HUBUNGAN ASUPAN ZAT GIZI DENGAN STATUS GIZI PADA REMAJA PUTRI DI FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR TAHUN 2013
Teks penuh
Dokumen terkait
Sehingga dapat disimpulkan bahwa lansia yang asupan gizinya (energi, protein, lemak, dan karbohidrat) kurang mempunyai risiko lebih besar untuk mengalami status gizi
Tidak terdapat hubungan antara asupan protein dan lemak dengan status gizi berdasarkan indikator IMT/U dan TB/U, berarti asupan protein dan lemak tidak memberikan kontribusi
Perbedaan pengetahuan gizi, perubahan Tingkat Kecukupan Energi, Tingkat Kecukupan Protein, persentase asupan karbohidrat, persentase asupan lemak, asupan serat dan IMT remaja
Dari hasil analisis seluruh asupan yang diteliti yaitu asupan energi, asupan lemak, asupan karbohidrat, asupan protein, dan asupan vitamin C menggunakan uji Gamma
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara asupan zat besi, asupan seng dan status gizi (IMT/U) dengan prestasi belajar pada remaja di SMA IT Daarul Rahman
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terda- pat perbedaan yang signifikan pada usia, asupan energi dan kalsium, status gizi (IMT/U), dan persen lemak tubuh antara subjek
Analisis bivariat dilakukan untuk melihat perbedaan asupan energi, zat gizi makro protein, lemak, karbohidrat dan status gizi pada baduta 6-24 bulan yang mengonsumsi asi eksklusif dan
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar lansia memiliki asupan zat gizi makro yang kurang karbohidrat 84%, protein 94% dan lemak 64% dengan status gizi terbanyak sangat kurus