• Tidak ada hasil yang ditemukan

Diskusi 5 Akuntansi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Diskusi 5 Akuntansi"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

 AKUNT

 AKUNTANSANSI PERSEI PERSEROANROAN

1. PERSEROAN 1. PERSEROAN

Perseroan adalah badan hukum yang dapat memlk harta kekayaan! menandatangan Perseroan adalah badan hukum yang dapat memlk harta kekayaan! menandatangan per"an"an! mengadakan utang#putang dan hak serta ke$a"ban sepert orang#orang per"an"an! mengadakan utang#putang dan hak serta ke$a"ban sepert orang#orang prbad. Perseroan dbag men"ad dua "ens yatu %

prbad. Perseroan dbag men"ad dua "ens yatu % 

 Perseroan tertutup bla saham#sahamnya hanya dmlk oleh kalangan orangPerseroan tertutup bla saham#sahamnya hanya dmlk oleh kalangan orang tertentu sa"a.

tertentu sa"a. 

 Perseroan terbuka kalau saham#sahamnya dapat dbel oleh masyarakat bebas.Perseroan terbuka kalau saham#sahamnya dapat dbel oleh masyarakat bebas. &odal saham persero dapat terdr atas saham basa dan saham prortas 'saham

&odal saham persero dapat terdr atas saham basa dan saham prortas 'saham pre(eren). Saham prortas adalah saham yang memlk hak#hak lebh tertentu! sepert pre(eren). Saham prortas adalah saham yang memlk hak#hak lebh tertentu! sepert hak untuk memperoleh de*den lebh dahulu! hak suara! hak pembagan de*den yang hak untuk memperoleh de*den lebh dahulu! hak suara! hak pembagan de*den yang past dan hak pembagan kekayaan lebh dahulu. Sehubungan dengan maslah

past dan hak pembagan kekayaan lebh dahulu. Sehubungan dengan maslah pembagan d*den saham prortas dapat dbedakan men"ad %

pembagan d*den saham prortas dapat dbedakan men"ad % 1.

1. Saham prSaham prortas yortas yang kumulatang kumulat(! parts(! partspaspas +.

+. Saham proSaham prortas yanrtas yang kumulat(! ng kumulat(! non#partson#partspaspas ,.

,. Saham proSaham prortas yanrtas yang non#kumug non#kumulat(! partslat(! partspaspas -.

-. Saham prortSaham prortas yang non#as yang non#kumulat(! nokumulat(! non#partsn#partspaspas

 erdasarkan Karakterstk perseroan tu adalah sebaga berkut n %erdasarkan Karakterstk perseroan tu adalah sebaga berkut n %

 adan /ukum tersendr atau terpsah! maksudnya perseroan sebaga badan hukum  adan /ukum tersendr atau terpsah! maksudnya perseroan sebaga badan hukum yang berdr sendr terpsah dar pemlknya yang kta sebut 0pemegang saham. yang berdr sendr terpsah dar pemlknya yang kta sebut 0pemegang saham. Perseroan memlk hak sebagamana dengan hak yang dmlk oleh 0manusa yatu Perseroan memlk hak sebagamana dengan hak yang dmlk oleh 0manusa yatu dapat melakukan pembelan! pemlkan dan pen"ualan harta kekayaannya atas

dapat melakukan pembelan! pemlkan dan pen"ualan harta kekayaannya atas

namanya sendr bukan atas nama perusahaan. &eskpun dalam akuntans danggap namanya sendr bukan atas nama perusahaan. &eskpun dalam akuntans danggap harta tersebut mlk perusahaan! namun se2ara hukum harta tersebut mlk prbad. harta tersebut mlk perusahaan! namun se2ara hukum harta tersebut mlk prbad. 

 Kelangsungan hdup dan hak kepemlkan yang dapat dpndahtangankan!Kelangsungan hdup dan hak kepemlkan yang dapat dpndahtangankan!

maksudnya sebagan besar perseroan dapat terus hdup tanpa terpengaruh oleh maksudnya sebagan besar perseroan dapat terus hdup tanpa terpengaruh oleh perubahan dalam kepemlkan saham. Pemegang saham dapat memndahkan perubahan dalam kepemlkan saham. Pemegang saham dapat memndahkan kepemlkan saham sesuka mereka dan dapat men"ual atau memperdagangkan kepemlkan saham sesuka mereka dan dapat men"ual atau memperdagangkan

(2)

saham kepada orang lan! memberkan saham atau me$arskannya dalam surat $asat! atau melenyapkannya dengan 2ara apapun. Pemndahan saham tdak mempengaruh kelangsungan hdup perseroan.

 Tanggung "a$ab Utang yang terbatas! maksudnya adalah seorang pemegang saham memlk ke$a"ban yang terbatas atas Utang yang dmlk perseroan. Pemegang saham tdak mempunya ke$a"ban prbad untuk membayar ke$a"ban perseroan. Kerugan terbesar yang mungkn dalam oleh pemegang saham adalah sebesar n*estas yang dtanamkan dalam perseroan tersebut.

 Tdak ada ke$a"ban bersama! maksudnya tdak ada suatu per"an"an atau kontrak yang dtandatangan oleh salah satu pemlk akan mengkat perusahaan se2ara keseluruhan.

 Pemsahan antara kepemlkan dan pengelolaan perusahaan! maksudnya pemegang saham dapat mengn*estaskan uangnnya dalam perseroan tanpa harus

men"alankan usaha atau mengganggu urusan prbad. Namun hal n apabla dtn"au dar teor mana"emen akan mengakbatkan masalah! pengelola perseroan mungkn memutuskan untuk men"alankan perseroan untuk keuntungan mereka sendr! dan bukan untuk keuntungan pemegang saham.

 Tambahan Pa"ak Penghaslan Perseroan! maksudnya perseroan akan dkena pa"ak berganda! pa"ak n men2akup pa"ak penghaslan yatu pemegang saham akan

membayar pa"ak penghaslan prbad atas d*den yang mereka peroleh dar perseroan tersebut. 3an pa"ak atas laba yang dperoleh perseroan.

 3atur oleh peraturan pemerntah! maksudnya adalah negara melakukan

penga$asan terhadap hal#hal yang dlakukan oleh perseroan untuk melndung

phak#phak yang memberkan pn"aman atau melakukan n*estas dalam perseroan. Peraturan pemerntah tersebut datur dalam pasal 45 Undang#Undang Perseroan Terbatas tahun 1554! dkatakan bah$a dreks perseroan $a"b menyerahkan

perhtungan tahunan perseroan kepada akuntan publk untuk dperksa! apabla '1) bdang usaha perseroan tersebut berkatan dengan pengerahan dana masyarakat! '+) perseroan mengeluarkan surat pengakuan Utang! atau ',) perseroan merupakan perseroan terbuka. 6aporan atas hasl pemerksaan akuntan publk tersebut akan dsampakan pada Rapat Umum Pemegang Saham 'RUPS) melalu dreks untuk

(3)

dsahkan. Setelah mendapatkan pengesahan dar RUPS! maka perhtungan tahunan tersebut akan dumumkan dalam dua surat kabar haran.

Perseroan mengeluarkan berbaga ma2am "ens saham yang berbeda#beda untuk men"angkau berbaga ma2am n*estor. Saham perseroan dapat dbedakan men"ad + 'dua) "ens! yatu %

1) Saham basa '7ommon Sto2k)

Saham basa '7ommon Sto2k) merupakan bagan dar modal saham! dan danggap sebaga modal permanen dalam perseroan! karena modal n tdak dapat dambl oleh pemegang saham dan setap lembar saham basa n memlk hak#hak yang setara. +) Saham pre(eren 'Pre(erred Sto2k)

Saham pre(eren 'Pre(erred Sto2k) adalah saham yang memlk hak#hak stme$a untuk memkat para n*estor! antara lan hak suara! hak dalam pembagan laba! hak dalam pembagan kekayaan dan sebaganya. Saham pre(eren basanya dberkan kepada para pendr perseroan atau dberkan kepada orang#orang tertentu yang ber"asa kepada perusahaan. Saham pre(eren dbedakan men"ad dua yatu %

a) Saham pre(eren partspas adalah saham yang selan memperoleh d*den yang tetap "umlahnya! "uga kut ambl bagan dalam pembagan keuntungan! apabla keuntungan melebh "umlah persentase tertentu. Saham pre(eren nonpartspas hanya memperoleh d*den yang "umlahnya tetap sa"a. Partspas n bsa

partspas sebagan atau partspas penuh.

b) Saham pre(eren kumulat( adalah saham#saham yang "ka pada suatu tahun perusahaan tdak membagkan laba 'd*den)! maka d*den#d*den dar tahun yang tdak dbagkan tersebut dapat dgabungkan dengan d*den tahun

berkutnya. Sedangkan untuk saham pre(eren non kumulat( kebalkan dar saham pre(eren kumulat( yatu apabla perusahaan tdak pada suatu tahun tdak

membagkan laba! maka d*den untuk tahun tersebut tdak dapat dgabungkan dengan d*den tahun berkutnya.

(4)

3e$an Komsars memlk ke$enangan penuh dalam pembagan d*den saham tu pada suatu Perseroan Terbatas. 3e$an komsars n akan mengumumkan dan mendstrbuskan d*den saham kepada para pemegang saham berdasarkan laba perusahaan dan "ens saham yang dmlk oleh para pemegang saham! dmana para pemegang saham pre(eren memlk hak prortas terhadap d*den dan memlk

kesempatan lebh besar untuk menerma d*den se2ara teratur dbandngkan dengan para pemegang saham basa.

+. TRANSAKSI &O3A6

Penya"an modal saham dalam nera2a harus dapat men"elaskan berapa "umlah modal saham statutarnya dan berapa "umlah yang telah dtempatkan.

 Akun modal dalam perseroan dapat dbedakan men"ad% 1) 8umlah nomnal saham

+) 8umlah kelebhan setoran datas nomnalnya 'ago saham)

,) 8umlah laba yang belum dbagkan kepada para pemegang saham.

la perseroan menerbtkan saham tanpa nla nomnal maka harus dtentukan "umlah 'nla) yang dtetapkan. Nla yang dtetapkan n danggap sebaga nla nomnalnya. Pada saat perseroan melakukan ems saham! maka akun kas atau akt*a lan akan ddebet! akun modal saham dkredt sebesar nomnalnya 'par)! dan kelebhan

setoran d2atat dalam akun sendr yang dsebut akun ago saham.

 Akun modal saham selan dpsahkan ke dalam akun modal saham dan ago saham  "uga harus dadakan akun modal untuk setap "ens saham. Klas(kas modal sendr

pada perseroan dapat dbedakan sebaga berkut% &odal Saham &odal Saham Pre(eren 'nomnal) Pre(eren Ago Saham Pre(eren

&odal &odal Saham &odal Saham asa 'nomnal) Sendr asa

6aba yang 3tahan Ago Saham asa

(5)

akt*a yang dterma sebaga setoran tersebut d2atat sebesar harga pasaranya!

selsh antar harga pasar akt*a tersebut dengan nomnal saham d2atat sebaga ago atau dsago saham. la harga pasar akt*a tersebut tdak dapat dtentukan! akt*a tersebut dapat d2atat sebesar harga pasar dar saham perseroan pada saat

pertukaran ter"ad. Selsh harga pasar saham dengan nomnalnya akan d2atat sebaga ago 'dsago).

3alam nera2a selan dsa"kan "umlah modal se2ara keseluruhan! "uga serng dsa"kan nla buku perlembar saham. Nla buku perlembar dhtung dengan 2ara membag alokas modal sendr ke setap "ens saham dengan "umlah lembar yang beredar untuk setap "ensnya. Nla buku n menun"ukkan salah satu (aktor yang berpengaruh terhadap harga pasar saham dbursa.

aya organsas 'baya pendran) adalah baya#baya yang dkeluarkan dalam rangka mendrkan perseroan. aya organsas n pada umumnya akan dsa"kan dalam nera2a sebaga akt*a permanen. la drasa baya organsas tdak akan berman(aat! maka baya organsas damortsas dan dbebankan se2ara sstemats sebaga baya.

&O3A6

1. K6ASI9IKASI &O3A6

Klas(kas modal saham dalam nera2a harus dungkapkan dengan "elas. Penya"an modal saham dengan nera2a harus mengungkapkan berapa "umlah modal dasar! modal yang dtempatkan dan modal yang ada dalam porto(olo. Selsh antar "umlah yang dsetor pemegang saham dengan nomnal saham dnyatakan sebaga Premum &odal Saham. Nama lan dar akun n adalah Ago &odal Saham. Akun &odal

Sumbangan dgunakan untuk menampung sumbangan#sumbangan yang dterma perseroan. Akt*a yang dterma sebaga sumbangan dnla sebesar harga pasar dar akt*a tersebut dterma perusahaan.

&odal dtempatkan 'modal statutar) atau dsebut sebaga n*estas pemegang saham 'shareholder n*estment) adalah "umlah modal yang dsebut dalam akte pendran perseroan dan merupakan "umlah maksmum! atau modal dtempatkan tu merupakan "umlah total dar dua sumber utama modal para pemegang saham.

(6)

Sumber utama modal dtempatkan 'modal statutar) adalah sebaga berkut %

1. &odal yang dsetorkan oleh pemegang saham dan phak#phak lan yang dsebut dengan modal dsetor 'pad n 2aptal). Sumber utama modal dsetor n dar

penerbtan saham#saham atau sert(kat saham yang dapat dmlk oleh masyarakat.  Ada + "ens:kelas saham yatu saham basa dan saham pre(eren. &odal yang

dsetorkan oleh pemegang saham n d2atat dalam akun yang terpsah bag masng# masng "ens:kelas saham! apabla hanya terdapat satu "ens saham atau satu kelas saham maka akun tersebut dber nama saham basa '2ommon sto2k) atau modal saham '2aptal sto2k). Sumber modal dsetor lan bsa berasal dar sumbangan 'donas) akt*a dar kelompok masyarakat atau pemerntah daerah yatu berupa tanah atau bangunan sebaga nsent( agar perseroan tersebut berlokas pada komuntasnya. &odal dsetor n dengan &odal Sumbangan.

+. 6aba bersh yang dtahan dalam perusahaan! yang dnamakan dengan laba dtahan 'retaned earnngs). 6aba dtahan berasal dar operas perusahaan. 6aba bersh menngkatkan laba dtahan sementara d*den mengurang laba dtahan! "ad laba dtahan men2ermnkan laba bersh kumulat( perseroan yang belum

ddstrbuskan kepada para pemegang saham sebaga d*den. Saldo 6aba dtahan n tdak boleh dntreprestaskan sebaga kas yang terssa setelah d*den dbagkan karena laba yang dtahan dalam bsns dan bagan kas dar laba tersebut basanya dgunakan oleh phak mana"emen apabla perusahaan membutuhkan modal yang lebh banyak untuk memperbak atau memperluas operas perusahaan. Namun untuk membedakan laba dtahan yang bebas dgunakan dan yang dbatas

penggunaannya dbuat akun khusus yang dber nama sesua dengan maksud dadakan penyshan tersebut. Apabla perusahaan menyshkan laba dtahan untuk ekspans perusahaan! maka akun tersebut dber nama 0penyshan ekspans

perusahaan. Apabla dalam perseroan terdapat akun penyshan maka laporan laba yang dtahan dbag men"ad dua bagan! yatu % '1) men"elaskan bagan laba yang dtahan dsshkan! dan '+) men"elaskan bagan laba yang penggunaannya tdak dbatas dan "umlah dar kedua bagan n kemudan dsa"kan dalam nera2a.

(7)

+. 8ENIS 3I;I3EN

3*den adalah pembagan laba yang dlakukan oleh suatu perseroan kepada para pemegang saham. 3*den dbagkan dalam "umlah yang sama untuk setap lembar sahamnya dan besarnya d*den yang dumumkan oleh 3e$an Komsars tergantung pada ssa keuntungan setelah dkurang dengan potongan#potongan yang dtentukan dalam akte pendran dan "uga tegantung dar keputusan rapat umum pemegang saham 'RUPS). Pembayaran d*den basanya dumumkan melalu surat#surat kabar dan dapat dperoleh dengan menukarkan tanda d*den kepada perseroan yang bersangkutan. Suatu perseroan harus memenuh , 'tga) konds berkut n agar dapat membayar d*den! yatu % '1) laba dtahan yang men2ukup '+) kas yang memada dan ',) tndakan (ormal dar de$an komsars.

3*den dbedakan men"ad + 'dua) berdasarkan bentuknya! yatu %

1. 3*den Tuna '2ash d*dent)! d*den tuna adalah dstrbus laba atau d*den dalam bentuk kas dan basanya dnyatakan dalam rupah atau presentase. 6aba dtahan yang besar atau tngg tdak selalu berart sebuah perseroan memlk kas yang banyak dan mampu membayar d*den tuna. 3reks akan mempertmbangkan (aktor#(aktor berkut dalam menentukan besarnya d*den %

a. Poss modal ker"a perusahaan

b. Sumber#sumber yang dperlukan untuk ren2ana perluasan operas 'ekspans) atau penggantan (asltas.

2. Tanggal "atuh tempo utang yang besarnya 2ukup berart

d. Prospek usaha dmasa depan dan ramalan perekonoman dan ndustr d masa depan.

Sebenarnya 3e$an Komsars suatu perseroan tdak d$a"bkan oleh undang#undang untuk mengumumkan d*den! serngkal perseroan tetap mengumumkan d*den dan mempertahankan 2atatan d*den yang stabl meskpun keadaan perseroan tersebut tdak stabl! hal n dlakukan agar para n*estor tdak pndah ke perseroan lan. Pada pengumuman d*den men2akup tga tanggal pentng! yatu % tanggal pengumuman! tanggal pen2atatan! dan tanggal pembayaran.

(8)

dalam bentuk kas melankan saham kepada para pemegang saham. 3*den saham dapat "uga dberkan dalam bentuk saham basa kepada para pemegang saham pre(eren atau berupa saham pre(eren kepada para pemegang saham basa. 3*den saham n "uga merupakan penanaman kembal laba yang dperoleh perusahaan guna membel (asltas baru atau ekspans kegatan perusahaan.

&embuat "urnal atau pen2atatan transaks d*den

3alam membuat "urnal atau pen2atatan transaks pada kedua "ens d*den tersebut se2ara gars besar sama! yang pertama pen2atatan atau ayat "urnal pada saat

pengumuman d*den adalah dengan mendebt d*den sebesar nla $a"ar 'harga pasar) saham yang dterbtkan dan mengkredt utang d*den bag "ens saham yang bersangkutan sebesar nla nomnal atau nla dtetapkan saham basa yang

dterbtkan. Selsh antara nla $a"ar saham dengan nla yang dtetapkan atau nla nomnal d2atat sebaga premum modal saham atau nama lannya Ago modal

saham. Kedua pen2atatan atau ayat "urnal pada saat saham dterbtkan pada tanggal pembayaran d*den maka d*den saham yang dapat ddstrbuskan ddebt dan saham basa dkredt sebesar nla nomnal atau nla dtetapkan saham yang dterbtkan

(9)

• PERSEKUTUAN

Persekutuan adalah penggabungan dantara dua orang 'badan) atau lebh untuk memlk bersama <sama dan men"alankan suatu perusahaan guna mendapatkan keuntungan atau laba.

Unsur pokok persekutuan yatu %

1. =abungan atau asosas para sekutu! sebaga suatu asosas dar beberapa sekutu 'nd*du) maka persekutuan tdak dapat dpsahkan dengan kesepakatan atau per"an"an! yatu per"an"an untuk memlk! dan mengelola persekutuan. +. Pemlhan dan pengelolaan bersama! ddalam persekutuan harus selalu dtuntut

adanya kebersamaan! yatu% a. Persekutuan dmlk bersama. b. Persekutuan dkelola bersama.

2. Semua resko dtanggung bersama. d. 6aba dbagkan bersama#sama.

,. Tu"uan untuk memperoleh laba. Setap laba yang dperoleh dbag se2ara adl menurut raso atau metode pembagan laba yang telah dsepakat.

7r#2r dar persekutuan adalah % 1. &utual Agen2y

&asng#masng sekutu merupakan agen '$akl! perantara! perpan"angan tangan) dar persekutuan.

+. 6mted 6(e

Umur persekutuan adalah terbatas. /al#hal yang membatas umur persekutuan antara lan per"an"an persekutuan! ketentuan hukum serta putusan pengadlan. Se$aktu#$aktu persekutuan dapat dbubarkan karena masuknya sekutu baru! pengunduran sekutu dan sebaganya.

,. Unlmted 6ablty

Tanggung "a$ab masng#masng sekutu 'ke2ual sekutu pas() tdak terbatas pada modal yang dsetorkannya.

(10)

Kekayaan yang telah dsetorkan kedalam persekutuan sudah bukan lag mlk sekutu penyetor! melankan mlk semua sekutu.

4. Part2paton on Partnershp pro(t

&asng#masng sekutu mempunya hak d dalam pembagan laba atau rug persekutuan.

>. Rght to 3spose o( a Partnershp Interest

&asng#masng sekutu mempunya hak untuk men"ual atau memndahkan haknya atas modal dan ha katas laba kepada orang lan! bak kepada anggota sekutu maupunbukan.

?. &utual 6ably

Semua sekutu bertanggung "a$ab tehadap utang persekutuan. 8ad utang persekutuan adalah utang seluruh sekutu.

Persekuatan dgolongkan men"ad dua kelompok! yatu %

1. Persekutuan 9rma '9a)! adalah persekutuan yang ddrkan atau dadakan untuk men"alankan perusahaan dengan menggunakan nama bersama d mana semua sekutu bertanggung "a$ab penuh dan basanya kut akt( mengelola perusahaan. +. Pesekutuan Komandter '7;)! adalah suatu bentuk per"an"an ker"a sama untuk

berusaha d mana salah satu atau lebh dar anggotanya bertanggung "a$ab terbatas%

a. Sekutu akt( adalah sekutu yang kut akt( mengelola perusahaan dan bertanggung "a$ab penuh dengan seluruh harta perbadnya.

b. Sekutu pas( 'slent partner) adalah sekutu yang hanya menyetor modal sa"a tanpa kut mengelola perusahaan.

,. 8on Sto2k 7ompany adalah persekutuan yang struktur modalnya terbag atas saham#saham yang dapat dpndah tangankan. esarnya saham masng#masng sekutu ddalam 8ont Sto2k 7ompany tdak menun"ukkan besarnya kepemlkan. 3dalam persekutuan per"an"an yang ter"ad ddalamnya terdr dar ketentuan# ketentuan yang harus dsepakat oleh para anggota sekutu bak mula dar yang berhubungan dengan kehdupan samapa dengan pembubaran persekutuan. Is dar kesepakatannya antara lan ! yatu %

(11)

b. Ketentuan mengena sekutu.

2. Ketentuan yang berhubungan dengan modal persekutuan. d. Ketentuan mengena pembagan laba.

e. Ketentuan yang berhubungan dengan pembubaran persekutuan.

(. Ketentuan mengena pertanggungan 'asurans) terhadap masng#masng sekutu. Is per"an"an persekutuan akan dpaka sebaga %

• 3asar pen2atatan setoran modal. • 3asar penghtungan modal.

• 3asar pembagan laba.

• 3asar pen2atatan transaks#transaks persekutuan yang menyangkut modal. •3asar pembagan akt*a dalam lkudas.

3ar pen"elasan datas terlhat bah$a per"an"an mempunya peranan yang sangat pentng dalam persekutuan muala dar pendran samapa dengan

pembubarannya.

Kelebhan dan kekurangan dar persekutuan dbandngkan dengan bentuk badan usaha lannya sepert perseroan terbatas dan lan#lan. erkut adalah kelebhan dar bentuk usaha persekutuan! yatu %

1. 6ebh mudah dalam pendrannya sepert (rma

+. entuk persekutuan sepert (rma "uga lebh mudah dalam pembubarannya msalkan akan berubah men"ad bentuk perseroan terbatas.

,. entuk persekutuan "uga mempunya kebebebasan dan kelu$esan dalam menentukan bentuk usahanya.

-. Kebebasan masng#masng sekutu dalam pengamblan keputusan. 4. Persekutuan hanya $a"b melaporkan pa"aknya tetap bukan pembayar

pa"aknya karena yang membayar pa"ak adalah para sekutu yang memperoleh laba persekutuan. Pa"aknya berupa pa"ak penghaslan

(12)

Sedangkan kelemahan bentuk usaha persekutuan%

1. Tanggung "a$ab prbad sekutu akan hutang perusahaan.

+. Kelangsungan hdup perusahaan basanya terbatas karena kut dtetukan oleh per"an"an dalam pendran persekutuan.

,. Kesultan dalam memndahtangankan kepentngan pemlk.  AKUNTANSI UNTUK PERSEKUTUAN

Pembentukan Persekutuan dan Pembagan 6aba atau Rug Persekutuan Perbedaan pokok antara perusahaan perseorangan dan persekutuan adalah dalam masalah transaks modal. Oleh karena persekutuan merupakan

perusahaan mlk beberapa orang maka laba yang dperoleh "uga harus dbagkan kepada seluruh pemlk. Ada berbaga 2ara dalam pembagan laba atau rug n.  Agar tdak menmbulkan kesultan d kemudan har sebaknya per"an"an

pembagan laba harus durakan dengan "elas dalam bentuk tertuls. la tdak ada per"an"an yang menyangkut masalah pembagan laba atau rug! maka danggap pembagan laba atau rug dlakukan dengan perbandngan yang sama.

la persekutuan dbentuk dar perusahaan yang sebelumnya sudah ber"alan! basanya nla buku akt*a dar perusahaan sebelumnya men"ad tdak rele*an lag. Oleh karena tu pada umumnya nla buku tersebut harus dsesuakan lebh

dahulu. Persekutuan 2ukup men2atat nla akt*a yang baru 'yang dsetu"u bersama)! tdak perlu memperhatkan harga perolehan akt*a ketka dulu dbel oleh perusahaan sebelum men"ad persekutuan. /arga perolehan akt*a bag persekutuan yatu harga pada saat akt*a tersebut men"ad hak persekutuan.

3dalam pembubaran persekutuan dan lkudas persekutuan

Salah satu s(at utama dar bentuk organsas persekutuan adalah usanya yang terbatas. Setap perubahan anggota persekutuan akan mengakbatkan

pembubaran persekutuan. 3engan demkan masuknya anggota sekutu baru! keluarnya anggota sekutu lama dan mennggalnya salah seorang anggota persekutuan! akan membubarkan persekutuan yang ada.

&asuknya sekutu dalam persekutuan dapat dlakukan dengan dua 2ara yatu% 1. dengan 2ara membel hak pemlk sekutu lama@

+. dengan 2ara menyetorkan akt*a kepada persekutuan.

Perbedaan 2ara penermaan sekutu baru akan mengakbatkan perbedaan dalam akuntans. Pada 2ara pertama transaks penermaan sekutu baru hanya dlakukan dengan memndahkan akun modal sekutu lama ke akun sekutu baru. 3engan

(13)

demkan tdak ter"ad perubahan struktur akt*a maupun struktur modal. Pada 2ara kedua persekutuan akan men2atat penambahan akt*a dan penambahan modal. 8umlah akt*a yang d2atat tdak harus sama dengan "umlah modal sekutu baru.  Adakalanya setoran modal d2atat lebh rendah atau lebh tngg sehngga

menmbulkan good$ll yang akan dberkan kepada sekutu lama atau sekutu yang baru masuk. Umumnya bla persekutuan akan menerma anggota baru dadakan penyesuaan lebh dahulu terhadap akun#akun yang ada. Sehngga buku besarnya dapat men2ermnkan harga akt*a se2ara lebh layak. 6aba atau rug yang tmbul karena adanya penlaan kembal n kemudan akan dbagkan kepada para sekutu lama.

la persekutuan mau menghentkan kegatannya! maka basanya akan men"ual seluruh akt*anya. /al n dlakukan untuk memudahkan pembagan kekayaan kepada para anggotanya. Proses pembubaran perusahaan n dkenal dengan proses lkudas. Adapun langkah#langkah dalam proses lkudas adalah%

1. menyesuakan dan menutup buku#buku yang ada@ +. men"ual seluruh akt*a nonkas 'realsas)@

,. melunas seluruh utang perusahaan@

-. mengembalkan modal kepada para sekutu.

Oleh karena tanggung "a$ab anggota persekutuan tdak terbatas maka bla ada salah seorang anggota sekutu yang modalnya negat( mereka tetap harus

menutup "umlah modal yang negat( tersebut. Seandanya sekutu tersebut dalam keadaan bangkrut! maka sekutu yang mash mampu harus menanggung de(st sekutu tersebut.

Referensi

Dokumen terkait

Program studi D-II Pendidikan Guru Sekolah Dasar sebagai salah satu lembaga pendidikan di Pergurun Tinggi bertujuan untuk menghasilkan Guru Kelas Sekolah Dasar yang profesional

Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri 1 Pontianak dan hanya melibatkan satu kelas, yakni kelas X Akuntansi 2 dengan jumlah siswa yang hadir sebanyak 34 orang. Sehingga jumlah data

Pertama grafk tersebut l!l!s u&#34;i garis #ertikal artinya setiap garis #ertikal pada bidang k!!rdinat $artesius mem!t!ng grafk pada maksimal satu titik.. *al ini

PROGRAM TAHUNAN MATA PELAJARAN KEWIRAUSAHAAN, KELAS X (sepuluh) SEMESTER GENJIL s/d GANJIL, TAHUN PELAJARAN. 2!&#34;/2!#

Beban belajar dinyatakan dalam jam belajar setiap minggu untuk masa belajar selama satu semester. Beban belajar di SD Negeri Uning Mas kelas I, II, dan III masing-masing 30, 32,

Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri 1 Pontianak dan hanya melibatkan satu kelas, yakni kelas X Akuntansi 2 dengan jumlah siswa yang hadir sebanyak 34 orang. Sehingga jumlah data

8uatu lokus genetik dapat diatur oleh lebih dari satu mekanisme. 0ada saat glukosa tersedia, tidak dibutuhkan peme/ahan gula lain, dan gen pengkode&#34;en=im peme/ah gula lain

Pernyataan Efektif S-110/D.04/2013 Tanggal Peluncuran Kelas A 29 Mei 2013 Jenis Reksa Dana Reksa Dana Saham Bank Kustodian Standard Chartered Bank Mata Uang IDR Publikasi NAB