• Tidak ada hasil yang ditemukan

KAK-PENYAKIT Hepatitis.doc

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "KAK-PENYAKIT Hepatitis.doc"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

PEMERINTAH

PEMERINTAH KABUPAKABUPATEN TEN SUMENEPSUMENEP DINAS

DINAS KESEHATKESEHATANAN

UPTD PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT UPTD PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT

( PUSKESMAS ) ( PUSKESMAS )

KECAMATAN SARONGGI KECAMATAN SARONGGI Jalan

Jalan Raya Raya Saronggi Saronggi No. No. 48 48 TTelpon elpon ( ( 0328 0328 ) ) 660!660! SARONGGI

SARONGGI Ko"e #o$Ko"e #o$ 646!

646!

KERANGKA ACUAN KERJA KERANGKA ACUAN KERJA PENYULUHAN

PENYULUHAN PENYAKIT HEPAPENYAKIT HEPATITISTITIS

II.. PPookkook k bbaahhaassaann:: Penyakit Stroke Penyakit Stroke IIII.. SSuub b ppookkook k bbaahhaassaann

Pen

Pengergertiatian n penpenyeyebab bab hephepatitatitis is tantan!a !a !an !an ge"age"a#a #a hephepatiatitis tis "en"enis is penpenyayakitkit hepatitis penanganan bi#a ter"angkit hepatitis.

hepatitis penanganan bi#a ter"angkit hepatitis. IIIIII.. SSaassaarraan n : : $$aassyyaarraakkaatt

II%%.. &&aakkttu u : : ''( ( $$eenniitt %

%.. TTee$$ppaat : t : MMeennyyeessuuaaiikkaann %

%II.. TTuu""uuaann ).

). TuTu"ua"uan Inn Instrustruksiksionaona# *$# *$u$ +Tu$ +TI*,I*, Pa!a akhir

Pa!a akhir proses penyu#uproses penyu#uhan han $asy$asyarakat arakat $enge$engerti rti tentantentang g pengepengertian !anrtian !an  penyebab

 penyebab tan!a tan!a !an !an ge"a#a ge"a#a hepatitis"enis hepatitis"enis penyakit penyakit hepatitis hepatitis penangananpenanganan serta pera-atan hepatitis

serta pera-atan hepatitis .

. TuTu"uan "uan InstruInstruksionksiona# a# KhusuKhusus +s +TIK, TIK, Sete#aSete#ahh !iberikan penyu#uhan peserta !apat :

!iberikan penyu#uhan peserta !apat : a.

a. MenMenyeyebutbutkan kan penpengergertian tian hephepatiatitistis  b.

 b. Men"e#askan penyebab hepatitisMen"e#askan penyebab hepatitis /.

/. MenMengetgetahuahui tani tan!a !!a !an gan ge"a#e"a#a hea hepatpatitiitiss !.

!. MenMengetgetahuahui "enii "enis pens penyayakit hkit hepaepatitititiss e.

e. MenMengetgetahuahui penai penanganganan binan bi#a ter"#a ter"a!i hea!i hepatpatitiitiss 0.

0. MenMengetgetahuahui pei pera-ara-atan tan penpen!er!erita ita hephepatiatitistis %

%IIII.. MMaatteerrii Ter#a$pir  Ter#a$pir  %

%IIIIII.. MMeettoo!!ee )

).. CCerera$a$ahah 

.. TTaanynya 1a 1a-a-abab II22.. MMee!!iiaa

3ea0#et 3C4 3aptop 3ea0#et 3C4 3aptop

(2)

%. Kegiatan Penyu#uhan

No WAKTU KEGIATAN PENYULUH

).  5 $enit  Pembukaan :

• Me$buka kegiatan !engan $engu/apkan sa#a$.

• Me$perkena#kan !iri • Men"e#askan tu"uan !ari

 penyu#uhan

• Menyebutkan $ateri yang akan !iberikan KEGIATAN PESERTA • Men"a-ab sa#a$ • Men!engarkan • Me$perhatikan • Me$perhatikan . 56 $enit  Pelaksanaan :  Mengga#i pengetahuan  peserta tentang hepatitis

 Men"e#askan pengertian hepatitis  Men"e#askan Penyebab hepatitis  Men"e#askan tan!a !an

ge"a#a hepatitis

 Men"e#askan "enis penyakit hepatitis

 Men"e#askan penanganan bi#a ter"a!i hepatitis • Me$perhatikan • Me$perhatikan • Me$perhatikan • Me$perhatikan • Me$perhatikan • Me$perhatikan 3. )6 $enit  Evaluasi :

 Me$berikan kese$patan kepa!a  peserta untuk bertanya

 Menanyakan kepa!a pesereta tentang $ateri yang te#ah !iberikan !an $e$berikan rein0or/e$ent kepa!a k#ien "ika !apat $en"a-ab pertanyaan

• 7ertanya • Men"a-ab

 pertanyaan

'.  $enit Terminasi :

• Mengu/apkan teri$akasih atas  peran serta peserta.

• Mengu/apkan sa#a$ penutup

• Men!engarkan • Men"a-ab sa#a$

(3)

MATERI PENYULUHAN PENYAKIT STROKE

A. Latar Belakang

Penyakit stroke $erupakan penyebab ke$atian yang banyak  $enyerang $asyarakat ka!ang8ka!ang pen!erita $enga#a$i ke#u$puhan !i anggota ba!an nya !an akan $eni$bu#kan ke/a/atan yang !apat $e$bebani seu$ur hi!up tapi "uga $en!ekati !engan ke$atian si pasien. Penyakit stroke "uga penyakit yang !iti$bu#kan akibat a#iran !arah yang ti!ak #an/ar. Keti!ak #an/aran a#iran !arah ini bisa ter"a!i karena !ua ha#: a!anya su$batan !a#a$ pe$bu#uh !arah atau pe$bu#uh !arah yang pe/ah. &9O $en!e0inisikan bah-a stroke a!a#ah ge"a#a8ge"a#a !e0isit 0ungsi susunan sara0 yang !iakibatkan o#eh penyakit pe$bu#uh !arah otak. Stroke $en!u!uki urutan ketiga penyebab ke$atian sete#ah penyakit "antung !an kanker.

4i In!onesia be#u$ a!a !ata epi!e$o#ogis stroke yang #engkap tetapi proporsi pen!erita stroke !ari tahun ke tahun /en!erung $eningkat. 9a# ini ter#ihat !ari #aporan surei Kesehatan Ru$ah Tangga 4epkes RI !i  berbagai ru$ah sakit !i 5' proinsi !i In!onesia. 7iaya yang !ike#uarkan

untuk pengobatan stroke !an kehi#angan $ata pen/aharian sangat tinggi. Stroke $erupakan $asa#ah serius karena !apat $enyebabkan ke$atian ke/a/atan !an biaya yang !ike#uarkan sangat besar. Karena itu per#u usaha  pen/egahan untuk ter"a!inya stroke.

B. e!"n"#"

HEPATITIS

1. DEFINISI

Hepatitis adalah suatu proses peradangan difus pada

(4)

reaksi toksik terhadap obat-obatan serta bahan-bahan kimia. (Sujono Hadi, 1999).

Hepatitis virus merupakan infeksi sistemik oleh virus

disertai nekrosis dan klinis, biokimia serta seluler yang khas (Smelter, !""1)

2. ETIOLOGI 1. Virus

Type A Type B Type C Type D Type E

#etode transmisi $ekal-oral melalui orang lain %arenteral seksual, perinatal %arenteral  jarang seksual, orang ke orang, perinatal %arenteral perinatal, memerlukan koinfeksi dengan type & $ekal-oral 'eparah-an ak ikterik dan asimto-matik %arah #enyebar luas, dapat berkem-bang sampai kronis %eningkatan insiden kronis dan gagal hepar akut Sama dengan  Sumber virus arah, fe*es, saliva arah, saliva, semen, sekresi vagina erutama melalui darah #elalui darah arah, fe*es, saliva

(5)

2. Alkohol

#enyebabkan alkohol hepatitis dan selanjutnya menjadi alkohol sirosis.

. O!"#$o!"#"%

#enyebabkan toksik untuk hati, sehingga sering disebut hepatitis toksik dan hepatitis akut.

. TANDA DAN GE&ALA 1. Masa tunas

+irus   1-/ hari (rata-rata ! hari) +irus &  /"-10" hari (rata-rata  hari)

+irus non  dan non &  1-1" hari (rata-rata " hari) 2. Fase Pre Ikterik

'eluhan umumnya tidak khas. 'eluhan yang disebabkan infeksi virus berlangsung sekitar !- hari. 2afsu makan menurun (pertama kali timbul), nausea, vomitus, perut kanan atas (ulu hati) dirasakan sakit. Seluruh badan pegal-pegal terutama di pinggang, bahu dan malaise, lekas *apek terutama sore hari, suhu badan meningkat sekitar 39o4 berlangsung selama !- hari, pusing, nyeri

persendian. 'eluhan gatal-gatal men*olok pada hepatitis virus &.

(6)

5rine ber6arna seperti teh pekat, tinja ber6arna pu*at, penurunan suhu badan disertai dengan bradikardi.

7kterus pada kulit dan sklera yang terus meningkat pada minggu 7, kemudian menetap dan baru berkurang

setelah 1"-1/ hari. 'adang-kadang disertai gatal-gatal pasa seluruh badan, rasa lesu dan lekas *apai dirasakan selama 1-! minggu.

4. Fase penyembuhan

imulai saat menghilangnya tanda-tanda ikterus, rasa mual, rasa sakit di ulu hati, disusul bertambahnya nafsu makan, rata-rata 1/-1 hari setelah timbulnya masa ikterik. 8arna urine tampak normal, penderita mulai merasa segar kembali, namun lemas dan lekas *apai.

'. PATOFOSIOLOGI P"#("ys #erl")pir.

7nflamasi yang menyebar pada hepar (hepatitis) dapat disebabkan oleh infeksi virus dan oleh reaksi toksik terhadap obat-obatan dan bahan-bahan kimia. 5nit

fungsional dasar dari hepar disebut lobul dan unit ini unik karena memiliki suplai darah sendiri. Sering dengan

berkembangnya inflamasi pada hepar, pola normal pada hepar terganggu. angguan terhadap suplai darah normal pada sel-sel hepar ini menyebabkan nekrosis dan kerusakan sel-sel hepar. Setelah le6at masanya, sel-sel hepar yang menjadi rusak dibuang dari tubuh oleh respon sistem imun dan digantikan oleh sel-sel hepar baru yang sehat. :leh

(7)

karenanya, sebagian besar klien yang mengalami hepatitis sembuh dengan fungsi hepar normal.

7nflamasi pada hepar karena invasi virus akan

menyebabkan peningkatan suhu badan dan peregangan kapsula hati yang memi*u timbulnya perasaan tidak nyaman pada perut kuadran kanan atas. Hal ini

dimanifestasikan dengan adanya rasa mual dan nyeri di ulu hati.

imbulnya ikterus karena kerusakan sel parenkim hati. 8alaupun jumlah billirubin yang belum mengalami

konjugasi masuk ke dalam hati tetap normal, tetapi karena adanya kerusakan sel hati dan duktuli empedu intrahepatik, maka terjadi kesukaran pengangkutan billirubin tersebut didalam hati. Selain itu juga terjadi kesulitan dalam hal konjugasi. kibatnya billirubin tidak sempurna dikeluarkan melalui duktus hepatikus, karena terjadi retensi (akibat kerusakan sel ekskresi) dan regurgitasi pada duktuli, empedu belum mengalami konjugasi (bilirubin indirek),

maupun bilirubin yang sudah mengalami konjugasi (bilirubin direk). ;adi ikterus yang timbul disini terutama disebabkan karena kesukaran dalam pengangkutan, konjugasi dan eksresi bilirubin.

inja mengandung sedikit sterkobilin oleh karena itu tinja tampak pu*at (abolis). 'arena bilirubin konjugasi larut dalam air, maka bilirubin dapat dieksresi ke dalam kemih, sehingga menimbulkan bilirubin urine dan kemih ber6arna gelap. %eningkatan kadar bilirubin terkonjugasi dapat

disertai peningkatan garam-garam empedu dalam darah yang akan menimbulkan gatal-gatal pada ikterus.

(8)
(9)

*. PE+E,I-SAAN DIAGNOSTI-1. <aboratorium

1. %emeriksaan pigmen

• urobilirubin direk

• bilirubun serum total

• bilirubin urine

• urobilinogen urine

• urobilinogen feses

1. %emeriksaan protein

• protein totel serum

• albumin serum

• globulin serum

• Hbs

3. 8aktu protombin

- respon 6aktu protombin terhadap vitamin '

1. %emeriksaan serum transferase dan transaminase

• S atau S:

• < atau S%

(10)

• monia serum

!. =adiologi

• foto rontgen abdomen

• pemindahan hati denagn preparat te*hnetium, emas,

atau rose bengal yang berlabel radioaktif 

• kolestogram dan kalangiogram

• arteriografi pembuluh darah seliaka

3. %emeriksaan tambahan

• laparoskopi

• biopsi hati

. -O+PLI-ASI

>nsefalopati hepati* terjadi pada kegagalan hati berat yang disebabkan oleh akumulasi amonia serta metabolik toksik merupakan stadium lanjut ensefalopati hepatik. 'erusakan  jaringan paremkin hati yang meluas akan menyebabkan

sirosis hepatis, penyakit ini lebih banyak ditemukan pada alkoholik.

A$TAR PUSTAKA

A!ib Muha$$a!. +66;,. Cara Mudah Memahami dan Menghindari  Hipertensi Jantung dan Stroke. <ogyakarta : 4ian 3oka

http:==---.te$po./o.i!=$e!ika=arsip=6(66=pus8).ht$ !i un!uh pa!a hari $inggu ); $ei 6)5 pk#.)>:)6

(11)

http:==---.$etris8/o$$unity./o$=penyakit8stroke= !i un!uh pa!a hari $inggu ); $ei 6)5 pk#.)>:';

http:==askep8net.b#ogspot./o$=6)=)=$en/egah8stroke.ht$# !i un!uh pa!a hari senin 6 $ei pk#. )?:55

Referensi

Dokumen terkait

Suatu kegiatan penelitian, pastilah mempunyai tujuan yang diharapkan dapat tercapai. Adapun penelitian yang dilakukan oleh penulis mempunyai tujuan sebagai berikut:.. Untuk

Jenis jenis penyakit pernafasan yang dapat dijumpai atau pernah terjadi pada peternakan ayam (broiler atau layer) di Indonesia antara lain : Avian Influenza (AI-H5NI), Newcastle

Sudut Dwell adalah besarnya sudut putaran bubungan distributor saat kontak poin menutup. Coil pengapian, agar dapat bekerja dengan baik memerlukan waktu aliran arus yang mengalir

Başlan­ gıçta samadhi sırf oluştan veya varoluştan ibaretmiş gibi gelebilir, fakat samadhi’ye eriştiğinizde siz de onun çok daha farklı olduğunu

KEDUA : Pedoman Pembibitan Sapi Perah Yang Baik (Good breeding practice) sebagaimana dimaksud pada diktum KESATU merupakan pedoman bagi pembibit sapi perah dalam menghasilkan

JALAN RAYA DESA PRINGGOBOYO RT.003 RW.001 KECAMATAN MADURAN KABUPATEN LAMONGAN..

Walaupun berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa modal sendiri berpangaruh signifikan terhadap rentabilitas, hendaknya para anggota koperasi atau seluruh pengurus

Berdasarkan kajian yang telah dijalankan, didapati sebilangan besar responden di pusat daerah Sandakan memang menghadapi masalah untuk menghancurkan sayur lobak kepada bentuk yang