• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERANCANGAN DAN PEMBUATAN GAME SHOOT THE POINT MENGGUNAKAN ADOBE FLASH CS3 NASKAH PUBLIKASI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PERANCANGAN DAN PEMBUATAN GAME SHOOT THE POINT MENGGUNAKAN ADOBE FLASH CS3 NASKAH PUBLIKASI"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

PERANCANGAN DAN PEMBUATAN GAME SHOOT THE POINT

MENGGUNAKAN ADOBE FLASH CS3

NASKAH PUBLIKASI

dajukan oleh:

Mursid Permono Sidhi

09.01.2659

Bayu Setiaji

09.01.2665

kepada

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER

AMIKOM YOGYAKARTA

YOGYAKARTA

2013

(2)
(3)

iii

DESIGNING AND DEVELOPMENT GAME SHOOT THE POINT USING ADOBE FLASH CS3

PERANCANGAN DAN PEMBUATAN GAME SHOOT THE POINT MENGGUNAKAN ADOBE FLASH CS3

Mursid Permono Sidhi Bayu Setiaji Emha Taufiq Lutfi Jurusan Teknik Informatika STIMIK AMIKOM YOGYAKARTA

ABSTRACT

As the rapid development of the game, the game type and interface is also growing. With the 3D games and virtual reality, are not meant to be backward 2D games. Games that will be made here using a 2D display with modern graphics, with the theme of archery.

Therefore, the authors take the final title Game Shoot The Point, as the name implies objective in this game is to shoot the target (or range) using bows and arrows to pay attention to the accuracy of hitting targets in archery boards accuracy skills. For an application to achieve the goals and objectives of the game are expected, given the extent of the problem as follows: The game consists of three levels, namely type shooting games, this game is designed to be played single player or a single user, target user is 11-17 years old. The purpose of the research is to produce a game Shoot The Point that entertain the players . In the study of theory and game theory to discuss the hardware and software that will be used for the manufacture of games Shoot The Point as Adobe Flash CS3 with ActionScript , and Photoshop CS 3.

Game "Shoot The Point !" Is a shooting game, the game players rely on the accuracy of the archery targets. Shooting games is a game type that locks the firing accuracy of his players. This game was made to be implemented on a PC with Windows oprasi system. This is a single player game, the player's main task in this game is to shoot the target with a bow and arrow. details of the game will be made: Shooting Game genre, single player game system, the language used is Indonesian, the communication protocol used is a mouse. Based on the specifications of the specified game , this game includes a simple shooting game types. To measure the ability of the player to play the game, then this game comes with a parameter score. If the player can not reach the minimum score is game over and the player must repeat the game from the beginning .

(4)

1

1. Pendahuluan

Perkembangan teknologi sangat berpengaruh terhadap perkembangan game, dimana perubahannya akhir-akhir ini makin pesat dan berkembang. Pada sekitar awal dekade 80-an, video game hanya bisa dimainkan oleh satu atau dua orang pemain pada sebuah console dengan tampilan yang masih sangat sederhana. Pesawat televisi dibutuhkan sebagai media tampilan. Perusahaan game yang terkenal pada saat itu adalah Atari, Sega dan Nintendo. Namun kini game sudah berkembang dengan luar biasa, hingga tampilan 3D bahkan sensor gerak seperti kinect. Dapat dikatakan game memiliki prospek yang sangat baik dengan perkembangan yang continue mengikuti zaman.

Seiring perkembangan game yang sangat pesat, maka jenis dan interface game juga semakin berkembang. Dengan adanya game-game 3D dan virtual reality, tidak berarti game 2D menjadi terbelakang. Peminat game 2D juga masih banyak, dan saat ini game android mulai mendominasi, namun di internet, peminat game 2D lebih banyak menggunakan flash. Game 2D tidak kalah dari game 3D, contohnya saat ini yang paling laris adalah angry birds.

Panahan sudah menjadi alat bertahan hidup pada peradaban manusia sekitar seratus ribu tahun yang lalu dan sudah dilombakan sejak 1844 di inggris, dalam sejarah PON panahan merupakan cabang olahraga yang selalu diperlombakan, dewasa ini di kampung - kampung juga sudah mulai di kembangkan permainan panahan.

Dari hal-hal tersebut di atas, penulis menjadi tertarik membuat game karena prospeknya ke depan yang luar biasa, dan alternatif termurah sebagai media hiburan untuk menghilangkan kejenuhan yang peminatnya sangat banyak dari semua kalangan. Game yang akan dibuat disini menggunakan tampilan 2D dengan grafis yang modern, dengan tema panahan. Oleh sebab itu penulis mengambil judul tugas akhir Game Shoot

The Point, seperti namanya tujuan dalam permainan ini yaitu menembak target (atau

range) menggunakan busur dan anak panah memperhatikan keakuratan memukul target untuk memanah papan dalam ketrampilan akurasi.

1.1 Rumusan Masalah

Bagaimana membuat game yang menarik berjenis shooting yang menarik untuk usia 11-17 tahun ?

1.2 Batasan Masalah

Agar aplikasi game mencapai sasaran dan tujuan yang diharapkan, maka diberikan batasan masalah sebagai berikut:

1. Game ini terdiri dari 3 level 2. Jenis game yaitu shooting

(5)

2

4. Target user adalah yang berusia 11-17 tahun 5. Perangkat lunak yang digunakan :

- Adobe Flash CS 3 - Adobe Photoshop - Action Script 2.0 - Adobe Audition 2.0

1.3 Tujuan Penelitian

Tujuan dari penelitian adalah sebagai berikut:

1. Untuk menghasilkan game Shoot The Point yang menghibur para pemainnya. 2. Sebagai syarat kelulusan jenjang Diploma III pada STMIK AMIKOM YOGYAKARTA

1.4 Manfaat Penelitian

Adapun maanfaat dari penelitian ini adalah:

1. Mengasah keahlian penulis dalam membuat aplikasi berbasis multimedia 2. Sebagai media hiburan bagi para pemain game ini

3. Mengasah kemampuan berpikir, konsentrasi bagi para pemain game

2. Landasan Teori

Game diambil dari bahasa Inggris yang diterjemahkan yang artinya permainan. Dalam era perkembangan teknologi yang pesat ini, seperti halnya permainan kartu, catur dan lainya dapat ditemui melalui dunia virtual atau biasa kita maikan di dalam komputer. Dengan perkembangan teknologi sekarang ini munculah berbagai saran permainan game, misalnya Playstation, Xbox 360, Nintendo Wii, PSP, maupun PC yang bebas single player maupun multiplayer.

Pengertian game komputer menurut beberapa ahli:

a. Menurut David Parlett, game adalah sesuatu yang memilik akhir dan cara mencapainya; artinya ada tujuan, hasil dan serangkaian peraturan untuk mencapai keduanya.

b. Menurut Roger Caillos, seorang ahli sosiolog Perancis, dalam bukunya berjudul Les jeux et les hommes menyatakan game adalah aktivitas yang mencakup karakteristik berikut: fun (bebas bermain adalah pilihan bukan kewajiban), separate (terpisah), uncertain, non-productive, governed by rules ( ada aturan ), fictitious (pura-pura), c. Menurut Clark C. Abt, Game adalah kegiatan yang melibatkan keputusan pemain,

berupaya mencapai tujuan dengan dibatasi oleh konteks tertentu (misalnya, dibatasi oleh aturan).

(6)

3

2.1 Jenis – Jenis Game

1. Shooting

Shooting adalah permainan tembak-menembak. Game jenis ini sangat memerlukan kecepatan refleks, koordinasi mata-tangan juga timing. Contoh: Call Of Dutty, Counter Strike

2. Fighting

Game yang permainannya memerlukan refleks dan koordinasi mata dan tangan, akan tetapi inti dari game ini adalah penguasaan hafalan jurus. Contoh: Tekken, Mortal Kombat

3. Side Scrolling

Side scrolling adalah jenis game dengan sudut pandang kamera seolah-olah diletakana disamping karakter dan mengikuti pergeraja mereka yang pada umumnya bergerak dari sisi kiri menuju sisi kanan layar untuk mencapai target atau lokasi yang telah ditentukan. Pemain melakukan scrolling untuk melihat lokasi yang akan dituju atau untuk melihat lokasi yang telah dilalui. Contoh: Super Mario Bross

4. Adventure

Game ini menekankan pada jalan cerita dan kemampuan berfikir pemain dalam menganalisa tempat secara visual, memecahkan teka-teki maupun menyimpulkan berbagai peristiwa. Contoh : Space Quest, King Quest

5. Simulasi

Game jenis ini menggambarkan dunia di dalamanya sedekat mungkin dengan dunia nyata yang memperharikan dengan detail berbagai faktor. Contoh: The Sims

6. Strategi

Game jenis ini memerlukan koordinasi dan strategi dalam memainkan permainan ini. Kebanyakan game strategi adalah game perang. Contoh: Warcraft

7. Olahraga

Game ini merupakan adaptasi dari kenyataan, membutuhkan kelincahan dan juga strategi dalam memainkannya. Contoh: Winning Eleven

8. Puzzle

Game teka-teki, pemain diharuskan memecahkan teka-teki dalam game tersebut. Contoh: Tetris, Minesweeper

9. Edugame

Game jenis ini dibuat dengan tujuan sebagai media pembelajaran, kebanyakan game ini adalah untuk mengenalkan warna pada anak-anak pra sekolah, mengenal huruf dan angka, matematika sampai belajar bahasa asing.

(7)

4

2.2 Tahap-tahap Pembuatan Game

Tahap – tahap pembuatan game adalah sebagai berikut : 1

1. Penentuan genre game

Menentukan jenis game yang akan dibuat 2. Penentuan tool yang akan digunakan

Menentukan perangkat lunak yang akan digunakan dalam membuat game 3. Penentuan gameplay game

Gameplay pada sebuah game adalah sistem jalannya sebuah game mulai dari menu, area permainan, game over, story line, mission sukses, mission failed.

4. Penentuan grafis yang akan digunakan

Menentukan grafis game yang akan digunakan pada game. 5. Penentuan suara atau audio yang akan digunakan

Menentukan audio berupa backsound yang akan digunakan dalam alur permainan.

6. Perencanaan waktu pembuatan

Menentukan waktu dalam pembuatan game. 7. Proses pembuatan game

Pembuatan game sesuai dengan rancangan dan waktu yang sudah direncanakan.

3. Gambaran Umum

3.1 Game “Shoot The Point”

Game “Shoot The Point!” merupakan game shooting, game ini mengandalkan keakuratan pemain dalam memanah target. Game bertipe Shooting merupakan game yang mengunci keakuratan menembak dari pemainnya. Pada permainan bertipe Shooting, semakin tinggi level permainan, permainan akan semakin sulit. Game ini terdiri dari 3 level yang terdiri dari level easy, medium, dan hard. Tiap level memiliki tingkat kesulitan yang berbeda. Game ini termasuk jenis game Shooting sederhana. Untuk mengukur keakuratan pemain dalam memainkan game, maka game ini dilengkapi dengan kesulitan masing-masing pada levelnya. Apabila pemain tidak mencapai poin yang di tentukan maka permainan akan berakhir dan pemain harus mengulangi permainan dari awal. Game ini dibuat untuk diimplementasikan pada PC dengan system oprasi windows. Game ini bersifat single player, tugas utama pemain dalam game ini adalah memanah target dengan menggunakan busur dan anak panah.

(8)

5

Berikut rincian game yang akan dibuat : Game bergenre Shooting, Sistem permainan single player, Bahasa yang digunakan adalah bahasa Indonesia, Protokol komunikasi yang digunakan adalah mouse.

Beberapa aturan dasar game ini :

1. Pemain akan memanah target dari side view layar monitor ( memanah target dari sudut pandang samping ).

2. Tombol kiri mouse untuk memanah target.

3. Kekuatan busur panah diatur secara otomatis dan sudut memanah diatur secara manual.

4. Bila player memanah mengenai target maka poin akan bertambah sesuai nilai target.

5. Rincian level : a. Level satu

Pada papan skor terdapat nilai 25, 50, 75, 100 dan bonus 25 poin jika mengenai apel.

b. Level dua

Pada papan skor terdapat nilai 25, 50, 75, 100 dan tidak ada poin bonus. c. Level tiga

Pada papan skor terdapat nilai 25; 50; 75; 100, papan skor cemantel pada pohon dan bergerak naik turun

4. Analisis dan Pembahasan 4.1 Tahap – Tahap Pembuatan Game

Game tipe ini dapat dikatakan tipe – tipe game klasik. Salah satu ciri yang bisa ditemui untuk game – game bertipe ini, pada umumnya memiliki tampilan 2 dimensi dan karakter – karakter didalam game tersebut dapat bergerak ke atas dan bawah. Game ini termasuk dalam jenis Shooting game. Game “Shoot The Point” ini memiliki 3 tingkatan level, pemain bertugas untuk memanah target menggunakan busur panah, masing – masing level permainan diberi tingkat kesulitan yang berbeda, pemain harus memanah target dengan tepat untuk bisa melanjutkan untuk melanjutkan ke level selanjutnya. Semakin tinggi level yang dimainkan maka akan semakin sulit permainan yang dimainkan, sulitnya permainan akan dihitung dari jumlah point yang didapat.

Berdasarkan spesifikasi game yang ditentukan, Game ini termasuk jenis game Shooting sederhana. Untuk mengukur kemampuan pemain dalam memainkan game,

(9)

6

maka game ini dilengkapi dengan parameter skor. Apabila pemain tidak dapat mencapai skor minimum maka permainan akan berakhir dan pemain harus mengulangi permainan dari awal. Untuk memainkan Game “Shoot the point” ini memerlukan keakuratan yang tinggi dalam membidik target. Game ini memiliki antarmuka yang tidak terlalu kompleks, memiliki tingkat kesulitan yang tidak terlalu banyak dan mudah untuk dimainkan.

4.2. Menentukan Software Yang Digunakan 4.2.1 Adobe Flash CS3

Dalam pembuatan dan perancangan game “Shoot the point” Ini, penulis menggunakan software Adobe Flash CS3, karena penulis membuat game berbasis flash disamping itu juga karena Adobe Flash CS3 merupakan salah satu aplikasi untuk membuat game sederhana yang lumayan mudah digunakan. Berbagai fitur dan kemudahan yang dimiliki menyebabkan Adobe Flash CS3 menjadi program animasi favorit dan cukup populer. Tampilan interface, fungsi dan pilihan palet yang beragam, serta kumpulan tool yang sangat lengkap sangat membantu dalam pembuatan karya animasi yang menarik. Dalam game ini program flash digunakan untuk menganimasi dan menggunakan action script untuk menjalankan game.

4.2.2 Adobe Audition 2.0

Adobe Audition adalah software perekam suara, dan mengelola suara. Adobe Audition juga dapat melakukan editing audio, memanipulasi audio dengan efek, dan membuat komposisi audio dengan multitrack, ditambah dengan berbagai fungsi yang tersedia pada sound recorder. Adobe Audition 2.0 menambah fasilitas baru yang memudahkan user. Dalam penggunaannya berkaitan game ini, audition digunakan untuk mengedit suara yang akan dipakai dalam game, khususnya memotong durasi suara.

4.3 Perancangan Gameplay

Game Shoot The Point Merupakan game shooting, game ini mengandalkan keakurasian pemain dalam memanah target. Game ini terdiri dari tiga tingkatan level yaitu level 1, level 2, dan level 3. Tiap level memiliki tingkat kesulitan yang berbeda. Skor diperoleh dari keakuratan pemain dalam memanah target. Pemain bertugas untuk memanah target yang berada di depan pemanah, Yang dilakukan pertama kali adalah menentukan arah panah kemudian kekuatan memanah. Semakin tinggi level yang dimainkan maka akan semakin sulit permainan yang dimainkan, sulitnya permainan dinilai dari ketepatan memanah dengan memposisikan arah panah, kemudian kekuatan memanah, hingga anak panah melesat menuju papan target yang ada di atas tanah. Pada level kedua tingkat kesulitan bertambah dengan posisi papan target di gantung pada posisi yang tinggi, keakuratan panahan lebih diuji di sini. Pada level ketiga, papan target bergerak naik turun.

(10)

7

4.4 Aturan Permainan Shoot The point

Beberapa aturan dasar game ini :

1. Pemain akan memanah target dari side view layar monitor ( memanah target dari sudut pandang samping ).

2. Tombol kiri mouse untuk memanah target.

3. Kekuatan busur panah diatur setelah arah panah ditentukan, arah sudut memanah diatur secara manual.

4. Bila pemain memanah mengenai target maka poin akan bertambah sesuai nilai target.

5. Rincian level : a. Level satu

Pada papan target terdapat skor 25, 50, 75, 100. Papan target diletakkan di atas tanah. Sejajar dengan tinggi pemain.

b. Level dua

Pada papan target terdapat skor 25, 50, 75, 100. Papan target digantung pada pohon dengan posisi lebih tinggi dari pemain.

c. Level tiga

Pada papan target terdapat skor 25; 50; 75; 100, papan target digantung pada pohon dan bergerak naik turun.

6. Parameter skor yang dihitung adalah pemain harus mencapai skor minimal 200 poin pada level 1 dan hasil skor pada level 2 akumulasi skor harus mencapai 450 poin dan skor level 3 500 poin

7. Skor permainan akan tercatat dalam tampilan nilai tertinggi dengan urutan berdasarkan nilai tertinggi lebih dulu.

8. Sekali bermain mendapat 3 kali kesempatan, jika gagal akan tampil menu main lagi dan keluar, ketika permainan berhasil akan melanjutkan ke level berikutnya.

4.5 Grafis

4.5.1 Proses Pembuatan Karakter Pada Game

Dalam proses pembuatan karakter atau bentuk pada game ini ada beberapa

alasan yang kami deskripsikan, antara lain adalah karakter Pemain/pemanah dan target berikut adalah penjelasan dari masing-masing pemilihan karakter atau bentuk, adalah sebagai berikut:

1. Karakter pemanah

Karakter pemanah pada game kali ini merupakan tokoh utama yang kami buat sendiri. Adapun bentuk dari pemanah kami pilih yang tidak terlalu kaku, karena game ini kami harapkan pada semua usia termasuk anak-anak. Maka dari itu kami rasa bentuk dari karakter pemanah kami rasa sudah tepat. Yaitu bentuk yang telah di modifikasi

(11)

8

dengan bentuk yang menarik bagi anak-anak tetapi tidak menghilangkan kesan gagah dari bentuk karakter pemanah tersebut.

2. Target atau sasaran

Target atau sasatran dalam game ini berbentuk sebuah lingkaran yang mempunyai skor. Ada empat sasaran skor, yaitu sasaran pertama 100 poin, sasaran kedua 75 poin, sasaran ketiga 50 poin, dan sasaran keempat 25 poin.

3. Awan dan pemandangan

Kami buat supaya tampilan game lebih menarik dan tidak membosankan dalam memainkan game ini.

4.6 Perancangan Antar Muka

Game Shoot The Point ini memiliki tiga level. Masing-masing level diberi kesulitan yang berbeda pada level 1 pada papan target terdapat skor 25, 50, 75, 100. Papan target diletakkan di atas tanah sejajar dengan tinggi pemain. Level 2 Papan target digantung pada pohon dengan posisi lebih tinggi dari pemain. Level 3 , papan target digantung pada pohon dan bergerak naik turun, dibuat deskripsi sebagai berikut :

 Judul : Game Shoot The Point

 User : Anak – anak umur 11-17 tahun

 Gambar : Menggunakan format .jpg

 Suara : Menggunakan efek suara dan music

 Animasi : Menggunakan animasi gambar

 Interaktif : menggunakan button dari Library pada flash

Dalam perancangan antar muka Game Shoot The Point ini ada tiga tahapan, tahap pertama adalah antar muka untuk menu utama, kedua adalah antar muka untuk menu petunjuk permainan, ketiga adalah antar muka permainan

4.7 Pembahasan Interface Game 4.7.1 Interface halaman awal

Pada halaman ini menampilkan tombol Mulai, Pengaturan, Nilai, Keluar, yang jika diklik akan masuk ke masing-masing menu dari tombol tersebut.

(12)

9

Pada tampilan Level 1 ini nampak target sejajar dengan Pemanah, disertai pemandangan di waktu pagi hari.

Gambar 1.2 Interface Halaman level 1 4.8 Suara

Efek suara atau sound effect yang sering disingkat (FX). Efek suara yaitu suara-suara tiruan atau sebenarnya yang menampilkan daya imajinasi dan penafsiran tentang situasi yang sedang di tampilkan

Tabel 4.1 Sound Pada Game Shoot The Point

Music File Keterangan

Intro musik. Bgm.mp3 Suara musik latar pada intro Musik latar permainan.mp3 Suara musik ketika akan mulai permainan Suara busur panah meluncur. Wav Suara efek ketika melontarkan busur

panah

Suara busur panah mengenai target. Wav Suara efek ketika busur panah mengenai target

Suara saat menang. Wav Suara efek ketika memenangkan permainan

Suara saat kalah. Wav Suara efek ketika kalah dalam permainan Pilih. Wav Suara efek akan memilih

5. Kesimpulan

Dari penjelasan yang terdapat dalam bab-bab yang sudah ditulis, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :

1. Untuk membuat sebuah game jenis shooting panahan yang menarik untuk usia 11 - 17 adalah dengan tahapan: Libatkan diri anda, Dengarkan pendapat anak, Fleksibel. Serta memiliki keunggulan pada grafis dan alur game tersebut yang sesuai untuk menarik minat target pengguna usia 11- 17 tahun.

(13)

10

2. Dalam pembuatan game, developer harus memahami betul pasar game yang akan dibuat, seperti sasaran pemain game itu sendiri.

Saran:

1. Pembuatan game sederhana diharapkan dapat membuat game – game yang lebih berkualitas, dan cenderung lebih fokus pada alur cerita game itu sendiri, karna jika bersaing secara grafis game sederhana seringkali jauh tertinggal dengan game- game HD.

2. Game Shoot the point ini, agar dapat dikembangkan tentunya dengan penaikan level dan tingkat kesulitan dalam setiap levelnya melalui analisa dan pengembangan yang lebih baik lagi.

Daftar Pustaka

Anonim. 2012. Psikologi Anak yang perlu Anda Pahami.

.http://www.melindahospital.com/modul/user/detail_artikel.php?id=1327_Psikolo gi-Anak-yang-Perlu-Anda-Pahami. Diakses pada 10 Agustus 2013.

Anonim. 2012. Dampak Positif dan Negatif Game. http://nadzfantasy.blogspot.com/2012/03/dampak-positif-dan-negatif-game.html. Diakses pada 11 Agustus 2013.

Amborowati, Armadyah. 2007. Pengantar Pemrograman Terstruktur. Yogyakarta: Andi. Siberio, Ivan, C. 2009. Langkah Mudah Membuat Game 3D. Yogyakarta: Mediakom. Sismoro, Heri. 2005. Pengantar Logika Informatika, Algoritma, dan Pemrograman

Komputer. Yogyakarta: Andi.

Sofian,Amir Fatah dan Tonny Hidayat,.2008. Komputer grafis. Yogyakarta Andi.

Sunyoto, Andi, 2008. Mahir dalam 7 hari Adobe Flash CS3 Professional Yogyakarta, Madiun: Andi.

Suyanto. M. 2003. Multimedia Alat Untuk Meningkatkan Keunggulan Bersaing. Yogyakarta: Andi.

Gambar

Gambar 1.1 Interface Halaman Menu Utama
Tabel 4.1 Sound Pada Game Shoot The Point

Referensi

Dokumen terkait

Standar pendidik dan tenaga kependidikan adalah kriteria pendidikan prajabatan dan kelayakan fisik maupun mental, serta pendidikan dalam jabatan. Peraturan Pemerintah Nomor

Nilai koefisien determinasi yang didapat pada penelitian ini adalah sebesar 37,1 yang mmenunjukkan bahwa variabel tipe kepribadian memiliki pengaruh sebesar 37,1% terhadap

Dari ayat tersebut penulis simpulkan bahwa nabi Muhammad Saw., merupakan rahmat bagi seluruh umat manusia, baik yang beriman kepadanya maupun yang tidak beriman dan bahwasanya

Parasetamol adalah obat yang sifatnya tidak toksik jika digunakan dalam dosis terapi, tetapi dalam dosis berlebih (overdosis) akan menimbulkan nekrosis hati

Dosis antibiotik sebagian besar masih menggunakan dosis lazim berdasarkan Informatorium Obat Nasional Indonesia 2000 (Fitriyani, 2007). Berdasarkan uraian di atas demam tifoid

Puji dan syukur saya panjatkan kepada Tuhan yang Maha Esa, karena atas berkat dan karunia-Nya saya dapat menyelesaikan tugas Karya Tulis Ilmiah ini.Penulisan Karya

Pengukuran kualitas mikrobiologi udara yaitu indeks angka kuman yang dihitung dengan metode Total Plate Count (TPC). Identifikasi bakteri dilakukan dengan

Kriteria eksklusi dari penelitian ini adalah data pasien diabetes melitus dengan ulkus diabetik yang berobat di Rumah Sakit Umum Daerah Arifin Achmad yang bukan