No. 559/Thn. VI/05 Oktober 2014
Penasihat: Salvinus T.M. & Leonardus D.
Redaksi: Pieter B, Bambang S. W., Fridus RM, Martinus, Steven F., Andreas E. S., Desty N.
Email Redaksi: [email protected]
Daftar Isi:
Liputan Utama……… 2
Iman Katolik……… 3
Renungan……… 4
Berita Seputar Paroki……… 5
Mutiara Iman……… 7
Kalender Liturgi……… 8
Warta Paroki……… 9
Jadwal Pelayanan……… 10
Berita Seputar Paroki……… 11
“Sebuah Perumpamaan Penting
Bagi Setiap Warga Gereja”
(Mat 21:33-43)
Th. A/IV – Hari Minggu Biasa XXVII
Tema Minggu Ini:
Pelantikan Prodiakon / Prodiakones
7 September 2014
Syukur kepada Allah karena pada tanggal 7 September 2014 telah dilantik 28 prodiakon serta prodiakones. Memang tidak gampang untuk mendapatkan orang-orang yang terpanggil untuk menjadi prodiakon dan prodiakones ini. Namun setelah usaha yang panjang dan beberapa kali himbauan dari Romo Michael dan Romo Yakin dalam misa ataupun kesempatan lain, akhirnya didapatkan 28 orang dari beberapa lingkungan yang bersedia untuk melayani umat menjadi prodiakon/prodiakones.
Pelantikan ini sendiri dilaksanakan pada misa Minggu sore, 7 September 2014 bertepatan dengan perayaan nama pelindung paroki pagi harinya. Misa pelantikan ini terasa meriah dan spesial karena misa dipersembahkan secara konselebrasi oleh kedua Romo Paroki kita
dan juga Romo Vikjen KAJ, Romo Samuel Pangestu. Ini juga merupakan kunjungan resmi pertama kali Romo Samuel Pangestu, semenjak beliau meninggalkan PITC untuk bertugas sebagai Romo Vikjen KAJ. Selain untuk menghadiri acara peringatan nama pelindung PITC, kehadiran Romo Vikjen ini juga untuk melantik ke-28 prodiakon/ prodiakones baru ini.
Selepas homili pada misa ini upacara pelantikan prodiakon dilaksanakan dengan pemercikan air suci, pengalungan salib dan
penyerahan jubah. Terima kasih kepada prodiakon/ prodiakones yang telah berkenan untuk melayani umat di PITC dalam misa dan juga umat dilingkungan masing-masing. Selamat berkarya di ladang Tuhan.
(MTW)
Dalam Gereja Katolik, Bunda Maria diakui memiliki peran penting dalam karya keselamatan Allah bagi seluruh ciptaan. Seiring dengan pengakuan tersebut, tumbuhlah pelbagai bentuk ajaran dan devosi/penghormatan kepada Bunda Maria. Tercatat ada 4 dogma resmi tentang Bunda Maria1; penetapan bulan Mei sebagai Bulan Maria dan bulan Oktober sebagai Bulan Rosario; 12 ensiklik yang ditulis oleh 4 paus. Kita juga bisa melihat pernyataan resmi Gereja Katolik tentang pelbagai penampakan Bunda Maria, munculnya banyak tempat ziarah dan buku yang mengupas tentang Bunda Maria, dan masih banyak lagi. Namun yang terpenting adalah bagaimana kita secara tepat memahami dan menghayati devosi kepada Bunda Maria.
Peran Maria dalam Karya Keselamatan
Nama Bunda Maria disebut dalam Syahadat Aku Percaya, dalam kaitan ia menjadi penrantara hadirnya sang Juru Selamat, Yesus Kristus. Dalam Kitab Suci, kehadiran Maria tidak terlalu banyak disebut. Namun, keberadaan Maria dalam keseluruhan misteri iman mempertegas identitas Yesus Kristus sebagai Allah yang menjelma menjadi manusia.
Dalam bagian ini kita akan berfokus pada peran Bunda Maria yang kerap tidak terlihat namun sangat istimewa. Bunda Maria selalu hadir pada momen-momen terpenting dalam kehidupan Yesus dan Gereja. Tugas Bunda Maria terhadap Gereja tidak bisa dipisahkan dari persatuannya dengan Kristus, tetapi langsung berasal dari-Nya. “Adapun persatuan Bunda dengan Putera-Nya dalam karya penyelamatan itu terungkap sejak saat Kristus dikandung oleh Santa Perawan hingga wafat-Nya” (LG 57). Hubungan ini terutama tampak dalam saat sengsara-Nya.
lihat pula Bunda Maria memohon anugerah Roh dengan doa-doa-Nya, Roh yang sudah menaunginya di saat ia menerima warta gembira” (LG 59).
“Akhirnya Perawan tak bernoda, yang tidak pernah terkena oleh segala cemar dosa asal, sesudah menyelesaikan perjalanan hidupnya di dunia, telah diangkat memasuki kemuliaan di Sorga beserta badan dan jiwanya. Ia telah ditinggikan oleh Tuhan sebagai Ratu alam semesta, supaya secara lebih penuh menyerupai Putera-Nya, Tuan di atas segala tuan, yang telah mengalahkan dosa dan maut” (LG 59). Terangkatnya Perawan tersuci adalah keikutsertaan yang istimewa pada kebangkitan Putera-Nya dan sebagai suatu antisipasi terhadap kebangkitan seluruh pengikut Kristus yang lain.
Karena Bunda Maria menyetujui secara penuh dan utuh kehendak Bapa, karya penebusan Putera dan dorongan Roh Kudus, maka Perawan Maria menjadi teladan iman dan kasih bagi Gereja (LG 53); ia tampil sebagai “citra Gereja” (Ecclesiae typus) (LG 63) sekaligus menjadi Bunda kita semua (LG 61).
RD Antonius Yakin Ciptamulya Romo Paroki Ibu Teresa Cikarang
Bunda Maria
Sesudah Anak-Nya naik ke Sor-ga, Bunda Maria “menyertai Gere-ja pada awal mu-la dengan doa-doa-Nya” (LG 69). Bersama dengan para Ra-sul dan beberapa wanita, “kita
me-1Dogma Maria Bunda Allah [Theotokos] dimaklumkan dalam Konsili Efesus tahun 431, Dogma Maria Tetap Perawan dalam Sinode Lateran tahun 649, Dogma Maria Dikandung Tanpa Dosa yang dimaklumkan oleh Paus Pius IX pada tanggal 8 Desember 1854 dan Dogma Maria Diangkat ke Surga dimaklumkan oleh Paus Pius XII pada tanggal 1 November 1950.
Sebuah Perumpamaan Penting Bagi Setiap Warga Gereja
Apakah yang anda akan lakukan apabila Seorang Bupati / Camat merangkap sebagai pemimpin usaha sebuah perusahaan yang lumayan besar dan sukses dimana anda bekerja sebagai anggota salah satu manager, dan mendelegasikan otoritasnya secara khusus kepada anda, dimana kepada anda diberikan kendali penuh atas operasi perusahaan menggantikan dirinya selama dia menjalani cuti panjang yang cukup lama ke luar kota atau bahkan luar negeri. Setelah berhasil keluar dari shock anda, bukankah anda akan bekerja keras dan sebaik-baiknya untuk membuat operasi perusahaan anda mencapai tujuannya dengan baik, misalnya dalam hal pertumbuhan penjualan, laba perusahaan dan lain sebagainya? Paling sedikit untuk memberi kesan yang baik di mata sang pemimpin, bukan? Pokoknya anda akan berupayato work hard and smart!
Kepengurusan sebuah perusahaan adalah suatu tugas terhormat, apalagi kepengurusan (stewardship) kebun anggur
Allah sendiri, yang lebih terhormat lagi. Sulit untuk membayangkan bagaimana seseorang yang dipercayakan dengan tugas terhormat seperti itu dapat menyalahgunakan privilese-privilese tugas tersebut dan kemudian malah berbalik melawan sang pimpinan. Justru inilah masalah yang dikemukakan oleh Yesus dalam perumpamaan ini, ketika Dia bercerita mengenai para penggarap kebun anggur yang jahat itu.
Sejarah telah menunjukkan kepada kita saat-saat di mana para pemimpin Gereja gagal dalam memenuhi panggilan mereka, dan setiap kali terjadi hal seperti itu, setiap warga Gereja menderita. Akan tetapi, daripada kita menghakimi para pemimpin Gereja, barangkali lebih baik bagi kita untuk mempertimbangkan tantangan-tantangan yang dihadapi oleh para pemimpin Gereja tersebut. Terkadang sungguh menggoda jadinya apabila seseorang mengikut arus daripada berdiri tegak atas standar moral yang kokoh! Seringkali karena harus menanggung berat pekerjaan yang dibebankan ke atas diri mereka, terasa merasa harus memikul beban seluruh dunia di atas pundak mereka. Mereka mengetahui bahwa mereka harus mendengarkan bisikan Roh Kudus, namun berbagai macam tuntutan dari orang-orang dan tugas-tugas kadang-kadang menghalangi kemampuan mereka untuk mendengar “suara kecil” yang berbicara dalam doa dan Kitab Suci.
Apabila kita tetap memikirkan berbagai kesulitan yang dihadapi oleh para pemimpin Gereja, maka kita akan kurang berkecenderungan untuk mengkritisi mereka yang telah dipanggil Allah untuk menjaga serta memperhatikan umat-Nya. Tentu saja kita akan mampu untuk menyebutkan contoh-contoh uskup, prelat dan imam yang telah “gagal” dalam mewujudkan panggilan Allah bagi mereka masing-masing. Namun RENUNGAN
BERITA SEPUTAR PAROKI daripada mengutuk-ngutuk atau pun
bergosip-gosip ria, marilah kita mendukung mereka, berdoa bagi kedamaian dan perlindungan-Nya atas diri mereka.
Barangkali kita juga dapat melakukan hal-hal tertentu guna mendukung pribadi-pribadi yang dipanggil untuk menjadi pemimpin-pemimpin Gereja, pemimpin lingkungan, ketua stasi, wilayah. Bagaimana? Dengan menghadapi dan menjalani kehidupan Kristiani kita sepenuh mungkin. Bayangkanlah hal-hal baik yang dapat berdampak positif terhadap hati para pemimpin kita karena melihat umat awam menghayati dengan serius kehidupan Injili dengan cara yang mampu mentransformasikan kehidupan. Maka, bersama dengan para pemimpin Gereja, marilah kita menjadi warga-warga Kerajaan Allah yang berbuah, sehingga Gereja akan
menjadi terang yang sungguh cemerlang, yang mampu menarik orang-orang kepada kasih Kristus.
Kita semua ingat dalam pertemuan I … Contoh doa Nehemia: Ya, TUHAN (Yahwe), Allah semesta langit, Allah yang Mahabesar dan dahsyat, yang berpegang pada perjanjian dan kasih setia-Nya terhadap orang yang kasih kepada-Nya dan tetap mengikuti perintah-perintah-Nya, berilah telinga-Mu dan bukalah mata-Mu dan dengarkanlah doa hamba-Mu yang sekarang kupanjatkan ke hadirat-Mu siang dan malam bagi orang Israel,… Jadi, dalam doanya
Nehemia dengan rendah hati
mengakukan dosa umat dan dosa-dosanya sendiri serta keluarganya.
Ini teladan dan inspirasi seorang pemimpin yang tetap mendoakan rakyatnya. Bagaimana dengan kita???
(Mejo Nitiproyo)
Paguyuban Damianus yang Bersatu dan Bersaudara
Ceria, bahagia, berbinar-binar… Itulah ekspresi yang terpancar pada wajah anak-anak, remaja, orang muda dan juga para orang tua lingkungan Damianus yang berkumpul di Palem Indah pada hari Minggu, 28 September 2014. Sebanyak 90 umat ikut berpartisipasi dalam rekreasi bersama yang memang menjadi rencana karya lingkungan Damianus tahun 2014. Dengan mengambil
tema “Membangun Paguyuban
Damianus yang Bersatu dan
Bersaudara” pengurus lingkungan
mengajak umat untuk mempererat kebersamaan baik antar orang tua, orang muda, remaja dan anak-anak dalam suasana informal. Hal ini terinspirasi dari salah satu pilar yaitu persaudaraan dari tiga pilar Arah Dasar Pastoral (ArDasPas) KAJ 2011 – 2015 yaitu iman – persaudaraan – pelayanan, pengurus percaya dengan
bermu-la dari suasana yang informal dapat menjadikan umat akan lebih dekat satu sama lain, sehingga nantinya diharapkan akan berdaya bersama dan berkarya bersama baik dalam lingkungan maupun masyarakat.
Persiapan sudah dirancang sedemikian rupa agar semua golongan usia terlibat, yaitu dengan menggelar berbagai games dan umat pun ikut ambil bagian, mulai dari games BIA yang terdiri dari 25 anak, games RKS (14 remaja) yang dipandu oleh OMK, dan games orang tua. Games orang tua termasuk games yang paling seru, dari hasil games dapat terlihat ternyata banyak hal-hal kecil yang sering terlewatkan oleh pasangan suami istri, ada pasangan yang lupa tanggal pernikahan, lebih gampang mencari hal negatif pasangan dibanding positifnya dan kebanyakan para
suami jarang berkata “I love you” pada pasangannya, bahkan saat terakhir mereka mengucapkannya adalah saat menikah. Suasana rekreasi bersama sangat menyenangkan, penuh canda dan gelak tawa. Akhirnya acara ditutup dengan sharing umat dan makan siang bersama. Setelah acara kebersamaan lingkungan, maka acara dilanjutkan kebersamaan keluarga dengan berenang bersama. Tak terasa sore pun tiba, dan kami pun harus berkemas pulang… Dan kami semua berharap semoga kemesraan ini janganlah cepat berlalu.(Paulina)
Menyapa Para Petugas Kebersihan di Seputar JABABEKA
Kelompok doa para ibu rumah tangga Lingkungan Yakobus kembali melakukan kegiatan sosial dengan menyapa para petugas kebersihan yang ada di seputar Jababeka. Kelompok doa para ibu rumah tangga ini kegiatan rutinnya adalah berdoa Rosario bersama pada setiap Jumat siang. Dari kumpulan doa ini muncullah gagasan untuk melakukan kegiatan sosial salah satunya adalah menyapa para petugas kebersihan, sebagai ungkapan apresiasi dan terima kasih karena mereka telah berjasa menjaga kebersihan lingkungan yang ada di jababeka.
Ini merupakan kegiatan sosial yang ke-2, setelah beberapa waktu yang lalu melakukan hal yang sama. Para ibu rumah tangga ini menghimpun bingkisan dari umat lingkungan Yakobus untuk diberikan kepada para petugas kebersihan. Bekerja dengan para bapak, bingkisan ini disampaikan kepada para petugas kebersihan. Sapaan dan pemberian bingkisan ini dilaksanakan pada hari Sabtu pagi, 6 September 2014 yang lalu. Bingkisan ini kalau dilihat dari nilainya mungkin tidak seberapa, dan itu hanya sebatas media saja untuk menyapa dan mengungkapkan terima kasih kepada para petugas kebersihan.
Para petugas kebersihan yang mayoritas ibu-ibu yang berasal dari kampung-kampung di sekitar Jababeka ini, juga cukup antusias menyambut sapaan kami dengan keramahan dalam obrolan di tengah-tengah istirahat makan siang mereka. Mereka juga mengungkapkan rasa terima kasih atas sapaan kami ini, serta mendoakan kesehatan dan kesejahteraan kepada kami. Kami amini doa mereka, semoga sapaan sederhana kami ini bisa berkelanjutan di masa mendatang. Memang untuk melakukan kebaikan tidak perlu menunggu dana yang berlimpah, selagi ada dan selagi bisa dilakukan, lakukan saja, seperti kata-kata Ibu Teresa, “Melakukan hal kecil dengan cinta yang besar”.(MTW)
Aku hanyalah seorang anak yang baru belajar berjalan di jalan panggilan Tuhan. Belajar berjalan di jalan pelayanan ini. Mungkin kamu melihat aku hebat karena walaupun masih muda aku sudah dapat melayani di Altar Tuhan. Tetapi sesungguhnya aku tidak lebih dari seorang anak yang baru belajar melayani. Sama seperti seorang anak yang baru belajar berjalan, demikian jugalah aku membutuhkan gandengan tangan dan semangat serta dukungan dari orang tuaku supaya aku bisa belajar berjalan dengan baik. Dukungan supaya aku bisa berlatih tiap Minggu di Gereja, dukungan supaya aku bisa datang lebih cepat ke Gereja, dukungan supaya aku bisa berlatih tanpa rasa haus dan dukungan supaya aku bisa bertugas dengan pakaian yang bersih. Semua dukungan dan gandengan tangan orang tuaku ini membuatku semangat dan kuat untuk menjalani panggilan Tuhan di jalan pelayananku ini. Tanpa orang tuaku mungkin sudah lama aku akan menyerah. Sudah lama jatuh dan pergi dari jalan ini.
Aku mau terus belajar berjalan, belajar melayani di jalan pelayananku ini. Tidak dengan sendirian, tapi dengan orang tuaku yang terus menggandeng tangan kananku dan Tuhan yang menggandeng tangan kiriku. Aku mau terus belajar bersama orang tuaku dan semoga pada saatnya nanti aku bisa berjalan sendiri menapaki jalan pelayanan ini bagi sesama. Berjalan sendiri sambil membagi Kasih dan semangat yang sudah aku dapatkan selama aku belajar berjalan di jalan pelayananku ini. Kasih dan semangat dari kedua orang tuaku.
(YTA)
Menjadi seorang misdinar itu seumpama seorang anak yang baru belajar berjalan. Jalannya masih oleng ke kanan dan kiri. Terkadang takut dan hampir terjatuh. Tentu saja anak itu tidak mampu berjalan sendiri. Perlulah orang tua yang mendampinginya. Orang tua untuk memegangi tangannya dan berjalan bersama. Untuk menyemangati dan menggandengnya supaya suatu saat nanti bisa berjalan sendiri. Orang tua yang selalu mengangkat ketika jatuh dan menghibur ketika sang anak merasa lemah dan sedih. Banyak anak – anak lain yang juga belajar berjalan bersama denganku tapi tidak seberuntung aku. Orang tuanya mengira mereka sudah bisa berjalan sendiri tapi tidaklah demikian yang sebenarnya. Seorang anak yang dibiarkan belajar berjalan sendiri akan cepat menyerah, takut dan pada akhirnya tidak mau lagi melanjutkan belajar jalannya. Bisa jadi sang anak tidak akan dapat berjalan karena terlalu takut untuk belajar berjalan seorang diri. Ya, belajar berjalan itu memang sulit apabila dilakukan tanpa bantuan dan gandengan tangan orang tua.
M O T T O K O M U N I T A S B A S I S P I T C "engkau adalah Yesus bagiku"
Seorang Anak yang Belajar Berjalan
(Refleksi Seorang Misdinar)
Jadwal Misa Paroki Ibu Teresa Cikarang • Sabtu pk. 17:30 WIB bertempat di Trinitas
• Minggu pk. 07:30 WIB dan 16:00 WIB bertempat di Trinitas
• Misa Harian pk. 06:00 WIB bertempat di Pastoran, Jl. Pinus 7 No. 11A, Meadow Green Lippo Cikarang
Bidang Hari Waktu Keterangan
Sekretariat Paroki
Senin Libur Sekretariat Paroki LIBUR untuk hari besar agama, hari besarnasional dan hari-hari lain yang dinyatakan libur oleh negara
Selasa – Jumat 08:00 – 20:00 Sekretariat Paroki Sabtu 08:00 – 18:00 Sekretariat Paroki Minggu 08:00 – 10:0010:00 – 14:00 TrinitasSekretariat Paroki Jadwal Pelayanan Sekretariat Paroki
Tanggal Hari Raya/Pesta - Bacaan Liturgi
06-Okt-14 Bruno, Isidorus De Loor, Diego de San Vitores
Gal. 1:6-12; Mzm. 111:1-2,7-8,9,10c; Luk. 10:25-37; BcO Sir. 2:1-18 07-Okt-14 Peringatan Wajib SP Maria, Ratu Rosario
Gal. 1:13-24; Mzm. 139:1-3,13-14ab,14c-15; Luk. 10:38-42; BcO Sir. 3:1-16 08-Okt-14 Hari Biasa
Gal. 2:1-2,7-14; Mzm. 117:1,2; Luk. 11:1-4; BcO Sir. 3:17-4:10
09-Okt-14 Dionisius, Yohanes Leonardus, Innocentius, Ludovikus Brtrandus, Antonius Patrizi Gal. 3:1-5; MT Luk. 1:69-70,71-72,73-75; Luk. 11:5-13; BcO Sir. 5:1 - 6:4
10-Okt-14 Daniel
Gal. 3:7-14; Mzm. 111:1-2,3-4,5-6; Luk. 11:15-26; BcO Sir. 6:5-37 11-Okt-14 Hari Biasa
Gal. 3:22-29; Mzm. 105:2-3,4-5,6-7; Luk. 11:27-28; BcO Sir. 7:22-36 12-Okt-14 Hari Minggu Biasa XXVIII
Yes. 25:6-10a; Mzm. 23:1-3a,3b -4,5,6; Flp. 4:12-14,19-20; Mat. 22:1-14; BcO Sir. 10:6-18
Hari Tanggal Jam Keterangan Bacaan Liturgi (Puji Syukur)Usul Lagu
Sabtu 18 Okt 2014 17:30
Minggu Biasa XXIX
Yes. 45:1,4-6; Mzm. 96:1,3,4-5,7-8,9-10ac;Ul:7b; 1Tes. 1:1-5b; Mat. 22:15-21 PS 377, 657, 673, 677, 682, 688, 704, 863, 961 Minggu 19 Okt 2014 07:30 Minggu 19 Okt 2014 16:00 Sabtu 26 Okt 2014 17:30
Minggu Biasa XXX Kel. 22:21-27; Mzm. 18:2-3a,3bc-4,47,51ab;Ul:2; 1Tes. 1:5c-10; Mat. 22:34-40 PS 659 (ayat 2-4), 660, 661, 662, 663, 676 (bait 1-2,5-6), 699, 839, 962 Minggu 27 Okt 2014 07:30 Minggu 27 Okt 2014 16:00
Sabtu 18 Okt 2014 17:30 Peringatan Mulia Arwah Semua Orang Beriman 2Mak. 12:43-46; Mzm. 130:1-8; 1Kor. 15:12-34; Yoh. 6:37-40 PS 524, 527, 708, 710, 711, 715, 717, 953 Minggu 19 Okt 2014 07:30 Minggu 19 Okt 2014 16:00
Sabtu 26 Okt 2014 17:30 Pesta Pemberkatan
Gereja Basilik Lateran Yeh. 47:1-2,8-9,12; Mzm. 46:1-3,5-6,8-9; Ul:5; 1Kor. 3:9b-11,16-17; Yoh. 2:13-22 PS 325, 327, 333, 620, 622, 847, 953 Minggu 27 Okt 2014 07:30 Minggu 27 Okt 2014 16:00
Usulan Lagu Misa (dari Puji Syukur) KALENDER LITURGI
WARTA PAROKI
1
Bidang Persekutuan
• Mengundang kesediaan para keluarga khususnya para ibu untuk bergabung dalam pelayanan penyediaan catering sehat untuk para Romo.
Bagi yang berminat silahkan menghubungi Ibu Elly Sales (Koord. Pag. Pemerhati Pastoran) pada no. HP 0812-9731-2885
2
Bidang Pewartaan
• Diberitahukan kepada semua calon Komuni
Pertama. Pertemuan pertama bersama dengan orang tua dan calon Komuni Pertama pada hari Minggu, 12 Oktober 2014, pk. 09:00 WIB bertempat di ruang misa.
3
Bidang Pelayanan
• Akan diadakan talkshow “CM2” Cerdas Merencanakan, Cerdas Menjalani Proses Kehamilan yang Baik bersama dr. Harun, SpOG pada hari Minggu, 19 Oktober 2014, pk. 10:00 WIB sampai dengan selesai bertempat di Sekolah Pangudi Luhur Deltamas. Pendaftaran di Lobby Trinitas setelah misa.
4
Bidang Peribadatan
• Akan diberlakukan penataan parkir baru dan dihimbau untuk umat untuk tidak meninggalkan barang berharga di kendaraan.
• Diberitahukan kepada umat untuk tidak
memarkirkan mobil di sepanjang Jl.
Majapahit atau di depan Trinitas.
• Diberitahukan kepada seluruh orang tua Putra Altar dan Putri Sakristi bahwa akan diadakan pertemuan orang tua PAPS PITC pada tgl 19 Oktober 2014 setelah Misa pagi di aula Trinitas.
PDKK (Persekutuan Doa Karismatik Katolik)
• PDKK ELZA (Elisabeth Zakaria)
Mengundang Bapak/Ibu/Saudara/Saudari untuk hadir pada “Persekutuan Doa Karismatik Katolik” dengan tema “Bersukacitalah.. Sekali Lagi Bersukacitalah (Fil 4: 4-9)” bersama YE Sendjaja pada hari Rabu, 08 Oktober 2014, pk. 19:30 WIB di Ruko Roxy Blok B. no. 52, Lippo Cikarang.
• PDKK St. Maria
Mengundang kehadiran Bapak/Ibu/Saudara/Saudari untuk hadir dalam “Persekutuan Doa Katolik Karismatik” yang diadakan pada Rabu, 22 Oktober 2014, pk. 19:30 WIB di Ruko Thamrin F12 Lippo Cikarang bersama RD Michael Wisnu Agung Pribadi. Terima kasih, Tuhan memberkati. Legio Mariae
• Legio Mariae Presidium Tahta Kebijaksanaan diadakan setiap Selasa, pk.10:00-12.00 di Rumah Putih.
• Legio Mariae Presidium Rumah Kencana
diadakan setiap Sabtu, pk. 10:00-11:30 di Ruko
Plaza Roxy, Jl. Kasuari Raya Blok C No. 20, Cikarang Baru.
Seksi Pekerja
Mengundang Karyawan Katolik untuk Misa bulanan pada hari Rabu, 08 Oktober 2014, pk. 18:00 – 19:30 WIB bertempat di PT Toshiba Consumer Product Indonesia di Jl. Citanduy Raya EJIP Industrial Park Plot 5G.
Informasi lebih lanjut dapat menghubungi: Koko (0858-9050-4243) atau Widi (0857-170-33-229)
Untuk pengurusan kematian / jenazah, dapat menghubungi: • Ibu Ana : 0812-9655-1908
• Bp. Yohanes Susilo : 0815-875-6102 • Bp. Paulus : 0816-726-218
V I S I P I T C
Paguyuban umat beriman yang mau berbagi dan merakyat. M I S I P I T C
Gereja Paroki Ibu Teresa berkehendak kuat untuk membangun paguyuban umat beriman (komunitas basis beriman penuh harapan) dalam ikatan persaudaraan sejati murid-murid Kristus, yang dijiwai oleh Roh Kudus, berani berkata ‘cukup’ kepada godaan duniawi, mempunyai spiritualitas berbagi dan jiwa merakyat(inkarnatoris), sehingga kehadirannya merupakan
JADWAL PELAYANAN
Hari Tgl. Pk. Koor
Minggu 09-Nov-14 07:30 Stefanus Minggu 09-Nov-14 16:00 Maria Zakaria Sabtu 15-Nov-14 17:30 Ignasius Loyola Minggu 16-Nov-14 07:30 Koor Don Bosco III
Minggu 16-Nov-14 16:00 Birgitta
Sabtu 22-Nov-14 17:30 Thomas Minggu 23-Nov-14 07:30 Antonius Minggu 24-Nov-14 16:00 Elisabeth Sabtu 29-Nov-14 17:30 Bernadeth Minggu 30-Nov-14 07:30 Koor OMK Minggu 30-Nov-14 16:00 Agustinus Jumat 05-Des-14 19:00 Bartolomeus Sabtu 06-Des-14 17:30 Damianus
Hari Tgl. Pk. Koor
Sabtu 11-Okt-14 17:30 Fransiskus Xaverius Minggu 12-Okt-14 07:30 Vincetius
Minggu 12-Okt-14 16:00 Petrus Sabtu 18-Okt-14 17:30 Yakobus Minggu 19-Okt-14 07:30 Theresia Minggu 19-Okt-14 16:00 Valentinus Sabtu 25-Okt-14 17:30 Lukas Minggu 26-Okt-14 07:30 Veronika Minggu 26-Okt-14 16:00 Barnabas Rabu 31-Okt-14 19:00 Bartolomeus Sabtu 01-Nov-14 17:30 Hendrikus
Minggu 02-Nov-14 07:30 Maria
Minggu 02-Nov-14 16:00 Keluarga Kudus
Jadwal Perayaan Ekaristi & Petugas Liturgi
Hari Minggu Biasa XXVIII
Sabtu, 11 Okt’ 14
17:30 WIB Minggu, 12 Okt’ 1407:30 WIB Minggu, 12 Okt ‘1416:00 WIB Lektor/
Lektris Turibius, Robert Dyah K., Ida Risa, Siska
Komentator Ita Syeni Nana
Prodiakon
Yusuf Marsudi, S. Deddy Cahyono, Ignatius Wiji, Br. A. Bariyana, M. Tribroto Santoso, B. Benny Dwi Y., Pambudiyana, Y. Barnabas Suparno
Sylvester Djunaedi, S. Hari Suprianto, Petrus Sukarjo, Br Petrus Paijan FIC, S. Kapta Puguh N., FX Harlen Tobing, Erna Maruly, Herman Y. Danang Sudarsono, Jovinianus Pramono, S.A. Tony Nugroho, Yoseph Mariato, Andreas Huller
J. Nandi Julyanto, A. Andri Sanyoto, Nobertus Suratmo, B. Ridwan Sali, A. Noberta Surjati Soenarjo, Florentinus Mujiono
Putra Altar & Putri Sakristi
Dewa, Nico F., Phosa, Bayu, Albertus, Ocha, Krisan, Ivana, Talia, Rossana
Ignatius T., Tian, Thomas, Abel, Gom-gom, Maruli, Cindye, Monik Jawa, Wenly, Rosa, Nanda, Agatha
Yulius, Louis, Ronal, Nathan, Felli, Rakhel C., Sera Tata Tertib & Koor Lk. Fransiskus Xaverius Lk. Vincentius Lk. Petrus
Organis Sdr. Nanang Bp. Agri Hakso Sdri. Melly Petugas Parkir Lk. Sisilia Lk. Yohanes Bosco Lk. Dominikus
Petugas Balai Kesehatan Masyarakat & Dokter Jaga (Oktober – November 2014)
Tanggal Lingkungan Dokter Apoteker Perawat / Bidan
12-Okt-14 Lk. Stefanus dr. Ida Melani Meta Kurniasih, Indo Emirita, Sisil 19-Okt-14 Lk. Sisilia dr. Riani Anastasia P.A., Elisabeth FX Mariati, Anna
26-Okt-14 Lk. Angela dr. Andreas Agung, Shinta, Budi Cahyono Rostaida Sinaga, Candri, Hani 02-Nov-14 Lk. Kristus Raja dr. Merry Ari, Bayu Santi, Bernadeth
Ada yang sedikit berbeda pada Misa Harian pada hari Sabtu, 27 September kemarin. Bagi kebanyakan orang, hari Sabtu adalah hari untuk beristirahat dari segala aktifitas kantoran yang telah dilaksanakan selama 5 hari berturut-turut. Namun, bagi umat Paroki Ibu Teresa Cikarang, tanggal 27 September itu merupakan suatu tanggal yang penting dimana salah satu dari gembala umat di Paroki Ibu Teresa Cikarang berulang tahun yang ke-43. Siapakah dia?
Tak lain dia adalah Romo Kepala Paroki Ibu Teresa Cikarang, Romo Michael Wisnu Agung Pribadi atau yang lebih kita kenal dengan sebutan Romo Mike. Sebelum menjadi Romo Kepala di Paroki kita, Romo Michael pernah bertugas sebagai Diakon selama kurang lebih 6 bulan sebelum ditahbiskan pada 16 Agustus 2009 yang lalu dan ditugaskan ke tanah Papua selama kurang lebih 3 tahun.
Pada Misa pagi ini dihadiri oleh umat yang ingin merayakan dan mengucapkan selamat ulang tahun kepada Romo Michael. Dan tak hanya dihadiri oleh umat Paroki Ibu Teresa Cikarang, Misa pagi ini pun dihadiri oleh kenalan Romo Michael dari Jakarta.
Dengan dibantu oleh para pemerhati pastoran, perayaan ulang tahun Romo Michael yang ke-43 pun berlangsung ramai walaupun sederhana. Begitu banyak
persiap-an yang disiapkan agar acara ulang tahun ini berkesan bagi Romo Mike.
Setelah ‘make a wish’, Romo Mike pun memotong kuenya dan memberikan kepada Romo Yakin dengan disemarakkan oleh tepuk tangan umat.
Selain dihadiri
o-leh teman Romo Mike dari Jakarta, kedua orang tua Romo Mike pun datang menghadiri perayaan ulang tahun Romo Mike pada pagi hari itu.
Semoga dengan bertambahnya satu tahun umur Romo Mike, Romo semakin bertambah bijaksana dan sabar dalam menggembalakan umat Paroki Ibu Teresa Cikarang dan juga semoga Tuhan selalu membantu Romo untuk mempertahankan kesetiaan dan rahmat tahbisan yang diterima Romo Mike. Amin.
(HAA)
Ulang Tahun Romo Michael ke-43
Paroki
Ibu Teresa Cikarang
2014
Sekretariat Paroki Ibu Teresa - Cikarang
Jl. Pinus 7 No. 11A, Meadow Green Lippo Cikarang - Bekasi 17550 Telp/Fax. (021) 897.29.82