• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sejarah dan Perkembangan HTML Lengkap

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Sejarah dan Perkembangan HTML Lengkap"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

Sejarah dan Perkembangan HTML Lengkap

www.pintarsekolah.com/2017/06/sejarah-dan-perkembangan-html.html

(2)

Sir Tim Bernersl-Lee

HTML atau

singkatan Hyper Text Markup Language adalah bahasa markup yang awalnya dirancang pada tahun 1989 oleh ide genius seorang ilmuwan Inggris, Tim Berners-Leeyang pada saat itu masih bekerja sama dengan CERN. Apa itu CERN? Mungkin banyak orang yang beranggapan bahwa CERN adalah sebuah perusahaan atau sebuah

organisasi teknologi, tetapi bukan CERN bukanlah sebuah perusahaan maupun organisasi. CERN adalah singkatan dari bahasa Perancis, yaitu Conseil Européen pour la Recherche Nucléaire atau jika diterjemahkan menjadi Dewan Eropa untuk Riset Nuklir. CERN terletak diperbatasan Swiss dan Perancis, dibentuk pada tahun 1954 dan dijadikan sebagai sebuah lembaga penelitian untuk negara eropa yang meneliti fisika nuklir. Pada saat itu Tim Berners-Lee ingin memudahkan para ilmuwan CERN ketika ingin berbagi informasi, karena banyak sekali ilmuwan CERN yang berada di luar negara Inggris sehingga sulit sekali ketika ingin memberikan atau menerima sebuah informasi.

(3)

Pada akhir tahun 1991 Tim Berners-Lee berhasil membuat dan mempublikasikan sebuah dokumen yang berjudul HTML Tags dimana dalam dokumen tersebut Tim menuangkan idenya tentang pembuatan HTML yang terdiri dari 18 element dan bahasanya sendiri didasarkan pada konsep sebuah bahasa markup yang bernama SGML

(Standard Generalized Markup Language).

Oleh karena itu, penulisan tag pada HTML yang menggunakan simbol kurung siku (<>) berasal dari SGML, atau dengan kata lain HTML adalah hasil dari implementasi atau pemanfaatan bahasa markup SGML. Tag-tag dasar seperti paragraf, heading, list atau

sampai

semuanya berasal dari SGML. Tetapi, tidak seluruh tag atau attribut yang terdapat dalam HTML adalah tag yang berasal dari SGML, ada beberapa tambahan dari Tim seperti hypertext link dengan penambahan attribut href pada tag yang merupakan hasil murni pemikiran Tim sendiri.

(4)

Karena berita pembuatan HTML dan web browser yang sudah diketahui dunia, pada tahun 1993 banyak sekali web browser baru yang bermuncul Lynx, Mosaic, dan Arena. Namun, karena belum tersedia sebuah standar untuk penulisan HTML secara baku, masing-masing web browser berani mendefinisikan HTML secara sendiri-sendiri dan tidak ada yang sama.

Demi mencegah hal ini, Tim Berners-Lee mengambil sebuah tindakan dengan dibantu oleh temannya yang bernama Dave Raggett membuat dan mengajukan sebuah proposal berjudul Hyper Text Markup Language, Ver 1.0 kepada badan standarisasi IEFT. IEFT bisa dikatakan sebagai badan yang menangani arsitektur dunia internet sekaligus badan yang bisa membuat sebuah standar kepada internet diseluruh dunia, proposal inilah yang hingga kini dikenal sebagai HTML 1.0. Namun, karena Tim Berners-Lee terlambat untuk menyerahkan propsal ini kepada pihak IEFT maka HTML 1.0 tidak pernah diresmikan dan tidak pernah menjadi sebuah standar.

Adapun isi HTML pada HTML 1.0 ini masih sangat minim dan hanya berisi beberapa tag dasar seperti paragraf, heading, list, cetak tebal dan miring, dan mendukung peletakan gambar tanpa memperbolehkan ada teks disekelilingnya atau lebih dikenal dengan istilah Wrapping.

(5)

Melinat draft atau proposal HTML 1.0 yang dibuat oleh Tim gagal diresmikan, akhirnya pada bulan Juli tahun 1994 IEFT pun berhasil membuat HTML 2.0 yang menjadi HTML pertama yang berhasil diresmikan dan membuat sebuah badan organisasi yang bernama HTMLWorkingGroup (HTMLWG) yang bertugas untuk menyempurnakan HTML berdasarkan draft HTML 1.0 yang dibuat oleh Tim Berners-Lee dan temannya Dave Raggett.

HTML 2.0 yang dibuat HTMLWG pada saat itu memiliki beberapa tambahan fitur seperti fitur penambahan gambar dengan menggunakan tag yang lebih disempurnakan lagi dan penambahan fitur form yang berfungsi untuk

memasukkan nama, dan berbagai kolom lainnya dan bisa digunakan pada banyak web browser populer pada saat itu seperti Mosaic.

Pada tahun yang sama, Tim Berners-Lee juga membuat sebuah organisasi yang bernama World Wide Web Consortium (W3C) dengan tujuan untuk mempopulerkan HTML ke seluruh dunia. HTMLWG dan W3C adalah sebuah organisasi yang berbeda dan terpisah, awalnya W3C berusaha untuk menjalin kerjasama bersama HTMLWG untuk mempopulerkan HTML.

HTML 3.0

(6)

seperti table. Selain itu, HTML 3.0 juga mendukung fitur rumus-rumus matematika atau yang lebih dikenal dengan istilah HTML +- namun tidak bertahan lama ketika HTML 3.2 muncul.

HTML 3.2

Akhirnya, organisasi buatan Tim Berners-Lee yaitu W3C melakukan tindakan dengan membuat HTML 3.2 yang didasarkan dari draft HTML 3.0 buatan Dave Garrett. Mereka menambahkan fitu pada HTML 3.2 dan berhasil diresmikan oleh W3C sendiri pada bulan Januari tahun 1997. Perlu diketahui bahwa peresmian HTML 3.2 ini dilakukan oleh W3C tanpa campur tangan badan organisasi peresmian standar dunia IEFT.

Selain penambahan fitur utama HTML 3.2 juga mendukung pemisahan antara konten dengan tampilannya dimana pembuatan tampilan websitenya "

dikeluarkan" dari HTML dan diserahkan kepada pembuat teknologi web lain yaitu CSS (Cascading Style Sheet).

Karena keberhasilan W3C dalam meresmikan HTML 3.2 ini, maka pada saat itu HTML 3.2 berkembang pesat dan sudah mulai digunakan oleh banyak orang. Selain fitur masih ada juga fitur-fitur lain yang ditambahkan oleh W3C seperti fitur meletakkan teks disekeliling gambar (wraping), menjadikan gambar sebagai latar belakang, frame, style sheet dan masih banyak lagi. Ada fitur menarik juga, yaitu pengguna bisa memasukkan sebuah script lain pada dokumen HTML nya seperti Javascript, VBscript dan lain-lain guna mengoptimalkan dokumen HTML nya tersebut.

(7)

HTML sangat berkembang pesat saat itu dan membuat Tim beserta W3C nya segera membuat draft HTML 4.0 pada akhir tahun 1997.

Akhirnya, pada bulan Desember tahun 1998 W3C berhasil kembali merilis versi HTML terbaru, yaitu HTML 4.0. HTML 4.0 hadir dengan berbagai macam penyempurnaan tag yang lebih baik lagi dan berbagai penambahan fitur baru seperti dukungan penuh terhadap CSS, fitur multimedia dan 3 varian HTML 4.0 yaitu Strict, Transitional, dan

Frameset.

Pada tahun 1999 W3C kembali merilis versi HTML terbaru yaitu HTML 4.1 yang menyempurnakan semua kesalahan atau error kecil (minor errors) yang terjadi pada HTML 4.0. Bersama dengan dirilisnya HTML 4.1 W3C juga berhasil menjadikan HTML 4.1 sebagai standarisasi terhadap attribut dan element yang terdapat pada script XHTML 1.0.

(8)

Pada saat setelah perilisan HTML 4.1 oleh W3C, mereka mulai mengembangkan teknologi XHTML dan HTML sempat ditinggalkan pengembangannya, Tetapi, karena pengembangan XHTML mendapat jalan buntu W3C kembali mengembangkan HTML.

Pada bulan Juli tahun 2012 lalu W3C sepakat bersama organisasi baru yaitu Web Hypertext Application Technology Working Group (WHATWG) untuk membangun kembali masa depan HTML dan saling membagi tugas. W3C mengembangkan HTML standar tunggal dari versi HTML terbaru, yaitu HTML5 sementara WHATWG membuat sebuah konsep baru yang dikenal sebagai Living Standard HTML5.

Konsep Living Standard HTML5 adalah sebuah pembuatan standarisasi dari HTML5 yang selalu dikembangan dan diupdate sehingga para pengguna HTML bisa langsung menerapkan dan menggunakan update terbaru HTML5 tanpa harus menunggu pengesahan dari W3C.

Sementara itu, bagi para programmer konsep Living Standard HTML5 menjadi sebuah tantangan tersendiri karena para programmer harus selalu update dan mencari tahu web browser mana saja yang sudah bisa mendukung update terbaru dari HTML5 tersebut.

Dan akhirnya setelah melalui berbagai macam percobaan dan eksperimen yang dilakukan oleh W3C pada tugas pengembangan tunggal HTML5 mereka, pada tanggal 28 Oktober 2014 mereka pun berhasil meresmikan dan merilis standar baru untuk HTML5.

Itulah sejarah dan perkembangan HTML yang sangat panjang dari berbagai macam generasi mulai dari HTML 1.0 hingga HTML5 yang sekarang ini digunakan.

Pada artikel Pintar Sekolah selanjutnya di kategori Teknologi Informasi akan membahas seputar sejarah CSS secara lengkap. Jadi tetap nantikan saja ya.

Referensi

Dokumen terkait

Dan pada tahun 1946 walaupun dengan ukuran yang masih sangat besar pemerintah Amerika serikat bekerja sama dengan University of Pennsylvania berhasil mengembangkan komputer yang

Bahkan, orang-orang dari seluruh dunia telah mencoba membuat pasta dengan resep yang unik untuk menimbulkan ciri khas dari setiap negara. Maka dari itu, kemana pun kita pergi, kita

Perubahan bentuk usaha dari sebuah perusahaan negara menjadi perusahaan umum ini pun disempurnakan lagi supaya bisa mengikuti iklim usaha yang sedang berkembang melalui

itu juga berhasil dibangun perumahan, depot obat dan Sekolah Taman Kanak - kanak Turangga. Ensiklopedi Nasional Indonesia Jilid 8 dan 9, PT.. &#34; Apa yang terjadi pada 29 Juli

Merespon perkembangan perbankan syariah yang signifikan dalam sistem perbankan nasional, maka pada tanggal 16 Juli 2008 disahkan Undang- Undang Nomor 21 Tahun 2008

Menurut Mubyarto (1994) sumberdaya manusia juga merupakan faktor penting dalam usaha peternakan karena hal ini sangat berkaitan dengan tenaga kerja, yang dimaksud

pembayaran yang digunakan yaitu Sight Credit yang pembayarannya didasarkan atas wesel unjuk ( Sight Draft ) , yang dapat diterima dalam waktu yang relative

Untuk sarang-sarang yang diketahui status akhirnya (berhasil atau gagal) jumlah sarang-hari diperhitungkan mulai dari hari pertama pemantauan sarang aktif sampai