• Tidak ada hasil yang ditemukan

PROGRAM STUDI ILMU HUKUM UNIVERSITA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "PROGRAM STUDI ILMU HUKUM UNIVERSITA"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

PERLINDUNGAN

WARIS YANG T

MENURUT

(STUDI KASUS

FAJ

PROGRAM STUDI ILMU HUKUM

UNIVERSITA

ERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP AHLI

TIDAK MENDAPAT HAK WARIS

KOMPILASI HUKUM ISLAM

ASUS PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG

No.190K/Ag/2016)

SKRIPSI

OLEH:

FAJRIN RAMDHANI

201310115105

PROGRAM STUDI ILMU HUKUM

FAKULTAS HUKUM

UNIVERSITAS BHAYANGKARA

JAKARTA RAYA

2017

HLI

ARIS

(2)
(3)
(4)
(5)
(6)
(7)

iv

ABSTRAK

Fajrin Ramdhani 201310115105.Perlindungan Hukum Terhadap Ahli Waris Yang Tidak Mendapat Hak Waris Menurut Kompilasi Hukum Waris ( Studi Kasus Putusan Mahkamah Agung No. 190K/ Ag/ 2016 Fakultas Hukum Universitas Bhayangkara Jakarta Raya. Penulisan Hukum 2017.

Penulisan dengan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah surat wasiat dalam Islam, bagaimanakah pembagian harta warisan dalam Islam, dan untuk mengetahui bagaimanakah kedudukan surat wasiat dalam pembagian harta warisan menurut hukum Islam. Penulisan apa yang termasuk jenis penelitian hukum doktrinal/ normatif dengan menggunakan pendekatan undang-undang. Data yang digunakan dalam penulisan hukum ini adalah data sekunder, baik yang berupa bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier. Bahan hukum primer yang digunakan berupa peraturan perundang – undangan yang terkait dengan masalah wasiat dan pembagian harta warisan. Peraturan perundang-undangan yang dijadikan dasar adalah Kompilasi Hukum Islam dan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata Buku III Bab XIII tentang Surat Wasiat. Teknik pengumpulan data dalam penulisan hukum ini adalah studi kepustakaan atau studi dokumen. Teknik analisis data yang digunakan oleh penulis adalah teknik silogisme interpretasi yang dilakukan dengan kualitatif, berupa teknik yang digunakan dengan cara menarik kesimpulan dari suatu permasalahan yang bersifat umum terhadap permasalahan konkret yang dihadapi lalu menjabarkannya secara deskriptif. Melalui hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa

Pertama, wasiat menurut Islam adalah tindakan seseorang memberikan hsk kepada orang lain untuk memiliki sesuatu baik berupa benda atau manfaat secara sukarela (tabarru’) yang pelaksanaannya ditangguhkan setelah peristiwa kematian orang yang memberi wasiat. Kedua,

bahwa pembagian harta warisan dalam Islam harus dibagikan secara adil dan berdasarkan syariat Islam, yang dalam hal ini telah tercantum dalam Kompilasi Hukum Islam maupun Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, hal ini dimaksudkan agar tidak terjadi perpecahan dan pertumpahan darah di lingkungan keluarga Ketiga, bahwa wasiat atau surat wasiat itu mempunyai kedudukan yang sangat penting dalam pembagian harta warisan menurut Islam, karena untuk menjaga kemaslahatan umat dan menjaga agar harta warisan itu tidak digunakan untuk hal-hal yang tidak baik, seperti judi, mabuk, minum-minuman keras, dan lain sebagainya.

kata kunci: Hukum Islam, Wasiat, Hukum Waris (Faraidh)

(8)

iv

ABSTRACT

Fajrin Ramdhani 201310115105. Legal Protection Against Inheritance Inheritance Based on Compilation of Inheritance Law (Case Study of Supreme Court Decision No. 190K / Ag / 2016 Faculty of Law Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Legal Writing 2017.

Writing with this aims to know how the wills in Islam, how the division of inheritance in Islam, and to know how the position of wills in the division of inheritance according to Islamic law. Writing what belongs to the type of doctrinal / normative legal research using a statutory approach. The data used in the writing of this law is secondary data, both in the form of primary legal materials, secondary legal materials, and tertiary legal materials. Primary legal materials used in the form of legislation - legislation related to the matter of wills and division of inheritance. The legislation on which the basis is based is the Compilation of Islamic Law and the Civil Code Book III Chapter XIII on the Will. Data collection techniques in the writing of this law is the study of literature or document studies. Data analysis techniques used by the author is the technique of interpretation syllogism done with qualitative, in the form of techniques used by drawing conclusions from a problem that is general to the concrete problems faced and describe it descriptively. Through the results of the study can be concluded that First, the testament according to Islam is the act of someone giving hsk to others to have something either in the form of objects or benefits voluntarily (tabarru ') whose implementation deferred after the death of the person who gave the will. Secondly, that the division of inheritance in Islam should be distributed fairly and according to Islamic Shari'a, which in this case has been contained in the Compilation of Islamic Law as well as the Civil Code, this is intended to prevent splits and bloodshed in the family environment Third, That the will or testament has a very important position in the division of inheritance according to Islam, because to safeguard the welfare of the people and to keep the inheritance not used for bad things, such as gambling, drunkenness, drinking, and Etc.

Keywords: Islamic Law, Wasiat, Inheritance Law (Faraidh)

(9)
(10)

x

DAFTAR ISI

Halaman

LEMBAR PERSETUJUAN SKRIPSI ... ii

LEMBAR PERSETUUAN PEMBIMBING SKRIPSI………...…..iii

LEMBAR PENGESAHAN ... iii

LEMBAR PERNYATAAN ... iv

LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKKASI………...v

ABSTRAK ... vi

ABSTRACT ... vii

KATA PENGANTAR ... viii

DAFTAR ISI ...x

MOTTO ... xiii

BAB I PENDAHULUAN………...1

1.1 Latar Belakang Masalah ...1

1.2 Identifikasi Masalah dan Rumusan Masalah ...4

1.2.1 Identifikasi Masalah ...4

1.2.2 Rumusan Masalah ...5

1.3 Tujuan dan Manfaat Penelitian ...5

1.3.1 Tujuan Penelitian ...5

1.3.2 Manfaat Penelitian ...5

1.4 Kerangka Teoritis, Konseptual dan Pemikiran ...6

1.4.1 Kerangka Teoritis ...6

1.4.2 Kerangka Konseptual ...8

1.4.3 Kerangka Pemikiran ... 9

1.5 Metode Penelitian ...10

1.5.1 Metode Penelitian ...10

1.5.2 Jenis Penelitian ...10

1.5.3 Metode Pengumpulan Data ...10

(11)

xi

1.6 Sistematika Penulisan ...10

BAB II TINJAUAN PUSTAKA………..12

2.1 Tinjauan PengertianHukum waris Islam ... 12

2.1.1 Dasar-dasar Kewarisan Islam ... 13

2.1.2 Pengertian Ahli Waris ... 16

2.1.3 Kewajiban Ahli Waris Atas Harta Peninggalan ... 18

2.1.4 Pengertian Wasiat ...22

2.2 Rukun dan Syarat Wasiat ... 24

2.2.1. Hal-hal yang Membatalkan Wasiat ... 33

2.2.2. Wasiat Wajibah Bagi Anak Angkat ...34

BAB III HASIL PENELITIAN………. 36

3.1 Apakah putusan Mahkamah Agung Nomor 190K/Ag/2016 sudah sesuai dengan Ketntuan kompilasi hokum islam ...36

3.1.1Uraian Putusan Mahkamah Angung ...36

3.1.2 Duduk Perkara ...40

3.1.3 Petitum ... 47

3.1.3 Alasan- Alasan kasasi ...50

3.1.4. Pertimbangan Hukum Pengadilan Mahkamah Agung ... 53

3.2 Perlindungan hukum bagi ahli waris yang tidak mendapatkan hak warisnya Karena terhalang wasiat pada putusan Mahkamah Agung Nomor190K/Ag/2016………..55

3.2.1 Perlindungan Hukum ...55

BAB IV PEMBAHASAN DAN ANALISIS HASIL PENELITIAN………56

4.1. Analisis Putusan Mahmakah Agung Nomor 190K/Ag/2016 Sudah Sesuai Dengan Ketentuan Kompilasi Hukum islam...56

(12)

xii

4.1.2 Analisis Duduk Perkara ... 65

4.1.3 Kedudukan Surat Wasiat Dalam Pembagian Harta Warisan Menurut Hukum Islam ... 68

4.2Bagaimana Perlindungan Hukum Bagi Ahli Waris Yang Tidak Mendapatkan Hak Warisnya Karena Terhalang Wasiat Pada Putusan Mahkamah Kgung Nomor 190K/Ag/2016……….71

4.2.1 Perlindungan Hukum Bagi Ahli Waris ... 71

4.2.2 Hak Warisan Karena Terhalang Wasiat ...76

BAB V PENUTUP………81

5.1 Kesimpulan ... 81

5.1.1 Kesimpulan Rumusaan Masalah 1 ...81

5.1.2 Kesimpulan Rumusaan Masalah 2 ...81

5.2 SARAN ... 82 DAFTAR PUSTAKA

LAMPIRAN

(13)

xiii

Motto

Kegagalan bukanlah segalanya, akan tetap kegagalan itu dapat kita

buat menjadi suatu tantangan membuat kita untuk jauh lebih baik lagi

dan kunci untuk menjadi orang yang sukses

Diam itu emas dan bicara di waktu yang tepat adalah Tak selama

emas itu berlian. Maka pada hakikatnya manusia itu tidak ada yang

Referensi

Dokumen terkait

Dengan terciptanya kesadaran hukum maka masyarakat Batak Toba di kota Medan dalam pembagian harta warisan menggunakan Hukum Waris Islam karena pelaksanaan Hukum kewarisan

3. Dengan pembagian yang adil sesuai syariat tersebut, berarti Islam telah berusaha memperkuat jalinan persaudaraan dan memperkokohnya dengan tali.. Allah

Berdasarkan hasil penelitian dapat dipahami bahwa Kompilasi Hukum Islam (KHI) memberikan pembatasan dalam pemberian hibah hanya 1/3 (sepertiga) dari harta warisan,

Menurut Kompilasi Hukum Islam yang terdapat dalam pasal 193 adalah apabila dalam pembagian harta warisan di antara para ahli waris dzawil furudh menunjukan bahwa

Tujuan dari pembuatan aplikasi ini adalah untuk memudahkan dalam melakukan perhitungan pembagian harta warisan yang sesuai hukum waris islam dan juga hukum waris

Sesuai dengan konsep harta dalam warisan mengacu pada ketentuan dalam hukum islam, dalam pembagian harta sangat bervariatif salah satunya mengenai harta yang

Konsep Islam dalam pembagian warisan saat ini, tertuang dalam Kompilasi Hukum Islam (KHI) yang merupakan sekumpulan materi hukum Islam yang ditulis dalam pasal demi

“Pengaturan Pembagian Hak Kewarisan Kepada Ahli Waris Dalam Hukum Waris Islam Berdasarkan Kompilasi Hukum Islam.” Jurnal Ilmiah Hukum Dirgantara Vol.. “Pembagian Warisan Menurut Hukum