperti taman ALLAH, seperti Tanah Mesir ke arah Zoar. (Itu adalah keadaan sebelum ALLAH memusnahkan Sodom dan Gomora.) 13:10: 11Sebab itu Lut memilih bagi dirinya seluruh
Lembah Yordan, lalu Lut berangkat ke sebelah timur. Demikianlah mereka berpisah satu sama lain. 12Abram tinggal di Tanah Kanaan,
sedangkan Lut tinggal di kota-kota di lembah itu. Ia memindahkan kemahnya sampai ke dekat Sodom. 13Adapun orang Sodom jahat dan sangat
berdosa terhadap ALLAH.
Kejadian 18:20-25
20Selanjutnya ALLAH berfirman, “Jeritan
tentang Sodom dan Gomora(38) amatlah hebat,
13:10:*Kej. 2:8-10*
dan dosa mereka sangat berat. 21Aku akan hadir
untuk mengamati apakah perbuatan mereka memang sesuai dengan jeritan yang sampai kepada-Ku atau tidak. Aku ingin mengusutnya.(39)”
22Maka beranjaklah orang-orang itu dari sana
dan berjalan menuju Sodom, tetapi Ibrahim masih tetap berdiri di hadirat ALLAH. 23Lalu
Ibrahim datang mendekat dan berkata, “Masakan Engkau akan melenyapkan orang benar bersama-sama dengan orang fasik? 24Kalau ada lima puluh
orang benar dalam kota itu, masakan Engkau akan melenyapkan tempat itu dan tidak mengampuninya karena lima puluh orang benar yang ada di dalamnya? 25Pantang bagi Tuhan
melakukan hal itu, membunuh orang benar bersama-sama dengan orang fasik, sehingga orang benar itu disamakan dengan orang fasik.
Sadum dan Amurah.
(39)"Aku akan hadir untuk mengamati … Aku ingin
mengusutnya": Firman yang menegaskan bahwa Allah, Hakim yang Mahaadil, tidak akan bertindak semena-mena. Bukan berarti Allah kurang mengetahui
kejahatan di Sodom dan Gomora, karena Ia selamanya Mahatahu.
Pantang bagi Tuhan! Bukankah Hakim semesta bumi akan berlaku adil?”
Kejadian 19:23-29
23Matahari sudah terbit di atas bumi ketika Lut
sampai di Zoar. 24Lalu ALLAH menghujani Sodom
dan Gomora dengan belerang dan api -- dari ALLAH, dari langit.19:24-25: 25Ia
menunggang-balikkan kota-kota itu bahkan seluruh lembah, seluruh penduduk, serta tumbuh-tumbuhan di tanah. 26Tetapi istri Lut menoleh ke belakang lalu
menjadi tiang garam.19:26:
27Ibrahim bangun pagi-pagi lalu pergi ke
tempat ia berdiri di hadirat ALLAH. 28Ia
memandang ke arah Sodom dan Gomora serta seluruh lembah itu. Tampak asap membubung dari tanah itu, seperti asap dari dapur peleburan.
29Pada waktu Allah memusnahkan kota-kota di
lembah itu, Ia
mengingat Ibrahim. Sebab itu Ia menyuruh Lut keluar dari tengah-tengah kehancuran itu saat Ia
19:24-25:*Mat. 10:15, 11:23-24, Luk. 10:12, 17:29, 2 Ptr.
2:6, Yud. 7*
menung-gangbalikkan perkotaan tempat Lut tinggal.
Imam Malkisedek
Bacaan Kejadian 14:18-20
18Kemudian Malkisedik, raja Salem, membawa
roti dan anggur. Ia adalah imam Allah Yang Mahatinggi. 14:18-20: 19Ia memohonkan berkah
bagi Abram, katanya, “Diberkahilah Abram oleh Allah Yang Mahatinggi, Pemilik langit dan bumi.
20Segala puji bagi Allah Yang Mahatinggi, yang
telah menyerahkan musuh-musuhmu ke dalam
tangan-mu.” Lalu Abram memberikan kepadanya sepersepuluh dari segala harta benda itu.
Sesi 9
Perjanjian Ibrahim
Hafalan Kejadian 22:16-1816sabda-‐Nya, “Demi diri-‐Ku sendiri Aku bersumpah,
demikianlah firman ALLAH, karena engkau telah melakukan hal ini dan tidak segan-‐segan menyerahkan kepada-‐Ku anakmu, anak tunggalmu itu, 22:16: 17maka pastilah Aku memberkahimu dan pastilah Aku memperbanyak keturunanmu seperti bintang di langit dan seperti pasir di tepi laut. Keturunanmu akan menduduki pintu gerbang musuh-‐ musuhnya, 18dan melalui keturunanmu semua bangsa di bumi akan mendapat berkah, karena engkau telah mematuhi perkataan-‐Ku.” 22:18:
22:16:*Ibr. 6:13-14, 11:12* 22:18:*Kis. 3:25, Gal. 3:16*
Bacaan Kejadian 17:1-8
1Ketika Abram berumur sembilan puluh
sembilan tahun, ALLAH menampakkan diri kepada Abram dan berfirman kepadanya, “Akulah Allah Yang Mahakuasa, hiduplah di hadapan-Ku tanpa cela. 2Aku akan mengadakan perjanjian
antara Aku dan engkau, dan Aku akan membuat keturunanmu sangat banyak.”
3Maka sujudlah Abram. Lalu Allah berfirman
kepadanya, 4“Dari pihak-Ku, inilah perjanjian-Ku
dengan engkau: Engkau akan menjadi bapak bagi banyak bangsa. 5Namamu tidak akan lagi
disebut Abram, melainkan Ibrahim(36), karena
Aku telah menjadikan engkau bapak bagi banyak bangsa. 17:5: 6Aku akan membuat engkau
beranak cucu sangat banyak. Melalui engkau Aku akan menjadikan bangsa-bangsa, bahkan raja-raja akan muncul dari keturunanmu. 7Aku akan
meneguhkan perjanjian-Ku antara Aku dan engkau serta keturunanmu kelak,
(36)"Ibrahim" (Ibrani: Abraham): Dalam bahasa Ibrani
kemungkinan nama ini berarti 'bapak leluhur banyak bangsa'.
temurun, menjadi suatu perjan-jian yang kekal, yaitu bahwa Aku akan menjadi Tuhanmu dan Tuhan bagi keturunanmu. 17:7: 8Kepadamu dan
kepada keturunanmu kelak akan Kuberikan negeri tempat engkau tinggal sebagai pendatang ini, yaitu seluruh Tanah Kanaan, menjadi suatu milik yang kekal. Aku pun akan menjadi Tuhan mereka.” 17:8:
Bacaan Nas Sejajar:
Al-Taurat Imamat 17:11; Zabur 107:6-7,20; Al-Injil surat Ibrani 11:17-19; Matius 26:18; Rum 3:23-25; 1 Petrus 1:18-19; Galatia 3:16, 26-4:7; Yahya 1:29; QS. 37:99-107; 10:94; 6:12; 4:171; 2:260.
17:7:*Luk. 1:55* 17:8:*Kis. 7:5*
Berkah Isyak dan Berkah Ismail
Bacaan Kejadian 17:19-22
19Firman Allah, “Sesungguhnya Sarah, istrimu,
akan melahirkan seorang anak laki-laki bagimu. Namailah dia Ishak. Aku akan meneguhkan perjanjian-Ku dengannya menjadi suatu perjanjian yang kekal bagi keturunannya.
20Sedangkan mengenai Ismail, Aku sudah
mendengar permintaanmu. Sesungguhnya, Aku akan member-kahinya dan membuatnya beranak cucu serta melipatgandakannya sangat banyak. Ia akan menjadi leluhur dari dua belas kepala suku, dan Aku akan menjadikannya suatu bangsa yang besar. 21Namun, perjanjian-Ku akan
Kutetapkan dengan Ishak, yang akan dilahirkan Sarah bagimu pada saat seperti ini di tahun mendatang.” 22Setelah selesai berfirman kepada
Keimanan Ibrahim Diuji
Bacaan Kejadian 22:1-10
1Sesudah berbagai peristiwa itu Allah menguji
Ibrahim. Firman-Nya kepada-nya, “Ibrahim.” Jawabnya, “Ini aku, Tuhan.” 22:1-13:
2Firman-Nya, “Bawalah anakmu, anak
tunggalmu(45) yang kaukasihi, yaitu Ishak, dan
pergilah ke Tanah Moria. Persembahkanlah dia di sana sebagai kurban bakaran, di atas salah satu gunung yang akan Kusebutkan kepadamu.”
3Ibrahim pun bangun pagi-pagi. Dipasangnya
pelana pada keledainya lalu diajaknya dua orang hambanya untuk menyertainya, dan juga Ishak, anaknya. Ia membelah kayu untuk kurban bakaran lalu segera berangkat menuju tempat
22:1-13:*Ibr. 11:17-19*
(45)"anak tunggalmu": Bukan berhubungan dengan
angka, melainkan dengan keunikan (bdg. KSI, Yah. 1:12 dan 1:18). Nabi Ishak mempunyai kedudukan yang unik karena perjanjian Allah diikat dengannya (lih. Kej. 17:19,21, 21:12, 26:4-5) dan karena kelahirannya merupakan suatu mukjizat (lih. Kej. 17:16-17, 18:12-14, 21:1).
yang disebutkan Allah kepadanya. 4Pada hari
ketiga, ketika Ibrahim melayangkan pandangannya, terlihatlah tempat itu dari jauh.
5Maka kata Ibrahim kepada hamba-hambanya,
“Tinggallah di sini dengan keledai ini. Aku dan anak ini hendak pergi ke sana. Kami akan beribadah, kemudian kembali lagi kepadamu.”
6Ibrahim mengambil kayu untuk kurban
bakaran dan menaruhnya pada bahu Ishak, anaknya. Ia sendiri membawa api dan sebilah pisau. Lalu berjalanlah keduanya bersama-sama.
7Kata Ishak kepada Ibrahim, ayahnya, “Ayah.”
Jawabnya, “Ya, anakku?”
Kata Ishak, “Di sini ada api dan kayu bakar, tetapi di manakah anak domba yang akan dikurbankan?”
8Jawab Ibrahim, “Allah sendirilah yang akan
menyediakan bagi diri-Nya anak domba untuk kurban bakaran itu, anakku.” Lalu berjalanlah keduanya bersama-sama.
9Sesampainya mereka di tempat yang
disebutkan Allah kepadanya, Ibrahim mendirikan sebuah mazbah, yaitu tempat pembakaran kurban. Ia mengatur kayu bakar, mengikat Ishak, anaknya, lalu meletakkannya di atas
mazbah itu, di atas kayu bakar. 22:9: 10Kemudian
Ibrahim mengulurkan tangannya, mengambil pisau untuk menyembelih anaknya.
Allah Menyediakan
Bacaan Kejadian 22:8-18
8Jawab Ibrahim, “Allah sendirilah yang akan
menyediakan bagi diri-Nya anak domba untuk kurban bakaran itu, anakku.” Lalu berjalanlah keduanya bersama-sama.
9Sesampainya mereka di tempat yang
disebutkan Allah kepadanya, Ibrahim mendirikan sebuah mazbah, yaitu tempat pembakaran kurban. Ia mengatur kayu bakar, mengikat Ishak, anaknya, lalu meletakkannya di atas mazbah itu, di atas kayu bakar. 22:9: 10Kemudian
Ibrahim mengulurkan tangannya, mengambil pisau untuk menyembelih anaknya.
11Akan tetapi, Malaikat ALLAH berseru
22:9:*Yak. 2:21* 22:9:*Yak. 2:21*
kepadanya dari langit, “Ibrahim! Ibrahim!” Jawabnya, “Ya, Tuan.” 12Firman-Nya, “Jangan
celakakan anak itu dan jangan kauapa-apakan dia, karena sekarang Aku tahu bahwa engkau bertakwa kepada Allah dan tidak segan-segan menyerahkan anakmu, anakmu yang tunggal itu, kepada-Ku.”
13Ketika Ibrahim mengangkat wajah-nya dan
mengamati, tampaklah di belakangnya seekor domba jantan yang tanduknya tersangkut pada semak-semak. Ibrahim pergi mengambil domba jantan itu, lalu mempersembahkannya sebagai kurban bakaran menggantikan anaknya. 14Maka
Ibrahim menamai tempat itu “ALLAH menyediakan.”(46) Sebab itu sampai pada hari ini
orang mengatakan, “Di atas gunung ALLAH, akan disediakan.”
15Kemudian untuk kedua kalinya Malaikat
ALLAH berseru kepada Ibrahim dari langit,
16sabda-Nya, “Demi diri-Ku sendiri Aku
bersumpah, demikianlah firman ALLAH, karena engkau telah melakukan hal ini dan tidak
(46)"ALLAH menyediakan" atau "ALLAH
melihat/memperhatikan": Bdg. sebutan Siti Hajar kepada Allah dalam Kej. 16:13.
segan menyerahkan kepada-Ku anakmu, anak tunggalmu itu, 22:16: 17maka pastilah Aku
memberkahimu dan pastilah Aku memperbanyak keturunanmu seperti bintang di langit dan seperti pasir di tepi laut. Keturunanmu akan menduduki pintu gerbang musuh-musuhnya, 18dan melalui
keturunanmu semua bangsa di bumi akan mendapat berkah, karena engkau telah mematuhi perkataan-Ku.” 22:18:
22:16:*Ibr. 6:13-14, 11:12* 22:18:*Kis. 3:25, Gal. 3:16*
Kisah Teladan
Nabi Musa
esi 10
Allah Pembebas
Hafalan: Keluaran 6:6-76
Aku akan mengangkat kamu menjadi umat-‐Ku dan Aku akan menjadi Tuhanmu. Kamu akan tahu bahwa Akulah ALLAH, Tuhanmu, yang membebaskan kamu dari kerja paksa yang dibebankan orang Mesir. 7Aku akan membawa kamu ke negeri yang dengan bersumpah telah Kujanjikan hendak Kukaruniakan kepada Ibrahim, Ishak, dan Yakub. Aku akan mengaruniakannya kepadamu menjadi milikmu. Akulah ALLAH.’”
Bacaan: Keluaran 3:2-14
2Lalu Malaikat ALLAH menampakkan diri
kepadanya dalam nyala api di tengah semak-semak. Musa melihat api menyala-nyala di tengah semak-semak itu tetapi semak-semak itu
tidak terlalap api. 3:2-10: 3Pikir Musa, “Sebaiknya
aku mendekat ke sana untuk mengamati hal hebat yang kulihat itu. Mengapa semak-semak itu tidak terbakar?”
4Ketika ALLAH melihat bahwa Musa mendekat
untuk mengamati, berserulah Allah kepadanya dari tengah-tengah semak-semak itu, firman-Nya, “Musa, Musa!”
Jawabnya, “Ya, ini aku.”
5Allah berfirman, “Jangan dekat-dekat.
Tanggalkanlah kasut dari kakimu, karena tanah tempat engkau berdiri itu adalah tanah yang suci.” 6Firman-Nya lagi, “Akulah Tuhan yang
disembah oleh ayahmu, juga oleh Ibrahim, Ishak, dan Yakub.” Lalu Musa menudungi mukanya, karena ia takut memandang Allah.
7Firman ALLAH, “Telah Kulihat
sungguh-sungguh kesusahan umat-Ku di Tanah Mesir, dan telah Kudengar seruan mereka akibat pengerah-pengerah mereka. Aku tahu penderitaan mereka.
8Oleh karena itu, Aku datang untuk melepaskan
mereka dari tangan orang Mesir dan menuntun mereka keluar dari negeri itu. Akan Kubawa mereka ke suatu negeri yang baik dan luas,
suatu negeri yang berlimpah susu dan madu, yaitu tempat tinggal orang Kanaan, orang Het, orang Amori, orang Feris, orang Hewi, dan orang Yebus. 9Sesungguhnya, seruan bani Israil telah
sampai kepada-Ku, dan Aku telah melihat pula penindasan yang dilakukan orang Mesir atas mereka. 10Maka sekarang, pergilah. Aku
mengutus engkau kepada Firaun untuk membawa umat-Ku, bani Israil, keluar dari Mesir.”
11Akan tetapi, Musa berkata kepada Allah,
“Siapakah hamba-Mu ini, sehingga hamba harus pergi menghadap Firaun dan membawa bani Israil keluar dari Mesir?”
12Firman Allah, “Sesungguhnya, Aku akan
menyertai engkau. Inilah tanda bagimu bahwa Aku yang mengutus engkau: apabila bangsa itu telah kaubawa keluar dari Mesir, maka kamu akan beribadah kepada Allah di gunung ini.”
13Kata Musa kepada Allah, “Tetapi apabila
hamba datang kepada bani Israil dan berkata kepada mereka, ‘Tuhan yang disembah nenek moyang-mu telah meng-utus aku kepadamu,’ lalu mereka berta-nya, ‘Siapakah nama-Nya,’ maka apayang harus hamba katakan kepada
mereka?” 3:13: 14Firman Allah kepada Musa,
“Akulah
AKU ADA.” Lagi firman-Nya, “Beginilah harus kaukatakan kepada bani Israil, ‘AKU ADA telah mengutus aku kepada-mu.’” 3:14:
Keluaran 4:1-5
1Jawab Musa, “Tetapi mereka tidak akan
percaya kepadaku atau mende-ngarkan perkataanku. Mereka mungkin akan berkata, ‘ALLAH tidak menam-pakkan diri kepadamu!’”
2Firman ALLAH kepadanya, “Apa yang ada di
tanganmu itu?”
Jawab Musa, “Tongkat.”
3Firman-Nya, “Campakkanlah ke tanah.” Musa
pun mencampakkannya ke tanah, lalu tongkat itu menjadi ular sehingga ia lari meninggalkannya.
4Firman ALLAH kepada Musa, “Ulurkan-lah
tanganmu dan tangkaplah ekornya.” Musa mengulurkan tangannya dan menangkapnya, lalu ular itu menjadi tongkat kembali di tangannya.
5“Lakukanlah hal itu supaya mereka percaya
3:13:*Kel. 6:2-3* 3:14:*Why. 1:4, 8*
bahwa ALLAH, Tuhan yang disembah nenek moyang mereka Ibrahim, Ishak, dan Yakub, telah menampakkan diri kepadamu.”
Keluaran 4:29-31
29Setelah itu pergilah Musa dan Harun. Mereka
mengumpulkan semua tua-tua bani Israil, 30lalu
Harun menyampaikan kepada mereka semua yang difirmankan ALLAH kepada Musa, serta membuat tanda-tanda ajaib di depan mata bangsa itu. 31Maka percayalah bangsa itu, dan
ketika mereka mendengar bahwa ALLAH telah memperhatikan bani Israil serta melihat kesusahan mereka, membungkuklah mereka serta sujud menyembah.
Keluaran 6:6-7
6Aku akan mengangkat kamu menjadi umat-Ku
dan Aku akan menjadi Tuhanmu. Kamu akan tahu bahwa Akulah ALLAH, Tuhanmu, yang membebaskan kamu dari kerja paksa yang dibebankan orang Mesir. 7Aku akan membawa
kamu ke negeri yang dengan bersumpah telah Kujanjikan hendak Kukaruniakan kepada Ibrahim, Ishak, dan Yakub. Aku akan mengaruniakannya kepadamu menjadi milikmu. Akulah ALLAH.’”
Bacaan Nas Sejajar:
Bebas dari Gangguan
Syaitan-syaitan
Bacaan: Keluaran 7:10-12
10Maka pergilah Musa dan Harun menghadap
Firaun, lalu mereka melak-sanakan apa yang diperintahkan ALLAH. Harun mencampakkan tongkatnya di hadapan Firaun dan di hadapan para pegawainya, lalu tongkat itu menjadi ular.
11Kemudian Firaun memanggil orang-orang pintar
dan para juruteluh. Mereka juga, para ahli ilmu gaib Mesir itu, membuat hal yang sama dengan ilmu mereka. 12Masing-masing mereka
mencampakkan tongkatnya, lalu tongkat-tongkat itu menjadi ular. Tetapi tongkat Harun menelan tongkat-tongkat mereka.
Keluaran 8:18-19
18Para ahli ilmu gaib pun berusaha
memunculkan nyamuk-nyamuk dengan ilmunya, tetapi mereka tidak sanggup. Demikianlah nyamuk-nyamuk itu hing-gap pada manusia dan binatang.
19Maka kata para ahli ilmu gaib itu kepada
Firaun, “Ini adalah kuasa Allah.” Tetapi hati Firaun tetap keras, sehingga ia tidak mau mendengarkan mereka, seperti telah difirmankan ALLAH. 8:19:
Sesi 11
Bebas dari Penjajahan:
Korban Paskah
Hafalan: Keluaran 12:23 23
karena ALLAH akan melintas untuk mengazab orang Mesir. Apabila Ia melihat darah pada ambang atas pintu serta kedua tiang pintu sebuah rumah, maka ALLAH akan melewati pintu itu dan tidak membiarkan pemusnah masuk ke dalam rumahmu untuk mengazab kamu. 12:23:
Bacaan: Keluaran 12:1-13
1ALLAH berfirman kepada Musa dan Harun di
Tanah Mesir demikian, 12:1-13: 2“Bulan ini akan
menjadi bulan pertama bagimu dalam setahun.
12:23:*Ibr. 11:28*
3Katakanlah kepada seluruh jemaah Israil
demikian, ‘Pada hari kesepuluh dalam bulan ini setiap orang harus mengambil seekor anak domba menurut kaum keluar-ganya, seekor anak domba untuk setiap rumah tangga. 4Jika sebuah
rumah tangga terlalu kecil untuk mengha-biskan seekor anak domba, maka ia bersama tetangga yang rumahnya terdekat harus mengambil satu ekor menurut jumlah jiwa. Perkirakanlah berapa banyak anak domba yang diperlukan sesuai dengan yang dapat dimakan oleh setiap orang.
5Anak domba atau anak kambing itu -- kamu
boleh memilihnya -- haruslah jantan, berumur setahun, dan tak bercacat. 6Kamu harus
mengurusnya sampai hari keempat belas dalam bulan ini, lalu setelah itu seluruh jemaah Israil harus menyembelihnya pada waktu magrib.
7Darahnya harus diambil sedikit lalu dibubuhkan
pada kedua tiang pintu serta ambang atas setiap pintu rumah, tempat orang memakannya.
8Daging-nya, yang sudah dipanggang di atas api,
harus mereka makan malam itu juga dengan roti yang tak beragi serta sayur pahit. 9Janganlah
makan daging itu mentah-mentah atau setelah direbus dalam air, tetapi makanlah setelah dipanggang di atas api lengkap dengan kepala,
kaki, dan isi perutnya. 10Jangan tinggalkan sisa
sampai pagi. Sisa yang tertinggal sampai pagi harus kamu bakar habis. 11Beginilah kamu harus
memakannya, yaitu dengan pinggang berikat, kaki berkasut, dan dengan tongkat di tanganmu. Kamu harus memakannya buru-buru. Itulah pera-yaan Paskah bagi ALLAH.
12Pada malam itu juga, Aku akan melintasi
Tanah Mesir dan menewaskan semua anak sulung di Tanah Mesir, dari anak manusia sampai anak binatang. Semua ilah orang Mesir akan Kujatuhi hukuman. Akulah ALLAH. 13Darah itu
akan menjadi tanda bagimu di rumah-rumah yang kamu tinggali. Apabila Aku melihat darah itu, maka Aku akan melewati kamu sehingga tidak akan ada tulah kemusnahan di antara kamu saat Aku mengazab Tanah Mesir.
Keluaran 12:21-23
21Kemudian Musa memanggil semua tua-tua
Israil dan berkata kepada mereka, “Pergilah, ambillah anak dom-ba bagi kaum keluargamu, dan sembelihlah domba Paskah. 22Ambillah seikat
ranting hisop(11), celupkan dalam darah yang
telah ditempatkan dalam sebuah mangkuk, lalu sapukanlah darah itu pada ambang atas pintu serta kedua tiang pintu rumah. Tak seorang pun dari antara kamu boleh keluar dari pintu rumahnya sampai pagi hari, 23karena ALLAH akan
melintas untuk mengazab orang Mesir. Apabila Ia melihat darah pada ambang atas pintu serta kedua tiang pintu sebuah rumah, maka ALLAH akan melewati pintu itu dan tidak membiarkan pemusnah masuk ke dalam rumahmu untuk mengazab kamu. 12:23:
Keluaran 12:29-30
29Pada tengah malam ALLAH mene-waskan
semua anak sulung di Tanah Mesir, dari anak sulung Firaun yang duduk di atas takhta sampai anak sulung para tawanan yang ada dalam penjara bawah tanah, juga semua anak sulung
(11)"hisop": Sejenis tumbuhan yang dipakai dalam
upacara keagamaan bani Israil untuk menyucikan barang/orang (lih. juga Im. 14:4-7; Bil. 19:18).
binatang. 12:29: 30Maka bangunlah Firaun pada
malam itu, demikian pula semua pegawainya dan semua orang Mesir. Lalu terdengarlah tangisan yang hebat di Mesir, karena tidak ada rumah yang tidak kematian.
Bacaan Nas Sejajar:
Al-Taurat Imamat 16:15-19, 29-34; Keluaran 12:13; Al-Injil surat Ibrani 9:22; Galatia 3:23-25; QS. 28:16; 6:12.
Sesi 12
Hukum sebagai Pagar
Hafalan: Ulangan 28:2
2 Segala berkah ini akan datang ke atasmu dan
sampai kepadamu, jika engkau mematuhi ALLAH, Tuhanmu:
Bacaan: Ulangan 5:6-21
6’Akulah ALLAH, Tuhanmu, yang membawa
engkau keluar dari Tanah Mesir, dari tempat perhambaan.
7Jangan ada padamu ilah lain selain Aku. 8Jangan membuat bagimu patung ukiran dan
wujud apa pun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau di dalam air di bawah bumi. 5:8-9:
9Jangan sujud menyembahnya atau ber-ibadah
kepadanya, karena Aku, ALLAH, Tuhanmu, adalah Tuhan yang tidak mau diduakan. Aku membalaskan kesalahan ayah kepada anak-anaknya, kepada keturunan ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku.(2) 5:9-10: 10Namun, Aku menunjukkan rahmat-Ku kepada
beribu-ribu orang yang mengasihi Aku dan yang memegang teguh perintah-perintah-Ku.
11Jangan menggunakan nama ALLAH,
Tuhanmu, dengan sembarangan, karena ALLAH akan memandang bersalah orang yang menggunakan nama-Nya dengan sembarang-an.
5:11:
12Peliharalah hari Sabat(3) dan jagalah
(2)"membalaskan kesalahan ayah kepada anak-anaknya
... kepada keturunan ketiga dan keempat ... yang membenci Aku": Bukan berarti dosa ayah diwariskan kepada anak-anaknya, tetapi anak-anak dapat turut menanggung akibat dari kesalahan orang tuanya, entah hanya terkena getahnya atau karena mereka turut mengambil bagian di dalamnya.
5:9-10:*Kel. 34:6-7, Bil. 14:18, Ul. 7:9-10* 5:11:*Im. 19:12*
(3)"Sabat": Hari ketujuh (=Sabtu) yang disakralkan oleh
orang Israil atas perintah Allah sebagai hari untuk beristirahat penuh.
kesuciannya, seperti yang diperintahkan ALLAH, Tuhanmu, kepadamu. 5:12-14: 13Enam hari
lamanya engkau harus bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu, 14tetapi hari ketujuh adalah
hari Sabat bagi ALLAH, Tuhanmu. Pada hari itu jangan lakukan pekerjaan apa pun baik engkau, anak lelakimu, anak perempuanmu, hambamu yang laki-laki, hambamu yang perempuan, bahkan sapimu, keledaimu, atau binatangmu lainnya, juga pendatang yang ada di kotamu. Dengan demikian hamba-hambamu baik laki-laki maupun perempuan dapat beristirahat, sama seperti engkau. 15Ingatlah bahwa engkau pun
pernah menjadi hamba di Tanah Mesir, tetapi ALLAH, Tuhanmu, telah membawamu keluar dari sana dengan tangan yang kuat dan dengan kuasa yang nyata. Itulah sebabnya ALLAH, Tuhanmu, memerintahkan engkau untuk memelihara hari Sabat.
16Hormatilah ayahmu dan ibumu, seperti yang
telah diperintahkan ALLAH, Tuhanmu, kepadamu, supaya lanjut umurmu dan baik keadaanmu di tanah yang dikaruniakan ALLAH, Tuhanmu,
kepadamu. 5:16-20:5:16:
17Jangan membunuh. 5:17-18:5:17: 18Jangan berzina. 5:18:
19Jangan mencuri. 5:19:
20Jangan memberi kesaksian dusta tentang
sesamamu. 5:20:
21Jangan mengingini istri sesamamu. Jangan
menghasratkan rumah sesama-mu, demikian pula ladangnya, hamba-nya baik laki-laki maupun perempuan, sapinya, keledainya, atau apa pun yang dipunyai sesamamu.’ 5:21:
Bacaan Nas Sejajar:
Zabur 5:13; QS. 11:43; 28:2
5:16-20:*Mat. 19:18-19, Mrk. 10:19, Luk. 18:20* 5:16:*Ul. 27:16, Mat. 15:4, Mrk. 7:10, Ef. 6:2-3* 5:17-18:*Rum 13:9, Yak. 2:11* 5:17:*Kej. 9:6, Mat. 5:21* 5:18:*Im. 20:10, Mat. 5:27* 5:19:*Rum 13:9* 5:20:*Kel. 23:1* 5:21:*Rum 7:7, 13:9*
Hukum sebagai Pengantar
Bacaan: Ulangan 28:1-6
1“Jadi, jika engkau sungguh-sungguh
mematuhi ALLAH, Tuhanmu, dan melakukan dengan setia segala perintah-Nya yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, maka ALLAH, Tuhanmu, akan meninggikan engkau di atas segala bangsa di bumi. 28:1-14: 2Segala
berkah ini akan datang ke atasmu dan sampai kepadamu, jika engkau mematuhi ALLAH, Tuhanmu:
3Diberkahilah engkau di kota dan diberkahilah
engkau di ladang.
4Diberkahilah buah kandunganmu, hasil
tanahmu, dan hasil ternakmu, yaitu anak lembu-mu dan kawanan kambing dombamu.
5Diberkahilah bakulmu dan tempat adonanmu. 6Diberkahilah engkau ketika engkau masuk dan
diberkahilah eng-kau ketika engkau keluar.
Ulangan 28:15-19
15“Akan tetapi, jika engkau tidak mau
mematuhi ALLAH, Tuhanmu, untuk melakukan dengan setia segala perintah-Nya dan ketetapan-Nya yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, maka segala kutuk ini akan datang ke atasmu dan sampai kepadamu: 28:15-46:
16Terkutuklah engkau di kota dan terkutuklah
engkau di ladang.
17Terkutuklah bakulmu dan tempat adonanmu. 18Terkutuklah buah kandunganmu, hasil
tanahmu, anak lembumu, dan kawanan kambing domba-mu.
19Terkutuklah engkau ketika engkau masuk dan
terkutuklah engkau ketika engkau keluar.
Sesi 13
Hukum Musa Dinodai: Musyrik
Hafalan: Keluaran 32:33 33
Firman ALLAH kepada Musa, “Siapa yang berdosa terhadap Aku, dialah yang akan Kuhapuskan dari kitab-‐Ku.
Bacaan: Keluaran 32:1-14
1Ketika bangsa Israil melihat bahwa Musa
belum juga turun dari gunung itu, berkumpullah mereka mengerumuni Harun dan berkata kepadanya, “Ayo, buatlah bagi kami berhala yang akan memimpin kami, karena kami tidak tahu apa yang terjadi pada Musa, orang yang telah menuntun kami keluar dari Tanah Mesir itu.” 32:1-35:32:1:
32:1-35:*Ul. 9:7-29* 32:1:*Kis. 7:40*
2Lalu Harun berkata kepada mereka,
“Tanggalkanlah anting-anting emas yang ada pada telinga istrimu, anak laki-lakimu, dan anak perempuanmu. Bawalah semua itu kepadaku.”
3Maka seluruh bangsa itu menanggalkan
anting-anting emas yang ada pada telinga mereka dan membawanya kepada Harun. 4Harun menerima
semua itu dari tangan mereka, meleburnya dalam sebuah cetakan dan membentuknya menjadi sebuah anak sapi tuangan. Kemudian berkatalah orang-orang itu, “Hai orang Israil, inilah tuhanmu, yang telah menuntun kamu keluar dari Tanah Mesir!” 32:4:
5Ketika Harun melihat hal itu, dibangunnyalah
sebuah mazbah atau tempat pembakaran kurban di depan anak sapi itu, lalu ia berseru, katanya, “Besok adalah hari raya bagi ALLAH!” 6Keesokan
harinya bangunlah mereka pagi-pagi lalu mempersembahkan kurban bakaran dan membawa kurban perdamaian. Bangsa itu duduk untuk makan dan minum, lalu bangkit untuk berhura-hura. 32:6:
7Berfirmanlah ALLAH kepada Musa, “Pergilah,
32:4:*Kis. 7:41* 32:6:*1 Kor. 10:7*