• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sinergi, Volume 1, 2020, Jurnal Sinergi.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Sinergi, Volume 1, 2020, Jurnal Sinergi."

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

https://sinergi.lppm.unila.ac.id

Pentingnya Pembukuan Laporan Keuangan pada

Usaha Mikro dan Menengah serta Pengembangan

Ekonomi Kreatif Potensi Sumber Daya Alam di

Pekon Sumber Alam Kecamatan Air Hitam

Teguh Setiawan*, Lathifa Indraningtyas, Esa Ghanim Fadhallah

Teknlogi Industri Pertanian, Universitas Lampung, Bandar Lampung, 35145, Lampung, Indonesia

Abstrak. Laporan keuangan berfungsi sebagai alat untuk menganalisis kinerja keuangan yang dapat memberikan informasi tentang posisi keuangan, kinerja dan arus kas, sehingga dapat dijadikan sebagai dasar membuat keputusan-keputusan ekonomi. Usaha mikro yang berada di Kecamatan Air Hitam Kabupaten Lampung Barat merupakan usaha yang tumbuh secara tradisional dan merupakan usaha keluarga yang turun temurun. Keterbatasan kualitas SDM usaha kecil baik dari segi pendidikan formal maupun pengetahuan dan keterampilannya sangat berpengaruh terhadap manajemen pengelolaan usahanya, sehingga usaha tersebut sulit untuk berkembang dengan optimal. Unit usaha relatif sulit untuk mengadopsi perkembangan teknologi baru untuk meningkatkan daya saing produk, sehingga dengan mengembangkan produk ekonomi kreatif menjadi solusi agar dapat meningkatkan potensi keuntungan yang dapat dihasilkan dari SDA disekitar. Manfaat yang diharapkan dari pengabdian ini yaitu dapat membantu usaha mikro dalam melaksanakan pembukuan dan membantu pengusaha menyusun laporan keuangan secara lengkap dan baik dengan format yang sederhana, yang dapat digunakan untuk memantau perkembangan progress keuangan dan membuat keputusan dalam mengembangkan usaha, serta untuk meningkatkan keterampilan masyarakat untuk pengembangan potensi produk ekonomi kreatif kopi menjadi Aromatheraphy dan Body Scrub, sehingga dapat meningkatkan pendapatan warga Pekon Sumber Alam Kecamatan Air Hitam Lampung Barat. Kegiatan ini dilaksanakan selama 5 bulan (Juni-November 2020) di Pekon Sumber Alam Air Hitam Lampugn Barat. Metode yang dilakukan adalah sosialisasi dan pelatihan workshop produksi aromatherapy dan bodyscrub yang diberikan kepada ibu-ibu kelompok tani Pekon Sumber Alam. Evaluasi dilakukan disetiap kegiatan. Luaran yang ingin dicapai antara lain peningkatan produksi dan jurnal ilmiah pengabdian.

Kata kunci: Pembukuan Keuangan, Ekonomi Kreatif, Kopi.

1. Pendahuluan

Banyaknya usaha kecil atau menengah yang telah berjalan namun tidak dapat dilihat perkembangannya, hal ini umumnya dikarenakan tidak adanya pembukuan manajemen keuangan dan laporan keuangan karena hal ini dianggap tidak penting oleh masyarakat, * Corresponding author: [email protected]

Received 16 November 2020; Received in revised form 27 November 2020; Accepted 7 December 2020 Available online 24 December 2020

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Lampung

(2)

30

sehingga kalaupun suatu usaha terus berjalan, namun pada kondisi yang terasa tidak menguntungkan dalam waktu yang berkepanjangan yang masih belum disadari masyarakat [1]. Hal ini yang harus dibuka wawasan kepada masyarakat tentang pentingnya pembukuan keuangan suatu usaha agar usaha dapat berkembang.

Semakin populernya produk olahan kopi pada masa sekarang membuat para produsen selalu berinovasi untuk meningkatkan minat pasar [2]. Jika pada umumnya hanya dimanfaatkan untuk olahan minuman saja, kali ini didorong untuk memanfaatkan kopi untuk keperluan yang lebih variatif dan mengikuti perkembangan zaman [3], yaitu pemanfaatan kopi sebagai aromatheraphy [4] dan body scrub [5].

Hal yang menjadi masalah pada masyarakat di Pekon Sumber Alam Kecamatan Air Hitam Kabupaten Lampung Barat yaitu :

1. Belum banyaknya masyarakat Pekon Sumber Alam yang memiliki kemampuan pembukuan.

2. Kurangnya produk kopi yang dihasilkan dari perkebunan kopi Pekon Sumber Alam. Kegiatan ini bertujuan untuk membuka wawasan terkait pentingnya pembukuan dalam suatu usaha di Pekon Sumber Alam agar terampil dan dapat menggetahui suatu perkembangan usaha yang akan atau sedang dijalankan. Tujuan khusus dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan ekonomi kreatif Pekon Sumber Alam dengan merekayasa sumber daya alam setempat, khususnya kopi menjadi produk inovasi aromatheraphy dan body scrub.

2. Metode Pelaksana

Metode Pelaksanaan kegiatan yang digunakan adalah :

1. Metode ceramah berupa penyampaian teori ringkas mengenai pembukuan keuangan sederhana usaha mikro dan pembuatan produk ekonomi kreatif kopi berupa aroma theraphy dan body scrub

2. Praktek pembuatan pembukuan keuangan sederhana usaha mikro dan produk ekonomi kreatif kopi

3. Metode tanya jawab untuk mengetahui sampai sejauh mana peserta mampu menerima atau terlibat dalam kegiatan pengabdian masyarakat

4. Evaluasi untuk memperoleh gambaran dalam rangka penafsiran dan analisis untuk memperoleh simpulan dari semua kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang sudah dilaksanakan.

3. Hasil dan Pembahasan

Kegiatan pelatihan sosialisasi dan penyuluhan pentingnya pembukuan laporan keuangan pada usaha kecil dan menengah serta pengembangan ekonomi kreatif potensi sumber daya alam di Pekon Sumber Alam Kecamatan Air Hitam Lampung Barat dilaksanakan pada bulan Juni 2020 di Balai Desai Pekon Sumber Alam. Kegiatan ini dimulai pada 22 Juni 2020, dihadiri oleh 30 orang peserta yang merupakan masyarakat Pekon Sumber Alam, Air Hitam, Lampung Barat.

Kegiatan diawali dengan pelatihan (ceramah dan diskusi/tanya jawab) yaitu penyampaian materi kepada sasaran dan selanjutnya dilakukan diskusi (tanya jawab) dengan peserta kegiatan.

Adapun materi yang disampaikan pada kegiatan ini adalah :

(3)

31

2. Pengembangan ekonomi kreatif potensi sumber daya alam di Pekon Sumber Alam Kecamatan Air Hitam Lampung Barat.

3.1. Evaluasi kegiatan

Evaluasi kegiatan dilakukan untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta sosialisasi mengenai semua materi yang telah disampaikan oleh narasumber. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan daftar pertanyaan yang diberikan kepada peserta pada waktu sebelum (pre-test), dan sesudah (post-test).

3.1.1. Hasil pre-test kemampuan peserta.

Hasil pre-test menunjukan bahwa tingkat pengetahuan peserta mengenai pembukuan keuangan dan pengembangan ekonomi kreatif sumber daya alam Pekon Sumber Alam mencapai 56% dari 30 peserta yang diuji. Grafik hasil pre-test responden dapat dilihat pada Gambar 1.

Gambar 1. Hasil Pre-Test Sebelum Sosialisasi.

3.1.2. Evaluasi pelaksanaan kegiatan

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini secara umum berlangsung lancar dan tertib. Peserta sangat antusias dan aktif dalam mengikuti penyuluhan dengan tema ”Pentingnya pembukuan laporan keuangan pada usaha kecil dan menengah serta pengembangan ekonomi kreatif potensi sumber daya alam di Pekon Sumber Alam Kecamatan Air Hitam Lampung Barat”. Antusiasme tersebut dibuktikan dengan banyaknya peserta yang hadir dan banyaknya pertanyaan yang diajukan oleh para peserta penyuluhan pada setiap sesi. Pertanyaan yang diajukan pada setiap sesi rata-rata terdiri dari 5 (lima) pertanyaan dan dapat diapresiasi dengan baik oleh semua narasumber. Pertanyaan tersebut diantaranya mengenai bagaimana melakukan pembukuan keuangan yang tepat dan efektif, serta bagaimana mendapatkan ide untuk menjadikan sumber daya alam Pekon Sumber Alam khususnya kopi menjadi produk ekonomi kreatif yang dapat berkembang dan bersaing dipasaran. Hal ini membuktikan bahwa para peserta telah memahami materi yang disampaikan.

3.1.3. Hasil post-test kemampuan peserta

Hasil evaluasi tingkat pengetahuan dan pemahaman peserta pelatihan menunjukkan

56% Paham 44% Belum

Paham

(4)

32

peningkatan sebesar 24%. Rata-rata evaluasi awal tingkat pengetahuan dan pemahaman peserta hanya mencapai 56%, namun pada tahap evaluasi meningkat menjadi 80%. Grafik hasil post test peserta penyuluhan dapat dilihat pada Gambar 2.

Gambar 2. Hasil Post-Test Sesudah Sosialisasi.

4. Kesimpulan dan Saran

4.1. Kesimpulan

Kegiatan penyuluhan dengan tema ” Pentingnya pembukuan laporan keuangan pada usaha kecil dan menengah serta pengembangan ekonomi kreatif potensi sumber daya alam di Pekon Sumber Alam Kecamatan Air Hitam Lampung Barat ” ini sangat baik dan tepat sasaran. Kegiatan ini dapat meningkatan pengetahuan petani, dari 56% menjadi 80%. Pencapaian ini termasuk dalam kategori baik. Meningkatnya pemahaman peserta kegiatan penyuluhan ini terlihat dari pengetahuan dan pemahaman mereka mengenai: a. Pembukuan keuangan b. Pengembangan Ekonomi Kreatif Sumber Daya Alam Pekon Sumber Alam (Kopi) salah satunya menjadi Aroma Terapi dan Body Scrub.

Masyarakat mulai terbuka dalam sistem manajerial bisnis yang mereka jalankan, baik dari segi manajemen keuangannya sampai ke manajemen pemasarannya. Terutama bagi masyarakat Pekon Sumber Alam yang sudah memiliki usaha maupun yang akan merintis usaha menyadari pentingnya menyusun pembukuan dan pelaporan keuangan bagi jalannya usaha mereka. Sosialisasi tentang pembukuan dan pelaporan keuangan sedikitnya mampu mempersiapkan masyarakat untuk melanjutkan usahanya ke tingkat yang lebih tinggi dan kompleks. Pengelolaan dana usaha yang dilakukan secara tradisional tidak efektif untuk memberikan informasi untuk mengambil keputusan. Selanjutnya, sosialisasi metode pemasaran sedikitnya membuat masyarakat sadar untuk memanfaatkan peluang dan potensi yang ada dari Pekon Sumber Alam. Masyarakat sadar dan turut berusaha meningkatkan nilai jual suatu produk dengan menuangkan inovasi dan kreativitas ke dalam suatu olahan kreatif. Adanya potensi produk olahan yang berasal dari alam menjadi peluang untuk memberdayakan petani kopi, masyarakat, dan pemuda Pekon Sumber Alam menuju pekon yang mandiri. Salah satu penggerak ekonomi pekon adalah adanya kegiatan wirausaha yang dijalankan oleh masyarakat pekon itu sendiri.

80% Paham 20% Belum

Paham

(5)

33 4.2. Saran

Berikut merupakan usulan berdasarkan hasil diskusi antara narasumber, panitia, dan peserta: a. Diharapkan kepada peserta, tokoh masyarakat dan pengurus koperasi yang terlibat dalam kegiatan ini dapat menularkan ilmu dan pengetahuan yang diperoleh pada kegiatan penyuluhan ini agar informasi yang bermanfaat tersebut dapat diaplikasikan dalam pembukuan keuangan usaha b. Kegiatan penyuluhan ini akan lebih efektif jika diikuti dengan kegiatan pendampingan secara berkelanjutan dari berbagai pihak terkait (stakeholder), seperti Pemerintah Daerah, Dinas Koperasi & UKM, Perbankan, Perusahaan, LSM dan lain-lain.

Daftar Pustaka

[1] Putri, D. H., Andari., Adenahdiatul. 2017. Model Pembukuan Sederhana Bagi Usaha Mikro di Kecamatan Kramatwatu Kabupaten Serang. Jurnal Akuntansi 4 (2): 36-47.

[2] Desyntia, D. 2012. Sehat Dengan Secangkir Kopi. Surabaya: Stomata.

[3] Tranggono, Retno Iswari dan Latifah, F. 2007. Buku Pegangan Ilmu Pengetahuan Kosmetik. Gramedia

Pustaka Utama, Jakarta.

[4] Nina, F. M., Poespowati., Astuti, S., Muyassaroh., Kartika, R., Elvianto., Hudha, I., Kusuma, E. R. 2017. Pembuatan Lilin Aroma Terapi Berbasis Bahan Alami. Jurnal Industri Inovatif 7 (1): 29-34.

[5] Fauzi, Aceng Ridwan dan Nurmalina, Rina. 2012. Merawat Kulitdan Wajah. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

Gambar

Gambar 1. Hasil Pre-Test Sebelum Sosialisasi.
Gambar 2. Hasil Post-Test Sesudah Sosialisasi.

Referensi

Dokumen terkait

Membantu pemerintah daerah dalam melaksanakan pengelolaan keuangan daerah (Penganggaran, Pelaksanaan, Penatausahaan, Pertanggungjawaban). Menyusun Laporan Keuangan Lebih

Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, dimana pendekatan ini menekankan pada keluasan informasi, (bukan kedalaman) sehingga

Indri Yuliafitri, SE.M.Si., SAS Ivan Yudianto, S.E.,M.Si.,Ak Fury Khristianty Fitriyah, SE.,M.Ak.,Ak Evita Puspitasari, S.E.,M.Si.,Ak Adisti Gilang Cempaka,SE., M.ProfAcc..

Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh deskripsi tentang: (1) mendeskripsikan bentuk konflik sosial yang dialami tokoh Sari dalam novel Perempuan Bersampur

Hukum pidana merupakan bagian dari hukum publik. Hukum yang mengatur tingkah laku manusia agar dapat tertib dalam berhubungan dengan sesamanya. UU 18 tahun 2013

Terdapat beberapa aspek yang ada pada rancangan proyek ini, yaitu mengenai bentuk bangunan, tata letak dan bentuk ruangan, sirkulasi dalam ruangan, rancangan fasad dan

Menyisihkan waktu untuk mempelajari tulisan yang sama yang ditulis oleh orang lain atau lembaga lain dapat menghemat waktu dan tenaga yang cukup besar dalam mengerjakan suatu

Dalam menjalankan tugas sebagai asisten editor video, penulis mendapatkan dua jenis materi video dan perbedaan keduanya terletak pada proses editing dengan