GET STARTED
INSTALASI ARDUINO IDE & BAHASA PEMOGRAMAN ARDUINO
Apa yang kita pelajari?
(What we learn?)
•
INSTALASI ARDUINO IDE di (Windows 7, 8, 10)
•
KONEKSI ARDUINO IDE DENGAN PERANGKAT ARDUINO
•
ANTARMUKA ARDUINO IDE
•
BAHASA PEMOGRAMAN ARDUINO IDE
Persiapan
(Preparation)
•
PC, Notebook, Laptop
•
Software Arduino IDE
https://www.arduino.cc/en/main/software
•
Perangkat Arduino Uno R3 + Kabel USB (wajib punya)*
•
Aksesoris Kabel Jumper, LED, Breadboard(optional jika dibutuhkan)*
•
Driver Arduino CH340/1 (jika menggunakan arduino clone smd)
https://goo.gl/j4ytRC
Instalasi Arduino IDE
Sebelum
melakukan
instalasi
software
arduino IDE, perangkat arduino yang
digunakan adalah Uno R3.
Dipasaran terdapat 2 jenis arduino uno r3
ini :
1. Arduino Uno R3 DIP
Arduino yang bertipe DIP (
Dual In-line
Package
) yang berbentuk IC mikrokontroler
AT-Mega
yang
dapat
dilepas
karena
mengunakan soket dan tidak disolder.
Kompatibel dengan driver software arduino
IDE sehingga tidak perlu menginstal driver.
Instalasi Arduino IDE
2. Arduino Uno SMD
Arduino
tipe
ini
mengunakan
IC
mikrokontroler
AT-Mega
berjenis
SMD
(
Surface Mount Device
) IC SMD bentuk
fisiknya yang pipih persegi dengan kaki-kaki
pinout yang kecil dan langsung disolder, dan
tidak dapat dilepas.
Perlu driver tambahan karena mengunakan
chipset, yang berbeda dengan arduino
berjenis DIP (AT-Mega 16u) sedangkan SMD
mengunakan (CH340/CH341).
Harga yang lebih murah dari DIP tentu
kualitas juga berbeda.
Download Arduino IDE versi terbaru
https://www.arduino.cc/en/main/software
Step1. download software dan pasangkan kabel arduino ke usb komputer ataupun laptop
Instalasi Arduino IDE
Instalasi Arduino IDE
Step 3. setelah proses intalasi selesasi pastikan
Arduino sudah terdeteksi di komputer
Caranya klik kanan Computer > pilih Properties >
klik Device Manager (step by step ada gambar
disamping).
Jika kamu menggunakan Arduino Clone SMD
silahkan instal driver tambahan terlebih dahulu
download disini
https://goo.gl/j4ytRC
Ekstrak terlebih dahulu lalu jalankan program
SETUP.EXE setelah itu akan mucul tampilan
seperti ini,
Instalasi Arduino IDE
Step 4. Setting Arduino dengan Arduino IDE
Langkah-langkahnya seperti gambar dibawah ini
Jika sudah terdeteksi maka arduino mu siap di gunakan Let’s Coding,.. !!
benar
1.
2.
Pengenalan Arduino IDE
Setelah selesai instal buka software Arduino IDE berikut simak penjelasan
tentang software Arduino IDE
•
Apa itu Arduino IDE ?, IDE itu merupakan kependekan dari
Integrated
Developtment Enviroenment,
atau secara bahasa mudahnya merupakan
lingkungan terintegrasi yang digunakan untuk melakukan pengembangan.
Disebut sebagai lingkungan karena melalui software inilah Arduino dilakukan
pemrograman untuk melakukan fungsi-fungsi yang dibenamkan melalui
sintaks pemrograman. Arduino menggunakan bahasa pemrograman sendiri
yang menyerupai bahasa C. Bahasa pemrograman Arduino (
Sketch
) sudah
dilakukan perubahan untuk memudahkan pemula dalam melakukan
pemrograman dari bahasa aslinya. Sebelum dijual ke pasaran, IC
mikrokontroler Arduino telah ditanamkan suatu program bernama
Bootlader
yang berfungsi sebagai penengah antara
compiler
Arduino dengan
mikrokontroler.
•
Arduino IDE dibuat dari bahasa pemrograman JAVA. Arduino IDE juga
dilengkapi dengan library C/C++ yang biasa disebut
Wiring
yang membuat
operasi input dan output menjadi lebih mudah. Arduino IDE ini
dikembangkan dari software Processing yang dirombak menjadi Arduino IDE
khusus untuk pemrograman dengan Arduino.
Arduino IDE
•
Program yang ditulis dengan menggunaan
Arduino Software (IDE) disebut sebagai sketch.
Sketch ditulis dalam suatu editor teks dan
disimpan dalam file dengan ekstensi .ino.
Teks
editor pada Arduino Software memiliki fitur”
seperti cutting/paste
dan seraching/replacing
sehingga memudahkan kamu dalam menulis
kode program.
•
Pada Software Arduino IDE, terdapat semacam
message box
berwarna hitam yang berfungsi
menampilkan status, seperti pesan error,
compile, dan upload
program. Di bagian bawah
paling kanan Sotware Arduino IDE,
menunjukan board yang terkonfigurasi beserta
COM Ports yang digunakan.
•
Pada Software Arduino IDE juga terdapat
beberapa tombol interface yang fungsinya bisa
dilihat disamping
Arduino IDE
File di dalam menu File sendiri terdapat fitur,
New,berfungsi untuk membuat membuat sketch baru dengan bare minimum yang terdiri void setup() dan void loop().
Open, berfungsi membuka sketch yang pernah dibuat di dalam drive.
Open Recent, merupakan menu yang berfungsi mempersingkat waktu pembukaan file atau sketch yang baru-baru ini sudah dibuat.
Sketchbook, berfungsi menunjukan hirarki sketchyang kamu buat termasuk struktur foldernya.
Example, berisi contoh-contoh pemrograman yang disediakan pengembang Arduino, sehingga kamu dapat mempelajari program-program dari contoh yang diberikan. Close, berfungsi menutup jendela Arduino IDE dan menghentikan aplikasi.
Save, berfungsi menyimpan sketchyang dibuat atau perubahan yang dilakukan pada sketch Save as…, berfungsi menyimpan sketchyang sedang dikerjakan atau sketchyang sudah
disimpan dengan nama yang berbeda.
Page Setup, berfungsi mengatur tampilan page pada proses pencetakan. Print, berfungsi mengirimkan file sketch ke mesin cetak untuk dicetak. Preferences, disini kam dapat merubah tampilan interfaceIDE Arduino.
Quit, berfungsi menutup semua jendela Arduino IDE. Sketchyang masih terbuka pada saat tombolQuitditekan, secara otomatis akan terbuka pada saat Arduino IDE dijalankan.
Arduino IDE
Edit di dalam menu Edit sendiri terdapat fitur,
Undo/Redo, berfungsi untuk mengembalikan perubahan yang sudah dilakukan pada Sketchbeberapa langkah mundur dengan Undoatau maju dengan Redo.
Cut, berfungsi untuk meremoveteks yang terpilih pada editor dan menempatkan teks tersebut pada clipboard. Copy, berfungsi menduplikasi teks yang terpilih kedalam editor dan menempatkan teks tersebut pada clipboard. Copy for Forum, berfungsi melakukan copy kode dari editor dan melakukan formatingagar sesuai untuk
ditampilkan dalam forum, sehingga kode tersebut bisa digunakan sebagai bahan diskusi dalam forum. Copy as HTML, berfungsi menduplikasi teks yang terpilih kedalam editor dan menempatkan teks tersebut pada
clipboard dalam bentuk atau format HTML. Biasanya ini digunakan agar code dapat diembededdkanpada halaman web.
Paste, berfungsi menyalin data yang terdapat pada clipboard, kedalam editor.
Select All, berfungsi untk melakukan pemilihan teks atau kode dalam halaman editor.
Comment/Uncomment, berfungsi memberikan atau menghilangkan tanda // pada kode atau teks, dimana tanda tersebut menjadikan suatu baris kode sebagai komen dan tidak disertakan pada tahap kompilasi.
Increase/Decrease Indent, berfunsgi untuk mengurangi atau menambahkan indetntasi pada baris kode tertentu. Indentasi adalah “tab”.
Find, berfungsi memanggil jendela window find and replace, dimana kamu dapat menggunakannya untuk menemukan variabel atau kata tertentu dalam program atau menemukan serta menggantikan kata tersebut dengan kata lain.
Find Next,berfungsi menemukan kata setelahnya dari kata pertama yang berhasil ditemukan. Find Previous, berfungsi menemukan kata sebelumnya dari kata pertama yang berhasil ditemukan.
Arduino IDE
Sketch di dalam menu sketch sendiri terdapat fitur,
Verify/Compile, berfungsi untuk mengecek apakah sketchyang kamu buat ada kekeliruan dari segi sintaks atau tidak. Jika tidak ada kesalahan, maka sintaks yang kamu buat akan dikompile kedalam bahasa mesin.
Upload, berfunsi mengirimkan program yang sudah dikompilasi ke Arduino Board. Uplad Using Programmer, menu ini berfungsi untuk menuliskan bootloader
kedalam IC Mikrokontroler Arduino. Pada kasus ini kamu membutuhkan perangkat tambahan seperti USBAspuntuk menjembatani penulisan program bootloaderke IC Mikrokontroler.
Export Compiled Binary, berfungsi untuk menyimpan file dengan ekstensi .hex, dimana file ini dapat disimpan sebagai arsip untuk di upload ke board lain menggunakan tools yang berbeda.
Show Sketch Folder, berfungsi membuka folder sketchyang saat ini dikerjakan. Include Library, berfunsi menambahkan library/pustaka kedalam sketchyang
dibuat dengan menyertakan sintaks #include di awal kode. Selain itu kamu juga bisa menambahkan library eksternal dari file .zip kedalam Arduino IDE. Add File…, berfungsi untuk menambahkan file kedalam sketcharduino (file akan
dikopikan dari drive asal). File akan muncul sebagai tab baru dalam jendela sketch.
Arduino IDE
Tools di dalam menu sketch sendiri terdapat fitur,
Auto Format, berfungsi melakukan pengatran format kode pada jendela editor Archive Sketch, berfungsi menyimpan sketch kedalam file .zip
Fix Encoding & Reload, berfungsi memperbaiki kemungkinan perbedaan antara pengkodean peta karakter editor danpeta karakter sistem operasi yang lain. Serial Monitor, berungsi membuka jendela serial monitor untuk melihat
pertukaran data.
Board, berfungsi memilih dan melakukan konfigurasi board yang digunakan. Port, memilih port sebbagai kanal komunikasi antara software dengan hardware. Programmer, menu ini digunakan ketika kamu hendak melakukan pemrograman
chip mikrokontroller tanpa menggunakan koneksi Onboard USB-Serial. Biasanya digunakan pada proses burning bootloader.
Burn Bootloader, mengizinkan kamu untuk mengkopikan program bootloader kedalam IC mikrokontroler.
Arduino IDE
Help
Disini kamu bisa mendapatkan bantuan terhadap kegalauanmu mengenai pemrograman. Menu help berisikan file-file dokumentasi yang berkaitan dengan masalah yang sering muncul, serta penyelesaiannya. Selain itu pada menu help juga diberikan link untuk menuju Arduino Forum guna
Bahasa Pemograman Arduino IDE
Seperti yang kita tahu, Arduino menggunakan
pemrograman dengan bahasa C.
Berikut ini adalah sedikit penjelasan yang
ditujukan kepada kamu yang hanya mempunyai
sedikit
pengalaman
pemrograman
dan
membutuhkan penjelasan singkat mengenai
karakter bahasa C dan software Arduino. Untuk
penjelasan
yang
lebih
mendalam,
web
Struktur
Setiap program Arduino (biasa disebut
sketch
) mempunyai dua buah
fungsi yang harus ada.
void setup( ) { }
Semua kode didalam kurung kurawal akan dijalankan hanya satu kali ketika
program Arduino dijalankan untuk pertama kalinya.
void loop( ) { }
Fungsi ini akan dijalankan setelah setup (fungsi
void setup
) selesai. Setelah
dijalankan satu kali fungsi ini akan dijalankan lagi, dan lagi secara terus
menerus sampai catu daya (
power
) dilepaskan.
Syntax
Berikut ini adalah elemen bahasa C yang dibutuhkan untuk format penulisan.
//
(komentar satu baris)
Kadang diperlukan untuk memberi catatan pada diri sendiri apa arti dari kode-kode yang
dituliskan. Cukup menuliskan dua buah garis miring dan apapun yang kita ketikkan
dibelakangnya akan diabaikan oleh program.
/* */
(komentar banyak baris)
Jika anda punya banyak catatan, maka hal itu dapat dituliskan pada beberapa baris sebagai
komentar. Semua hal yang terletak di antara dua simbol tersebut akan diabaikan oleh
program.
{ }
(kurung kurawal)
Digunakan untuk mendefinisikan kapan blok program mulai dan berakhir (digunakan juga
pada fungsi dan pengulangan).
;
(titk koma)
Setiap baris kode harus diakhiri dengan tanda titik koma (jika ada titik koma yang hilang maka
program tidak akan bisa dijalankan).
Variabel
Sebuah program secara garis besar dapat didefinisikan sebagai instruksi untuk memindahkan
angka dengan cara yang cerdas. Variabel inilah yang digunakan untuk memindahkannya.
int
(integer)
Digunakan untuk menyimpan angka dalam 2 byte (16 bit). Tidak mempunyai angka desimal dan menyimpan
nilai dari -32,768 dan 32,767.
long
(long)
Digunakan ketika integer tidak mencukupi lagi. Memakai 4 byte (32 bit) dari memori (RAM) dan mempunyai
rentang dari -2,147,483,648 dan 2,147,483,647.
boolean
(boolean)
Variabel sederhana yang digunakan untuk menyimpan nilai
TRUE
(benar) atau
FALSE
(salah). Sangat berguna
karena hanya menggunakan 1 bit dari RAM.
float
(float)
Digunakan untuk angka desimal (floating point). Memakai 4 byte (32 bit) dari RAM dan mempunyai rentang
dari -3.4028235E+38 dan 3.4028235E+38.
char
(character)
Menyimpan 1 karakter menggunakan kode ASCII (misalnya ‘A’ = 65). Hanya memakai 1 byte (8 bit) dari RAM.
Operator Matematika
Operator yang digunakan untuk memanipulasi angka (bekerja seperti matematika yang sederhana).
=
Membuat sesuatu menjadi sama dengan nilai yang lain (misalnya: x = 10 * 2, x sekarang sama dengan 20).
%
Menghasilkan sisa dari hasil pembagian suatu angka dengan angka yang lain (misalnya: 12 % 10, ini akan
menghasilkan angka 2).
+
Penjumlahan
–
Pengurangan
*
Perkalian
/
Pembagian
Operator Pembanding
Digunakan untuk membandingkan nilai logika.
==
Sama dengan (misalnya: 12 == 10 adalah FALSE (salah) atau 12 == 12 adalah TRUE
(benar))
!=
Tidak sama dengan (misalnya: 12 != 10 adalah TRUE (benar) atau 12 != 12 adalah
FALSE (salah))
<
Lebih kecil dari (misalnya: 12 < 10 adalah FALSE (salah) atau 12 < 12 adalah FALSE
(salah) atau 12 < 14 adalah TRUE (benar))
>
Lebih besar dari (misalnya: 12 > 10 adalah TRUE (benar) atau 12 > 12 adalah FALSE
(salah) atau 12 > 14 adalah FALSE (salah))
Struktur Pengaturan
Program sangat tergantung pada pengaturan apa yang akan dijalankan berikutnya, berikut ini
adalah elemen dasar pengaturan (banyak lagi yang lain dan bisa dicari di internet).
1. if..else
, dengan format seperti berikut ini:
if (kondisi) { }
else if (kondisi) { }
else { }
Dengan struktur seperti diatas program akan menjalankan kode yang ada di dalam kurung
kurawal jika kondisinya TRUE, dan jika tidak (FALSE) maka akan diperiksa apakah kondisi pada
else
if
dan jika kondisinya FALSE maka kode pada
else
yang akan dijalankan.
2. for
, dengan format seperti berikut ini:
for (int i = 0; i < #pengulangan; i++) { }
Digunakan bila anda ingin melakukan pengulangan kode di dalam kurung kurawal beberapa kali,
ganti #pengulangan dengan jumlah pengulangan yang diinginkan. Melakukan penghitungan ke
atas dengan
i++
atau ke bawah dengan
i–
.
Digital
1. pinMode(pin, mode)
Digunakan untuk menetapkan mode dari suatu pin,
pin
adalah nomor pin
yang akan digunakan dari 0-19 (pin analog 0-5 adalah 14-19). Mode yang
bisa digunakan adalah
INPUT
atau
OUTPUT
.
2. digitalWrite(pin, value)
Ketika sebuah pin ditetapkan sebagai
OUTPUT
, pin tersebut dapat dijadikan
HIGH
(ditarik menjadi 5 volts) atau
LOW
(diturunkan menjadi ground).
3. digitalRead(pin)
Ketika sebuah pin ditetapkan sebagai INPUT maka anda dapat menggunakan
kode ini untuk mendapatkan nilai pin tersebut apakah
HIGH
(ditarik
menjadi 5 volts) atau
LOW
(diturunkan menjadi ground).
Analog
Arduino adalah mesin digital tetapi mempunyai kemampuan untuk
beroperasi di dalam alam analog (menggunakan trik). Berikut ini cara untuk
menghadapi hal yang bukan digital.
1. analogWrite(pin, value)
Beberapa pin pada Arduino mendukung PWM (pulse width modulation)
yaitu pin 3, 5, 6, 9, 10, 11. Ini dapat merubah pin hidup (
on
)atau mati (
off
)
dengan sangat cepat sehingga membuatnya dapat berfungsi layaknya
keluaran analog.
Value
(nilai) pada format kode tersebut adalah angka
antara 0 ( 0% duty cycle ~ 0V) dan 255 (100% duty cycle ~ 5V).
2. analogRead(pin)
Ketika pin analog ditetapkan sebagai INPUT anda dapat membaca keluaran
voltase-nya. Keluarannya berupa angka antara 0 (untuk 0 volts) dan 1024
(untuk 5 volts).
Simple Program Blink LED
Setelah selesai melakukan instalasi
program dan koneksi ke arduino
serta mempelajari interface arduino
IDE dan bahasa pemogramannya.
Selanjutnya
kita
melakukan
percobaan program sederhana yaitu
membuat led kelap-kelip (the blink
led) sketch program ini bisa diambil
dari menu file, caranya :
Simple Program Blink LED
Setelah selesai membuka example blink
akan muncul tampilan seperti gambar
disamping dan penjelasanya.
Dalam perangkat arduino sendiri sudah
tersedia komponen led yang berada di pin
digital 13.
Jika kita membeli arduino dalam kondisi
baru di dalam arduino itu sendiri sudah
tertanam program blink yang menyalakan
dan mematikan lampu led selama 1 detik
(1000
milisecond)
di
pin
13
secara
bergantian.
Simple Program Blink LED
Modifikasi sketch program
kita akan merubah waktu jeda nyala led dan
mati led dengan merubah delay.
void loop() {
digitalWrite(LED_BUILTIN, HIGH); // turn the LED on (HIGH is the voltage level) delay(1000); // wait for a second
digitalWrite(LED_BUILTIN, LOW); // turn the LED off by making the voltage LOW delay(1000); // wait for a second
}
sekarang rubah delay menjadi 0,5 detik
(500ms)
void loop() {
digitalWrite(LED_BUILTIN, HIGH); // turn the LED on (HIGH is the voltage level) delay(500); // wait for a second
digitalWrite(LED_BUILTIN, LOW); // turn the LED off by making the voltage LOW delay(500); // wait for a second
}