• Tidak ada hasil yang ditemukan

JIWA I GARUT 07

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "JIWA I GARUT 07"

Copied!
25
0
0

Teks penuh

(1)

GARIS BESAR PROGAM PEMBELAJARAN

GARIS BESAR PROGAM PEMBELAJARAN

(GBPP)

(GBPP)

1.

1. IdeIdentintitas Mtas Mata Kata Kuliuliah :ah :

aa.. SSttaannddaar r kkoommppeetteennssii :: Keperawatan Jiwa IKeperawatan Jiwa I

b

b.. KKooddee//JJuummllaah h SSKKSS : W: WAAT T 33..002 2 // 4 SKS 4 SKS ( T = 2, P = 2 ( T = 2, P = 2 ))

c.

c. Pra Pra syasyarat rat : : PsiPsikolkologiogi, , SosSosioliologiogi, , KDKKDK, , KDMKDM, , EtiEtika ka KepKeperaerawatwatanan d

d.. NNaamma a ddoosseenn/ / ttiim m ddoosseenn :: 2.

2. StaStandndar ar KoKompmpetetenensisi : N: Nomomor or 24 24 : : MeMelalaksksananakakan an asasuhuhan an kekepeperarawawatatan pn pasasen en dedengngan an mamasasalalah ph psisikokosososisialal  Nomor 25 :

 Nomor 25 : Melaksanakan asuhan keperawatMelaksanakan asuhan keperawatan pada paien gangguan kesehatan jiwaan pada paien gangguan kesehatan jiwa 3

3.. TTuujjuuaan n MMaatta a KKuulliiaahh ::

Pada akhir mata kuliah ini mahasiswa dapat : Pada akhir mata kuliah ini mahasiswa dapat :

a.

a. MengiMengidentidentifikasifikasikan kokan konsep nsep dasar dasar asuhaasuhan kepen keperawatrawatan padan pada pasa pasien deien dengan ngan masalmasalah psiah psikososkososial daial dan gann gangguan gguan kesehkesehatan atan jiwajiwa  b.

 b. MenMengidgidententifiifikaskasi i konkonsep dan prinsisep dan prinsif f nilnilai, moraai, moral, etikal, etika, , culculturtural dan al dan hokhokum dalam asuhum dalam asuhan keperan keperawaawatan pasitan pasien dengaen dengan n masmasalaalah h psipsikoskososiosial danal dan gangguan jiwa

gangguan jiwa c.

c. MenMengapgapliklikasiasikan penkan pengkagkajiajian pasien pasien dengan dengan masan masalah psilah psikoskososiosial dan ganal dan ganggugguan kesan kesehaehatan jiwtan jiwaa d.

d. MenggMenggunakaunakan kemamn kemampuan berpuan berfikir kritfikir kritis dalais dalam memformm memformulasiulasikan diagkan diagnosa kenosa keperawaperawatan pasitan pasien dengaen dengan masalan masalah psikosh psikososial daosial dan ganggun gangguan kesean kesehatanhatan  jiwa

 jiwa e.

e. MembuMembuat pat perencerencanaaanaan kepn keperawaerawatan tan pada pada pasiepasien den dengan ngan masalmasalah pah psikossikososial osial dan dan gangggangguan uan kesekesehatan hatan jiwajiwa f.

f. MelaMelaksanaksanakan kan komunikomunikasi kasi teurateurapeutipeutik padk pada paa pasien sien dengadengan man masalasalah psih psikososkososial ial dan dan gangggangguan uan kesehkesehatan atan jiwajiwa g.

g. MengaMengaplikasplikasikan beikan berbagai rbagai manajmanajemen semen stress tress pada ppada pasieasien dengn dengan masan masalah alah psikospsikososial osial dan gdan gangguaangguan kesen kesehatan hatan jiwajiwa h.

h. MelaMelakukan pkukan psikotesikoteurapi surapi suportiuportif, pendf, pendidikaidikan kesehn kesehatan patan pada paada pasien desien dengan mngan masalaasalah psikoh psikososiasosial dan ganl dan gangguan kgguan kesehaesehatan jiwtan jiwaa i.

i. MelaMelakukan kkukan kolaborolaboratif daatif dalam tinlam tindakan tdakan terapi serapi somatiomatic (psikc (psikofarmaofarmaka, ECka, ECT) dan kT) dan kegawaegawatdarurtdaruratan psatan psikistikistrik padrik pada pasia pasien dengen dengan masan masalah psalah psikososikososialial dan gangguan kesehatan

dan gangguan kesehatan  j.

 j. MelaMelaksanaksanakan tekan terapi mrapi modaliodalitasketaskeperawaperawatan ketan kesehatsehatan jiwan jiwa pada a pada pasiepasien dengan dengan masan masalah pslah psikosoikososial dsial dan gaan gangguan ngguan kesehkesehatan atan jiwajiwa k.

k. MelaMelakukan kukan evalevaluasi uasi keperakeperawatan watan pada pada pasiepasien denn dengan mgan masalaasalah psikh psikososososial daial dan gann gangguan gguan kesehkesehatan atan jiwajiwa l.

l. MelaMelakukan kukan dokumdokumentasentasi ki keperaeperawatan watan pada pada pasiepasien den dengan ngan masalmasalah ah psikospsikososial osial dan dan gangggangguan uan ksehaksehatan tan jiwajiwa 4.

4. ProsProses pes pembembelaelajarjaranan : : PadPada pea permurmulaalaan pen pengangajarjaran dan dipeiperkerkenalnalkan kan tententantang mag materteri yai yang ang akan kan diadiajarjarkan kan padpada kea keperperawaawatan tan jiwjiwa, a, dan dan dildilanjanjutkutkanan dengan penjelasan materi dengan cara ceramah, diskusi, Tanya jawab. Selain itu juga

dengan penjelasan materi dengan cara ceramah, diskusi, Tanya jawab. Selain itu juga dilakukan praktek keperawatan jiwadilakukan praktek keperawatan jiwa (role play, penugasan). Pada akhir pertemuan mata ajaran

(role play, penugasan). Pada akhir pertemuan mata ajaran ini dilakukan tes akhir.ini dilakukan tes akhir. 5

(2)

6

6.. BBuukku u ssuummbbeer  r  

aa.. BBuukku u UUttaammaa 1)

1) Barry PatriBarry Patricia D. (1996), Pscia D. (1996), Psychosychososial Nursosial Nursing Care of Physicing Care of Physically III Patienally III Patients and Their Famits and Their Families, 3 ed, Philalies, 3 ed, Philadelphdelphia, Lippiia, Lippincot Ravencot Raven.n. 2)

2) CarpeCarpenito, Lnito, Linda Juainda Juall (1995ll (1995), Buku sa), Buku saku : Diagku : Diagnosa Kenosa Keperawaperawatan, edtan, ed. Indone. Indonesia, Jasia, Jakarta, Ekarta, EGC.GC. 3)

3) KeliaKeliat, B.t, B.A (20A (2006), 06), KeperKeperawataawatan Kesn Kesehataehatan Jiwn Jiwa, Jaa, Jakartakarta, EG, EGC.C. 4)

4) KeliaKeliat, B.A (1997t, B.A (1997), Gangg), Gangguan kopinuan koping, citra Tug, citra Tubuh dan Seksbuh dan Seksual pada Pasual pada Pasien/Pien/Pasien kaasien kanker, Janker, Jakartakarta, EGC., EGC. 5)

5) Mc. FarlaMc. Farland, G. Thomsnd, G. Thomson M.D. (1991on M.D. (1991), Psychi), Psychiatric Mentatric Mental Health : Nursinal Health : Nursing Aplicatg Aplication of The Nursing Procion of The Nursing Process, Philess, Philadelpadelphia, JB. Lipihia, JB. Lipincotncot 6)

6) Rawlin, R.P.WillRawlin, R.P.Williams, S.R.Beciams, S.R.Beck, C.K.(1993), k, C.K.(1993), Mental Health Mental Health Psychiatric Nursing Psychiatric Nursing : a : a Holistic Life Holistic Life Cycle Approach, Cycle Approach, 3 ed, 3 ed, St. Louis, St. Louis, Mosby Year Mosby Year Book Book  7)

7) Stuart G.W dStuart G.W dan L.J Sundan L.J Sundeen (199een (1995), Princ5), Principles and Praiples and Practice of Psyctice of Psychiatchiatric Nursiric Nursing, St.Lng, St.Louis, Moouis, Mosby Yeasby Year Book.r Book. 7

7.. RRiinncciiaann

H

HAASSIILLBBEELLAAJJAARR//TTIIUU TTOOPPIIKK   

PERKIRAAN PERKIRAAN JAM JAM BUKU BUKU SUMBER  SUMBER  K K AA PP

Melaksanakan pengkajian pada pasien dengan masalah

Melaksanakan pengkajian pada pasien dengan masalah psikososial :psikososial : 1.

1. MengaMengartikulrtikulasikaasikan konsep dasar asuhan kepen konsep dasar asuhan keperawatarawatan pasien dengann pasien dengan masalah psikososial (P3)

masalah psikososial (P3) 2.

2. MelMelaksaksanaanakan kan secsecara ara habhabituitual al konkonsep dan sep dan priprinsinsif f komkomuniunikaskasii teurapeutik dalam melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien teurapeutik dalam melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien dengan masalah psikososial (P5)

dengan masalah psikososial (P5) 3.

3. MelaMelaksanaksanakan secakan secara habitra habitual prinsiual prinsif nilai moral etf nilai moral etika norma danika norma dan cultural dalam melaksanakan askep pada pasien dengan masalah cultural dalam melaksanakan askep pada pasien dengan masalah  psikososial (P5)

 psikososial (P5) 4.

4. MelMelaksaksanaanakan secarkan secara a habhabituitual al aspaspek ek leglegal al daldalam am askaskep ep paspasienien dengan masalah psikososial (P5)

dengan masalah psikososial (P5) 5.

5. MeMendndememononststrarasisikakan n pepersrsiaiapapan n peperarawawatatan, n, papasisienen, , alalat at dadann lingk

lingkungan ungan dalam dalam melakmelaksanasanakan kan pengkpengkajian ajian keperkeperwatan watan pasiepasienn dengan masalah psikososial (C3)

dengan masalah psikososial (C3)

Konse

Konsep p dasadasar r asuhaasuhan n keperakeperawatan pasien watan pasien dengadengann masalah psikososial

masalah psikososial

Prinsi

Prinsif f dan dan tehnitehnik k komunikomunikasi teurapeutkasi teurapeutik ik dalamdalam melak

melaksanaksanakan an asuhaasuhan n keperkeperawataawatan n pada pada pasiepasienn dengan masalah psikososial

dengan masalah psikososial

Prinsif nilai moral etika norma dan kultur dalam Prinsif nilai moral etika norma dan kultur dalam melaksanakan askep pada pasien dengan masalah melaksanakan askep pada pasien dengan masalah  psikososial

 psikososial Prinsi

Prinsif f legal pada legal pada askeaskep p pasiepasien n dengadengan n masalmasalahah  psikososial

 psikososial Persi

Persiapan apan perawperawatan, pasien, alat atan, pasien, alat dan dan lingklingkunganungan dal

dalam am melmelaksaksanaanakan kan penpengkagkajiajian n kepkeperaerawatwatanan  pasien dengan masalah psikososial

 pasien dengan masalah psikososial

30 30 30 30 60 60 30 30 20 20 BU :1,2, 3, 4, BU :1,2, 3, 4, 5, 6,7 5, 6,7

(3)

6. mengorganisasikan persiapan pasien, alat dan lingkungan dalam melaksanakan pengkajian keperawatan pasien dengan masalah  psikososial (A3)

7. Melakukan secara habitual persiapan pasien, alat, dan lingkungan dalam melaksanakan pengkajian keperawatan pasien dengan masalah psikososial (P3)

8. Melakukan secara habitual tekhnik pengkajian pasien dengan masalah psikososial meliputi : aspek fisik, psikologi, social dan spiritual (P5)

Prinsip dan tehnik pengkajian keperawatan pasien dengan masalah psikososial

20

30

170

Merumuskan diagnosa keperawatan dengan masalah psikososial : 1. mengidentifikasi data focus untuk menegakkan masalah pasien

dengan masalah psikososial (C2)

2. Menganalisa data hasil pengkajian pada masalah pasien dengan masalah psikososial (C4)

3. Memformulasikan data focus untuk menegakkan masalah pasien dengan masalah psikososial (A4)

4. Melakukan dengan benar analisa data masalah pasien dengan masalah psikososial (A4)

5. mahir dalam menggunakan data focus untuk menegakkan masalah  pasien dengan masalah psikososial (P5)

6. Mendemonstrasikan kemampuan dalam menganalisa data masalah  pasien dengan masalah psikososial (P4)

7. Mahir dalam merumuskan diagnosa keperawatan pada pasien

Konsep dasar diagnosa keperawatan dengan masalah psikososial :

a. Identifikasi data focus  b. Analisa data

c. Merumuskan diagnosa keperawatan

20 20 20 20 20 20 20 BU :1,2, 3, 4, 5, 6, 7

(4)

dengan masalah psikososial (P5)

Membuat perencanaan keperawatan pada pasien dengan masalah  psikososial

1. Memprioritaskan diagnosa keperawatan pada pasien dengan masalah psikososial (C2)

2. Menilai diagnosa keperawatan pada pasien dengan masalah  psikososial (A4)

3. Secara habitual menyusun urutan diagnosa keperawatan dengan  benar pada pasien dengan masalah psikososial (P5)

4. Menjelaskan tujuan dan criteria hasil yang hendak dicapai pada askep pasien dengan masalah psikososial (C2)

5. Memformulasikan tujuan dan criteria hasil yang hendak dicapai  pada askep pasien dengan masalah psikososial (A4)

6. Melakukan secara habitual penetapan tujuan dankriteria hasil yang hendak dicapai pada askep pasien dengan masalah psikososial (P5) 7. Mahir menyusun rencana keperawatan pada pasien dengan masalah

 psikososial (P5)

Konsep dasar perencanaan keperawatan pada  pasien dengan masalah psikososial :

a. Menyusun diagnosa berdasarkan prioritas  b. Menentukan tujuan dan criteria hasil

c. Menyusun rencana tindakan

20 20 20 20 30 30 60 BU :1,2, 3, 4, 5, 6, 7

Melaksanakan manajemen stress pada pasien dengan masalah  psikososial :

1. Melaksanakan secara habitual berbagai jenis stress pada kasus  psikososial (P5)

Manajemen stress pada pasien dengan masalah  psikososial

60

BU :1,2, 3, 4, 5, 6, 7

Menjelaskan psikoterapi suportif pada pasien dengan masalah  psikososial :

1. Mengaplikasikan tindakan kolaborasi psikoterapi suportif pada  berbagai kasus psikososial (C3)

Psikoterapi suportif pada pasien dengan masalah  psikososial

30

BU :1,2, 3, 4, 5, 6, 7

(5)

2. Mengintegrasikan tindakan kolaborasi psikoterapi suportif pada  berbagai kkasus psikososial (A4)

3. Melaksanakan secara habitual tindakan kolaborasi psikoterapi suportif pada berbagai kasus psikososial (P5)

30

60

Melaksanakan pendidikan kesehatan pada pasien dengan masalah  psikososial :

1. Mengaplikasikan pendidikan kesehatan pada pasien dengan masalah psikososial (C3)

2. Melakukan dengan benar pendidikan kesehatan pada pasien dengan masalah psikososial (A5)

3. Melaksanakan secara habitual pendidikan kesehatan pada pasien dengan masalah psikososial (P5)

4. Menggunakan sistem pendukung keluarga dalam melaksanakan  psikoterapi suportif pada pasien dengan masalah psikososial (C3) 5. Kerjasama dengan system pendukung dengan keluarga dalam

melakukan psikoterapi suportif pada pasien dengan masalah  psikososial (A3)

6. Melaksanakan secara habitual dalam memanfaatkan system  pendukung dalam melaksanakan psikoterapi suportif pada pasien

dengan masalah psikososial (P5)

Pendidikan kesehatan pada pasien dengan masalah  psikososial

Sistem pendukung pada pasien dengan masalah  psikososial 30 30 30 30 30 30 BU : 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7

Melaksanakan tindakan kolaboratif psikofarmaka dalam mengatasi masalah psikososial pasien :

1. Memformulasikan dengan benar tindakan kolaboratif psikofarmaka dalam mengatasi masalah psikososial

Tindakan kolaboratif psikofarmaka pada pasien masalah psikososial

20

BU :1,2, 3, 4, 5, 6, 7

(6)

 pasien (A4)

2. Mahir dalam melaksanakan tindakan kolaboratif psikofarmaka dalam mengatasi masalah psikososial  pasien (P5)

30

Melaksanakan evaluasi keperawatan pada pasien dengan masalah  psikososial :

1. Mempeprlihatkan dengan terampil evaluasi keperawatan  berdasarkan respon subjektif dan objektif pasien dengan masalah  psikososial (P5)

Evaluasi keperawatan pada pasien dengan masalah  psikososial

30

BU :1,2, 3, 4, 5, 6, 7

Melaksanakan dokumentasi keperawatan pada pasien dengan masalah  psikososial :

1. Mengaplikasikan secara habitual konsep dan tehnik   dokuentasi keperawatan pada pasien dengan masalah psikososial (P5)

Dokumentasi keperawatan pada pasien dengan masalah psikososial

60

BU :1,2, 3, 4, 5, 6, 7

KOMPETENSI : 25

Melaksanakan pengkajian pada pasien dengan berbagai kasus gangguan  jiwa :

1. Menjelaskan konsep sejarah dan perspektif kesehatan jiwa dan keperawatan jiwa (C2)

2. Mendiskusikan konsep sejarah dan perspektif kesehatan jiwa dan keperawatan jiwa (A2)

3. Mengartikulasi konsep sejarah dan perspektif kesehatan jiwa dan keperawatan jiwa (P3)

4. Menjelaskan penggolongan diagnosa gangguan jiwa (PPDGJ) (C2) 5. Mendiskusikan penggolongan diagnosa gangguan jiwa (PPDGJ)

(A2)

Konsep dasar sejaran dan perspektif kesehatan jiwa dan keperawatan jiwa

Penggolongan diagnosa gangguan jiwa (PPDG-J) 40 40 40 40 40 BU :1,2, 3, 4, 5, 6,7

(7)

6. Mengartikulasi mengenai penggolongan dianosa gangguan jiwa (PPDGJ) (P3)

7. Menjelaskan program pelayanan kesehatan jiwa di Indonesia (C2) 8. Mendiskusikan program pelayanan ksehatan jiwa diIndonesia ( A2) 9. Mengartikulasi program pelayanan kesehatan jiwa diIndonesia (P2) 10. Menjelaskan psikodinamika pasien gangguan jiwa (C2)

11. Mendiskusikan psikodinamika pasien gangguan jiwa (A2) 12. Mengartikulasi psikodinamika psien gangguan jiwa (P3)

13. Mengaplikasikan konsep dan tehnik komunikasi teurapeutik dalam melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien gangguan jiwa (C3) 14. Mempraktekan konsep dan tehnik komunikasi teurapeutik dalam

melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien gangguan jiwa (A5) 15. Melaksanakan secara habitual konsep dan tehnik komunikasi teurapeutik dalam melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien gangguan jiwa (P5)

16. Mengaplikasikan konsep dasar asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan jiwa (C3)

17. Mempraktekan konsep dasar asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan jiwa (A4)

18. Mendiskusikan konsep dasar asuhan keperawatan pada pasien

Program pelayanan kesehatan jiwa di Indonesia

Psikodinamika gangguan jiwa

Prinsif dan tehnik komunikasi teurapeutik 

Konsep dasar asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan jiwa

50 100 100 120 30 100 60 100 30 30 100 100 120

(8)

dengan gangguan jiwa (P5)

19. Mengaplikasikan konsep tahapan pengkajian keperawatan kesehatan jiwa (C3)

20. Mengaplikasiakan konsep tahapan pengkajian keperawatan kesehatan jiwa (A4)

21. Melaksanakan secara habitual konsep tahapan pengkajian keperawatan kesehatan jiwa (P5)

22. Menetapkan aspek legal dalam pengkajian keperawatan kesehatan  jiwa (A4)

23. Melaksanakan secara habitual aspek legal dalam pengkajian keperawatan kesehatan jiwa (P5)

24. Melaksanakan secara habitual psinsif, nilai, moral etika dan budaya dalam pengkajian keperawatan kesehatan jiwa (P5)

Konsep dasar pengkajian pada pasien dengan gangguan jiwa

Aspek legal dalam pengkajian konsep dasar asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan jiwa

Prinsif nilai, moral, etika dan budaya dalam  pengkajian keperawatan kesehatan jiwa

150 120 120 200 120 120

Merumuskan diagnosa keperawatan pada pasien dengan ganggguan  jiwa :

1. Mengidentifikaksi data focus untuk menegakkan masalah keperawatan pada pasien dengan masalah gangguan jiwa (C2) 2. Memformulasikan data focus untuk menegakkan masalah

keperawatan pada pasien dengan masalah gangguan jiwa (A4) 3. Mahir dalam menggunakan data focus untuk menegakkan masalah

keperawatan pada pasien dengan masalah gangguan jiwa (P5) 4. Mendemonstrasikan kemampuan berfikir kritis dalam menganalisa

data pada pasien dengan masalah gangguan jiwa (P4)

Diagnosa keperawatan pada pasien dengan gangguan jiwa

Menetapkan diagnosa keperawatan pada pasien dengan gangguan jiwa

120 60 120 120 BU :1,2, 3, 4, 5, 6, 7

(9)

5. Menetapkan diagnosa keperawatan yang telah dirumuskan pada  pasien dengan masalah gangguan jiwa (C3)

6. Memformulasikan diagnosa keperawatan pada pasien dengan masalah gangguan jiwa (A4)

7. Mahir dalam merumuskan diagnosa keperawatan pada pasien dengan masalah gangguan jiwa (P5)

100

60

120

Melaksanakan terapi modalitas keperawatan :

1. Menerapkan konsep dan jenis terapi modalitas keperawatan pada  pasien gangguan jiwa : terapi lingkungan, terapi keluarga, restrain dan isolasi, terapi kelompok, terapi kerja, okupasi dan rehabilitasi, terapi rekreasi, terapi musik (C3)

2. Memformulasikan konsep dan jenis terapi modalitas keperawatan  pada papsien gangguan jiwa : terapi lingkungan, terapi keluarga,

restrain dan isolasi (A4)

3. Mengaplikasikan secara habitual konsep dan jenis terapi modalitas keperawatan pada pasien ganguan jiwa : terapi lingkungan, terapi keluarga, terapi kelompok, terapi kerja, okupasi dan rehabilitasi, restrain dan isolasi (P5)

Terapi modalitas keperawatan

240

50

240

BU :1,2, 3, 4, 5, 6, 7

Melaksanakan tindakan kolaboratif pada pasien gangguan jiwa : 1. Menerapkan k onsep k olaboratif d alam t er api s omatic :

 psikofarmaka, ECT pada pasien gangguan jiwa (C3)

2. Memformulasikan kosep kolaboratif dalam terapi somatic : Psikofarmaka, ECT pada pasien gangguan jiwa (A4)

3. Mengaflikasikan konsep kolaboratif dalam terapi somatic : Psikofarmaka, ECT pada pasien gangguan jiwa (P5)

Tindakan kolaborasi pada pasien gangguan jiwa

60

40

60

BU :1,2, 3, 4, 5, 6, 7

(10)

Melaksanakan evaluasi keperawatan pada pasien dengan gangguan  jiwa:

1. Mengaplikasikan evaluasi keperawatan   berdasarkan respon subjektif dan objektif pada pasien dengan

gangguan jiwa (C3)

2. Memperlihatkan dengan terampil evaluasi keperawatan berdasarkan respon subjektif dan objektif pada pasien dengan gangguan jiwa (P5)

Evaluasi keperawatan pada pasien dengan gangguan jiwa

200

150

BU :1,2, 3, 4, 5, 6, 7

(11)
(12)

S I L A B U S

Nama mata kuliah

: Keperawatan Jiwa I

Kode/Jumlah SKS

: WAT 3.02 / 4 SKS (T = 2, P = 2)

Pra syarat

: Psikologi, Sosiologi, KDK, KDM, Etika Keperawatan

Penempatan

: Semester

IV

Nama Dosen / Tim Dosen

:

N

O

TANG

GAL

WAKTU

POKOK BAHASAN/SUB POKOK 

BAHASAN

METO

DE

PENGA

JAR 

1

60 menit

Komunikasi Teurapeutik :

a. Tahap-tahap

  b. Perbedaan komunikasi teurapeutik 

dengan komunikasi social

c. Prinsif

dan

tehnik

komunikasi

teurapeutik 

Diskusi &

role play

2

30 menit

Prinsif nilai, moral, etika, norma dan

cultural dalam melaksanakan asuhan

keperawatan pada klien dengan gangguan

 psikososial

Diskusi &

role play

3

20 menit

Prinsif aspek legal asuhan keperawatan

 pada klien dengan masalah psikososial

Diskusi &

role play

4

80 menit

Persiapan perawat, pasien, alat dan

lingkungan

dalam

melaksanakan

  pengkajian

keperawatan pada klien

dengan masalah psikososial

Diskusi &

role play

5

170 menit

Prinsif dan tehnik pengkajian keperawatan

  pasien

dengan

masalah

psikososial

spiritual, pada klien :

a. Berduka/kehilangan

 b. Penyakit kronis

c. Penyakit terminal

d. Krisis

e. Kecemasan

f. Gangguan konsep diri

g. Masalah spiritual

Ceramah

Diskusi

Kasus

fiktif 

role play

6

140 menit

Konsep dasar diagnosa keperawatan

dengan masalah psikososial spiritual :

a. Identifikasi data focus

 b. Analisa data

c. Merumuskan diagnosa keperawatan

Ceramah

Diskusi

Kasus

fiktif 

role play

7

200 menit

Perencanaan keperawatan pada pasien

dengan masalah psikososial spiritual :

a. Menyusun

diagnosa

berdasarkan

 prioritas

 b. Menentukan tujuan dan criteria hasil

c. Menyusun rencana tindakan

Diskusi

Kasus

fiktif 

role play

8

60 menit

Manajemen stress pada klien dengan

masalah psikososial :

a. Macam-macam manajemen stress

 b. Tehnik manajemen stress

Diskusi

Demons

trasi

Role Play

9

120 menit

Psikoterapi suportif pada pasien dengan

masalah psikososial spiritual :

a. Pengertian psikoterapi

 b. Tujuan psikoterapi suportif 

c. Jenis psikoterapi

Demonstr 

asi

Diskusi

role play

(13)

d. Tehnik psikoterapi suportif 

10

90 menit

Pendidikan kesehatan pada pasien dengan

masalah psikososial spiritual :

a. Pokok bahasan/sub pokok bahasan

b. Sasaran

c. Tujuan

d. Topik  

e. Proses

Diskusi

Demostras

i/simulasi

Role play

11

90 menit

Sistem pendukung pada pasien dengan

masalah psikososial :

a. Sumber-sumber

dan

kekuatan

 pendukung (orang terdekat, keluarga,

tokoh, sarana dan prasarana)

 b. Sumber dan kekuatan koping

Diskusi

Demostras

i/simulasi

Role play

12

50 menit

Tindakan kolaboratif/psikofarmaka pada

 pasien dengan masalah psikososial

Kasus

fiktif 

Penugasan

13

30 menit

Evaluasi keperawatan pada pasien dengan

masalah psikososial

Kasus

fiktif 

Penugasan

14

60 menit

Dokumentasi

keperawatan

dengan

masalah psikososial

Kasus

fiktif 

Penugasan

15

120 menit

Konsep sejarah dan perspektif kesehatan

 jiwa dan keperawatan jiwa :

a. Sejarah dan perspektif kesehatan jiwa

  b. Sejarah dan perspektif keperawatan

 jiwa

c. Berbagai pengertian tentang kesehatan

 jiwa

d. Rentang sehat jiwa

e. Criteria sehat jiwa menurut WHO,

Jahoda

f. Pengertian perawatan kesehatan jiwa

g. Prinsif keperawatan kesehatan jiwa

h. Konseptual

model

keperawatan

kesehatan jiwa

i.

Peran perawat kesehatan jiwa

Ceramah

Diskusi

16

110 menit

Penggolongan diagnosa gangguan jiwa

(PPDG-J)

Ceramah

Diskusi

17

110 menit

Program pelayanan kesehatan jiwa di

Indonesia :

a. Upaya-upaya pelayanan kesehatan

 jiwa

 b. Peran perawat dalam upaya pelayanan

kesehatan jiwa

c. Perencanaan pulang

Ceramah

Diskusi

18

300 menit

Psikodinamika gangguan jiwa

Ceramah

Diskusi

19

260 menit

Aplikasi tehnik komunikasi teurapeutik  

 pada askep klien gangguan jiwa

Ceramah

Diskusi

Role play

20

250 menit

Asuhan keperawatan klien dengan

gangguan orientasi realita :

a. Pengertian

Ceramah

Diskusi

Role play

(14)

 b. Factor predisposisi

c. Factor presipitasi

d. Manifestasi

e. Rentang respon

f. Psikodinamika

g. Asuhan keperawatan

21

250 menit

Asuhan keperawatan klien dengan

gangguan sensori persepsi : halusinasi

a.

Pengertian

 b.

Factor predisposisi

c.

Factor presipitasi

d.

Manifestasi

e.

Rentang respon

f.

Psikodinamika

g.

Asuhan keperawatan

Ceramah

Diskusi

Role play

22

250 menit

Asuhan keperawatan klien dengan

gangguan proses piker : waham

Pengertian

 b.

Factor predisposisi

c.

Factor presipitasi

d.

Manifestasi

e.

Rentang respon

f.

Psikodinamika

g.

Asuhan keperawatan

Ceramah

Diskusi

Role play

23

250 menit

Asuhan keperawatan klien dengan resiko

Perilaku Kekerasan (marah) & Perilaku

Kekerasan

Pengertian

 b.

Factor predisposisi

c.

Factor presipitasi

d.

Manifestasi

e.

Rentang respon

f.

Psikodinamika

g.

Asuhan keperawatan

Ceramah

Diskusi

Role play

24

250 menit

Asuhan keperawatan klien dengan harga

diri rendah :

Pengertian

 b.

Factor predisposisi

c.

Factor presipitasi

d.

Manifestasi

e.

Rentang respon

f.

Psikodinamika

g.

Asuhan keperawatan

Ceramah

Diskusi

Role play

25

250 menit

Asuhan keperawatan klien dengan

gangguan alam perasaan : (depresi/bunuh

diri & mania)

Pengertian

Factor predisposisi

Factor presipitasi

Manifestasi

Rentang respon

Psikodinamika

Asuhan keperawatan

Ceramah

Diskusi

Role play

(15)

26

250 menit

Asuhan keperawatan klien dengan

ketergantungan obat/NAPZA

a.

Pengertian

b.

Factor predisposisi

c.

Factor presipitasi

d.

Manifestasi

e.

Rentang respon

f.

Psikodinamika

g.

Asuhan keperawatan

Ceramah

Diskusi

Role play

27

250 menit

Asuhan keperawatan klien dengan

gangguan kepribadian :

Pengertian

Factor predisposisi

Factor presipitasi

Manifestasi

Rentang respon

Psikodinamika

Asuhan keperawatan

Ceramah

Diskusi

Role play

28

250 menit

Asuhan keperawatan klien dengan Isolasi

social : menarik diri

a.

Pengertian

 b.

Factor predisposisi

c.

Factor presipitasi

d.

Manifestasi

e.

Rentang respon

f.

Psikodinamika

g.

Asuhan keperawatan

Ceramah

Diskusi

Role play

29

530 menit

Terapi Modalitas :

a.

Pengertian

b.

Tujuan

c.

Jenis (terapi lignkungan, terapi

keluarga, restrain dan isolasi, terapi

kelompok, rekreasi, terapi musik, dll)

d.

Peran perawat dalam terapi

modalitas

Ceramah

Diskusi

Role play

Penugasan

30

150 menit

Tindakan

kolaboratif

pada

pasien

gangguan jiwa :

a.

Psikofarmaka

  b.

ECT (pengertian, tujuan, indikasi,

kontraindikasi)

c.

Peran

perawat

dalam

tindakan

kolaboratif 

Ceramah

Diskusi

Role play

(16)

RENCANA KONTRAK BELAJAR MENGAJAR (RKBM)

PERAWATAN KESEHATAN JIWA I

Pengajar

:

Titin Sutini, S.Kep.Ns (Koordinator)

Dewi Dolifah, S.Kep.Ns

Reni Nuryani, S.Kep.Ns

Komaryati, S.Kep.Ns

Tingkat/Semester

:

II/IV

Bobot Studi

/Kredit

:

4 SKS (2 SKS = T, 2 SKS = P)

Waktu perkuliahan

:

Tempat

:

Ruang kuliah AKPER Kabupaten Sumedang

Waktu konsultasi

:

DESKRIPSI MATA AJARAN

Mata kuliah ini membahas konsep kesehatan jiwa, konsep keperawatan kesehatan jiwa,

masalah kesehatan jiwa dalam rentang sehat jiwa sampai dengan gangguan kesehatan jiwa dan

 penekanannya pada upaya pencegahan primer, sekunder, dan tersier kesehatan jiwa. Ditujukan pada

 pasien dengan masalah psikososial dan gangguan kesehatan jiwa dengan menggunakan pendekatan

 proses keperawatan melalui komunikasi teurapeutik serta menggunakan berbagai terapi modalitas

keperawtan ksehatan jiwa. Keperawatan kesehatan Jiwa I ditujukan baik pada perorangan maupun

kelompok social yang lebih luas dan tidak hanya dipraktekan dilingkungan klien dengan gangguan

mental tetapi lebih luas lagi pada seluruh bidang praktek keperawatan.

Pengalaman belajar diperoleh melalui pengalaman belajar ceramah, penelaahan

kasus,simulasi, role play, praktik laboratorium, praktik klinik, praktik lapangan dan penugasan

 perorangan maupun kelompok untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan klinis mahasiswa

dalam memberikan asuhan keperawatan kesehatan jiwa ditatanan pelayanan kesehatan.

A.

TU JUAN DAN MAN FAAT PE RKUL IAHAN

Pada akhir mata kuliah ini, peserta didik mampu :

1. Mengidentifikasikan konsep dasar asuhan keperawatan pada pasien dengan masalah psikososial

dan gangguan kesehatan jiwa

2. Mengidentifikasi konsep dan prinsif nilai, moral, etika, cultural dan hokum dalam asuhan

keperawatan pasien dengan masalah psikososial dan gangguan jiwa

3. Mengaplikasikan pengkajian pasien dengan masalah psikososial dan gangguan kesehatan jiwa

4. Menggunakan kemampuan berfikir kritis dalam memformulasikan diagnosa keperawatan pasien

dengan masalah psikososial dan gangguan kesehatan jiwa

5. Membuat perencanaan keperawatan pada pasien dengan masalah psikososial dan gangguan

kesehatan jiwa

6. Melaksanakan komunikasi teurapeutik pada pasien dengan masalah psikososial dan gangguan

kesehatan jiwa

7. Mengaplikasikan berbagai manajemen stress pada pasien dengan masalah psikososial dan

gangguan kesehatan jiwa

8. Melakukan psikoteurapi suportif, pendidikan kesehatan pada pasien dengan masalah psikososial

dan gangguan kesehatan jiwa

9. Melakukan kolaboratif dalam tindakan terapi somatic (psikofarmaka, ECT) dan

kegawatdaruratan psikistrik pada pasien dengan masalah psikososial dan gangguan kesehatan

(17)

10. Melaksanakan terapi modalitaskeperawatan kesehatan jiwa pada pasien dengan masalah

 psikososial dan gangguan kesehatan jiwa

11. Melakukan evaluasi keperawatan pada pasien dengan masalah psikososial dan gangguan

kesehatan jiwa

12. Melakukan dokumentasi keperawatan pada pasien dengan masalah psikososial dan gangguan

ksehatan jiwa

B . S I ST I MA T IK A P E R KU LI A HA N

Kehadiran mahasiswa akan mempengaruhi hasil nilai akhir dari mata kuliah Keperawatan Kesehatan

Jiwa I, yaitu :

Kehadiran : 90%

: boleh mengikuti ujian

: 75% - 89%

: Boleh mengikuti ujian dengan penugasan

: < 75 %

: Tidak boleh mengikuti ujian

Acara perkuliahan adalah 14 kali pertemuan, dengan total jam perkuliahan selama 14 kali pertemuan

adalah :

TEORI

: 2 SKS

= 14 pertemuan X 2 X 60 menit

=

1680’

PRAKTE : 2 SKS

= 14 pertemuan X 2 X 120 menit

=

3360’

5040’

C . S I ST I MA T IK A P E NI L AI AN

1. Bobot nilai :

- Teori

: UTS = 25% (Kuis = 10% dan UTS = 15 %)

UAS = 25% (Kuis = 10% dan UAS = 15 %)

- Praktek

: 25 %

-

Penugasn : 25 %

2. Jenis Evaluasi

-

Lisan

-

Tulisan

-

Role play

3. Metoda Evaluasi

-

Evaluasi proses

-

Evaluasi Akhir 

D . T OP IK BA HA SA N

1.

Konsep dasar Keperawatan Kesehatan Jiwa

1.1 Konsep dasar kesehatan Jiwa

1.2 Konsep dasar Keperawatan Kesehatan Jiwa

1.3 Komponen pengkajian kesehatan Jiwa

2.

Penggolongan diagnosa gangguan jiwa

3.

komunikasi teurapeutik  

4.

Proses keperawatan kesehatan jiwa

5.

Program Pelayanan Kesehatan Jiwa di Indonesia

5.1 Upaya perawatan Kesehatan Jiwa

5.2 Pelayanan kesehatan jiwa di masyarakat

6.

Konsep dasar Askep dengan masalah psikososial

6.1 Askep pada pasien dengan kehilangan / berduka

6.2 Askep pada pasien dengan penyakit kronis

6.3 Askep pada pasien dengan penyakit terminal

6.4 Askep pada pasien dengan krisis dan kecemasan

7.

Konsep dasar Askep dengan Gangguan Jiwa

7.1 Askep pada pasien dengan gangguan orientasi realita

7.2 Askep pada pasien dengan gangguan sensori persepsi : halusinasi

7.3 Askep pada pasein dengan gangguan proses piker : waham

7.4 Askep pada pasien dengan resiko perilaku kekerasan (marah)

Dan Perilaku kekerasan

(18)

7.6 Askep pada pasien dengan gangguan alam perasaan (defresi/bunuh diri & mania)

7.7 Askep pada pasien dengan ketergantungan obat / NAPZA

7.8 Askep pada pasien dengan gangguan kepribadian

7.9 Askep pada pasien dengan isolasi social : menarik diri

8.

Terapi

modalitas

9.

Tindakan kolaboratif pada pasien gangguan jiwa

E. R EFE RENS I

Barry Patricia D. (1996),  Psychososial Nursing Care of Physically III Patients and Their 

 Families, 3 ed, Philadelphia, Lippincot Raven.

Carpenito, Linda Juall (1995), Buku saku : Diagnosa Keperawatan, ed. Indonesia, Jakarta,

EGC.

Keliat, B.A (2006), Keperawatan Kesehatan Jiwa, Jakarta, EGC.

Keliat, B.A (1997), Gangguan koping, citra Tubuh dan Seksual pada Pasien/Pasien kanker ,

Jakarta, EGC.

Mc. Farland, G. Thomson M.D. (1991), Psychiatric Mental Health : Nursing Aplication of 

The Nursing Process, Philadelphia, JB. Lipincot

Rawlin, R.P.Williams, S.R.Beck, C.K.(1993), Mental Health Psychiatric Nursing : a

 Holistic Life Cycle Approach, 3 ed, St. Louis, Mosby Year Book 

Stuart G.W dan L.J Sundeen (1995),   Principles and Practice of Psychiatric Nursing ,

St.Louis, Mosby Year Book.

Kaplan and Sadock, 1997, Sinopsis Psikiatrik Jilid I dan I I, Alih Bahasa Dr. Wijaya

Bersama, Jakarta, Bina Rupa Aksara

Keliat at all, 1998, Proses Keperawatan Gangguan Jiwa, Jakarta, EGC

Keliat, Budi Anna, 2002, Peran serta Keluarga dalam Perawatan Klien Gangguan Jiwa,

Jakarta, EGC

Maramis, W.F, 2004, Catatan Ilmu Kedokteral Jiwa, Surabaya : Erlangga

Portinash, CN anda Holoday, P.A, 1991,  Psikiatric Nursing Care Plan, St. Louis, Mosby

Year Book 

Rawlins Heacock, 1993, Clinical Manual of Psikiatric Nursing Second Edition, Mosby

Company, st Louis

Suryani, S.Kp, MHSc, 2005, Komunikasi Terapeutik Teori dan Praktek , Jakarta , EGC

Stuart and Sundeen, 1988, Comprehensive Psikiatric Nursing, Three Edition, The CV.

Mosby Company, st Louis.

Towsen, Mary, 1998,   Buku Saku Diagnosa Keperawatan Psikiatrik 

, Alih bahasa Novi

Helena, Jakarta, EGC

Tim Komisariat RSJ Lawang at all, 2003, Terapi Modalitas Perawatan Profesional Jiwa,

Lawang, PPNI

(19)

F . O R GA N IS A SI B AH AN A JA RA N

Mahasiswa memahami tentang materi yang diberikan secara umum

U

A

S

Materi Topik

Materi Topik

Materi Topik 

Bahasan 7

Bahasan 8

Bahasan 9

Pertemuan

Pertemuan

Pertemuan

Ke 8 – 12

ke-13

ke – 14

U

T

S

Materi Topik materi Topik

Materi Topik

Materi Topik Materi Topik

Materi Topik 

B a ha s an 1

B a ha s an 2

B a ha s an 3

B a ha s an 4

B a ha s an 5

B a ha s an 6

Pertemuan

Pertemuan

pertemuan

pertemuan

pertemuan

pertemuan

Ke-1

ke – 2

ke – 3

ke – 4

ke – 5

ke 6 dan 7

Psikologi

KDM

Etika Keperawatan

Sosiologi

KDK 

(20)

Mata ajaran

: Keperawatan Jiwa I

Beban SKS

: 4 SKS ( T = 2 SKS, P = 2 SKS)

Pokok Bahasan

: Konsep dasar Keperawatan Kesehatan Jiwa

Sub Pokok Bahasan

: 1. Konsep dasar kesehatan Jiwa

2. Konsep dasar Keperawatan Kesehatan Jiwa

3. Komponen pengkajian kesehatan Jiwa

Sasaran

: Mahasiswa AKPER Tingkat II Semester IV

Pertemuan

: Ke-1 (Satu)

Waktu

:

Pemberi Materi

: 120 menit

Tempat

: Kampus AKPER Pemerintah Kabupaten Sumedang

A.

TUJUAN

1.

Tujuan Instruksional Umum

Setelah mengikuti pperkuliahan tentang konsep dasar keperawatan Kesehatan Jiwa mahasiswa

mampu memahami tentang konsep dasar keperawatan Kesehatan Jiwa

2.

Tujuan Instruksional Khusus

a.

Menjelaskan konsep sejarah dan perspektif kesehatan jiwa dan keperawatan jiwa (C2)

 b.

Mendiskusikan konsep sejarah dan perspektif kesehatan jiwa dan keperawatan jiwa (A2)

c.

Mengartikulasi konsep sejarah dan perspektif kesehatan jiwa dan keperawatan jiwa (P3)

B. PROSES KEGIATAN PERKULIAHAN

Tahap

kegiatan

Kegiatan Pengajar

Kegiatan mahasiswa

metoda

Media / alat

pengajaran

waktu

Pembukaan

-Menjelaskan pokok bahasan yang

akan disampaikan

-Menjelaskan tujuan instruksional

khusus dari materi yang akan

disampaikan

- memperhatikan

- memperhatikan

ceramah

LCD

5 menit

Penyajian

menjelaskan konsep sejarah dan

perspektif

kesehatan

dan

keperawatan jiwa, terdiri dari :

-

Sejarah

dan perspektif kesehatan jiwa

-

Sejarah

dan perspektif keperawatan jiwa

-

Berbaga

i pengertian tentang kesehatan jiwa

-

Rentang

sehat jiwa

-

Criteria

sehat jiwa menurut WHO, Jahoda

-

Pengerti

an perawatan kesehatan jiwa

-

Prinsif

 

keperawatan kesehatan jiwa

-

Konsept

ual model keperawatan kesehatan

 jiwa

-

Peran

 perawat kesehatan jiwa

Mendiskusikan dengan mahasiswa

tentang

rentang

sehat

jiwa,

konseptual model, dan peran perawat

kesehatan jiwa

Memperhatikan

Aktif melakukan diskusi

Ceramah

Diskusi

Role play

LCD

Flip chart

40 Menit

60 menit

(21)

mahasiswa untuk bertanya

Melakukan evaluasi formatif 

Memberikan penjelasan materi yang

akan dating

Memberikan tugas baca untuk materi

yang akan dating, dilakukan kuis

untuk yang akan datang

Aktif menjawab

Memperhatikan

dan

mencatat

Memperhatikan

dan

mencatat

dan Tanya

 jawab

Tanya

 jawab

Ceramah

Ceramah

LCD

LCD

LCD

C. EVALUASI

Prosedur : Formatif 

Bentuk : Lisan dan Post test pada pertemuan berikutnya

Jenis

: Pertanyaan terbuka dan soal kuis

-

jelaskan konsep sejarah dan perspektif kesehatan jiwa dan keperawatan jiwa

D. SUMBER 

Barry Patricia D. (1996),   Psychososial Nursing Care of Physically III Patients and Their 

 Families, 3 ed, Philadelphia, Lippincot Raven.

Carpenito, Linda Juall (1995), Buku saku : Diagnosa Keperawatan, ed. Indonesia, Jakarta, EGC.

Keliat, B.A (2006), Keperawatan Kesehatan Jiwa, Jakarta, EGC.

Mc. Farland, G. Thomson M.D. (1991), Psychiatric Mental Health : Nursing Aplication of The

 Nursing Process, Philadelphia, JB. Lipincot

Rawlin, R.P.Williams, S.R.Beck, C.K.(1993), Mental Health Psychiatric Nursing : a Holistic

 Life Cycle Approach, 3 ed, St. Louis, Mosby Year Book 

Stuart G.W dan L.J Sundeen (1995), Principles and Practice of Psychiatric Nursing , St.Louis,

Mosby Year Book.

E. LAMPIRAN

Materi terlampir 

(22)

SATUAN ACARA PERKULIAHAN

Mata ajaran

: Keperawatan Jiwa I

Beban SKS

: 4 SKS ( T = 2 SKS, P = 2 SKS)

Pokok Bahasan

:

Melaksanakan pengkajian pada pasien dengan berbagai kkasus

gangguan kesehatan Jiwa

Sub Pokok Bahasan

: penggolongan diagnosa gangguan jiwa

Sasaran

: Mahasiswa AKPER Tingkat II Semester IV

Pertemuan

: Ke-2 (dua)

Waktu

:

Pemberi Materi

: 110 menit

Tempat

: Kampus AKPER Pemerintah Kabupaten Sumedang

TUJUAN

1. Tujuan Instruksional Umum

Setelah mengikuti perkuliahan tentang peggolongan diagnosa gangguan jiwa mahasiswa mampu

memahami tentang peggolongan diagnosa gangguan jiwa

2. Tujuan Instruksional Khusus

a.

Menjelaskan penggolongan diagnosa gangguan jiwa (PPDGJ) (C2)

 b.

Mendiskusikan penggolongan diagnosa gangguan jiwa (PPDGJ) (A2)

c.

Mengartikulasi mengenai penggolongan dianosa gangguan jiwa (PPDGJ) (P3)

PROSES KEGIATAN PERKULIAHAN

Tahap

kegiatan

Kegiatan Pengajar

Kegiatan mahasiswa

metoda

Media / alat

pengajaran

waktu

Pembukaan

-Melakukan kuis materi sebelumnya

-Menjelaskan pokok bahasan yang

akan disampaikan

-Menjelaskan tujuan instruksional

khusus dari materi yang akan

disampaikan

- melakukan kuis

- memperhatikan

- memperhatikan

kuis

ceramah

Soal kuis

LCD

20 menit

Penyajian

-

menjela

skan

penggolongan

diagnosa

gangguan jiwa

-

Mendis

kusikan dengan mahasiswa tentang

rentang sehat jiwa, konseptual

model, dan peran perawat kesehatan

 jiwa

Memperhatikan

Aktif melakukan diskusi

Ceramah

Diskusi

LCD

Flip chart

30 Menit

50 menit

Penutupan

Memberikan kesempatan kepada

mahasiswa untuk bertanya

Melakukan evaluasi formatif 

Memberikan penjelasan materi yang

akan dating

Memberikan tugas baca untuk materi

yang akan dating, dilakukan kuis

untuk yang akan datang

Aktif bertanya

Aktif menjawab

Memperhatikan

dan

mencatat

Memperhatikan

dan

mencatat

Ceramah

dan Tanya

 jawab

Tanya

 jawab

Ceramah

Ceramah

LCD

LCD

LCD

LCD

10 menit

C. EVALUASI

(23)

Prosedur : Formatif 

Bentuk : Lisan dan Post test pada pertemuan berikutnya

Jenis

: Pertanyaan terbuka dan soal kuis

-

jelaskan penggolongan diagnosa gangguan jiwa

SUMBER 

Barry Patricia D. (1996),   Psychososial Nursing Care of Physically III Patients and Their 

 Families, 3 ed, Philadelphia, Lippincot Raven.

Carpenito, Linda Juall (1995), Buku saku : Diagnosa Keperawatan, ed. Indonesia, Jakarta, EGC.

Keliat, B.A (2006), Keperawatan Kesehatan Jiwa, Jakarta, EGC.

Mc. Farland, G. Thomson M.D. (1991), Psychiatric Mental Health : Nursing Aplication of The

 Nursing Process, Philadelphia, JB. Lipincot

Rawlin, R.P.Williams, S.R.Beck, C.K.(1993), Mental Health Psychiatric Nursing : a Holistic

 Life Cycle Approach, 3 ed, St. Louis, Mosby Year Book 

Stuart G.W dan L.J Sundeen (1995), Principles and Practice of Psychiatric Nursing , St.Louis,

Mosby Year Book.

LAMPIRAN

(24)

SATUAN ACARA PERKULIAHAN

Mata ajaran

: Keperawatan Jiwa I

Beban SKS

: 4 SKS ( T = 2 SKS, P = 2 SKS)

Pokok Bahasan

:

Melaksanakan pengkajian pada pasien dengan berbagai kkasus

gangguan kesehatan Jiwa

Sub Pokok Bahasan

: Komunikasi teurapeutik  

1. Tahap-tahap

2. Perbedaan komunikasi teurapeutik dengan komunikasi social

3. Prinsif dan tehnik komunikasi teurapeutik 

Sasaran

: Mahasiswa AKPER Tingkat II Semester IV

Pertemuan

: Ke-3 (tiga)

Waktu

:

Pemberi Materi

: 60 menit

Tempat

: Kampus AKPER Pemerintah Kabupaten Sumedang

A.

TUJUAN

1. Tujuan Instruksional Umum

Setelah mengikuti perkuliahan tentang komunikasi teurapeutik mahasiswa mampu memahami

tentang komunikasi teurapeutik 

2. Tujuan Instruksional Khusus

a.

Menjelaskan Tahap-tahap

 b.

Menjelaskan Perbedaan komunikasi teurapeutik dengan komunikasi social

c.

Mendemonstrasikan Prinsif dan tehnik komunikasi teurapeutik 

B.

PROSES KEGIATAN PERKULIAHAN

Tahap

kegiatan

Kegiatan Pengajar

Kegiatan mahasiswa

metoda

Media / alat

pengajaran

waktu

Pembukaan

- Melakukan kuis materi sebelumnya

- Menjelaskan pokok bahasan yang

akan disampaikan

- Menjelaskan tujuan instruksional

khusus dari materi yang akan

disampaikan

- melakukan kuis

- memperhatikan

- memperhatikan

kuis

ceramah

Soal kuis

LCD

15 menit

Penyajian

- mendiskusikan tentang komunikasi

teurapeutik 

-

mendemonstrasikan

cara

melakukan komunikasi teurapeutik 

Memperhatikan

Aktif

melakukan

demontrasi

Ceramah

roleplay

LCD

10 Menit

30 menit

Penutupan

Memberikan kesempatan kepada

mahasiswa untuk bertanya

Memberikan penjelasan materi yang

akan dating

Memberikan tugas baca untuk materi

yang akan dating, dilakukan kuis

untuk yang akan datang

Aktif bertanya

Memperhatikan

dan

mencatat

Memperhatikan

dan

mencatat

Ceramah

dan Tanya

 jawab

Ceramah

LCD

LCD

LCD

5 menit

(25)

C. EVALUASI

Prosedur : Formatif 

Bentuk : Post test pada pertemuan berikutnya

Jenis

: soal kuis

SUMBER 

Barry Patricia D. (1996),   Psychososial Nursing Care of Physically III Patients and Their 

 Families, 3 ed, Philadelphia, Lippincot Raven.

Carpenito, Linda Juall (1995), Buku saku : Diagnosa Keperawatan, ed. Indonesia, Jakarta, EGC.

Keliat, B.A (2006), Keperawatan Kesehatan Jiwa, Jakarta, EGC.

Mc. Farland, G. Thomson M.D. (1991), Psychiatric Mental Health : Nursing Aplication of The

 Nursing Process, Philadelphia, JB. Lipincot

Rawlin, R.P.Williams, S.R.Beck, C.K.(1993), Mental Health Psychiatric Nursing : a Holistic

 Life Cycle Approach, 3 ed, St. Louis, Mosby Year Book 

Stuart G.W dan L.J Sundeen (1995), Principles and Practice of Psychiatric Nursing , St.Louis,

Mosby Year Book.

LAMPIRAN

Referensi

Dokumen terkait

Hasil pengukuran Positif dan Negatif Afek yang dilakukan tingkat positif afek yang dapat menggambarkan kondisi senang berada pada kategori sedang, negatif afek yang

Gerakan Padri sendiri berawal dari sebuah gerakan untuk memperjuangkan nilai-nilai keagamaan atau purifikasi islam yang sudah banyak dilanggar oleh sebagian besar masyarakat

ditandatangani oleh 147 kepala negara dan pemerintahan pada saat Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Milenium Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York, Amerika Serikat pada

Perancangan aplikasi merupakan perancangan yang dilakukan untuk merancang sebuah aplikasi dengan menggunakan salah satu bahasa pemrograman, dalam kasus ini penulis merancang

Analisis Regresi Linier Berganda “Pengujian hipotesis yang dilakukan dalam penelitian ini dilakukan dengan metode regresi linier yang digunakan untuk memprediksi

Pada contoh Tabel 2, masalah dirumuskan sedemikian rupa sehingga menuntut siswa untuk melakukan investigasi konteks, sebab tidak semua informasi diberikan secara eksplisit.

Untai DNA merupakan urutan basa di sepanjang gen yang akan menspesifikasi sekuen asam amino suatu protein tertentu, urutan yang terdiri atas tiga nukleotida ini disebut

Metode yang digunakan dalam pengaturan kecepatan motor BLDC dalam Tugas Akhir ini menggunakan metode kontrol Sliding Mode Controller berbasis PID yang merupakan kombinasi