• Tidak ada hasil yang ditemukan

ProdukHukum Perdagangan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "ProdukHukum Perdagangan"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

MENTERI KEUANGAN

KEPUTUSAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 107/KMK.017/1999

TENTANG

PENETAPAN BESARNYA TARIP PAJAK EKSPOR ATAS BEBERAPA KOMODITI TERTENTU

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

Menimbang : bahwa dalam rangka mendorong pertumbuhan ekspor dan meningkatkan penerimaan devisa serta menciptakan efisiensi perekonomian nasional, dipandang perlu meninjau kembali dan menetapkan besarnya tarip Pajak Ekspor atas beberapa komoditi tertentu.

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 1997 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (Lembaran Negara Tahun 1997 Nomor 43, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3687);

2. Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 1982 tentang Pelaksanaan Ekspor Impor dan Lalu Lintas Devisa sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1985 (Lembaran Negara Tahun 1985 Nomor 32, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3291);

(2)

4. Keputusan Presiden Nomor 122/M Tahun 1998;

5. Keputusan Menteri Keuangan Nomor 487/KMK.05/1996 tentang Pemeriksaan Pabean atas Barang Ekspor;

6. Keputusan Menteri Keuangan Nomor 488/KMK.05/1996 tentang Tatalaksana Kepabeanan di Bidang Ekspor sebagaimana telah disempurnakan dengan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 501/KMK.01/1998;

7. Keputusan Menteri Keuangan Nomor 241/KMK.01/1998 tentang Penetapan Besarnya Tarip dan Tatacara Pembayaran serta Penyetoran pajak Ekspor Atas Beberapa Komoditi Tertentu.

Menetapkan : KEPUTUSAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK

INDONESIA TENTANG PENETAPAN BESARNYA TARIP PAJAK EKSPOR ATAS BEBERAPA KOMODITI TERTENTU.

Pasal 1

Terhadap ekspor beberapa komoditi tertentu sebagaimana ditetapkan dalam kolom 2 Lampiran Keputusan ini dikenakan Pajak Ekspor yang besarnya sebagaimana ditetapkan dalam kolom 4.

Pasal 2

Tatacara pembayaran dan penyetoran Pajak Ekspor sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 dilakukan sesuai ketentuan yang diatur dalam Keputusan Menteri Keuangan Nomor 241/KMK.01/1998.

Pasal 3

(3)

Pasal 4

Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengumuman Keputusan ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik Indonesia.

Ditetapkan di Jakarta Salinan sesuai dengan aslinya pada tanggal 16 Maret 1999 Kepala Biro Umum

u.b. Menteri Keuangan,

Kepala Bagian tata Usaha Departemen

ttd.

(4)

LAMPIRAN KEPUTUSAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 107/KMK.017/1999

TANGGAL : 16 Maret 1999

TARIP PAJAK EKSPOR KOMODITI TERTENTU

NO. URAIAN TERMASUK

DALAM POS TARIP TARIP PAJAK EKSPOR A. ROTAN

1. Rotan asalan, sudah dirunti, belum dicuci, diasap atau 1401.20.100 20% dibelerangi dari segala jenis

2. Rotan sudah dipoles halus 1401.20.500 20%

3. Hati Rotan 1401.20.600 20%

4. Kulit Rotan 1401.20.700 20%

5. Lain-lain 1401.20.900 20%

B. KAYU

6. Kayu bulat 4403.10.110 20%

s/d

4403.99.990

7. Bahan Baku Pulp/Bahan Baku Serpih 4403.10.110 20% s/d

4404.99.990

8. Batang Belahan dan tiang Pancang (wood pole) termasuk

4404.10.100 20%

s/d

4404.20.900

9. Bantalan rel kereta api dari kayu 4406.10.000 20% 4406.90.000

10. Kayu gergajian 4407.10.110 20%

s/d

4407.99.999

11. Veneer 4408.10.100 20%

s/d

4408.90.900

(5)

12. Pasir Silika dan Pasir Kwarsa 2505.10.000 20%

13. Pasir alam dari segala jenis, berwarna atau tidak, selain dari pada Pasir Silika dan Pasir Kwarsa

2505.90.000 20%

Salinan sesuai dengan aslinya

Kepala Biro Umum Menteri Keuangan u.b.

Kepala Bagian Tata Usaha Departemen ttd.

Referensi

Dokumen terkait

Perat uran Pemeri nt ah Nomor 22 Tahun 1997 t ent ang Jeni s dan Penyet oran Peneri maan Bukan Paj ak (Lembaran Negara Republ i k Indonesi a Tahun 1997 Nomor 57, Tambahan

Tahun 1998 tentang perubahan atas peraturan pemerintah Nomor 22 Tahun lggz tentang Jenis dan penyetoran Penerimaan Negara Bukan paJak (Lembaran "Negara Republik

Undang-undang Nomor 18 Tahun 1997 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1997 Nomor 41, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3685)

Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral sebagaimana dimaksud dalam lampiran IIA Angka (8) Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 1997 tentang Jenis dan Penyetoran Penerimaan Negara

Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 1983 tentang Tarif Biaya Tera (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1983 Nomor 35, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3257)

Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437)

bahwa sebagai pelaksanaan Pasal 8 dalam Undang-undang Nomor 20 Tahun 1997 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak dan Pasal 5 Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 1997 tentang Jenis

Departemen Perindustrian dan Perdagangan sebagaimana dimaksud dalam Lampiran IIA Angka (6) Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 1997 tentang Jenis dan Penyetoran Penerimaan