• Tidak ada hasil yang ditemukan

METODOLOGI PENELITIAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "METODOLOGI PENELITIAN"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

BAB III

METODOLOGI PENELITIAN

Dalam setiap penelitian selalu menggunakan metode penelitian. Penggunaan metode ini bertujuan untuk memperoleh hasil yang bersifat obyektif, tepat, dan dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya secara ilmiah. Menurut Arikunto (1998 : 121) yang dimaksud dengan metodologi penelitian adalah suatu cara yang telah diatur dan dipikirkan untuk meneliti dan memeriksa serta menyelidiki sesuatu. Dengan demikian keberhasilan suatu penelitian sangat ditentukan oleh penggunaan metode penelitian secara tepat.

(2)
(3)

3.2 Tempat dan Waktu Penelitian

Penelitian dilaksanakan di Rumah Sakit Muhhamdiyah Taman Puring, yang beralamat di Jl. Gandaria I No.20, RT.7/RW.2, Kramat Pela, Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan. Waktu penelitian dilaksanakan dari bulan april sampai selesai.

3.3 sumber data A. Data Primer

Merupakan data yang diperoleh melalui pengamatan dan pencatatan secara langsung terhadap konsumen yang meliputi :

1. Data keinginan Pasien terhadap bentuk pelayanan yang diberikan oleh RS. Muhammadiyah Taman Puring

2. Data kepentingan relatif untuk masing-masing keinginan Pasien terhadap bentuk pelayanan yang diberikan.

3. Data kepentingan Pasien terhadap fungsional dan disfungsional bentuk pelayanan yang diberikan.

B. Data Sekunder

Merupakan data tambahan yang relevan dan penelitian ini yang dikumpulkan, diolah pihak lain tetapi digunakan oleh peneliti

(4)

3.4 Metode Pengumpulan Data

Pengumpulan data dalam penulisan laporan ini dilakukan dengan cara sebagai berikut :

1. Wawancara (Interview)

Yaitu pengumpulan data dengan cara mengadakan tanya jawab secara langsung dengan pihak-pihak yang berhubungan dengan permasalahan yang diangkat dalam penelitian guna mendapatkan data dan keterangan yang berlandaskan kepada tujuan penelitian.

2. Observasi.

Pengumpulan data ini dilakukan dengan pengamatan dan pencatatan secara langsung pada objek penelitian untuk mendapatkan data-data yang diperlukan dalam penelitian.

3. Studi Pustaka

Yaitu metode pengumpulan data dari buku-buku literatur yang berhubungan dengan masalah-masalah yang dibahas.

(5)

5. Penyebaran Angket (kuesioner).

Kuesioner adalah sebuah set pertanyaan yang secara logis berhubungan dengan masalah penelitian dan tiap pertanyaan merupakan jawaban-jawaban yang mempunyai makna dalam menguji hipotesa. Peneliti membuat daftar pertanyaan yang akan diberikan kepada siswa untuk memperoleh nilai kepentingan dari variabel keinginan pasien. Ada 3 macam kuesioner yang digunakan yaitu: Kuesioner 1 menentukan atribut-atribut yang bertujuan mendapatkan tingkat kepentingan, Kuesioner 2 Berisikan pertanyaan-pertanyaan yang diperoleh dari kuesioner 1 yang bertujuan untuk mengetahui pelayanan yang dirasakan Pasien Rs Muhammadiyah yaitu apakah pelayanan yang diberikan sudah optimal/ belum.

Pada penelitian ini menggunakan skala likert yang sudah dimodifikasi, skala likert ”1” sampai ”5” dimana ”1” berarti sangat penting dan ”5” berarti sangat Tidak penting pada tingkat kepentingan (kuesioner kano). Sedangkan kuesioner 3 merupakan kuesioner kano dimana responden diminta menjawab pertanyaan yang berkenan dengan aspek fungsional dan disfungsional dari atribut yang bersangkutan, pilihan yang disediakan antara lain menyukai, mengharapkan, netral, toleransi, dan tidak menyukai

(6)

3.5 Cara Analisa

Analisis yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah analisa kualitatif dan analisa kuantitatif.

1.Analisa kualitatif

Data yang berupa angka tidak dapat dilakukan dengan operasi matematika. Pemahaman mengenai masalah-masalah dalam kehidupan sosial berdasarkan kondisi realitas. Dengan pendekatan induktif. Analisa kualitatif meliputi :

a. Mengidentifikasi segala sesuatu yang dapat diberi berbagai macam nilai/ variabel-variabel keinginan siswa berdasarkan observasi untuk dimasukkan dalam kuesioner untuk membantu responden dalam menentukan pernyataan.

b. Menterjemahkan keinginan palanggan kedalam bahasa teknik (penentuan atribut-atribut/ karakteristik tunggal untuk suatu obyek, obyek/ kejadian). Mengidentifikasikan hubungan antara atribut (karakteristik) untuk mengetahui bagaimana pengaruh positif/ negatif yang terjdi jika dilakukan perubahan suatu sifat terhadap sifat lain.

c. Menentukan atribut yang termasuk kategori keunggulan dan kelemahan. d. Menentukan atribut yang termasuk kategori Kano.

(7)

Analisa kuantitatif meliputi:

a. Menentukan jumlah kuesioner yang sah/ tidak cacat meliputi kelengkapan pengisian kuesioner, kelengkapan makna jawaban, konsisten antar jawaban (jawaban hanya satu untuk setiap pertanyaan) dan relevansi jawaban. Kemudian data yang masuk (data mentah) diringkas dalam tabel.

b. Menguji kesahihan dan keandalan kuesioner dengan analisa kesahihan dan keandalan dengan memakai software SPSS 17

c. Menghitung keunggulan dalam setiap atribut.

d. Menghitung jumlah masing-masing kategori kano dalam tiap-tiap atribut. 3.6Populasi dan Sample Penelitian

3.6.1 Pengertian Populasi

Populasi adalah keseluruhan subjek penelitian (Arikunto, 2001:115). Identifikasi populasi merupakan langkah awal dalam penelitian yang bertujuan untuk mengetahui siapa yang menjadi responden. Dalam penelitian ini yang dijadikan obyek penelitian adalah jumlah Pasien Rs Muhammadiyah Taman puring pada pada bulan maret. Adapun jumlah Pasien Rs Muhammadiyah Taman puring pada pada bulan maret ialah 1200 pasien

3.6.2 Pengertian Sample Penelitian

Sampel adalah sebagian atau wakil dari populasi yang akan diteliti (Arikunto, 2001:117). Adapun ketentuan untuk sampel dalam penelitian ini dapat dikemukakan sebagai berikut:

(8)

Penentuan sampel dalam penelitian ini dengan menggunakan teknik sampling kuota. Quota Sampling yang merupakan jumlah subjek yang akan diteliti ditetapkan lebih dahulu. Jika quontum telah ditentukan mulailah penelitian dan tentang siapa yang akan dijadikan responden, terserah kepada pengumpul data. Untuk menentukan ukuran sampel dari suatu populasi dapat digunakan rumus Slovin (1960) yang dikutip Sevilla (1994) sebagai berikut ;

n = N 1 + Ne2

di mana: n = ukuran sampel N = ukuran populasi

e = persen kelonggaran ketidaktelitian karena kesalahan pengambilan sampel yang masih dapat ditolerir atau diinginkan.

Adapun jumlah rata-rata Pasien Poli Anak pada bulan maret sebanyak 1200 maka dengan persentase kelonggaran 10% diperoleh jumlah respondennya sebanyak 92 responden.

(9)

3.7.1 Uji Validitas

Pengujian validitas digunakan untuk mengukur valid atau sah tidaknya suatu kuisoner. Suatu kuisoner dikatakan valid jika pertanyaan pada kuisoner mampu untuk mengungkapkan sesuatu yang akan diukur oleh kuisoner tersebut. Digunakan perangkat lunak Software SPSS 17 for windows dalam menguji validitas pada penelitian ini. Uji signifikansi dilakukan dengan membandingkan nilai r hitung dengan nilai r tabel untuk degree of freedom (df) = n-2, dalam hal ini n adalah jumlah sampel. Bandingkan dengan nilai Correlated Item – Total Correlation dengan hasil perhitungan r tabel, jika r hitung lebih besar dari r tabel dan nilai positif maka butir pertanyaan atau indikator tersebut dinyatakan valid (Ghozali, Imam, 2001:45).

3.7.2 Uji Reliabilitas

Reliabilitas adalah alat untuk mengukur suatu kuisoner yang merupakan idikator dari variabel atau konstruk. Suatu kuisoner diaktakan reliabel atau handal jika jawaban seseorang terhadap pernyataan adalah konsisten atau stabil dari waktu ke waktu. SPSS 17 memberikan fasilitas untuk mengukur reliabilitas dengan uji statistik croncbach Alpha. Suatu konstruk atau variabel dikatakan reliabel jika memberikan nilai croncbach Alpha>60 (Ghozali, Imam, 2001:45).

3.7.3 Klasifikasi atribut berdasarkan Model kano.

1. Menentukan kategori atribut tiap responden berdasarkan tabel 2.1. 2. Menghitung jumlah masing-masing kategori kano dalam tiap-tiap

(10)

3. Menentukan kategori kano tiap atribut dengan menggunakan Blauth’s formula (walden,1993) sebagai berikut :

 Jika jumlah nilai (one dimensional + attractive + must be) > jumlah nilai

(indiferent + reverse + questionable) maka grade diperoleh nilai paling

maksimum dari (one dimensional,attractive,must be)

 Jika jumlah nilai (one dimensional + attractive + must be) < jumlah nilai

(indifferent + reverse + questionable) maka grade diperoleh yang paling

maksimum dari (indifferent, reverse , questionable).

 Jika jumlah nilai (one dimensional + attractive + must be) = jumlah nilai

(indifferent + reverse + questionable) maka grade diperoleh yang paling

maksimum diantara semua kategori kano yaitu (one dimensional, attractive,

must be dan indifferent,reverse , questionable ).

Alasan menggunakan formula ini karena pada dasarnya model Kano terdiri dari 3 kategori yaitu attractive, one dimensional, dan must be. Akan tetapi respon konsumen akan selalu ada dan muncul kategori indefferent, questionable, dan reverse. Indefferent (netral), kategori dimana jika ada tidaknya layanan tidak akan berpengaruh pada kepuasan konsumen. Reverse (kemunduran), derajat kepuasan konsumen lebih tinggi jika layanan berlangsung tidak semestinya dibandingkan

Referensi

Dokumen terkait

Dapat disimpulakn bahwa karakter bersahabat adalah sifat alami seseorang yang terwujud dalam tingkah laku terkait hubungan emosional yang dijalin oleh dua orang atau

Permasalahan penelitian ini adalah Apakah melalui kegiatan senam sehat ceria dapat meningkatkan kemampuan motorik kasar pada anak kelompok A TK Dharma Wanita I

Masyarakat merupakan suatu kesatuan yang di dasarkan ikatan-ikatan yang sudah teratur dan boleh di katakana stabil.sehubungan dengan ini,maka dengan sendirinya masyarakat merupakan

Mengacu pada uraian di atas, penelitian ini dilakukan dengan fokus pada pertanyaan penelitian berikut: (i) apakah kinerja keuangan (ROA, NPM, EPS), ukuran perusahaan, dan kinerja

Secara garis besar permodelan dalam tata guna lahan dapat dikategorikan menjadi 3 kegiatan yang saling berkaitan, yaitu: (1) meneliti perubahan tata guna lahan (TGL)

Akan tetapi dari hasil observasi dan wawancara di lapangan, guru masih minim menggunakan alat peraga dan media sejenisnya. Akibatnya hasil belajar siswa tidak

Sedangkan dalam Pasal 1 ayat (2) Usaha Kecil adalah usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri, yang dilakukan oleh orang perorangan atau badan usaha yang

kesamaan dengan negara-negara Anglo-America, ada beberapa pengaruh yang penting yang berasal dari Germanic, terutama dalam hal pajak.. Termasuk ke dalam kelompok ini