• Tidak ada hasil yang ditemukan

Daily Info. Market Review & Outlook. Today s Info. Trading Ideas. 04 January 2016

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Daily Info. Market Review & Outlook. Today s Info. Trading Ideas. 04 January 2016"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

Daily Info

04 January 2016

GLOBAL MARKET

Market Close +/- Change

IHSG 4,593.01 23.65 0.52% Nikkei 19,033.71 51.48 0.27% Hangseng 21,914.40 32.25 0.15% FTSE 100 6,242.32 -31.73 -0.51% Dow Jones 17,425.03 -178.84 -1.02% Nasdaq 5,007.41 -58.43 -1.15% Xetra Dax 10,743.01 -117.13 -1.08% S & P 500 2,043.94 -19.42 -0.94% KEY DATA Description Last

Oil Price USD/barel (Brent) 37.28 0.82 2.2% Gold Price USD/Ounce 1,061.4 0.00 0.0% Nickel-LME (USD/ton) 8,780 119.5 1.4% Tin-LME (USD/ton) 14,591 -96.0 -0.7% CPO Malaysia (RM/ton) 2,398 106.00 4.6%

Coal EUR (USD/ton) 47.6 1.10 2.4%

Coal NWC (USD/ton) 50.6 -0.30 -0.6% Exchange Rate (IDR/USD) 13,860 4.00 0.0% +/- Change

DUAL LISTING

Stocks Curr Close [+/-] % Chg IDR Telkom (TLK) USD 44.40 -0.09 -0.20 3,077

SHAREHOLDERS MEETING

Stocks Date Agenda

CASH/STOCK DIVIDEND

Stocks Events IDR/Ratio Cum

Cash Dividend

Reksadana NAV/Unit Return

30D (%) Return 1Y(%) Medali Dua 1551.1 -0.71 4.58 Medali Syariah 1605.41 0.3 4.85 MA Mantap 1229.35 -0.35 4.28

MD Asset Mantap Plus 1220.23 0.42 6.92 JSX DATA

Volume (Million Share) 5,799 Support Resistance Value (IDR Billion) 5,117 4,560 4,625 Market Cap. (IDR Trillion) 4,873 4,530 4,655

Total Freq (x) 221,583 4,505 4,690

Foreign Net (IDR Billion) (114.7)

Market Review & Outlook

Selama 1 Tahun IHSG Turun 12,13%

IHSG Fluktuatif, Cenderung Melemah Terba-tas (Range : 4,560—4,690).

Today’s Info

WIKA Gagal Capai Target Kontrak Baru di 2015 ADHI Bidik Kontrak Baru Rp 25,6 triliun di 2016 BKSL Bidik Kenaikan Pendapatan 20% di 2016 SSMS Jual Anak Usaha Rp 289,5 Miliar

SMCB Resmi Akuisisi Lafarge Cement Indonesia ENRG Kejar Pertumbuhan Pasar 10%

Kode Rekom. Bottom Fishing Take Profit/ Stop Loss/Buy Back

BMRI B o Break. 9,450-9,625 9,125 ASII B o W 6,125-6,200 4,975 BBNI B o Break. 5,150 4,975 WSKT B o Break. 1,705 1,650 UNVR S o S 36,500-36,050 38,000

Trading Ideas

See our Trading Ideas pages, for further details

4,000 4,200 4,400 4,600 4,800 5,000 5,200 5,400 5,600

30-Dec-14 2-Mar-15 2-May-15 2-Jul-15 2-Sep-15 2-Nov-15

(2)

Daily Info

04 January 2016

Market Review & Outlook

Selama 1 Tahun IHSG Turun 12,13%

Pada penghujung perdagangan di tahun 2015, IHSG ditutup pada 4.593 atau jika dibandingkan dengan penutupan tahun 2014 turun sebesar 12,13%. Selama satu tahun terakhir seluruh sektor komponen IHSG mengalami penurunan. Industri yang memiliki kinerja paling buruk adalah industri pertambangan (-40%) dan agri-kultur (-26,87%) sedangkan industri yang memiliki kinerja terbaik adalah perda-gangan (-3,31% dan consumer goods (-5,19%). Sementara emiten blue chip yang memiliki performa terbaik di 2015 adalah UNVR, AKRA, dan LPPF sedangkan yang berkinerja paling buruk adalah PTBA, INCO, dan PGAS.

Dari perekonomian dalam negeri, realisasi pendapatan negara (sementara) menca-pai Rp1.491 triliun atau 85% dari sasaran APBNP 2015 sebesar Rp1.761 triliun. Dari realisasi pendapatan tersebut, realisasi penerimaan pajak mencapai Rp1.236 triliun atau 83% dari target APBNP 2015 sebesar Rp1.489 triliun. Belanja negara (sementara) sebesar Rp1.810 triliun atau 91% dari target APBNP.

Selama 2015 kinerja bursa utama Amerika ditutup bervariasi. Indeks Dow Jones -2,23%, NASDAQ +5,73% dan S&P 500 -0,73%. Selama 2015 fluktuasi bursa Amerika dipengaruhi oleh beberapa faktor utama seperti kenaikan FFR, krisis Yunani, perekonomian China yang melambat dan juga harga minyak yang terus turun. Sementara itu dari regional nampak indeks Nikkei (+9,07%) dan Shanghai (+10,46%) berkinerja terbaik sedangkan bursa Thailand (SET Indeks,-13,86%) dan Singapur (FTSE ST,-14,25%) memiliki kinerja yang terburuk.

Di pekan ini akan dirilis beberapa data ekonomi penting seperti PMI Jepang, China, negara-negara Eropa dan Amerika.

IHSG Fluktuatif, Cenderung Melemah Terbatas (Range : 4,560—4,690).

IHSG mampu ditutup menguat pada perdagangan sebelumnya berada di level 4,593. Indeks berpotensi mengalami koreksi dalam jangka pendek setelah selama beberapa hari terakhir mampu bergerak rally.

Stochastic yang menunjukkan kejenuhan indeks terhadap aksi beli berpotensi membawa indeks melemah. Namun jika indeks berbalik menguat maka berpeluang menguji resistance level 4,625.

Hari ini diperkirakan indeks bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah terbatas.

(3)

Daily Info

04 January 2016

Today’s Info

WIKA Gagal Capai Target Kontrak Baru di 2015

 PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) gagal mencapai target kontrak baru pada tahun 2015. Pasalnya, hingga akhir Desember 2015, WIKA hanya mendapatkan kontrak baru senilai Rp 23 triliun. Hal ini masih jauh dibawah target yang mencapai Rp 31,6 triliun. Dengan capaian tersebut, WIKA meraih penda-patan Rp 14 triliun di 2015.

 WIKA optimis potensi pertumbuhan pada tahun depan akan berada di kis-aran 23%. WIKA juga akan mendorong anak usahanya untuk melakukan Ini-tial Public Offering (IPO) pada awal tahun ini.

 WIKA akan melakukan ekspansi di proyek pembangunan jalan tol, pembang-kit listrik dan proyek High Speed Railway (HSR) Jakarta-Bandung. Selain itu, WIKA juga sedang membidik kontrak baru proyek pembangkit listrik Jawa 5 dan Jawa 7 yang masing-masing berkapasitas 2 x 1.000 megawatt. Sumber: Kontan.co.id

ADHI Bidik Kontrak Baru Rp 25,6 triliun di 2016

 PT Adhi Karya Tbk menargetkan bisa mendapatkan kontrak baru mencapai Rp 25,6 triliun sepanjang 2016. Jumlah tersebut meningkat 36,8% daripada target tahun 2015.

 Lini konstruksi ditargetkan berkontribusi 75% terhadap total target, dari sektor engineering, procurement and construction (EPC) ditarget sebesar 6,9%, segmen properti 8,6% dan manufacture precast diharapkan menyum-bang 9,4%.

 ADHI menargetkan proyek pemerintah menyumbang 37,2% total kontrak baru. Perinciannya, proyek APBN sebesar 27,9% dan APBD 9,3%. Sementara proyek swasta ditargetkan menyumbang 37,1% dan proyek dari perusahaan BUMN diproyeksikan 25,7%.

 Seiring meningkatnya target kontrak tersebut, ADHI membidik pendapatan mencapai Rp 20 triliun atau meningkat 82% dari target 2015 sebesar Rp 11 triliun. Adapun laba bersih diproyeksikan tumbuh 50% menjadi Rp 750 mil-iar. Sumber: Kontan.co.id

BKSL Bidik Kenaikan Pendapatan 20% di 2016

 PT Sentul City Tbk (BKSL) menargetkan pendapatan bisa tumbuh 15%-20% di 2016.

 Daya beli masyarakat akan lebih tinggi sehingga penjualan tahun depan perseroan menargetkan lebih baik. Sementara itu, laba bersih diperkirakan belum akan mengalami pertumbuhan. Pasalnya, beban utang dollar AS masih

(4)

Daily Info

04 January 2016

Today’s Info

SSMS Jual Anak Usaha Rp 289,5 Miliar

 PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) menjual 100% saham dua anak usahanya, yaitu PT Sawit Mandiri Lestari (SML) dan PT Ahmad Saleh Per-kasa (ASP).

 Total transaksi mencapai Rp 289,5 miliar. Kepemilikan pada SML dan ASP dialihkan kepada PT Agro Jaya Gemilang dan PT Metro Jaya Lestari. Latar belakang transaksi tersebut adalah perizinan lahan yang tidak kunjung selesai.

 Nilai transaksi yang sebesar Rp 289,5 miliar tersebut terbagi menjadi dua. Nilai transaksi saham pada SML mencapai Rp 150,3 miliar, sedangkan ASP sebesar Rp 139,1 miliar.

 Sebelumnya, SSMS mengakusisi 100% PT Mirza Pratama Putra (MPP). Transaksi tersebut dilakukan oleh anak usaha SSMS, yaitu PT Mitra Men-dawai Sejati (MMS). Nilai transaksi mencapai US$ 15 juta.

 Pembiayaan akuisisi tersebut bersumber dari kas internal. PT MPP adalah perusahaan yang berdomisili di Nangan Bulik, Kalimantan Tengah dan ber-gerak dalam bidang perkebunan kelapa sawit. Perusahaan itu menguasai total lahan seluas 6.000 hektare (ha), termasuk 1.450 ha tanaman inti. Sumber: Investor.co.id

SMCB Resmi Akuisisi Lafarge Cement Indonesia

 PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB) secara resmi mengakuisisi PT Lafarge Cement Indonesia setelah kedua perusahaan ini berada pada naungan in-duk yang sama, Holcim Lafarge Limited.

 Pada 29 Desember 2015, perseroan telah menandatangani perjanjian jual beli bersyarat sehubungan dengan pembelian seluruh saham milil Financi-ere Lafarge SA pada Lafarge Cement Indonesia.

 Penutupan transaksi akan bergantung pada pemenuhan beberapa kondisi prasyarat, antara lain persetujuan korporasi perseroan dan persetujuan dari pihak otoritas yang relevan untuk transaksi.

 Total nilai transaksi berada pada kisaran 20%-50% dari total ekuitas perseroan per 30 September 2015. Ekuitas SMCB tercatat mencapai Rp7,93 triliun dari akhir tahun lalu Rp8,58 triliun. Sumber: Bisnis.com

ENRG Kejar Pertumbuhan Pasar 10%

 PT Energi Mega Persada Tbk. (ENRG) mengejar pertumbuhan penjualan 10% tahun ini dengan mengandalkan produksi gas ketimbang minyak.  Estimasi harga minyak yang masih US$40 per barel tahun depan membuat

skala keekonomian komoditas itu menjadi kurang menarik.

 Sejak 2013, porsi pendapatan gas menyalip pendapatan minyak. Per Sep-tember, penjualan gas mencapai US$296 juta atau 63,6% dari total penda-patan perseroan US$465 juta. Penurunan harga minyak pada saat yang sama juga terus menggerus pendapatan perseroan.

 Pendapatan per September turun 22,87% dari perolehan periode sama tahun lalu US$603,06 juta.

 Meskipun porsi gas saat ini sudah 6%-70% dari total produksi, ENRG akan terus meningkatkan produksi gas.

 Produksi gas per September mencapai 35,8 MBOEPD atau 76,33% dari total produksi 46,9 MBOEPD (million barrels of oil equivalents per day). Sumber: Bisnis.com

(5)

Daily Info

04 January 2016

INSTITUTIONAL SALES RESEARCH

Fixed Income Sales & Trading

Tel. +62 21 7995 795, 7917 5559

-62 Fax. +62 21 7917 5965

Investment Banking

Tel. +62 21 7917 5599

Fax. +62 21 7919 3900

Hendry Kuswari Head of Sales, Trading & Dealing [email protected] +62 21 7917 5599 62037

Gunawan Sudrajat Institutional Sales [email protected] +62 21 7917 5599 62046

Ratna Wijayanti Institutional Sales [email protected] +62 21 7917 5599 62178

Suparman Institutional Sales [email protected] +62 21 7917 5599 62058

Rachmadian Iskandar Z Institutional Sales [email protected] +62 21 7917 5599 62402

Ety Sulistyowati Institutional Sales [email protected] +62 21 7917 5599 62408

Dewi Suryani Institutional Sales [email protected] +62 21 7917 5599 62441

Widianita Institutional Client Care [email protected] +62 21 7917 5599 62439

Rinny Oktaviany Institutional Client Care [email protected] +62 21 7917 5599 62411

Renita Anggraeni Administrasi Equity HO [email protected] +62 21 7917 5599 62037

Rahayu Kusumaningsih Administrasi Equity HO [email protected] +62 21 7917 5599 62037

Head Office Bandung

Menara Bank Mega Lt.2 Menara Bank Mega Lt.3

Jl.Kapten P.Tendean. Kav 12-14A, Jakarta 12790 Jl.Gatot Subroto No.283 Bandung 40273

021-7917 5599 , 021-7919 3900 022-8734 0972 , 022-8734 0985

Jakarta - Pondok Indah Surabaya

Plaza 5 Pondok Indah, Blok D No.15 Lt.2 Ruko Embong Kemiri Square No.2G-2H

Jl. Margaguna Raya Radio Dalam (Ruko Asuransi PT.Asuransi Umum Mega)

Pondok Indah, Jakarta Selatan 12420 Jl.Raya Embong Kemiri, Embong Kaliasin

021-723 4437 , 021-7279 8140 Genteng, Surabaya 60271

031 547 1200 , 031-547 2492

Jakarta - Roxy Makasar

Ruko Gading Bukit Indah Lt.2 Menara Bank Mega Lt.2

Jl. Raya Bukit Gading Raya Blok A, No.26 Kawasan Trans Studio

Danny Eugene

Head of Research, Economic, Infrastructure, Construction, Banking, Cement

[email protected] +62 21 7917 5599 62431

Helen Vincentia Consumer Goods, Retail [email protected] +62 21 7917 5599 62035

Dimas Satria Hardianto Plantation, Media, Textile [email protected] +62 21 7917 5599 62035

Dida Fathdira Property [email protected] +62 21 7917 5599 62035

Genio Bian Mining, Telco, Transportation [email protected] +62 21 7917 5599 62425

Referensi

Dokumen terkait

Tim peneliti sepakat untuk melihat integrasi program PMTS ke dalam sistem kesehatan melalui pendekatan empat pilar dalam Pedoman Program Pencegahan HIV Melalui

Lebih tingginya proporsi belanja untuk kepentingan publik diband- ingkan untuk kepentingan aparatur seperti yang di- tunjukkan pada grafik tersebut, mengindikasikan

Keterkaitan antara hardiness dengan kecenderungan psikosomatis diperkuat dengan hasil penelitian yang dilakukan Maddi & Kobasa (1984) yang menyebutkan bahwa saat

“Ayah, tadi di sekolah aku berkhayal bertemu dengan seorang wanita cantik,” cerita Arjuna pada ayah yang waktu itu sedang membersihkan biola kesayangannya di teras

Telkom Akses (PTTA) Jabar Tengah Divisi Provisioning dipengaruhi oleh gaya kepemimpinan, yang membuat setiap karyawan dapat menyesuaikan diri dengan kondisi yang

dan V Sekolah Dasar Negeri Soroyudan Kecamatan Mertoyudan Kabupaten Magelang Tahun Pelajaran 2009/2010. Permasalahan dalam penelitian ini adalah:” Bagaimana tingkat kesegaran

LPMP adalah pelaksana teknis penyelenggaraan UKG di tingkat provinsi dengan tugas-tugas sebagai berikut. Membentuk kepanitiaan UKG di tingkat provinsi. Bekerja sama dengan