• Tidak ada hasil yang ditemukan

Strategi Industri Kreatif dalam Menghadapi Perilaku Konsumen : Studi Kasus CV. Satubasa Communication Tahun 2016 - Ubaya Repository

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Strategi Industri Kreatif dalam Menghadapi Perilaku Konsumen : Studi Kasus CV. Satubasa Communication Tahun 2016 - Ubaya Repository"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

xiii

INTISARI

Perkembangan perekonomian dunia semakin cepat seiring dengan munculnya potensi ekonomi baru yang mampu menopang kehidupan perekonomian masyarakat dunia. Pada awalnya, kegiatan perekonomian hanya bertumpu pada perekonomian berbasis sumber daya alam, seperti pertanian. Kini, perekonomian telah memasuki gelombang baru yaitu gelombang ekonomi kreatif. Peluang ini ditangkap dengan baik oleh salah satu perusahaan di Industri kreatif yang berlokasi di Jawa Timur yaitu CV. Satubasa Communication. Satubasa Communication bergerak di bidang Marketing Communication yang core business-nya adalah event organizer dan memiliki unit bisnis buying media dan booth contractor. Dalam industri kreatif ini, kreativitas, ide, atau gagasan itu sangat penting, karena jasa yang ditawarkanmerupakan sebuah konsep kreatif.

Struktur pasar CV. Satubasa Communication termasuk ke dalam pasar monopolistik, karena terdapat banyak penjual di dalam pasar, produk atau jasa yang ditawarkan memiliki diferensiasi (tidak homogen), perusahaan juga mempunyai sedikit kekuatan untuk mempengaruhi harga, dan masuk ke dalam industri atau pasar relatif mudah. Selera konsumen yang berubah dengan cepat menjadi salah satu tantangan bagi perusahaan untuk menawarkan jasa terbaik yang dimiliki. Kadangkala, juga terdapat konsumen yang tidak dapat memenuhi kewajiban pembayarannya, sehingga perusahaan mengalami kerugian.

Kata kunci: industri kreatif, struktur pasar, selera konsumen, konsep,

Referensi

Dokumen terkait

Kemajuan teknologi dan tingkat persaingan hidup yang semakin meningkat untuk memenuhi kebutuhan yang beragam maka semakin banyak produk konsumsi yang ditawarkan pasar untuk

Menurut Kotler (1993), pesaing adalah keseluruhan barang dan jasa maupun perusahaan-perusahaan yang menghasilkan produk untuk.. memperebutkan pasar yang sama. Perusahaan

Dari berbagai faktor yang mempengaruhi konsumen dalam melakukan pembelian suatu produk atau jasa, biasanya konsumen selalu mempertimbangkan kualitas, harga dan

Adapun peran tersebut dapat diwujudkan dalam bentuk : kreator produk dan jasa kreatif, pasar baru yang dapat menyerap produk yang dihasilkan, serta menciptakan

Word-of-mouth communication, pada dasarnya adalah pesan tentang produk atau jasa suatu perusahaan, ataupun tentang perusahaan itu sendiri, dalam bentuk komentar tentang

Dalam tahap ini perusahaan harus mempunyai pandangan atau keputusan mengenai produk (barang atau jasa) apa yang akan ditawarkan pada sasaran pasar, dalam

Adapun peran tersebut dapat diwujudkan dalam bentuk : kreator produk dan jasa kreatif, pasar baru yang dapat menyerap produk yang dihasilkan, serta menciptakan

Adapun peran tersebut dapat diwujudkan dalam bentuk : kreator produk dan jasa kreatif, pasar baru yang dapat menyerap produk yang dihasilkan, serta menciptakan