• Tidak ada hasil yang ditemukan

Ca Paru dengan pemasangan ventilasi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Ca Paru dengan pemasangan ventilasi "

Copied!
45
0
0

Teks penuh

(1)

Kanker

(2)

Kanker adalah Penyakit Genetik

Gen adalah sepotong DNA yang membentuk gulungan

(3)

DNA-Deoxyribonucleic

Acid

Adalah blue print berisi

instruksi ‘pembuatan’ organisme  menentukan ciri manusia

seperti: warna kulit, bola mata, dsb

DNA tersusun dari

subunit-subunit yang disebut nukleotida

Nukleotida: gula + fosfat +

basa

4 macam basa: thymine (T),

adenine (A), guanine (G), dan cytosine (C) Komputer

tercepat di dunia tahun 2006:

IBM Blue Gene/L

(4)

Tahap Terjadinya Kanker

Sel normal

Kerusakan sel

Sel pre-inisiasi

Sel Inisiasi

Sel kanker

(5)

Sel Kanker dan Sel

Normal

Sel Kanker dan Sel

Normal

Kehilangan inhibisi kontak

Meningkatnya sekresi faktor

pertumbuhan

Meningkatnya ekspresi onkogen

Kehilangan gen supresor tumor

Ekspresi onkogen jarangSekresi faktor

pertumbuhan

intermiten/terkoordinasi

Adanya gen supresor

tumor

SEL KANKER

SEL NORMAL

mitosis berlebihan

nukleus

Pembuluh darah

Sel heterogen abnormal

Sel normal

(6)

Yang dapat terserang

kanker

• Kanker dapat menyerang semua orang, semua

golongan umur

(7)

Penyebab Kanker :

?

Beberapa faktor yang berperan:

Genetik

Hormon

Sistem Imunitas

Kegemukan

Bahan Kimia

Diet

Radiasi & Sinar UV

Virus

(8)

Jenis Terapi Kanker

• Bedah

• Radioterapi

• Kemoterapi

(9)

Bedah

• Metode paling lama

• Dapat tunggal atau kombinasi

• Persiapan: penilaian preoperatifpenting

• Peranan bedah onkologi:

• Pencegahan kankerex:kolektomi poliposis utk cegah kanker kolon

(10)

Peranan Bedah sebagai Terapi

Kanker

Terapi bedah

definitif

u/ kanker primer

Operasi u/

mengurangi bulk

dari residu

tumorex; limfoma burkit, kanker ovarium

Operasi u/

reseksi metastasis

dg tujuan

kuratifex: meta paru pd sarkoma, meta

hati pd kanker kolorektal

Operasi pd

kegawatan

onkologi

perdarahan, perforasi, drainase

abses

Operasi u/

paliatif

mengatasi nyeri, m’-

risiko perdarahan

Operasi u/

rekonstruksi& rehabilitasi

ex:

(11)

Radioterapi

• Iradiasi dapat menghancurkan sel kanker:

Laju metabolik sel kanker lebih tinggi

Sel kanker tidak mempunyai kemampuan seperti sel

(12)

Radioterapi

Jenis radioterapi:

Radiasi

eksternal

sumber

radiasi dari luar

tubuh

Brakiterapi

sumber radiasi

diletakkan di

dalam/sedekat

(13)

Kemoterapi

Kemoterapi = Pengobatan kanker dengan zat atau obat  berkhasiat membunuh sel kanker.

• Obat disebut sitostatika=penghambat kerja sel yang sedang tumbuh (proliferasi).

(14)

Prinsip kemoterapi :

1. Membunuh / menghambat sel tumor induk

& anak sebar secara sistemik

2. Mengetahui mekanisme kerja obat

sitostatika

(15)

Obat-obat kemoterapi

(sitostatika)

• Bekerja terhadap sel yang berproliferasi tinggi

• Sel kanker mempunyai proliferasi tinggi

• NAMUN sel normal ada:

Proliferatif :

Rambut, mukosa mulut, sumsum tulang, sperma

Tidak proliferatif

(16)

Rute Kemoterapi

Sistemik

: injeksi, oral

Regional:

topikal (

kulit

), intratekal (

otak

),

intraokular (

mata

), intraperikardial

(

jantung

), intrapleural (

paru

),

(17)

Efek samping Kemoterapi

Fibrosis pulmonal

kardiotoksisitas

Reaksi lokal

Gagal ginjal

Mielosupresi

(18)

Terapi Target

• Terapi Target “magic bullet”

memblok pertumbuhan dan penyebaran sel kanker

Target: molekul target spesifik yang dibutuhkan pada saat

karsinogenesis dan pertumbuhan tumor

Tidak mempengaruhi sel normal

(19)
(20)

Kanker Paru

Kanker paru semua penyakit keganasan di paru:

• Kanker paru primer

Kanker yang

berasal

dari epitel

bronkus

(karsinoma

bronkus)

Bronchial gland tumor

bukan dari epitel

bronkus (jarang)

(21)

Kanker Paru

Penyebab 1/3 kematian akibat kanker

kematian pada semua kasus kanker paru>> gabungan kanker payudara, prostat dan

kolorektal

80-90% pasien kanker paru akan meninggal karena penyakit ini

(22)

Jenis Sel Kanker Paru

Klasifikasi kanker paru berdasarkan histologinya

• karsinoma sel kecil/ small cell lung cancer (SCLC)

• Karsinoma bukan sel kecil/non-small cell lung cell (NSCLC) paling banyak: 80-85% (WHO)

Karsinoma sel skuamosa (KSS),Adenokarsinoma

(23)

Insiden Kanker Paru

Berdasarkan Jenis Histologinya dan Stadium

* Numbers do not sum to 100% because of differences in diagnostic criteria.

Ginsberg RJ, et al. Cancer: Principles and Practices of Oncology. 5th ed.1997;858-911. Ginsberg RJ, et al. Cancer: Principles and Practices of Oncology. 6th ed.2001;925-983.

18%

40%

Squamous cell Stage III

38% Stage IV 24%

Stage I

7% Stage II

(24)

Diagnosis kanker Paru

Diagnosis:

• Anamnesis

• Pemeriksaan Fisik

• Pemeriksaan laboratorium

• Pemeriksaan Radiologis

(25)

Diagnosis: Anamnesis

• Anamnesis:

Gejala

Faktor Risiko

Gejala kanker paru

(26)

Anamnesis: Gejala Kanker

Paru

Batuk-batuk > 3

minggu

Batuk darah

Sesak napas

Suara serak

Nyeri dada dan

bahu

Sulit/sakit menelan

Benjolan di pangkal

leher

dahak berdarah atau

berwarna seperti

karat

(27)

Anamnesis: Gejala

Metastasis

• metastasis ke otak: kelemahan atau rasa baal, kejang, penurunan kesadaran, nyeri kepala, pusing, atau gangguan penglihatan

• metastasis ke hati: pembesaran hepar, jaundice

• metastasis ke tulang: patah tulang, nyeri tulang

(28)

Anamnesis: Faktor Risiko

Laki-laki

Usia >40 tahun

Perokok aktif dan pasif

Paparan polutan: asbestos,

bis(chloromethyl)ether

,

arsenik inorganik,

beryllium

,

kromium, nikel, hidrokarbon

polisiklik aromatik, gas

mustrad, radon dan uranium

(29)

Faktor

genetik

Riwayat

penyakit

paru:

asma,

bronkitis,

emfisema,

pneumonia,

pleuritis, TBC

Riwayat

radiasi

(30)

Diagnosis: Pemeriksaan

Fisik

Pembesaran KGB di leher,

supraklavikula atau aksila

Tanda sindrom vena kava superior

(SVKS): pembengkakan leher,

(31)

Diagnosis: Pemeriksaan

Fisik

Tanda sindrom

pancoast

: miosis,

ptosis, hiperhidrosis.

Tanda efusi pleura,

pneumothoraks

Tanda-tanda metastasis

Status Performans (Skala

(32)

ECOG

Score

Definition

Karnofsky

equivalent

0

Asimtomatik

100

1

Simtomatik, tapi

masih bisa

beraktivitas

80 - 90

2

Simtomatik, di

tempat tidur < 50%

60 - 70

3

Simtomatik, di

tempat tidur > 50%

40 - 50

4

Harus selalu

berbaring di tempat

tidur

20 - 30

(33)

Pemeriksaan

Laboratorium

• Laboratorium rutin

• Fungsi hati, fungsi ginjal, Albumin

• Hemostasis: PT/APPT, D Dimer, Fibrinogen, Agregasi trombosit

• Petanda tumor (cyfra 21, COX-2, CEA)  tidak

(34)

Radiologis

Foto toraks PA/Lateral

CT-

Scan

toraks suprarenal

Brain CT Scan

Bone survey (Bone scan)

USG/CT abdomen

MRI (otak, tulang)

PET scan Evaluasi

Staging

(35)

Pemeriksaan Invasif

Bronkoskopidiikuti

dengan sikatan, biopsi, BAJ, TBNA, TBLB

Biopsi jarum halus (BJH)

untuk pembesaran KGB atau massa superfisial

Pungsi pleura dan biopsi

(36)

Pemeriksaan Invasif

TTNA

Torakoskopi medikVATS

Mediastinoskopi

(37)

Histopatologi

• Diagnosis definitif ditegakkan bila ditemukan sel kanker dari satu atau lebih pemeriksaan

sitologi/histopatologi

(38)

Terapi Kanker PAru

Terapi untuk SCLC dan NSCLC berbeda

(39)

Terapi NSCLC

BEDAH

• Stadium I atau II

• Paliatif  kondisi mengancam nyawa:

Batuk darah masif

Distres pernapasan karena sindrom vena kava

superior

Nyeri hebat pada Pancoast tumor

(40)

Terapi NSCLC

Radioterapi atau iradiasi

:

Stadium III dan IV

PaliatifSindrom vena kava, metastasis

(tulang, otak)

Pemberian

radiosensitiser

dapat lebih

meningkatkan respons irradiasi

karboplatin, golongan taxan,

gemsitabine, capecitabine dosis sangat

kecil

Syarat radioterapi

: DPL baik (Hb > 10

(41)

Terapi NSCLC

• Kemoterapi dapat diberikan pada semua jenis histologis kanker paru

Adjuvan  stadiumI dan II kasus inoperabel

(status performans buruk, tidak bersedia dioperasi atau kontraindikasi operasi).

Paliatif  stadium III dan IV

• Syarat Kemoterapi

Skala karnofsky >70

Fungsi hati, ginjal dan sistem homeostatik

(42)

Terapi NSCLC

Terapi target yang

digunakan untuk

NSCLC obat yang

bekerja sebagai

TKI

(tirosin kinase

inhibitor)

erlotinib

(43)
(44)
(45)

Referensi

Dokumen terkait

Dari hasil percobaan, dapat dilihat kecenderungan bahwa pada range F:S=1:100, 1:150, dan 1:200, semakin besar rasio F:S, artinya semakin sedikit massa daun Stevia

annual audit plan in order to adjust the current condition and situation of the company’s business. To provide training facility for the internal audit staffs to improve its

Praktik perjanjian jaminan fidusia dalam pembelian kendaraan bermotor antara debitor dengan kreditor hanya dilakukan di bawah tangan tanpa adanya peran

“ pernah terdengar mengenai pasar kecamatan yang disosialisaikan tapi hanya sekitar tahun 2011 saja, untuk sekarang sudah tidak pernah di dengar lagi. Untuk

d) Catat lama waktu peralatan direndam dalam larutan kimia di buku khusus. e) Bilas peralatan dengan air matang dan angin-anginkan sampai kering di wadah desinfeksi

Hal-hal yang belum tercantum di perjanjian kerjasama ini dan berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan “Pengajian Akbar Memperingati Isra’ Mi’raj Dan Bakti

Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik deskriptif kualitatif, melalui beberapa tahap, yaitu: reduksi, display dan verifikasi.Pada

pertumbuhan PAD Kabupaten Lampung Selatan sebesar 14,66%, rata-rata capaian target PAD sebesar 87,88%, dan kontribusi PAD terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah