• Tidak ada hasil yang ditemukan

STANDARDISASI BAMBU LAMINASI SEBAGAI ALTERNATIF PENGGANTI KAYU KONSTRUKSI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "STANDARDISASI BAMBU LAMINASI SEBAGAI ALTERNATIF PENGGANTI KAYU KONSTRUKSI"

Copied!
23
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan penelitian adalah, (1) mengetahui pengaruh penambahan serat bambu dengan variasi 0%, 5%, 10%, 15%, dan 20% terhadap kuat lentur ferosemen, (2) mengetahui nilai

Namun demikian nilai kuat tekan kayu jati (53,95 N/mm 2 ) lebih tinggi dibandingkan nilai kuat tekan bambu laminasi variasi satu (31,47 N/mm 2 ) dan variasi dua

Namun demikian nilai kuat tekan kayu jati (53,95 N/mm 2 ) lebih tinggi dibandingkan nilai kuat tekan bambu laminasi variasi satu (31,47 N/mm 2 ) dan variasi dua

Namun demikian nilai kuat tekan kayu jati (53,95 N/mm 2 ) lebih tinggi dibandingkan nilai kuat tekan bambu laminasi variasi satu (31,47 N/mm 2 ) dan variasi dua

Pembuatan sambungan pelat konektor baja disisipkan pada balok bambu laminasi dalam rangka mengetahui tahanan lateral, dengan pemberian beban tarik sejajar serat dan tekan

Dari hasil pengujian kuat lentur panel anyaman bambu maka dapat ditarik kesimpulan bahwa pada saat beban diangkat benda uji panel beton anyaman bambu kembali pada keadaan

Dari pengamatan pada saat pengujian kuat lentur kerutuhan geser pada balok laminasi galar dan bilah kerusakan terjadi pada perekatan antara lamina. Balok laminasi

Hasil pengujian pendahuluan Jenis Pengujian Material Kayu Jabon Bambu Petung Kuat lentur 52,47 93,41 Kuat Geser 4,33 7,32 MOE 7026,19 9434,56 Berat Jenis 0,35 0,62