Penyelesaian Konflik Sumber Daya Hutan Secara Kolaboratif Kemitraan
Teks penuh
Gambar
Garis besar
Dokumen terkait
Dengan mengingat ketentuan-ketentuan dalam pasal 1 dan 2 pelaksanaan hak ulayat dan hak-hak yang serupa itu dari masyarakat-masyarakat hukum adat, sepanjang menurut
“Dengan mengingat ketentuan -ketentuan dalam pasal 1 dan 2 pelaksanaan hak ulayat dan hak-hak yang serupa itu dari masyarakat-masyarakat hukum adat, sepanjang menurut
hutan hak sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Menteri bersama pemerintah daerah melakukan identifikasi dan verifikasi masyarakat adat dan wilayahnya yang berada di
Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.17/MENLHK/SETJEN/KUM.1/5/2018 tentang Tata Cara Pelepasan Kawasan Hutan dan Perubahan Batas Kawasan Hutan
Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.34/Menlhk/Setjen/Kum.1/5/2017 tentang Pengakuan dan Perlindungan Kearifan Lokal
Menurut Peraturan Menteri Agraria Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 5 Tahun 1999 menurut Pasal 1 ayat 1 yang dimaksud dengan Hak Ulayat adalah kewenangan yang menurut hukum adat
18 Tahun 2019 tentang Tata Cara Penatausahaan Tanah Ulayat Kesatuan Masyarakat Hukum Adat Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No.P.21/Menlhk/Setjen/KUM.1/4/2019 tentang
Hal ini sebagai konsekuensi dari perubahan Pasal 1 angka 6 UU Kehutanan.24 Di dalam Putusan MK No 35 secara tegas disebutkan dengan cetak tebal bahwa hutan adat bukan lagi menjadi