OLEH :
Yohana Natalia [31.07.100.020]
DOSEN PEMBIMBING :
PENDAHULUAN
Latar Belakang
:
1. Antara Owner dan Kontraktor yang
mempunyai kepentingan dan tujuan yang berbeda, yang pada akhirnya
dapat menimbulkan konflik atau perselisihan pada saat perencanaan dan pelaksanaan proyek.
2. kompleksitas proses konstruksi, dokumen-dokumen, dan kondisi kontrak menyebabkan kemungkinan
terjadinya perselisihan semakin tinggi karena interpretasi/penafsiran yang keliru dari isi kontrak,
sehingga terjadinya klaim tidak dapat dihindarkan dalam proyek konstruksi.
3. pada proyek Pembangunan The Petra Square Apartements and Shopping Arcade yang berlokasi di Siwalan
Kerto Surabaya, sebelum proses konstruksi dimulai, kontraktor dan pemilik bangunan membuat
kesepakatan berupa surat perjanjian atau kontrak. Setelah proyek konstruksi berlangsung, PT PP
(Persero) selaku kontraktor pelaksana mengalami banyak persoalan terutama masalah waktu
penyelesaian pekerjaan.
4. Diperlukan suatu analisa yang
dapat menggali seberapa besar perbedaan pedoman klaim menurut
kontrak lokal jika dibandingkan dengan FIDIC IV 1987, serta dapat ketidaksesuaian proses klaim yang
diambil oleh PT PP (Persero) selaku kontraktor pelaksana.
Rumusan Masalah :
1. Pasal-pasal apa saja yang menjadi dasar pengajuan klaim bagi PT. PP baik dari segi
kontrak lokal dan kontrak FIDIC IV 1987 ?
2. Pekerjaan apa saja yang mempengaruhi terjadinya klaim pada Proyek Pembangunan
The Petra Square Apartements and Shopping Arcade?
3. Bagaimana pelaksanaan klaim menurut Kontrak Lokal dan Kontrak FIDIC IV 1987 ?
PENDAHULUAN
Tujuan
:
1. Mengetahui pasal-pasal yang menjadi dasar pengajuan klaim bagi PT. PP baik dari segi
kontrak lokal dan kontrak FIDIC IV 1987.
2. Mengetahui pekerjaan-pekerjaan yang mempengaruhi terjadinya klaim oleh PT. PP pada
Proyek Pembangunan The Petra Square Apartements and Shopping Arcade.
3. Mengetahui pelaksanaan klaim menurut Kontrak Lokal dan kontak FIDIC IV 1987 pada
Proyek Pembangunan The Petra Square Apartements and Shopping Arcade.
Batasan Masalah :
Di dalam analisa nilai klaim yang ada nantinya akan cukup luas dan kompleks. Agar pembahasan dalam penulisan
nanti bisa lebih terarah dan sistematis, maka pembahasan penulisan dibatasi sebagai berikut :
1. Objek yang dilakukan penelitian adalah proyek proyek Pembangunan The Petra Square Apartements and
Shopping Arcade yang berlokasi di jl. Siwalan Kerto, Surabaya.
2. Penelitian menggunakan kontrak lokal yang digunakan pada proyek proyek Pembangunan The Petra Square
Apartements and Shopping Arcade.
3. Hanya mendeskripsikan pengertian dan pasal-pasal yang penting dari kontrak lokal dan kontrak FIDIC IV
1987.
4. Hanya meninjau kejadian klaim dari pekerjaan struktur dan arsitektur.
5. Meninjau kerugian waktu dan biaya yang diderita oleh kontraktor dalam kurun waktu tertentu saja yaitu
sampai diterbitkannya Amandemen III.
PENDAHULUAN
Manfaat Penelitian
:
1. Dapat memahami mengenai pasal-pasal dalam dokumen kontrak maupun FIDIC IV 1987 yang membahas
mengenai klaim.
2. Dapat menghitung besaran nilai klaim yang terjadi pada sutatu proyek.
3. Dapat mengurangi kerugian yang nantinya akan dialami oleh perusahaan.
DEFINISI &
TERMINOLOGI
DASAR TEORI
Proyek
menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah suatu kegiatan sementara yang
berlangsung dalam jangka waktu terbatas, dengan alokasi sumber daya tertentu dan
dimaksudkan untuk melaksanakan tugas yang sasarannya telah ditetapkan dengan jelas.
Kontrak
kontrak berasal dari bahasa Inggris, yaitu contracts. Sedangkan dalam bahasa Belanda, disebut
dengan overeenkoinst (perjanjian). Pengertian kontrak atau perjanjian diatur Pasal 1313 KUH
Perdata. Pasal 1313 KUH Perdata berbunyi: "Perjanjian adalah suatu perbuatan dengan mana
satu pihak atau lebih mengikatkan dirinya terhadap satu orang atau lebih.". Sehingga dapat
disimpulkan bahwa kontrak adalah sebuah kesepakatan yang mengikat antara dua atau lebih
pihak yang berkompeten dalam hal tertentu dan berdasarkan hukum tertentu pula.
Klaim
Pengertian klaim menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah tuntutan atas sesuatu
yang dianggap menjadi hak; tuntutan atas sesuatu yang dianggap menyalahi perjanjian atau
kontrak; tuntutan pengakuan bahwa seseorang berhak memiliki atas sesuatu. Secara
FAKTOR PENYEBAB
KLAIM
DASAR TEORI
1. Keterlambatan yan diakibatkan oleh owner (Fisk, 1999)
2. Perubahan jadwal oleh owner(Chandra, 2005)
3. Perubahan-perubahan konstruktif yang merugikan kontraktor (Chandra, 2005)
4. Perbedaan kondisi lapangan (Yasin, 2004)
5. Kondisi cuaca yang tidak biasanya (Yasin, 2004)
6. Gagal membuat kesepatan harga charge order (Fisk, 1999)
7. Konflik dalam rancangan dan spesifikasi (Fisk, 1999)
8. Penyebab-penyebab lainnya yang dapat merugikan kontraktor (Fisk, 1999)
BENTUK KLAIM
A. Biaya
Klaim biaya secara pokok dibedakan atas biaya langsung dan biaya tidak langsung. (Hollands,
2002) Biaya langsung terdiri atas biaya personil, eskalasi biaya, dan biaya keterlambatan.
Sedangkan biaya tak langsun terdiri atas field overhead (biaya tanbahan di lapangan), dan
home office ocerhead (biaya tambahan keperluad administratif)
B. Waktu
Secara umum tambahan waktu berhubungan dengan keterlambtan yang terjadi, dalam hal ini
keterlambatan yang disebabkan oleh owner. Untuk menganalisa tambahan waktu yang diminta
oleh kontraktor, maka dapat dilihat dari jadwal proyek. Jadwal proyek itu dapat berupa bar
charts. Namun, bar charts tidak efektif dalam menganalisa keterlambatan konstruksi. Hal ini
KONTRAK LOKAL
DASAR TEORI
Kontrak kerja konstruksi adalah suatu perbuatan hukum antara pihak pengguna jasa dengan
pihak penyedia jasa konstruksi dalam melaksanakan pekerjaan jasa konstruksi dimana dalam
hubungan hukum tersebut diatur mengenai hak dan kewajiban para pihak (Undang Undang Jasa
Konstruksi No 18, 1999).
Prosedur Klaim Menurut Kontrak Lokal
Prosedur klaim menurut kontrak lokal ada beberapa hal yang harus diperhatikan yaitu (Dokumen
Kontrak The Petra Square Apartements and Shopping Arcade, 2010):
1. Sekali sebulan Kontraktor harus mengirimkan suatu perhitungan kepada Pengawas Pekerjaan,
yang memuat keterangan yang lengkap dan rinci mengenai klaim biaya tambahan dan
pekerjaan tambahan yang diperintahkan oleh Direksi Proyek yang telah dilaksanakan selama
sebelumnya
FIDIC IV 1987
DASAR TEORI
FIDIC atau Federation International Des Ingenieurs Councels adalah slah satu jenis standart
kontrak Internasional yang salah satunya dikhusukan untuk pekerjaan sipil. Form standart FIDIC
adalah dokumen syarat-syarat perjanjian untuk Pekerjaan Engineering Sipil yang dibuat dan
diterbitkan oleh FIDIC yaitu Federasi Internasional dari Engineer Konsultan Mancanegara yang
berkantor pusat di Lausanne, Swiss. Dokumen tersebut dinamakan Condition of Contract for
Works of Civil Engineering Construction. FIDIC digunakan lebih dari 50 negar-negara di dunia
termasuk Indonesia.
Prosedur Klaim Menurut FIDIC IV 1987
1. Setelah mendapatkan kejadian yang menyebabkan klaim bias muncul, Kontraktor dalam
waktu 28 hari sejak kejadian, memberitahu secara tertulis tentang rencana pengajuan klaim
kepada Pengawas Pekerjaan dengan salinan kepada Pemilik Pekerjaan.
2. Selanjutnya, Kontraktor melakukan pencatatan demi pencatatan sebagai pendukung data-data
faktuil yang dapat menunjang kebenaran apa yang diklaim untuk diperiksa oleh Pengawas
Pekerjaan.
3. Dalam waktu 28 hari setelah pemberitahuan secara tertulis tentang rencana pengajuan klaim,
Kontraktor harus mengirimkan perhitungan uraian khusus mengenai jumlah uang ditagih dan
dasar-dasar yang melandasi tagiha itu.
Penelitian Terdahulu
DASAR TEORI
Wiyanto (2001), dengan judul “Tinjauan Administrasi Klaim Berdasarkan Standart Kontrak Lokal dan FIDIC IV 1987 pada Proyek Pemasangan Pipa Distribusi Primer (SUDP Loan IBRD No. 3762-IND) Paket 6.2E-1 PT. Hutama Karya”. Penelitian ini membahas mengenai pengajuan nilai klaim dari kontraktor pelaksana yaitu PT. Hutama Karya ke pihak owner. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu dengan metode deskriptif, yaitu dengan cara membandingkan kontrak lokal yang digunakan dengan FIDIC IV 1987. Setelah itu pasal-pasal yang ada dideskripsikan untuk dicari kelebihan dan kelemahan tiap pasal dan kemudian pasal-pasal yang lemah ditelaah untuk diantisipasi. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat tambahan nilai klaim uang yang seharusnya bisa didapatkan oleh PT. Hutama Karya, yaitu sebesar Rp. 225,710,722.00, sedangkan nilai klaim waktu telah didapatkan sesuai dengan haknya.
Chandra (2005), dengan judul “Studi Pengajuan Klaim Konstruksi dari Kontraktor ke Pemilik Bangunan”. Penelitian ini membahas mengenai klaim dari kontraktor ke owner. Penilitian ini menggunakan metode kuisioner, yaitu hasil penelitian merupakan pendapat dari responden yang berasal dari beberapa pihak dari kontraktor dan pemilik bangunan mengenai apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya klaim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab utama klaim adalah perubahan desain dan pekerjaan tambah yang dilakukan pemilik bangunan, sedangkan klaim kontraktor sering berupa penambahan biaya, proses pengajuan klaim dengan menyertakan penjelasan terhadap penyebab klaim, dan metode penyelesaian klaim yang sering digunakan oleh para pihak adalah
engineering judgment
Penelitian dalam Tugas Akhi kali ini memiliki beberapa kesamaan dengan penelitian yang dilakukan oleh Chandra (2005) dan Wiyanto (2001), yaitu menggunakan konsep dasar pengajuan klaim dengan menggunakan FIDIC IV 1987. Akan tetapi, metode yang digunakan kali ini bukan melalui kuisioner melainkan dengan menganalisa perbedaan antara pengajuan klaim dengan FIDIC IV 1987 dengan kontrak lokal yang digunakan pada proyek Pembangunan The Petra Square Apartements and Shopping Arcade di Surabaya. Perbedaan pada penelitian kali ini yaitu, dengan faktor-faktor yang sudah ada, peneliti ingin mengetahui kesesuaian proses penerapan klaim berdasarkan Standart Kontrak Lokal dan Kontrak FIDIC IV 1987 pada suatu proyek apabila klaim tersebut dilakukan oleh kontraktor.
Konsep Penelitian
METODOLOGI PENELITIAN
Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dari sebuah studi kasus untuk menggali informasi mengenai
klaim kontrak dalam hal biaya dan waktu, dan mengajukan analisa klaim tersebut dalam perbandingan
klausal-klausal FIDIC IV 1987.
Objek Penelitian
Penelitian dilakukan pada kontrak antara pengguna jasa dan penyedia jasa pada Proyek
Pembangunan The Petra Square Apartements and Shopping Arcade yaitu PT. Petra Town Square
(owner) dan PT. Pembangunan Perumahan (kontraktor).
VARIABEL PENELITIAN
METODOLOGI
PENELITIAN
Variabel
(Faktor Penyebab Klaim)
Kejadian Klaim di Lapangan Pasal Kontrak Lokal FIDIC IV 1987 1. Keterlambatan yang disebabkan oleh owner
a .
Terlambat menyetujui shop drawing dan samples 14.5 17.1 2. Konflik dalam rancangan dan
spesifikasi yang merugikan kontraktor
a .
Perubahan spesifikasi pada beberapa item pekerjaan 3.4 50.1
3. Penyebab-penyebab lainnya yang dapat merugikan kontraktor
a .
Owner tidak membayar kontraktor pada saat waktu pembayaran tiba 10.5 10.7 10.8 60.10 b .
Owner menolak untuk menerima pekerjaan yang sudah
diselesaikan
16.1 50.1 4. Perubahan Jadwal yang
diperintahkan oleh owner
a .
Pekerjaan tambah kurang yang diperintahkan oleh owner 4.3 18.5
44.1 5. Perubahan-perubahan
konstruktif yang merugikan kontraktor
a .
Perubahan item pekerjaan yang dilakukan oleh owner 18.3 17.1 b
.
perubahan-perubahan desain 14.5 38.2
6. Perbedaan kondisi lapangan yang merugikan kontraktor
-tidak ada kejadian klaim- 4.3 20.4 7. Kondisi cuaca yang tidak
biasanya yang merugikan kontraktor
-tidak ada kejadian klaim- 21.2 65.3
8. Gagal membuat kesepatan harga charge order
a .
Pihak kontraktor mengklaim biaya-biaya yang tidak termasuk dalam dokumen change order yang dikeluarkan, dengan alasan biaya-biaya tersebut belum bisa diperkirakan saat dokumen
change order dibuat
DATA
METODOLOGI
PENELITIAN
Jenis Data
•Data Primer
Wawancara dengan beberapa pihak yang terkait di PT. PP dan PT. Petra Town Square untuk verifikasi data sekunder dan hasil analisa.
•Data Sekunder.
Dokumen kontrak, dokumen klaim, dan lain-lain yang berhubungan dengan kontrak pekerjaan pelaksana proyek.
Proses Pengumpulan Data
Proses pengumpulan data pada penelitian kali ini yaitu dilakukan dengan mengumpulkan data tentang proses pengajuan klaim dari berbagai literatur sebagai dasar analisa dalam penelitian ini. Kemudian mencari pasal-pasal dalam kontrak lokal dan pasal-pasalk dalam FIDIC IV 1987 sebagai acuan pasal yang nantinya akan dibandingkan. Kemudian diperlukan pula data-data dalam pelaksanaan Proyek Pembangunan The Petra Square Apartements and Shopping Arcade di lapangan untuk menjadi buktu-bukti penerapan pasal-pasal tersebut.
Proses Pengolahan Data
Pada proses pengolaan data, analisa yang digunakan adalah analisa deskriptif. Analisa deskriptif yang dilakukan memberikan gambaran secara sistematis dari factor-faktor yang terkait dalam proses pengajuan klaimdari kontraktor ke owner. Analisa ini dilakukan dengan mendeskripsikan pasal-pasal dalam kontrak lokal maupu dalam FIDIC IV 1987 pasal yang ada nantinya akan dicari kelebihan dan kelemahannya dalam pelaksanaannya di lapangan. Pasal-pasal yang lemah nantinya akan dicari antisipasinya sesuai dengan studi kasus terhadap PT PP dalam proses pengajuan kontrak hingga pengajuan klaim. pada proyek Pembangunan The Petra Square Apartements and Shopping Arcade di Surabaya. Setelah dilakukan analisa dari pasal-pasal mengenai terjadinya klaim di lapangan, maka didapatkan suatu kesimpulan.
Bagan Alir Penelitian
Kesimpulan dan Saran
Analisa dan Pembahasan :
1 Penerapan Klaim dari kontrak lokal dan FIDIC 2 Perbandingan Klaim dari kontrak lokal dan FIDIC
Pengumpulan Data :
1 Pasal-pasal klaim dari kontrak lokal dan FIDIC IV 1987 2 Kejadian klaim di lapangan
Studi Literatur : 1. FIDIC 1987 2. Kontrak lokal
RancanganTabulasiData
Pengumpulan Data
1 Pasal-pasal apa saja yang menjadi dasar pengajuan klaim
bagi PT. PP baik dari segi kontrak lokal dan kontrak FIDIC IV 1987 ?
2 Pekerjaan apa saja yang mempengaruhi terjadinya klaim
pada Proyek Pembangunan The Petra Square Apartements and Shopping Arcade?
3 Bagaimana pelaksanaan klaim menurut Kontrak Lokal
dan Kontrak FIDIC IV 1987 ?
Rumusan Masalah
1. Perlunya mengetahui pasal-pasal apa saja yang menjadi dasar pengajuan klaim bagi PT. PP baik dari segi kontrak lokal dan kontrak FIDIC IV 1987.
2. Mengetahui pekerjaan apa saja yang mempengaruhi terjadinya klaim pada Proyek Pembangunan The Petra Square Apartements and Shopping Arcade.
3. Mengetahui pelaksanaan klaim menurut Kontrak Lokal dan Kontrak FIDIC IV 1987.
Latar Belakang
ANALISA KONTRAK DAN NILAI KLAIM PADA PROYEK PEMBANGUNAN
THE PETRA SQUARE APARTMENTS AND SHOPPING ARCADE PROJECT
Kondisi Lapangan
Analisa Klaim berdasar Kontrak
Lokal
Analisa Klaim berdasar Kontrak
FIDIC IV 1987
Perbandingan Klaim Berdasarkan Kontrak Lokal dan Kontrak
FIDIC IV 1987
PROFIL PROYEK
Pada penelitian ini, proyek yang ditinjau adalah Proyek Pembangunan The
Petra Square Apartements and Shopping Arcade yang berlokasi di jl.
Siwalankerto 146-148, Surabaya. Adapun data teknis pada proyek tersebut adalah sebagai berikut :
a.Nama Proyek :The Petra Square Apartements and Shopping
Arcade
b.Lokasi : Jalan Siwalankerto no. 146-148, Surabaya c.Owner :PT. Petra Town Square
d.Kontraktor Proyek :PT. Pembangunan Perumahan (PT. PP) e.Scope Pekerjaan : Struktur, Arsitektur, MEP
f.Waktu Pelaksanaan : 240 hari kerja (Master Kontrak) g.Omzet Kontrak : Rp 51,53 Miliar
h.Jumlah Lantai : Terdiri atas 16 lantai dan atap 1 lantai i.Jumlah Unit apartment : 300 Unit Hunian
j.Luas :± 2.000 m2
Kondisi Lapangan
Kendala-kendala Pelaksanaan Proyek
Dasar tinjauan kendala-kendala pelaksanaan proyek adalah rekaman dari :
(i)Risalah Rapat Proyek
(ii)Surat-surat yang dikirim oleh Kontraktor ke Owner
(iii)Surat-surat yang dikirim oleh Owner ke Kontraktor
(iv)Surat-surat tembusan dari pihak luar yang dikirim oleh Owner
Dalam rekaman kegiatan proyek sesuai dengan dokumen di atas, penulis ingin mengambil analisa kemungkinan
klaim dari pihak kontraktor
Rekaman kendala-kendala pelaksanaan proyek pada Proyek Pembangunan The Petra Square Apartements and
Shopping Arcade yang memungkinkan untuk dilakukan klaim dengan merujuk pasal-pasal baik dalam Standart
Kontrak FIDIC 1987 dan Standart Kontrak Lokal adalah sebagai berikut :
•Penyedian material
•Perubahan Desain
•Pekerjaan Tambah Kurang
Kendala-kendala ini akan dibahas lebih lanjut dalam tinjauan yang lebih khusus berdasarkan masing-masing standart
kontrak di atas.
1
2
3
4
5
Perubahan
Dikerjakan
Klaim
Dibayar
Tidak Ada Klaim
Tidak
>dll
>Dokumen
Perubahan
Tidak Dikerjakan
Proses Analisa Klaim
Lankah-Langkah
ANALISA KONTRAK DAN NILAI KLAIM PADA PROYEK PEMBANGUNAN
THE PETRA SQUARE APARTMENTS AND SHOPPING ARCADE PROJECT
Perbandingan Klaim Berdasarkan Kontrak Lokal dan Kontrak FIDIC IV 1987
Tabel Perbandingan Terjadinya Klaim
Menurut Kontrak Lokal dan FIDIC IV
1987
Pasal Klaim/Tidak Pasal Klaim/Tidak
A.
1. Terlambatnya penyediaan besi
mengakibatkan terhambatnya pekerjaan Tidak Ada Klaim 11.8 Klaim 44.1 Klaim 2. Terhambatnya beberapa pekerjaan akibat
tiang listrik yang seharusnya menjadi taggung jawab owner terlambat dipindahkan
Tidak Ada Klaim 2 Klaim 20.3 Klaim
B.
1. Tambahan Biaya dan waktu akibat tambahan pekerjaan galian basement 1 s/d roof akibat perluasan lahan
Klaim 18 Klaim 44.1 Klaim 2. Pengajuan pekerjaaan tambah akibat
kondisi sheet pile yang tidak sesuai spesifikasi
Tidak Ada Klaim 18 20.3 Klaim 3. Adanya Tambahan pekerjaan floor
hardener dan penambahan tinggi kolom dan dinding
Klaim 18 Klaim 44.1 Klaim 4. Terlambatnya pembayaran ke-6, pada
bulan Septeber Tidak Ada Klaim 10 Klaim 60.1 Klaim C.
1. PT. PP sudah mengorder besi dari owner, namun sisa besi yang di suply telambat sehiungga menghambat pekerjaan peninggian kolom dan dinding
Tidak Ada Klaim 11.8 Klaim 44.1 Klaim
2. Tambahan waktu pengecoran lantai 6 Tidak Ada Klaim 21.4 44.1 Klaim 3. Tambahan Biaya dan waktu akibat
tambahan pekerjaan GWT dan tangga F Klaim 18 Klaim 44.1 Klaim
Klaim Kontrak Lokal Kontrak FIDIC
Master Kontrak Amandemen I Amandemen II Pelaksanaan di Lapangan No
Perbandingan Klaim Berdasarkan Kontrak Lokal dan Kontrak FIDIC IV 1987
Kontraktor-Owner Owner-Kontraktor
30 hari 14 hari
Pasal 18.6 Pasal 24.5
Kontraktor-Owner Owner-Kontraktor 28 hari 28 hari X hari 28 hari Pasal 53.1 Pasal 53.3 - Pasal 60.10
X hari
-Proses Klaim Menurut Kontrak Lokal
Proses Klaim Menurut Kontrak FIDIC IV 1987
Proses Pemberitauan Proses Rincian oleh Kontraktor
Proses Pemeriksaan dan Persetujuan Oleh Owner
Proses Pembayaran Klaim (Biaya &Waktu) Proses Pemberitauan Proses Pembayaran Klaim
(Biaya &Waktu) Proses Rincian
Tabel Perbandingan
Prosedur Klaim
Menurut Kontrak
Lokal dan FIDIC IV
1987
1.Kontrak Lokal :
•Pasal 4.3. tentang Jangka Waktu Pelaksanaan Proyek •Pasal 10 (1-8) tentang Cara Pembayaran
•Pasal 11.8 tentang Supply Beton
•Pasal 18 (1-8) tentang Pekerjaan Tambah Kurang •Pasal 21 (2-4) tentang Keadaan Memaksa
•Pasal 22.4. tentag Risiko Kemacetan
2, Kontrak FIDIC IV 1987 :
•Pasal 6.4. tentang Keterlambatan dan Biaya Keterlambatan
Gambar-Gambar
•Pasal 12.2. tentang Halangan Fisik atau Kondisi Yang Tidak
Terduga
•Pasal 17.1. tentang Penataan Pekerjaan
•Pasal 20.3. tentang Kerugian atau Kerusakan yang Disebabkan
resiko-resiko Pemberi Pekerjaan
•Pasal 20.4. tentang Resiko-Resiko Pemberi Pekerjaan (Pasal
Diubah)
•Pasal 27.1. tentang Fosil-fosil
•Pasal 36.5. tentang Keputusan Pengawasan Ahli Untuk Pengujian
Yan g Tidak Ditentukan
•Pasal 38.2. tentang Perubahan desain
•Pasal 40.2. tentang Keputusan Pengawas Ahli menyusul penundaan
•Pasal 42.2. tentang Penangguhan penambahan waktu
•Pasal 44.3. tentang Keputusan sementara perpanjangan waktu •Pasal 44.1. tentang Perpanjangan Waktu Untuk Penyelesaian •Pasal 44.3. tentang Keputusan Sementara Perpanjangan Waktu •Pasal 49.3. tentang Biaya Perbaikan Kerusakan-Kerusakan •Pasal 50.1. tentang Kontraktor harus Menelusuri
•Pasal 58.2. tentang Penggunaan Dana Cadangan •Pasal 60.4. tentang Pembetulan Sertifikat
•Pasal 60.10. tentang Waktu Pembayaran (Pasal Diubah)
•Pasal 65.3. tentang Kerusakan Pada Pekerjaan Karena Resiko
Khusus
•Pasal 65.5. tentang Peningkatan Biaya Disebabkan oleh Resiko
Khusus
•Pasal 65.8. tentang Pembayaran bila Kontrak Dihentikan
•Pasal 69.3. tentang Pembayaran pada Pemutusan Hubungan Kerja
1. Pasal-pasal yang menjadi dasar pengajuan klaim adalah sebagai berikut :
2. Terdapat 9 (tujuh) pekerjaan yang mempengaruhi terjadinya klaim, yaitu tambahan biaya dan waktu akibat tambahan pekerjaan galian basement 1s/d roof akibat perluasan lahan, adanya tambahan pekerjaan floor hardener dan penambahan tinggi kolom dan dinding, Terlambatnya proses pemindahan tiang listrik oleh owner, Tambahan biaya dan waktu akibat pekerjaan GWT, tangga F, terlambatnya penyediaan besi oleh kontraktor yang menghamba pekerjaan,Keterlambatan pembayaran ke-6 oleh owner, pekerjaan tambah akibat kondisi sheet pile yang tidak sesuai spesifikasi, supply besi untuk pekerjaan peninggian kolom yang terlambat, tambahan waktu pengecoran lantai 6 akibat faktor eksternal.
3. Pada pelaksanaan klaim, yang diajukan kepada owner, Kontraktor hanya berhak mendapatkan 3 (tiga) klaim saja. Sedangkan 6 (empat) yang lain tidak disetujui untuk diajukan sebagai klaim. Tiga klaim yang dilaksanakan di lapangan, yaitu klaim tambahan biaya dan waktu akibat tambahan pekerjaan galian basement 1s/d roof akibat perluasan lahan, adanya tambahan pekerjaan floor hardener dan penambahan tinggi kolom dan dinding, dan Tambahan biaya dan waktu akibat pekerjaan GWT dan tangga F. Klaim tersebut sudah sesuai dengan Standart Kontrak Lokal maupun Standart Kontrak FIDIC IV 1987. Sedangkan enam klaim yang tidak disetujui oleh owner, yaitu klaim atas terlambatnya penyediaan besi oleh kontraktor yang menghamba pekerjaan, terlambatnya pemindahan tiang listrik oleh owner, pekerjaan tambah akibat kondisi sheet pile yang tidak sesuai spesifikasi, supply besi untuk pekerjaan peninggian kolom yang terlambat, keterlambatan pembayaran oleh owner, tambahan waktu pengecoran lantai 6 akibat factor eksternal. Klaim tersebut tidak disepakati oleh owner, karena dinilai tidak diperlukannya tambahan biaya dan waktu. Akan tetapi menurut Standart Kontrak Lokal dan Standart Kontrak FIDIC IV 1987, ke empat hal tersebut merupakan klaim yang seharusnya disepakati.