• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I PENDAHULUAN. Gambar 1.1 Logo Ouval Research Sumber: Ouval Research, 2015

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB I PENDAHULUAN. Gambar 1.1 Logo Ouval Research Sumber: Ouval Research, 2015"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

1 BAB I PENDAHULUAN

1.1Gambaran Umum Objek Penelitian 1.1.1 Profil Perusahaan Ouval Research

Ouval Research merupakan salah satu pelopor industri clothing di Kota Bandung. Didirikan sejak tahun 1997 oleh pendirinya yaitu M. Rizki Yanuar, Firman Firdaus, dan Arif Maskom Ouval Research menjadi salah satu

distro yang berkembang pesat di Kota Bandung. Ouval Research didirikan berdasarkan idealisme dari pemiliknya yang ingin menciptakan suatu produk yang kreatif dan fleksibel. Ide tersebut didorong oleh komunitas Skateboard

yang tidak hanya sebagai olahraga saja, melainkan sudah menjadi gaya hidup atau fashion. (Ouval Research, 2015). Berikut merupakan logo dari Ouval Research pada gambar 1.1 dibawah.

Gambar 1.1 Logo Ouval Research Sumber: Ouval Research, 2015

Ouval Research sebagai pioneers industri clothing memiliki konsep yang dinamakan desain kontemporer dengan desain modern mengangkat gaya anak muda dan diekspresikan ke suatu desain yang lebih baru. Melalui nama “Ouval” yang memiliki arti Originality for Understanding Viction and Artificial Language, serta kata “Research” yang memiliki arti selalu memberikan upaya baru untuk menciptakan sesuatu yang unik dan berbeda, dengan membuat desain produk yang tidak pasaran. (bisnisukm, 2012).

(2)

2

Di tahun 2001 Ouval Research mulai membuka toko resminya sendiri di Jl. Buah Batu 64 Bandung, yang dipersiapkan untuk menjual produk. Hingga saat ini Ouval Research telah memiliki Exhibition Room dan

Ambience Room Bandung (2001 & 2003), Jakarta (2006 & 2011), Padang (2008), Yogyakarta & Makassar (2009) dan Surabaya (2010). Untuk selanjutnya Ouval Research memiliki 100 distributor di seluruh Kota besar di Indonesia dan di ekspor juga ke Singapore, Malaysia dan Jerman.

Distribusi Ouval Research yang digunakan saat ini yaitu menggunakan

social media dan juga website. Dalam hal ini dilakukan guna Ouval Research mempermudah transaksi jual beli secara online. User interface dari website

Ouval Research yaitu www.rschtruetype.com dapat dilihat pada gambar 1.2 dibawah ini.

Gambar 1.2

User Interface Website dari Ouval Research Sumber: Ouval Research, 2015

Penggunaan website tersebut dapat mempermudah konsumen dalam melakukan transaksi pembelian produk dan melakukan live webchat dengan

customer service. Konsumen juga bisa mengetahui informasi mengenai produk terbaru dan juga promosi yang sedang dilakukan Ouval Research.

(3)

3 1.2Latar Belakang Penelitian

Perkembangan teknologi dan informasi berkembang sangat pesat. Dalam hal ini, teknologi dan informasi telah menjadi bagian penting dalam kehidupan manusia. Salah satunya, dunia bisnis dimana dengan menggunakan teknologi dan informasi dalam suatu bisnis dapat digunakan untuk meningkatkan efesiensi dari bisnis tersebut (Purnamasari, 2015). Perkembangan teknologi yang cukup berpengaruh yaitu dengan hadirnya internet pada tahun 1980-an. Adanya internet dapat mempermudah masyarakat dunia dalam melakukan aktivitasnya (Alhasanah

et al., 2014). Dimana, pertumbuhan pengguna internet dunia hingga sekarang dapat dilihat pada gambar 1.3 dibawah ini.

Gambar 1.3

Pengguna dan penetrasi internet dunia (2013-2018) Sumber: id.techinasia, 2014

Berdasarkan gambar 1.3 dapat dilihat bahwa pengguna internet dan penetrasinya akan terus meningkat. Dalam data survey eMarketer yang diolah

Techinasia disebutkan pada tahun 2015 jumlah pengguna internet di dunia akan mencapai angka 3 miliar dan diikuti jumlah populasi dunia yang meningkat setiap tahunnya. Data survey eMarketer menyebutkan terdapat beberapa negara asia yang memberikan peran penting terhadap pertumbuhan pengguna internet terbanyak didunia antara lain China, India, Jepang dan Indonesia (Noviandri, 2014). Dari data We Are Social jumlah pengguna internet di Indonesia sebanyak

(4)

4

72 Juta per Januari di tahun 2014, dimana jumlah pengguna internet tersebut sebesar 29% dari jumlah populasi masyarakat Indonesia (Kompas, 2015). Untuk pertumbuhan pengguna internet di Indonesia sendiri cukup signifikan seperti yang digambarkan pada gambar 1.4 dibawah ini.

Gambar 1.4

Statistik pengguna internet di Indonesia 2013 - 2018 Sumber: statista, 2015

Gambar 1.4 menunjukkan statistik pengguna internet di Indonesia dari tahun 2013 sampai prediksi di tahun 2018. Sebanyak 72 Juta pengguna di tahun 2013 dan meningkat sebanyak 83 Juta di tahun 2014, maka peningkatan pengguna internet di Indonesia memiliki penetrasi sebesar ± 28% dan di proyeksikan akan tumbuh menjadi 102 Juta di tahun 2016. Rata – rata pengguna menghabiskan 5.1 jam untuk online, Indonesia bisa menjadi pasar yang besar bagi usaha online

(statista, 2015). Menurut, Bapak Jusuf Kalla (Wakil Presiden Indonesia) pertumbuhan teknologi informasi dapat membantu suatu bisnis dalam menambahkan suatu nilai jika dikembangkan dengan teknologi dan kreativitas, dimana bisnis tersebut harus mengikuti tren yang berkembang untuk kebutuhan jangka panjang (Purba, 2015).

Pertumbuhan pengguna internet di Indonesia menjadi fenomena yang menarik, dengan pertumbuhan yang sangat cepat berdampak ke sektor kehidupan antara lain cara berbelanja orang Indonesia yang mulai merambah ke berbelanja

(5)

5

secara online (Desnet, 2015). Bagi toko tradisional, dengan perubahan perilaku konsumen pelaku bisnis pun dituntut pula untuk berubah demi mempertahankan bisnis mereka (Kompas, 2015). E-commerce adalah suatu pasar online yang berkembang pesat, dimana mengubah pola bisnis antara produsen, distributor dan konsumen dengan menggunakan internet sebagai alat komunikasi. Jadi penting mengetahui perilaku konsumen dalam memanfaatkan internet untuk membuat keputusan pembelian (Salehi et al., 2012). Transaksi penjualan e-commerce di Indonesia mencapai 94.5 Triliun di tahun 2013 dengan prediksi menjadi 295 triliun di tahun 2016 (Kompas, 2015). Banyaknya barang yang dibeli secara

online di Indonesia, dapat dilihat dari gambar 1.5 dibawah ini.

Gambar 1.5

Trend pembelian barang online 2014 Sumber: Kompas, 2015

Gambar 1.5 menunjukkan trend belanja di Indonesia khususnya produk

fashion menjadi pilihan yang paling banyak di beli secara online dibanding dengan produk lainnya. Dimana dari data Indonesian E-commerce Association

(idEA) tersebut menunjukkan konsumen online di Indonesia lebih banyak membeli produk fashion dengan presentase sebesar 78% lebih besar dari produk lainnya, hal itu yang menjadikan produk fashion unggulan dalam bisnis online

(Kompas, 2015). Walaupun Indonesia memiliki potensi yang besar ada beberapa penyebab perilaku konsumen dalam menentukan pembelian online yang menghambat pertumbuhan e-commerce di Indonesia (Mitra, 2014), yang digambarkan dalam data survey pada gambar 1.6.

(6)

6

Gambar 1.6

Kekhawatiran terhadap belanja online di Indonesia Sumber: Nielsen, 2014

Berdasarkan gambar 1.6 dapat dijelaskan bahwa sebesar 60% konsumen di Indonesia mengkhawatirkan dalam memberikan informasi kartu kredit secara

online, dengan kebingungan berbelanja di situs website yang ada sebesar 49% (Lubis, 2014). Bagi konsumen selain keamanan, penjelasan detail tentang proses pembelian online tentunya adalah hal yang diinginkan ada di setiap situs online.

Selain itu, konsumen pun perlu mengetahui tentang cara pembayaran yang biasanya disediakan di situs layanan e-commerce (Mamuaya, 2014). Hal ini suatu yang harus dipecahkan oleh suatu usaha dari segi infrastruktur website dan juga sistem pembayaran. Dimana dengan memberikan rasa kenyamanan, kemudahan dan sistem pembayaran yang aman diharapkan akan semakin banyak konsumen yang tidak ragu melakukan pembelian (Mitra, 2014).

Ouval Research merupakan salah satu toko tradisional yang memasuki pasar modern dengan penggunaan social media dan juga website. Ouval Research telah menggunakan website sejak tahun 2012 dengan alamat website

www.rschtruetype.com, namun baru dapat digunakan untuk bertransaksi dengan konsumen sejak akhir tahun 2014. Penggunaan website oleh Ouval Research memberikan berbagai informasi mengenai berita acara, informasi produk dan lainnya. Sebagai salah satu pelopor industri clothing di Kota Bandung, Ouval Research mempunyai beberapa cabang di Kota – kota besar Indonesia yang juga mengekspor ke luar Indonesia, dengan penggunaan website dilakukan Ouval Research untuk menjangkau konsumennya. Dapat dilihat peringkat dari website

(7)

7 Tabel 1.1

Rank Ouval Research September 2015

Rank Global 729.044 ▼142.642 (updated daily)

Rank Indonesia 34.756 (updated daily)

Percent of Visitor 95.7%

Daily Visitor 625 unique visit/day (siteinfotool.com) Sumber: Alexa, 2015

Berdasarkan tabel 1.1 peringkat website Ouval Research di Indonesia berada pada tingkat 34.756 pada periode september 2015 dan secara global pada peringkat 729.044 dimana menurun sebesar 142.642, hal tersebut dikarenakan tingkat kunjungan pada website tersebut berkurang. Dengan presentase pengunjung didominasi dari Indonesia sebesar 95.7%. Dalam hal ini, penggunaan

website dilakukan untuk mempermudah proses transaksi penjualan produk. Data penjualan online Ouval Research bisa dilihat pada gambar 1.7 dibawah ini.

Gambar 1.7

Grafik Penjualan Online Ouval Research (Okt 2014 – Okt 2015) dalam Unit Sumber: Manajemen Ouval Research Bandung 2015

Berdasarkan gambar 1.7 dapat dilihat jumlah barang yang terjual online di Ouval Research selama bulan oktober 2014 sampai dengan oktober 2015. Penjualan bulan Oktober 2014 dijadikan acuan untuk penjualan bulan – bulan berikutnya dengan penjualan sebesar 1000 unit, yang meliputi produk seperti

t-1 1,014 1,202 1,116 1,005 1,105 1,594 1,500 2,882 2,158 1,711 1,234 0,989 0 1 2 3 4

Okt Nov Des Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agt Sep Okt

(8)

8

shirt, jacket, tas dan lain-lain. Dalam hal ini, awal penjualan di bulan November 2014 sebesar 1.014 unit, dengan perkembangan yang naik turun pada bulan Juni 2015 penjualan Ouval Research meningkat sebesar 2.882 unit. Namun dalam hal ini tidak diikuti oleh bulan berikutnya dimana penjualan Ouval Research selama empat bulan terakhir ini terus menurun secara drastis, dengan penjualan dibulan oktober 2015 hanya sebesar 989 unit. Penurunan penjualan seperti itu tentunya akan berpengaruh terhadap pendapatan dari Ouval Research.

Penurunan penjualan online Ouval Research diikuti oleh keterlibatan konsumen dalam mengakses website dari Ouval Research yang dapat dilihat dari lamanya kunjungan pengunjungpada tabel 1.2 di bawah ini.

Tabel 1.2

Keterlibatan Visitor rschtruetype.com September 2015

Bounce Rate Daily pageview per visitor Daily Time on Site

20.00%▲16.00% 4.60▼22.54% 4:03▼36.00%

Sumber: Alexa, 2015

Tabel 1.2 menunjukkan keterlibatan konsumen dalam mengunjungi website

Ouval Research. Dimana nilai bounce rate meningkat menjadi 20%, hal tersebut membuktikan bahwa tingkat bertahan pengunjung website Ouval Research itu rendah, dengan rata-rata halaman yang di akses sebanyak 4 halaman dan waktu yang dihabiskan dalam website Ouval Research berkurang 36% menjadi 4:03 menit/sekon saja. Dalam hal ini terdapat penilaian pengunjung dalam menggunakan website Ouval Research yang dapat mempengaruhi keputusan pembelian online, dapat dilihat pada tabel 1.3.

(9)

9

Tabel 1.3

Data Keluhan Konsumen Online

Keluhan Pengunjung Presentase

Kesulitan menggunakan website Ouval Research 56 51.3% Kurangnya informasi yang tersedia website 21 19.4%

Rendahnya interaksi di website 10 9.2%

Kurangnya respon pada alternatif pembelian online 22 20.1%

Total 109 100%

Sumber: Data yang telah diolah, 2015

Berdasarkan dari tabel 1.3 yang merupakan data keluhan konsumen online, terdapat beberapa pertimbangan konsumen dalam mengakses website Ouval Research. Dimana, dari data tersebut terdapat kesulitan konsumen sebesar 51.3% dalam menggunakan website dimulai dari melakukan registrasi, order, navigasi

dan load time dan juga kurangnya informasi yang ada di website seperti cara pembelian dan stok barang yang tersedia sebesar 19.4%, dengan rendahnya servis interaksi website bagi konsumen sebesar 9.2%. Sedangkan, tingkat respon terhadap layanan konsumen yang membeli pada selain website sebesar 20.1%. Dari data tersebut dapat dikelompokkan bahwa tingkat kualitas pada website

Ouval Research lebih banyak mendapat keluhan dari konsumen. Dimana dapat dilihat pada gambar 1.8 dibawah ini.

Gambar 1.8 Justifikasi Konsumen

Sumber: Data yang telah diolah, 2015 Respon Layanan Online 21% Kualitas website 79%

(10)

10

Berdasarkan dari gambar 1.8 didapatkan bahwa kualitas website lebih menjadi pertimbangan konsumen dalam melakukan pembelian di website Ouval Research dengan presentase sebesar 79% lebih besar dibanding dengan keluhan konsumen mengenai respon pada alternatif pembelian online lainnya sebesar 21%. Oleh karena itu, pengukuran pada kualitas website Ouval Research diperlukan guna meningkatkan performa penjualan online. Menurut Barnes dan Vidgen (2002) pengukuran kualitas website dengan metode webqual 4.0 merupakan instrumen untuk menilai situs website berdasarkan perspektif konsumen yang terdiri dari tiga sub variabel antara lain kegunaan, kualitas informasi dan kualitas layanan interaksi. Dimana, menurut Leonidio et al., (2011) konsumen dalam suatu layanan online berperan sebagai evaluator dan juga sebagai pengguna akhir. Pada setiap pembelian, konsumen dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain persepsi kualitas, harga dan kenyamanan (Rush (2001) dalam Leonidio et al.,

(2011)). Dalam penelitian Alhasanah et al. (2014) menghasilkan bahwa kemudahan, kualitas informasi dan kualitas layanan interaksi pada layanan

website e-commerce berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Berdasarkan dari uraian latar belakang tersebut maka dapat disimpulkan bahwa adanya kebutuhan penelitian dalam mengukur keputusan pembelian konsumen Ouval Research yang pada penelitian ini menitik beratkan pada kualitas

website Ouval Research, untuk mengembangkan kualitas website dari Ouval Research. Oleh karena itu, penelitian ini mengambil judul “PENGARUH KUALITAS WEBSITE TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SECARA

ONLINE MENGGUNAKAN METODE WEBQUAL 4.0 PADA KONSUMEN OUVAL RESEARCH (www.rschtruetype.com) DI INDONESIA.”

1.3Perumusan masalah

Kualitas website yang baik dapat mengubah perilaku konsumen dalam mengambil keputusan. Dimana website yang mampu memberikan nilai sesuai dengan persepsi konsumen antara lain kegunaan, kualitas informasi dan kualitas

(11)

11

layanan interaksi dapat meningkatkan performa usaha tersebut. Namun, dalam hal ini kualitas website dari Ouval Research belum sesuai dengan persepsi dari konsumen online Ouval Research, dimana terdapat beberapa pertimbangan konsumen dalam mengambil keputusan pembelian.

Faktor – faktor yang menjadi pertimbangan konsumen Ouval Research dalam membuat keputusan pembelian secara online perlu diteliti untuk memaksimalkan penjualan online dari Ouval Research. Dimana dalam suatu layanan transaksi

website, konsumen membuat keputusan pembelian berdasarkan dari kemudahan dan kenyamanan pada website tersebut. Untuk itu penelitian mengenai kualitas

website Ouval Research terhadap keputusan pembelian perlu dilakukan.

1.4Pertanyaan Penelitian

Sesuai dengan hasil literature review yang telah dilakukan, diketahui bahwa kualitas website dari suatu perusahaan dapat berpengaruh pada perilaku konsumen. Dengan demikian, maka pertanyaan penelitian pengaruh kualitas

website sebagai berikut:

1) Bagaimana tanggapan responden terhadap kualitas website Ouval Research? 2) Bagaimana tanggapan responden terhadap keputusan pembelian secara

online Ouval Research?

3) Seberapa besar pengaruh kualitas website yang terdiri dari kegunaan,

kualitas informasi dan kualitas layanan interaksi terhadap keputusan pembelian secara online konsumen Ouval Research baik secara simultan dan parsial?

1.5Tujuan penelitian

Berkaitan dengan pengembangan keilmuan dan manfaat praktis dari permasalahan yang akan diteliti maka tujuan dari penelitian adalah sebagai berikut:

(12)

12

2) Mengetahui tanggapan responden terhadap keputusan pembelian secara

online Ouval Research

3) Mengetahui besaran pengaruh kualitas website yang terdiri dari kegunaan,

kualitas informasi dan kualitas layanan interaksi terhadap keputusan pembelian secara online konsumen Ouval Research baik secara simultan dan parsial

1.6Manfaat penelitian

Manfaat dari penelitian ini antara lain: 1.6.1 Aspek Teoritis

Adapun manfaat dari penelitian ini dilihat dari aspek teoritis sebagai berikut: a) Bagi Ilmu Pengetahuan

Diharapkan penelitian ini mampu memperkarya ilmu yang sudah ada mengenai internet marketing khususnya penggunaan website sebagai strategi penjualan online.

b) Bagi Peneliti

Diharapkan dari hasil pembahasan dan penelitian yang dilakukan dapat menambah ilmu pengetahuan mengenai internet marketing khususnya kualitas

website dan dapat mengaplikasikan teori yang di dapat di masa mendatang. c) Bagi Mahasiswa Lain

Hasil dari penelitian yang dilakukan dapat menjadi referensi bagi peneliti lain dalam melakukan penelitian terhadap kualitas website dengan menggunakan metode webqual 4.0 terutama dengan kaitannya keputusan pembelian secara online konsumen.

1.6.2 Aspek Praktis

Hasil dari penelitian kualitas website ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi perusahaan dalam menjaga atau mengembangkan kualitas

website sebagai saluran distribusi pemasaran, promosi dan penjualan secara

(13)

13

mampu mengubah perilaku konsumen dalam mengambil keputusan pembelian. Khususnya bagi Ouval Research, penelitian ini diharapkan dapat memberikan feedback dan perbaikan terhadap website dari Ouval Research.

Mengingat dengan semakin berkembangnya internet sekarang ini, menjadikan banyaknya pengguna media tradisional yang beralih ke media internet dimana hal tersebut menjadi potensi yang besar bagi industri bisnis. Dengan begitu, semakin banyak pula pelaku bisnis yang menggunakan media penjualan khususnya website sebagai strategi marketing dari perusahaan. Oleh sebab itu, kualitas website sebagai media penjualan online harus dikembangkan sebagai keunggulan kompetitif setiap perusahaan.

1.7Ruang Lingkup Penelitian

Penelitian ini adalah mengenai pengaruh kualitas website terhadap keputusan pembelian. Dimana, penelitian ini menggunakan responden yaitu konsumen yang pernah melakukan transaksi di website Ouval Research yang berlokasi di Indonesia. Lamanya waktu yang digunakan dalam melakukan penelitian ialah dari sebanyak 6 bulan dari September 2015 – Maret 2016.

Pada penelitian ini menggunakan 2 variabel yaitu Independent Variable

(Variabel Bebas) dan Dependent Variable (Variabel Terikat), antara lain:

1. Independent Variable yaitu kualitas website dimana terdapat tiga sub variabel antara lain kegunaan (X1), kualitas informasi(X2) dan kualitas layanan interaksi (X3).

2. Dependent Variable pada penelitian ini yaitu keputusan pembelian (Y)

1.8Sistematika Penulisan Penelitian

Penelitian ini disusun dalam lima tahapan penelitian, antara lain: BAB I Pendahuluan

Bab ini membahas uraian mengenai gambaran umum obyek penelitian, latar belakang masalah yang diambil, perumusan dan pertanyaan masalah, tujuan, manfaat penelitian, ruang lingkup penelitian dan sistematika penulisan tugas.

(14)

14 BAB II Tinjauan Pustaka

Membahas mengenai teori-teori yang mendukung penelitian ini dan sumber-sumber literatur yang dapat dijadikan referensi yang menjadi dasar dan digunakan pada penelitian.

BAB III Metode Penelitian

Membahas uraian mengenai jenis penelitian, operasional variabel, tahapan penelitian, poulasi dan sampel, teknik pengumpulan data, uji validitas dan reliabilitas, dan teknik analisis data.

BAB IV Hasil dan Pembahasan

Membahas uraian mengenai hasil dari perhitungan analisis yang telah dilakukan, menjawab rumusan masalah, serta pembahasan mengenai karakteristik responden dalam berbagai aspek.

BAB V Kesimpulan Dan Saran

Membahas uraian mengenai kesimpulan keseluruhan penelitian serta saran bagi perusahaan dan penelitian selanjutnya.

Gambar

Gambar 1.8  Justifikasi Konsumen

Referensi

Dokumen terkait

Nilai r yang diperoleh ditentukan tinggi rendahnya dengan menggunakan korelasi reliabilitas seperti ditunjukan pada Tabel 3.1. Dari hasil uji coba diperoleh bahwa nilai

Ini adalah latihan jenis Olahraga Peninggi Badan Yang Bisa Dilakukan Di Rumah yang sangat baik untuk meregangkan tulang belakang dan memperpanjang tubuh bagian atas anda.. Selain

Dari hasil uji homogenitas uranium di dalam meat bahan bakar dengan muatan uranium 4,80 g/cm3 yang menggunakan undakan balok AIMgSi1 standar (kode X), diperoleh

Larva udang galah GIMacro II memiliki kemampuan untuk dapat bertahan hidup pada lingkungan media payau, namun setiap organisme akuatik memiliki kendala yang sama yaitu upaya

Produk inovasi atau invensi yang dimaksud tidak harus selalu berbentuk benda atau perangkat keras (hardware), seperti buku, modul, alat bantu pembelajaran di kelas

Faktor-faktor lain yang mempengaruhi suatu proses belajar mengajar di fakultas kedokteran juga harus mejadi perhatian bagi mahasiswa dan dosen untuk mencapai

Walaupun pengukuran kinerja dengan menggunakan Balanced Scorecard ini lebih banyak digunakan di perusahaan-perusahaan bisnis yang menghasilkan barang/produk, tetapi dapat

hasil pengendalian dan evaluasi menunjukkan bahwa proses perumusan tidak sesuai dengan tahapan dan tata cara penyusunan rencana pembangunan daerah sebagaimana diatur