Astra Otoparts bidik pendapatan naik 5% di 2017.
BGD telah resmi kuasai 51% saham Bank Banten.
ISBT lepas 26% saham Pala Timur Telematika.
PALM kurangi modal usaha.
DAILY RESEARCH
Statistics
Highlight
Opening Today Nikkei AORD
Change
Market Preview
P
ergerakan IHSG pada perda‐
gangan saham kemarin kem‐
bali ditandai dengan koreksi di
akhir sesi setelah hampir sepanjang
perdagangan bergerak di teritori
positif dalam rentang terbatas.
IHSG akhirnya tutup flat atau ko‐
reksi tipis 2,972 poin (0,05%) di
5270,011. Arus dana asing masih
terlihat keluar dengan penjualan
bersih asing mencapai Rp184,5
miliar. IHSG kemarin sempat men‐
guat 18 poin merespon data ekspor
Desember 2016 yang mencatatkan
pertumbuhan 1,99% (mom) dan
15,57% (yoy) mencapai USD13,77
miliar atau tertinggi bulanan sejak
Januari2015.
Namun
sentimen
pasar lebih terimbas koreksi yang
terjadi di sejumlah pasar saham Asia terutama dipicu kekhawatiran persiapan
Inggris keluar dari Uni Eropa (Brexit) dan pelemahan rupiah terhadap dolar AS
yang kemarin berada di Rp13354 atau melemah 0,34%. Saham‐saham per‐
bankan menjadi faktor penekan IHSG kemarin.
Sementara Wall Street tadi malam bergerak sideways cenderung
menguat. Indeks DJIA koreksi tipis 0,03% di 19885,73. Indeks S&P dan Nasdaq
masing‐masing menguat 0,10% dan 0,48% di 2274,64 dan 5574,12. Penguatan
indeks S&P teruatama dipicu saham perbankan menyusul respon atas rilis
laba sejumlah emiten bank seperti JP Morgan, Bank of America, dan PNC Fi‐
nancial mencatatkan laba 2016 di atas proyeksi sebelumnya. Sedangkan harga
minyak mentah tadi malam koreksi tipis 0,5% di USD52,27/barel dan harga
emas menguat 0,54% di USD1202,60/t.oz mengindikasikan kekhawatiran
pasar atas pelaksanaan kebijakan ekonomi Trump. Harga komoditas logam
seperti nikel, timah, aluminium, dan baja di London koreksi tadi malam. Harga
nikel turun 1,5% di USD10252/MT di LME.
Memasuki perdagangan hari ini, pergerakan IHSG cenderung konsoli‐
dasi dalam rentang terbatas. IHSG diperkirakan bergerak di support 5250
hingga resisten di 5310 berpeluang rebound setelah enam sesi perdagangan
tutup di teritori negatif. Kenaikan peringkat saham Indonesia menjadi Neutral
dari sebelumnya underweight oleh JP Morgan kemarin menjadi sentimen
positif di pasar. Pasar juga mulai mengantisipasi rilis laba sejumlah emiten
sektoral yang diperkirakan mencatatkan pertumbuhan laba di atas perkiraan
terutama ditopang penguatan rupiah terhadap dolar AS sepanjang 2016 lalu.
S1 5250 S2 5210 R1 5310 R2 5330
Index Last Chg % DJIA 19885.73 0.00 0.00 S&P 500 2274.64 0.00 0.00 FTSE 100 7327.13 (10.68) (0.15) CAC 40 4882.18 (40.31) (0.82) DAX 11554.71 (74.47) (0.64) NIKKEI 225 19095.24 (107.32) (0.56) HANGSENG 22718.15 (219.23) (0.96) STI 3013.12 (11.95) (0.40) SHENZHEN 1851.41 (69.59) (3.62) SHANGHAI 3102.70 (10.07) (0.32) Commodities Price Chg % Oil (US$/barrel) 53.30 0.04 0.08 CPO (RM/M.T) 3120.00 0.00 0.00 Gold (USD/T.oz) 1206.40 4.50 0.37 Nikel (USD/M.T 10175.00 0.00 0.00 Timah (USD/M.T) 21100.00 0.00 0.00 Coal (USD/M.T) 82.05 (0.45) (0.55) Exchange Rates Chg % IDR/USD 13361.00 40.00 0.30 USD/EUR 1.060 (0.00) (0.28) JPY/USD 114.15 (0.14) (0.13) IDR/SGD 9380.34 39.74 0.43 IDR/AUD 10023.40 22.30 0.22 TLKM USD IDR Chg % TLK.NYSE 29.46 3936 0.00 0.00Top Gainers IDR % Chg
MCOR 212 34.20 54 JAWA 173 31.10 41
DGIK 73 19.70 12
DART 380 18.80 60 VINS‐W 21 16.70 3
Top Losers IDR % Chg
PDES 125 (34.20) (65)
NAGA 171 (18.60) (39)
BIPP‐W 17 (15.00) (3)
MGNA 125 (14.40) (21)
MITI 63 (11.30) (8)
Top Value IDR % (miliar) BUMI 410 5.70 1,119 B
BBRI 11,900 (0.40) 440 B BMRI 10,925 (1.60) 426 B MYRX 167 (1.80) 415 B BNLI 745 15.50 395 B Top Volume IDR % (juta)
BUMI 410 5.70 2,783.203 MYRX 167 (1.80) 2,457.246 BIPI 115 8.50 1,227.062 BRMS 77 1.30 636.705 MCOR 212 34.20 612.703 IHSG 5,270.01 Change (2.97) Change (%) (0.06) Change (%/ytd) (0.50) Total Value (IDR triliun) 5.139 Total Volume (miliar saham) 9.424 Net Foreign Buy (IDR miliar) (185.000)
News Update
2
Astra Otoparts bidik pendapatan naik 5% di 2017.
Meskipun belum ada catatan realisasi pendapatan
tahun 2016, PT Astra Otoparts optimistis pendapatan bisa naik 5% di tahun ini seiring dengan
pengembangan beberapa produk baru. Hugeng Gozali, Direktur Astra Otoparts mengatakan, tahun ini
perusahaan berkode emiten AUTO di Bursa Efek Indonesia (BEI) tersebut masih akan terfokuskan pada
otomatisasi dan program peningkatan kualitas produksi. Untuk menopang target pendapatan tahun ini,
AUTO juga akan mengeluarkan banyak produk baru lagi untuk pasar OEM maupun pasar suku cadang
pengganti. “Produk baru tersebut yang nantinya akan menopang pertumbuhan pendapatan di tahun 2017
ini,” kata Hugeng. Namun sayang, Hugeng tak merinci secara pasti mengenai jenis produk baru yang akan
dikeluarkan oleh Astra Otopart di tahun ini. Yang terang, produk tersebut nantinya akan menopang
pertumbuhan pendapatan Astra Otoparts di tahun ini. Menilik laporan keuangan AUTO pada kuartal-III 2016,
penjualan AUTO tercatat Rp 9,55 triliun atau naik 10,14% ketimbang penjualan periode yang sama tahun
2015 lalu senilai Rp 8,67 triliun. Dari total pencapaian tersebut, pendapatan dari segmen perdagangan
berkontribusi 45,86% yang tercatat sebesar Rp 4,38 triliun. Sementara segmen manufaktur komponen
otomotif berkontribusi 54,13% terhadap pendapatan yang tercatat sebesar Rp 5,17 triliun. (Kontan)
BGD telah resmi kuasai 51% saham Bank Banten.
PT Banten Global Development (BGD) mengumumkan
pada akhir 2016 lalu telah menguasai sebesar 51% saham PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (Bank
Banten). Hal ini sesuai dengan detail penawaran umum terbatas (PUT V) Bank Banten yang dirancang
sebelumnya. Direktur Utama BGD, Sudibyo menjelaskan, pada 8 Desember 2016, BUMD provinsi Banten ini
telah membeli sisa 11,72 saham atau sebesar 7,51 miliar saham bank dengan harga Rp 18,35 per saham.
Sehingga total dana yang dikeluarkan BGD dalam PUT V ini adalah sebesar Rp 139,07 miliar. “Pembelian ini
dalam rangka PUT V lanjutan dari PUT IV,” ujar Lungguk Gultom, Plt Direktur Utama Bank Banten, Senin
(16/1). Pembelian saham dalam HMETD (hak memesan efek terlebih dahulu) ini merupakan mekanisme right
issue biasa bagi pemegang saham existing. Terkait dengan aksi korporasi lanjutan setelah ini yaitu RUPS
akusisi, menurut Lungguk, nantinya tergantung dari pemegang saham. Detail mengenai ini manajemen masih
belum mau berkomentar lebih lanjut. (Kontan)
ISBT lepas 26% saham Pala Timur Telematika.
PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (ISBT) menjual sebagian saham
PT Palapa Timur Telematika yang merupakan badan usaha pelaksana proyek palapa ring paket timur (PTT)
kepada perusahaan afiliasi yaitu PT Infrastruktur Bisnis Sejahtera (IBWT). Direktur Utama Inti Bangun
Sejahtera, Andrie Tjioe dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (16/1)
menyampaikan bahwa perseroan menjual 26% saham perseroan atau 286 lembar saham dengan nilai Rp 3,1
miliar. Adapun hubungan perseroan dengan IBWT yaitu melalui PT Bakti Taruna Sejati (BTS), dimana BTS
memiliki 61,88% saham pada perseroan dan BTS juga memiliki 99,99% pada Infrastruktur Bisnis Sejahtera.
Transaksi ini dilakukan yaitu untuk mendapatkan perusahaan yang bergerak di bidang usaha yang dapat
mendukung Palapa Timur Telematika, badan usaha Pelaksana Pproyek Palapa Ring Paket Timur. (Kontan)
PALM kurangi modal usaha.
PT Provident Agro Tbk (PALM) akan mengurangi modal usaha yang
ditempatkan dan disetorkan perseroan. Hal ini dilakukan setelah mendapatkan persetujuan dalam Rapat
Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RSUPLB) Senin (16/1). Aksi ini dilakukan dengan menurunkan nominal
saham dari awalnya Rp 100 per lembar saham menjadi Rp 15 per lembar saham. Dengan penurunan ini maka
pemegang saham PALM akan mendapatkan pembayaran tunai dari pengembalian modal perseroan sebesar
Rp 605,1 miliar. Presiden Direktur Provident Agro, Tri Boewono menyampaikan keputusan ini diambil karena
perseroan mengalami kelebihan likuiditas sebagai dampak penjualan asset berupa empat entitas anak
perusahaan pada tahun 2016. Dengan penjualan itu, dana yang berhasil di raup oleh perseroan yaitu Rp 2,7
triliun. Sekretaris Perusahaan Provident Agro, Devan Antonio Ridwan menegaskan, pengurangan modal ini
tidak akan berdampak negatif pada perusahaan terutama untuk memenuhi kewajiban pada kreditur. Pasalnya
perseroan masih memiliki dana untuk memenuhi kewajiban. “Pengurangan modal ini tak berdampak negatif
pada kelangsungan usaha perseroan,” katanya. (Kontan)
Stock Picks
3PTPP 3540‐3700
. Harga saham PT PP Tbk (PTPP) kemarin kembali koreksi untuk empat sesi perdagangan
terakhir. Harga sahamnya kemarin tutup di Rp3580. Secara technical, dengan pendekatan Fibonacci Re‐
tracement (FR), harga sahamnya saat ini memiliki level support di Rp3540 dengan peluang rebound men‐
guji resisten terdekat di Rp3700. Pasar saat ini tengah menanti rilis laba kinerja 2016. Kinerja perseroan
tahun lalu tumbuh positif di atas rata‐rata emiten jasa konstruksi lainnya. Perolehan kontrak baru perse‐
roan tahun lalu mencapai Rp32,6 triiun atau 10% dari target tahun lalu Rp31 triliun. Total order book yang
diperoleh perseroan sebesar Rp71,5 triliun, termasuk kontrak carry over tahun lalu sebesar Rp39 triliun.
Kontrak baru perseroan tahun lalu terdiri dari kontrak baru induk perusahaan Rp27,3 triliun dan anak
usaha Rp5,3 triliun. Tahun ini perseroan menargetkan kontrak baru tumbuh 20%. Sedangkan pendapatan
tahun ini diperkirakan tumbuh 50% dibandingkan tahun lalu. Sedangkan laba bersih tahun ini diperkirakan
tumbuh 40% dari tahun lalu. Sepanjang sembilan bulan pertama 2016 (9M16) pendapatan usaha PTPP
tumbuh 23,60% (yoy) mencapai Rp10,84 triliun dibandingkan periode yang sama di 2015 sebesar Rp8,77
triliun. Pencapaian pendapatan usaha tersebut mencerminkan 56% dari proyeksi pendapatan usaha 2016
sebesar Rp19,5 triliun atau tumbuh 37% dari tahun sebelumnya Rp14,22 triliun. Sedangkan laba bersih
sepanjang 9M16 mencapai Rp566,81 miliar tumbuh hampir 50% dari periode yang sama tahun sebelumnya
sebesar Rp378,11 miliar. Pencapaian laba bersih hingga kuartal tiga 2016 telah mencerminkan 64,63% dari
target laba bersih 2016 sebesar Rp877 iliar atau tumbuh 18,5% (yoy) dibandingkan 2015 sebesar Rp740
miliar. Marjin bersih 9M16 mencapai 5,23% di atas periode yang sama 2015 sebesar 4,31%. EPS 2016
diperkirakan Rp181. Pada harga Rp3580 harga sahamnya ditransaksikan dengan PE 19,8x (E/16). Harga
sahamnya berpeluang ditransaksikan dengan PE 27x dalam kondisi pasar bullish merujuk pada PE tertinggi
tahun lalu. Ini mencerminkan peluang harga ke Rp4887. Maintain Buy, SL 3500
4
Stock Picks
LSIP 1580‐1700.
Harga saham emiten perkebunan PP London Sumatera Indonesia Tbk (LSIP) kemarin
melanjutkan koreksi di tengah tren bullish harga komoditas CPO saat ini. Kemarin harga sahamnya tutup di
Rp1645. Pemodal bisa melakukan pembelian di level supportnya saat ini di Rp1580. Ini level support kuat
sejak 21 November lalu dan berpeluang rebound apabila bertahan. Peluang rebound akan menguji kembali
resisten di Rp1700. Sentimen positif saat ini terkait harga komoditas CPO yang bulish. Kemarin harga CPO
berada di kisaran RM3100/MT. Dari sisi kinerja, penjualan perseroan di periode 9M16 mencapai Rp2,6
triliun turun 14,9% dari periode yang sama tahun lalu Rp3,1 triliun. Hingga 3Q16 lalu, penjualan perseroan
mencapai 71% dari target tahun lalu sebesar Rp3,71 triliun atau turun 11,45% (yoy). Sedangkan laba bersih
9M16 mencapai Rp272,33 miliar turun 42% dari 9M15 sebesar Rp469,70 miliar. Penurunan laba bersih ini
selain dikarenakan penjualan juga karena rugi selisih kurs atas posisi deposito berjangka di neraca, lebih
rendahnya pendapatan keuangan, dan lebih tinggi kerugian entitas asosiasi. Akibatnya marjin bersih turun
menjadi 10,4% dari 15,27%. Pencapaian laba bersih 9M16 membuat target laba bersih 2016 diperkirakan
hanya mencapai Rp448,56 miliar atau turun dari proyeksi sebelumnya Rp527,47 miliar. Target laba bersih
2016 tersebut turun 28% (yoy) dari tahun 2015 sebesar Rp623,31 miliar. EPS 2016 diperkirakan hanya
mencapai Rp65,74. Namun bila dilihat secara kuartalan, kinerja perseroan baik penjualan maupun laba
bersih menunjukkan konsistensi pertumbuhan kuartalan sepanjang 2016 lalu. Penjualan 3Q16 mencapai
Rp965 miliar naik 13,74% (qoq) lebih tinggi dari pertumbuhan 2Q16 5,54% (qoq). Sedangkan laba bersih
3Q16 mencapai Rp159,68 miliar naik 156,76% (qoq) jauh lebih tinggi dari pertumbuhan laba 2Q16 sebesar
23,27% (qoq). Volume penjualan CPO perseroan secara kuartalan meningkat mencapai 86,3 ribu ton di
3Q16 naik 11% (qoq) dari 2Q16 sebanyak 77,8 ribu ton. Volume penjualan inti sawit di 3Q16 mencapai 24,1
ribu ton naik 27,5% (qoq) dan volume penjualan karet di 3Q16 mencapai 2792 ton naik 15,5% (qoq) dari
2Q16 sebesar 2417 ton. Tren kenaikan volume penjualan dan ditambah tren kenaikan harga komoditasnya
akan membalikan kinerjanya tahun ini. Tahun ini diperkirakan penjualan berpeluang tumbuh 5% mencapai
Rp3,89 triliun dan laba bersih diperkirakan berpeluang tumbuh 86,6% mencapai Rp837,12 miliar dengan
dukungan kenaikan harga komoditasnya. EPS 2017 diperkirakan mencapai Rp122,69. Harga sahamnya
berpeluang ditransaksikan dengan rata‐rata PE tertinggi 17x dalam kondisi pasar bullish. Ini mencerminkan
target harga di Rp2086 atau punya ruang penguatan 26,8% dari harga saat ini di Rp1645. Maintain Buy, SL
1550
5
Stock Picks
BBNI 5400‐5700.
Harga saham Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) kemarin berhasil rebound setelah akhir
pekan lalu koreksi menyentuh support di Rp5400 (Fibonacci Retracement 23,6%). Kemarin harga sahamnya
sempat berhasil menembus resisten di Rp5550, namun masih tutup di Rp5475. Peluang penguatan
lanjutan akan menguji resisten di Rp5700 dengan support Rp5400. Pasar yang kurang bergairah, dalam
rentang konsolidasi, disarankan melakukan pembelian di area supportnya. Untuk jangka menengah dan
panjang harga sahamnya saat ini relatif murah karena hanya ditransaksikan dengan PBV 1,2x dibandingkan
rata‐rata harga saham perbankan saat ini dengan kelas aset yang sama ditransaksikan dengan rata‐rata
PBV 2x. Harga sahamnya sebelumnya diperkirakan berpeluang ditransaksikan dengan PBV 1,7x atau
Rp7865 dalam kondisi pasar bullish. Tahun ini kinerja emiten perbankan diperkirakan akan tumbuh lebih
baik dari tahun lalu dengan target pertumbuhan kredit perbankan di kisaran 9%‐12%. Saat ini pemodal
tengah menanti rilis laba kinerja 2016. Bila dilihat hingga 3Q16, laba perseroan tumbuh 28,7% (yoy)
mencapai Rp7,72 triliun. Laba ini ditopang pertumbuhan pendapatan bunga bersih 15% (yoy) dan fee
based income yang naik 20%. Penyaluran kredit perseroan hingga 3Q16 naik 21,1% (yoy) mencapai
Rp372,02 triliun. Pertumbuhan kredit ini jauh di atas rata‐rata industri sekitar 7,6%. DPK perseroan tumbuh
15% mencapai Rp401,88 triliun dengan porsi dana murah (CASA) mencapai hampir 60%. Rasio NPL Gross
hingga akhir September lalu berada di 3,1%. Maintain Buy, SL 5350
Selasa, 17 Januari 2017
Saham Pilihan
TLKM 3900-4050 BoW, SL 3850
ASII 7900-8300 BoW, SL 7850
BBRI 11750-12100 BoW, SL 11600
GGRM 63000-65000 TB, SL 62500
BEST 276-300 Buy, SL 260
ADHI 2140-2280 Buy, SL 2100
RALS 1210-1300 Buy, SL 1170
Stock View
6
Selasa, 17 Januari 2017
EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE
IHSG
5270.01 5284.34 5298.66 5262.85 5255.69
PERKEBUNAN AALI 16625 16,841.67 17,058.33 16,466.67 16,308.33 13,059,216.00 ‐19.91 393.15 ‐75.27 45.02 BWPT 278 283.33 288.67 275.33 272.67 LSIP 1645 1,676.67 1,708.33 1,616.67 1,588.33 4,189,615.00 ‐11.36 91.36 ‐32.01 18.72 SGRO 1905 1,908.33 1,911.67 1,898.33 1,891.67 SIMP 515 520.00 525.00 505.00 495.00 13,835,444.00 ‐7.53 16.72 ‐68.60 25.18 UNSP 50 50.00 50.00 50.00 50.00PERTAMBANGAN BATU BARA
ADRO 1700 1,716.67 1,733.33 1,691.67 1,683.33 37,032,346.42 ‐10.48 65.74 ‐5.12 10.50 BORN 50 50.00 50.00 50.00 50.00 BRAU 82 82.00 82.00 82.00 82.00 BUMI 410 416.00 422.00 398.00 386.00 DEWA 52 53.00 54.00 51.00 50.00 3,312,510.21 13.47 0.30 48.03 166.35 HRUM 1975 2,038.33 2,101.67 1,923.33 1,871.67 ITMG 15800 15,916.67 16,033.33 15,666.67 15,533.33 21,925,897.16 ‐9.27 770.46 ‐65.05 8.53 PTBA 12200 12,250.00 12,300.00 12,150.00 12,100.00 13,733,627.00 5.01 883.59 0.98 7.64 PTRO 745 755.00 765.00 740.00 735.00
PERTAMBANGAN MINYAK & GAS BUMI
BIPI 115 119.67 124.33 107.67 100.33
ELSA 424 430.67 437.33 420.67 417.33 3,775,323.00 ‐10.56 51.43 ‐8.99 7.17
ENRG 50 50.00 50.00 50.00 50.00
ESSA 1500 1,500.00 1,500.00 1,500.00 1,500.00
MEDC 1430 1,476.67 1,523.33 1,401.67 1,373.33
PERTAMBANGAN LOGAM DAN MINERAL LAINNYA
ANTM 905 923.33 941.67 893.33 881.67 10,531,504.80 11.79 ‐151.06 85.85 ‐3.10 INCO 2510 2,546.67 2,583.33 2,476.67 2,443.33 10,894,532.28 ‐15.64 70.11 ‐67.49 26.24 TINS 1135 1,145.00 1,155.00 1,130.00 1,125.00 6,874,192.00 ‐6.74 13.64 ‐84.08 56.09 SEMEN INTP 14900 15,033.33 15,166.67 14,833.33 14,766.67 17,798,055.00 ‐10.99 1,183.48 ‐17.34 17.00 SMCB 900 905.00 910.00 895.00 890.00 9,239,022.00 ‐12.25 22.85 ‐73.80 47.91 SMGR 8700 8,800.00 8,900.00 8,650.00 8,600.00 26,948,004.47 ‐0.14 762.28 ‐18.76 14.07
LOGAM DAN SEJENISNYA
GDST 117 120.00 123.00 115.00 113.00 JPRS 137 137.67 138.33 135.67 134.33 KRAS 785 796.67 808.33 776.67 768.33 PAKAN TERNAK CPIN 3130 3,163.33 3,196.67 3,103.33 3,076.67 JPFA 1570 1,593.33 1,616.67 1,548.33 1,526.67 25,022,913.00 2.31 43.92 40.87 18.44
OTOMOTIF DAN KOMPONENNYA
ASII 7975 8,041.67 8,108.33 7,941.67 7,908.33 184,196,000.00 ‐8.68 357.28 ‐24.59 20.71
GJTL 1125 1,143.33 1,161.67 1,103.33 1,081.67
INDUSTRI BARANG KONSUMSI
ICBP 8450 8,541.67 8,633.33 8,366.67 8,283.33 INDF 7800 7,866.67 7,933.33 7,766.67 7,733.33 MYOR 1755 1,816.67 1,878.33 1,711.67 1,668.33 ROTI 1625 1,636.67 1,648.33 1,616.67 1,608.33 GGRM 63200 63,916.66 64,633.33 62,641.66 62,083.33 INAF 4100 4,280.00 4,460.00 3,910.00 3,720.00 1,621,898.67 17.41 2.12 463.17 184.06 KAEF 2410 2,490.00 2,570.00 2,340.00 2,270.00 4,860,371.48 7.51 44.81 6.06 28.68 KLBF 1505 1,533.33 1,561.67 1,488.33 1,471.67
KOSMETIK DAN BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA
7
EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE
PROPERTI DAN REAL ESTAT
APLN 224 229.33 234.67 221.33 218.67 ASRI 374 380.00 386.00 366.00 358.00 BKSL 89 90.33 91.67 88.33 87.67 BSDE 1730 1,746.67 1,763.33 1,711.67 1,693.33 6,209,574.07 11.45 1,164.55 460.00 1.60 COWL 1080 1,085.00 1,090.00 1,075.00 1,070.00 CTRA 1250 1,266.67 1,283.33 1,241.67 1,233.33 CTRP 690 690.00 690.00 690.00 690.00 CTRS 2710 2,710.00 2,710.00 2,710.00 2,710.00 ELTY 50 50.00 50.00 50.00 50.00 KIJA 290 292.00 294.00 286.00 282.00 MDLN 320 323.33 326.67 317.33 314.67 2,962,460.90 4.32 69.69 22.80 5.94 KONSTRUKSI BANGUNAN ADHI 2170 2,193.33 2,216.67 2,153.33 2,136.67 9,389,570.10 8.51 130.22 43.08 20.93 DGIK 73 78.67 84.33 62.67 52.33 PTPP 3580 3,643.33 3,706.67 3,543.33 3,506.67 14,217,372.87 14.40 152.88 39.17 25.74 SSIA 525 536.67 548.33 506.67 488.33 TOTL 810 823.33 836.67 798.33 786.67 WIKA 2510 2,540.00 2,570.00 2,480.00 2,450.00 13,908,504.01 11.60 101.65 1.60 26.02
INFRASTRUKTUR, UTILITAS DAN TRANSPORTASI
PGAS 2700 2,740.00 2,780.00 2,680.00 2,660.00 42,333,969.71 ‐0.16 228.31 ‐38.44 11.61
JALAN TOL, PELABUHAN, BANDARA DAN SEJENISNYA
CMNP 1520 1,538.33 1,556.67 1,508.33 1,496.67 JSMR 4230 4,256.67 4,283.33 4,216.67 4,203.33 9,848,242.05 7.33 213.14 3.23 26.27 TELEKOMUNIKASI BTEL 50 50.00 50.00 50.00 50.00 EXCL 2780 2,823.33 2,866.67 2,743.33 2,706.67 22,876,182.00 ‐2.49 ‐2.97 ‐97.16 ‐1,348.39 ISAT 6175 6,183.33 6,191.67 6,158.33 6,141.67 TLKM 3950 3,983.33 4,016.67 3,933.33 3,916.67 102,470,000.00 14.24 153.66 5.81 21.51 TRANSPORTASI GIAA 334 339.33 344.67 331.33 328.67 52,627,783.53 7.55 40.78 ‐122.73 10.94 MBSS 346 348.00 350.00 342.00 338.00 WINS 236 242.00 248.00 228.00 220.00 1,378,353.91 ‐37.37 ‐19.45 ‐129.08 ‐10.95
KONSTRUKSI NON BANGUNAN
INDY 740 756.67 773.33 726.67 713.33 BANK BBCA 15175 15,283.33 15,391.67 15,033.33 14,891.67 47,081,728.00 7.56 730.83 9.30 18.47 BBKP 615 623.33 631.67 608.33 601.67 8,303,973.00 17.07 105.70 32.57 5.58 BBNI 5475 5,575.00 5,675.00 5,425.00 5,375.00 36,895,081.00 10.58 486.18 ‐15.91 10.90 BBRI 11900 11,966.67 12,033.33 11,866.67 11,833.33 85,434,037.00 13.73 1,029.53 4.77 10.95 BBTN 1880 1,901.67 1,923.33 1,856.67 1,833.33 14,966,209.00 16.86 174.91 65.91 10.43 BDMN 3680 3,730.00 3,780.00 3,640.00 3,600.00 22,420,658.00 ‐2.48 249.70 ‐8.09 16.40 BJBR 2480 2,586.67 2,693.33 2,416.67 2,353.33 10,084,451.00 14.70 142.02 23.39 6.79 BMRI 10925 11,150.00 11,375.00 10,800.00 10,675.00 71,570,127.00 14.26 871.50 2.33 11.76 BNGA 875 908.33 941.67 853.33 831.67 22,318,759.00 7.24 17.02 ‐81.74 34.36
PERDAGANGAN BESAR BRANG PRODUKSI
AKRA 6050 6,150.00 6,250.00 5,975.00 5,900.00 19,764,821.14 ‐12.03 261.74 27.59 27.03 INTA 344 346.00 348.00 340.00 336.00 UNTR 21550 21,841.67 22,133.33 21,391.67 21,233.33 49,347,479.00 ‐7.14 1,033.07 ‐28.24 14.86 PERDAGANGAN ECERAN MAPI 5200 5,300.00 5,400.00 5,150.00 5,100.00 RALS 1245 1,255.00 1,265.00 1,235.00 1,225.00
ADVERTISING, PRINTING DAN MEDIA
MNCN 1680 1,730.00 1,780.00 1,645.00 1,610.00
PERUSAHAAN INVESTASI
BRMS 77 79.33 81.67 75.33 73.67
Corporate Action
8
Code
Name
Type
Date
Time
Venue
ARTI Ratu Prabu Energi Tbk AGM 03/08/2016 00:10:00 GD. Ratu Prabu 1 Lt. 10 Jl. TB. Simatupang Kav. 20, Jakarta Selatan
ARTI Ratu Prabu Energi Tbk EGM 03/08/2016 00:10:00 GD. Ratu Prabu 1 Lt. 10 Jl. TB. Simatupang Kav. 20, Jakarta Selatan
SCPI Merck Sharp Dohme
Pharma Tbk. AGM 03/08/2016 00:10:00
MYRX Hanson International Tbk. AGM 28/07/2016 00:14:00 Merchantile Athletic Club , World Trade Center MYRX Hanson International Tbk. EGM 28/07/2016 00:14:00 Merchantile Athletic Club , World Trade Center GMCW Grahamas Citrawisata Tbk. AGM 27/07/2016 00:09:00 Financial Club, Graha Niaga lt 28, Jl. Jend. Sudirman
Kav 58 Jakarta
PTIS Indo Straits Tbk AGM 22/07/2016 00:09:00
Gedung Graha Kirana, Lantai 9, Ruang Rapat PT Indo Straits Tbk, Jl.Yos Sudarso Kav.88, Jakarta Utara
14350, Indonesia
BSSR Baramulti Suksessarana Tbk EGM 22/07/2016 00:10:00 Boardroom CEO Suite, Sahid Sudirman Center Lt.56, Jl. Jend. Sudirman Kav. 86 ‐ Jakarta Pusat ISSP Steel Pipe Industry of Indo‐ nesia Tbk AGM 21/07/2016 00:10:00 Gedung Baja Lt 9 Tower C , Pangeran Jayakarta no 55 , Jakarta ISSP Steel Pipe Industry of Indo‐ nesia Tbk EGM 21/07/2016 00:10:00 Gedung Baja Lt 9 Tower C , Pangeran Jayakarta no 55 , Jakarta
SKYB Skybee Tbk AGM 21/07/2016 00:09:00
WTON Wijaya Karya Beton Tbk EGM 20/07/2016 00:14:00 Ruang Serbaguna Gedung WIKA Lt. 11 Jl. D. I. Panjai‐ tan Kav. 9, Jakarta Timur
CTBN Citra Tubindo Tbk. AGM 20/07/2016 00:10:30 Kantor Pusat Perseroan Jalan Hang Kesturi I No 2, Kawasan Industri Terpadu Kabil, Batam
TRIO Trikomsel Oke Tbk EGM 15/07/2016 00:10:00
LMAS Limas Indonesia Makmur
Tbk AGM 14/07/2016 00:09:30
Auditorium Sequis Center, Gedung Sequis Center Lantai 11, Jalan Jenderal Sudirman No.71, Jakarta
12190
BEKS Bank Pundi Indonesia Tbk. EGM 11/07/2016 00:15:00 Kantor Pusat Perseroan, Jl. RS. Fatmawati No.12, Jakarta Selatan
JPFA Japfa Comfeed Indonesia
Tbk. EGM 01/07/2016 00:10:00
HARRIS Hotel, Unique Room, Jl. Dr. Saharjo No. 191, Jakarta 12960
INCO Vale Indonesia Tbk EGM 01/07/2016 00:09:00 Financial Club, Board Room I, Graha Niaga Lt. 27 Jl. Jend. Sudirman Kav. 58, Jakarta MITI Mitra Investindo Tbk. EGM 30/06/2016 00:10:00
Ruang Seminar Tower II Lantai I, PT Bursa Efek Indo‐ nesia, Jl. Jend. Sudirman Kav.52‐53 Jakarta Selatan ‐
12950 NIRO Nirvana Development Tbk AGM 30/06/2016 00:10:00
Ruang Seminar Bursa Efek Indonesia Tower II, Lantai 1, Jalan Jendral Sudirman Kav. 52‐53, Jakarta Selatan
12190 NIRO Nirvana Development Tbk EGM 30/06/2016 00:10:00
Ruang Seminar Bursa Efek Indonesia Tower II, Lantai 1, Jalan Jendral Sudirman Kav. 52‐53, Jakarta Selatan
12190
PKPK Perdana Karya Perkasa Tbk AGM 30/06/2016 00:10:00 Hotel Nite & Day Jakarta ‐ Roxy Jl. Biak no.54 Jakarta Pusat 10150
GREN Evergreen Invesco Tbk AGM 30/06/2016 00:09:00 Mawar Room, Hotel Mulia, Jl. Asia Afrika Senayan, Jakarta
ECII Electronic City Indonesia
Tbk AGM 30/06/2016 00:10:00
Corporate Action
9
EMITEN
JUMLAH DIVIDEN CUM DIVIDEN RECORDING DATE PEMBAYARAN DIVIDEN
TIFA
7
24‐Jun‐16
27‐Jun‐16
21‐Jul‐16
SQBB
16000
23‐Jun‐16
24‐Jun‐16
20‐Jul‐16
SQBI
16000
23‐Jun‐16
24‐Jun‐16
20‐Jul‐16
DPNS
5
23‐Jun‐16
24‐Jun‐16
20‐Jul‐16
GEMA
16
23‐Jun‐16
24‐Jun‐16
20‐Jul‐16
MREI
50
23‐Jun‐16
24‐Jun‐16
20‐Jul‐16
JTPE
14
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
PEGE
10
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
CPIN
29
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
TALF
3
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
12‐Jul‐16
KBLI
7
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
SRTG
32
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
KKGI
20
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
CTRP
4
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
13‐Jul‐16
CTRS
22
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
13‐Jul‐16
CTRA
6
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
IDPR
5
21‐Jun‐16
22‐Jun‐16
30‐Jun‐16
UNVR
424
21‐Jun‐16
22‐Jun‐16
15‐Jul‐16
Disclaimer : Laporan ini dibuat dari opini analis hanya sebagai informasi untuk membantu investor dalam memahami pasar saham Indonesia dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk membeli atau menjual suatu efek tertentu. Informasi yang ada pada laporan ini diambil dari sumber yang dianggap bisa dipercaya. Namun demikian PT. First Asia Capital tidak menjamin dan bertanggung jawab atas kebenaran dan keakuratan dari informasi dan pendapat yang ada pada laporan ini.