• Tidak ada hasil yang ditemukan

1. Laporan Penelitian 2014 Pulau Pombo

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "1. Laporan Penelitian 2014 Pulau Pombo"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

ID :

JUDUL PENELITIAN :

KOORDINATOR :

WAKTU / TAHUN :

LOKASI PENELITIAN :

Lat.

: Long

:

DESKRIPSI :

Contact Job/Title : Kepala Sub bagian Pengelolaan Hasil Penelitian Contact Name : Ferdinand Pattipeilohy, S.Pi.

Telephone : 081343021499

Email : [email protected] Organization Name : PUSAT PENELITIAN LAUT DALAM-LIPI

Address : Jl. Y. Syaranamual, Guru-guru, Poka, Ambon

Telephone : 0911 – 322676

Fax : 0911 - 322700

Email : [email protected], website: [email protected]

www.deepsea.lipi.go.id

LEMBAGA ILMU PENGETAHUAN INDONESIA

PUSAT PENELITIAN LAUT DALAM

METADATA

45

REHABILITASI EKOSISTEM TERUMBU KARANG PULAU POMBO

Daniel D. Pelasula, M.Si.

2014

Pulau Pombo, Kabupaten Maluku Tengah

Berdasarkan hasil transek dan koleksi bebas di Pulau Pombo ditemukan sebanyak 140 jenis karang yang berada dalam 49 marga dan 16 suku. Kondisi karang hidup yang tertinggi presentasenya adalah bagian utara Pulau Pombo dengan nilai 61,97%. Kondisi karang yang terbaik berada pada kedalaman 6 – 9 m yang didominasi jenis karang Acropora

grueggemanni, Millepora dichotoma, Acropora hyacinthus dan Porites lutea dengan

pertumbuhan karang sampai pada kedalaman 15 m. Kondisi karang hidup terendah dengan presentase penutupan hanya mencapai 34,7% ditemukan selatan Pulau Pombo.

Hasil pengamatan rehabilitasi fisik terumbu karang dengan transplantasi yang dimonitoring mulai dari awal penanaman sampai dengan bulan yang ketujuh menunjukkan bahwa dari 483 anakan karang yang dicangkok yang hidup dan bertumbuh adalah sebanyak 405 anakan dan yang mati adalah sebanyak 78 anakan. Hal ini berarti bahwa tingkat harapan hidup adalah sebesar 84%.

Berdasarkan hasil pengamatan ikan karang di Pulau Pombo ditemukan sebanyak 197 spesies, 3170 individu dan 30 suku ikan karang. Kelompok ikan indikator dijumpai sebesar 9,00% dengan jumlah spesies sebesar (19 spesies), kelompok suku ikan mayor sebesar 58,56% (112 spesies) dan kelompok ikan target sebesar 21,23% (66 spesies). Jenis ikan yang mendominasi perairan karang pada 4 lokasi pengamatan di perairan P. Pombo adalah jenis

Chaetodon kleinni dengan jumlah individu sebesar (39 ind).

Hasil pengamatan lamun menunjukkan bahwa terdapat 2 area padang lamun di P. Pombo yaitu di bagian utara dengan luas ±475 m2 yang dibentuk oleh Halodule pinifolia dan

Halophila ovalis, serta di bagian timur dengan luas ±11186 m2 yang dibentuk oleh Thalassia

hemprichii.

Di perairan Pombo terdapat 12 jenis dari 8 suku polikeit dan didominasi oleh kelompok

polikeit sedentari, serta beberapa jenis Laor. Polikeit yang paling dominan adalah

Holothuroidea (Holothuria atra) dan Ophiuroidea (Ophiocoma brevipes). Di sisi barat dan selatan Pulau Pombo, sama sekali tidak dijumpai ekinodermata.

Hasil wawancara dengan masyarakat Pulau Pombo dapat disimpulkan bahwa masyarakat sekitar pulau pombo telah menyadari bahwa Pulau Pombo merupakan pulau yang berstatus cagar alam laut yang harus dilindungi, namun kurangnya kesadaran lingkungan dari masyarakat sendiri membuat Pulau Pombo belum terbebas dari aktivitas yang merugikan ekosistem. Selain itu hasil wawancara juga menunjukkan perilaku positif dari masyarakat yamg berkeinginan untuk terlibat bersama untuk kegiatan rehabilitasi ekosistem terumbu karang Pulau Pombo.

PETA LOKASI PENELITI

LEGENDA

Skala 1 : 10.000

Lati

tude [

S

]

Km 0,1

0 0,2 0,4 0,6

U

Vegetasi Genangan pasut Intertidal Subtidal Stasiun Hidrologi

Terumbu atol

P. P O M B O4

128° 22' 4,8" 128° 22' 22,8" 128° 22' 40,8" 128° 22' 58,8"

128° 22' 4,8" 128° 22' 22,8" 128° 22' 40,8" 128° 22' 58,8"

31

' 37

,2

"

3

° 3

1'

55,

2"

3° 32

' 13

,2"

31

' 1

9,2

"

31

'

37

,2

"

31

' 5

5,2

"

3° 3

2' 13,

2"

3

° 31

'

19

,2

"

2

1 3

5

Se la

t

Ha

ru ku

Insert

-3.8 -3.6 -3.4

P. SERAM

P. AMBON P. HarukuP. Saparua

Sel

. Haruku Sel . Saparua

LAUT BANDA

Sel a tSe r a m

Tel. Ambon

Tel. Baguala

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan hasil pengamatan terumbu karang yang dilakukan di perairan Pulau Kunyit sebelah timur dari kedalaman 4 – 7 meter untuk wisata diving, hampir pada semua

Pengamatan dilakukan dengan snorkling pada daerah rataan terumbu di sebelah utara pulau Barranglompo dengan target pengamatan karang bercabang, dan dari hasil

Karang keras (Scleractinia) ditemukan di Pulau Panjang, Jawa Tengah mulai dari dataran terumbu karang yang dangkal hingga kedalaman 7 m baik pada sisi bawah

Pengamatan yang dilakukan pada penelitian ini terdiri dari pengukuran kondisi tutupan sponge dan makroalga pada karang keras serta tutupan terumbu karang pada struktur

Tujuan dari pengamatan ini adalah untuk mengetahui pengaruh kegiatan wisata terhadap kondisi terumbu karang di Pulau Maratua, berdasarkan persentase penutupan karang hidup,

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi terumbu karang hidup di Perairan Pulau Beralas Pasir yang mengacu kepada bentuk

Berdasarkan hasil pengamatan terumbu karang yang dilakukan di perairan Pulau Kunyit sebelah timur dari kedalaman 4 – 7 meter untuk wisata diving, hampir pada semua

Hasil penilaian kondisi kesehatan terumbu karang dari sepuluh stasiun pengamatan yang dilakukan di TWP Pulau Pieh dan Laut di Sekitarnya, diperoleh nilai rerata tutupan karang