• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III ANALISIS DAN DASAIN SISTEM

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB III ANALISIS DAN DASAIN SISTEM"

Copied!
50
0
0

Teks penuh

(1)

26

III.1. Analisis Masalah

Analisis masalah pada sistem informasi akuntansi depresiasi alat-alat medis menggunakan metode DDB pada RSU. Mitra Medika, mengelola data-data medis khususnya dalam pengolaan akuntansi depresiasi alat-alat medis tahap analisis masalah yang bertujuan untuk mencari informasi mengenai sistem yang lama guna mendapatkan bahan evaluasi untuk pengembangan pada sistem yang akan dirancang .

Dalam pengembangan aplikasi sistem depresiasi alat medis ini, digunakan suatu metode Double Declining Balance yang mengatur pengolahan depresiasi berdasarkan tanggal expired perlengkapan rumah sakit. Dalam pengelolaan depresiasi banyak metode atau teknik yang dapat dilakukan, namun pada pelaksanaannya Double Declining Balance dianggap dapat meminimalisir kerugian yang dialami kantor yang diakibatkan oleh kurang baiknya. Hal ini disebabkan dalam Double Declining Balance mengacu alat medis pada rumah sakit. Analisis yang ada pada tahap analisis sistem yang sedang berjalan ini tiga jenis analisis, yaitu meliputi analisis input, analisis process dan analisis output.

III.1.1. Analisis Input

(2)
(3)

III.1.2.Analisis Process

Sistem Informasi Akuntansi Depresiasi Alat-alat Medis Menggunakan Metode DDB pada RSU. Mitra Medika

Admin Bagian Alat Medis Pimpinan

Ke gi at an Start Menerima alat medis masuk dan alat medis keluar

Data Alat Data Alat

Input data alat medis masuk dan alat medis keluar

Daftar alat Medis yang tersedia

Pembuatan Laporan Depresiasi

Laporan Depresiasi Laporan Depresiasi

End Daftar Alat medis

yang tersedia

Gambar III.2. Flow Of Document Pembuatan Laporan Inventory

Keterangan FOD (Flow Of Document) :

1. Bagian admin bertugas menerima perlengkapan alat medis masuk dan mengontrol perlengkapan alat medis keluar, setiap terjadi transaksi bagian admin memberikan laporan alat medis kepada bagian medis.

(4)

2. Bagian medis menginput data sesuai dengan informasi, dan kemudian mengeluarkan daftar alat medis tersedia dan diserahkan kepada bagian medis. 3. Kemudian bagian medis membuat laporan alat medis dan diserahkan kepada

pimpinan.

III.1.3.Analisis Output

Analisis output untuk rangkaian kerja pada kegiatan sistem ialah laporan yang disajikan seperti pada gambar III.3 berikut :

Gambar III.3. Laporan Jurnal umum III.2. Metode Double Declining Balance

Metode Double Declining Balance adalah metode penurunan ganda, yang menghasilkan penyusutan nilai pada laju yang dipercepat (nilai penyusutan awal lebih besar karena asset dianggap masih sangat produktif, semakin lama nilai penyusutan semakin kecil).

(5)

Tentukan besar penyusutan

Besar penyusutan = Tarif x nilai Aset

Nilai Aset = Harga Perolehan – Akumulasi Penyusutan

III.2.1. Studi Kasus

Dibeli aset pada tanggal 2010-01-01 seharga Rp 16.525.000 dengan

taksiran umur ekonomis selama 8 tahun, maka perhitungan penyusutannya adalah: Tarif Penyusutan = 2 x (100/UE) = 2 x (100/8) = 25%

Tabel III.1. KartuPenyusutan

No Tahun Jumlah

Bulan Penyusuatn Akumulasi Nilai Aset 1. 2010 12 4.131.250 4.131.250 12.393.750 2. 2011 12 3.098.437 7.229.687 9.295.313 3. 2012 12 2.323.828 9.553.515 6.971.485 4. 2013 12 1.742.871 11.296.386 5.228.614 5. 2014 12 1.307.153 12.603.539 3.921.461 6. 2015 12 980.365 13.583.904 2.941.096 7. 2016 12 735.274 14.319.178 2.205.822 8. 2017 12 551.455 14.870.633 1.654.367 Keterangan Perhitungan:

(6)

Penyusutan = 25% x 16.525.000 x (12/12) = 4.131.250, Sisa nilai Aset Rp 12.393.750

2. Perhitungan penyusutan tahun 2011 dengan periode pemakaian 12 bulan. Penyusutan = 25% x 12.393.750 x (12/12) = 3.098.437, Sisa nilai Aset Rp 9.295.313

3. Perhitungan penyusutan tahun 2012 dengan periode pemakaian 12 bulan. Penyusutan = 25% x 9.295.313 x (12/12) = 2.323.828, Sisa nilai Aset Rp 6.971.485

4. Perhitungan penyusutan tahun 2013 dengan periode pemakaian 12 bulan. Penyusutan = 25% x 6.971.485 x (12/12) = 1.742.871, Sisa nilai Aset Rp 5.228.614

5. Perhitungan penyusutan tahun 2014 dengan periode pemakaian 12 bulan. Penyusutan = 25% x 5.228.614 x (12/12) = 1.307.153, Sisa nilai Aset Rp 3.921.461

6. Perhitungan penyusutan tahun 2015 dengan periode pemakaian 12 bulan. Penyusutan = 25% x 3.921.461 x (12/12) = 980.365, Sisa nilai Aset Rp 2.941.096

7. Perhitungan penyusutan tahun 2016 dengan periode pemakaian 12 bulan. Penyusutan = 25% x 2.941.096 x (12/12) = 735.274, Sisa nilai Aset Rp 2.205.822

8. Perhitungan penyusutan tahun 2017 dengan periode pemakaian 12 bulan. Penyusutan = 25% x 2.205.822 x (12/12) = 551.455, Sisa nilai Aset Rp 1.654.367

(7)

III.3. Desain Sistem

Desain sistem menggunakan bahasa pemodelan UML yang terdiri dari

Usecase Diagram, Activity Diagram, Class Diagram, dan Sequence Diagram, Database menggunakan MySQL.

III.3.1. Usecase Diagram

Secara garis besar, bisnis proses sistem yang akan dirancang digambarkan dengan usecase diagram yang terdapat pada Gambar III.4 :

Sistem Informasi Akuntansi Depresiasi Alat-alat Medis Menggunakan Metode DDB pada RSU. Mitra Medika

Admin Login Mengolah data supplier Mengolah data ruang Mengolah pembelian aset medis Pembuat Kartu Depresiasi aset <extends> <extends> <extends> <extends> Lap. Pembelian Aset Medis Lap. Daftar Inventory Ruangan Lap. Kartu Penyusutan Lap. Penyusutan Jurnal Umum Buku Besar <include> <include> <include> <include> <include> <include> Posting Depresiasi aset <extends> Mengolah pencatatan aset medis <extends> <include> <include> Mengolah data alat medis <extends> Mengolah pemakaian aset medis <extends> <include> <include>

Gambar III.4 Usecase Diagram Sistem Depresiasi

III.3.2. Class Diagram

Rancangan kelas-kelas yang akan digunakan pada sistem yang akan dirancang dapat dilihat pada gambar III.5 :

(8)

Class Diagram +baru() +edit() +simpan() +hapus() -kode_barang -nama_barang -keterangan -persediaan Barang +baru() +edit() +simpan() +hapus() +batal() -kode_pemasok -nama_pemasok -alamat -telepon Pemasok +baru() +catatan() +batal() -no_aset -kode_pembelian -tanggal_pengadaan -nama_aset -harga_perolehan -umur_ekonomis -spesifikasi -status Aset +baru() +catatan() +batal() -kode_pembelian -kode_pemasok -kode_barang -nama_barang -tanggal_beli -jumlah -harga_beli -biaya_angkut -spesifikasi_barang -status_pencatatan Pembelian Connection ConnectionManager () using +baru() +simpan() +batal() -no_kartu -no_aset -bulan -tahun -besar_susutan -status Kartu +baru() +simpan() +batal() -kode_penyusutan -no_kartu -tanggal_catat Penyusutan +tampilan() -kode_BB -tanggal_keterangan -ref -nama_akun -normal -mutasi Buku Besar +login() -username -password -opertor Admin +tampilan() -kode_jurnal -tanggal -keterangan -no_akun -nama_akun -laporan -kelompok -normal -debit -kredit Jurnal using +baru() +edit() +simpan() +hapus() -no_ruangan -nama_ruangan -penanggung_jawab -keterangan Ruangan +baru() +catat() +batal() -no_inventaris -no_aset -no_ruangan -tanggal_pakai -kondisi -jumlah Inventaris using using using using using using 0..* 1..* 1..* 1..* 1..* 0..* using using 1..* 1..* using using 1..* 1..* 1..* 1..* 1..* 1..* 1..* 1..* 1..* 0..* 1..* 1..* 1..* 1..* 0..* 1..* 1..* 1..* 1..* 1..* 1..* 1..* 1..* 1..* 1..* 1..*

(9)

III.3.3. Activity Diagram

Bisnis proses yang telah digambarkan pada usecase diagram diatas dijabarkan dengan Activity diagram :

1. Activity Diagram Login

Aktivitas untuk melakukan login untuk masuk pada sistem terlihat pada gambar III.6 berikut :

Login admin Sistem Admin Ph as e

Buka Aplikasi Login

Isi Username

Isi Password

Click Login

Gagal

Berhasil

Gambar III.6. Activity Diagram Login

2. Activity Diagram Data Supplier

Aktivitas untuk melakukan olah data Supplier untuk masuk pada sistem terlihat pada gambar III.7 berikut :

(10)

Data Supplier Sistem Admin Ph as e

Memilih aksi pada form data Utama

Click Form Supplier Form Supplier

Edit Data Memilih Data

Mengubah Data Menyimpan Data

Hapus Data

Memilih data PenghapusanKonfim

Menghapus Data

Ya tidak

Tambah Data Mengisi Data

Menekan tombol simpan Menyimpan data

Gambar III.7. Activity Diagram Data Supplier

3. Activity Diagram Data Ruangan

Aktivitas untuk melakukan olah data Ruangan pada sistem terlihat pada gambar III.8 berikut :

(11)

Data Ruangan Sistem Admin Ph as e

Memilih aksi pada form Data Utama

Click Form Data Ruangan Form Data Ruangan

Edit Data Memilih Data

Mengubah Data Menyimpan Data

Hapus Data

Memilih data Konfim

Penghapusan Menghapus Data Ya tidak Tambah Data Mengisi Data

Menekan tombol simpan Menyimpan data

Gambar III.8. Activity Diagram Data Ruangan

4. Activity Diagram Data Alat Kesehatan

Aktivitas untuk melakukan olah data alat kesehatan pada sistem terlihat pada gambar III.9 berikut :

(12)

Data Alkes Sistem Admin Ph as e

Memilih aksi pada form Data Utama

Click Form Data Alkes Form Data Alkes

Edit Data Memilih Data

Mengubah Data Menyimpan Data

Hapus Data

Memilih data Konfim

Penghapusan Menghapus Data Ya tidak Tambah Data Mengisi Data

Menekan tombol simpan Menyimpan data

Gambar III.9. Activity Diagram Data Alat Kesehatan

5. Activity Diagram Data Pembelian Aset Medis

Aktivitas untuk melakukan olah data pembelian aset medis pada sistem terlihat pada gambar III.10 berikut :

(13)

Pembelian Aset Medis Sistem Admin Ph as e

Memilih aksi pada form Pengolahan alat

Click Form Pembelian Form Pembelian Aset Medis

Edit Data Memilih Data

Mengubah Data Menyimpan Data

Hapus Data

Memilih data Konfim

Penghapusan Menghapus Data Ya tidak Tambah Data Mengisi Data

Menekan tombol simpan Menyimpan data

Gambar III.10. Activity Diagram Pembelian Aset Medis 6. Activity Diagram Data Pencatatan Aset Medis

Aktivitas untuk melakukan olah data Pengadaan aset medis pada sistem terlihat pada gambar III.11 berikut :

(14)

Pencatatan Aset Medis Sistem Admin Ph as e

Memilih aksi pada form Pengolahan alat

Click Form Pencatatan Form Pencatatan Aset Medis

Edit Data Memilih Data

Mengubah Data Menyimpan Data

Hapus Data

Memilih data Konfim

Penghapusan Menghapus Data Ya tidak Tambah Data Mengisi Data

Menekan tombol simpan Menyimpan data

Gambar III.11. Activity Diagram Pencatatan Aktiva tetap

7. Activity Diagram Data Pemakaian Aset Medis

Aktivitas untuk melakukan olah data pemakaian aset medis pada sistem terlihat pada gambar III.12 berikut :

(15)

Pemakaian Aset Medis Sistem Admin Ph as e

Memilih aksi pada form Pengolahan alat

Click Form Pemakaian Form Pemakaian Aset Medis

Edit Data Memilih Data

Mengubah Data Menyimpan Data

Hapus Data

Memilih data Konfim

Penghapusan Menghapus Data Ya tidak Tambah Data Mengisi Data

Menekan tombol simpan Menyimpan data

Gambar III.12. Activity Diagram Pemakaian Aset Medis 8. Activity Diagram Data Pembuatan Kartu Depresiasi Aset

Aktivitas untuk melakukan olah data pembuatan kartu Depresiasi Aset pada sistem terlihat pada gambar III.13 berikut :

(16)

Kartu Depresiasi aset Sistem Admin Ph as e

Memilih aksi pada form Depresiasi

Click Form Kartu Penyusutan Form Kartu Depresiasi Aset

Edit Data Memilih Data

Mengubah Data Menyimpan Data

Hapus Data

Memilih data PenghapusanKonfim

Menghapus Data

Ya tidak

Tambah Data Mengisi Data

Menekan tombol simpan Menyimpan data

Gambar III.13. Activity Diagram Pembuatan Kartu Depresiasi Aset

9. Activity Diagram Data Posting Depresiasi Aset

Aktivitas untuk melakukan olah data posting depresiasi aktiva aset pada sistem terlihat pada gambar III.14 berikut :

(17)

Posting Depresiasi aset Sistem Admin Ph as e

Memilih aksi pada form Depresiasi

Click Form Posting Penyusutan Form Posting Depresiasi Aset

Edit Data Memilih Data

Mengubah Data Menyimpan Data

Hapus Data

Memilih data PenghapusanKonfim

Menghapus Data

Ya tidak

Tambah Data Mengisi Data

Menekan tombol simpan Menyimpan data

Gambar III.14. Activity Diagram Data Posting Depresiasi Aset Aktiva

10. Activity Diagram Laporan Pembelian Inventory

Aktivitas untuk melihat data laporan Pembelian Inventory pada sistem terlihat pada gambar III.15 berikut :

(18)

Laporan Pembelian Inventory Sistem Admin Ph as e

Pilih form Laporan

Memilih form Laporan Pembelian Menampilkan Laporan Pembelian Inventory

Menekan tombol cetak laporan Menampilkan laporan

Gambar III.15. Activity Diagram Laporan Pembelian Inventory

11. Activity Diagram Laporan Daftar Ruangan

Aktivitas untuk melihat data laporan daftar Ruangan pada sistem terlihat pada gambar III.16 berikut :

(19)

Laporan Daftar Ruangan Sistem Admin Ph as e

Pilih form Laporan

Memilih form Laporan data ruangan Menampilkan Laporan daftar ruangan

Menekan tombol cetak laporan Menampilkan laporan

Gambar III.16. Activity Diagram Laporan Daftar Ruangan

12. Activity Diagram Laporan Kartu Penyusutan

Aktivitas untuk melihat data laporan daftar kartu penyusutan pada sistem terlihat pada gambar III.17 berikut :

Laporan Kartu Penyusutan

Sistem Admin

Ph

as

e

Pilih form Laporan

Memilih form Laporan Penyusutan Menampilkan Laporan Kartu Penyusutan

(20)

Gambar III.17. Activity Diagram Laporan Kartu Penyusutan

2. Activity Diagram Laporan Jurnal Umum

Aktivitas untuk melihat data laporan daftar jurnal umum pada sistem terlihat pada gambar III.18 berikut :

Laporan Jurnal Umum

Sistem Admin P h as e

Pilih form Laporan

Memilih form Laporan Jurnal Menampilkan Laporan Jurnal Umum

Menekan tombol cetak laporan Menampilkan laporan

Gambar III.18. Activity Diagram Laporan Jurnal Umum

14. Activity Diagram Laporan Buku Besar

Aktivitas untuk melihat data laporan daftar buku besar pada sistem terlihat pada gambar III.19 berikut :

(21)

Laporan Buku Besar Sistem Admin Ph as e

Pilih form Laporan

Memilih form Laporan Buku Besar Menampilkan Laporan Buku Besar

Menekan tombol cetak laporan Menampilkan laporan

Gambar III.19. Activity Diagram Laporan Buku Besar

III.3.4. Sequence Diagram

Rangkaian kegiatan pada setiap terjadi event sistem digambarkan pada

sequence diagram berikut:

1. Sequence Diagram Login

Serangkaian kerja untuk melakukan login yaitu admin mengklik form login admin kemudian memasukkan nama dan password untuk masuk pada sistem terlihat pada gambar III.20 berikut :

(22)

Main form Form Admin Proses Login

Tampilkan Fom ()

Menu ()

click form admin

Validasi nama dan password () Login sukses () Invalid () Halaman Admin Admin Koneksi Database ()

Gambar III.20. Sequence Diagram Login

2. Sequence Diagram Data Supplier

Serangkaian kerja untuk melakukan olah data Supplier yaitu admin mengklik form manajemen data kemudian mengklik form Supplier dan melakukan update data pada form terlihat pada gambar III.21 berikut :

Main form Form Supplier Proses

Tampilkan Fom () Menu () click form Pemasok Aktiva () Admin Koneksi database () Update data () Close form () Koneksi database () Delete data () Click form Manajemen Data ()

(23)

3. Sequence Diagram Data Ruangan

Serangkaian kerja untuk melakukan olah data ruangan yaitu admin mengklik form manajemen data kemudian mengklik form ruangan dan melakukan update data pada form sistem terlihat pada gambar III.22 berikut :

Main form Form Ruangan Proses

Tampilkan Fom () Menu () click form Ruangan () Admin Koneksi database () Update data () Close form () Koneksi database () Delete data () Click form Manajemen Data ()

Gambar III.22. Sequence Diagram Data Ruangan

4. Sequence Diagram Data Alat Kesehatan

Serangkaian kerja untuk melakukan olah data alat kesehatan admin mengklik form manajemen data kemudian mengklik form alkes dan melakukan update data pada form sistem terlihat pada gambar III.23 berikut :

(24)

Main form Form Alat kesehatan Proses Tampilkan Fom () Menu () click form Aktiva () Admin Koneksi database () Update data () Close form () Koneksi database () Delete data () Click form Manajemen Data ()

Gambar III.23. Sequence Diagram Data Alat Kesehatan

5. Sequence Diagram Data Pembelian Aset Medis

Serangkaian kerja untuk melakukan olah data Pembelian Aset Medis admin mengklik form pengolahan alat kemudian mengklik form pembelian aset medis dan melakukan update data pada form sistem terlihat pada gambar III.24 berikut :

Main form Form Pembelian Aset Medis Proses

Tampilkan Fom () Menu () click form Pengadaan Aktiva () Admin Koneksi database () Update data () Close form () Koneksi database () Delete data () Click form Pengadaan dan aktiva ()

(25)

6. Sequence Diagram Data Pencatatan Aset Medis

Serangkaian kerja untuk melakukan olah data Pencatatan Aset Medis, admin mengklik form pengolahan alat kemudian mengklik form pencatatan aset medis dan melakukan update data pada form sistem terlihat pada gambar III.25 berikut :

Main form Form Pencatatan Aset Medis Proses

Tampilkan Fom () Menu () click form Pencatatan Aktiva () Admin Koneksi database () Update data () Close form () Koneksi database () Delete data () Click form Pengadaan dan aktiva ()

Gambar III.25. Sequence Diagram Pencatatan Aset Medis

7. Sequence Diagram Data Pemakaian Aset Medis

Serangkaian kerja untuk melakukan olah data pemakaian aset medis admin mengklik form pengolahan alat kemudian mengklik form pemakaian aset medis dan melakukan update data pada form sistem terlihat pada gambar III.26 berikut :

Main form Form Pemakaian Aset Medis Proses

Tampilkan Fom () Menu () click form Penggunaan Aktiva () Admin Koneksi database () Update data () Close form () Koneksi database () Delete data () Click form Pengadaan dan Aktiva ()

(26)

8. Sequence Diagram Data Pembuatan Kartu Depresiasi

Serangkaian kerja untuk melakukan olah data pembuatan kartu Depresiasi, admin mengklik form depresiasi kemudian mengklik form kartu deprsiasi dan melakukan update data pada form sistem terlihat pada gambar III.26 berikut :

Main form Form Pembuatan Kartu Depresiasi Proses

Tampilkan Fom ()

Menu ()

click form Pembuatan Kartu Depresiasi

() Admin Koneksi database () Update data () Close form () Koneksi database () Delete data () Click form Deprisiasi Aktiva () Tabel Kartu Depresiasi

Gambar III.26. Sequence Diagram Pembuatan Kartu Depresiasi

9. Sequence Diagram Data Posting Depresiasi Aset

Serangkaian kerja untuk melakukan olah data posting depresiasi aset admin mengklik form deprisiasi kemudian mengklik form posting deprisiasi dan melakukan update data pada form sistem terlihat pada gambar III.27 berikut :

(27)

Main form Form Posting Kartu Depresiasi Proses Tampilkan Fom () Menu () click form Posting Kartu Depresiasi () Admin Koneksi database () Update data () Close form () Koneksi database () Delete data () Click form Deprisiasi aktiva () Posting Kartu

Gambar III.27. Sequence Diagram Data Posting Depresiasi Aset

10. Sequence Diagram Laporan Pembelian Inventory

Serangkaian kerja untuk melihat data laporan Pembelian Inventory pada sistem terlihat pada gambar III.28 berikut :

Main form Form Laporan

Pembelian inventory

Menu ()

click form Laporan

Pembelian inventory() Koneksi database () Admin Tampilkan Menu ()

Click form laporan ()

Proses Koneksi database () Koneksi database () Pembelian inventory

(28)

11. Sequence Diagram Laporan Daftar Ruangan

Serangkaian kerja untuk melihat data laporan daftar Ruangan pada sistem terlihat pada gambar III.29 berikut :

Main form Form Laporan

Daftar Ruangan

Menu ()

click form Laporan

Daftar Ruangan() Koneksi database () Admin Tampilkan Menu ()

Click form laporan ()

Proses Koneksi database () Koneksi database () Daftar Ruangan

Gambar III.29. Sequence Diagram Laporan Daftar Ruangan

12. Sequence Diagram Laporan Kartu Penyusutan

Serangkaian kerja untuk melihat data laporan daftar kartu penyusutan pada sistem terlihat pada gambar III.30 berikut :

(29)

Main form Form Laporan Kartu Penyusutan

Menu ()

click form Laporan

Kartu Penyusutan() Koneksi database () Admin Tampilkan Menu ()

Click form laporan ()

Proses Koneksi database () Koneksi database () Kartu Penyusutan

Gambar III.30. Sequence Diagram Laporan Kartu Penyusutan

13. Sequence Diagram Laporan Jurnal Umum

Serangkaian kerja untuk melihat data laporan daftar jurnal umum pada sistem terlihat pada gambar III.31 berikut :

(30)

Main form Form Data posting jurnal umum Proses

Tampilkan Fom ()

click form Data posting jurnal umum () Admin Koneksi database () Update data () Close form () Click form Data Transaksi click form laporan jurnal umum ()

Koneksi database () informasi data ()

Jurnal

Gambar III.31. Sequence Diagram Laporan Jurnal Umum

14. Sequence Diagram Laporan Buku Besar

Serangkaian kerja untuk melihat data laporan daftar buku besar pada sistem terlihat pada gambar III.32 berikut :

(31)

Main form Form Laporan Buku Besar

Menu ()

click form Laporan

Buku Besar() Koneksi database () Admin Tampilkan Menu ()

Click form laporan ()

Buku Besar

Gambar III.32. Sequence Diagram Laporan Buku Besar

III.3.5. Desain Basis Data

Desain basis data terdiri dari tahap merancang kamus data, melakukan normalisasi tabel, merancang struktur tabel, dan membangun EntityRelationship

Diagram (ERD).

III.3.5.1. ERD (EntityRelationship Diagram)

Tahap selanjutnya pada penelitian ini yaitu merancang ERD untuk mengetahui hubungan antar tabel yang telah didesain sebelumnya, ERD tersebut dapat dilihat pada gambar III.33 :

(32)

Pembelian Kode_Pembelian Kode_Pemasok Nama_Barang Berupa M Aset M Kode_Pembelian No_Aset Tanggal_Beli Harga_Beli Biaya_Angkut Spesifikasi_Barang Status_Pencatatan Nama_Aset Tanggal_Pengadaan Umur_Ekonomis Harga_Perolehan Spesifikasi Status Kepada M Supplier 1 Nama_Supplier Kode_Supplier Nama Alamat Alkes Nama_Alkes Kode_Alkes Persediaan Keterangan M untuk Ruangan 1 Nama_Ruangan No_Ruangan Keterangan Penanggung Jawab 1 dijadikan 1 Inventaris M No_Inventaris No_Polisi No_Aset Kondisi Tanggal_Pakai Jumlah Memiliki M 1 Kartu No_Kartu No_Aset Bulan Tahun Besar_Susutan Status Terjadi 1 Penyusutan 1 Kode_Penyusutan Tanggal_Catat No_Kartu dicatat M Buku Besar 1 Kode_BB Tanggal Keterangan Ref Nama_Akun Normal Mutasi jurnal 1 Kode_Jurnal Tanggal Keterangan No_Akun Nama_Akun Laporan Kelompok Normal Debit Kredit Dapat dilakukan M Penjualan M No_Aset Kode_Jual Kepada Tanggal Akumulasi_Penyusutan Harga_Perolehan Harga_Jual

Gambar III.33 Diagram ERD III.3.5.2. Desain Tabel

Setelah melakukan tahap normalisasi, maka tahap selanjutnya yang dikerjakan yaitu merancang struktur tabel pada basis data sistem yang akan dibuat, berikut ini merupakan rancangan struktur tabel tersebut:

(33)

1. Struktur Tabel Admin

Tabel admin digunakan untuk menyimpan data Username, Password, Operator, selengkapnya mengenai struktur tabel ini dapat dilihat pada tabel III.2 di bawah ini:

Tabel III.2 Rancangan Tabel Admin

Nama Database wina_mitramedika

Nama Tabel Admin

No Nama Field Tipe Data Boleh Kosong Kunci

1. Username varchar(25) Tidak Primary Key

2. Password varchar(25) Tidak -

3. Operator varchar(25) Tidak -

2. Struktur Tabel Alkes

Tabel alkes digunakan untuk menyimpan data Kode_Alkes, Nama_Alkes, Keterangan, Persediaan, selengkapnya mengenai struktur tabel ini dapat dilihat pada tabel III.3 di bawah ini:

Tabel III.3 Rancangan Tabel Alkes

Nama Database wina_mitramedika

Nama Tabel Alkes

No Nama Field Tipe Data Boleh Kosong Kunci

1. Kode_Alkes varchar(8) Tidak Primary Key

2. Nama_Alkes varchar(25) Tidak -

3. Keterangan Text Tidak -

(34)

3. Struktur Tabel Aset

Tabel aset digunakan untuk menyimpan data No_Aset, Kode_Pembelian, Tanggal_Pengadaan, Nama_Aset, Harga_Perolehan, Umur_Ekonomis, Spesifikasi, Status, selengkapnya mengenai struktur tabel ini dapat dilihat pada tabel III.4 di bawah ini:

Tabel III.4 Rancangan Tabel Aset

Nama Database wina_mitramedika

Nama Tabel Aset

No Nama Field Tipe Data Boleh Kosong Kunci

1. No_Aset varchar(8) Tidak Primary Key

2. Kode_Pembelian varchar(8) Tidak Foreign Key

3. Tanggal_Pengadaan Date Tidak -

4. Nama_Aset varchar(25) Tidak -

5. Harga_Perolehan int(11) Tidak -

6. Umur_Ekonomis int(11) Tidak -

7. Spesifikasi Text Tidak -

8. Status varchar(25) Tidak -

4. Struktur Tabel Jurnal

Tabel jurnal digunakan untuk menyimpan data Kode_Jurnal, Tanggal, Keterangan, No_Akun, Nama_Akun, Laporan, Kelompok, Normal, Debit, Kredit, selengkapnya mengenai struktur tabel ini dapat dilihat pada tabel III.5 di bawah ini:

(35)

Tabel III.5 Rancangan Tabel Jurnal

Nama Database wina_mitramedika

Nama Tabel Jurnal

No Nama Field Tipe Data Boleh Kosong Kunci

1. Kode_Jurnal varchar(10) Tidak -

2. Tanggal Date Tidak -

3. Keterangan Text Boleh -

4. No_Akun varchar(5) Tidak -

5. Nama_Akun Text Tidak -

6. Laporan varchar(5) Boleh -

7. Kelompok Text Boleh -

8. Normal varchar(20) Tidak -

9. Debit Double Boleh -

10. Kredit Double Boleh -

5. Struktur Tabel Kartu

Tabel kartu digunakan untuk menyimpan data No_Kartu, No_Aset, Bulan, Tahun, Besar_Susutan, Status, selengkapnya mengenai struktur tabel ini dapat dilihat pada tabel III.6 di bawah ini:

Tabel III.6 Rancangan Tabel Kartu

Nama Database wina_mitramedika

Nama Tabel Kartu

No Nama Field Tipe Data Boleh Kosong Kunci

1. No_Kartu varchar(8) Tidak Primary Key

2. No_Aset varchar(8) Tidak Foreign Key

(36)

4. Tahun int(11) Tidak -

5. Besar_Susutan int(11) Tidak -

6. Status varchar(25) Tidak -

6. Struktur Tabel Pemakaian

Tabel pemakaian digunakan untuk menyimpan data No_Pemakaian, No_Aset, No_Ruangan, Tanggal_Pakai, Kondisi, Jumlah, selengkapnya mengenai struktur tabel ini dapat dilihat pada tabel III.7 di bawah ini:

Tabel III.7 Rancangan Tabel Pemakaian

Nama Database wina_mitramedika

Nama Tabel Pemakaian

No Nama Field Tipe Data Boleh Kosong Kunci

1. No_Pemakaian varchar(15) Tidak Primary Key

2. No_Aset varchar(8) Tidak Foreign Key

3. No_Ruangan varchar(5) Tidak Foreign Key

4. Tanggal_Pakai Date Tidak -

5. Kondisi varchar(10) Tidak -

6. Jumlah int(11) Boleh -

7. Struktur Tabel Pembelian

Tabel pembelian digunakan untuk menyimpan data Kode_Pembelian, Kode_Supplier, Kode_Alkes, Nama_Alkes, Tanggal_Beli, Jumlah, Harga_Beli, Biaya_Angkut, Spesifikasi_Alkes, Status_Pencatatan, selengkapnya mengenai struktur tabel ini dapat dilihat pada tabel III.8 di bawah ini:

(37)

Tabel III.8 Rancangan Tabel Pembelian

Nama Database wina_mitramedika

Nama Tabel Pembelian

No Nama Field Tipe Data Boleh Kosong Kunci

1. Kode_Pembelian varchar(8) Tidak Primary Key 2. Kode_Supplier varchar(8) Tidak Foreign Key

3. Kode_Alkes varchar(8) Tidak Foreign Key

4. Nama_Alkes varchar(25) Tidak -

5. Tanggal_Beli Date Tidak -

6. Jumlah int(11) Boleh -

7. Harga_Beli int(11) Tidak -

8. Biaya_Angkut int(11) Tidak -

9. Spesifikasi_Alkes Text Tidak -

10. Status_Pencatatan varchar(25) Tidak -

8. Struktur Tabel Penyusutan

Tabel penyusutan digunakan untuk menyimpan data Kode_Penyusutan, No_Kartu, Tanggal_Catat, selengkapnya mengenai struktur tabel ini dapat dilihat pada tabel III.9 di bawah ini:

Tabel III.9 Rancangan Tabel Penyusutan

Nama Database wina_mitramedika

Nama Tabel Penyusutan

No Nama Field Tipe Data Boleh Kosong Kunci

1. Kode_Penyusutan varchar(8) Tidak Primary Key

2. No_Kartu varchar(8) Tidak Foreign Key

(38)

9. Struktur Tabel Ruangan

Tabel ruangan digunakan untuk menyimpan data No_Ruangan, Nama_Ruangan, Penanggun_Jawab, Keterangan, selengkapnya mengenai struktur tabel ini dapat dilihat pada tabel III.10 di bawah ini:

Tabel III.10 Rancangan Tabel Ruangan

Nama Database wina_mitramedika

Nama Tabel Ruangan

No Nama Field Tipe Data Boleh Kosong Kunci

1. No_Ruangan varchar(5) Tidak Primary Key

2. Nama_Ruangan varchar(25) Tidak -

3. Penanggun_Jawab varchar(25) Tidak -

4. Keterangan Text Tidak -

10. Struktur Tabel Supplier

Tabel supplier digunakan untuk menyimpan data Kode_Supplier, Nama_Supplier, Alamat, Telepon, selengkapnya mengenai struktur tabel ini dapat dilihat pada tabel III.11 di bawah ini:

Tabel III.11 Rancangan Tabel Supplier

Nama Database wina_mitramedika

Nama Tabel Supplier

No Nama Field Tipe Data Boleh Kosong Kunci

1. Kode_Supplier varchar(8) Tidak Primary Key 2. Nama_Supplier varchar(25) Tidak -

(39)

4. Telepon varchar(12) Tidak -

III.3.5.2. Kamus Data

Kamus data merupakan sebuah daftar yang terorganisasi dari elemen data yang berhubungan dengan sistem, dengan definisi yang tepat dan teliti sehingga pemakai dan analis sistem akan memiliki pemahaman yang umum mengenai

input, output, dan komponen penyimpan. Kamus data penyimpanan sistem yang

akan dirancang dapat dilihat pada tabel III.13 :

Tabel III.12. Kamus Data

Data Ekspresi Reguler Data

admin = @Username + Password + Operator

aset = @No_Aset + Kode_Pembelian + Tanggal_Pengadaan + Nama_Aset +

Harga_Perolehan + Umur_Ekonomis + Taksiran_Residu + Spesifikasi + Status

Alkes = @Kode_alkes + Nama_alkes + Keterangan + Persediaan

buku_besar = @Kode_BB + Tanggal + Keterangan + Ref + Nama_Akun + Normal +

Mutasi

inventory = @No_Inventory + No_Aset + No_Polisi + Tanggal_Pakai + Kondisi +

Jumlah

jurnal = Kode_Jurnal + Tanggal + Keterangan + No_Akun + Nama_Akun +

Laporan + Kelompok + Normal + Debit + Kredit

kartu = @No_Kartu + No_Aset + Bulan + Tahun + Besar_Susutan + Status

pemasok = @Kode_Pemasok + Nama_Pemasok + Alamat + Telepon

pembelian = @Kode_Pembelian + Kode_Pemasok + Nama_ Barang + Tanggal_Beli

+ Harga_Beli + Biaya_Angkut + Spesifikasi_ Barang + Status_Pencatatan

penjualan = @Kode_Jual + No_Aset + Tanggal + Kepada + Harga_Jual +

Nilai_Buku

penyusutan = @Kode_Penyusutan + No_Kartu + Tanggal_Catat

Ruangan = @No_Ruangan + Nama_Ruangan + Penanggun_Jawab + Keterangan

III.3.5.3. Normalisasi

Tahap normalisasi ini bertujuan untuk menghilangkan masalah berupa ketidak konsistenan apabila dilakukannya proses manipulasi data seperti penghapusan, perubahan dan penambahan data sehingga data tidak ambigu.

(40)

1. Normalisasi Data Pembelian Inventory

Normalisasi data produk dilakukan dengan beberapa tahap normalisasi sampai data produk ini masuk ke tahap normal di mana tidak ada lagi redundansi data. Berikut ini adalah tahapan normalisasinya:

1. Bentuk Tidak Normal

Bentuk tidak normal dari data distribusi ditandai dengan adanya baris yang satu atau lebih atributnya tidak terisi, bentuk ini dapat dilihat pada tabel III.13 dibawah ini:

Tabel III.13 Data Pembelian Tidak Normal

Kode Pembelian

Kode

Supplier Nama Barang

Tanggal Beli Harga Beli Biaya Angkut Spesifikasi Barang Status Pencatatan BL0001 P0001 Haogen 1/8/2015 15000000 100000 - Sudah dicatat Sphygmomanometer 14000000 - Reflex Hammer 15000000 -

2. Bentuk Normal Pertama (1NF)

Bentuk normal pertama dari data pembelian merupakan bentuk tidak normal yang atribut kosongnya diisi sesuai dengan atribut induk dari record-nya, bentuk ini dapat dilihat pada tabel III.14 di berikut ini:

Tabel III.14 Data Pembelian 1NF

Kode Pembelian

Kode

Supplier Nama Barang

Tanggal Beli Harga Beli Biaya Angkut Spesifikasi Barang Status Pencatatan BL0001 P0001 Haogen 1/8/2015 15000000 100000 - Sudah dicatat BL0002 P0002 Sphygmomanometer 2/8/2015 14000000 150000 - Sudah dicatat BL0003 P0003 Reflex Hammer 2/8/2015 15000000 250000 - Sudah dicatat

(41)

Bentuk normal kedua dari data pembelian merupakan bentuk normal pertama, dimana telah dilakukan pemisahan data sehingga tidak adanya ketergantungan parsial. Setiap data memiliki kunci primer untuk membuat relasi antar data, bentuk ini dapat dilihat pada tabel III.15 berikut ini:

Tabel III.15 Data Pemasok 2NF

Kode_Pemasok Nama_Pemasok Alamat Telepon

P0000001 PT.Indolab Utama Rukan Malibu Blok H No. 50, City Resort, Cengkareng, Jakarta, Indonesia 11730 021-55702480 P0000003 PT Medipath Science Indo. Jl.Cilangkap Baru 003/01. No.20-C. Cipayung 021-84300198

III.3.6. Desain User Interface

Berikut ini adalah rancangan atau desain user interface sebagai antarmuka pengguna:

1. Desain Form Diagram Login

Desain form untuk melakukan login untuk masuk pada sistem terlihat pada gambar III.34 berikut :

(42)

2. Desain Form Diagram Data Supplier

Desain form untuk melakukan olah data supplier untuk masuk pada sistem terlihat pada gambar III.35 berikut :

Gambar III.35. Desain Form Data Supplier

3. Desain Form Diagram Data Ruangan

Desain form untuk melakukan olah data Ruangan pada sistem terlihat pada gambar III.36 berikut :

(43)

4. Desain Form Diagram Data Alkes

Desain form untuk melakukan olah data alkes pada sistem terlihat pada gambar III.37 berikut :

Gambar III.37. Desain Form Data Alkes

5. Desain Form Diagram Data Pembelian Aset

Desain form untuk melakukan olah data pembelian aset pada sistem terlihat pada gambar III.38 berikut :

(44)

6. Desain Form Diagram Data Pencatatan Aset

Desain form untuk melakukan olah data pencatatan aset pada sistem terlihat pada gambar III.39 berikut :

Gambar III.39. Desain Form Pencatatan Aset

7. Desain Form Diagram Data Pemakaian Aset

Desain form untuk melakukan olah data pemakaian aset pada sistem terlihat pada gambar III.40 berikut :

(45)

Gambar III.40. Desain Form Pemakaian aset

8. Desain Form Diagram Data Pembuatan Kartu Depresiasi Aset

Desain form untuk melakukan olah data kartu depresiasi aset pada sistem terlihat pada gambar III.41 berikut :

(46)

9. Desain Form Diagram Data Posting Depresiasi Aset

Desain form untuk melakukan olah data posting Depresiasi Aset pada sistem terlihat pada gambar III.42 berikut :

Gambar III.42. Desain Form Diagram Data Posting Depresiasi Aset III.4.2.2. Desain Output

1. Desain Form Diagram Laporan Pembelian Inventory

Desain form untuk melihat data laporan Pembelian Inventory pada sistem terlihat pada gambar III.44 berikut :

(47)

LOGO

LAPORAN PEMBELIAN BARANG/PERALATAN/ASET

Kode Pemasok xxx xxx xxx xxx (___________) Created By (___________)

Aproved & Reviewed By Medan, dd/mm/yyyy Nama Barang xxx xxx Tanggal Dd/mm/yyyy Dd/mm/yyyy Harga 999 999 Biaya Angkut 999 999

Gambar III.44. Desain Form Laporan Pembelian Inventory

2. Desain Form Diagram Laporan Daftar Inventory Ruangan

Desain form untuk melihat data laporan daftar inventory Ruangan pada sistem terlihat pada gambar III.45 berikut :

(48)

LOGO

LAPORAN INVENTARIS

No.Inventaris Tanggal Pakai

xxx Dd/mm/yyyy

xxx Dd/mm/yyyy

(___________) Created By

(___________)

Aproved & Reviewed By Medan, dd/mm/yyyy Nama Aset xxx xxx Spesifikasi xxx xxx Kondisi xxx xxx Jlh 999 999 Penanggung No. Ruang xxxxx xxxxxxx Nama Ruang xxxxxxx

Gambar III.45. Desain Form Laporan Daftar Inventory Ruangan

3. Desain Form Diagram Laporan Kartu Penyusutan

Desain form untuk melihat data laporan daftar kartu penyusutan pada sistem terlihat pada gambar III.46 berikut :

LOGO

KARTU PENYUSUATAN ASET

No.Kartu Nama Bulan

xxxxxx Dd/mm/yyyy

xxxxxx Dd/mm/yyyy

(___________) Created By

(___________)

Aproved & Reviewed By Medan, dd/mm/yyyy Tahun xxxxxxx xxxxxxx Penyusutan xxxxxxxx xxxxxxxx Nilai buku xxxxx xxxxx Keterangan 999999 999999 Tgl.Pengadaan Nomor Aset xxx 999 Nama Aset xxx Umur Ekonomis xxx Harga Perolehan 999 Spesifikasi xxxxxxx

(49)

Gambar III.46. Desain Form Laporan Kartu Penyusutan

4. Desain Form Diagram Laporan Jurnal Umum

Desain form untuk melihat data laporan daftar jurnal umum pada sistem terlihat pada gambar III.47 berikut :

LOGO

(___________) Created By

(___________)

Aproved & Reviewed By Medan, dd/mm/yyyy

LAPORAN JURNAL UMUM

Tgl No. Jurnal Kredit

Dd/mm/yyy xxxxxxxxxx 99999999 Dd/mm/yyyy xxxxxxxxxx 99999999 Nama Akun xxxxxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxxxxx Debit 99999999 99999999 99999999 99999999

Gambar III.47. Desain Form Laporan Jurnal Umum

5. Desain Form Diagram Laporan Buku Besar

Desain form untuk melihat data laporan daftar buku besar pada sistem terlihat pada gambar III.48 berikut :

(50)

LOGO

(___________) Created By

(___________)

Aproved & Reviewed By Medan, dd/mm/yyyy

LAPORAN BUKU BESAR

Date Journal No. Kredit

Dd/mm/yyyy xxx 9999999 Dd/mm/yyyy xxx 9999999 REF xxxxxxx xxxxxxx Debit 999999 999999 Account Name : xxxx Kredit 99999999 99999999 Debit 99999999 99999999 Mutation Balance

Gambar

Gambar III.2. Flow Of Document Pembuatan Laporan Inventory  Keterangan FOD (Flow Of Document) :
Gambar III.7. Activity Diagram Data Supplier  3. Activity Diagram Data Ruangan
Gambar III.8. Activity Diagram Data Ruangan  4. Activity Diagram Data Alat Kesehatan
Gambar III.9. Activity Diagram Data Alat Kesehatan
+7

Referensi

Dokumen terkait

Subjek penelitian ini adalah Tata Usaha, Pegawai Tata Usaha, Petugas Perpustakaan dan Petugas Laboratorium.8 Sedangkan dalam penelitian yang dilakukan oleh penulis yaitu

ASUHAN KEPERAW KEPERAWA AT TAN PADA PA AN PADA PASIEN SIEN POLIDA POLIDAKTILI KTILI DI LANTAI 4 BEDAH RSPAD GATOT SOEBROTO DI LANTAI 4 BEDAH RSPAD GATOT SOEBROTO. JAKARTA PUSAT

Konfigurasi tiang tipe 3 memiliki defleksi lateral dan gaya lateral yang paling kecil diantara dua tipe konfigurasi lainnya karena pada konfigurasi tiang tipe

Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan kesehatan, kesempatan kepada kita khususnya pada penulis sehingga dapat menyelesaikan penyusunan

mengkonstruksi atau merekonstruksi, dan mengaplikasikan pengetahuannya dalam melakukan penemuan konsep matematika, serta merefleksi hasil yang diperoleh atau

Data yang dianalisis terlebih dahulu adalah data hasil tes pada tahap pre-test, setelah dilakukan analisis data pre- test jika diperoleh hasil tidak menunjukan

Dengan memberikan potongan harga ongkos kirim atau dapat juga free ongkir untuk pembelian diatas 3pcs atau kepada konsumen yang sudah lebih dari 5 kali membeli produk

Menimbang : bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 6 Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2020 tentang Akreditasi Program Studi