• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penjelasan Lengkap Tujuan Pelajaran

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Penjelasan Lengkap Tujuan Pelajaran"

Copied!
222
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

RAHAYU

 

Kata   “Rahayu”   sudah   akrab   dan   dikenal   ditengah-­‐ tengah   masyarakat   kita.   Rahayu   sama   artinya   dengan   selamat,aman,tenteram.   Adapaun   kata   ‘selamat’   itu   dapat   dimaknai   sebagai   terhindar   dari   bencana;   aman   sentosa;   sejahtera;   sehat;   pemberian   salam   yang   mendoakan   agar   sejahtera;   bebas   dari   bahaya,   bebas   dari  bencana,  terhindar  dari  malapetaka.  

Manusia,   siapapun   namanya   pasti   menginginkan   selamat   di   dunia   dan   akhirat.   Semua   orang   mencari   keselamatan   seperti   tertulis   dalam   Al   Injil   surat   Kisah   Rasul  16:30,31:  

Kemudian   ia   membawa   mereka   keluar   dan   berkata,   “Tuan-­‐tuan,   apakah   yang   harus   kulakukan   supaya   aku   dapat   diselamatkan?”   Mereka   menjawab,   “Percayalah   kepada   Isa,   Junjungan   kami   Yang   Ilahi,   maka   engkau   akan  diselamatkan;  engkau  dan  seisi  rumahmu.”   Buku   kecil   ini   akan   menuntun   Anda,   keluarga   dan   masyarakat  kepada  penemuan  keselamatan  yang  hakiki   dan   memberikan   solusi     pembebasan   dari   malapetaka   dan  bencana.  

(3)

Penjelasan Lengkap

Pelajaran ini membahas tentang hal-hal penting yang berkenaan dengan pengajaran-pengajaran yang ada di Kitab Suci. Pelajaran Dasar Pengajaran Rahayu ini mencakup beberapa pokok bahasan antara lain pengajaran tentang Kisah Teladan Nabi-nabi, Keesaan Allah, Syaitan, Dosa dan Keselamatan. Dasar Pengajaran dari Kitab Suci sangat penting dipelajari karena akan menolong kita mengerti kebenaran-kebenaran yang Allah berikan kepada umat-Nya melalui Sabda-Nya.

Tujuan Pelajaran

Sesudah mengerjakan seluruh pelajaran dan tugas-tugas yang diberikan dengan Model Kelompok Penemuan Mandiri “Rahayu”, maka diharapkan peserta akan dapat:

(4)

1. Mengerti dasar-dasar pengajaran yang Allah berikan kepada umat manusia melalui Firman Tuhan sehingga lebih peka menggali isi Kitab Suci.

2. Mengaplikasikan Dasar Pengajaran Kitab Suci dalam kehidupan sehari-hari sehing-ga dapat mensehing-galami perubahan hidup dan bisa memberkahi orang lain.

3. Dalam Indeks Topik sangat berguna untuk mendalami Kitab Suci dan memperkaya qalbu dalam hal spiritual. Diharapkan dapat dijadikan sarana perenungan pribadi.

Materi Pelajaran Modul I (5 Pelajaran) 1. Kisah Teladan Nabi Adam.

2. kisah Teladan Nabi Ibrahim. 4. Kisah Teladan Nabi Musa 5. Kisah Teladan Nabi Daud 6. Kisah Teladan Nabi Isa Al-Masih

(5)

Kisah Teladan

(6)

Sesi 1

Al-Qodrat, Al-Kalam,

Al-Hayat

HafalanKejadian 1:28

Allah   memberkahi   mereka,   dan   Allah   berfirman   kepada   mereka,   “Beranak-­‐cuculah   dan   bertambah   banyak.   Penuhilah   bumi   dan   taklukkanlah   itu.   Berkuasalah   atas   ikan-­‐ikan   di   laut,   atas   burung-­‐ burung   di   udara,   dan   atas   semua   binatang   yang   merayap  di  bumi.”      

Bacaan: Kejadian 1:1-31

1Pada mulanya Allah menciptakan langit dan

bumi. 2Bumi belum berbentuk dan kosong.

Kegelapan meliputi permukaan samudera, dan Ruh Allah melayang-layang di atas permukaan air.

(7)

3Berfirmanlah Allah, “Jadilah terang.” Lalu

terang pun jadi. 1:3: 4Allah melihat bahwa terang

itu baik, lalu Allah memisahkan terang itu dari gelap. 5Allah menamai terang itu “siang,” dan

gelap itu “malam.” Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari pertama.

6Berfirmanlah Allah, “Jadilah cakrawala di

tengah-tengah segala air, dan hendaklah cakrawala itu memisahkan air dengan air.” 1:6-8: 7Maka Allah menjadikan cakrawala serta

memisahkan air yang ada di bawah cakrawala itu dengan air yang ada di atasnya. Lalu jadilah demikian. 8Allah menamai cakrawala itu “langit”.

Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari kedua.

9Berfirmanlah Allah, “Hendaklah air yang ada di

bawah langit berkumpul di suatu tempat, dan hendaklah tampak tempat yang kering.” Lalu jadilah demikian. 10Allah menamai tempat yang

kering itu “tanah”, sedangkan kumpulan air itu dinamai-Nya “laut.” Allah melihat bahwa semua itu baik.

11Berfirmanlah Allah, “Hendaklah tanah

1:3:*2 Kor. 4:6* 1:6-8:*2 Pet. 3:5*

(8)

menumbuhkan rumput-rumput muda, tumbuh-tumbuhan berbiji, dan berbagai jenis pohon buah-buahan penghasil buah yang berbiji di atas bumi.” Lalu jadilah demikian. 12Tanah

mengeluarkan rumput-rumput muda, berbagai jenis tumbuhan berbiji, dan berbagai jenis pohon buah-buahan penghasil buah yang berbiji. Allah melihat bahwa semua itu baik. 13Jadilah petang

dan jadilah pagi, itulah hari ketiga.

14Berfirmanlah Allah, “Jadilah

penerang-penerang di langit untuk memisahkan siang dari malam. Hendaklah semua itu menjadi tanda yang menentukan musim, hari, serta tahun, 15dan

hendaklah semua itu menjadi penerang di langit untuk menerangi bumi.” Lalu jadilah demikian.

16Allah menjadikan dua penerang yang besar,

yaitu penerang yang lebih besar untuk menguasai siang dan penerang yang lebih kecil untuk menguasai malam. Ia pun membuat bintang-bintang. 17Kemudian Allah menempatkan

semua itu di langit untuk menerangi bumi,

18untuk menguasai siang dan malam, dan untuk

memisahkan terang dari gelap. Allah melihat bahwa semua itu baik. 19Jadilah petang dan

jadilah pagi, itulah hari keempat.

(9)

berkerumun makhluk-makhluk hidup, dan hendaklah burung-burung beterbangan di langit, di atas bumi.” 21Maka Allah menciptakan

makhluk-makhluk laut yang besar dan segala jenis makhluk hidup yang bergerak serta berkerumun dalam air, demikian pula segala jenis burung yang bersayap. Allah melihat bahwa semua itu baik. 22Kemudian Allah memberkahi

semua itu, firman-Nya, “Berkembangbiaklah dan bertambah banyak, serta penuhilah air di laut. Hendaklah burung-burung pun bertambah banyak di bumi.” 23Jadilah petang dan jadilah

pagi, itulah hari kelima.

24Berfirmanlah Allah, “Hendaklah bumi

mengeluarkan berbagai jenis makhluk hidup, yaitu ternak, binatang melata, dan berbagai jenis binatang liar.” Lalu jadilah demikian. 25Allah

menjadikan berbagai jenis binatang liar, berbagai jenis ternak, dan segala jenis binatang yang melata di bumi, dan Allah melihat bahwa semua itu baik.

26Berfirmanlah Allah, “Kami hendak menjadikan

manusia menurut citra Kami, sebagai cerminan Kami.(1) Mereka akan berkuasa atas ikan-ikan di

(10)

laut, atas burung-burung di udara, atas ternak, atas seluruh bumi, dan atas semua binatang melata yang merayap di bumi.” 27Maka Allah

menciptakan manusia menurut citra-Nya. Menurut citra-Nya, Allah menciptakannya. Laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka. 1:27-28: 28Allah memberkahi mereka, dan Allah

berfirman kepada mereka, “Beranakcuculah dan bertambah banyak. Penuhilah bumi dan taklukkanlah itu. Berkuasalah atas ikan-ikan di laut, atas burung-burung di udara, dan atas semua binatang yang merayap di bumi.”

29Berfirmanlah Allah, “Lihat, Aku memberikan

kepadamu segala tumbuhan yang berbiji di seluruh bumi dan segala pohon yang buahnya

'Kami/kami' dengan 'Kita/kita'. Beberapa pakar Alkitab memandang kata 'Kami' lebih tepat digunakan di sini, artinya: Allah memakai kata ganti orang pertama jamak untuk menunjukkan keagungan sifat-sifat-Nya; atau, Allah tidak melibatkan para malaikat (yang bergembira menyaksikan perbuatan Allah yang dahsyat, lih. Ayub 38:4-7) dalam proses menciptakan manusia. Beberapa pakar Alkitab yang lain memandang kata 'Kita' lebih tepat digunakan, artinya: Allah dan Ruh-Nya (lih. Kej. 1:1-2).

(11)

berbiji. Itulah yang akan menjadi makananmu.

30Sedangkan kepada segala binatang di bumi,

segala burung di udara, dan segala binatang yang merayap di bumi, yaitu semua yang bernyawa, Kuberikan segala tumbuhan hijau menjadi makanannya.” Lalu jadilah demikian.

31Kemudian Allah melihat segala sesuatu yang

telah dijadikan-Nya, dan sungguh, semuanya sangat baik. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keenam.

Bacaan Nas Sejajar:

Al-Taurat surat Ulangan 7:9; Zabur 100:8; Al-Injil surat Ibrani 11:1; QS 2:30-39; 7:96;24:35.

(12)

Penciptaan Manusia dan Tujuan

Hidupnya

Bacaan: Kejadian 1:26-28; 2:7

7Pada waktu itulah ALLAH, Al-Khalik, membentuk

manusia dari debu tanah dan mengembuskan napas kehidupan ke dalam hidungnya. Maka manusia itu menjadi makhluk yang hidup

(13)

Sesi 2

Terbentuknya Keluarga

yang Sehat

Hafalan: Kejadian 2:23-24

23Kata   manusia   itu,   “Ini   dia!   Tulang   dari   tulangku,  

dan  daging  dari  dagingku  Ia  akan.  

disebut  perempuan  sebab  ia  diambil  dari  laki-­‐laki.”    

24

Sebab   itu   seorang   laki-­‐laki   akan   meninggalkan   ayahnya   dan   ibunya   lalu   berpaut   dengan   istrinya,   sehingga  keduanya  menjadi  satu  

Bacaan: 2:15-25

15ALLAH, Al-Khalik, mengambil manusia itu dan

menempatkannya dalam Taman Firdaus untuk mengerjakan serta memelihara taman itu. 16Lalu

ALLAH, Al-Khalik, memberi perintah kepada manusia itu, firman-Nya, “Buah dari semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan dengan

(14)

bebas, 17tetapi buah dari pohon pengetahuan

tentang yang baik dan yang jahat itu jangan kaumakan, karena pada hari engkau memakannya, engkau pasti mati.”

18Kemudian ALLAH, Al-Khalik, berfirman, “Tidak

baik manusia itu seorang diri saja. Aku hendak menjadikan seorang penolong baginya yang sepadan dengannya.”

19Maka ALLAH, Al-Khalik, yang telah membentuk

dari tanah segala binatang di padang dan segala burung di udara, mendatangkan semua itu kepada manusia untuk melihat bagaimana manusia itu menamainya. Apa pun nama yang diberikan manusia itu kepada tiap makhluk hidup, itulah yang menjadi namanya. 20Lalu

manusia itu menamai segala ternak, burung-burung di udara, dan segala binatang di padang. Akan tetapi, bagi dirinya sendiri manusia itu tidak mendapati seorang penolong yang sepadan dengan dirinya. 21Maka ALLAH, Al-Khalik,

membuat manusia itu tertidur lelap. Sementara ia tidur, Allah mengambil sebilah tulang rusuknya lalu menutupinya dengan daging. 22Dari tulang

rusuk yang diambil-Nya dari manusia itu ALLAH, Al-Khalik, membentuk seorang perempuan lalu membawanya kepada manusia itu.

(15)

23Kata manusia itu, “Ini dia! Tulang dari

tulangku, dan daging dari dagingku. Ia akan disebut perempuan

sebab ia diambil dari laki-laki.”(4)

24Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan

ayahnya dan ibunya lalu berpaut dengan istrinya, sehingga keduanya menjadi satu. 2:24:

25Manusia dan istrinya itu keduanya telanjang,

tetapi mereka tidak merasa malu. Bacaan Nas Sejajar:

Al-Taurat Hikmat Sulaiman 5:15; Maleakhi 2:13-16; Al-Injil Surat Markus 10:8,9,19.

(4)"karena diambil dari laki-laki": Dalam bahasa Ibrani

bunyi kata 'perempuan' mirip dengan bunyi kata laki', karena akarnya memang diambil dari kata 'laki-laki'.

(16)

Sesi 3

Sabda Allah sebagai Pagar

Hafalan: Kejadian 3:6-7

6

Perempuan   itu   melihat   bahwa   buah   pohon   itu   baik   untuk   dimakan   dan   tampaknya   sedap.   Lagi   pula,   pohon   itu   menarik   hati   karena   mendatangkan   kebijaksanaan.   Maka   diambilnyalah   buah   itu   lalu   dimakannya.   Setelah   itu   diberikannya   pula   kepada   suaminya   yang   sedang   bersamanya,   dan   suaminya   pun   memakannya.   7Kemudian   terbukalah   mata   keduanya   dan   mereka   tahu   bahwa   mereka   telanjang.  Mereka  pun  merangkai  daun-­‐daun  pohon   ara  untuk  dijadikan  penutup  aurat.    

Bacaan: Kejadian 2:15-17

15ALLAH, Al-Khalik, mengambil manu-sia itu

dan menempatkannya dalam Taman Firdaus untuk mengerjakan serta memelihara taman itu.

(17)

16Lalu ALLAH, Al-Khalik, memberi perintah

kepada manusia itu, firman-Nya, “Buah dari semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan dengan bebas, 17tetapi buah dari pohon

pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu jangan kaumakan, karena pada hari engkau memakannya, engkau pasti mati.”

Bacaan Nas Sejajar:

Al-Taurat 1 Raja-raja 8:46; Zabur 51:5; Al-Injil surat Matius 5:20; QS.23:40; 2:38

(18)

Berkah Adam Dinodai

Bacaan: Kejadian 3:1-7

1Ular adalah binatang yang lebih cerdik

daripada segala binatang liar yang dijadikan ALLAH, Al-Khalik. Maka berkatalah ular kepada perempuan itu, “Sungguhkah Allah berfirman, ‘Jangan kamu makan buah dari pohon apa pun dalam taman ini’?” 3:1:

2Kata perempuan itu kepada ular itu, “Buah

dari pohon-pohonan dalam taman ini boleh kami makan, 3tetapi tentang buah dari pohon yang di

tengah-tengah taman ini, Allah berfirman, ‘Jangan kamu makan buah itu dan jangan kamu sentuh, supaya kamu tidak mati.’”

4Lalu kata ular itu kepada perempuan itu,

“Kamu sama sekali tidak akan mati. 5Karena,

Allah tahu bahwa pada hari kamu memakannya matamu akan terbuka dan kamu akan menjadi seperti makhluk-makhluk ilahi, tahu tentang yang baik dan yang jahat(5).” 6Perempuan itu

(19)

melihat bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan tampaknya sedap. Lagi pula, pohon itu menarik hati karena mendatangkan kebijaksanaan. Maka diambilnyalah buah itu lalu dimakannya. Setelah itu diberikannya pula kepada suaminya yang sedang bersamanya, dan suaminya pun memakannya. 7Kemudian

terbukalah mata keduanya dan mereka tahu bahwa mereka telanjang. Mereka pun merangkai daun-daun pohon ara untuk dijadikan penutup aurat.

Bacaan Nas Sejajar:

Al-Injil surat Rum 5:12;3:23; QS. 14:34; 20:121

(5)"tahu tentang yang baik dan yang jahat": Setan

(dalam wujud ular) membujuk Siti Hawa untuk melampaui batas-batas pengetahuan dan

kebijaksanaan yang Allah tetapkan bagi manusia (lih. Kej. 2:9; 3:22).

(20)

Sesi 4

Perselisihan Antara Allah,

Syaitan dan Alam

Hafalan: Kejadian 3:15 1  5

Aku  akan  mengadakan  permu-­‐suhan  antara  engkau   dan   Perempuan   ini,   antara   keturunan-­‐mu   dan   keturunannya.   Keturunannya   akan   meremukkan   kepalamu   dan   engkau,   akan   meremukkan   tumitnya.”  

Bacaan: Kejadian 3:8-19

8Ketika mereka mendengar suara ALLAH,

Al-Khalik, yang berjalan di taman(6) pada waktu hari

sejuk, maka manusia dan istrinya itu

(6)"ALLAH berjalan di taman": Ungkapan yang berisi

prinsip penting bahwa manusia mula-mula hidup dalam hubungan yang akrab dengan Allah.

(21)

nyikan diri dari hadirat ALLAH, Al-Khalik, di antara pohon-pohonan dalam taman. 9Tetapi

ALLAH, Al-Khalik, memanggil manusia itu dan berfirman kepadanya, “Di manakah engkau?”(7) 3:9:

10Jawabnya, “Ketika aku mendengar suara-Mu

di taman ini, aku menjadi takut karena aku telanjang. Sebab itu aku bersembunyi.”

11Firman-Nya, “Siapakah yang

mem-beritahukan kepadamu bahwa engkau telanjang? Apakah engkau memakan buah dari pohon yang telah Kuperintahkan jangan kaumakan?”

12Jawab manusia itu, “Perempuan yang

Kautempatkan untuk mendam-pingiku itulah yang memberikan kepa-daku buah dari pohon itu, maka kumakan.”

13Lalu ALLAH, Al-Khalik, berfirman kepada

perempuan itu, “Apa yang kaulakukan ini?” Jawab perempuan itu, “Ular itu menipu aku, maka kumakan buah itu.” 3:13:

(7)"Di manakah engkau?": Pertanyaan untuk menguji

kejujuran Adam dan Hawa, bukan karena Allah tidak mahatahu (bdg. 4:9-10).

3:9:*Kej. 4:6, 9, 10; 16:7, 1 Raj. 19:9* 3:13:*2 Kor. 11:3, 1 Tim. 2:14*

(22)

14Maka berfirmanlah ALLAH, Al-Khalik, kepada

ular itu,

“Karena engkau berbuat demikian,

terkutuklah engkau melebihi segala ternak dan binatang liar.

Engkau akan menjalar dengan perutmu dan engkau akan makan debu tanah seumur hidupmu.

15Aku akan mengadakan permusuhan

antara engkau dan perempuan ini,

antara keturunanmu dan keturun-annya. Keturunannya akan

meremukkan kepalamu, dan

engkau akan meremukkan tumitnya.” 3:15: 16Firman-Nya kepada perempuan itu,

“Aku akan memperbanyak susah payahmu pada waktu engkau mengandung. Dengan kesusahan

engkau akan melahirkan anak. Meskipun begitu, engkau akan tetap mendambakan suamimu, dan ia akan berkuasa atas engkau.”

17Lalu firman-Nya kepada Adam,

“Karena engkau mendengarkan perkataan istrimu

(23)

dan memakan buah dari pohon yang telah Kuperintahkan kepadamu, ‘Jangan kaumakan,’ maka terkutuklah tanah karena engkau. Dengan susah payah engkau akan memakan hasilnya, seumur hidupmu.

3:17-18:

18Tanah akan menumbuhkan duri dan onak

bagimu, dan tumbuh-tumbuhan di padang akan menjadi makananmu.

19Dengan berpeluh engkau akan mendapatkan

rezekimu sampai engkau kembali menjadi tanah, karena dari situlah engkau diambil.

Sebab engkau debu, dan engkau akan kembali menjadi debu.” Bacaan Nas Sejajar:

Al-Taurat Yesaya 59:2; Zabur 49:7-9; Al-Injil surat Rum 6:23; Wahyu 20;7-10; QS.33:72; 7:29

(24)

Nubuatan Keselamatan

Bacaan: Kejadian 3:15

15Aku akan mengadakan permusuhan antara

engkau dan Perempuan ini, antara keturunan-mu dan keturunannya. Keturunannya akan meremukkan kepalamu dan engkau, akan meremukkan tumitnya.”

Bacaan Nas Sejajar:

(25)

Sesi 5

Keterasingan dan Penyucian

Hafalan: Kejadian 4:7

7Jika   engkau   berbuat   baik,   bukankah   engkau   akan  

diterima?   Tetapi   jika   engkau   tidak   berbuat   baik,   dosa   sudah   mengintai   di   depan   pintu.   Ia   menghasratkan   engkau,   tetapi   engkau   harus   menguasainya.”  

Bacaan: Kejadian 3:21-23

21ALLAH, Al-Khalik, membuat pakaian dari kulit

binatang untuk manusia dan istrinya itu, lalu mengenakannya kepada mereka. 22Kemudian

berfirmanlah ALLAH, Al-Khalik, “Sesungguhnya, manusia itu sudah menjadi seperti salah satu dari kita(9), tahu tentang yang baik dan yang jahat.

(9)"salah satu dari kita": 'kita' di sini merujuk kepada

(26)

22:19-Maka sekarang, jangan sampai ia mengulurkan tangannya dan mengambil pula buah pohon hayat itu lalu memakannya, sehingga ia hidup untuk selama-lamanya.” 3:22: 23Sebab itu ALLAH,

Al-Khalik, menyuruhnya keluar dari Taman Firdaus untuk mengerjakan tanah, tempat asal ia diambil.

Bacaan Nas Sejajar:

Al-Taurat Yesaya 60:20; Hikmat Sulaiman 14:12; Zabur 16:11; 27:1; 14:12; Al-Injil surat Ibrani 9:22; QS. 2:81; 2:36; 3:11; 6:70; 35:10.

23; Ayb. 1:6-12, 2:1-8, Yes. 6:8), yaitu para penghuni surga yang memiliki hikmat jauh melebihi manusia di bumi. Allah berkomunikasi dengan para malaikat-Nya untuk mencegah manusia melampaui batas-batas pengetahuan dan kebijaksanaan yang ditentukan baginya (bdg. Kej. 3:24).

(27)

Sembahyang yang Benar (Haq)

Bacaan: Kejadian 4:1-5

1Manusia itu menggauli Hawa, istrinya, lalu

mengandunglah perempu-an itu dan melahirkan Kabil(11). Katanya, “Aku telah memperoleh

seorang anak laki-laki dengan per-tolongan ALLAH.” 2Sesudah itu ia melahirkan pula Habil,

adik Kabil.

Habil menjadi seorang gembala dari kawanan kambing domba, dan Kabil menjadi seorang petani. 3Beberapa waktu kemudian, Kabil

membawa sebagian hasil tanahnya sebagai persembahan kepada ALLAH. 4Habil pun

membawa beberapa anak sulung dari kawanan kambing dombanya beserta lemak-lemaknya. ALLAH berkenan kepada Habil dan persembahannya, 4:4: 5tetapi kepada Kabil dan

persem-bahannya Ia tidak berkenan. Lalu Kabil menjadi sangat marah dan mukanya masam. Bacaan Nas Sejajar: Al-Injil surat Ibrani 11:4

(11)"Kabil": Dikenal juga dengan nama Kain. 4:4:*Ibr. 11:4*

(28)

Perselisihan dengan Sesama

dan Allah

Bacaan: Kejadian 4:5-12

5tetapi kepada Kabil dan persembah-annya Ia

tidak berkenan. Lalu Kabil menjadi sangat marah dan mukanya masam.

6Berfirmanlah ALLAH kepada Kabil, “Mengapa

engkau marah, dan mengapa mukamu masam?

7Jika engkau berbuat baik, bukankah engkau

akan diterima? Tetapi jika engkau tidak berbuat baik, dosa sudah mengintai di depan pintu. Ia menghasratkan engkau, tetapi engkau harus menguasainya.”

8Namun, Kabil berkata kepada Habil, adiknya,

“Mari kita pergi ke padang.” Pada saat keduanya ada di padang, tiba-tiba Kabil menyerang Habil, adiknya, lalu membunuhnya. 4:8:

9Maka berfirmanlah ALLAH kepada Kabil, “Di

manakah Habil, adikmu itu?”

Jawabnya, “Aku tidak tahu! Apakah aku ini penjaga adikku?”

(29)

10Firman-Nya, “Apa yang telah Kaulakukan?

Darah adikmu itu berseru kepada-Ku dari tanah!

4:10: 11Sekarang, terkutuklah engkau, terbuang

jauh dari tanah yang telah membuka mulutnya untuk menerima darah adikmu itu dari tanganmu. 12Apabila engkau mengerjakan tanah

itu, maka tanah itu tidak akan lagi memberikan hasil sepenuhnya kepadamu. Engkau akan menjadi seorang pengembara dan pelarian di bumi.”

(30)

Kisah Teladan

(31)

Sesi 6

Diberkahi untuk Memberkahi

Hafalan: Kejadian 15:5-6 5

Kemudian  Ia  membawa  Abram  keluar  dan  

berfirman,  “Menengadahlah  ke  langit  dan  hitunglah   bintang-­‐bintang  jika  engkau  dapat  

menghitungnya.”  Firman-­‐Nya  kepadanya,  

“Demikianlah  banyaknya  keturunanmu  kelak.”  15:5:    

6Lalu  Abram  menaruh  iman  kepada  ALLAH,  dan  hal  

itu  diperhitungkan  baginya  sebagai  kebenaran(31). 15:6:

15:5:*Rum 4:18, Ibr. 11:12*

(31)"kebenaran": Nabi Ibrahim dinyatakan benar, setia,

dan lurus (bhs. Ibrani: tsadiq) bukan sebagai imbalan amalnya, melainkan karena ia mempercayai apa yang dijanjikan Allah kepadanya.

(32)

Bacaan Kejadian 12:1-3

1ALLAH berfirman kepada Abram, “Pergilah dari

negerimu, dari sanak saudaramu, dan dari rumah ayahmu ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu. 12:1:

2Aku akan membuat engkau menjadi suatu

bangsa yang besar. Aku akan memberkahi engkau dan membuat

namamu besar. Engkau akan menjadi berkah!

3Aku akan memberkahi

orang-orang yang memohonkan berkah bagimu, dan Aku akan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau.

Melalui engkau, semua suku bangsa di bumi akan memperoleh berkah.” 12:3:

Bacaan Nas Sejajar:

Al-Taurat Habakuk 2:4; Zabur 13:5; Al-Injil surat Ibrani 11:8-12; Rum 4:11,16-25; Efesus 2:8-9; Galatia 3:7-9; QS. 16:123; 3:95; 23:109.

12:1:*Kis. 7:2-3, Ibr. 11:8* 12:3:*Gal. 3:8*

(33)

Berkah Keturunan

Bacaan Kejadian 13:14-15

14Setelah Lut berpisah dengan Abram,

berfirmanlah ALLAH kepada Abram, “Layangkanlah pandanganmu dari tempat engkau berdiri itu, dan tengoklah ke sebelah utara, selatan, timur, dan barat, 15karena seluruh negeri

yang kaulihat itu akan Kukaruniakan kepadamu dan kepada keturunanmu sampai selama-lamanya. 13:15:

(34)

Iman: Tauhid Nabi Ibrahim

Bacaan Kejadian 15:4-6

4Tetapi turunlah firman ALLAH kepadanya

demikian, “Bukan orang itu yang akan menjadi ahli warismu, melainkan anak kandungmulah yang akan menjadi ahli warismu.” 5Kemudian Ia

membawa Abram keluar dan berfirman, “Menengadahlah ke langit dan hitunglah bintang-bintang jika engkau dapat menghitungnya.” Firman-Nya kepadanya, “Demikianlah banyaknya keturunanmu kelak.” 15:5:

6Lalu Abram menaruh iman kepada ALLAH, dan

hal itu diperhitungkan baginya sebagai kebenaran(31). 15:6:

15:5:*Rum 4:18, Ibr. 11:12*

(31)"kebenaran": Nabi Ibrahim dinyatakan benar, setia,

dan lurus (bhs. Ibrani: tsadiq) bukan sebagai imbalan amalnya, melainkan karena ia mempercayai apa yang dijanjikan Allah kepadanya.

(35)

Sesi 7

Allah yang Melihat

Hafalan Kejadian 16:13

13

Lalu   Hajar   menyebut   nama   ALLAH   yang   berfirman   kepadanya   itu   “Engkaulah   Allah   Yang   Memperhatikan,”   karena   katanya,   “Sungguhkah   di   sini  kulihat  Dia  yang  memperhatikan  aku?”  

 

Bacaan Kejadian 16:1-14

1Sarai, istri Abram, tidak juga melahirkan

keturunan bagi Abram. Tetapi ia mempunyai seorang hamba perempuan, orang Mesir, bernama Hajar. 2Maka kata Sarai kepada Abram,

“Lihatlah, ALLAH telah menutup rahimku untuk melahirkan anak. Kawin sajalah dengan hambaku, siapa tahu aku dapat memperoleh anak melalui dia.”

Abram mendengarkan perkataan Sarai. 3Lalu

(36)

yang orang Mesir itu, dan memberikannya kepada Abram suaminya untuk menjadi istrinya. Pada waktu itu sudah sepuluh tahun lamanya Abram tinggal di Tanah Kanaan. 4Abram pun

bercampur dengan Hajar, lalu mengandunglah perempuan itu.

Ketika Hajar tahu bahwa ia mengandung, ia memandang rendah nyonyanya. 5Lalu Sarai

berkata kepada Abram, “Penghinaan yang kudapat ini adalah tanggung jawabmu! Aku memberikan hambaku ke pangkuanmu, tetapi ketika ia tahu bahwa ia mengandung, aku dipandangnya rendah. Semoga ALLAH menjadi Hakim antara aku dengan engkau.”

6Kata Abram kepada Sarai, “Sesungguhnya,

hambamu itu ada dalam wewenangmu. Perlakukanlah dia menurut apa yang kaupandang baik.” Maka Sarai menindas Hajar sehingga ia melarikan diri darinya.

7Kemudian Malaikat ALLAH menjumpainya

dekat sebuah mata air di padang belantara, yaitu dekat mata air di jalan yang menuju ke Syur.

16:7: 8Sabdanya, “Hai Hajar, hamba Sarai, dari

manakah engkau dan hendak ke mana?”

(37)

Jawab perempuan itu, “Aku melarikan diri dari Sarai, nyonyaku.”

9Sabda Malaikat ALLAH kepadanya, “Kembalilah

kepada nyonyamu dan tunduklah di bawah wewenangnya.” 10Sabda Malaikat ALLAH pula

kepadanya, “Aku akan membuat keturunanmu menjadi sangat banyak, hingga tak terhitung banyaknya.” 16:10:

11Selanjutnya Malaikat ALLAH bersabda

kepadanya,

“Engkau sedang mengandung dan

engkau akan melahirkan seorang anak laki-laki. Namailah dia Ismail(33), karena ALLAH

telah mendengar jeritan kesusahanmu.

12Ia akan menjadi orang yang hidupnya

seperti keledai liar(34).

Tangannya akan melawan setiap orang, dan tangan setiap orang akan

16:10:*Kej. 13:16; 15:5*

(33)"Ismail": Dalam bahasa Ibrani nama ini berarti 'Allah

mendengar' (lih. juga Kej. 17:20; 21:17).

(34)"seperti keledai liar": Suatu gaya hidup yang

digambarkan oleh Allah sendiri dalam Ayub 39:8-11, yaitu merdeka, jauh dari tempat yang padat penduduk, serta mengembara.

(38)

melawan dia. Ia akan tinggal di hadapan semua saudaranya.”

13Lalu Hajar menyebut nama ALLAH yang

berfirman kepadanya itu “Engkaulah Allah Yang Memperhatikan,” karena katanya, “Sungguhkah di sini kulihat Dia yang memperhatikan aku?”

16:13: 14Itulah sebabnya sumur itu, yang letaknya

di antara Kades dan Bered, disebut Sumur Lahai Roi(35).

Bacaan Nas Sejajar:

Al-Taurat 2 Tawarikh 16:9; Al-Injil surat Yahya 7:37-38; Wahyu 21:6; QS. 2:256-257.

16:13:*Kej 32:30; Kel 23:20, 21; Hak 13:21-22* (35)"Lahai Roi": Dalam bahasa Ibrani nama ini berarti

(39)

Sesi 8

Berkah Sembahyang

Hafalan Kejadian 18:25

25

Pantang  bagi  Tuhan  melakukan  hal  itu,  membunuh   orang   benar   bersama-­‐sama   dengan   orang   fasik,   sehingga   orang   benar   itu   disamakan   dengan   orang   fasik.   Pantang   bagi   Tuhan!   Bukankah   Hakim   semesta   bumi  akan  berlaku  adil?”    

Bacaan Kejadian 12:7-8

7Kemudian ALLAH menampakkan diri(28) kepada

(28)"menampakkan diri": Allah sering menampakkan

diri/kemuliaan-Nya dan berbicara langsung kepada nabi atau orang-orang lain dalam penglihatan (lih. Kej. 15:12,17), mimpi (lih. Kej. 20:3, 28:12-13), dan cara-cara lain yang ajaib (lih. Kel. 3:2-3, 24:9-11). Semua ini menunjukkan bahwa Allah berkehendak menjalin hubungan yang akrab dan pribadi dengan manusia.

(40)

Abram dan berfirman, “Kepada keturunanmu Aku akan mengaruniakan negeri ini.” Maka Abram membangun di sana sebuah mazbah atau tempat pembakaran kurban bagi ALLAH, yang telah menampakkan diri kepadanya. 12:7:

8Dari sana ia pindah ke pegunungan di sebelah

timur Bait-El lalu mendirikan kemahnya di antara Bait-El di sebelah barat dan Ai di sebelah timur. Ia membangun di sana sebuah mazbah bagi ALLAH dan menyerukan nama ALLAH. 9Setelah

itu Abram melanjutkan perjalanannya dan berangkat menuju ke Tanah Negeb(29).

Kejadian 13:3-4,18.

3Ia melanjutkan perjalanannya tahap demi tahap

dari Tanah Negeb menuju Bait-El, lalu sampai di antara Bait-El dan Ai, di tempat kemahnya berdiri mula-mula, 4juga di tempat ia membangun

mazbah dahulu. Di situ Abram menyerukan nama ALLAH.

18Abram pun memindahkan kemahnya lalu

12:7:*Kis. 7:5, Gal. 3:16*

(29)"Negeb": Wilayah di sebelah selatan Israil

(41)

tinggal dekat pohon-pohon besar Mamre, di wilayah Hebron. Di sana ia membangun sebuah mazbah bagi ALLAH.

Bacaan Nas Sejajar:

Taurat Yesaya 63:8; Zabur 107:6-9; 34:12; 36:13; Al-Injil surat Ibrani 7:15-17; QS. 6:54; 47:19; 3:193; 4:110

(42)

Keduniawian: Murka Allah dan Rahmat

Allah

Bacaan Kejadian 13:10-13

10Lut pun melayangkan pandanga-nnya. Ia

melihat bahwa seluruh Lembah Yordan terairi dengan baik, seperti taman ALLAH, seperti Tanah Mesir ke arah Zoar. (Itu adalah keadaan sebelum ALLAH memusnahkan Sodom dan Gomora.) 13:10: 11Sebab itu Lut memilih bagi dirinya seluruh

Lembah Yordan, lalu Lut berangkat ke sebelah timur. Demikianlah mereka berpisah satu sama lain. 12Abram tinggal di Tanah Kanaan,

sedangkan Lut tinggal di kota-kota di lembah itu. Ia memindahkan kemahnya sampai ke dekat Sodom. 13Adapun orang Sodom jahat dan sangat

berdosa terhadap ALLAH.

Kejadian 18:20-25

20Selanjutnya ALLAH berfirman, “Jeritan

tentang Sodom dan Gomora(38) amatlah hebat,

13:10:*Kej. 2:8-10*

(43)

dan dosa mereka sangat berat. 21Aku akan hadir

untuk mengamati apakah perbuatan mereka memang sesuai dengan jeritan yang sampai kepada-Ku atau tidak. Aku ingin mengusutnya.(39)

22Maka beranjaklah orang-orang itu dari sana

dan berjalan menuju Sodom, tetapi Ibrahim masih tetap berdiri di hadirat ALLAH. 23Lalu

Ibrahim datang mendekat dan berkata, “Masakan Engkau akan melenyapkan orang benar bersama-sama dengan orang fasik? 24Kalau ada lima puluh

orang benar dalam kota itu, masakan Engkau akan melenyapkan tempat itu dan tidak mengampuninya karena lima puluh orang benar yang ada di dalamnya? 25Pantang bagi Tuhan

melakukan hal itu, membunuh orang benar bersama-sama dengan orang fasik, sehingga orang benar itu disamakan dengan orang fasik.

Sadum dan Amurah.

(39)"Aku akan hadir untuk mengamati … Aku ingin

mengusutnya": Firman yang menegaskan bahwa Allah, Hakim yang Mahaadil, tidak akan bertindak semena-mena. Bukan berarti Allah kurang mengetahui

kejahatan di Sodom dan Gomora, karena Ia selamanya Mahatahu.

(44)

Pantang bagi Tuhan! Bukankah Hakim semesta bumi akan berlaku adil?”

Kejadian 19:23-29

23Matahari sudah terbit di atas bumi ketika Lut

sampai di Zoar. 24Lalu ALLAH menghujani Sodom

dan Gomora dengan belerang dan api -- dari ALLAH, dari langit.19:24-25: 25Ia

menunggang-balikkan kota-kota itu bahkan seluruh lembah, seluruh penduduk, serta tumbuh-tumbuhan di tanah. 26Tetapi istri Lut menoleh ke belakang lalu

menjadi tiang garam.19:26:

27Ibrahim bangun pagi-pagi lalu pergi ke

tempat ia berdiri di hadirat ALLAH. 28Ia

memandang ke arah Sodom dan Gomora serta seluruh lembah itu. Tampak asap membubung dari tanah itu, seperti asap dari dapur peleburan.

29Pada waktu Allah memusnahkan kota-kota di

lembah itu, Ia

mengingat Ibrahim. Sebab itu Ia menyuruh Lut keluar dari tengah-tengah kehancuran itu saat Ia

19:24-25:*Mat. 10:15, 11:23-24, Luk. 10:12, 17:29, 2 Ptr.

2:6, Yud. 7*

(45)

menung-gangbalikkan perkotaan tempat Lut tinggal.

Imam Malkisedek

Bacaan Kejadian 14:18-20

18Kemudian Malkisedik, raja Salem, membawa

roti dan anggur. Ia adalah imam Allah Yang Mahatinggi. 14:18-20: 19Ia memohonkan berkah

bagi Abram, katanya, “Diberkahilah Abram oleh Allah Yang Mahatinggi, Pemilik langit dan bumi.

20Segala puji bagi Allah Yang Mahatinggi, yang

telah menyerahkan musuh-musuhmu ke dalam

tangan-mu.” Lalu Abram memberikan kepadanya sepersepuluh dari segala harta benda itu.

(46)

Sesi 9

Perjanjian Ibrahim

Hafalan Kejadian 22:16-18

16sabda-­‐Nya,   “Demi   diri-­‐Ku   sendiri   Aku   bersumpah,  

demikianlah   firman   ALLAH,   karena   engkau   telah   melakukan   hal   ini   dan   tidak   segan-­‐segan   menyerahkan   kepada-­‐Ku   anakmu,   anak   tunggalmu   itu,  22:16:  17maka   pastilah   Aku   memberkahimu   dan   pastilah   Aku   memperbanyak   keturunanmu   seperti   bintang   di   langit   dan   seperti   pasir   di   tepi   laut.   Keturunanmu  akan  menduduki  pintu  gerbang  musuh-­‐ musuhnya,  18dan  melalui  keturunanmu  semua  bangsa   di  bumi  akan  mendapat  berkah,  karena  engkau  telah   mematuhi  perkataan-­‐Ku.”  22:18:  

22:16:*Ibr. 6:13-14, 11:12* 22:18:*Kis. 3:25, Gal. 3:16*

(47)

Bacaan Kejadian 17:1-8

1Ketika Abram berumur sembilan puluh

sembilan tahun, ALLAH menampakkan diri kepada Abram dan berfirman kepadanya, “Akulah Allah Yang Mahakuasa, hiduplah di hadapan-Ku tanpa cela. 2Aku akan mengadakan perjanjian

antara Aku dan engkau, dan Aku akan membuat keturunanmu sangat banyak.”

3Maka sujudlah Abram. Lalu Allah berfirman

kepadanya, 4“Dari pihak-Ku, inilah perjanjian-Ku

dengan engkau: Engkau akan menjadi bapak bagi banyak bangsa. 5Namamu tidak akan lagi

disebut Abram, melainkan Ibrahim(36), karena

Aku telah menjadikan engkau bapak bagi banyak bangsa. 17:5: 6Aku akan membuat engkau

beranak cucu sangat banyak. Melalui engkau Aku akan menjadikan bangsa-bangsa, bahkan raja-raja akan muncul dari keturunanmu. 7Aku akan

meneguhkan perjanjian-Ku antara Aku dan engkau serta keturunanmu kelak,

(36)"Ibrahim" (Ibrani: Abraham): Dalam bahasa Ibrani

kemungkinan nama ini berarti 'bapak leluhur banyak bangsa'.

(48)

temurun, menjadi suatu perjan-jian yang kekal, yaitu bahwa Aku akan menjadi Tuhanmu dan Tuhan bagi keturunanmu. 17:7: 8Kepadamu dan

kepada keturunanmu kelak akan Kuberikan negeri tempat engkau tinggal sebagai pendatang ini, yaitu seluruh Tanah Kanaan, menjadi suatu milik yang kekal. Aku pun akan menjadi Tuhan mereka.” 17:8:

Bacaan Nas Sejajar:

Al-Taurat Imamat 17:11; Zabur 107:6-7,20; Al-Injil surat Ibrani 11:17-19; Matius 26:18; Rum 3:23-25; 1 Petrus 1:18-19; Galatia 3:16, 26-4:7; Yahya 1:29; QS. 37:99-107; 10:94; 6:12; 4:171; 2:260.

17:7:*Luk. 1:55* 17:8:*Kis. 7:5*

(49)

Berkah Isyak dan Berkah Ismail

Bacaan Kejadian 17:19-22

19Firman Allah, “Sesungguhnya Sarah, istrimu,

akan melahirkan seorang anak laki-laki bagimu. Namailah dia Ishak. Aku akan meneguhkan perjanjian-Ku dengannya menjadi suatu perjanjian yang kekal bagi keturunannya.

20Sedangkan mengenai Ismail, Aku sudah

mendengar permintaanmu. Sesungguhnya, Aku akan member-kahinya dan membuatnya beranak cucu serta melipatgandakannya sangat banyak. Ia akan menjadi leluhur dari dua belas kepala suku, dan Aku akan menjadikannya suatu bangsa yang besar. 21Namun, perjanjian-Ku akan

Kutetapkan dengan Ishak, yang akan dilahirkan Sarah bagimu pada saat seperti ini di tahun mendatang.” 22Setelah selesai berfirman kepada

(50)

Keimanan Ibrahim Diuji

Bacaan Kejadian 22:1-10

1Sesudah berbagai peristiwa itu Allah menguji

Ibrahim. Firman-Nya kepada-nya, “Ibrahim.” Jawabnya, “Ini aku, Tuhan.” 22:1-13:

2Firman-Nya, “Bawalah anakmu, anak

tunggalmu(45) yang kaukasihi, yaitu Ishak, dan

pergilah ke Tanah Moria. Persembahkanlah dia di sana sebagai kurban bakaran, di atas salah satu gunung yang akan Kusebutkan kepadamu.”

3Ibrahim pun bangun pagi-pagi. Dipasangnya

pelana pada keledainya lalu diajaknya dua orang hambanya untuk menyertainya, dan juga Ishak, anaknya. Ia membelah kayu untuk kurban bakaran lalu segera berangkat menuju tempat

22:1-13:*Ibr. 11:17-19*

(45)"anak tunggalmu": Bukan berhubungan dengan

angka, melainkan dengan keunikan (bdg. KSI, Yah. 1:12 dan 1:18). Nabi Ishak mempunyai kedudukan yang unik karena perjanjian Allah diikat dengannya (lih. Kej. 17:19,21, 21:12, 26:4-5) dan karena kelahirannya merupakan suatu mukjizat (lih. Kej. 17:16-17, 18:12-14, 21:1).

(51)

yang disebutkan Allah kepadanya. 4Pada hari

ketiga, ketika Ibrahim melayangkan pandangannya, terlihatlah tempat itu dari jauh.

5Maka kata Ibrahim kepada hamba-hambanya,

“Tinggallah di sini dengan keledai ini. Aku dan anak ini hendak pergi ke sana. Kami akan beribadah, kemudian kembali lagi kepadamu.”

6Ibrahim mengambil kayu untuk kurban

bakaran dan menaruhnya pada bahu Ishak, anaknya. Ia sendiri membawa api dan sebilah pisau. Lalu berjalanlah keduanya bersama-sama.

7Kata Ishak kepada Ibrahim, ayahnya, “Ayah.”

Jawabnya, “Ya, anakku?”

Kata Ishak, “Di sini ada api dan kayu bakar, tetapi di manakah anak domba yang akan dikurbankan?”

8Jawab Ibrahim, “Allah sendirilah yang akan

menyediakan bagi diri-Nya anak domba untuk kurban bakaran itu, anakku.” Lalu berjalanlah keduanya bersama-sama.

9Sesampainya mereka di tempat yang

disebutkan Allah kepadanya, Ibrahim mendirikan sebuah mazbah, yaitu tempat pembakaran kurban. Ia mengatur kayu bakar, mengikat Ishak, anaknya, lalu meletakkannya di atas

(52)

mazbah itu, di atas kayu bakar. 22:9: 10Kemudian

Ibrahim mengulurkan tangannya, mengambil pisau untuk menyembelih anaknya.

Allah Menyediakan

Bacaan Kejadian 22:8-18

8Jawab Ibrahim, “Allah sendirilah yang akan

menyediakan bagi diri-Nya anak domba untuk kurban bakaran itu, anakku.” Lalu berjalanlah keduanya bersama-sama.

9Sesampainya mereka di tempat yang

disebutkan Allah kepadanya, Ibrahim mendirikan sebuah mazbah, yaitu tempat pembakaran kurban. Ia mengatur kayu bakar, mengikat Ishak, anaknya, lalu meletakkannya di atas mazbah itu, di atas kayu bakar. 22:9: 10Kemudian

Ibrahim mengulurkan tangannya, mengambil pisau untuk menyembelih anaknya.

11Akan tetapi, Malaikat ALLAH berseru

22:9:*Yak. 2:21* 22:9:*Yak. 2:21*

(53)

kepadanya dari langit, “Ibrahim! Ibrahim!” Jawabnya, “Ya, Tuan.” 12Firman-Nya, “Jangan

celakakan anak itu dan jangan kauapa-apakan dia, karena sekarang Aku tahu bahwa engkau bertakwa kepada Allah dan tidak segan-segan menyerahkan anakmu, anakmu yang tunggal itu, kepada-Ku.”

13Ketika Ibrahim mengangkat wajah-nya dan

mengamati, tampaklah di belakangnya seekor domba jantan yang tanduknya tersangkut pada semak-semak. Ibrahim pergi mengambil domba jantan itu, lalu mempersembahkannya sebagai kurban bakaran menggantikan anaknya. 14Maka

Ibrahim menamai tempat itu “ALLAH menyediakan.”(46) Sebab itu sampai pada hari ini

orang mengatakan, “Di atas gunung ALLAH, akan disediakan.”

15Kemudian untuk kedua kalinya Malaikat

ALLAH berseru kepada Ibrahim dari langit,

16sabda-Nya, “Demi diri-Ku sendiri Aku

bersumpah, demikianlah firman ALLAH, karena engkau telah melakukan hal ini dan tidak

(46)"ALLAH menyediakan" atau "ALLAH

melihat/memperhatikan": Bdg. sebutan Siti Hajar kepada Allah dalam Kej. 16:13.

(54)

segan menyerahkan kepada-Ku anakmu, anak tunggalmu itu, 22:16: 17maka pastilah Aku

memberkahimu dan pastilah Aku memperbanyak keturunanmu seperti bintang di langit dan seperti pasir di tepi laut. Keturunanmu akan menduduki pintu gerbang musuh-musuhnya, 18dan melalui

keturunanmu semua bangsa di bumi akan mendapat berkah, karena engkau telah mematuhi perkataan-Ku.” 22:18:

22:16:*Ibr. 6:13-14, 11:12* 22:18:*Kis. 3:25, Gal. 3:16*

(55)

Kisah Teladan

Nabi Musa

(56)

esi 10

Allah Pembebas

Hafalan: Keluaran 6:6-7

6

Aku   akan   mengangkat   kamu   menjadi   umat-­‐Ku   dan   Aku   akan   menjadi   Tuhanmu.   Kamu   akan   tahu   bahwa   Akulah   ALLAH,   Tuhanmu,   yang   membebaskan   kamu   dari   kerja   paksa   yang   dibebankan   orang   Mesir.   7Aku   akan   membawa   kamu   ke   negeri   yang   dengan   bersumpah   telah   Kujanjikan   hendak   Kukaruniakan   kepada   Ibrahim,   Ishak,   dan   Yakub.   Aku   akan   mengaruniakannya   kepadamu  menjadi  milikmu.  Akulah  ALLAH.’”    

Bacaan: Keluaran 3:2-14

2Lalu Malaikat ALLAH menampakkan diri

kepadanya dalam nyala api di tengah semak-semak. Musa melihat api menyala-nyala di tengah semak-semak itu tetapi semak-semak itu

(57)

tidak terlalap api. 3:2-10: 3Pikir Musa, “Sebaiknya

aku mendekat ke sana untuk mengamati hal hebat yang kulihat itu. Mengapa semak-semak itu tidak terbakar?”

4Ketika ALLAH melihat bahwa Musa mendekat

untuk mengamati, berserulah Allah kepadanya dari tengah-tengah semak-semak itu, firman-Nya, “Musa, Musa!”

Jawabnya, “Ya, ini aku.”

5Allah berfirman, “Jangan dekat-dekat.

Tanggalkanlah kasut dari kakimu, karena tanah tempat engkau berdiri itu adalah tanah yang suci.” 6Firman-Nya lagi, “Akulah Tuhan yang

disembah oleh ayahmu, juga oleh Ibrahim, Ishak, dan Yakub.” Lalu Musa menudungi mukanya, karena ia takut memandang Allah.

7Firman ALLAH, “Telah Kulihat

sungguh-sungguh kesusahan umat-Ku di Tanah Mesir, dan telah Kudengar seruan mereka akibat pengerah-pengerah mereka. Aku tahu penderitaan mereka.

8Oleh karena itu, Aku datang untuk melepaskan

mereka dari tangan orang Mesir dan menuntun mereka keluar dari negeri itu. Akan Kubawa mereka ke suatu negeri yang baik dan luas,

(58)

suatu negeri yang berlimpah susu dan madu, yaitu tempat tinggal orang Kanaan, orang Het, orang Amori, orang Feris, orang Hewi, dan orang Yebus. 9Sesungguhnya, seruan bani Israil telah

sampai kepada-Ku, dan Aku telah melihat pula penindasan yang dilakukan orang Mesir atas mereka. 10Maka sekarang, pergilah. Aku

mengutus engkau kepada Firaun untuk membawa umat-Ku, bani Israil, keluar dari Mesir.”

11Akan tetapi, Musa berkata kepada Allah,

“Siapakah hamba-Mu ini, sehingga hamba harus pergi menghadap Firaun dan membawa bani Israil keluar dari Mesir?”

12Firman Allah, “Sesungguhnya, Aku akan

menyertai engkau. Inilah tanda bagimu bahwa Aku yang mengutus engkau: apabila bangsa itu telah kaubawa keluar dari Mesir, maka kamu akan beribadah kepada Allah di gunung ini.”

13Kata Musa kepada Allah, “Tetapi apabila

hamba datang kepada bani Israil dan berkata kepada mereka, ‘Tuhan yang disembah nenek moyang-mu telah meng-utus aku kepadamu,’ lalu mereka berta-nya, ‘Siapakah nama-Nya,’ maka apayang harus hamba katakan kepada

(59)

mereka?” 3:13: 14Firman Allah kepada Musa,

“Akulah

AKU ADA.” Lagi firman-Nya, “Beginilah harus kaukatakan kepada bani Israil, ‘AKU ADA telah mengutus aku kepada-mu.’” 3:14:

Keluaran 4:1-5

1Jawab Musa, “Tetapi mereka tidak akan

percaya kepadaku atau mende-ngarkan perkataanku. Mereka mungkin akan berkata, ‘ALLAH tidak menam-pakkan diri kepadamu!’”

2Firman ALLAH kepadanya, “Apa yang ada di

tanganmu itu?”

Jawab Musa, “Tongkat.”

3Firman-Nya, “Campakkanlah ke tanah.” Musa

pun mencampakkannya ke tanah, lalu tongkat itu menjadi ular sehingga ia lari meninggalkannya.

4Firman ALLAH kepada Musa, “Ulurkan-lah

tanganmu dan tangkaplah ekornya.” Musa mengulurkan tangannya dan menangkapnya, lalu ular itu menjadi tongkat kembali di tangannya.

5“Lakukanlah hal itu supaya mereka percaya

3:13:*Kel. 6:2-3* 3:14:*Why. 1:4, 8*

(60)

bahwa ALLAH, Tuhan yang disembah nenek moyang mereka Ibrahim, Ishak, dan Yakub, telah menampakkan diri kepadamu.”

Keluaran 4:29-31

29Setelah itu pergilah Musa dan Harun. Mereka

mengumpulkan semua tua-tua bani Israil, 30lalu

Harun menyampaikan kepada mereka semua yang difirmankan ALLAH kepada Musa, serta membuat tanda-tanda ajaib di depan mata bangsa itu. 31Maka percayalah bangsa itu, dan

ketika mereka mendengar bahwa ALLAH telah memperhatikan bani Israil serta melihat kesusahan mereka, membungkuklah mereka serta sujud menyembah.

(61)

Keluaran 6:6-7

6Aku akan mengangkat kamu menjadi umat-Ku

dan Aku akan menjadi Tuhanmu. Kamu akan tahu bahwa Akulah ALLAH, Tuhanmu, yang membebaskan kamu dari kerja paksa yang dibebankan orang Mesir. 7Aku akan membawa

kamu ke negeri yang dengan bersumpah telah Kujanjikan hendak Kukaruniakan kepada Ibrahim, Ishak, dan Yakub. Aku akan mengaruniakannya kepadamu menjadi milikmu. Akulah ALLAH.’”

Bacaan Nas Sejajar:

(62)

Bebas dari Gangguan

Syaitan-syaitan

Bacaan: Keluaran 7:10-12

10Maka pergilah Musa dan Harun menghadap

Firaun, lalu mereka melak-sanakan apa yang diperintahkan ALLAH. Harun mencampakkan tongkatnya di hadapan Firaun dan di hadapan para pegawainya, lalu tongkat itu menjadi ular.

11Kemudian Firaun memanggil orang-orang pintar

dan para juruteluh. Mereka juga, para ahli ilmu gaib Mesir itu, membuat hal yang sama dengan ilmu mereka. 12Masing-masing mereka

mencampakkan tongkatnya, lalu tongkat-tongkat itu menjadi ular. Tetapi tongkat Harun menelan tongkat-tongkat mereka.

(63)

Keluaran 8:18-19

18Para ahli ilmu gaib pun berusaha

memunculkan nyamuk-nyamuk dengan ilmunya, tetapi mereka tidak sanggup. Demikianlah nyamuk-nyamuk itu hing-gap pada manusia dan binatang.

19Maka kata para ahli ilmu gaib itu kepada

Firaun, “Ini adalah kuasa Allah.” Tetapi hati Firaun tetap keras, sehingga ia tidak mau mendengarkan mereka, seperti telah difirmankan ALLAH. 8:19:

(64)

Sesi 11

Bebas dari Penjajahan:

Korban Paskah

Hafalan: Keluaran 12:23 23

karena   ALLAH   akan   melintas   untuk   mengazab   orang   Mesir.   Apabila   Ia   melihat   darah   pada   ambang   atas   pintu   serta   kedua   tiang   pintu   sebuah   rumah,   maka   ALLAH   akan   melewati   pintu   itu   dan   tidak   membiarkan   pemusnah   masuk   ke   dalam   rumahmu  untuk  mengazab  kamu.  12:23:

Bacaan: Keluaran 12:1-13

1ALLAH berfirman kepada Musa dan Harun di

Tanah Mesir demikian, 12:1-13: 2“Bulan ini akan

menjadi bulan pertama bagimu dalam setahun.

12:23:*Ibr. 11:28*

(65)

3Katakanlah kepada seluruh jemaah Israil

demikian, ‘Pada hari kesepuluh dalam bulan ini setiap orang harus mengambil seekor anak domba menurut kaum keluar-ganya, seekor anak domba untuk setiap rumah tangga. 4Jika sebuah

rumah tangga terlalu kecil untuk mengha-biskan seekor anak domba, maka ia bersama tetangga yang rumahnya terdekat harus mengambil satu ekor menurut jumlah jiwa. Perkirakanlah berapa banyak anak domba yang diperlukan sesuai dengan yang dapat dimakan oleh setiap orang.

5Anak domba atau anak kambing itu -- kamu

boleh memilihnya -- haruslah jantan, berumur setahun, dan tak bercacat. 6Kamu harus

mengurusnya sampai hari keempat belas dalam bulan ini, lalu setelah itu seluruh jemaah Israil harus menyembelihnya pada waktu magrib.

7Darahnya harus diambil sedikit lalu dibubuhkan

pada kedua tiang pintu serta ambang atas setiap pintu rumah, tempat orang memakannya.

8Daging-nya, yang sudah dipanggang di atas api,

harus mereka makan malam itu juga dengan roti yang tak beragi serta sayur pahit. 9Janganlah

makan daging itu mentah-mentah atau setelah direbus dalam air, tetapi makanlah setelah dipanggang di atas api lengkap dengan kepala,

(66)

kaki, dan isi perutnya. 10Jangan tinggalkan sisa

sampai pagi. Sisa yang tertinggal sampai pagi harus kamu bakar habis. 11Beginilah kamu harus

memakannya, yaitu dengan pinggang berikat, kaki berkasut, dan dengan tongkat di tanganmu. Kamu harus memakannya buru-buru. Itulah pera-yaan Paskah bagi ALLAH.

12Pada malam itu juga, Aku akan melintasi

Tanah Mesir dan menewaskan semua anak sulung di Tanah Mesir, dari anak manusia sampai anak binatang. Semua ilah orang Mesir akan Kujatuhi hukuman. Akulah ALLAH. 13Darah itu

akan menjadi tanda bagimu di rumah-rumah yang kamu tinggali. Apabila Aku melihat darah itu, maka Aku akan melewati kamu sehingga tidak akan ada tulah kemusnahan di antara kamu saat Aku mengazab Tanah Mesir.

Keluaran 12:21-23

21Kemudian Musa memanggil semua tua-tua

Israil dan berkata kepada mereka, “Pergilah, ambillah anak dom-ba bagi kaum keluargamu, dan sembelihlah domba Paskah. 22Ambillah seikat

(67)

ranting hisop(11), celupkan dalam darah yang

telah ditempatkan dalam sebuah mangkuk, lalu sapukanlah darah itu pada ambang atas pintu serta kedua tiang pintu rumah. Tak seorang pun dari antara kamu boleh keluar dari pintu rumahnya sampai pagi hari, 23karena ALLAH akan

melintas untuk mengazab orang Mesir. Apabila Ia melihat darah pada ambang atas pintu serta kedua tiang pintu sebuah rumah, maka ALLAH akan melewati pintu itu dan tidak membiarkan pemusnah masuk ke dalam rumahmu untuk mengazab kamu. 12:23:

Keluaran 12:29-30

29Pada tengah malam ALLAH mene-waskan

semua anak sulung di Tanah Mesir, dari anak sulung Firaun yang duduk di atas takhta sampai anak sulung para tawanan yang ada dalam penjara bawah tanah, juga semua anak sulung

(11)"hisop": Sejenis tumbuhan yang dipakai dalam

upacara keagamaan bani Israil untuk menyucikan barang/orang (lih. juga Im. 14:4-7; Bil. 19:18).

(68)

binatang. 12:29: 30Maka bangunlah Firaun pada

malam itu, demikian pula semua pegawainya dan semua orang Mesir. Lalu terdengarlah tangisan yang hebat di Mesir, karena tidak ada rumah yang tidak kematian.

Bacaan Nas Sejajar:

Al-Taurat Imamat 16:15-19, 29-34; Keluaran 12:13; Al-Injil surat Ibrani 9:22; Galatia 3:23-25; QS. 28:16; 6:12.

(69)

Sesi 12

Hukum sebagai Pagar

Hafalan: Ulangan 28:2

2   Segala   berkah   ini   akan   datang   ke   atasmu   dan  

sampai   kepadamu,   jika   engkau   mematuhi   ALLAH,   Tuhanmu:  

 

Bacaan: Ulangan 5:6-21

6’Akulah ALLAH, Tuhanmu, yang membawa

engkau keluar dari Tanah Mesir, dari tempat perhambaan.

7Jangan ada padamu ilah lain selain Aku. 8Jangan membuat bagimu patung ukiran dan

wujud apa pun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau di dalam air di bawah bumi. 5:8-9:

9Jangan sujud menyembahnya atau ber-ibadah

(70)

kepadanya, karena Aku, ALLAH, Tuhanmu, adalah Tuhan yang tidak mau diduakan. Aku membalaskan kesalahan ayah kepada anak-anaknya, kepada keturunan ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku.(2) 5:9-10: 10Namun, Aku menunjukkan rahmat-Ku kepada

beribu-ribu orang yang mengasihi Aku dan yang memegang teguh perintah-perintah-Ku.

11Jangan menggunakan nama ALLAH,

Tuhanmu, dengan sembarangan, karena ALLAH akan memandang bersalah orang yang menggunakan nama-Nya dengan sembarang-an.

5:11:

12Peliharalah hari Sabat(3) dan jagalah

(2)"membalaskan kesalahan ayah kepada anak-anaknya

... kepada keturunan ketiga dan keempat ... yang membenci Aku": Bukan berarti dosa ayah diwariskan kepada anak-anaknya, tetapi anak-anak dapat turut menanggung akibat dari kesalahan orang tuanya, entah hanya terkena getahnya atau karena mereka turut mengambil bagian di dalamnya.

5:9-10:*Kel. 34:6-7, Bil. 14:18, Ul. 7:9-10* 5:11:*Im. 19:12*

(3)"Sabat": Hari ketujuh (=Sabtu) yang disakralkan oleh

orang Israil atas perintah Allah sebagai hari untuk beristirahat penuh.

(71)

kesuciannya, seperti yang diperintahkan ALLAH, Tuhanmu, kepadamu. 5:12-14: 13Enam hari

lamanya engkau harus bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu, 14tetapi hari ketujuh adalah

hari Sabat bagi ALLAH, Tuhanmu. Pada hari itu jangan lakukan pekerjaan apa pun baik engkau, anak lelakimu, anak perempuanmu, hambamu yang laki-laki, hambamu yang perempuan, bahkan sapimu, keledaimu, atau binatangmu lainnya, juga pendatang yang ada di kotamu. Dengan demikian hamba-hambamu baik laki-laki maupun perempuan dapat beristirahat, sama seperti engkau. 15Ingatlah bahwa engkau pun

pernah menjadi hamba di Tanah Mesir, tetapi ALLAH, Tuhanmu, telah membawamu keluar dari sana dengan tangan yang kuat dan dengan kuasa yang nyata. Itulah sebabnya ALLAH, Tuhanmu, memerintahkan engkau untuk memelihara hari Sabat.

16Hormatilah ayahmu dan ibumu, seperti yang

telah diperintahkan ALLAH, Tuhanmu, kepadamu, supaya lanjut umurmu dan baik keadaanmu di tanah yang dikaruniakan ALLAH, Tuhanmu,

(72)

kepadamu. 5:16-20:5:16:

17Jangan membunuh. 5:17-18:5:17: 18Jangan berzina. 5:18:

19Jangan mencuri. 5:19:

20Jangan memberi kesaksian dusta tentang

sesamamu. 5:20:

21Jangan mengingini istri sesamamu. Jangan

menghasratkan rumah sesama-mu, demikian pula ladangnya, hamba-nya baik laki-laki maupun perempuan, sapinya, keledainya, atau apa pun yang dipunyai sesamamu.’ 5:21:

Bacaan Nas Sejajar:

Zabur 5:13; QS. 11:43; 28:2

5:16-20:*Mat. 19:18-19, Mrk. 10:19, Luk. 18:20* 5:16:*Ul. 27:16, Mat. 15:4, Mrk. 7:10, Ef. 6:2-3* 5:17-18:*Rum 13:9, Yak. 2:11* 5:17:*Kej. 9:6, Mat. 5:21* 5:18:*Im. 20:10, Mat. 5:27* 5:19:*Rum 13:9* 5:20:*Kel. 23:1* 5:21:*Rum 7:7, 13:9*

(73)

Hukum sebagai Pengantar

Bacaan: Ulangan 28:1-6

1“Jadi, jika engkau sungguh-sungguh

mematuhi ALLAH, Tuhanmu, dan melakukan dengan setia segala perintah-Nya yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, maka ALLAH, Tuhanmu, akan meninggikan engkau di atas segala bangsa di bumi. 28:1-14: 2Segala

berkah ini akan datang ke atasmu dan sampai kepadamu, jika engkau mematuhi ALLAH, Tuhanmu:

3Diberkahilah engkau di kota dan diberkahilah

engkau di ladang.

4Diberkahilah buah kandunganmu, hasil

tanahmu, dan hasil ternakmu, yaitu anak lembu-mu dan kawanan kambing dombamu.

5Diberkahilah bakulmu dan tempat adonanmu. 6Diberkahilah engkau ketika engkau masuk dan

diberkahilah eng-kau ketika engkau keluar.

Ulangan 28:15-19

(74)

15“Akan tetapi, jika engkau tidak mau

mematuhi ALLAH, Tuhanmu, untuk melakukan dengan setia segala perintah-Nya dan ketetapan-Nya yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, maka segala kutuk ini akan datang ke atasmu dan sampai kepadamu: 28:15-46:

16Terkutuklah engkau di kota dan terkutuklah

engkau di ladang.

17Terkutuklah bakulmu dan tempat adonanmu. 18Terkutuklah buah kandunganmu, hasil

tanahmu, anak lembumu, dan kawanan kambing domba-mu.

19Terkutuklah engkau ketika engkau masuk dan

terkutuklah engkau ketika engkau keluar.

(75)

Sesi 13

Hukum Musa Dinodai: Musyrik

Hafalan: Keluaran 32:33 33

Firman   ALLAH   kepada   Musa,   “Siapa   yang   berdosa   terhadap   Aku,   dialah   yang   akan   Kuhapuskan   dari   kitab-­‐Ku.  

 

Bacaan: Keluaran 32:1-14

1Ketika bangsa Israil melihat bahwa Musa

belum juga turun dari gunung itu, berkumpullah mereka mengerumuni Harun dan berkata kepadanya, “Ayo, buatlah bagi kami berhala yang akan memimpin kami, karena kami tidak tahu apa yang terjadi pada Musa, orang yang telah menuntun kami keluar dari Tanah Mesir itu.” 32:1-35:32:1:

32:1-35:*Ul. 9:7-29* 32:1:*Kis. 7:40*

(76)

2Lalu Harun berkata kepada mereka,

“Tanggalkanlah anting-anting emas yang ada pada telinga istrimu, anak laki-lakimu, dan anak perempuanmu. Bawalah semua itu kepadaku.”

3Maka seluruh bangsa itu menanggalkan

anting-anting emas yang ada pada telinga mereka dan membawanya kepada Harun. 4Harun menerima

semua itu dari tangan mereka, meleburnya dalam sebuah cetakan dan membentuknya menjadi sebuah anak sapi tuangan. Kemudian berkatalah orang-orang itu, “Hai orang Israil, inilah tuhanmu, yang telah menuntun kamu keluar dari Tanah Mesir!” 32:4:

5Ketika Harun melihat hal itu, dibangunnyalah

sebuah mazbah atau tempat pembakaran kurban di depan anak sapi itu, lalu ia berseru, katanya, “Besok adalah hari raya bagi ALLAH!” 6Keesokan

harinya bangunlah mereka pagi-pagi lalu mempersembahkan kurban bakaran dan membawa kurban perdamaian. Bangsa itu duduk untuk makan dan minum, lalu bangkit untuk berhura-hura. 32:6:

7Berfirmanlah ALLAH kepada Musa, “Pergilah,

32:4:*Kis. 7:41* 32:6:*1 Kor. 10:7*

Referensi

Dokumen terkait

Banyaknya kriteria (multiple criteria) yang digunakan dalam proses penilaian kinerja karyawan menyulitkan pihak manajemen untuk memberi bobot setiap kriteria oleh karena

Tujuan penelitian dalam Tugas Akhir ini adalah mempelajari perilaku lentur balok baja yaitu riwayat pembebanan mulai dari nol sampai kondisi plastis, mempelajari

Pembuatan keripik simulasi sukun merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kegunaan sukun dalam rangka penganekaragaman pangan sehingga diharapkan dapat

Menimbang, bahwa permohonan banding a quo diajukan dalam tenggang waktu masa banding dan sesuai dengan tata-cara yang ditentukan oleh peraturan

Ruben berkata, “Aku sudah berkata, jangan melakukan sesuatu yang jahat kepada anak itu, tetapi kamu tidak mau mendengarkan aku. Sekarang kita kena hukum

Kesimpulan: Apabila kita ingin bebas dari yang jahat: 1) Jangan dikuasai ketakutan. Pikiran jahat bisa muncul bila kita dikuasai ketakutan. 2) Biarkan Allah intervensi hidup

Adapun yang menjadi tujuan penelitian ini adalah, untuk menjelaskan pengaruh pembiayaan bermasalah (NPF) dan total pembiayaan (FDR) terhadap profitabilitas (ROA)

Maka dari itu, kalau kita memohon kepada Allah jalan yang lurus, tapi pada waktu yang sama kita merasa sudah tahu, maka Allah tidak akan menjawab.. Oleh karena itu, penting