• Tidak ada hasil yang ditemukan

KETRAMPILAN LANJUT TAEKWONDO Pertumbuhan anak

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "KETRAMPILAN LANJUT TAEKWONDO Pertumbuhan anak"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

KETERAMPILAN LANJUT TAEKWONDO

OLEH :

DEVI TIRTAWIRYA, M. Or.

JURUSAN PENDIDIKAN KEPELATIHAN OLAHRAGA FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN

(2)

Perkembangan Motorik Anak

a. Melalui keterampilan motorik, anak dapat menghibur dirinya dan memperoleh perasaan senang. Seperti anak merasa senang dengan

memiliki keterampilan memainkan boneka, melempar dan menangkap bola atau memainkan alat-alat mainan.

b. Melalui keterampilan motorik, anak dapat beranjak dari kondisi tidak

berdaya pada bulan-bulan pertama dalam kehidupannya, ke kondisi yang independent. Anak dapat bergerak dari satu tempat ke tempat lainnya dan dapat berbuat sendiri untuk dirinya. Kondisi ini akan menunjang

perkembangan rasa percaya diri.

c. Melalui perkembangan motorik, anak dapat menyesuaikan dirinya dengan lingkungan sekolah. Pada usia prasekolah atau usia kelas-kelas awal

Sekolah Dasar, anak sudah dapat dilatih menulis, menggambar, melukis, dan baris-berbaris.

d. Melalui perkembangan motorik yang normal memungkinkan anak dapat bermain atau bergaul dengan teman sebayannya, sedangkan yang tidak normal akan menghambat anak untuk dapat bergaul dengan teman

sebayanya bahkan dia akan terkucilkankan atau menjadi anak yang fringer (terpinggirkan)

(3)

Stimulasi yang bisa diberikan untuk mengoptimalkan perkembangan motorik

anak adalah:

1. Dasar-dasar keterampilan untuk menulis (huruf

arab dan latin) dan menggambar.

2. Keterampilan berolah raga (seperti senam) atau

menggunakan alat-alat olah raga.

3. Gerakan-gerakan permainan, seperti meloncat,

memanjat dan berlari.

4. Baris-berbaris secara sederhana untuk

menanamkan kebiasaan kedisiplinan dan

ketertiban.

(4)

Perkembangan motorik anak akan lebih teroptimalkan

jika lingkungan tempat tumbuh kembang anak

mendukung mereka untuk bergerak bebas. Kegiatan di

luar ruangan bisa menjadi pilihan yang terbaik karena

dapat menstimulasi perkembangan otot (CRI, 1997).

Menurut dr. Karel A.L. Staa, M.D olah raga

memberi manfaat bagi perkembangan motorik

anak. Selain untuk perkembangan fisiknya,

olahraga juga amat baik untuk perkembangan

otak serta psikologis anak. Mengikutkan anak

pada kelompok olahraga akan meningkatkan

kesehatan fisik, psikologis serta psikososialnya.

Anak menjadi senang mendapat stimulasi

Referensi

Dokumen terkait

Data mengenai perkembangan kemampuan motorik kasar anak diperoleh melalui lembar tabulasi skor perkembangan kemampuan motorik kasar anak, sedangkan data mengenai

Capaian perkembangan motorik halus dapat diidentifikasi baik apabila anak mampu memperlihatkan kemajuan dalam mencapai beberapa perkembangan. Pada saat bermain kertas anak-anak

Oleh karena itu sekolah sebagai lingkungan dimana anak dapat melakukan penyesuaian diri serta sebagai tempat anak bergaul dengan teman sebaya harus dapat memberikan

Bermain merupakan suatu bentuk aktivitas yang menyenangkan dengan bermain, anak dapat menjalankan tuntutan dan kebutuhan perkembangan anak dalam dimensi motorik

Beberapa anak yang mengalami autisme memiliki gangguan pada perkembangan motorik kasar dan halus, sehingga anak memiliki batasan dalam melakukan gerak.Penelitian pengaruh

Hasil penelitian adalah: (1) penerapan metode bermain kooperatif yang tertuang dalam permainan bom defusing dapat meningkatkan perkembangan keterampilan sosial anak

Untuk mengetahui pengaruh antara bermain perbandingan alat bermain motorik kasar dan media motorik halus terhadap perkembangan kognitif anak kelompok B semester genap PAUD Labschool

Bermain konstruksi lego berpengaruh secara signifikan terhadap perkembangan motorik halus anak usia prasekolah, karena dengan bermain konstruksi lego akan menstimulasi gerakan jari