• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sejarah Perkembangan Sak Di Indonesia

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Sejarah Perkembangan Sak Di Indonesia"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)

SEJARAH PERKEMBANGAN SAK DI INDONESIA SEJARAH PERKEMBANGAN SAK DI INDONESIA

Per

Pernyanyataan taan StaStandandar r AkAkuntuntansansi i KeuKeuangangan an (PS(PSAK) AK) mermeruauakan kan eded!ma!man n da"da"amam me"akukan raktek akuntansi dimana uraian materi di da"amnya men#aku $amir semua me"akukan raktek akuntansi dimana uraian materi di da"amnya men#aku $amir semua asek yang %erkaitan dengan akuntansi& yang da"am enyusunannya me"i%atkan sekumu"an asek yang %erkaitan dengan akuntansi& yang da"am enyusunannya me"i%atkan sekumu"an !rang dengan kemamuan da"am %idang akuntansi yang terga%ung da"am

!rang dengan kemamuan da"am %idang akuntansi yang terga%ung da"am suatu "em%aga yangsuatu "em%aga yang dinamakan Ikatan A

dinamakan Ikatan Akuntan Ind!nesia (IAI)' kuntan Ind!nesia (IAI)' Dengan kata "ain& Pernyataan Standar Dengan kata "ain& Pernyataan Standar AkuntansiAkuntansi Keuangan (PSAK) ada"a$ %uku etunuk %agi e"aku akuntansi yang %erisi ed!man tentang Keuangan (PSAK) ada"a$ %uku etunuk %agi e"aku akuntansi yang %erisi ed!man tentang sega"a $a" yang ada

sega"a $a" yang ada $u%ungannya dengan akuntansi'$u%ungannya dengan akuntansi'

Ada

Adanynya a ereru%au%a$an $an "in"ingkgkungungan an g"!g"!%a" %a" yanyang g semsemakiakin n menymenyatuatukan kan $am$amir ir se"use"uru$ru$ neg

negara ara di di dundunia ia da"da"am am k!mk!muniunitas tas tuntunggagga"& "& yanyang g didiem%em%ataatani ni ererkemkem%an%angan gan tektekn!"n!"!gi!gi k!munikasi dan in!rmasi yang semakin mura$& menuntut adanya transaransi di sega"a k!munikasi dan in!rmasi yang semakin mura$& menuntut adanya transaransi di sega"a  %idang' Standar akuntansi keuangan yang %erkua"itas meruakan sa"a$ satu rasarana enting  %idang' Standar akuntansi keuangan yang %erkua"itas meruakan sa"a$ satu rasarana enting

unt

untuk uk me*me*uuuudkadkan n tratransnsaraarasi si tersterse%ue%ut' t' StaStandandar r akuakuntantansi nsi keukeuangangan an dadaat at diidii%ar%aratkatkanan se%agai se%ua$ #ermin& di mana #ermin yang %aik akan mamu menggam%arkan k!ndisi se%agai se%ua$ #ermin& di mana #ermin yang %aik akan mamu menggam%arkan k!ndisi  raktis

 raktis %isnis %isnis yang yang se%enarnya' se%enarnya' O"e$ O"e$ karena karena itu& itu& engem%angan sengem%angan standar tandar akuntansi akuntansi keuangankeuangan yang %aik& sangat re"e+an dan mut"ak dier"ukan ada masa sekarang ini'

yang %aik& sangat re"e+an dan mut"ak dier"ukan ada masa sekarang ini'

Sa

Sa"a"a$ $ satsatununya ya yayaititu u adada"aa"a$ $ IkIkataatan n AAkukuntntan an InInd!d!nenesisia a (I(IAIAI) ) yayang ng memeruruaakakann !rganisasi r!esi akuntan yang uga meruakan %adan yang menyusun standar akuntansi di !rganisasi r!esi akuntan yang uga meruakan %adan yang menyusun standar akuntansi di Ind

Ind!ne!nesia' sia' OrgOrganianisasi sasi r!r!esi esi ini ini teruterus s %er%erusa$usa$a a menmenanganggagai i ererkemkem%an%angan gan akuakuntantansinsi keu

keuangangan an yanyang g terteradi adi %ai%aik k tintingkagkat t nasnasi!ni!na"& a"& regregi!ni!na" a" maumauun un g"!g"!%a"%a"& & k$uk$ususnsusnya ya yanyangg memengaru$i dunia usa$a dan r!esi akuntansi sendiri' Perkem%angan akuntansi keuangan memengaru$i dunia usa$a dan r!esi akuntansi sendiri' Perkem%angan akuntansi keuangan sea

seak k %er%erdiridirinynya a IAI IAI adada a ta$ta$un un ,-.,-./ / $in$ingggga a kinkini i ererkemkem%an%angan gan stanstandar dar akuakuntantansi nsi iniini di"akukan se#ara terus menerus& ada ta$un ,-/0 ter%entuk Panitia Peng$imunan Ba$an1 di"akukan se#ara terus menerus& ada ta$un ,-/0 ter%entuk Panitia Peng$imunan Ba$an1  %a$an dan

 %a$an dan Struktur GAAP dan Struktur GAAP dan GAAS' Kemudian GAAS' Kemudian ada ta$un ada ta$un ,-/2 di%entuk ,-/2 di%entuk K!mite PrinsiK!mite Prinsi Akuntansi Ind!nesia (K!mite PAI) yang %ertugas menyusun standar keuangan' K!mite PAI Akuntansi Ind!nesia (K!mite PAI) yang %ertugas menyusun standar keuangan' K!mite PAI te"a$ %ertugas se"ama emat eri!de keengurusan IAI seak ta$un ,-/2 $ingga ,--2 dengan te"a$ %ertugas se"ama emat eri!de keengurusan IAI seak ta$un ,-/2 $ingga ,--2 dengan susunan ers!ne" yang se"a"u dier%arui' Se"anutnya& ada eri!de keengurusan IAI ta$un susunan ers!ne" yang se"a"u dier%arui' Se"anutnya& ada eri!de keengurusan IAI ta$un ,--21,--3 nama K!mite PAI diu%a$ menadi K!mite Standar Akuntansi Keuangan (K!mite ,--21,--3 nama K!mite PAI diu%a$ menadi K!mite Standar Akuntansi Keuangan (K!mite SAK)& kemudian ada k!ngres 4III& tangga" 50152 Setem%er ,--3 di Jakarta& K!mite SAK  SAK)& kemudian ada k!ngres 4III& tangga" 50152 Setem%er ,--3 di Jakarta& K!mite SAK  diu

diu%a$ %a$ menmenadadi i De*De*an an StaStandandar r AkAkuntuntansansi i KeuKeuangangan an untuntuk uk masa masa %ak%akti ti ,--,--315315666 666 dandan di%erikan !t!n!mi untuk menyusun dan mengesa$kan PSAK'

(2)

Perkem%angan standar akuntansi Ind!nesia daat dikatakan dimu"ai ada 7aman  enaa$an %e"anda $ingga merdeka ada ta$un ,-2. samai dengan saat ini yang menuu k!n+ergensi dengan I8RS' Da"am erkem%angan standar akuntansi terse%ut& Ind!nesia  %anyak me"a"ui serangkaian eru%a$an dan %e%eraa ed!man eneraan mu"ai dari menggunakan standar dari %angsa %e"anda $ingga sekarang te"a$ menggunakan standar  akuntansi internasi!na"' Da"am ta$a menuu keada eneraan standar internasi!na"& seerti te"a$ die"askan di atas& Ind!nesia %anyak me"a"ui dan menggunakan %e%eraa ed!man atau standar keuangan' Berikut akan enu"is e"askan erkem%angan akuntansi diind!nesia mu"ai dari masa enaa$an "a"u dengan menggunakan %e%eraa enyesuaian eneraan standar   ada ta$un1ta$un se"anutnya $ingga eneraan standar internasi!na"9

,' Di Ind!nesia se"ama da"am enaa$an Be"anda& tidak ada standar Akuntansi yang diakai' Ind!nesia memakai standar (S!und Business Pra#ti#es) gaya Be"anda' Dan Ind!nesia masi$ menggunakan standar gaya %e"anda ini $ingga merdeka di ta$un ,-2. $ingga ta$un ,-..'

5' Samai :a$un ,-..& Ind!nesia suda$ mu"ai meningga"kan gaya %e"anda dan mu"ai %era"i$ ke standar akuntansi amerika& tetai Ind!nesia %e"um memunyai undang ; undang resmi < eraturan tentang standar keuangan' 0' :a$un ,-/2& t!nggak seara$ a*a" Ind!nesia mengikuti standar Akuntansi

Amerika yang di%uat !"e$ IAI yang dise%ut dengan Prinsi Akuntansi di Ind!nesia (PAI)' :etai Ind!nesia dengan PAI nya %e"um memi"iki undang1 undang yang mengatur tentang standar terse%ut'

2' Pada :a$un ,-32 9 Prinsi Akuntansi di Ind!nesia ditetakan menadi standar  Akuntansi dan di ter%itkan == PAI'

.' Ak$ir :a$un ,-32 9 Standar Akuntansi di Ind!nesia mengikuti standar yang  %ersum%er dari IAS> (Internati!na" A##!unting Standart >!mmittee)

?' Seak :a$un' ,--2 9 IAI suda$ #!mmitted mengikuti IAS> < I8RS'

/' :a$un 5663 9 di$arakan er%edaan PSAK dengan I8RS akan daat dise"esaikan' Dan Ind!nesia mu"ai menga#u ada standar I8RS atau dengan kata "ain& Ind!nesia mu"ai mengad!si standar internasi!na" I8RS'

3' :a$un 56,5 Ind!nesia se#ara enu$ mengad!si<k!n+ergensi standar  internasi!na" I8RS'

Adanya eru%a$an "ingkungan g"!%a" yang semakin menyatukan $amir se"uru$ negara di dunia da"am k!munitas tungga"& yang diem%atani  erkem%angan tekn!"!gi k!munikasi dan in!rmasi yang semakin mura$& menuntut adanya transaransi di sega"a %idang' Standar akuntansi keuangan yang %erkua"itas meruakan sa"a$ satu rasarana enting untuk me*uudkan

(3)

transarasi terse%ut' Standar akuntansi keuangan daat dii%aratkan se%agai se%ua$ #ermin& di mana #ermin yang %aik akan mamu menggam%arkan k!ndisi raktis %isnis yang se%enarnya' O"e$ karena itu& engem%angan standar akuntansi keuangan yang %aik& sangat re"e+an dan mut"ak dier"ukan  ada masa sekarang ini'

PENE:APAN SAK1E:AP

Ikatan Akuntan Ind!nesia ada tangga" ,/ Ju"i 566- yang "a"u& te"a$ mener%itkan Standar Akuntansi Keuangan untuk Entitas :ana Akunta%i"itas Pu%"ik (SAK1E:AP) atau atau :$e Ind!nesian A##!unting Standards !r N!n1Pu%"i#"y1A##!unta%"e Entities& dan te"a$ disa$kan !"e$ DSAK IAI ada tangga" ,- Mei 566-' De*an tandar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Ind!nesia (DSAK IAI) sendiri %erangg!takan ,/ !rang me*aki"i9 Akuntan Pu%"ik& Akademisi& Akuntan Sekt!r Pu%"ik& dan Akuntan Manaemen' A"asan IAI mener%itkan standar ini ada"a$ untuk memermuda$ erusa$aan ke#i" dan menenga$ (=KM) (yang um"a$nya $amir dari -6@ dari t!ta" erusa$aan di Ind!nesia) da"am menyusun "a!ran keuangan mereka' Dimana ika"au standar ini tidak diter%itkan mereka uga $arus mengikuti SAK %aru (yang meruakan SAK yang sedang da"am ta$a engad!sian I8RS ;  k!n+ergensi enu$ ta$un 56,5) untuk menyusun "a!ran keuangan mereka' SAK %er%asis I8RS ini re"ati "e%i$ k!m"eks dan sangat ma$a" %agi erusa$aan ke#i" dan menenga$ untuk  menerakannya'

Pada saat di"un#urkanya standar akuntansi E:AP (SAK1E:AP) %erteatan da"am a#ara Seminar Nasi!na" Akuntansi :iga i"ar Standar Akuntansi Ind!nesia yang di"aksanakan !"e$ =ni+ersitas Bra*iaya dan Ikatan Akuntan Ind!nesia' Nama standard ini sedikit unik karena eC!sure dratnya di%eri nama Standar Akuntansi =KM (=sa$a Ke#i" dan Menenga$)& namun mengingat deinisi =KM sendiri sering %eru%a$& maka untuk  meng$indari keran#uan& standard ini di%eri nama SAK Entitas :ana Akunta%i"itas Pu%"ik'

Aa%i"a SAK1E:AP ini te"a$ %er"aku eekti& maka erusa$aan ke#i" seerti =KM tidak er"u mem%uat "a!ran keuangan dengan menggunakan PSAK umum yang %er"aku' Di da"am %e%eraa $a" SAK1E:AP mem%erikan %anyak kemuda$an untuk erusa$aan di%andingkan dengan PSAK dengan ketentuan e"a!ran yang "e%i$ k!m"eks' Per%edaan se#ara kasat mata daat di"i$at dari kete%a"an SAK1E:AP yang $anya sekitar seratus $a"aman dengan menyaikan 06 %a%'

(4)

Sesuai dengan ruang "ingku SAK1E:AP maka Standar ini dimaksudkan untuk  digunakan !"e$ entitas tana akunta%i"itas u%"ik' Entitas tana akunta%i"itas u%"ik yang dimaksud ada"a$ entitas yang tidak memi"iki akunta%i"itas u%"ik signiikan dan tidak  mener%itkan "a!ran keuangan untuk tuuan umum (genera" ur!se inan#ia" statement) %agi  engguna eksterna"' >!nt!$ engguna eksterna" ada"a$ emi"ik yang tidak ter"i%at "angsung

da"am enge"!"aan usa$a& kreditur& dan "em%aga emeringkat kredit'

PERANAN SAK 

Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) %ereran da"am enetaan dasar1 dasar %agi enyaian "a!ran keuangan& atau dengan kata "ain eranan Pernyataan Standar  Akuntansi Keuangan (PSAK) mengara$ ada er"akuan en#atatan akuntansi ter$ada sum%er1sum%er ek!n!mi agar tia %agiannya %erada ada !sisi yang %enar dan teat' Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) uga daat mem%eri ed!man %agi kita tentang %agaimana se$arusnya sum%er1sum%er ek!n!mi di#atat dan %i"a teradi eru%a$an  %agaimana men#atatnya serta kaan eru%a$an terse%ut di#atat dan %agaimana se$arusnya kita menyususn dan menyaikan "a!ran keuangan' Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) uga mem%antu menye"esaikan ermasa"a$an yang %er$u%ungan dengan  engungkaan ika teradi enyimangan da"am "a!ran keuangan yang disaikan' Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) akan menadi a"at da"am menyusun dan menyaikan "a!ran keuangan yang mengantar keada ter#itanya sistematis in!rmasi keuangan yang akurat dan daat dier#aya se$ingga daat mem%antu ara enentu keutusan da"am mengam%i" keutusan yang teat %agi ke"angsungan suatu usa$a'

KON4ERGENSI PSAK KE I8RS

Sesuai dengan r!adma k!n+ergensi PSAK ke I8RS (Internati!na" 8inan#ia" Re!rting Standart) maka Ind!nesia memasuki ta$a ersiaan ak$ir ada 56,, sete"a$ se%e"umnya me"a"ui ta$a ad!si (5663 ; 56,6)' Hanya seta$un saa IAI (Ikatan Akuntan Ind!nesia) menargetkan ta$a ersiaan ak$ir ini& karena sete"a$ itu resmi er , Januari 56,5 Ind!nesia menerakan I8RS' Dengan adanya standar g"!%a" terse%ut memungkinkan keter%andingan dan ertukaran in!rmasi se#ara uni+ersa"' K!n+ergensi I8RS daat meningkatkan daya in!rmasi dari "a!ran keuangan erusa$aan1erusa$aan yang ada di

(5)

Ind!nesia' Ad!si standar internasi!na" uga sangat enting da"am rangka sta%i"itas  erek!n!mian'

Manaat dari r!gram k!n+ergensi I8RS di$arakan akan mengurangi $am%atan1 $am%atan in+estasi& meningkatkan transaransi erusa$aan& mengurangi %iaya yang terkait dengan enyusunan "a!ran keuangan& dan mengurangi #!st ! #aita"' Sementara tuuan ak$irnya "a!ran keuangan yang disusun %erdasarkan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) $anya akan memer"ukan sedikit rek!nsi"iasi untuk meng$asi"kan "a!ran keuangan  %erdasarkan I8RS' Sasaran k!n+ergensi I8RS ta$un 56,5 ada"a$ mere+isi PSAK agar sesuai dengan I8RS +ersi , Januari 566- yang %er"aku eekti ta$un 56,,<56,5 dan k!n+ergensi I8RS di Ind!nesia di"akukan se#ara %erta$a' Ind!nesia te"a$ mengad!si I8RS se#ara enu$  ada ta$un 56,5& strategi ad!si yang di"akukan untuk k!n+ergensi ada dua ma#am& yaitu %ig  %ang strategy dan gradua" strategy' Big %ang strategy mengad!si enu$ I8RS seka"igus tana me"a"ui ta$aan1ta$aan tertentu' Strategi ini digunakan !"e$ Negara1negara mau' Sedangkan ada gradua" strategy& ad!si I8RS di"akukan se#ara %erta$a' Strategi ini digunakan !"e$ Negara1negara %erkem%ang seerti Ind!nesia'

PERKEMBANGAN I8RS DI INDONESIA

DE8INISI I8RS

I8RS (Internasi!na" 8inan#ia" A##!unting Standard) ada"a$ suatu uaya untuk  memerkuat arsitektur keuangan g"!%a" dan men#ari s!"usi angka anang ter$ada kurangnya transaransi in!rmasi keuangan' I8RS meruakan standar akuntansi internasi!na" yang diter%itkan !"e$ Internati!na" A##!unting Standard B!ard (IASB)' Standar Akuntansi Internasi!na" (Internati!na" A##!unting Standards<IAS) disusun !"e$ emat !rganisasi utama dunia yaitu Badan Standar Akuntansi Internasi!na" (IASB)& K!misi Masyarakat Er!a (E>)& Organisasi Internasi!na" Pasar M!da" (IOSO>)& dan 8ederasi Akuntansi Internasi!ana" (I8A>)'

Badan Standar Akuntansi Internasi!na" (IASB) yang da$u"u %ernama K!misi Standar  Akuntansi Internasi!na" (AIS>)& meruakan "em%aga indeenden untuk menyusun standar  akuntansi' Organisasi ini memi"iki tuuan mengem%angkan dan mend!r!ng enggunaan standar akuntansi g"!%a" yang %erkua"itas tinggi& daat dia$ami dan daat dier%andingkan (>$!i et a"'& ,--- da"am Intan Immanue"a& us"it5'etra'a#'id)

(6)

 Nata*idnyana(5663)& menyatakan %a$*a Se%agian %esar standar yang menadi  %agian dari I8RS se%e"umnya meruakan Internati!na" A##!unting Standards (IAS)' IAS diter%itkan antara ta$un ,-/0 samai dengan 566, !"e$ Internati!na" A##!unting Standards >!mmittee (IAS>)' Pada %u"an Ari" 566,& IASB mengad!ssi se"uru$ IAS dan me"anutkan  engem%angan standar yang di"akukan'

S:R=K:=R I8RS

Internati!na" 8inan#ia" Re!rting Standards men#aku9

,' Internati!na" 8inan#ia" Re!rting Standards (I8RS) ; standar yang diter%itkan sete"a$ ta$un 566,'

5' Internati!na" A##!unting Standards (IAS) ; standar yang diter%itkan se%e"um ta$un 566,'

0' Interretati!ns yang diter%itkan !"e$ Internati!na" 8inan#ia" Re!rting Interretati!ns >!mmittee (I8RI>) ; sete"a$ ta$un 566,'

2' Interretati!ns yang diter%itkan !"e$ Standing Interretati!ns >!mmittee (SI>) ;  se%e"um ta$un 566,'

.' 8rame*!rk !r t$e Prearati!n and Presentati!n ! 8inan#ia" Statement ( Kerangka Kera ersiaan dan Penyaian "a!ran Keuangan )'

PENGADOPSIAN S:ANDAR AK=N:ANSI IN:ERNASIONA DI INDONESIA

Saat ini standar akuntansi keuangan nasi!na" sedang da"am r!ses k!n+ergensi se#ara  enu$ dengan Internati!na" 8inan#ia" Re!rting Standards (I8RS) yang dike"uarkan !"e$ IASB (Internati!na" A##!unting Standards B!ard' O"e$ karena itu& ara$ enyusunan dan  engem%angan standar akuntansi keuangan ke dean akan se"a"u menga#u ada standar 

akuntansi internasi!na" (I8RS) terse%ut'

P!sisi I8RS<IAS yang suda$ diad!si $ingga saat ini dan akan diad!si ada ta$un 566- dan 56,6 ada"a$ seerti yang ter#antum da"am datar1 datar %erikut ini (sum%er9 Ikatan Akuntan Ind!nesia& 566-)9

I8RS<IAS yang :e"a$ Diad!si ke da"am PSAK $ingga 0, Desem%er 56639

a' IAS 5 In+ent!ries

 %' IAS ,6 E+ents ater %a"an#e s$eet date #' IAS ,, >!nstru#ti!n #!ntra#ts

(7)

d' IAS ,? Pr!erty& "ant and eFuiment e' IAS ,/ eases

' IAS ,3 Re+enues

g' IAS ,- Em"!yee %eneit $' IAS 50 B!rr!*ing #!sts

i' IAS 05 8inan#ia" instruments9 resentati!n

 ' IAS 0- 8inan#ia" instruments9 re#!gniti!n and measurement k' IAS 26 In+estment r!ert

I8RS<IAS yang Akan Diad!si ke da"am PSAK ada :a$un

566-a' I8RS 5 S$are1%ased ayment  %' I8RS 2 Insuran#e #!ntra#ts

#' I8RS . N!n1#urrent assets $e"d !r sa"e and dis#!ntinued !erati!ns d' I8RS ? EC"!rati!n !r and e+a"uati!n ! minera" res!ur#es

e' I8RS / 8inan#ia" instruments9 dis#"!sures ' IAS , Presentati!n ! inan#ia" statements

g' IAS 5/ >!ns!"idated and searate inan#ia" statements $' IAS 53 In+estments in ass!#iates

i' I8RS 0 Business #!m%inati!n  ' I8RS 3 Segment re!rting

k' IAS 3 A##!unting !"i#ies& #$anges in a##!unting estimates and err!rs "' IAS ,5 In#!me taCes

m' IAS 5, :$e ee#ts ! #$anges in !reign eC#$ange rates n' IAS 5? A##!unting and re!rting %y retirement %eneit "ans !' IAS 0, Interests in !int +entures

 ' IAS 0? Imairment ! assets

F' IAS 0/ Pr!+isi!ns& #!ntingent "ia%i"ities and #!ntingent assets r' IAS 03 Intangi%"e assets

I8RS<IAS yang Akan Diad!si ke da"am PSAK ada :a$un 56,6

a' IAS / >as$ "!* statements

 %' IAS 56 A##!unting !r g!+ernment grants and dis#"!sure ! g!+ernment assistan#e

#' IAS 52 Re"ated arty dis#"!sure

d' IAS 5- 8inan#ia" re!rting in $yerin"ati!nary e#!n!mies e' IAS 00 Earning er s$are

' IAS 02 Interim inan#ia" re!rting g' IAS 2, argi#u"ture

=ntuk $a"1$a" yang tidak diatur standar akuntansi internasi!na"& DSAK akan terus mengem%angkan standar akuntansi keuangan untuk memenu$i ke%utu$an nyata di Ind!nesia& terutama standar akuntansi keuangan untuk transaksi syaria$& dengan semakin  %erkem%angnya usa$a %er%asis syaria$ di tana$ air' andasan k!nsetua" untuk akuntansi transaksi syaria$ te"a$ disusun !"e$ DSAK da"am %entuk Kerangka Dasar Penyusunan dan

(8)

Penyaian a!ran Keuangan Syaria$' Ha" ini dier"ukan karena transaksi syaria$ memunyai karakteristik yang %er%eda dengan transaksi usa$a umumnya se$ingga ada  %e%eraa rinsi akuntansi umum yang tidak daat diterakan dan dier"ukan suatu  enam%a$an rinsi akuntansi yang daat diadikan "andasan k!nsetua"'

Re+isi :er%aru PSAK yang Menga#u Pada I8RS Seak Desem%er 566? samai dengan ertenga$an ta$un 566/ kemarin& De*an Standar Akuntansi Keuangan (DSAK) Ikatan Akuntan Ind!nesia (IAI) te"a$ mere+isi dan mengesa$kan "ima Pernyataan Standar  Akuntansi Keuangan (PSAK)' Re+isi terse%ut di"akukan da"am rangka k!n+ergensi dengan Internati!na" A##!unting Standards (IAS) dan Internati!na" inan#ia" re!rting standards (I8RS)' . %utir PSAK yang te"a$ dire+isi terse%ut antara "ain9

,' PSAK N!' ,0 (re+isi 566/) tentang Pr!erti In+estasi yang menggantikan PSAK N!' ,0 tentang Akuntansi untuk In+estasi (disa$kan ,--2)

5' PSAK N!' ,? (re+isi 566/) tentang Aset :eta yang menggantikan PSAK ,? (,--2) 9 Akti+a :eta dan Akti+a ain1"ain dan PSAK ,/ (,--2) Akuntansi Penyusutan&

0' PSAK N!' 06 (re+isi 566/) tentang Se*a menggantikan PSAK 06 (,--2) tentang Se*a Guna =sa$a'

2' PSAK N!' .6 (re+isi 566?) tentang Instrumen Keuangan 9 Penyaian dan Pengungkaan yang menggantikan Akuntansi In+estasi Eek :ertentu'

.' PSAK N!' .. (re+isi 566?) tentang Instrumen Keuangan 9 Pengakuan dan Pengukuran yang menggantikan Akuntansi Instrumen Deri+ati dan Akti+itas indung Ni"ai'

Ke"ima PSAK terse%ut da"am re+isi terak$irnya se%agian %esar suda$ menga#u ke IAS<I8RS& *a"auun terdaat sedikit er%edaan terkait dengan  %e"um diad!sinya PSAK "ain yang terkait dengan ke"ima PSAK terse%ut'

Dengan adanya enyemurnaan dan engem%angan PSAK se#ara %erke"anutan dari ta$un ke ta$un& saat ini terdaat tiga PSAK yang engaturannya suda$ disatukan dengan PSAK terkait yang ter%aru se$ingga n!m!r PSAK terse%ut tidak %er"aku "agi& yaitu 9

,' PSAK N!' - (Re+isi ,--2) tentang Penyaian Akti+a an#ar dan Ke*ai%an Jangka Pendek engaturannya disatukan da"am PSAK N!' , (Re+isi ,--3) tentang Penyaian a!ran Keuangan

5' PSAK N!' ,/ (Re+isi ,--2) tentang Akuntansi Penyusutan engaturannya disatukan da"am PSAK N!' ,? (Re+isi 566/) tentang Aset :eta

(9)

0' PSAK N!' 56 tentang Biaya Riset dan Pengem%angan (,--2) engaturannya disatukan da"am PSAK N!' ,- (Re+isi 5666) tentang Aset :idak Ber*uud'

PSAK yang Sedang Da"am Pr!ses Re+isi De*an Standar Akuntansi Keuangan (DSAK) sedang da"am r!ses mere+isi 0 PSAK %erikut (Sum%er9 De"!itte Ne*s etter& 566/)9

,' PSAK 55 9 A##!unting !r Business >!m%inati!n& *$i#$ is re+ised %y reeren#e t! I8RS 0 9 Business >!m%inati!n

5' PSAK .3 9 Dis#!ntinued Oerati!ns& *$i#$ is re+ised %y reeren#e t! I8RS . 9  N!n1#urrent Assets He"d !r Sa"e and Dis#!ntinued Oerati!ns

0' PSAK 23 9 Imairment ! Assets& *$i#$ is re+ised %y reeren#e t! IAS 0? 9 Imairment ! Assets

Berikut ada"a$ r!gram engem%angan standar akuntansi nasi!na" !"e$ DSAK da"am rangka k!n+ergensi dengan I8RS (Sum%er9 Ikatan Akuntan Ind!nesia& 5663)9

a' Pada ak$ir 56,6 di$arakan se"uru$ I8RS suda$ diad!si da"am PSAK

 %' :a$un 56,, meruakan ta$un enyiaan se"uru$ inrastruktur endukung untuk im"ementasi PSAK yang suda$ mengad!si se"uru$ I8RS

#' :a$un 56,5 meruakan ta$un im"ementasi dimana PSAK yang %er%asis I8RS *ai% diterakan !"e$ erusa$aan1erusa$aan yang memi"iki akunta%i"itas u%"ik' Namun I8RS tidak *ai% diterakan !"e$ erusa$aan1  erusa$aan "!ka" yang tidak memi"iki akunta%i"itas u%"ik' Pengem%angan

PSAK untuk =KM dan ke%utu$an sesiik nasi!na" dida$u"ukan

E8EK PENERAPAN IN:ERNA:IONA A>>O=N:ING S:ANDARD (IAS) :ERHADAP APORAN KE=ANGAN

Bart$& andsman& ang (566.)& yang me"akukan enguian untuk mem%uktikan  engaru$ Standar Akuntansi Internasi!na" (SAI) ter$ada kua"itas akuntansi' Pene"itian "ain di"akukan !"e$ Maran Petreski (566.)& mengui eek ad!si SAI ter$ada manaemen  erusa$aan dan "a!ran keuangan'

Pri#e*ater$!use >!!ers (566.) menyatakan %a$*a eru%a$an standar akuntansi terse%ut akan %erdamak ada %er%agai area antara "ain9 Pr!du#t +ia%i"ity& >aita" Instruments& Deri+ati+es dan $edging& Em"!yee %eneits& air +a"uati!ns& #aita" a""!#ati!n&

(10)

"easing& segment re!rting& re+enue re#!gniti!n& imairment re+ie*s& deerred taCati!n& #as$ "!*s& dis#"!sures& %!rr!*ing arrangements and %anking #!+enants'

PERANAN DAN KE=N:=NGAN HARMONISASI A:A= ADOPSI I8RS SEBAGAI S:ANDAR AK=N:ANSI DOMES:IK 

Keuntungan $arm!nisasi menurut e#turer P$' Dia#!nu Pau" (5665) ada"a$9

a' In!rmasi keuangan yang daat dier%andingkan&  %' Harm!nisasi daat meng$emat *aktu dan uang&

#' Memermuda$ transer in!rmasi keada karya*an serta memermuda$ da"am me"akukan training ada karya*an&

d' Meningkatkan erkem%angan asar m!da" d!mestik menuu asar m!da" internasi!na"&

e' Memermuda$ da"am me"akukan ana"isis k!metiti dan !erasi!na" yang  %erguna untuk mena"ankan %isnis serta memermuda$ da"am enge"!"aan

$u%ungan %aik dengan e"anggan& su"ier& dan i$ak "ain'

Mengad!si I8RS %erarti "a!ran keuangan %er%i#ara dengan %a$asa akuntansi yang sama& $a" ini akan memuda$kan erusa$aan mu"tinasi!na" da"am %erk!munikasi dengan #a%ang1#a%ang erusa$aannya yang %erada da"am negara yang %er%eda& meningkatkan kua"itas e"a!ran manaemen dan  engam%i"an keutusan' Dengan mengad!si I8RS uga %erarti meningkatkan keastian dan k!nsistensi da"am interretasi akuntansi& se$ingga memuda$kan  r!ses akuisisi dan di+estasi' Dengan mengad!si I8RS kinera erusa$aan daat dier%andingkan dengan esaing "ainnya se#ara g"!%a"& aa"agi dengan semakin meningkatnya ersaingan g"!%a" saat ini' Akan menadi suatu ke"ema$an %agi suatu erusa$aan ika tidak daat dier%andingkan se#ara g"!%a"& yang %erarti kurang mamu da"am menarik m!da" dan meng$asi"kan keuntungan di masa dean'

PER=NA HARMONISASI S:ANDAR AK=N:ANSI IN:ERNASIONA DI

INDONESIA

Ind!nesia er"u mengad!si standar akuntansi internasi!na" untuk memuda$kan  erusa$aan asing yang akan menua" sa$am di negara ini atau se%a"iknya' Ind!nesia suda$

(11)

me"akukannya namun siatnya %aru $arm!nisasi& dan se"anutnya akan di"akukan u"" ad!ti!n atas standar internasi!na" terse%ut'

Ada %e%eraa i"i$an untuk me"akukan ad!si& menggunakan IAS aa adanya& atau $arm!nisasi' Harm!nisasi ada"a$& kita yang menentukan mana saa yang $arus diad!si& sesuai dengan ke%utu$an' >!nt!$nya ada"a$ PSAK (ernyataan standar akuntansi keuangan) n!m!r 52& itu mengad!si seenu$nya IAS n!m!r ,-' Standar ini %er$u%ungan dengan im%a"an kera atau em"!yee %eneit'

Kerugian aa yang akan kita $adai %i"a kita tidak me"akukan $arm!nisasi& kerugian kita %erkaitan dengan kegiatan asar m!da" %aik m!da" yang masuk ke Ind!nesia& mauun  erusa$aan Ind!nesia yang "isting di %ursa eek di Negara "ain' Perusa$aan asing yang ingin

"isting di BEI akan kesu"itan untuk menerema$kan "a!ran keuangannya du"u sesuai standart nasi!na" kita& sedangkan erusa$aan Ind!nesia yang akan "isting di Negara "ain& uga #uku kesu"itan untuk menerema$kan atau mem%andingkan "a!ran keuangan sesuai standart di negara terse%ut' Ha" ini e"as akan meng$am%at erek!n!mian dunia& dan a"iran m!da" akan  %erkurang dan tidak mengg"!%a"'

RIN:ANGAN DAAM PROSES MEN=J= HARMONISASI

Menurut N!%es dan Parker (5665)& rintangan yang a"ing undamenta" da"am r!ses $arm!nisasi ada"a$9

,' er%edaan raktek akuntansi yang %er"aku saat ini ada %er%agai negara&

5' kurangnya atau "ema$nya tenaga r!esi!na" atau "em%aga r!esi!na" di  %idang akuntansi ada %e%eraa negara&

0' er%edaan sistem !"itik dan ek!n!mi ada tia1tia negara' I' :antangan atau Rintangan Bagi Perusa$aan

Mengu%a$ standar akuntansi dari standar d!mestik menadi standar  internasi!na" %ukan"a$ sekedar %erganti aturan akuntansi semata& tetai uga %erarti  eru%a$an da"am !"a ikir ega*ai a##!unting<keuangan dan %agian "ain di  erusa$aan da"am %ekera& mereka dituntut untuk mengeta$ui dan %isa mem%uat "a!ran keuangan %er1 standard I8RS' Ha" ini tentu saa mem%utu$kan *aktu dan usa$a yang keras'

II' :antangan atau Rintangan Bagi Ka"angan Akademisi Mengu%a$ kuriku"um akuntansi  %ukan"a$ ekeraan muda$& menyangkut %anyak asek'

(12)

:=J=AN I8RS

:uuan I8RS ada"a$ 9memastikan %a$*a "a!ran keungan interim erusa$aan untuk   eri!de1eri!de yang dimaksukan da"am "a!ran keuangan ta$unan& mengandung in!rmasi  %erkua"itas tinggi yang 9

,' :ransaransi %agi ara engguna dan daat di%andingkan seanang ei!de yang disaikan'

5' Menyediakan titik a*a" yang memadai untuk akuntansi yang %erdasarkan ada I8RS'

0' Daat di$asi"kan dengan %iaya yang tidak me"e%i$i manaat untuk ara  engguna'

MAN8AA: DARI ADANA S=A:= S:ANDARD GOBA

,' Pasar m!da" menadi g"!%a" dan m!da" in+estasi daat %ergerak di se"uru$ dunia tana $am%atan %erarti' Stadart e"a!ran keuangan %erkua"itas tinggi yang digunakan se#ara k!nsisten di se"uru$ dunia akan memer%aiki eisiensi a"!kasi "!ka"'

5' In+est!r daat mem%uat keutusan yang "e%i$ %aik'

0' Perusa$aan1erusa$aan daat memer%aiki r!ses engam%i"an keutusan mengenai merger dan akuisisi'

2' Gagasan ter%aik yang tim%u" dari akti+itas em%uatan standard daat dise%arkan da"am mengem%angkan standard g"!%a" yang %erkua"itas tertinggi'

PENERAPAN I8RS DI INDONESIA

a' Menurut Sri Mu"yani& k!n+ergensi akuntansi Ind!nesia ke I8RS er"u di dukung agar  Ind!nesia mendaatkan engakuan maksima" dari k!munitas internasi!na" yang suda$ "ama menganut standar ini' ka"au standar itu di%utu$kan dan akan meningkatkan  !sisi ind!nesia se%agai negara yang %isa dier#aya di dunia dengan tata ke"!"a dan  ertanggunga*a%an keada rakyat dengan "e%i$ %aik dan k!nsisten& tentu itu er"u

di"akukan uarnya'

 %' Menurut Rudy Suryant!& SE& M'A##& AK: (d!sen r!gram studi akuntansi =M)' Se%enarnya eneraan I8RS di ind!nesia te"a$ di mu"ai se#ara %erta$a seak ta$un 566/& namunakan diterakan enu$ ta$un 56,5'

(13)

Saat standard internasi!na" tidak %er%eda dengan standard nasi!na"& maka tidak akan ada masa"a$' ang menadi masa"a$& aa%i"a standard internasi!na" %er%eda dengan standard nasi!na"' Bi"a $a" ini teradi& maka yang dida$u"ukan ada"a$ standard nasi!na" (ruukan  ertama)' Banyak r! dan k!ntra da"am eneraan standard internasi!na"& namun seiring

*aktu Standard internasi!na" te"a$ %ergerak mau'

Dengan engad!sian I8RS memang dieruntukkan se%agai #!nt!$ %a$*a da"am $idu kita memang menga"ami eru%a$an& dan eru%a$an ini teradi aki%at adanya  erkem%angan dari sega"a asek' Namun da"am mengad!si I8RS & sayangnya masi$ terdaat i$ak1i$ak yang mungkin menentangnya& #!nt!$ a"asannya ada"a$ ema$aman yang mungkin masi$ dirasa kurang' Mengaa tidak& I8RS ini da"am ene"asannya masi$ menggunakan %a$asa Inggris yang %erarti kita $arus menerema$kannya keda"am %a$asa yang sesuai dengan Negara yang akan menganutnya' Dengan ini& ermasa"a$annya ada"a$ kita memer"ukan %anyak *aktu untuk menerema$kan' Serta anggaan %a$*a dengan  engu%a$an ini menim%u"kan %iaya yang "umayan %esar& karena ini"a$ engad!sian I8RS di

Ind!nesia %e"um %era"an'

MAN8AA: PENERAPAN I8RS DI INDONESIA

,' Meningkatkan kua"itas standar akuntansi keuangan (SAK)' 5' Mengurangi %iaya SAK 

0' Meningkatkan kredi%i"itas dan kegunaan "a!ran keuangan' 2' Meningkatkan k!mara%i"itas e"a!ran keuangan'

.' Meningkatkan transarasi keuangan'

?' Menurunkan %iaya m!da" dengan mem%uka e"uang eng$imunan dana me"a"ui  asar m!da"'

/' Meningkatkan eisiensi engyusunan "a!ran keuangan'

DAMPAK PENERAPAN I8RS DI INDONESIA

a) Bidang endidikan antara "ain 9

,' Banyak menggunakan r!esi!na" udgment 5' Banyak mengunakan air +a"ue a##!unting

0' I8RS se"a"u %eru%a$ dan k!nse yang digunakan da"am suatu I8RS daat  %er%eda dengan I8RS "ain

2' Semakin meningkatnya ketergantungan ke r!esi!na" "ain' .' Peru%a$an teCt1%!!k dari =S GAPP ke I8RS

(14)

 %) Damak ter$ada %isnis

,' Akses ke endanaan internasi!na" akan "e%i$ ter%uka karena "a!ran keuangan akan "e%i$ muda$ dik!munikasikan ke in+est!r g"!%a"'

5' Re"e+ansi "a!ran keuangan akan meningkat karena "e%i$ %anyak  menggunakan ni"ai *aar 

0' Disisi "ain& kinera keuangan ("a!ran "a%a rugi) akan "e%i$ "uktuati aa%i"a $arga1$arg "uktuati 

2' Sm!!ting in#!m menadi semakin su"it dengan menggunakan %a"an#e s$eet ar!a#$ dan air +a"ue

.' Prin#i"e1%ased standars mungkin menye%a%kan keter%andingan "a!ran keuangan sedi"it menurun yakni %i"a engggunaan r!esi!na" udgment ditumangi dengan keentingan untuk mengatur "a%a (earning management) ?' Penggunaan ! %a"an#e s$eet semakin ter%atas'

(15)

DA8:AR P=S:AKA $tt9<<mengena"ek!n!mi'%"!gs!t'#!'id<56,2<,6<standar1akuntansi1keuangan1dan'$tm" $tt9<<re"yu+entus'%"!gs!t'#!'id<56,.<6/<erkem%angan1standar1akuntansi1keuangan'$tm" $tt9<<***'s"ides$are'net<"isa$$R<erkem%angan1standar1akuntansi1ind!nesia1menuu1 k!n+ergensi1irs $tt9<<***'%im%ie'#!m<akuntansi1keuangan1dan1standar1akuntansi1keuangan'$tm $tt9<<tantitrisetianingsi$'%"!gs!t'#!'id<56,.<6/<seara$1erkem%angan1sak1di1 ind!nesia'$tm"

(16)

:EORI AK=N:ANSI

PERKEMBANGAN PSAK

 Nama

9 Nuru" 8aria$

 Nim

9 650,0,550

H<R<J

9 Ra%u<AK56.<,6'061,5'2.

D!sen

9 I#e Nasyra$ N!!r&&SE&MAk 

8aku"tas Ek!n!mi dan Bisnis

=ni+ersitas :risakti

Referensi

Dokumen terkait

Sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Dharma dan Noviari (2017) menunjukkan bahwa capital intensity berpengaruh positif terhadap tax avoidance , karena

Hipotesis yang diajukan pada penelitian ini adalah Capital Adequacy Ratio (CAR), Biaya Operasional Terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), Non Performing Loan (NPL), Loan to

Using a qualitative phenomenological study and acculturative stress model, this study adds to the body of knowledge on international students ‘acculturative

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat disimpulkan sebagai berikut: 1) Usahatani tanaman pisang raja yang dilakukan di Desa Ponteh Kecamatan Galis

Apabila tanggapan dari entitas yang diperiksa bertentangan dengan temuan dan simpulan dalam laporan hasil pemeriksaan dan menurut pemeriksa, tanggapan tersebut

a. Praktik Pengalaman Lapangan meliputi semua kegiatan kurikuler yang harus dilakukan oleh mahasiswa praktikan, sabagai pelatihan untuk menerapkan teori yang diperoleh

Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) adalah semua kegiatan kurikuler yang harus dilakukan oleh mahasiswa praktikan, sebagai pelatihan untuk menerapkan teori yang

Bidang sosial adalah (1) memahami berbagai faktor yang berpengaruh dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung proses pembelajaran, (2) mengerti berbagai