PERUBAHAN PARADIGMA HUKUM DALAM PEMBUATAN KEBIJAKSANAAN PUBLIK DI ERA REFORMASI (Stud( tentang kebijaksanaan pembangunan ekonomi) - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)
Teks penuh
Dokumen terkait
Kotler berpandangan bahwa yang namanya pelayanan publik adalah aktivitas yang dilakukan pemerintah untuk memenuhi permintaan masyarakat dalam bidang kehidupan tertentu yang
[r]
[r]
Dengan metode Historical Comparative Research kami mengkaji peran Pemerintah pada masa Orde Baru dan Reformasi di balik kebijakan perfilman yang dibuat.. Kami menyadari
Pemerintah secara langsung maupun tidak langsung “menyuntikkan” ideologi- nya dengan cara represif (LSF misalnya; diperangkati oleh berbagai kewenangan yang represif sekaligus
Secara prinsip mereka mengajukan pandangan bahwa bentuk sensor yang dapat diperkenankan adalah 'sensor negatif, yang berarti '[Badan] sensor hanya diperbolehkan melarang film,
Masih hangat dalam ingatan kita, bahwa akses untuk memproduksi film betul-betul terkonsentrasi di tangan para penguasa negara saat itu, dan lembaga sensor sedang di puncak
Keberpihakan hukum pada kebutuhan rakyat banyak benar-benar mampu diwujudkan dalam proses berjalannya hukum, sebab kita tahu bahwa tujuan hukum adalah keadilan dan kepastian hukumnya,