• Tidak ada hasil yang ditemukan

PEDOMAN PENELITIAN INTERNAL UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA. disusun oleh : Tim LPPM

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PEDOMAN PENELITIAN INTERNAL UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA. disusun oleh : Tim LPPM"

Copied!
51
0
0

Teks penuh

(1)

PEDOMAN PENELITIAN INTERNAL

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA

disusun oleh :

Tim LPPM

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Tahun 2016

(2)

i

DAFTAR ISI

BAB I PENDAHULUAN ... 1 A. Dasar Pemikiran ... 1 B. Tujuan ... 2 C. Sasaran ... 3

BAB II KEBIJAKAN DASAR PENELITIAN ... 4

A. Pengertian Penelitan ... 4

B. Landasan Penelitian ... 5

C. Keterkaitan Penelitian, Catur Dharma PTM, dan Visi-Misi UMJ... 9

D. Kaidah Penelitian ... 11

BAB II ARAH, FOKUS, DAN TUJUAN PENELITIAN ... 14

A. Arah Penelitian ... 14

B. Fokus Penelitian ... 14

C. Tujuan Penelitian Unggulan ... 16

BAB III JENIS DAN SKEMA PENELITIAN ... 17

A. Jenis Penelitian ... 17

B. Skema Penelitian ... 18

BAB III DANA PENELITIAN ... 20

A. Sumber Dana Penelitian ... 20

B. Besar Dana Penelitian ... 20

C. Pencairan Dana Penelitian ... 20

BAB IV PERSYARATAN PENELITIAN ... 21

A. Uraian Umum ... 21

B. Ketentuan Pengajuan Proposal ... 21

C. Ketentuan Peneliti ... 22

BAB VI SISTEMATIKA PENULISAN DAN SELEKSI PROPOSAL ... 23

A. PROPOSAL PENELITIAN ... 23

(3)

i 2. Ketentuan Sistematika Penulisan ... 23 B. SELEKSI PROPOSAL PENELITIAN ... 23

(4)

ii

BAB VII MONITORING DAN EVALUASI PENELITIAN ... 26

A. Prosedur Monev Penelitian ... 26

B. Kriteria Keberhasilan Penelitian ... 27

BAB VIII TANGGUNG JAWAB DAN KEWAJIBAN ... 28

A. Tanggung Jawab dan Wewenang ... 28

B. Kewajiban Penerima Dana Penelitian ... 29

BAB IX OUT PUT PENELITIAN INTERNAL ... 30

A. Luaran Penelitian ... 30

(5)

Pedoman Penelitian Internal UMJ Akhir 1

BAB I

PENDAHULUAN

A. Dasar Pemikiran

Penelitian merupakan salah satu dharma dari Tri Dharma Perguruan Tinggi atau Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah yang harus dilaksanakan oleh para dosen. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2012 Tentang Pendidikan Tinggi pasal 1 menyebutkan bahwa Dosen adalah pendidik profesional dan ilmuwan dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Pasal 12 ayat 2 menjelaskan lebih lanjut bahwa Dosen sebagai ilmuwan memiliki tugas mengembangkan suatu cabang ilmu pengetahuan dan/atau teknologi melalui penalaran dan penelitian ilmiah serta menyebarluaskannya. Kemudian ditegaskan dalam Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2015 Tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi pasal 28, bahwa salah satu kegiatan pokok dosen adalah meneliti.

Sebagai sebuah Perguruan Tinggi, Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) berkewajiban menyelenggarakan penelitian sebagaimana diamanahkan Undang - Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Pasal 20 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan penyelenggaran penelitian tersebut di UMJ dilimpahkan kepada Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM). Sebagai penyelenggara penelitian LPPM bertugas :

1. Menentukan arah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat; 2. Menjamin mutu hasil penelitian

3. Mengkoordinasikan penelitian ilmu pengetahuan, teknologi dan atau seni; 4. Melakukan kegiatan penyebarluasan hasil penelitian melalui publikasi

ilmiah;

5. Mengkoordinasikan penerapan hasil-hasil penelitian ilmu pengetahuan, teknologi dan atau seni tertentu untuk menunjang pembangunan;

(6)

Pedoman Penelitian Internal UMJ Akhir 2 6. Mengkoordinasikan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat untuk mengembangkan konsepsi pembangunan nasional, wilayah dan atau daerah melalui kerjasama antar perguruan tinggi dan atau badan lain, baik di dalam dan di luar negeri;

7. Melaksanakan inventarisasi dan pendataan semua aktifitas pelaksanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di Universitas;

8. Mengkoordinasikan, memantau dan menilai pelaksanaan kegiatan pengkajian dan pengembangan penelitian yang diselenggarakan oleh Pusat-Pusat Studi di bawah koordinasinya;

9. Menghimpun para peneliti di Universitas dalam klaster lintas disiplin ilmu; 10. Melakukan koordinasi dengan Fakultas dan atau Jurusan guna menjamin

relevansi antara kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dengan kegiatan pendidikan;

11. Mengendalikan administrasi LPPM;

12. Melakukan koordinasi aktif dengan Inkubator Bisnis tentang hasi penelitian terapan.

Agar amanah tersebut dapat dilaksanakan dengan optimal, Universitas Muhammadiyah Jakarta memerlukan diri menyusun buku panduan penelitian yang menjadi acuan bagi para peneliti dalam melaksanakan penelitian internal UMJ. Disamping hal tersebut, panduan ini diharapkan menjadi acuan bagi mekanisme tata kelola penelitian baik tingkat fakultas maupun universitas agar berjalan efektif dan tidak terjadi tumpang tindih pekrjaan dan tanggung jawab.

Panduan penelitian ini juga merupakan bentuk komitmen UMJ akan penting dan strategisnya dharma penelitian bagi sebuah perguruan tinggi dalam melaksanakan peran pengembangan ilmu pengetahuan teknologi, sosial, seni dan buday serta keikutansertaan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan daya saing bangsa sebagaimana di amanahkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi pada pasal 45.

B. Tujuan

Tujuan disusunnya buku panduan ini adalah untuk menjadi landasan dan acuan bagi seluruh kerja penelitian di Universitas Muhammadiyah Jakarta, sehingga

(7)

Pedoman Penelitian Internal UMJ Akhir 3 peneliti dapat melakukan perencanaan, pengajuan proposal, pelaksanaan, dan penyusunan laporan penelitian dengan efektif dan efisien, sesuai dengan standar/kriteria yang telah ditetapkan.

C. Sasaran

1. Pengambil kebijakan di UMJ khusus yang berkaitan dengan penelitian dan pendanaannya.

2. Dosen di lingkungan UMJ

3. Pimpinan Fakultas dan Ketua Prodi Fakultas di lingkungan UMJ

4. Mitra UMJ baik pemerintah maupun swasta berkaitan dengan penelitian. 5. Stakeholder penelitian

(8)

Pedoman Penelitian Internal UMJ Akhir 4

BAB II

KEBIJAKAN DASAR PENELITIAN

A. Pengertian Penelitan

Penelitian bukanlah kegiatan yang istimewa yang hanya dimonopoli oleh para ahli. Semua orang sebetulnya dapat melakukan kegiatan meneliti. Karena setiap orang telah dianugrahi oleh Sang Pencipta alat untuk meneliti atau berpikir. Dengan berpikir, peneliti selalu berusaha untuk menghasilkan sesuatu yang ditelitinya itu menjadi lebih baik. Dengan berpikir juga, setiap peneliti akan mengupayakan agar hasil penelitian lebih lebih bermutu dan lebih bermanfaat bagi masyarakat.

Penelitian adalah kegiatan untuk memperoleh pengetahuan dan pengertian orisinil atau setidaknya baru secara ilmiah. Sebagai salah satu dharma perguruan tinggi, penelitian merupakan kegiatan telaah taat kaidah dalam upaya menemukan kebenaran dan/atau menyelesaikan masalah dalam ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni budaya, ataupun persoalan-persoalan yang dihadapi oleh masyarakat. Penelitian juga merupakan kegiatan dalam upaya menghasilkan pengetahuan empirik, teori, konsep, metode, model, atau informasi baru yang akan memperkaya ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni budaya yang sudah ada.

Menurut Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2015 Tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi pasal 1 menyatakan bahwa, penelitian adalah kegiatan yang dilakukan menurut kaidah dan metode ilmiah secara sistematis untuk memperoleh informasi, data, dan keterangan yang berkaitan dengan pemahaman dan/atau pengujian suatu cabang pengetahuan dan teknologi.

Penelitian tidak boleh asal jadi, sekedar memenuhui kewajiban atau sekedar memperoleh dana. Peraturan Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi pasal 3 menegaskan bahwa Standar Nasional Pendidikan Tinggi wajib dijadikan dasar penyelenggaraan penelitian yang menuntut para peneliti harus memenuhi delapan standar yang meliputi, yakni :

(9)

Pedoman Penelitian Internal UMJ Akhir 5 2. Standar Isi Penelitian

3. Standar Proses Penelitian. 4. Standar Penilaian Penelitian 5. Standar Peneliti

6. Standar Sarana dan Prasarana Penelitian 7. Standar Pengelolaan Penelitian; dan

8. Standar Pendanaan dan Pembiayaan Penelitian

Kegiatan penelitian merupakan urat nadi kehidupan sekaligus menjadi salah satu misi utama perguruan tinggi, yang bertujuan mengembangkan ilmu pengetahuan dan menyiapkan sumberdaya peneliti untuk pengembangan pengetahuan di masa depan. Bagi perguruan tinggi, kegiatan penelitian merupakan bagian integral dari proses pembelajaran yang melibatkan dosen dan mahasiswa, dan merupakan interaksi akademik yang sekaligus juga menanamkan nilai dan norma akademik yang harus dimiliki oleh akademisi. Sementara itu, dari ranah pemecahan masalah kemasyarakatan, kegiatan penelitian potensial untuk terbangunnya tanggungjawab dan kepedulian sosial komunitas akademik terhadap perikehidupan masyarakat.

B. Landasan Penelitian

Landasan teologi dan moral pelaksanaan penelitian dan pengabdian masyarakat di UMJ berdasarkan kepada :

1. Al-Quran surat al-„Alaq ayat 1-5, perintah untuk membaca dan meneliti;

                        

1) Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang Menciptakan, 2) Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.

3) Bacalah, dan Tuhanmulah yang Maha pemurah, 4) Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam,

5) Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.

2. Al-Quran surat Luqman ayat 29, perintah untuk memperhatikan fenomena siang dan malam serta perjalanan matahri dan bulan;

(10)

Pedoman Penelitian Internal UMJ Akhir 6                         

Tidakkah kamu memperhatikan, bahwa sesungguhnya Allah memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam dan Dia tundukkan matahari dan bulan masing-masing berjalan sampai kepada waktu yang ditentukan, dan Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan.

3. Al-Quran surat Asy Syu'araa' 7-8, perintah untuk memperhatikan tumbuhan;











































Dan apakah mereka tidak memperhatikan bumi, berapakah banyaknya Kami (Allah) tumbuhkan di bumi itu pelbagai macam tumbuh-tumbuhan yang baik? Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat suatu tanda kekuasaan Allah. Dan kebanyakan mereka tidak beriman.

4. Al-Quran surat As Sajdah ayat 27, perintah untuk memperhatikan air sebagai kehidupan                   

Dan apakah mereka tidak memperhatikan, bahwasanya Kami (Allah) menghalau (awan yang mengandung) air ke bumi yang tandus, lalu Kami tumbuhkan dengan air hujan itu tanaman yang daripadanya makan hewan ternak mereka dan mereka sendiri, maka apakah mereka tidak memperhatikan?

5. Al-Quran surat An-Naml: 86, perintah untuk mempehatikan waktu istirhat dan bekerja;                 

Apakah mereka tidak memperhatikan, bahwa sesungguhnya Kami (Allah) telah menjadikan malam supaya mereka beristirahat padanya dan siang yang

(11)

Pedoman Penelitian Internal UMJ Akhir 7 menerangi? Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman.

6. Al-Quran surat Az-Zumar ayat 21, perintah untuk memperhatikan sumber-sumber air;

































































Apakah kamu tidak memperhatikan, bahwa sesungguhnya Allah menurunkan air dari langit, maka diaturnya menjadi sumber-sumber air di bumi kemudian ditumbuhkan-Nya dengan air itu tanam-tanaman yang bermacam-macam warnanya, lalu menjadi kering lalu kamu melihatnya kekuning-kuningan, kemudian dijadikan-Nya hancur berderai-derai. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal.

7. Al-Quran surat al-Mukmin, perintah untuk perjalanan sambil meneliti;

                         

Maka apakah mereka tiada mengadakan perjalanan di muka bumi lalu memperhatikan betapa kesudahan orang-orang yang sebelum mereka. adalah orang-orang yang sebelum mereka itu lebih hebat kekuatannya dan (lebih banyak) bekas-bekas mereka di muka bumi, maka apa yang mereka usahakan itu tidak dapat menolong mereka.

8. Al-Quran surat an-Nisa: 94, perintah untu meneliti kebenaran informasi dan fakta.                        

(12)

Pedoman Penelitian Internal UMJ Akhir 8                  

Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu pergi (berperang) di jalan Allah, maka telitilah dan janganlah kamu mengatakan kepada orang yang mengucapkan "salam" kepadamu: "Kamu bukan seorang mukmin" (lalu kamu membunuhnya), dengan maksud mencari harta benda kehidupan di dunia, karena di sisi Allah ada harta yang banyak. Begitu jugalah keadaan kamu dahulu, lalu Allah menganugerahkan nikmat-Nya atas kamu, maka telitilah. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan.

Sedangkan landasan hukum pelaksanaan penelitian dan pengabdian masyarakat di UMJ berdasarkan kepada :

1. Undang-undang Nomor 18 Tahun 2002 tentang Sistem Nasional Riset, Pengembangan, dan Penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi;

2. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasionaldalam pasal 20 ayat (2) Perguruan Tinggi berkewajiban menyelenggarakan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta Pasal 24 ayat (2) perguruan tinggi memiliki otonomi untuk mengelolasendiri lembaganya sebagai pusat penyelenggaraan pendidikan tinggi, penelitian ilmiah, dan pengabdian kepada masyarakat;

3. Undang-undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen dalam Pasal 51 ayat (1) huruf d bahwa dalam melaksanakan tugas keprofesionalan, dosen berhak memperoleh kesempatan untuk meningkatkan kompetensi, akses sumber belajar, informasi, sarana dan prasarana pembelajaran, serta penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

4. Peraturan Menteri Riset, Teknologi, Dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2015 Tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi.

5. Buku Panduan Hibah Penelitian dan Pengabdian Dit.Litabmas DIKTI Edisi X 2016.

6. Rencana Induk Pengembangan UMJ 7. RIP UMJ Tahun 2016-2021

(13)

Pedoman Penelitian Internal UMJ Akhir 9

C. Hubungan Penelitian, Catur Dharma PTM, dan Visi-Misi UMJ

Penelitian merupakan bagian dari satu kesatuan dari Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah yang harus diselenggarakan secara bersama-sama dan bersinergi dengan dharma pengabdian, dharma pengajaran, dan dharma al-Islam dan Kemuhammadiyahan. Penelitian sebenarnya dapat menduduki posisi sentral, karena hasil-hasil penelitian strategis untuk mengembangkan kegiatan yang unggul dalam bidang pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat.

Berkaitan dengan itu, maka kegiatan penelitian baik ditingkat universitas maupun harus selaras dengan visi Universitas, yakni: “Menjadi Universitas yang Terkemuka, Modern dan Islami Tahun 2025” dan Visi LPPM adalah : “Menjadikan LPPM UMJ sebagai sumber daya pemikiran (Center of Excellent) dalam penelitian dan pengabdian kepada masyarakat untuk pengembangan keilmuan, Teknologi dan Seni berlandaskan etika, nilai-nilai dan moral islami Tahun 2025”. Sudah semestinya pula mengerucut kepada tema besar “Menuju Masyarakat Indonesia yang Berkemajuan dan Berakhlak Mulia sebagaimana orientasi penelitian dalam RIP UMJ tahun 2016-2021.

Penelitian-penelitian yang dilakukan di UMJ berdasarkan tema-tema penelitian unggulan yang ada baik pada tingkat universitas maupun fakultas. Tema-tema penelitian unggulan tersebut bersumber kepada Tema-tema besar dalam RIP UMJ. Dengan demikian semestinya semua penelitian yang dilakukan di lingkungan UMJ adalah untuk mendukung terwujud atau tercapainya visi dan misi pada masing-masing tingkatan, yang meengerucut kepada visi dan misi UMJ. Gambaran keterkaitan antara keempat unsur tersebutdengan visi dan misi UMJ adalah sbb:

(14)

Pedoman Penelitian Internal UMJ Akhir 10 Gambar. 1. Bagan Saling Keterkaitan Pelaksanaan Catur Dharma dengan visi misi.

Hasil-hasil penelitian tersebut dapat menjadi pengembangan bahan ajar bagi dosen-dosen yang meneliti sesuai dengan bidang keahlian yang diajarkannya, dan merupakan pengalaman yang sangat berharga untuk ditularkan baik sesama dosen terutama kepada mahasiswa asuhannya. Artinya bahan ajarnya merupakan ilmu pengetahuan yang mutakhir karena diperbahurui dengan hasil penelitiannya. Hasil penelitian yang berbentuk terapan akan sangat mendukung pengembangan masyarakat melalui kegiatan abdi masyarakat.

Melaksanakan kegiatan penelitian, sebenarnya perguruan tinggi sedang menjalankan salah satu misi diembannya yaitu untuk menghasilkan ilmu pengetahuan, teknologi seni dan budaya serta pemikiran baru dan memutakhirkan pengetahuan. Sehingga dengan demikian fungsi perguruan tinggi dalam menghimpun, mengalihkan, mendesiminasikan, dan menerapkan ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan budaya bagi kemajuan masyarakat akan lebih berdayaguna. Lebih jelasnya keterkiatan hal-hal tersebut diatas dapat dilihat dalam Gambar 2 di bawah ini.

(15)

Pedoman Penelitian Internal UMJ Akhir 11 Gambar 2. Keterkaitan antara Kegiatan Catur Dharma dengan Stakeholder

Sebagai perguruan tinggi, UMJ sudah barang tentu juga memiliki kewajiban dan komitmen untuk melaksanakan kegiatan penelitian secara serius dan berkelanjutan. Kegiatan penelitian yang sistematis, terstruktur, dan bermutu (sejak tahap perencanaan hingga tahap tindak lanjut atas hasil-hasilnya) perlu diusahakan secara terus menerus oleh seluruh civitas academika UMJ, sehingga kegiatan tersebut memiliki manfaat yang besar, baik untuk pengembangan ilmu maupun untuk kebutuhan praktis pengembangan masyarakat.

D. Kaidah Penelitian

Penelitian adalah alat dan cara untuk memungkinkan terjadinya akumulasi pengetahuan yang dapat dipercaya. Penelitian harus dikerjakan menurut kaidah dan metode ilmiah/keilmuan (scientific research), yakni secara obyektif, logis dan sistematis. Metode penelitian merupakan cara ilmiah yang digunakan untuk mendapatkan data dengan tujuan tertentu. Cara ilmiah berarti kegiatan itu dilandasi oleh metode keilmuan. Menurut Jujun S. Suriasumantri, metode keilmuan ini merupakan gabungan antara pendekatan rasional dan empiris. Pendekatan rasional memberikan kerangka berpikir yang koheren dan logis. Pendekatan empiris memberikan kerangka pengujian dalam rangka memastikan kebenaran. Melalui cara yang ilmiah, diharapkan data yang akan diperoleh adalah data yang objektif, valid, dan reliabel. Objektif berarti semua orang yang membacanya akan menafsirkan sama. Valid berarti adanya ketepatan antara yang terkumpul oleh peneliti dengan

(16)

Pedoman Penelitian Internal UMJ Akhir 12 data yang terjadi pada objek yang sesungguhnya. Dan reliabel berarti adanya ketepatan atau konsistensi data yang diambil dari waktu ke waktu.

Penelitian harus pula dilakukan dengan berpedoman pada etika penelitian yang sudah disepakati dan berlaku umum, termasuk didalamnya etika perilaku peneliti. Dalam metode ilmiah dikenal istilah sikap ilmiah. Para peneliti dalam melakukan penelitian dituntut mempunyai sikap terpuji atau sikap ilmiah atau dikenal dengan sikap ilmiah. Dengan perkataan lain adanya kecendrungan individu untuk bertindak atau berprilaku dalam memecahkan suatu masalah secara sistematis melalui langkah-langkah ilmiah.

Salah satu aspek tujuan dalam bekerja secara ilmiah adalah pembentukan sikap ilmiah tersebut. Sikap ilmiah yang antara lain adalah:

1. Rasa ingin tahu yang tinggi

Rasa ingin tahu adalah suatu dorongan atau hasrat untuk mengetahui lebih jauh dan melakukan penelitian yang lebih mendalam. Seorang peneliti dituntut mempunyai rasa ingin yang kuat untuk memecahkan masalahnya.

2. Pantang menyerah

Dalam penelitian, pasti akan ada persoalan-persoalan yang harus dihadapi. Seorang ilmuwan tidak boleh mudah menyerah dalam mengatasi persoalan yang dihadapi selama melakukan penelitiannya. Gagal metode pertama bahkan metode kedua gagal, maka kita harus mencoba metode lain, namun harus memperhatikan efisiensi dan tetap mengacu pada metode ilmiah.

3. Mencintai kebenaran dan kejujuran

Sifat jujur dan menjaga kebenaran merupakan modal penting untuk menghasilkan ilmu pengetahuan. Peneliti akan mengumpulkan data-data secara benar dan jujur, tidak manifulatif baik secara kuantitas maupun kualitas. Karena jika data yang digunakan tidak benar, maka hasil penelitiannya akan berdampak buruk jika diterapkan oleh masyarakat.

4. Skeptis

Skeptis adalah sikap kehati-hatian dan kritis dalam menerima informasi, tidak sinis tetapi meragukan kebenaran informasi sebelum teruji yang didukung oleh data dan fakta yang kuat sehingga dalam membuat pernyataan, keputusan atau kesimpulan tidak keliru.

(17)

Pedoman Penelitian Internal UMJ Akhir 13 Peneliti harus berani melakukan tindakan dan berani mengambil resiko dari kegiatan penelitian yang dilakukan. Peneliti harus berani mengemukakan hasil penelitiannya walau itu bertentang dengan pendapat umum atau penguasa. 6. Tekun dan teliti

Ketekunan adalah kemampuan untuk terus berusaha, bahkan manakala dihadapkan pada kegagalan. Tekun dapat pula diartikan sebagai sikap sabar sekaligus teliti. Meneliti menuntut kesabaran untuk selalu mencoba setiap langkah dan memperbaiki kesalahan. Sikap teliti akan menghindarkan kita dari kesalahan yang tidak perlu. Peneliti harus berusaha meminimalisasi kesalahan-kesalahan yang mungkin terjadi.

7. Terbuka

Sikap terbuka sangat penting dimiliki oleh seorang ilmuwan. Sikap terbuka berarti harus bisa menerima setiap respon orang, menerima pendapat, kritik, saran atau koreksi terhadap proses atau hasil penelitian. Dengan kritik dan saran dari orang lain akan menghindarkan ilmuwan dari kesalahan sehingga kualitas penelitian akan selalu terjaga.

8. Optimis

Seorang ilmuwan harus selalu optimis atau memiliki keyakinan bahwa penelitian yang dilakukannya akan dapat diselesaikan dengan baik dan berhasil. 9. Analitis

Sikap analitis adalah kemampuan untuk menguraikan suatu persoalan dari segala sudut pandang secara menyeluruh. Untuk menumbuhkan sikap analitis, biasakanlah melihat sesuatu secara mendetail dan lengkap. Dengan demikian kita akan tahu bahwa hal-hal kecil pun berperan penting. Selain itu cobalah untuk melihat setiap persoalan dari berbagai sudut pandang.

Diatas semua itu, penelitian yang akan dilakukan di UMJ harus diniatkan dalam rangka menjalankan perintah Allah dan dapat memberi manfaat bagi masyarakat serta untuk kemajuan bangsa dan kemanusiaan. Oleh karena itu seyogyanya penelitian yang akan dilakukan adalah untuk mencari jawaban berbagai persoalan utama yang dihadapi bangsa Indonesia guna mendapatkan solusi pemecahannya, sebagaimana yang sudah dituangkan dalam Rencana Induk Penelitian UMJ.

(18)

Pedoman Penelitian Internal UMJ Akhir 14

BAB II

ARAH, FOKUS, DAN TUJUAN PENELITIAN

A. Arah Penelitian

Sesuai dengan bidang-bidang keilmuan yang dikembangkan di program studi-program studi, UMJ mengupayakan secara sungguh-sungguh bahwa:

1. Penelitian bertolak dari keinginan dan usaha untuk terlibat aktif menyelesaikan persoalan-persoalan aktual yang dihadapi masyarakat, baik pada tingkat lokal, nasional, ataupun regional.

2. Penelitian dasar dan terapan yang diarahkan untuk kemajuan ilmu pengetahuan dan/atau perolehan hak paten, publikasi ilmiah, dan teknologi tepat guna yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

3. Penelitian dengan pendekatan multi disipliner untuk mengembangkan kelompok bidang ilmu.

4. Penelitian yang mencakup pula tugas akhir mahasiswa yang diarahkan untuk mendukung kerangka besar penelitian perguruan tinggi supaya tercapai efisiensi dan sinergi dengan dharma pendidikan, atau dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan mutu pembelajaran.

5. Penelitian yang mengindahkan aspek kolaborasi, baik secara internal untuk mengoptimalkan sumberdaya, maupun secara eksternal (lingkup nasional dan internasional) untuk meningkatkan relevansi penelitian dengan kebutuhan industri dan masyarakat.

Arah penelitian sebagaimana dimaksud di atas, bersama-sama dengan bidang pengajaran dan pengabdian kepada masyarakat, diharapkan mampu mendukung tercapainya visi UMJ tahun 2025.

B. Fokus Penelitian

Penelitian UMJ tahun 2016-2021 berorientasi pada pengembangan penelitian yang memiliki tema besar “Menuju Masyarakat Indonesia yang Berkemajuan dan Berakhlak Mulia.” Agar lebih mendalam dan mudah pelaksanaannya maka

(19)

Pedoman Penelitian Internal UMJ Akhir 15 tema besar dipecah menjadi tema-tema unggulan. Pembagiannya selain didasarkan pada fakultas, program studi, dan pusat studi yang ada di UMJ, unggulan-unggulan tersebut juga didasarkan pada isu-isu strategis nasional.

Berdasarkan fakultas, program studi, dan pusat studi yang dimiliki, bidang penelitian yang dikembangkan oleh UMJ, meliputi:

a. bidang sosial dan politik b. bidang hukum

c. bidang ekonomi dan bisnis d. bidang teknologi,

e. bidang agama, f. bidang pertanian g. bidang kesehatan,

h. bidang kedokteran dan keperawatan i. bidang pendidikan;

j. bidang wanita dan pelindungan anak

Saat ini bangsa Indonesia masih dihadapkan pada persoalan kemiskinan, lingkungan hidup, pangan, energi, kesehatan, ekses otonomi daerah, penguasaan teknologi, pendidikan, dan mentalitas. Bahkan isu-isu seperti kemiskinan, kerusakan lingkungan, pemanasan global, dan krisis energi merupakan isu-isu global. Persoalan-persoalan tersebut dirangkum dalam tema-tema penelitian unggulan yang dijabarkan ke dalam topik-topik penelitian yang beragam, menarik, dan penting. Tema-tema penelitian unggulan tersebut adalah sebagai berikut:

1. Pendidikan dan kesehatan 2. Hukum dan politik

3. Kewirausahaan dan kemandirian ekonomi 4. Kemandirian pangan

5. Teknologi pangan dan bahan alam, 6. Energi dan konservasi

7. Rekayasa teknologi 8. Masyarakat madani

(20)

Pedoman Penelitian Internal UMJ Akhir 16

C. Tujuan Penelitian Unggulan

Tujuan yang hendak dicapai oleh UMJ dalam kegiatan penelitian yang berkelanjutan adalah:

1. Meningkatnya kuantitas kegiatan penelitian ;

2. Meningkatnya kemampuan peneliti dalam berbagai hal yang berkaitan penelitian, diantaranya :

a. kompetensi, b. profesionalisme,

c. daya saing baik antar sesama peneliti di UMJ terlebih lagi dengan peneliti-peneliti di luar UMJ;

d. kualitas ; dan e. integritas moral.

3. Meningkatnya kegiatan penelitian yang berorientasi kepada : a. out come ;

b. desiminasi hasil penelitian yang dilaksanakan pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ;

c. mutu luaran ;

d. serapan iptek bagi pemakai/ masyarakat ; dan e. munculnya inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi.

4. Meningkatnya kualitas dan kuantitas kerjasama LPPM dengan stakeholder.; 5. Menghasilkan peneliti :

a. kreatif, inovatif, dan inklusif dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya;

b. peduli terhadap perbaikan kualitas hidup masyarakat. 6. Menghasilkan penelitian :

a. bermutu; b. kontekstual;

c. bermanfaat bagi penguatan profesionalitas dan humanitas masyarakat akademik UMJ; dan

d. berguna bagi proses pencerahan umat manusia dalam rangka meningkatkan martabatnya.

(21)

Pedoman Penelitian Internal UMJ Akhir 17

BAB III

JENIS DAN SKEMA PENELITIAN

A. Jenis Penelitian

Jenis penelitian yang dikembangkan dibagi menjadi beberapa kategori berdasarkan kegiatannya, sebagai berikut :

1. Penelitian dasar atau fundamental.

Merupakan penelitian yang berfokus ilmu dasar untuk mengembangkan teori yang sudah ada atau untuk menemukan teori baru dan sangat berkaitan dengan pengembangan teori yang mendasari kemajuan ilmu pengetahuan tertentu. Penelitian ini bertujuan mengetahui, memprediksi, dan menjelaskan fenomena sosial dan fenomena alam, serta tidak bermaksud untuk memecahkan masalah praktis yang berdampak langsung pada pengembangan teknologi, melainkan menghasilkan prinsip, konsep, kaidah, atau teori (model ilmiah) yang dapat digunakan sebagai dasar (landasan) untuk memecahkan masalah-masalah praktis (penelitian terapan).

2. Penelitian terapan.

Merupakan kegiatan penelitian untuk menerapkan ilmu dasar agar dapat menghasilkan produk teknologi yang kelak bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat. Penelitian terapan adalah jenis penelitian yang bertujuan untuk memberikan solusi atas permasalahan tertentu secara praktis dalam kehidupan sehari-hari. Ciri utama dari jenis penelitian ini adalah tingkat manfaat atau dampaknya dapat dirasakan secara langsung berkat kemampuannya sebagai sarana untuk menyelesaikan persoalan-persoalan aktual yang dihadapi masyarakat.

3. Penelitian pengembangan merupakan kegiatan penelitian pengembangan teknologi atas permintaan masyarakat untuk meningkatkan produk yang telah ada agar dapat memenuhi kebutuhan mereka. Penelitian ini secara khusus diarahkan untuk kepentingan pemberdayaan dan pengembangan masyarakat, sehingga tingkat persinggungannya dengan dharma pengabdian cukup tinggi.

(22)

Pedoman Penelitian Internal UMJ Akhir 18

B. Skema Penelitian

Penelitian internal adalah penelitian yang dirancang, dikelola, dan didanai secara mandiri oleh UMJ, antara lain meliputi:

1. Penelitian Pemula

Penelitian ini diperuntukkan bagi para dosen tetap UMJ yang belum memiliki jabatan akademik atau berjabatan akademik Asisten Ahli untuk melakukan penelitian secara terstruktur di bawah bimbingan seorang dosen berjabatan serendah-rendahnya Lektor dan memiliki pengalaman penelitian yang memadai. Peneliti pada tingkat ini lebih diarahkan pada penelitian yang dilaksanakan dan didanai oleh fakultas.

2. Penelitian Kompetitif Unggulan

Penelitian yang bersifat kompetitif ini diperuntukkan bagi para dosen tetap UMJ untuk meningkatkan kemampuannya dalam melakukan penelitian, baik secara individual maupun kelompok untuk menjadi peneliti mandiri atau peneliti utama. Skema penelitian ini mensyaratkan jabatan akademik serendah-rendahnya Lektor.

Program pendanaan penelitian unggulan internal adalah program penelitian kompetitif lebih ditujukan kepada kelompok dosen UMJ yang telah memiliki rekam jejak (track record) dalam bidang penelitian. Pendanaan penelitian ini diarahkan untuk membantu menyelesaikan berbagai masalah masyarakat dalam segala aspek kehidupan di tingkat lokal, nasional, dan regional yang disesuaikan dengan topik penelitian unggulan universitas dan road map penelitian UMJ. Hasil penelitian diharapkan memberikan sumbangan langsung terhadap peningkatan kualitas perkuliahan berupa teori baru, buku ajar, model pembelajaran; peningkatan kompetensi dosen; meningkatkan publikasi ilmiah; meningkatkan perolehan HKI; meningkatkan iklim ilmiah di perguruan tinggi; serta model pemberdayaan masyarakat.

Pendanaan penelitian kompetitif internal UMJ diberikan kepada dosen-dosen dengan fokus tema-tema penelitian unggulan ( pendidikan masyarakat ; kesehatan masyarakat ; kesadaran hukum dan berpolitik masyarakat ; kewirausahaan dan kemandirian ekonomi masyarakat ; kemandirian pangan masyarakat ; teknologi pangan, energi bahan alam dan konservasi ; rekayasa

(23)

Pedoman Penelitian Internal UMJ Akhir 19 teknologi ; dan masyarakat madani), karena penekanan program penelitian unggulan adalah: (1) penelitian yang bersifat strategis, (2) sesuai dengan fokus yang ditentukan, (3) penelitian lebih berorientasi pada penelitian terapan, (4) penelitian harus memiliki roadmap penelitian yang jelas, dan (5) tim peneliti harus memiliki rekam jejak (track record) dalam topik penelitian yang diusulkan. Program penelitian unggulan ini dilaksanakan secara kompetitif dan dapat dilaksanakan multi tahun.

3. Penelitian Kompetitif Khusus (Insidental)

Peruntukan dan syarat skema penelitian ini sama seperti pada Penelitian Kompetitif Reguler, tetapi pelaksanaannya bersifat insidental (tidak rutin setiap tahun), yakni bila ada momen-momen yang dianggap penting oleh Universitas dan untuk keperluan khusus. Penelitian dilaksanakan dan didanai universitas. 4. Penelitian Kerjasama antar Perguruan Tinggi atau instansi lain

Penelitian ini dimaksudkan untuk memfasilitasi para dosen tetap UMJ berjabatan akademik minimal Lektor dan memiliki pengalaman penelitian memadai untuk mengembangkan penelitian kolaboratif dengan peneliti dari Perguruan Tinggi atau instansi lain. Secara internal, penelitian ini juga bersifat kompetitif. Sistem pendanaannya dapat ditanggung secara bersama-sama dalam proporsi sesuai dengan kesepakatan.

(24)

Pedoman Penelitian Internal UMJ Akhir 20

BAB III

DANA PENELITIAN

A. Sumber Dana Penelitian

Sumber dana penelitian internal UMJ sementara ini berasal dari anggaran Universitas melalui LPPM dan anggaran Fakultas. Penelitian dari dana yang disediakan oleh UMJ melalui pos anggaran tahunan LPPM lebih dikhususkan penelitian kompetitif unggulan atau untuk peneliti madya. Sedangkan Penelitian dari dana yang disediakan oleh UMJ melalui pos anggaran tahunan Fakultas lebih diperuntukkan untuk peneliti pemula.

B. Besar Dana Penelitian

Pada tingkat universitas jumlah dana penelitian untuk setiap proposal penelitian yang disetujui oleh LPPM untuk tahun 2017, sebesar Rp. 10.000.000,- dan/atau sesuai dengan ditentukan oleh LPPM dengan seizin Rektor. Untuk tahun-tahun akan datang diusahakan ada kenaikan jumlahnya sesuai, tetapi tentu sangat tergantung kepada kemampuan UMJ dan persetujuan pimpinan.

Pada tingkat penelitian untuk tingkat pemula dana berasal dari anggaran Fakultas dan besarnya sangat tergantung kepada kemampuan Fakultas dan kebikanan pimpinan Fakultas. Tentu saja tidak menutup kemungkinan bahwa sumber dana berasal dari pribadi peneliti.

C. Pencairan Dana Penelitian

Pencairan dana dilakukan melalui dua tahap sbb:

1. Tahap Pertama, setelah usulan penelitian disetujui oleh Ketua LPPM, sebesar 50%.

2. Tahap Kedua, setelah peneliti menyerahkan laporan akhir dan laporan keuangan yang diserahkan oleh dan telah disetujui oleh Ketua LPPM, sebesar 25%.

3. Pencairan dana penelitian di fakultas dilakukan setelah proposal yang diajukan mendapat pertujuan Dekan dan Ketua LPPM.

(25)

Pedoman Penelitian Internal UMJ Akhir 21

BAB IV

PERSYARATAN PENELITIAN

A. Ketentuan Umum

Penelitian internal yang diselenggarakan di UMJ terdiri dari dua sumber pendanaan, yaitu :

1. Penelitian dengan dana dari anggaran Fakultas dilaksanakan oleh Fakultas untuk peneliti tingkat pemula atau dosen muda. Penelitian ini harus dibawah bimbingan dosen senior.

2. Penelitian dengan dana dari anggaran Universitas dilaksanakan oleh LPPM diperuntuk bagi bagi peneliti senior/penelitian unggulan

Para peneliti yang dapat mengajukan dan menerima dana pendanaan penelitian internal UMJ adalah:

1. Peneliti adalah dosen tetap; 2. Memiliki NIDN;

3. Materi penelitian harus original.

4. Penelitian dapat dilaksanakan secara individual dan diutamakan kelompok yang jumlah maksimal peneliti dalam satu kelompok adalah 3 orang.

5. Peneliti hanya diperbolehkan menjadi Ketua untuk satu penelitian dan menjadi anggota pada penelitian yang lain atau kedua-duanya menjadi anggota.

6. Pada tahun yang sama Peneliti belum mendapatkan dana penelitian atau Hibah penelitian dari luar UMJ (baik sebagai Ketua maupun Anggota).

7. Lolos seleksi administrasi dari LPPM dan materi penelitian reveiwer UMJ.

B. Ketentuan Pengajuan Proposal

Pengajuan Program Pendanaan Penelitian Universitas Muhammadiyah Jakarta memiliki ketentuan sebagai berikut :

1. Pengusul dapat mengajukan proposal apabila sudah tidak mempunyai tunggakan laporan hasil penelitian.

(26)

Pedoman Penelitian Internal UMJ Akhir 22 2. Penelitian dapat bersifat multitahun (2-3 tahun).

3. Tim peneliti terdiri atas Ketua dan Anggota. Jumlah anggota tim maksimal 2 (dua) orang dan diutamakan multidisiplin. Keahlian dan peran setiap peneliti disesuaikan dengan bidang/aspek penelitian.

4. Dapat melibatkan mahasiswa, tetapi hasil penelitian tersebut diharapkan untuk menjadi bahan penyusunan skripsi/tugas akhir mahasiswa.

5. Tim peneliti memiliki rekam jejak (track record) memadai dalam bidang yang akan diteliti sebagaimana tercermin dalam curriculum vitae.

6. Anggota tim peneliti dapat berganti setiap tahun dan harus dari lingkungan UMJ sesuai dengan kebutuhan dan roadmap penelitian.

7. Tiap pengusul hanya boleh menjadi Ketua Peneliti atau menjadi anggota peneliti dalam satu usulan penelitian pada tahun yang sama.

8. Hanya personil tim peneliti yang dapat memenuhi luaran sesuai target penelitian tahun sebelimnya yang dapat mengajukan usul penelitian pada tahun berikutnya.

C. Ketentuan Peneliti

Ketentuan peneliti adalah sebagai berikut : 1. Ketua Tim Peneliti

1) Ketua Tim Peneliti sekurang-kurangnya berpangkat akademik Lektor dengan pengalaman minimal 1x dalam bidang yang sama.

2) Ketua Tim Peneliti tidak sedang mengajukan proposal penelitian tahun yang sama pada skema lainnya sebagai Ketua Tim Peneliti.

2. Anggota Tim Peneliti

Yang dapat menjadi anggota peneliti unggulan adalah dosen yang telah menyelesaikan dengan baik tugas sebagai peneliti pemula minimal sebanyak 2x. 3. Pembantu Peneliti

1) Pembantu peneliti adalah tenaga laboran/teknisi/tenaga administrasi yang tercatat sebagai pegawai UMJ sesuai dengan kebutuhan dan roadmap penelitian.

2) Mahasiswa aktif di UMJ strata S1/D3 atas persetujuan Ketua Program Studi atau Dekan Fakultas bersangkutan.

(27)

Pedoman Penelitian Internal UMJ Akhir 23

BAB VI

SISTEMATIKA PENULISAN DAN SELEKSI PROPOSAL

A. PROPOSAL PENELITIAN

1. Ketentuan Penulisan

Proposal Penelitian Internal Universitas Muhammadiyah Jakarta ditulis dengan :

1) Menggunakan model huruf Times New Roman

2) Ukurannya 12 dengan jarak baris 1,5 spasi kecuali ringkasan proposal satu spasi dan Ukuran kertas A-4 serta

3) Menggunakan format proposal dan laporan hasil penelitian seperti contoh pada lampiran yang tersedia.

4) Melampirkan organisasi tim peneliti dan pembagian tugas (Lampiran B). 5) Melampirkan biodata Ketua dan Anggota Tim Peneliti (Lampiran B). 6) Melampirkan Surat Pernyataan Personalia Penelitian (Lampiran B).

2. Ketentuan Sistematika Penulisan

Penulisan proposal disusun dengan sistematika sebagai berikut: 1) Halaman Sampul

2) Halaman Pengesahan 3) Daftar Isi

4) Ringkasan Proposal 5) Bab 1. Pendahuluan 6) Bab 2. Tinjauan Pustaka 7) Bab 3. Metode Penelitian 8) Daftar Pustaka

9) Lampiran lampiran ( Format terlampir)

B. SELEKSI PROPOSAL PENELITIAN

Seleksi proposal penelitian dilaksanakan/dikoordinasikan oleh LPPM dengan melihat kelengkapan proposal, kesesuaian format proposal, kelayakan dan ketajaman proposal (isi, jadwal, dan biaya).

(28)

Pedoman Penelitian Internal UMJ Akhir 24 1. Ketua LPPM menerbit pengumuman/surat edaran, dujukan kepada seluruh dosen

tetap UMJ yang berisi kalender kegiatan penelitian internal.

2. Ketua Peneliti mengajukan proposal penelitian kepada Ketua LPPM secara kolektif dari fakultas dengan surat pengantar dari Dekan atau Wadek I disertai dengan Formulir Pengajuan Proposal Penelitian (F-03) yang sudah diisi dan ditandatangani.

3. LPPM melakukan pengecekan kelengkapan administrasi, kesesuaian format proposal dan fisik proposal. Kalau tidak sesuai aturan proposal dikembalikan untuk diperbaiki.

4. Ketua LPPM bersama reveiwer internal UMJ melakukan evaluasi proposal penelitian dan dapat menjadwalkan dan menyelenggarakan desk evaluation dan/ atau presentasi proposal bila diperlukan.

5. Penilaian akan diberikan Reveiwer dengan menambahkan komentar dan jika proposal dinilai memerlukan perbaikan, Ketua Peneliti harus melakukan penyempurnaan proposal penelitian sesuai saran reveiwer sebelum dikembalikan kepada LPPM.

6. Evaluasi Proposal penelitian akan diakhiri dengan penandatangan Berita Acara Pelaksanaan evaluasi.

7. Ketua LPPM mengumumkan hasil Pelaksanaan Evaluasi sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

8. Ketua LPPM mengajukan ke Rektor untuk diterbitkan surat Keputusan Rektor tentang penerima dana penelitian internal.

9. Berdasarkan Keputusan Rektor tersebut LPPM membuatkan Perjanjian Pelaksanaan Penelitian yang akan ditandatangani oleh Ketua LPPM dan Ketua Peneliti.

10. LPPM mengadakan pertemuan yang wajib dihadiri oleh semua Ketua Peneliti, dan anggota yang disetujui proposalnya, sekaligus penandatanganan Perjanjian Pelaksanaan Penelitian.

11. Pencairan dana tahap 1 yaitu sebesar 50% dilakukan setelah penandatanganan kontrak.

12. LPPM membuat rekapitulasi ajuan proposal baik yang lolos/tidak. 13. Proses Selesai.

(29)

Pedoman Penelitian Internal UMJ Akhir 25 Diagram alir prosedur pengajuan proposal penelitian

(30)

Pedoman Penelitian Internal UMJ Akhir 26

BAB VII

MONITORING DAN EVALUASI PENELITIAN

A. Prosedur Monev Penelitian

1. LPPM bertanggung jawab untuk melaksanakan proses monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan penelitian.

2. Kegiatan penelitian dilaksanakan sesuai dengan tahapan dan jadwal kegiatan penelitian untuk menghasilkan target yang dicantumkan di dalam proposal penelitian.

3. Peneliti harus mempresentasikan hasil akhir penelitian dalam seminar hasil. Untuk kepentingan seminar tersebut peneliti harus menyerahkan hasil penelitian sementara (dalam bentuk soft copy dan hard copy) sebagai berikut :

a. Abstrak

b. Makalah yang mendeskripsikan hasil akhir c. Bahan presentasi (power point)

d. Banner/produk/prototipe hasil riset

e. Buku catatan harian hasil penelitian (log book) dan kemajuan hasil penelitian.

4. Penandatanganan berita acara pelaksanaan monitoring dan evaluasi, sebagai syarat pencairan dana tahap 2 sebesar 50%.

5. Peneliti harus membuat laporan akhir pelaksanaan penelitian dan diserahkan ke LPPM dalam bentuk soft copy dan hard copy. Laporan hasil penelitian meliputi materi sebagai berikut :

a. Laporan hasil penelitian yang telah disempurnakan berdasarkan masukan pada saat seminar hasil penelitian.

b. Draft artikel yang akan / telah dikirim ke jurnal nasional atau internasional c. Produk penelitian yang dihasilkan.

d. Buku catatan harian penelitian (log book) dan kemajuan penelitian. e. Laporan penggunaan dana penelitian (100%).

f. Pelaksanaan penelitian (termasuk penggunaan dana) harus terdokumentasi dalam bentuk logbook, meliputi tanggal, kegiatan, dan hasilnya.

(31)

Pedoman Penelitian Internal UMJ Akhir 27 6. Peneliti akan memperoleh tanda terima penyerahan laporan akhir, dengan keterangan bahwa laporan akhir telah lengkap. Ini akan menjadi bukti untuk dapat mengajukan proposal berikutnya.

B. Kriteria Keberhasilan Penelitian

1. Pengajuan dan evaluasi proposal penelitian berjalan sesuai jadwal dan aturan; 2. Kegiatan penelitian dilaksanakan sesuai dengan perjanjian pelaksanaan

penelitian.

3. Laporan akhir penelitian dikumpulkan sesuai dengan waktu yang ditetapkan dalam perjanjian pelaksanaan penelitian.

4. Laporan keuangan pemanfaatan dana penelitian dapat dipertanggungjawabkan dengan bukti-bukti pendukungnya dan dikumpulkan sesuai dengan waktu yang ditetapkan dalam perjanjian pelaksanaan penelitian.

5. Laporan penelitian diproses dan dikumpulkan sesuai dengan waktu yang ditetapkan dalam perjanjian pelaksanaan penelitian.

6. Kegiatan penelitian telah menghasilkan capaian sesuai dengan rencana luaran yang dituliskan pada proposal penelitian.

(32)

Pedoman Penelitian Internal UMJ Akhir 28

BAB VIII

TANGGUNG JAWAB DAN KEWAJIBAN

A. Tanggung Jawab dan Wewenang

1. Ketua LPPM bertanggung jawab atas ketaatan pada prosedur pelaksanaan, pelaksanaan pelayanan dan tersedianya pendanaan untuk terjaminnya keberlangsungan pelaksanaan kegiatan penelitian hingga penyelesaian sesuai dengan target yang telah ditetapkan dalam kontrak penelitian.

2. Pelaksanaan evaluasi proposal penelitian, mencakup kelengkapan administrasi, kesesuaian format proposal dengan panduan, dan evaluasi proposal penelitian untuk menjamin mutu proposal penelitian sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.

3. Pelaksanaan serta monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan penelitian, mencakup kelengkapan administrasi, kesesuaian format monev dengan panduan, dan evaluasi kesesuaian antaran luaran yang ditargetkan dan capaian.

4. Pengumpulan dan evaluasi laporan penelitian, mencakup kelengkapan administrasi, kesesuaian format laporan dengan panduan, dan evaluasi laporan penelitian melalui seminar ilmiah untuk menjamin mutu laporan penelitian. 5. Dekan bertanggung jawab atas tersedianya sumber daya peneliti dan peralatan

penelitian yang dimiliki oleh pusat dan/atau laboratorium di lingkungan fakultas sehingga penelitian dapat berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. 6. Ketua Peneliti bertanggung jawab akan substansi dan mutu penelitian sesuai

dengan target yang telah ditetapkan Ketua LPPM UMJ.

7. Anggota peneliti bertanggung jawab atas keberhasilan penelitian sesuai dengan target yang telah ditetapkan kepada Ketua peneliti.

8. Bagian Keuangan LPPM bertanggung jawab atas pencairan, pengawasan pemanfaatan dana penelitian dan bukti-bukti pendukungnya.

B. Tanggung jawab seorang reviewer atas:

(33)

Pedoman Penelitian Internal UMJ Akhir 29 2. kerahasiaan tentang segala sesuatu yang berkaitan dengan penilaian.

3. Tidak terjadinya dan ikut dalam plagiarisme.

4. Adanya konflik kepentingan dalam pelaksanaan tugasnya. 5. Menyelesaikan review tepat waktu.

6. Penulisan review-nya yang konstruktif dan kolegial.

C. Kewajiban Penerima Dana Penelitian

1. Dosen yang menerima dana Penelitian harus melakukan pencatatan semua penggunaan dana hibah dalam satu buku penggunaan dana, disertai dengan bukti-bukti yang sah.

2. Penerima dana melaporkan secara bertahap tentang kemajuan pelaksanaan penelitian dalam satu buku khusus (logbook) tentang pelaksanaan penelitian dan menyampaikan laporannya kepada LPPM.

3. Kelalaian yang menyebabkan tidak terselesaikannya penelitian sehingga luaran yang dijanjikan tidak terpenuhi oleh setiap penerima dana menjadi tanggungjawab penerima sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

4. Setiap penerima dana yang melakukan tindakan penyalahgunaan/ penyimpangan pelaksanaan kegiatan dan administrasi keuangan akan ditindak/diberikan sangsi sesuai dengan peraturan yang berlaku.

5. Ketua Tim Peneliti yang mewakilkan kepada anggota pada saat pemaparan harus melimpahkan status peneliti utama kepada anggota yang mewakili dan penggantian itu diketahui oleh lembaga penelitian.

6. Penelitian yang dihentikan sebelum masanya akibat kelalaian, diberi sanksi tidak diperkenankan mengajukan usulan penelitian dalam kurun waktu 2 tahun berturut-turut, atau bentuk sanksi lain sesuai dengan kelalaiannya.

7. Setelah penelitian selesai, para peneliti harus mempublikasikan hasil penelitiannya, setidaknya dalam seminar nasional. Hasil penelitian harus dipublikasikan selambat-lambatnya pada tahun kedua sejak penelitian dimulai, atau minimal hasil penelitian telah dikirim dan menunggu untuk dipublikasikan (paper submitted).

(34)

Pedoman Penelitian Internal UMJ Akhir 30

BAB IX

OUT PUT PENELITIAN INTERNAL

A. Luaran Penelitian

Program Penelitian internal Universitas Muhammadiyah Jakarta harus dapat menghasilkan output yang terukur dalam kurun waktu tertentu, antara lain berupa : 1. Produk teknologi yang dapat dimanfaatkan oleh stakeholder.

2. Publikasi artikel ilmiah pada jurnal internasional, jurnal nasional terakreditasi, prosiding seminar internasional atau seminar nasional, atau buku teks/ buku ajar.

3. Paten, hak cipta, HKI, dan lainnya.

4. Kebijakan (pedoman regulasi), model, rekayasa sosial, dan lain-lain. 5. Pengkajian, pengembangan, dan penerapan IPTEKSOSBUD.

B. Indikator Kinerja Penelitian

Tingkat keberhasilan program pendanaan penelitian intenal UMJ diukur dengan indikator kinerja kunci berupa pencapaian luaran yang telah ditetapkan peneliti di dalam proposal yang diajukan. Pengukuran indikator kinerja dilakukan pada saat monitoring dan evaluasi pelaksanaan penelitian, dan/atau dari laporan kemajuan, dan atau dari laporan akhir. Indikator kinerja kunci tersebut berisi bukti‐bukti pencapaian luaran sesuai target dalam proposal yang diajukan, berupa : a. Teknologi tepat guna dan/atau rekayasa sosial, dan/ atau rumusan kebijakan

publik, dan/atau model pembelajaran.

b. Proses atau bukti pendaftaran paten/HKI/atau Hak Cipta.

c. Pengiriman naskah artikel ilmiah untuk publikasi di jurnal bereputasi internasional atau jurnal nasional terakreditasi.

d. Prosiding dan/atau bukti sebagai pembicara kunci/oral/poster dalam temu ilmiah tingkat internasional/nasional.

(35)

Pedoman Penelitian Internal UMJ Akhir 31 e. Naskah buku ajar dalam bentuk draft, sudah edit dan/atau sudah terbit dengan

(36)

Pedoman Penelitian Internal UMJ Akhir 32

LAMPIRAN – LAMPIRAN

Lampiran I. FORMAT PENULISAN PROPOSAL PENELITIAN Format I.1. Halaman Sampul Penelitian

1. Proposal Warna sampul : warna bendera

USULAN

PENELITIAN INTERNAL

DOSEN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA

JUDUL PENELITIAN

TIM PENGUSUL

(Nama Ketua dan anggota tim, lengkap dengan gelar dan NIDN)

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA

Tahun ….

Bidang Ilmu : ___________________ Program Studi : ___________________

(37)

Pedoman Penelitian Internal UMJ Akhir 33

(38)

Pedoman Penelitian Internal UMJ Akhir 34 Format I.2. Halaman Pengesahan Proposal

HALAMAN PENGESAHAN PROPOSAL PENELITIAN INTERNAL

Judul Penelitian ... :

... Nama Bidang Ilmu ... : Ketua Peneliti: ... : a. Nama Lengkap ... b. NIDN ... c. Jabatan Fungsional ... : d. Program Studi ... : e. Nomor HP ... f. Alamat Surel (e-mail) ... Anggota Peneliti (1) ... : a. Nama Lengkap ... : b. NIDN ... c. Jabatan Fungsional ... Anggota Peneliti (2) ... : a. Nama Lengkap ... : b. NIDN ... c. Jabatan Fungsional ... Biaya yang diusulkan ... :

Kota, tanggal-bulan-tahun Mengetahui;

Ketua Program Studi Ketua Peneliti,

Tanda Tangan (Tinta Biru) Tanda Tangan (Tinta Biru)

(Nama Lengkap) (Nama lengkap)

NIDN/NIK/NID NIDN/NIK/NID

Mengetahui, Menyetujui,

Ketua LPPM, Dekan,

Tanda Tangan (Tinta Biru) Tanda Tangan (Tinta Biru)

(Nama Lengkap) (Nama Lengkap)

(39)

Pedoman Penelitian Internal UMJ Akhir 35

(40)

36 Format I. 3. Halaman Daftar Isi

DAFTAR ISI JUDUL ... HALAMAN PENGESAHAN ... i DAFTAR ISI ... ii RINGKASAN ... iii BAB I. PENDAHULUAN ... A. ... 1 B. ... 3 C. Dst ... 3

BAB II. TINJAUAN PUSTAKA ... 5

A. ... 5

B. ... 6

C. ... Dst ... 7

BAB III. METODE PENELITIAN A. ... 10

B. ... 10

C. ... Dst ... 10

BAB IV. ... 13

BAB V. HASIL PENELITIAN DAN PEMBHASAN ... 15

BAB VI. KESIMPULAN DAN SARAN ... 15

DAFTAR PUSTAKA ... 16 LAMPIRAN – LAMPIRAN

(41)

37 Format I. 4. Sistematika Penulisan Proposal Penelitian

1. Ringkasan Proposal

Berisi masalah dan tujuan yang ingin dicapai serta target khusus yang ingin diperoleh peneliti serta metode yang akan dipakai dalam pencapaian tujuan tersebut. Ringkasan penelitian ini harus mampu menguraikan secara cermat dan singkat tentang rencana kegiatan yang akan dilakukan dari awal sampai akhir untuk tujuan penelitian.

2. Bab 1. Pendahuluan

Merupakan uraian latar belakang dan permasalahan yang akan diteliti, tujuan khusus, dan urgensi (keutamaan. penelitian. Pemilihan topik penelitian yang dilandasi oleh keingintahuan peneliti dalam mengungkapkan suatu gejala/ konsep/dugaan untuk mencapai suatu tujuan. Hal-hal yang melandasi atau argumentasi yang menguatkan bahwa penelitian tersebut penting untuk dilaksanakan. Masalah yang akan diteliti harus dirumuskan secara jelas disertai dengan pendekatan dan konsep untuk menjawab permasalahan, pengujian hipotesis atau dugaan yang akan dibuktikan. Menjelaskan juga target luaran yang ingin dicapai temuan/inovasi yang ditargetkan serta penerapannya dalam rangka menunjang pembangunan dan pengembangan ipteks-sosbud.

3. Bab 2. Tinjauan Pustaka

Dalam bab ini diuraikan secara jelas kajian pustaka yang melandasi timbulnya gagasan dan permasalahan yang akan diteliti, mengemukakan state of the art dalam bidang yang diteliti dengan menguraikan teori dari bahan pustaka primer (jurnal dan HKI. yang relevan dan terkini dengan mengutamakan hasil penelitian pada jurnal ilmiah. Menjelaskan juga studi pendahuluan yang telah dilaksanakan dan hasil yang sudah dicapai.

4. Bab 3. Metode Penelitian

Berisi uraian tentang metode yang akan digunakan dalam penelitian, lokasi penelitian, peubah yang diamati/diukur, model yang digunakan, rancangan penelitian, serta teknik pengumpulan dan analisis data. Untuk penelitian yang menggunakan metode kualitatif perlu dijelaskan pendekatan yang digunakan, proses pengumpulan dan analisis informasi, serta penafsiran dan penarikan kesimpulan penelitian.

(42)

38 apa yang sudah dilaksanakan dan apa yang akandikerjakan untuk 1 tahun. Bagan penelitian harus dibuat secara utuh dengan penahapan yang jelas, mulai dari mana, bagaimana luaran tahunannya, lokasi penelitian, dan indikator capaian yang terukur. Jadwal Penelitian disusun dalam bentuk bar chart untuk rencana penelitian yang diajukan. Lampiran 6

5. Daftar Pustaka

Daftar Pustaka disusun berdasarkan sistem nama dan tahun, dengan urutan abjad nama pengarang, tahun, judul tulisan, dan sumber. Hanya pustaka yang dikutip dalam usulan penelitian yang dicantumkan dalam Daftar Pustaka.

6. Lampiran lampiran 1) Halaman Pengesahan 2) Jadwal Penelitian 3) Biodata Peneliti 4) Surat Pernyataan

(43)

39 Lampiran 2. Format Lembar Evaluasi Proposal Penelitian Internal

FORMULIR EVALUASI PROPOSAL PENELITIAN INTERNAL

Judul Penelitian : ……… Bidang Penelitian : ……… Fakultas : ……… Program Studi : ……… Ketua Peneliti a. Nama Lengkap : ……… b. NIDN : ……… c. Jabatan Fungsional : ……… Anggota Peneliti : ……. orang

No Kriteria Penilaian Bobot (%) Skor Nilai

1 Perumusan Masalah, tujuan, dan peta jalan 15 penelitian

2 Luaran (proses dan produk): a. Produk, kebijakan, model, rekayasa sosial, dan teknologi tepat guna

35 b. HKI ; c. Publikasi

3 Tinjauan pistaka (Studi pustaka/kemajuan yang 15 telah dicapai dan studi pendahuluan)

4 Metode penelitian (Desain dan ketepatan 20 metode penelitian)

5 Kelayakan : a. Jadwal ; b. Personalia; dan c. Dukungan sarana dan prasarana

15

Jumlah 100

Keterangan : Skor : 1, 2, 3, 5, 6, 7 (1 = Buruk; 2 = Sangat kurang; 3 = Kurang; 5 = Cukup; 6 = Baik; 7 =

Sangat baik); Nilai = Bobot x Skor Komentar Penilai : ……… ……… ……… Kota, tanggal-bulan-tahun Penilai, Tanda tangan

(44)

40

( Nama Lengkap )

Lampiran 3. Format Halaman Pengesahan Laporan Kemajuan Penelitian Halaman Pengesahan Laporan Kemajuan Penelitian

1. Judul Kegiatan : ... 2. Jenis Hibah : Dana Fakultas/Universitas

3. Ketua Peneliti : ... 4. Total Dana Kegiatan : ... 5. Lokasi Kegiatan :

a. Lab./Lap : ... b. Rumah Kaca : ... 6. Pelaksanaan Kegiatan :

a. Tanggal mulai : ... b. Tabulasi agenda yang sudah dilakukan dan yang belum dilakukan :

No Kegiatan yang sudah dilakukan Kegiatan yang belum/sedang dilakukan 1. 2. 3. 4. 5.

c. Ketidaksesuaian antara pelaksanaan kegiatan dengan rencana kegiatan:

No Rencana Pelaksanaan Alasan

1. 2. 3. 4. 5.

7. Masalah yang dihadapi : ... 8. Publikasi :

a. Judul Artikel : ... b. Nama jurnal : ... c. Edisi : : ...

(45)

41 9. Pertemuan Ilmiah : Internasional/Nasional*:

10. HKI : Ada /tidak ada Paten/HakCipta

11. Capaian Luaran : ... Jakarta, ... Ketua Peneliti Nama ... NIDN... Mengetahui, Ketua LPPM , Menyetujui, Dekan Fakultas...

Tanda Tangan (Tinta Biru) Tanda Tangan (Tinta Biru)

(46)

42 Lampiran 4. Format Halaman Pengesahan Laporan Akhir Penelitian Internal

HALAMAN PENGESAHAN LAPORAN AKHIR PENELITIAN INTERNAL

Judul Penelitian : ...

... Nama Bidang Ilmu : ... Ketua Peneliti: : ... a. Nama Lengkap ... b. NIDN ... c. Jabatan Fungsional : ... d. Program Studi : ... e. Nomor HP ... f. Alamat Surel (e-mail) ... Anggota Peneliti (1) : ... a. Nama Lengkap : ... b. NIDN ... c. Jabatan Fungsional ... Anggota Peneliti (2) : ... a. Nama Lengkap : ... b. NIDN ... c. Jabatan Fungsional ... Biaya Penelitian : ... Kota, tanggal-bulan-tahun Mengetahui

Ketua Program Studi, Ketua Peneliti, Tanda Tangan (Tinta Biru) Tanda Tangan (Tinta Biru)

(Nama Lengkap) (Nama lengkap)

NIDN NIDN

Mengetahui, Menyetujui,

Ketua LPPM, Dekan,

Tanda Tangan (Tinta Biru) Tanda Tangan (Tinta Biru)

(Nama Lengkap) (Nama Lengkap)

(47)

43 Lampiran 5. Format Jadwal Kegiatan

JADWAL KEGIATAN

No Jenis Kegiatan Tahun 1

1 2 3 4 .. .. 12 1 Kegiatan 1 2 Kegiatan 2 3 ………. 4 ………. 5 ………. 6 ………. 7 ………. 8 ………. 9 ………. n Kegiatan ke-n Ciputat, tanggal-bulan-tahun Ketua Peneliti, Tanda tangan ( Nama Lengkap )

(48)

44 Lampiran 7. Format Biodata Masing-Masing Ketua/Anggota Tim Peneliti

BIODATA KETUA DAN ANGGOTA TIM PENELITI A. Identitas Diri

1 Nama Lengkap (dengan gelar)

2 Jenis Kelamin L/P

3 Jabatan Fungsional

4 NIDN

5 Tempat dan Tanggal Lahir 6 E-mail

7 Nomor Telepon/HP

8 Alamat Kantor

9 Nomor Telepon/Faks

10 Mata Kuliah yg Diampu 1

2 11 Jabatan dalam penelitian

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai ketidak-sesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.

Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan Penelitian Internal Universitas Muhammadiyah Jakarta.

Ciputat, tanggal-bulan-tahun Pengusul,

Tanda tangan (Tinta Biru)

(49)
(50)
(51)

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini akan meneliti tentang citra destinasi Daerah Istimewa Yogyakarta menurut asal wisatawan yang sedang melakukan kunjungan destinasi. Responden

i a' ' bahwa untuk kelancaran pelaksanaan kegiatan Reaiewer penelitian Lembaga penelitian dan Pengabdian pada Maiyarakat (LPPM) Universitas Negeri yogyakarta Tahun

Pelaksanaan Audit Mutu Internal di Universitas Dahrmas Indonesia memiliki enam tujuan dasar, yaitu:.. Melakukan assesment persoalan atau hambatan- hambatan yang dihadapi

Bentuk pertanggungjawaban tersebut adalah atas kegiatan Penyelenggara karena tidak dapat mengelola dan mengoperasikan layanan pinjam meminjam uang berbasis teknologi

Skema pengabdian kepada masyarakat yang dikelola FAI merupakan pengabdian kepada masyarakat yang berbasis pada upaya peningkatan dan mengembangkan keilmuan

Pembuatan buku panduan dalam melakukan Pencegahan dan Penanggulangan Plagiarisme ini mengacu pada panduan pelaksanaan penelitian dan pengabdian kepada

6.1.6 Ketua Peneliti memproses ke Dekan untuk mendapatkan persetujuan (penugasan peneliti dan ketersedian sarana penelitian) terhadap proposal

Sesuai dengan pendapat para ahli bahwa motivasi adalah keadaan dalam pribadi seseorang yang mendorong keinginan individu untuk melakukan kegiatan- kegiatan tertentu guna mencapai suatu