• Tidak ada hasil yang ditemukan

TESIS. Oleh RIDWAN SINURAT /IKM

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "TESIS. Oleh RIDWAN SINURAT /IKM"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

PENGARUH KARAKTERISTIK PEKERJA DAN PAPARAN DEBU SER TA KONDISI FISIK LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KAPASITAS

VITAL PARU PEKERJA DI PTP NUSAN TARA III (PERSERO) PKS RAMBUTAN KABUPATEN SERDANG BEDAGAI

TAHUN 2013 TESIS Oleh RIDWAN SINURAT 117032175/IKM

PROGRAM STUDI S2 ILMU KESEHATAN MASYARAKAT FAKULTAS KESEHATAN MASYAR AKAT

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN

(2)

PENGARUH KARAKTERISTIK PEKERJA DAN PAPARAN DEBU SER TA KONDISI FISIK LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KAPASITAS

VITAL PARU PEKERJA DI PTP NUSAN TARA III (PERSERO) PKS RAMBUTAN KABUPATEN SERDANG BEDAGAI

TAHUN 2013

TESIS

Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat

untuk Mempe roleh Gelar Magister Kesehatan (M.Kes) dalam Program Studi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat Minat Studi Manaje men Kesehatan Lingk unga n Industri pada Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara

Oleh

RIDWAN SINURAT 117032175/IKM

PROGRAM STUDI S2 ILMU KESEHATAN MASYARAKAT FAKULTAS KESEHATAN MASYAR AKAT

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN

(3)

Judul Tesis : PENGARUH KARAKTERISTIK PEKERJA DAN PAPARAN DEBU SER TA KONDISI FISIK

LINGKUNGAN KERJA TERHADAP

KAPASITAS VITAL PARU PEKERJA DI PTP NUSANTAR A III (PERSERO) PKS RAMBUTAN KABUPATEN SERDANG BEDAGAI TAHUN 2013

Nama Mahasiswa : Ridwan Sinurat Nomor Induk Mahasiwa : 117032175

Prog ram Studi : S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Minat Studi : Manaje men Kesehatan Lingk ungan Industri

Menye tujui Komisi Pembimbing

(Prof. Dr. Basuki Wirdjosentono, M.S) Ketua

(Ir. Indra Chahaya, M.Si) Anggota

Dekan

(Dr. D rs. Surya Utama, M.S)

(4)

Telah diuji

Pada tanggal : 19 Agustus 2013

PANITIA PENGUJI TESIS

Ketua : Prof. D r. Basuki Wirdjosentono, M.S Anggota : 1. Ir. Indra Chahaya, M.Si

2. Dr. dr. Wirsal Hasan, MPH 3. Ir. Evi Naria, M.Kes

(5)

PERN YATAAN

PENGARUH KARAKTERISTIK PEKERJA DAN PAPARAN DEBU SER TA KONDISI FISIK LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KAPASITAS

VITAL PARU PEKERJA DI PTP NUSAN TARA III (PERSERO) PKS RAMBUTAN KABUPATEN SERDANG BEDAGAI

TAHUN 2013

TESIS

Dengan ini saya menyatakan bahwa dalam tesis ini tidak terdapat karya yang pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan di suatu pergur uan tinggi dan sepanjang pengetahuan saya juga tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan oleh orang lain, kecuali yang secara tertulis diacu dalam naskah ini dan disebutkan dalam daftar pustaka.

Medan, Oktober 2013

Ridwan Sinurat

(6)

ABSTRAK

Paru-paru adalah salah satu bagian tubuh vital manusia. Unjuk kerja paru dapat diketahui salah satunya melalui uji spirometri. Data perawatan pekerja di PKS Rambutan Februari 2013 terdapat 14 orang mengalami penyakit saluran pernafasan, 12 orang berobat di Poliklinik Kebun dan 2 orang di rumah sakit. Laporan pengukuran dan pemeriksaan kesehatan oleh Balai K3 Medan tahun 2009 diketahui ada area kerja yang kadar debunya >NAB (3,06 mg/m3

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh karakteristik pekerja dan paparan debu serta kondisi fisik lingkungan kerja terhadap kapasitas vital paru pekerja di PKS Rambutan PTP Nusantara III (Persero) Kabupaten Serdang Bedagai.

) dan hasil pemeriksaan fungsi paru terhadap 15 orang pekerja, terdapat 6 orang mengalami gangguan faal paru.

Jenis penelitian ini adalah explanatory research dengan desain Cross

Sectional. Populasi berjumlah 73 orang yang bekerja pada area produksi dan diambil

50 orang sampel dengan teknik purposive sampling. Data diperoleh dari hasil wawancara, pengukuran kadar debu, suhu dan kelembaban lingkungan kerja serta pemeriksaan spirometri. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat dengan uji

Chi-Square dan Fisher’s Exact Test serta multivariat dengan Regresi Logistik

Berganda (α = 0,05).

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa umur, masa kerja, kebiasaan merokok, suhu dan kelembaban lingkungan kerja berhubungan dengan kapasitas vital paru, sedangkan variabel penggunaan APD dan kadar debu tidak memiliki hubungan.

Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa variabel umur >40 tahun (RP = 0,107 ; CI=0,012-0,985) dan kebiasaan merokok (RP=0,181; CI=0,043-0,759) berpengaruh terhadap penurunan kapasitas vital paru, karena itu disarankan kepada pihak manajemen PKS Rambutan agar senantiasa menggalakkan kampanye anti rokok di lingkungan perusahaan, melakukan pemantauan lingkungan kerja secara teratur sesuai ketentuan. Dan setiap pekerja dihimbau agar tidak merokok, melakukan olah raga rutin dan teratur, memakan makanan bergizi dan selalu menggunakan APD saat bekerja.

Kata Kunci : Kapasitas Vital Paru, Karakteristik Pekerja, Kadar Debu, Kondisi Fisik Lingkungan Kerja

(7)

ABSTRACT

Lung is one of the vital part of human body. Lung performance could be known, one of the method is by spirometry. Medical records data of employees in Palm Oil Mill Rambutan Feb, 2013, were found 14 employees had problem with their breath systems, 12 had sent to Polyclinic Kebun and 2 others at hospital. The report of environment and health monitoring by Occupational Safety and Health of Medan in 2009,had found any workplace with dust consentration level higher then TLV (3,06 mg/m3), and the result of lung test by spirometry which conducted to 15 employees, were found 6 employees had problem with lung.

The purpose of this study is to analyze the effect of employees characteristics, dust exposure and environment condition to lung vital capacity of employees in Palm Oil Mill Rambutan PTP Nusantara III (Persero) Serdang Bedagai Region. The type of this research is explanatory research with cross sectional method. The population are 73 peoples working on the production area and taken 50 peoples as samples by purposive sampling method. The data was collected by interview, dust, temperature, humidity measurement and lung test with spirometry. Data analysis was perfomed with univariate, bivariate with Chi-Square and Fisher’s Exact Test and the multivariate with multiple logistic regression test (α= 0,05).

The result indicates that age, working life, smoking habit, temperature and humidity have good correlation with decreased of lung vital capacity, the dust exposure and PPE used (dust mask) have no corelation.

The conclution of this research state that age >40 years old (RP = 0,107 ; CI=0,012-0,985) and smoking habit (RP=0,181; CI=0,043-0,759) are influencing the decreased of lung vital capacity, so suggested to the management of Palm oil mill Rambutan in order to promote no smoking campaign at the company, conducted regularly environment monitoring according to regulation. And every worker suggested to avoid smoking habit, doing sport and body fitness, eat nutrients/healthy foods and usually use PPE when working.

Key Words : Lung Vital Capacity, Employee Charateristics, Dust Concentration, Workplace Environment Condition

(8)

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan karuniaNya penulis telah dapat menyelesaikan tesis ini dengan judul “Pengaruh Karakteristik

Pekerja dan Paparan Debu serta Kondisi Fisik Lingkungan Kerja terhadap Kapasitas Vital Paru Pekerja di PTP Nusantara III (Persero) PKS Rambutan Kabupaten Serdang Bedagai Tahun 2013”.

Dalam menyusun tesis ini penulis banyak mendapat bantuan, dukungan dan bimbingan dari berbagai pihak sehingga tesis ini dapat diselesaikan. Untuk itu pada kesempatan ini penulis menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada:

1. Prof. Dr. Basuki Wirdjosentono, M.S dan Ir. Indra Chahaya, M.Si selaku komisi pembimbing yang dengan sabar dan tulus serta banyak memberikan perhatian, dukungan, pengertian dan pengarahan kepada penulis dalam penyusunan tesis ini. 2. Dr. dr. Wirsal Hasan, M.P.H dan Ir. Evi Naria, M.Kes selaku komisi penguji yang

telah memberi masukan sehingga dapat meningkatkan kesempurnaan tesis ini. 3. Seluruh dosen Program Studi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera

Utara yang telah banyak memberikan ilmu dan pengetahuan baru kepada penulis. 4. Dr. Drs. Surya Utama, M.S selaku Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat

Universitas Sumatera Utara.

5. Dr. Ir. Evawany Aritonang, M.Si selaku Sekretaris Program Studi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara.

(9)

6. Prof. Dr. dr. Syahril Pasaribu, DTM & H, M.Sc (CTM), Sp.A(K) selaku Rektor Universitas Sumatera Utara.

7. Direktur SDM & Umum PTP. Nusantara III (Persero) dan Manager PKS Rambutan yang telah menyetujui tempat penelitian tesis ini serta seluruh staf dan karyawan khususnya para responden yang telah membantu dan memberikan dukungan saat melakukan penelitian ini di PKS Rambutan Kabupaten Serdang Bedagai pada bulan Juni 2013.

8. Rekan-rekan mahasiswa di lingkungan Program Studi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat FMK USU khususnya Minat Studi Manajemen Kesehatan Lingkungan Industri.

9. Hari Handoko, Sukamto Edy, Afriadi, Deny Elianson dan M. Rizanur, rekan seperjuangan penulis di Lembaga Perlindungan Tenaga Kerja & K3 (LEMBAGA PROTEKTOR) yang telah membantu penulis saat pelaksanaan penelitian di PKS Rambutan bersama tim dari Balai K3 Medan.

10. Ayahanda tercinta Alm. St. Gr. Laham Sinurat dan Ibunda Portianna br. Manurung beserta seluruh keluarga, Kakak, Abang, Adik dan seluruh keponakan yang telah memberikan dorongan dan inspirasi bagi penulis untuk menyelesaikan tesis ini.

11. Secara khusus kepada isteri tercinta Ir. Rumondang br. Manihuruk dan anak-anakku tersayang Raymond Christopel Sinurat, Rebecca Rinda Christanti Sinurat

(10)

dan Raffles Judika Sinurat yang senantiasa memberikan dukungan dan doa serta selalu penuh pengertian dan kasih, sehingga penulis dapat menyelesaikan tesis ini. 12. Seluruh pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu yang juga telah

memberikan kontribusi dalam penyusunan tesis ini.

Penulis menyadari bahwa tesis ini masih banyak kekurangan dan kelemahan, untuk itu saran dan kritik yang membangun sangat penulis harapkan demi kesempurnaan tesis ini.

Medan, Oktober 2013 Penulis

Ridwan Sinurat 117032175/IKM

(11)

RIWAYAT HIDUP

Ridwan Sinurat, lahir di Lumban Sinurat Kabupaten Toba Samosir pada tanggal 19 September 1969, anak kelima dari delapan bersaudara. Putra dari Ayahanda (Alm.) St. Gr. Laham Sinurat dan Ibunda Portianna br. Manurung. Menikah dengan Ir. Rumondang br. Manihuruk, dan memiliki putra dan putri, Raymond Christopel Sinurat, Rebecca Rinda Christanti Sinurat dan Raffles Judika Sinurat. Sekarang tinggal di Jalan Sei Batanghari No. 74 Medan.

Memulai pendidikan di SD Inpres Janjimatogu lulus tahun 1983, SMPN Janjimatogu lulus tahun 1986. Kemudian melanjutkan pendidikan di SMAN Porsea Kabupaten Tobasa lulus tahun 1989. Pendidikan strata 1 di Fakultas Teknik Jurusan Sipil USU tahun 1989 dan tahun 1990 melanjutkan strata 1 di Fakultas Teknik Jurusan Sipil UI lulus tahun 1996. Pada tahun 2011 sampai sekarang penulis melanjutkan pendidikan pada Program Studi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat Minat Studi Manajemen Kesehatan Lingkungan Industri FKM USU Medan.

Penulis bekerja di PT. Sucofindo (Persero) sejak tahun 1997 di Jakarta, tahun 1998 di Medan, tahun 2002 di Samarinda, tahun 2004 di Jakarta dan tahun 2006 sampai sekarang di Medan.

(12)

DAFTAR ISI

Halaman

ABSTRAK ... i

ABSTRACT ... ii

KATA PENGANTAR ... iii

RIWAYAT HIDUP ... vi

DAFTAR ISI ... vii

DAFTAR TABEL ... x

DAFTAR GAMBAR ... xii

DAFTAR LAMPIRAN ... xiii

BAB 1. PENDAHULUAN ... 1 1.1. Latar Belakang ... 1 1.2. Perumusan Masalah ... 6 1.3. Tujuan Penelitian ... 6 1.4. Hipotesis ... 7 1.5. Manfaat Penelitian ... 8

BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA ... 9

2.1. Debu di Lingkungan Kerja ... 9

2.1.1. Pengertian Debu ... 9

2.1.2. Macam dan Sifat-sifat Debu ... 10

2.1.3. Klasifikasi Debu ... 12

2.1.4. Ukuran Partikel Debu ... 14

2.1.5. NAB Debu di Lingkungan Kerja ... 14

2.1.6. Mekanisme Penimbunan Debu di dalam Paru ... 15

2.1.7. Debu di Lingkungan Pabrik Kelapa Sawit ... 17

2.1.8. Pengaruh Debu terhadap Pernafasan ... 17

2.2. Sistem Pernafasan ... 21

2.2.1. Pengertian Pernafasan ... 21

2.2.2. Anatomi Pernafasan ... 22

2.3. Volume dan Kapasitas Paru ... 25

2.3.1. Volume Paru ... 25

2.3.2. Kapasitas Paru ... 26

2.3.3. Faktor-faktor yang Memengaruhi Kapasitas Vital Paru .... 28

2.3.4. Nilai Standar Kapasitas Vital Paru ... 40

2.3.5. Pemeriksaan Kapasitas Vital Paru ... 41

2.3.6. Penyakit Gangguan Faal Paru ... 43

2.4. Landasan Teori ... 47

(13)

BAB 3. METODE PENELITIAN ... 50

3.1. Jenis Penelitian ... 50

3.2. Lokasi dan Waktu Penelitian ... 50

3.3. Populasi dan Sampel ... 51

3.3.1. Populasi Penelitin ... 51

3.3.2. Sampel Penelitian ... 51

3.4. Metode Pengumpulan Data ... 54

3.5. Variabel dan Definisi Operasional ... 55

3.5.1. Variabel ... 55

3.5.2. Definisi Operasional ... 56

3.6. Metode Pengukuran ... 59

3.7. Metode Analisis Data ... 64

3.7.1. Pengolahan Data ... 64

3.7.2. Analisis Data ... 65

3.8. Alur Penelitian ... 67

BAB 4. HASIL PENELITIAN ... 68

4.1. Gambaran Umum Lokasi Penelitian ... 68

4.2. Analisis Univariat ... 75

4.2.1. Karakteristik Responden ... 75

4.2.2. Kadar Debu di Lingkungan Kerja ... 76

4.2.3. Kondisi Fisik Lingkungan Kerja ... 78

4.2.4. Kapasitas Vital Paru Responden ... 80

4.3. Analisis Bivariat ... 81

4.3.1. Hubungan Umur Responden dengan Kapasitas Vital Paru ... 82

4.3.2. Hubungan Masa Kerja Responden dengan Kapasitas Vital Paru ... 83

4.3.3. Hubungan Penggunaan APD Responden dengan Kapasitas Vital Paru ... 84

4.3.4. Hubungan Kebiasaan Merokok Responden dengan Kapasitas Vital Paru ... 85

4.3.5. Hubungan Kadar Debu pada Area Kerja Responden dengan Kapasitas Vital Paru ... 86

4.3.6. Hubungan Suhu Area Kerja Responden dengan Kapasitas Vital Paru ... 88

4.3.7. Hubungan Kelembaban Area Kerja Responden dengan Kapasitas Vital Paru ... 89

(14)

BAB 5. PEMBAHASAN ... 95

5.1. Hubungan Umur dengan Kapasitas Vital Paru pada Pekerja di PKS Rambutan PTP Nusantara III (Persero) Kabupaten Serdang Bedagai ... 95

5.2. Hubungan Masa Kerja dengan Kapasitas Vital Paru pada Pekerja di PKS Rambutan PTP Nusantara III (Persero) Kabupaten Serdang Bedagai ... 97

5.3. Hubungan Penggunaan APD dengan Kapasitas Vital Paru pada Pekerja di PKS Rambutan PTP Nusantara III (Persero) Kabupaten Serdang Bedagai ... 98

5.4. Hubungan Kebiasaan Merokok dengan Kapasitas Vital Paru pada Pekerja di PKS Rambutan PTP Nusantara III (Persero) Kabupaten Serdang Bedagai ... 99

5.5. Hubungan Kadar Debu Area Kerja dengan Kapasitas Vital Paru pada Pekerja di PKS Rambutan PTP Nusantara III (Persero) Kabupaten Serdang Bedagai ... 101

5.6. Hubungan Suhu Area Kerja dengan Kapasitas Vital Paru pada Pekerja di PKS Rambutan PTP Nusantara III (Persero) Kabupaten Serdang Bedagai ... 103

5.7. Hubungan Kelembaban Area Kerja dengan Kapasitas Vital Paru pada Pekerja di PKS Rambutan PTP Nusantara III (Persero) Kabupaten Serdang Bedagai ... 105

5.8. Analisis Multivariat ... 106

BAB 6. KESIMPULAN DAN SARAN ... 110

6.1. Kesimpulan ... 110

6.2. Saran ... 111

DAFTAR PUSTAKA ... 113

(15)

DAFTAR TABEL

Nomor Judul Halaman

2.1 Ambang Batas Index Massa Tubuh (IMT) ... 31 2.2 Nilai Standar Kapasitas Vital Paru Berdasarkan Umur dan Jenis

Kelamin ... 40 2.3 Nilai Prediksi Kapasitas Vital Paru Berdasarkan Umur dan Tinggi

Badan ... 72 3.1 Distribusi Populasi Berdasarkan Area Kerja ... 51 3.2 Distribusi Sampel Menurut Area Kerja ... 53

4.1 Distribusi Frekuensi Karakteristik Responden di PKS Rambutan PTP

Nusantara III (Persero) Kabupaten Serdang Bedagai ... 75

4.2 Hasil Pengukuran Kadar Debu Area Kerja di PKS Rambutan PTP

Nusantara III (Persero) Kabupaten Serdang Bedagai ... 77

4.3 Distribusi Responden Berdasarkan Kadar Debu di Lingkungan Kerja

PKS Rambutan PTP Nusantara III (Persero) Kabupaten Serdang

Bedagai ... 77

4.4 Hasil Pengukuran Suhu Area Kerja di PKS Rambutan PTP Nusantara

III (Persero) Kabupaten Serdang Bedagai ... 78

4.5 Hasil Pengukuran Kelembaban Area Kerja di PKS Rambutan PTP

Nusantara III (Persero) Kabupaten Serdang Bedagai ... 79

4.6 Distribusi Responden Berdasarkan Kondisi Fisik Lingkungan Kerja

di PKS Rambutan PTP Nusantara III (Persero) Kabupaten Serdang

Bedagai ... 79

4.7 Hasil Pengukuran Kapasitas Vital Paru Responden di PKS Rambutan

(16)

4.8 Distribusi Responden Berdasarkan Kapasitas Vital Paru di PKS

Rambutan PTP Nusantara III (Persero) Kabupaten Serdang Bedagai . 81

4.9 Hubungan Umur dengan Kapasitas Vital Paru pada Pekerja di PKS

Rambutan PTP Nusantara III (Persero) Kabupaten Serdang Bedagai . 82

4.10 Hubungan Masa Kerja dengan Kapasitas Vital Paru pada Pekerja di

PKS Rambutan PTP Nusantara III (Persero) Kabupaten Serdang

Bedagai ... 84

4.11 Hubungan Penggunaan APD dengan Kapasitas Vital Paru pada

Pekerja di PKS Rambutan PTP Nusantara III (Persero) Kabupaten

Serdang Bedagai ... 85

4.12 Hubungan Kebiasaan Merokok dengan Kapasitas Vital Paru pada

Pekerja di PKS Rambutan PTP Nusantara III (Persero) Kabupaten

Serdang Bedagai ... 86

4.13 Hubungan Kadar Debu dengan Kapasitas Vital Paru pada Pekerja di

PKS Rambutan PTP Nusantara III (Persero) Kabupaten Serdang

Bedagai ... 87

4.14 Hubungan Suhu dengan Kapasitas Vital Paru pada Pekerja di PKS

Rambutan PTP Nusantara III (Persero) Kabupaten Serdang Bedagai . 88

4.15 Hubungan Kelembaban dengan Kapasitas Vital Paru pada Pekerja di

PKS Rambutan PTP Nusantara III (Persero) Kabupaten Serdang

Bedagai ... 90

4.16 Hasil Uji Regresi Logistik Pengaruh Umur dan Kebiasaan Merokok

terhadap Kapasitas Vital Paru pada Pekerja di PKS Rambutan PTP

(17)

DAFTAR GAMBAR

Nomor Judul Halaman

2.1 Klasifikasi Debu ... 13

2.2 Anatomi Sistem Pernafasan Manusia ... 25

2.3 Kurva Volume dan Kapasitas Paru ... 28

2.4 Klasifikasi Penilaian Faal Paru ... 42

2.5 Kerangka Teori ... 48

2.6 Kerangka Konsep ... 49

3.1 Denah Lokasi Pengukuran Kadar Debu, Suhu dan Kelembaban ... 118

3.2 Diagram Alur Penelitian ... 67

(18)

DAFTAR LAMPIRAN

Nomor Judul Halaman

1. Nilai Prediksi Kapasitas Vital Paru Pria ... 117

2. Denah Lokasi Sampling Variabel Penelitian ... 118

3. Lembar Keusioner ... 119

4. Pernyataan Kesediaan Menjadi Responden ... 122

5. Data Hasil Pengukuran... 123

6. Master Data Penelitian ... 125

7. Hasil Analisis Penelitian ... 127

8. Dokumentasi Penelitian ... 142 9. Hasil Analisis Spirometri dari Balai K3 Medan

10. Hasil Analisis Kadar Debu dari Balai K3 Medan 11. Hasil Pengukuran Suhu dari Balai K3 Medan

12. Hasil Pengukuran Kelembaban dari Balai K3 Medan 13. Surat Izin Penelitian

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini sejalan dengan penelitian Ennin (2015) yang menyatakan bahwa terdapat perbedaan nilai kapasitas vital paru yang bermakna antara pekerja yang terpapar debu

S : Hubungan Kadar Debu Dan Karakteristik Pekerja Dengan Gangguan Paru Pekerja…, 2002 USU Repository © 2008... S : Hubungan Kadar Debu Dan Karakteristik Pekerja Dengan Gangguan

Pengaruh Perilaku Pemakaian Masker, Kadar Debu Lingkungan, Kebiasaan Merokok Terhadap Kapasitas Vital Paru (KVP) Pekerja Bagian Produksi PT Japfa Comfeed Indonesia (JCI) Sragen,

Adanya hubungan antara kadar debu total dengan kapasitas vital paru pada pekerja pembuat asbes di area finishing line PT.. Dari keenam faktor risiko, hanya kadar

Pada hasil pengukuran paparan debu dan kapasitas fungsi paru di 12 penggilingan padi yang menjadi sampel, ditemukan bahwa 14 pekerja yang hasilnya melebihi NAB dan 14 pekerja

Teknik pengolahan data untuk mengetahui pengaruh Paparan Debu Kapas Terhadap Kapasitas Fungsi Paru Pekerja Di Perusahaan Kasur Kapuk X Sukoharjo menggunakan uji statistik

Kesimpulan: Kesimpulan penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara masa kerja dengan kapasitas vital paru pekerja yang terpapar debu padi di kecamatan Dumoga

[3] Rizaldy “Hubungan Indeks Massa Tubuh Dengan Kapasitas Vital Paru - Paru Golongan Usia Muda” vol.. [4] Novandany “Pengaruh Kapasitas Vital Paru -Paru Pada Pekerja