LOMBA MENULIS CERPEN, CIPTA SYAIR, CIPTA KOMIK UNTUK SISWA SMP SMA 2016 . Lomba Cipta Syair

Teks penuh

(1)

Generasi Manja

Juara Besar V

Devi Octavia Leweinzky

SMKN 12 Jakarta, DKI Jakarta

Kita lahir di suatu masa

masa yang penuh akan penguasa masa dimana banyak mulut berbisa masa yang semua serba bisa

Katanya kita ini generasi

potret dari sebuah emansipasi Tapi rupanya hanya otot besi yang malu untuk berorganisasi

Katanya kita ini pejuang yang bukan lagi anak bawang Tapi tak nampak lagi terang

semua hanya mengandalkan uang

Katanya kita ini pengharapan

Pe gharapa tuk se uah peru aha

Tapi nyatanya bermalas-malasan yang selalu menunda pekerjaan

Bangkitlah hai para remaja Terimalah tantangan oleh senja Buktikan pada para pemuja

(2)

Serbuk Negatif

Juara Besar VI

Anisa Dwi Nurfajriah

SMAN 1 Ciruas, Banten

Negaraku ialah Indonesiaku Indonesia ialah tempat lahirku Semua itu aku bangga padamu Aku tersanjung akan dirimu

Negaraku dahulu indah Terpenuhi generasi amanah Negaraku dahulu bersahaja Terpenuhi generasi beragama

Tapi semua kini berbeda Remaja semua kini tak sama Remaja telah terhipnotis semua Terhipnotis oleh serbuk narkoba

Aku tak menyangka

Begitu cepat semua merajalela Serbuk negatif telah merasukinya Serbuk negatif menjadi bagiannya

Kini realita menjadi nyata

Narkoba berhasil merusak semua Generasi kini telah hilang agama

(3)

Demi Kehidupan Ini

JuaraBesar VII

Meika Hapsari

SMPN 1 Sukoharjo, Jawa Tengah

Kupandangi angkasa yang indah Seekor burung terbang tanpa arah Melintasi angkasa nan megah Tak lama ia jatuh ke lembah

Sama seperti kehidupanku Jika tanpa arah ku berlalu Aku takkan sampai tujuanku Takkan bisa kuraih mimpiku

Jika demi mimpi suci ini

Setinggi Himalaya akan kudaki Seluas samudra akan ku arungi Sebanyak rintangan akan kulewati

Terbayang sudah di depan mataku Halauan dan rintangan menunggu Tetapi aku sudah siap dengan itu Usaha dan doa bersamaku

(4)

Bukan Penjara

Juara Besar VIII

Rani Salsabila Efendi

SMPN Percontohan Banda Aceh, Aceh

Ku jenjangi jembatan asa Ku kubur dalamnya luka Tak ada pelipur lara Yang sedia dalam luka

Semangat juang tetaplah tinggi Aku tak kan berhenti disini Semangatku setajam belati Aku semangat seruncing duri

Aku terjaga dari mimpi

Dalam kurungan penjara suci Tempat aku mengucap janji Untuk berjuang hidup dan mati

Ini bukanlah kurungan badan Kamui bukanlah abak buangan Inilah kami anak pilihan

Tuk jadi pemimpin masa depan

(5)

Me eluk Ha pa, Me atap Asa

Juara Besar IX

Meilisa Arismaya Wanti

SMPN 215 Jakarta, DKI Jakarta

Aku tenggelam dipeluk sunyi Cercahan kotor membelai sepi Terus mengutuk jeritan hati Hanya menangis, diam sendiri

Guraunya remeh tiada peduli Air mataku jatuh sendiri Terpuruk aku, cemooh ini Menguras jiwa merusak hati

Biar kupeluk rintihan hampa Biarkan suara kotor mereka Tiada peduli, kini sendiri Yakin tuhanku, merangkul kini

Angan semangat tiada henti Laksana penuh kobaran api

Per aya do a, per aya asa

Harapan masa kelak menggema

(6)

Doa Ya g Ber eda

Juara Besar X

Annisa Un Rasqiyah

MTs DMP Diniyyah Puteri, Sumatera Barat

Lihatlah engkau ke arah barat Kan kau temukan ranjau menjerat Menyeret hati jauh tersesat

Tak mampu bangkit walau sesaat

Tidak berguna kelima sila Tanpa pedoman di dalam jiwa Hanyalah nafsu terus meraja Merangkul kelam sepanjang masa

Cobalah datang engkau ke timur Kan kau jumpai negeri termasyhur Dengan pedoman bijak leluhur Tanpa maksiat yang tumbuh subur

Dengan iringan + abuh rebana Menyebut serta keagungan-Nya Merajuk tentram kedalam jiwa Bak bercahaya seluruh dunia

Kembali pandang kedua arah

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects : LOMBA MENULIS CERPEN