1
BAB I
PENDAHULUAN
1.1.
Latar Belakang
Perkembangan dunia telekomunikasi saat ini sangat pesat seiring dengan peningkatan kebutuhan layanan yang cepat dan efisien. Begitu juga dengan komunikasi data, mulai dari koneksi antar dua komputer hingga jaringan komputer. Jaringan komputer saat ini merupakan suatu layanan yang sangat dibutuhkan. Jaringan komputer mempunyai manfaat yang lebih dibandingkan dengan komputer yang berdiri sendiri. Jaringan komputer memungkinkan pemakaian secara bersama data, perangkat lunak dan peralatan. Sehingga kelompok kerja dapat berkomunikasi lebih efektif dan efisien. (Faulkner, 2001)
PT KERETA API Regional III Palembang adalah perusahaan yang bergerak dibidang transportasi perkeretaapian, khususnya PT KERETA API Regional III Palembang yang berlokasi di jalan Ahmad Yani Nomor 541 Palembang. Pada PT KERETA API Regional III Palembang digedung B terdiri dari 2 lantai yaitu pada lantai 1 terdapat Ruang SM Jalan Rel & Jembatan, SM Keuangan dan Ruang Dokumentasi sedangkan pada lantai 2 terdapat RuangSM Pengamanan, Ruang SM Pelayanan dan ruang SM IT (sistem informasi).
Komputer-komputer yang terhubung dengan jaringan Internet yang bertujuan untuk memudahkan komunikasi antar direktorat dan hanya bisa di akses oleh kalangan internal saja, setiap kantor direktorat mempunyai workstation masing-masing. Jaringan komputer yang digunakan PT KERETA API Regional III Palembang adalah jaringan WLAN (Wireless Local Area Network). Yuhefizar:2008; 77 Wifi adalah singkatan dari Wireles Fidelity, yaitu seperangkat standar yang digunakan untuk komunikasi jaringan lokal tanpa kabel (Wireless
Local Area Network).
PT KERETA API Regional III Palembang memiliki hardware, yang digunakan pada jaringan komputer, yang terdapat di gedung B adalah tiga buah
server, satu buah router, tiga switch, dan dua puluh PC (personal computer.
Masalah yang sering dihadapi adalah masih sering terjadi kepadatan (overload) yang dapat menyebabkan kelemahan saat mengirim dan mengakses data juga sering mengalami loss pada saat mengirim data. Dari permasalahan diatas, dianggap perlu dilakukan strategi optimalisasi terhadap kinerja jaringan komputer. Sehingga pada penelitian ini penulis fokus pada judul “Strategi Optimalisasi Kinerja Jaringan Komputer PT KERETA API Regional III Palembang” Strategi yang harus dilakukan dalam penelitian ini terlebih dahulu harus mengukur kinerja jaringan komputer yang ada, guna mengetahui kecepatan parameter Throughput,
Delay dan PacketLoss dengan menggunakkan metode penelitian QOS (Quality Of Service). Setelah hasil didapat peneliti akan memberikan strategi terhadap
jaringan komputer dengan melakukan simulasi menggunakkan
S
oftware Cisco Packet Tracer Student. Kemudian setelah mengukur dan mendapatkan hasil,dari simulasi sebuah VLAN agar dapat membuat jaringan komputer yang ada di PT KERETA API Regional III Palembang lebih efektif, efisien, dan terkendali.
1.2.
Perumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang yang diuraikan sebelumnya dapat dirumuskan permasalahan yang ada pada PT KERETA API Regional III yaitu “Bagaimana mengukur kinerja jaringan komputer yang ada dengan menggunakan metode QOS (Quality Of Service), kemudian setelah hasil didapat peneliti akan memberikan strategi terhadap jaringan komputer dengan melakukan simulasi penambahan sebuah VLAN (Virtual Local Area Network), menggunakkan
S
oftware Cisco Packet Student.1.3.
Batasan Masalah
Dalam melakukan penelitian ini agar lebih terarah dan tidak menyimpang dari permasalahan yang ada, maka ruang lingkup penelitian ini hanya mengukur kinerja jaringan komputer. Peneliti menggunakkan metode QOS (Quality Of
Service) dan software yang digunakkan Axence NetTools 5 sebagai aplikasi untuk
menguji kinerja jaringan komputer yang ada, untuk mengetahui parameter Delay,
Throughput dan PacketLoss. Kemudian setelah mendapatkan hasil dari
pengukuran, peneliti akan memberikan strategi terhadap jaringan komputer dengan melakukan simulasi penambahan sebuah VLAN (Virtual Local Area
1.4.
Tujuan dan Manfaat Penelitian
1.4.1. Tujuan PenelitianTujuan dari penelitian ini mengukur kinerja jaringan komputer, dengan
QoS (Quality of Service) menggunakan software Axence NetTools 5 untuk
mengetahui Delay, Throughput dan PacketLoss. Kemudian memberikan strategi terhadap jaringan komputer PT KERETA API Regional III Palembang agar dapat mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan kelemahan saat mengirim dan mengakses data.
1.4.2. Manfaat Penelitian
Adapun manfaat yang dapat diambil pada penelitian ini sebagai berikut: 1. Bagi PT KERETA API Regional III Palembang, dapat dijadikan sebagai
bahan informasi sebagai strategi dalam mengelola, memperbaiki, mengatasi cepatnya jaringan serta dapat membantu administrator jaringan dalam mengatasi permasalahan yang berhubungan dengan kinerja jaringan.
2. Bagi penulis dapat menambah ilmu pengetahuan dan dapat mengetahui secara langsung permasalahan yang ada, agar dapat memberikan strategi untuk meningkatkan kinerja jaringan komputer, dan menjadi bahan pertimbangan untuk pengembangan jaringan komputer PT KERETA API Regional III Palembang.
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
2.1.
Tinjauan Umum
2.1.1. PT KERETA API
Kehadiran kereta api di Indonesia ditandai dengan pencangkulan pertama pembangunan jalan KA di desa Kemijen, Jum'at tanggal 17 Juni 1864 oleh Gubernur Jenderal Hindia Belanda, Mr. L.A.J Baron Sloet van den Beele. Pembangunan diprakarsai oleh Naamlooze Venootschap Nederlandsch Indische Spoorweg Maatschappij (NV. NISM) yang dipimpin oleh Ir. J.P de Bordes dari Kemijen menuju desa Tanggung (26 Km) dengan lebar sepur 1435 mm. Ruas jalan ini dibuka untuk angkutan umum pada hari Sabtu, 10 Agustus 1867. Peristiwa bersejarah perkeretaapian Indonesia terjadi pada tanggal 28 September 1945, inilah yang melandasi ditetapkannya 28 September 1945 sebagai Hari Kereta Api di Indonesia, serta dibentuknya Djawatan Kereta Api Republik Indonesia (DKARI) (Situs Resmi PT Kereta Api Indonesia (Persero)).
Tabel 2.1. Ringkasan Sejarah Perkeretaapian Indonesia
Periode Status Dasar Hukum
Th. 1864 Pertama kali dibangun Jalan Rel sepanjang 26 km antara Kemijen Tanggung oleh Pemerintah Hindia Belanda
Periode Status Dasar Hukum
1864 s.d 1945 Staat Spoorwegen (SS)
Verenigde Spoorwegenbedrifj (VS) Deli Spoorwegen Maatschappij (DSM)
IBW 1945 s.d 1950 DKA IBW 1950 s.d 1963 DKA – RI IBW 1963 s.d 1971 PNKA PP. No. 22 Th. 1963 1971 s.d 1991 PJKA PP. No. 61 Th. 1971 1991 s.d 1998 PERUMKA PP. No. 57 Th. 1990 1998 s.d 2010 PT. KERETA API (Persero) PP. No. 19 Th. 1998
Keppres No. 39 Th. 1999 Akte Notaris Imas Fatimah
Mei 2010 s.d sekarang
PT. KERETA API INDONESIA (Persero) Instruksi Direksi No. 16/OT.203/KA 2010
2.2.
Visi & Misi PT KERETA API 2.2.1. VisiMenjadi pilihan yang lebih disukai pelanggan untuk semua kebutuhan informasi dan komunikasi (Situs Resmi PT Kereta Api Indonesia (Persero)).
2.2.2. Misi
Menyelenggarakan bisnis perkeretaapian dan bisnis usaha penunjangnya, melalui praktek bisnis dan model organisasi terbaik untuk memberikan nilai tambah yang tinggi bagi stakeholders dan kelestarian lingkungan berdasarkan 4 pilar utama: Keselamatan, Ketepatan waktu, Pelayanan dan Kenyamanan (Situs Resmi PT Kereta Api Indonesia.
2.3.
Struktur Organisasi PT KERETA API
Struktur organisasi PT KERETA API berdasarkan website resmi PT. KAI (Persero) adalah sebagai berikut:(Situs Resmi PT Kereta Api Indonesia)
Gambar 2.1. Struktur Organisasi PT KERETA API
2.4.
Landasan Teori
2.4.1. StrategiMenurut Siagian (2004), Strategi merupakan serangkaian keputusan dan tindakan yang mendasar yang dibuat oleh menejemen puncak dan diterapkan seluruh jajaran dalam suatu organisasi demi pencapaian tujuan organisasi tersebut. 2.4.2. Optimalisasi
Optimalisasi menurut WJS Poerwadarminta (Yosika Setyani, 2009) berasal dari kata optimum yang berarti yang terbaik, paling menguntungkan. Dalam hal ini, optimalisasi membuat sesuatu menjadi, lebih baik lagi, sedangkan optimum adalah tingkatan yang sangat menguntungkan dalam batas-batas tertentu dan pengoptimalan merupakan penyempurnaan suatu sistem supaya berprestasi sebaik-baiknya atas dasar kriteria-kriteria tetentu.
2.4.3. Kinerja
Menurut Mangku negara (2000), Kinerja (prestasi kerja) adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seseorang pegawai dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. 2.4.4. Jaringan Komputer
Menurut Abdullah (2012), jaringan komputer adalah sekumpulan komputer, serta perangkat-perangkat lain pendukung komputer yang saling terhubung dalam suatu kesatuan.
2.5.
Kualitas Layanan (Quality Of Service)
Menurut Ningsih dkk (2004) Quality of Service adalah kemampuan sebuah jaringan untuk menyediakan layanan yang lebih baik lagi bagi layanan trafik yang melewatinya. QoS merupaka sebuah sistem arsitektur end to end dan bukan merupakan sebuah feature yang dimiliki oleh jaringan. Quality of Service suatu network merujuk ke tingkat kecepatan dan keandalan penyampaian berbagai jenis beban data di dalam suatu komunikasi.
Quality of Service digunakan untuk mengukur tingkat kualitas koneksi
jaringan internet. Terdapat 3 tingkat QoS yang umum dipakai, yaitu best-effort
service, integrated service dan differentiated service.
1. Best-Effort Service
Best-effort service digunakan untuk melakukan semua usaha agar dapat
mengirimkan sebuah paket ke suatu tujuan. Penggunakan best-effort service tidak akan memberikan jaminan agar paket dapat sampai ke tujuan yang dikehendaki. Sebuah aplikasi dapat mengirimkan data dengan besar yang bebas kapan saja tanpa harus meminta ijin atau mengirimkan pemberitahuan ke jaringan.
2. Integrated Service
Model integrated service menyediakan aplikasi dengan tingkat jaminan layanan melalui negosiasi parameter-parameter jaringan secara end-to-end. Aplikasi-aplikasi akan meminta tingkat layanan yang dibutuhkan untuk dapat beroperasi dan bergantung pada mekanisme QoS untuk menyediakan sumber daya jaringan yang dimulai sejak permulaan transmisi dari aplikasi-aplikasi tersebut. Aplikasi tidak akan mengirimkan trafik, sebelum menerima tanda bahwa jaringan
mampu menerima beban yang akan dikirimkan aplikasi dan juga mampu menyediakan QoS yang diminta secara end-to-end. Untuk itulah suatu jaringan akan melakukan suatu proses yang disebut admission control. Admission control adalah suatu mekanisme yang mencegah jaringan mengalami over-loaded. Jika
QoS yang diminta tidak dapat disediakan, maka jaringan tidak akan mengirimkan
tanda ke aplikasi agar dapat memulai untuk mengirimkan data. Jika aplikasi telah memulai pengiriman data, maka sumber daya pada jaringan yang sudah dipesan aplikasi tersebut akan terus dikelola secara end-to-end sampai aplikasi tersebut selesai.
3. Differentiated Service
Model terakhir dari QoS adalah model differentiated service. Differentiated
service menyediakan suatu set perangkat klasifikasi dan mekanisme antrian
terhadap protokol-protokol atau aplikasi-aplikasi dengan prioritas tertentu di atas jaringan yang berbeda. Differentiated service bergantung pada kemampuan edge
router untuk memberikan klasifikasi dari paket-paket yang berbeda tipenya yang
melewati jaringan. Trafik jaringan dapat diklasifikasikan berdasarkan alamat jaringan, protocol dan port, ingress interface, atau klasifikasi lainnya selama masih didukung oleh standard atau extended access.
2.6. Penelitian Sebelumnya
Penelitian sebelumnya dilakukan oleh Fatoni (2012) Dosen Universitas Bina Darma Palembang, dengan penelitian analisis kualitas layanan jaringan
intranet. Penelitian ini mengacu pada pentingnya kualitas layanan jaringan dan
digunakan dalam penelitian ini BizNET speed Meter, Axence NetTools dan Iperf. Hasil pengukuran parameter QoS yang terdiri bandwidth, throughput, delay, jitter dan packet loss untuk pengukuran EtE QM berpengaruh terhadap QoS jaringan. Faktor-faktor yang bisa mempengaruhi QoS jaringan adalah redaman, distorsi,
noise, dan kapasitas Bandwidth.
Penelitian selanjutnya pernah dilakukan oleh A. Hafiz kamarullah (2008) dengan Implementasi Quality Of service berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulakan bahwa penelitian ini mengacu pada penerapan QOS untuk lebih menstabilkan kualitas koneksi jaringan. Untuk RMA penelitian sebelumnya dilakukan Oleh (Sri Wulandari dan Achmad Affandi(2011) mahasiswa jurusan sistem informasi ITS Laboratorium Jaringan Telekomunikasi,
Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Kampus ITS, Jl. Arief Rachman
Hakim, no. 60111. Penelitian ini mengacu akan pentinganya jaringan wireless. Dengan kondisi geografis yang cukup luas ditambah dengan banyaknya gedung pencakar langit, menjamurnya tower telekomunikasi, serta terjadinya perubahan iklim secara ekstrim maka menimbulkan berbagai permasalahan pelik terutama pada lokasi jaringan yang menggunakan teknologi radio/wireless. Untuk meningkatkan kinerja dalam penyelesaian permasalahan tersebut, diperlukan sebuah manajemen ketersediaan layanan yang berdasarkan pada sebuah kerangka kerja manajemen TI. Dalam penelitian ini diharapkan dapat menurunkan atau meminimalisasi waktu downtime melalui pengukuran kinerja layanan jaringan sesuai dengan kerangka kerja ITIL v3. Langkah-langkah yang diterapkan antara lain dengan melakukan ‘reactive dan proactive activities’, meliputi monitoring, pengukuran, analisa report dan review ketersediaan layanan. Dengan adanya
manajemen ini diharapkan dapat memberikan arah yang tepat bagi departemen yang ada di Pemerintah Kota untuk menangani sebuah permasalahan layanan jaringan.
BAB III
METODOLOGI PENELITIAN
3.1.
Tempat dan Waktu Penelitian
Lokasi penelitian PT KERETA API Regional III Palembang di Jl. Jend A.Yani 13 Ulu No.541, Palembang, Sumatera Selatan. Waktu dan pelaksanaan penelitian di PT KERETA API Regional III Palembang selama kurang lebih dua bulan yang berlangsung antara tanggal 12 April 2016 sampai 12 Juni 2016 pada jam kerja.
3.1.1. Kondisi Awal Jaringan PT Kereta Api Regional III Palembang Pertama belum adanya batasan hak access antara perconal computer yang ada di setiap ruangan kepada server, sehingga perlu diadakan sebuah simulasi yang akan membatasi hak access hanya untuk perconal computer tertentu saja yang bisa mengakses keruang server, karena demi keamanan data yang tersimpan diruang server. Perancangan sebuah teknologi VLAN (Virtual
Local Area Network) yang memungkinkan sebuah jaringan menjadi lebih
fleksibel untuk mendukung tujuan perusahaan. Sehingga perlu dioptimalkan dengan penambahan VLAN pada jaringan komputer PT Kereta Api Regional III Palembang. Adapun manfaat dari VLAN tersebut sebagai berikut :
1. VLAN merupakan suatu model jaringan yang tidak terbatas pada lokasi fisik seperti LAN , hal ini mengakibatkan suatu network dapat dikonfigurasi secara virtual tanpa harus menuruti lokasi fisik peralatan.
2. Penggunaan VLAN akan membuat pengaturan jaringan menjadi sangat fleksibel dimana dapat dibuat segmen yang bergantung pada organisasi atau departemen, tanpa bergantung pada lokasi workstation
3. LAN merupakan suatu model jaringan yang tidak terbatas pada lokasi fisik seperti LAN , hal ini mengakibatkan suatu network dapat dikonfigurasi secara virtual tanpa harus menuruti lokasi fisik peralatan.
3.2.
Alat dan Bahan
Adapun alat dan bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :
1. Hardware (Perangkat Keras)
a. SONY VAIO Intel(R) Core i5-3337U CPU @ 1.80GHZ. b. RAM 4 GB.
c. 750 GB HDD.
d. Printer canon IP1900Series. 2. Software (Perangkat Lunak)
a. Microsoft Windows 8, sebagai sistem operasi. b. Microsoft Mozila Firefox, sebagai browser.
c. Microsoft Office, sebagai media penulisan penelitian. d. Axence NetTools 5 sebagai alat pengukur parameter.
3.3.
Metode Pengumpulan Data
Metode yang digunakan penulis dalam melakukan Strategi Optimaslisasi Kinerja Jaringan Komputer lokal pada PT KERETA API Regional III Palembang yaitu (Reky Febriyudhi, 2009) :
1. Pengamatan ( Observation )
Observasi merupakan pengamatan secara langsung. Pengamatan dilakukan dengan mengamati infrastruktur jaringan LAN (Local Area Network) dan WLAN
(Wirelles Local Area Network) yang ada pada PT Kereta Api Regional III
Palembang.
2. Wawancara ( Interview )
Melakukan wawancara langsung dengan administrator jaringan dan pegawai PT Kereta Api Regional III Palembang, mengenai hal – hal yang berhubungan dengan objek yang ditinjau.
3. Studi Pustaka (Literature)
Untuk mendapatkan data-data yang bersifat teoritis yaitu dengan cara membaca literature yang relevan dengan pengamatan yang penulis lakukan. Penulis mencari referensi melalui buku-buku, jurnal-jurnal yang berkaitan dengan permasalahan yang penulis angkat.
3.4.
Metode Penelitian
Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif (descriptive
research), metode penelitian deskriptif adalah penelitian yang dilakukan untuk
menggambarkan atau menjelaskan secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta dan sifat populasi tertentu. Dengan kata lain pada penelitian deskriptif,
peneliti hendak menggambarkan suatu gejala, atau sifat tertentu, tidak untuk mencari atau menerangkan keterkaitan antar variabel.
Penelitian deskriptif hanya melukiskan atau menggambarkan apa adanya. Metode penelitian ini tidak diarahkan untuk menjelaskan hubungan seperti dalam suatu rumusan hipotesis, dan juga tidak memprediksi atau meramal implikasi apa yang akan terjadi manakala suatu variabel dimanipulasikan. Penelitian deskriptif hanya mengumpulkan data untuk menggambarkan fenomena yang sedang terjadi (Sanjaya 2013).
3.5.
Metode Analisis Data
Sebelum melakukan Strategi Optimalisasi kinerja Jaringan Komputer Pada PT KERETA API REGIONAL III Palembang, peneliti harus mengukur kinerja jaringan yang ada terlebih dahulu menggunakan Quality Of Service (QoS) yang terdiri dari beberapa parameter, yaitu throughput, delay dan packet loss. 1. Delay
Delay adalah tenggang waktu yang dibutuhkan mulai mengirim data sampai
dengan data diterima, kualitas suatu jaringan sangat terpengaruh oleh besarnya suatu delay. Menurut versi TIPHON (Joesman 2008). besarnya delay dapat diklasifikasikan sebagai berikut :
Tabel 3.1. Performansi jaringan berdasarkan delay standarisasi Tiphon
Kategori Latency Besar Delay
Sangat bagus <150 ms Bagus 150 s/d 300 ms Sedang 300 s/d 450 ms Jelek >450 ms (Sumber : TIPHON ) 2. Throughput
Throughput adalah jumlah data persatuan waktu yang dikirim untuk suatu terminal tertentu di dalam sebuah jaringan, dari suatu titik jaringan atau suatu titik ke titik jaringan yang lain. Sistem throughput atau jumlah throughput adalah jumlah rata-rata data yang dikirimkan untuk semua terminal pada sebuah jaringan. 3. Packet Loss
Packet Loss merupakan suatu parameter yang menggambarkan suatu kondisi
yang menunjukkan jumlah total paket yang hilang, dapat terjadi karena collision dan congestion pada jaringan dan hal ini berpengaruh pada semua aplikasi karena
retransmisiakan mengurangi efisiensi jaringan secara keseluruhan. Nilai packet
loss sesuai dengan versi TIPHON (Joesman 2008) sebagai berikut :
Tabel 3.2. Performansi jaringan berdasarkan packet loss standarisasi Tiphon
Kategori Degradasi Packet Loss
Sangat bagus 0 %
Bagus 3 %
Sedang 15 %
Jelek 25 %
3.6.
Software Yang Digunakkan
Aplikasi yang digunakan untuk mengukur parameter QOS yang terdiri dari delay, throughput dan packet loss adalah :
1. Software Axence NetTools 5
Agus Setiawansyah (2012) Aplikasi untuk menguji konektivitas sebuah jaringan dengan cara mengirimkan paket data ke server yang dituju dari data yang dikirimkan tersebut dilihat didapat nilai throughput, delay dan packetloss.
2. Cisco Packet Tracer Student
Phillips dkk (1976), simulasi merupakan cara yang paling sesuai untuk memperoleh jawaban yang relevan.
1. Simulasi memungkinkan untuk belajar serta bereksperimen terhadap interaksi yang kompleks dari sistem.
2. Melalui simulasi dapat dipelajari efek perubahan lingkungan, organisasi maupun informasi terhadap operasi sistem.
3. Simulasi dapat berfungsi sebagai sarana uji coba untuk menilai kebijakan baru ataupun pengambilan keputusan dalam operasi sistem, sebelum memutuskan untuk menerapkannya pada sistem nyata.
3.7.
Kerangka Berpikir
Untuk menyelesaikan laporan tugas akhir ini, diperlukan suatu kerangka berpikir yang bertujuan agar penelitian ini lebih ter-arah dalam menulis laporan. Berikut adalah kerangka berpikir penulis:
Gambar 3.3. Kerangka Berpikir Hasil dari pengukuran
Penambahan VLAN dengan simulasi Cisco
Packet Tracer Student
Standar TIPHON
Jaringan WLAN PT KERETA API
Delay
Packet Loss Throughput
Axence NetTools 5
BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN
4.1. Hasil Data Pengukuran Jaringan WLAN
4.1.1. Parameter Packet Loss dan Delay Pada Ruang Dokumentasi
Pengukuran parameter packet loss, delay dan throughput ini menggunakan bantuan software Axence NetTools yang dilakukan pada jaringan WLAN PT Kereta Api Regional III Palembang pada lima ruangan, ruang Dokumentasi, ruang SM Pengamanan, ruang SM Pelayanan, SM Keuangan dan ruang SM Jalan & Rel. Pada waktu pagi, siang dan sore hari, diharapkan dari waktu yang berbeda akan mendapatkan hasil yang akurat.
1. Hasil pengukuran Packet Loss dan Delay Pada ruang Dokumentasi hari Jum’at, 5 Agustus 2016 s/d Rabu 10 Agustus 2016.
Gambar 4.1. Pengukuran packet loss dan delay hari Jum’at, pagi 5 Agustus 2016 .
Gambar 4.2.Pengukuran packet loss dan delay hari Jum’at, siang 5 Agustus 2016
Gambar 4.4. Pengukuran packet loss dan delay hari Senin, pagi 8 Agustus 2016.
Gambar 4.5. Pengukuran packet loss dan delay hari Senin, siang 8 Agustus 2016.
Gambar 4.6. Pengukuran packet loss dan delay hari Senin, sore 8 Agustus 2016.
Gambar 4.7. Pengukuran packet loss dan delay hari Selasa, pagi 9 Agustus 2016.
Gambar 4.8.Pengukuran packet loss dan delay hari Selasa, siang 9 Agustus 2016.
Gambar 4.9. Pengukuran packet loss dan delay hari Selasa, sore 9 Agustus 2016.
Gambar 4.10. Pengukuran packet loss dan delay Rabu, Pagi 10 Agustus 2016.
Gambar 4.11. Pengukuran packet loss dan delay Rabu, Siang 10 Agustus 2016.
Dari hasil pengukuran Packet Loss dan Delay jaringan WLAN pada ruang Dokumentasi selama empat hari seperti gambar diatas kemudian dikelompokan ke dalam tabel berdasarkan parameter dengan hasil sebagai berikut.
Tabel 4.1. Hasil pengukuran packet loss pada ruang Dokumentasi untuk hari Jum’at, 5 Agustus 2016.
Hari/Tanggal Perangkat Location
Packet Loss
Sent Lost %
Lost
Jum’at 5 Agustus 2016, Pagi
Server 1 Private Network 1588 1 0
Server 2 Private Network 1592 3 0
Server 3 Private Network 1512 21 2
Jum’at 5 Agustus 2016, Siang
Server 1 Private Network 1629 2 0
Server 2 Private Network 1630 1 0
Server 3 Private Network 1647 52 5
Jum’at 5 Agustus 2016, Sore
Server 1 Private Network 1568 2 0
Server 2 Private Network 1592 6 0
Server 3 Private Network 1573 39 3
Tabel 4.2. Hasil pengukuran packet loss pada ruang Dokumentasi untuk hari Senin, 8 Agustus 2016.
Hari/Tanggal Perangkat Location
Packet Loss
Sent Lost %
Lost
Senin ,8 Agustus 2016, Pagi
Server 1 Private Network 1483 10 1
Server 2 Private Network 1479 8 0
Server 3 Private Network 1493 12 1
Senin, 8 Agustus 2016, Siang
Server 1 Private Network 1512 9 0
Server 2 Private Network 1563 1 0
Server 3 Private Network 1570 6 0
Senin, 8 Agustus 2016, Sore
Server 1 Private Network 1612 4 0
Server 2 Private Network 1616 2 0
Server 3 Private Network 1644 4 0
Tabel 4.3. Hasil pengukuran packet loss pada ruang Dokumentasi untuk hari Selasa, 9 Agustus 2016.
Hari/Tanggal Perangkat Location
Packet Loss
Sent Lost %
Lost
Selasa 9 Agustus 2016, Pagi
Server 1 Private Network 1745 0 0
Server 2 Private Network 1756 49 5
Server 3 Private Network 1749 35 3
Selasa 9 Agustus 2016, Siang
Server 1 Private Network 1783 46 4
Server 2 Private Network 1764 54 5
Server 3 Private Network 1747 61 6
Selasa 9 Agustus 2016, Sore
Server 1 Private Network 1348 71 5
Server 2 Private Network 1344 74 6
Server 3 Private Network 1341 67 5
Tabel 4.4. Hasil pengukuran packet loss pada ruang Dokumentasi untuk hari Rabu, 10 Agustus 2016
Hari/Tanggal Perangkat Location
Packet Loss
Sent Lost %
Lost
Rabu, 9 Agustus 2016, Pagi
Server 1 Private Network 1852 137 7
Server 2 Private Network 1851 121 7
Server 3 Private Network 1852 113 6
Rabu, 9 Agustus 2016, Siang
Server 1 Private Network 1748 71 4
Server 2 Private Network 1738 47 7
Server 3 Private Network 1770 73 5
Rabu, 9 Agustus 2016, Sore
Server 1 Private Network 1930 142 7
Server 2 Private Network 1930 126 7
Server 3 Private Network 1930 114 6
Tabel 4.5. Hasil pengukuran Delay ruang Dokumentasi Jum’at, 5 Agustus 2016.
Hari/Tanggal Perangkat Location Respon Time (ms)
Last Avg Min Max Sent
Jum’at 5 Agustus 2016, Pagi
Server 1 Private Network 15 20 24 212 1588
Server 2 Private Network 25 21 9 212 1592
Server 3 Private Network 14 68 14 429 1512
Jum’at 5 Agustus 2016, Siang
Server 1 Private Network 16 18 21 214 1629
Server 2 Private Network 16 18 7 219 1630
Server 3 Private Network 80 118 10 456 1647
Jum’at 5 Agustus 2016, Sore
Server 1 Private Network 16 19 4 217 1568
Server 2 Private Network 17 19 14 202 1592
Server 3 Private Network 72 71 4 369 1573
Tabel 4.6. Hasil pengukuran Delay ruang Dokumentasi Senin, 8 Agustus 2016.
Hari/Tanggal Perangkat Location Respon Time (ms)
Last Avg Min Max Sent
Senin ,8 Agustus 2016, Pagi
Server 1 Private Network 16 19 17 217 1735
Server 2 Private Network 63 78 9 477 1740
Server 3 Private Network 15 19 19 202 1727
Senin, 8 Agustus 2016, Siang
Server 1 Private Network 25 16 9 59 1645
Server 2 Private Network 5 45 10 362 1637
Server 3 Private Network 17 17 13 118 1653
Senin, 8 Agustus 2016, Sore
Server 1 Private Network 17 17 4 43 1548
Server 2 Private Network 52 29 7 295 1542
Server 3 Private Network 18 17 15 56 1545
Tabel 4.7. Hasil pengukuran Delay ruang Dokumentasi Selasa, 9 Agustus 2016.
Hari/Tanggal Perangkat Location Respon Time (ms)
Last Avg Min Max Sent
Selasa 9 Agustus 2016, Pagi
Server 1 Private Network 33 37 11 70 1745
Server 2 Private Network 36 74 5 389 1756
Server 3 Private Network 47 22 15 87 1749
Selasa 9 Agustus 2016, Siang
Server 1 Private Network 51 29 11 192 1783
Server 2 Private Network 86 23 6 161 1764
Server 3 Private Network 68 38 16 409 1747
Selasa 9 Agustus 2016, Sore
Server 1 Private Network 23 21 12 986 1348
Server 2 Private Network 9 22 5 931 1344
Tabel 4.8. Hasil pengukuran Delay ruang Dokumentasi Rabu, 10 Agustus 2016.
Hari/Tanggal Perangkat Location Respon Time (ms)
Last Avg Min Max Sent
Rabu, 10 Agustus 2016, Pagi
Server 1 Private Network 12 41 12 428 1674
Server 2 Private Network 8 26 5 381 1665
Server 3 Private Network 19 42 16 441 1658
Rabu, 10 Agustus 2016, Siang
Server 1 Private Network 21 35 16 966 1748
Server 2 Private Network 9 30 6 937 1738
Server 3 Private Network 29 37 13 934 1770
Rabu, 10 Agustus 2016, Sore
Server 1 Private Network 22 41 5 428 1590
Server 2 Private Network 9 26 5 381 1579
Server 3 Private Network 13 41 16 236 1585
2. Hasil pengukuran Packet Loss dan Delay pada ruang SM Pengamanan pada hari Jum’at 5 Agustus 2016 s/d hari Rabu 10 agustus 2016.
Gambar 4.13. Pengukuran packet loss dan delay Jum’at, Pagi 5 Agustus 2016.
Gambar 4.14. Pengukuran packet loss dan delay Jum’at, Siang 5 Agustus 2016.
Gambar 4.15. Pengukuran packet loss dan delay Jum’at, Sore 5 Agustus 2016.
Gambar 4.16. Pengukuran packet loss dan delay Senin, Pagi 8 Agustus 2016.
Gambar 4.17. Pengukuran packet loss dan delay Senin, Siang 8 Agustus 2016.
Gambar 4.18. Pengukuran packet loss dan delay Senin, Sore 8 Agustus 2016.
Gambar 4.20. Pengukuran packet loss dan delay Selasa, Siang 9 Agustus 2016.
Gambar 4.21. Pengukuran packet loss dan delay Selasa, Sore 9 Agustus 2016.
Gambar 4.22. Pengukuran packet loss dan delay Rabu, Pagi 10 Agustus 2016.
Gambar 4.23. Pengukuran packet loss dan delay Rabu, Siang 10 Agustus 2016.
Gambar 4.24. Pengukuran packet loss dan delay Rabu, Sore 10 Agustus 2016. Dari hasil pengukuran Packet Loss dan Delay jaringan WLAN pada ruang SM Pengamanan, selama empat hari seperti gambar diatas kemudian dikelompokan ke dalam sebuah tabel berdasarkan parameter dengan hasil sebagai berikut.
Tabel 4.9.Hasil pengukuran packet loss pada ruang SM Pengamanan untuk hari Jum’at, 5 Agustus 2016.
Hari/Tanggal Perangkat Location
Packet Loss
Sent Lost %
Lost
Jum’at, 5 Agustus 2016, Pagi
Server 1 Private Network 1648 47 4
Server 2 Private Network 1664 73 7
Server 3 Private Network 1659 49 5
Jum’at, 5 Agustus 2016, Siang
Server 1 Private Network 1739 1 0
Server 2 Private Network 1756 3 0
Server 3 Private Network 1748 21 2
Jum’at, 5 Agustus 2016, Sore
Server 1 Private Network 1673 2 0
Server 2 Private Network 1656 1 0
Tabel 4.10. Hasil pengukuran packet loss pada ruang SM Pengamanan untuk hari Senin, 8 Agustus 2016.
Hari/Tanggal Perangkat Location
Packet Loss
Sent Lost %
Lost
Senin ,8 Agustus 2016, Pagi
Server 1 Private Network 1578 2 0
Server 2 Private Network 1564 6 0
Server 3 Private Network 1553 39 3
Senin, 8 Agustus 2016, Siang
Server 1 Private Network 1784 2 0
Server 2 Private Network 1765 34 3
Server 3 Private Network 1773 6 1
Senin, 8 Agustus 2016, Sore
Server 1 Private Network 1563 2 0
Server 2 Private Network 1549 30 3
Server 3 Private Network 1558 1 0
Tabel 4.11. Hasil pengukuran packet loss pada ruang SM Pengamanan untuk hari Selasa, 9 Agustus 2016
Hari/Tanggal Perangkat Location
Packet Loss
Sent Lost %
Lost
Selasa 9 Agustus 2016, Pagi
Server 1 Private Network 1673 1 0
Server 2 Private Network 1694 5 5
Server 3 Private Network 1667 0 0
Selasa 9 Agustus 2016, Siang
Server 1 Private Network 1575 0 0
Server 2 Private Network 1569 49 5
Server 3 Private Network 1583 35 3
Selasa 9 Agustus 2016, Sore
Server 1 Private Network 1765 46 4
Server 2 Private Network 1786 54 5
Server 3 Private Network 1759 61 6
Tabel 4.12. Hasil pengukuran packet loss pada ruang SM Pengamanan Rabu, 10 Agustus 2016
Hari/Tanggal Perangkat Location
Packet Loss
Sent Lost %
Lost
Rabu, 9 Agustus 2016, Pagi
Server 1 Private Network 1566 46 4
Server 2 Private Network 1554 54 5
Server 3 Private Network 1569 61 6
Rabu, 9 Agustus 2016, Siang
Server 1 Private Network 1643 46 4
Server 2 Private Network 1664 54 5
Server 3 Private Network 1652 61 6
Rabu, 9 Agustus 2016, Sore
Server 1 Private Network 1599 47 4
Server 2 Private Network 1578 73 7
Server 3 Private Network 1564 49 5
Tabel 4.13. Hasil pengukuran Delay ruang SM Pengamanan untuk hari Jum’at, 5 Agustus 2016.
Hari/Tanggal Perangkat Location Respon Time (ms)
Last Avg Min Max Sent
Jum’at, 5 Agustus 2016, Pagi
Server 1 Private Network 21 35 16 966 1648
Server 2 Private Network 9 30 6 932 1664
Server 3 Private Network 23 37 17 964 1659
2016, Siang Server 2 Private Network 25 21 19 232 1756
Server 3 Private Network 14 68 7 429 1748
Jum’at, 5 Agustus 2016, Sore
Server 1 Private Network 16 18 10 214 1673
Server 2 Private Network 18 26 6 219 1656
Server 3 Private Network 110 39 8 456 1668
Tabel 4.14. Hasil pengukuran Delay ruang SM Pengamanan untuk hari Senin, 8 Agustus 2016.
Hari/Tanggal Perangkat Location Respon Time (ms)
Last Avg Min Max Sent
Senin ,8 Agustus 2016, Pagi
Server 1 Private Network 16 19 10 217 1578
Server 2 Private Network 17 29 7 202 1564
Server 3 Private Network 193 71 11 477 1553
Senin, 8 Agustus 2016, Siang
Server 1 Private Network 16 19 13 217 1784
Server 2 Private Network 233 78 3 217 1765
Server 3 Private Network 15 19 8 202 1773
Senin, 8 Agustus 2016, Sore
Server 1 Private Network 25 16 6 59 1563
Server 2 Private Network 5 184 5 362 1549
Server 3 Private Network 17 17 15 118 1558
Tabel 4.15. Hasil pengukuran Delay ruang SM Pengamanan untuk hari Selasa, 9 Agustus 2016.
Hari/Tanggal Perangkat Location Respon Time (ms)
Last Avg Min Max Sent
Selasa 9 Agustus 2016, Pagi
Server 1 Private Network 17 23 14 43 C
Server 2 Private Network 232 22 5 295 1694
Server 3 Private Network 18 11 15 56 1667
Selasa 9 Agustus 2016, Siang
Server 1 Private Network 17 10 14 70 1575
Server 2 Private Network 36 121 5 389 1569
Server 3 Private Network 17 29 15 87 1583
Selasa 9 Agustus 2016, Sore
Server 1 Private Network 51 34 17 192 1765
Server 2 Private Network 86 28 6 161 1786
Server 3 Private Network 68 10 17 409 1759
Tabel 4.16. Hasil pengukuran Delay ruang SM Pengamanan untuk hari Rabu, 10 Agustus 2016.
Hari/Tanggal Perangkat Location Respon Time (ms)
Last Avg Min Max Sent
Rabu, 10 Agustus 2016, Pagi
Server 1 Private Network 51 18 17 192 1566
Server 2 Private Network 86 10 6 161 1554
Server 3 Private Network 68 19 17 409 1569
Rabu, 10 Agustus 2016, Siang
Server 1 Private Network 51 22 17 192 1643
Server 2 Private Network 86 18 6 161 1664
Server 3 Private Network 68 37 17 409 1652
Rabu, 10 Agustus 2016, Sore
Server 1 Private Network 21 31 16 957 1599
Server 2 Private Network 9 19 6 963 1578
3. Hasil pengukuran Packet Loss dan Delay pada ruang SM Pelayanan pada hari Jum’at 5 Agustus s/d Rabu10 Agustus 2016.
Gambar 4.25. Pengukuran packet loss dan delay Jum’at, Pagi 5 Agustus 2016.
Gambar 4.26. Pengukuran packet loss dan delay Jum’at, Siang 5 Agustus 2016.
Gambar 4.27. Pengukuran packet loss dan delay Jum’at, Sore 5 Agustus 2016.
Gambar 4.28. Pengukuran packet loss dan delay Senin, Pagi 8 Agustus 2016.
Gambar 4.29. Pengukuran packet loss dan delay Senin, Siang 8 Agustus 2016.
Gambar 4.30. Pengukuran packet loss dan delay Senin,Sore 8 Agustus 2016.
Gambar 4.31. Pengukuran packet loss dan delay Selasa, Pagi 9 Agustus 2016.
Gambar 4.33. Pengukuran packet loss dan delay Selasa, Sore 9 Agustus 2016.
Gambar 4.34. Pengukuran packet loss dan delay Rabu, Pagi 10 Agustus 2016.
Gambar 4.35. Pengukuran packet loss dan delay Rabu, Siang 10 Agustus 2016.
Gambar 4.36. Pengukuran packet loss dan delay Rabu, Sore 10 Agustus 2016. Dari hasil pengukuran Packet Loss dan Delay jaringan WLAN pada ruang SM Pelayanan, selama empat hari seperti gambar diatas kemudian dikelompokan ke dalam tabel berdasarkan parameter dengan hasil sebagai berikut.
Tabel 4.17.Hasil pengukuran packet loss pada ruang SM Pelayanan untuk hari Jum’at, 5 Agustus 2016.
Hari/Tanggal Perangkat Location
Packet Loss
Sent Lost %
Lost
Jum’at, 5 Agustus 2016, Pagi
Server 1 Private Network 2048 106 5
Server 2 Private Network 2044 106 5
Server 3 Private Network 2040 99 5
Jum’at, 5 Agustus 2016, Siang
Server 1 Private Network 1799 49 4
Server 2 Private Network 1778 73 7
Server 3 Private Network 1785 49 5
Jum’at, 5 Agustus 2016, Sore
Server 1 Private Network 1682 1 0
Server 2 Private Network 1660 3 0
Server 3 Private Network 1674 21 2
Tabel 4.18. Hasil pengukuran packet loss pada ruang SM Pelayanan untuk hari Senin, 8 Agustus 2016.
Hari/Tanggal Perangkat Location
Packet Loss
Sent Lost %
Lost
Senin, 8 Agustus 2016, Pagi
Server 1 Private Network 1577 2 0
Server 3 Private Network 1565 52 5 Senin, 8 Agustus
2016, Siang
Server 1 Private Network 1591 136 9
Server 2 Private Network 1581 136 9
Server 3 Private Network 1481 85 6
Senin, 8 Agustus 2016, Sore
Server 1 Private Network 1515 132 9
Server 2 Private Network 1505 132 9
Server 3 Private Network 1405 85 6
Tabel 4.19. Hasil pengukuran packet loss pada ruang SM Pelayanan untuk hari Selasa, 9 Agustus 2016
Hari/Tanggal Perangkat Location
Packet Loss
Sent Lost %
Lost
Selasa, 9 Agustus 2016, Pagi
Server 1 Private Network 1533 1 0
Server 2 Private Network 1552 3 0
Server 3 Private Network 1549 21 2
Selasa, 9 Agustus 2016, Siang
Server 1 Private Network 1540 2 0
Server 2 Private Network 1533 6 0
Server 3 Private Network 1551 39 3
Selasa 9 Agustus 2016, Sore
Server 1 Private Network 1799 2 0
Server 2 Private Network 1772 34 3
Server 3 Private Network 1764 6 1
Tabel 4.20. Hasil pengukuran packet loss pada ruang SM Pelayanan Rabu, 10 Agustus 2016.
Hari/Tanggal Perangkat Location
Packet Loss
Sent Lost %
Lost
Rabu, 10 Agustus 2016, Pagi
Server 1 Private Network 1419 2 0
Server 2 Private Network 1421 6 0
Server 3 Private Network 1425 39 3
Rabu, 10 Agustus 2016, Siang
Server 1 Private Network 1629 2 0
Server 2 Private Network 1630 1 0
Server 3 Private Network 1647 52 5
Rabu, 10 Agustus 2016, Sore
Server 1 Private Network 1568 2 0
Server 2 Private Network 1592 6 0
Server 3 Private Network 1573 39 3
Tabel 4.21. Hasil pengukuran Delay ruang SM Pelayanan untuk hari Jum’at, 5 Agustus 2016.
Hari/Tanggal Perangkat Location Respon Time (ms)
Last Avg Min Max Sent
Jum’at, 5 Agustus 2016, Pagi
Server 1 Private Network 19 37 16 936 2048
Server 2 Private Network 15 31 5 931 2044
Server 3 Private Network 20 38 16 906 2040
Jum’at, 5 Agustus 2016, Siang
Server 1 Private Network 21 35 16 966 1766
Server 2 Private Network 9 30 6 932 1749
Server 3 Private Network 23 37 17 964 1755
Jum’at, 5 Agustus 2016, Sore
Server 1 Private Network 15 20 14 212 1682
Server 2 Private Network 25 21 14 212 1660
Tabel 4.22. Hasil pengukuran Delay ruang SM Pelayanan untuk hari Senin, 8 Agustus 2016.
Hari/Tanggal Perangkat Location Respon Time (ms)
Last Avg Min Max Sent
Senin, 8 Agustus 2016, Pagi
Server 1 Private Network 16 18 14 214 1577
Server 2 Private Network 18 18 14 219 1594
Server 3 Private Network 210 118 4 456 1565
Senin, 8 Agustus 2016, Siang
Server 1 Private Network 54 39 16 957 1591
Server 2 Private Network 37 34 5 963 1581
Server 3 Private Network 38 46 16 928 1481
Senin, 8 Agustus 2016, Sore
Server 1 Private Network 17 39 16 957 1515
Server 2 Private Network 5 34 5 963 1505
Server 3 Private Network 21 46 16 928 1405
Tabel 4.23. Hasil pengukuran Delay ruang SM Pelayanan untuk hari Selasa, 9 Agustus 2016.
Hari/Tanggal Perangkat Location Respon Time (ms)
Last Avg Min Max Sent
Selasa, 9 Agustus 2016, Pagi
Server 1 Private Network 15 20 14 212 1533
Server 2 Private Network 25 21 14 212 1552
Server 3 Private Network 14 68 4 429 1549
Selasa, 9 Agustus 2016, Siang
Server 1 Private Network 16 19 14 217 1540
Server 2 Private Network 17 19 14 202 1533
Server 3 Private Network 193 71 4 477 1551
Selasa 9 Agustus 2016, Sore
Server 1 Private Network 19 39 16 957 1430
Server 2 Private Network 15 35 5 963 1420
Server 3 Private Network 17 46 16 928 1320
Tabel 4.24. Hasil pengukuran Delay ruang SM Pelayanan untuk hari Rabu, 10 Agustus 2016.
Hari/Tanggal Perangkat Location Respon Time (ms)
Last Avg Min Max Sent
Rabu, 10 Agustus 2016, Pagi
Server 1 Private Network 16 19 14 217 1419
Server 2 Private Network 17 19 14 202 1419
Server 3 Private Network 193 71 4 477 1419
Rabu, 10 Agustus 2016, Siang
Server 1 Private Network 15 20 14 212 1629
Server 2 Private Network 9 30 6 931 1630
Server 3 Private Network 23 37 17 906 1647
Rabu, 10 Agustus 2016, Sore
Server 1 Private Network 21 35 16 957 1568
Server 2 Private Network 9 30 6 963 1592
Server 3 Private Network 23 37 17 928 1573
4. Hasil pengukuran Packet Loss dan Delay pada ruang SM Keuangan pada hari Jum’at 5 Agustus s/d Rabu10 Agustus 2016.
Gambar 4.38. Pengukuran packet loss dan delay Jum’at, Siang 5 Agustus 2016.
Gambar 4.39. Pengukuran packet loss dan delay Jum’at, Sore 5 Agustus 2016.
Gambar 4.40. Pengukuran packet loss dan delay Senin, Pagi 8 Agustus 2016.
Gambar 4.41. Pengukuran packet loss dan delay Senin, Siang 8 Agustus 2016.
Gambar 4.42. Pengukuran packet loss dan delay Senin, Sore 8 Agustus 2016.
Gambar 4.43. Pengukuran packet loss dan delay Selasa, Pagi 9 Agustus 2016.
Gambar 4.44. Pengukuran packet loss dan delay Selasa, Siang 9 Agustus 2016.
Gambar 4.45. Pengukuran packet loss dan delay Selasa, Sore 9 Agustus 2016.
Gambar 4.47. Pengukuran packet loss dan delay Rabu, Siang 10 Agustus 2016.
Gambar 4.48. Pengukuran packet loss dan delay Rabu, Sore 10 Agustus 2016. Dari hasil pengukuran Packet Loss dan Delay jaringan WLAN pada ruang SM Keuangan, selama empat hari seperti gambar diatas kemudian dikelompokan ke dalam tabel berdasarkan parameter dengan hasil sebagai berikut.
Tabel 4.25.Hasil pengukuran packet loss pada ruang SM Keuangan untuk hari Jum’at, 5 Agustus 2016.
Hari/Tanggal Perangkat Location
Packet Loss
Sent Lost %
Lost
Jum’at, 5 Agustus 2016, Pagi
Server 1 Private Network 1735 2 0
Server 2 Private Network 1740 34 3
Server 3 Private Network 1727 6 1
Jum’at, 5 Agustus 2016, Siang
Server 1 Private Network 1645 2 0
Server 2 Private Network 1637 30 3
Server 3 Private Network 1653 1 0
Jum’at, 5 Agustus 2016, Sore
Server 1 Private Network 1548 1 0
Server 2 Private Network 1542 5 0
Server 3 Private Network 1545 0 0
Tabel 4.26. Hasil pengukuran packet loss pada ruang SM Keuangan untuk hari Senin, 8 Agustus 2016.
Hari/Tanggal Perangkat Location
Packet Loss
Sent Lost %
Lost
Senin, 8 Agustus 2016, Pagi
Server 1 Private Network 1745 0 0
Server 2 Private Network 1756 49 5
Server 3 Private Network 1749 35 3
Senin, 8 Agustus 2016, Siang
Server 1 Private Network 1783 46 4
Server 2 Private Network 1764 54 5
Server 3 Private Network 1747 61 6
Senin, 8 Agustus 2016, Sore
Server 1 Private Network 1547 11 1
Server 2 Private Network 1565 23 2
Tabel 4.27. Hasil pengukuran packet loss pada ruang SM Keuangan untuk hari Selasa, 9 Agustus 2016
Hari/Tanggal Perangkat Location
Packet Loss
Sent Lost %
Lost
Selasa, 9 Agustus 2016, Pagi
Server 1 Private Network 1745 0 0
Server 2 Private Network 1756 49 5
Server 3 Private Network 1749 35 3
Selasa, 9 Agustus 2016, Siang
Server 1 Private Network 1783 46 4
Server 2 Private Network 1764 54 5
Server 3 Private Network 1747 61 6
Selasa, 9 Agustus 2016, Sore
Server 1 Private Network 1557 132 6
Server 2 Private Network 1565 132 9
Server 3 Private Network 1558 85 6
Tabel 4.28. Hasil pengukuran packet loss pada ruang SM Keuangan Rabu, 10 Agustus 2016
Hari/Tanggal Perangkat Location
Packet Loss
Sent Lost %
Lost
Rabu, 9 Agustus 2016, Pagi
Server 1 Private Network 1735 134 13
Server 2 Private Network 1740 121 12
Server 3 Private Network 1727 114 11
Rabu, 9 Agustus 2016, Siang
Server 1 Private Network 1645 71 7
Server 2 Private Network 1637 106 10
Server 3 Private Network 1653 100 10
Rabu, 9 Agustus 2016, Sore
Server 1 Private Network 1548 85 8
Server 2 Private Network 1542 73 7
Server 3 Private Network 1545 27 2
Tabel 4.29. Hasil pengukuran Delay ruang SM Keuangan untuk hari Jum’at, 5 Agustus 2016.
Hari/Tanggal Perangkat Location Respon Time (ms)
Last Avg Min Max Sent
Jum’at, 5 Agustus 2016, Pagi
Server 1 Private Network 16 19 14 207 1745
Server 2 Private Network 33 78 4 217 1756
Server 3 Private Network 15 19 14 477 1749
Jum’at, 5 Agustus 2016, Siang
Server 1 Private Network 25 16 14 259 1783
Server 2 Private Network 5 184 5 362 1764
Server 3 Private Network 17 17 15 118 1747
Jum’at, 5 Agustus 2016, Sore
Server 1 Private Network 37 14 28 243 1547
Server 2 Private Network 232 29 5 295 1565
Server 3 Private Network 18 17 115 156 1558
Tabel 4.30. Hasil pengukuran Delay ruang SM Keuangan untuk hari Senin, 8 Agustus 2016.
Hari/Tanggal Perangkat Location Respon Time (ms)
Last Avg Min Max Sent
Senin, 8 Agustus 2016, Pagi
Server 1 Private Network 47 17 14 70 1674
Server 2 Private Network 36 171 5 389 1665
Server 3 Private Network 17 22 15 87 1658
Senin, 8 Agustus 2016, Siang
Server 1 Private Network 51 29 17 192 1748
Server 2 Private Network 22 27 12 161 1738
Senin, 8 Agustus 2016, Sore
Server 1 Private Network 48 23 16 957 1590
Server 2 Private Network 27 18 9 963 1579
Server 3 Private Network 18 31 16 928 1586
Tabel 4.31. Hasil pengukuran Delay ruang SM Keuangan untuk hari Selasa, 9 Agustus 2016.
Hari/Tanggal Perangkat Location Respon Time (ms)
Last Avg Min Max Sent
Selasa, 9 Agustus 2016, Pagi
Server 1 Private Network 27 41 17 428 1674
Server 2 Private Network 8 26 5 381 1665
Server 3 Private Network 17 41 16 444 1658
Selasa, 9 Agustus 2016, Siang
Server 1 Private Network 29 31 27 188 1748
Server 2 Private Network 15 31 5 931 1738
Server 3 Private Network 26 38 16 906 1770
Selasa, 9 Agustus 2016, Sore
Server 1 Private Network 19 39 16 957 1590
Server 2 Private Network 5 34 5 963 1579
Server 3 Private Network 38 46 16 928 1585
Tabel 4.32. Hasil pengukuran Delay ruang SM Keuangan untuk hari Rabu, 10 Agustus 2016.
Hari/Tanggal Perangkat Location Respon Time (ms)
Last Avg Min Max Sent
Rabu, 9 Agustus 2016, Pagi
Server 1 Private Network 51 29 17 192 1648
Server 2 Private Network 86 23 6 161 1664
Server 3 Private Network 68 30 17 409 1659
Rabu, 9 Agustus 2016, Siang
Server 1 Private Network 21 35 16 986 1739
Server 2 Private Network 9 30 6 931 1756
Server 3 Private Network 23 37 17 906 1748
Rabu, 9 Agustus 2016, Sore
Server 1 Private Network 21 35 16 957 1673
Server 2 Private Network 9 30 6 963 1656
Server 3 Private Network 23 37 17 928 1668
5. Hasil pengukuran Packet Loss dan Delay pada ruang SM jalan & Rel pada hari Jum’at 5 Agustus s/d Rabu10 Agustus 2016.
Gambar 4.49. Pengukuran packet loss dan delay Jum’at, Pagi 5 Agustus 2016.
Gambar 4.51. Pengukuran packet loss dan delay Jum’at, Sore 5 Agustus 2016.
Gambar 4.52. Pengukuran packet loss dan delay Senin, Pagi 8 Agustus 2016.
Gambar 4.53. Pengukuran packet loss dan delay Senin, Siang 8 Agustus 2016.
Gambar 4.54. Pengukuran packet loss dan delay Senin, Sore 8 Agustus 2016.
Gambar 4.55. Pengukuran packet loss dan delay Selasa, Pagi 9 Agustus 2016.
Gambar 4.56. Pengukuran packet loss dan delay Selasa, Siang 9 Agustus 2016.
Gambar 4.57. Pengukuran packet loss dan delay Selasa, Sore 9 Agustus 2016.
Gambar 4.59. Pengukuran packet loss dan delay Rabu, Siang 10 Agustus 2016.
Gambar 4.60. Pengukuran packet loss dan delay Rabu, Sore 10 Agustus 2016. Dari hasil pengukuran Packet Loss dan Delay jaringan WLAN pada ruang SM jalan & Rel, selama empat hari seperti gambar diatas kemudian dikelompokan ke dalam tabel berdasarkan parameter dengan hasil sebagai berikut. Tabel 4.33.Hasil pengukuran packet loss pada ruang SM SM jalan & Rel untuk
hari Jum’at, 5 Agustus 2016.
Hari/Tanggal Perangkat Location
Packet Loss
Sent Lost %
Lost
Jum’at 5 Agustus 2016, Pagi
Server 1 Private Network 1674 46 4
Server 2 Private Network 1665 54 5
Server 3 Private Network 1658 61 6
Jum’at 5 Agustus 2016, Siang
Server 1 Private Network 1748 47 4
Server 2 Private Network 1738 73 7
Server 3 Private Network 1770 49 4
Jum’at 5 Agustus 2016, Sore
Server 1 Private Network 1590 24 2
Server 2 Private Network 1579 86 8
Server 3 Private Network 1585 39 3
Tabel 4.34. Hasil pengukuran packet loss pada ruang SM SM jalan & Rel untuk hari Senin, 8 Agustus 2016.
Hari/Tanggal Perangkat Location
Packet Loss
Sent Lost %
Lost
Senin ,8 Agustus 2016, Pagi
Server 1 Private Network 1648 20 2
Server 2 Private Network 1664 34 3
Server 3 Private Network 1659 6 0
Senin, 8 Agustus 2016, Siang
Server 1 Private Network 1739 1 0
Server 2 Private Network 1756 3 0
Server 3 Private Network 1748 21 2
Senin, 8 Agustus 2016, Sore
Server 1 Private Network 1673 2 0
Server 2 Private Network 1656 1 0
Tabel 4.35. Hasil pengukuran packet loss pada ruang SM SM jalan & Rel untuk hari Selasa, 9 Agustus 2016
Hari/Tanggal Perangkat Location
Packet Loss
Sent Lost %
Lost
Selasa 9 Agustus 2016, Pagi
Server 1 Private Network 1735 2 0
Server 2 Private Network 1740 34 3
Server 3 Private Network 1727 6 0
Selasa 9 Agustus 2016, Siang
Server 1 Private Network 1645 2 0
Server 2 Private Network 1637 30 3
Server 3 Private Network 1653 1 0
Selasa 9 Agustus 2016, Sore
Server 1 Private Network 1548 1 0
Server 2 Private Network 1542 5 0
Server 3 Private Network 1545 0 0
Tabel 4.36. Hasil pengukuran packet loss pada ruang SM jalan & Rel Rabu, 10 Agustus 2016
Hari/Tanggal Perangkat Location
Packet Loss
Sent Lost %
Lost
Rabu, 9 Agustus 2016, Pagi
Server 1 Private Network 1745 0 0
Server 2 Private Network 1756 59 5
Server 3 Private Network 1749 35 3
Rabu, 9 Agustus 2016, Siang
Server 1 Private Network 1783 46 4
Server 2 Private Network 1764 54 5
Server 3 Private Network 1747 61 6
Rabu, 9 Agustus 2016, Sore
Server 1 Private Network 1547 17 1
Server 2 Private Network 1565 34 3
Server 3 Private Network 1558 48 4
Tabel 4.37. Hasil pengukuran Delay ruang SM jalan & Rel untuk hari Jum’at, 5 Agustus 2016.
Hari/Tanggal Perangkat Location Respon Time (ms)
Last Avg Min Max Sent
Jum’at 5 Agustus 2016, Pagi
Server 1 Private Network 51 29 19 192 1674
Server 2 Private Network 86 63 6 161 1665
Server 3 Private Network 68 33 23 409 1658
Jum’at 5 Agustus 2016, Siang
Server 1 Private Network 21 35 8 922 1748
Server 2 Private Network 9 31 6 932 1738
Server 3 Private Network 23 18 27 964 1770
Jum’at 5 Agustus 2016, Sore
Server 1 Private Network 21 35 16 957 1590
Server 2 Private Network 9 39 12 963 1579
Server 3 Private Network 23 37 17 928 1585
Tabel 4.38. Hasil pengukuran Delay ruang SM jalan & Rel untuk hari Senin, 8 Agustus 2016.
Hari/Tanggal Perangkat Location Respon Time (ms)
Last Avg Min Max Sent
Senin ,8 Agustus 2016, Pagi
Server 1 Private Network 21 35 16 438 1648
Server 2 Private Network 9 30 6 381 1664
Server 3 Private Network 23 37 17 444 1659
Senin, 8 Agustus 2016, Siang
Server 1 Private Network 15 20 14 212 1739
Server 3 Private Network 14 68 4 429 1748 Senin, 8 Agustus
2016, Sore
Server 1 Private Network 17 17 16 972 1673
Server 2 Private Network 242 29 5 934 1656
Server 3 Private Network 19 17 16 912 1668
Tabel 4.39. Hasil pengukuran Delay ruang SM SM jalan & Rel untuk hari Selasa, 9 Agustus 2016.
Hari/Tanggal Perangkat Location Respon Time (ms)
Last Avg Min Max Sent
Selasa 9 Agustus 2016, Pagi
Server 1 Private Network 16 19 17 217 1735
Server 2 Private Network 233 78 5 477 1740
Server 3 Private Network 15 19 16 202 1727
Selasa 9 Agustus 2016, Siang
Server 1 Private Network 25 16 14 159 1645
Server 2 Private Network 5 184 5 931 1637
Server 3 Private Network 26 38 5 362 1653
Selasa 9 Agustus 2016, Sore
Server 1 Private Network 17 17 15 118 1548
Server 2 Private Network 5 34 5 953 1542
Server 3 Private Network 28 45 16 938 1545
Tabel 4.40. Hasil pengukuran Delay ruang SM SM jalan & Rel untuk hari Rabu, 10 Agustus 2016.
Hari/Tanggal Perangkat Location Respon Time (ms)
Last Avg Min Max Sent
Rabu, 9 Agustus 2016, Pagi
Server 1 Private Network 17 17 14 70 1745
Server 2 Private Network 36 171 5 389 1756
Server 3 Private Network 17 22 15 87 1749
Rabu, 9 Agustus 2016, Siang
Server 1 Private Network 51 29 16 192 1783
Server 2 Private Network 86 23 6 671 1764
Server 3 Private Network 68 30 17 161 1747
Rabu, 9 Agustus 2016, Sore
Server 1 Private Network 31 43 14 409 1547
Server 2 Private Network 19 35 11 883 1565
Server 3 Private Network 333 39 19 728 1558
4.1.2. Paramater Throughput Pada Ruang Dokumentasi
Pengukuran parameter throughput melalui perangkat yang ada pada ruang Dokumentasi ini menggunakan bantuan software Axence NetTools yang dilakukan pada jaringan WLAN PT Kereta Api Regional III Palembang, selama empat hari pada saat jam kerja dari tanggal 5 Agustus s/d 10 Agustus 2016. Didapat hasil
1. Hasil pengukuran Troughput melalui perangkat dari ketiga server pada ruang Dokumentasi dari tanggal 5 Agustus 2016 s/d 10 Agustus 2016.
Gambar 4.61. Troughput perangkat Server 1 Jum’at, Pagi 5 Agustus 2016.
Gambar 4.62. Troughput perangkat Server 2 Jum’at, Siang 5 Agustus 2016.
Gambar 4.63. Troughput perangkat Server 3 Jum’at Sore, 5 Agustus 2016.
Gambar 4.65. Troughput perangkat Server 2 Senin Siang, 8 Agustus 2016.
Gambar 4.66. Troughput perangkat Server 3 Senin Sore, 8 Agustus 2016.
Gambar 4.67. Troughput perangkat Server 1 Selasa Pagi, 9 Agustus 2016.
Gambar 4.69. Troughput perangkat Server 3 Selasa, Sore 9 Agustus 2016.
Gambar 4.70. Troughput perangkat Server 1 Rabu Pagi, 10 Agustus 2016.
Gambar 4.71. Troughput perangkat Server 2 Rabu Siang, 10Agustus 2016.
4.1.3. Paramater Throughput Pada Ruang SM Pengamanan
Pengukuran parameter throughput melalui perangkat yang ada pada ruang SM Pengamanan ini menggunakan bantuan software Axence NetTools yang dilakukan pada jaringan WLAN PT Kereta Api Regional III Palembang, selama empat hari pada saat jam kerja dari tanggal 5 Agustus s/d 10 Agustus 2016. Didapat hasil troughput dalam Byte per second (Bps) sebagai berikut.
2. Hasil pengukuran Troughput melalui perangkat dari ketiga server pada ruang SM Pengamanan dari tanggal 5 Agustus 2016 s/d 10 Agustus 2016.
Gambar 4.73. Troughput perangkat Server 1 Jum’at Pagi, 5 Agustus 2016.
Gambar 4.74. Troughput perangkat Server 2 Jum’at Siang, 5 Agustus 2016.
Gambar 4.76. Troughput perangkat Server 1 Senin Pagi, 8 Agustus 2016 .
Gambar 4.77. Troughput perangkat Server 2 Senin Siang, 8 Agustus 2016.
Gambar 4.78. Troughput perangkat Server 3 Senin Sore, 8 Agustus 2016.
Gambar 4.80. Troughput perangkat Server 2 Selasa Siang, 9 Agustus 2016.
Gambar 4.81. Troughput perangkat Server 3 Selasa Sore, 9 Agustus 2016.
Gambar 4.82. Troughput perangkat Server 1 Rabu Pagi, 10 Agustus 2016.
Gambar 4.84. Troughput perangkat Server 3 Rabu Sore, 10 Agustus 2016. 4.1.4. Paramater Throughput Pada Ruang SM Pelayanan
Pengukuran parameter throughput melalui perangkat yang ada pada ruang SM Pelayanan ini menggunakan bantuan software Axence NetTools yang dilakukan pada jaringan WLAN PT Kereta Api Regional III Palembang, selama empat hari pada saat jam kerja dari tanggal 5 Agustus s/d 10 Agustus 2016. Didapat hasil troughput dalam Byte per second (Bps) sebagai berikut.
3. Hasil pengukuran Troughput melalui perangkat dari ketiga server pada ruang SM Pelayanan dari tanggal 5 Agustus 2016 s/d 10 Agustus 2016.
Gambar 4.85. Troughput perangkat Server 1 Jum’at Pagi, 5 Agustus 2016.
Gambar 4.87. Troughput perangkat Server 3 Jum’at Sore, 5 Agustus 2016.
Gambar 4.88. Troughput perangkat Server 1 Senin Pagi, 8 Agustus 2016.
Gambar 4.89. Troughput perangkat Server 2 Senin Siang, 8 Agustus 2016.
Gambar 4.91. Troughput perangkat Server 1 Selasa Pagi, 9 Agustus 2016.
Gambar 4.92. Troughput perangkat Server 2 Selasa Siang, 9 Agustus 2016.
Gambar 4.93. Troughput perangkat Server 3 Selasa Sore, 9 Agustus 2016.
Gambar 4.95. Troughput perangkat Server 2 Rabu Siang, 10 Agustus 2016.
Gambar 4.96. Troughput perangkat Server 3 Rabu Sore, 10 Agustus 2016. 4.1.5. Paramater Throughput Pada Ruang SM keuangan
Pengukuran parameter throughput melalui perangkat yang ada pada ruang SM keuangan ini menggunakan bantuan software Axence NetTools yang dilakukan pada jaringan WLAN PT Kereta Api Regional III Palembang, selama empat hari pada saat jam kerja dari tanggal 5 Agustus s/d 10 Agustus 2016. Didapat hasil troughput dalam Byte per second (Bps) sebagai berikut.
4. Hasil pengukuran Troughput melalui perangkat dari ketiga server pada ruang SM keuangan dari tanggal 5 Agustus 2016 s/d 10 Agustus 2016.
Gambar 4.98. Troughput perangkat Server 2 Jum’at Siang, 5 Agustus 2016.
Gambar 4.99. Troughput perangkat Server 3 Jum’at Sore, 5 Agustus 2016.
Gambar 4.100. Troughput perangkat Server 1 Senin Pagi, 8 Agustus 2016.
Gambar 4.102. Troughput perangkat Server 3 Senin Sore, 8 Agustus 2016.
Gambar 4.103. Troughput perangkat Server 1 Selasa Pagi, 9 Agustus 2016.
Gambar 4.104. Troughput perangkat Server 2 Selasa Siang, 9 Agustus 2016.