DAILY REPORT 05 October 2017

11 

Teks penuh

(1)

    

 

           

 

  DISCLAIMER

This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in the report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

NEWS HEADLINES

JAKARTA COMPOSITE INDEX CHART

Sinyalemen teknikal mengindikasikan trend IHSG positif dalam pekan ini. Hal tersebut terkonfirmasikan baik dari lagging dan leading Indicator sinyal positif bagi IHSG. Indikator Stochastic dan MACD mengkonfrimasikan positif. Demkian dengan MA5 dan MA20 mengdindikasikan sinyal positif bagi IHSG

JAKARTA INDICES STATISTICS

CLOSE CHANGE VOLUME (Mn) VALUE (Rp Bn)

IHSG 5951.475 +12.022 8,177.163 6,023.136

LQ-45 991.963 +2.167 2,834.005 3,918.830

MARKET REVIEW

MARKET VIEW

Wall Street rally dan mencatatkan rekor tertinggi pada Selasa (3/10) waktu setempat menjelang pidato Gubernur The Fed dalam konferensi di St. Louis Rabu. Investor menanti sinyal kebijakan moneter dari Janet Yellen. Menurut FedWatch CME Group, ekspektasi pasar atas kenaikan Fed Fund Rate (FFR) pada Desember 2017 mencapai 81,7%. Apresiasi di Wall Street itu juga didorong oleh ekspektasi pertumbuhan global yang kuat. Kenaikan di Wall Street dikontribusikan oleh penjualan mobil di Amerika Serikat (AS) yang naik menjadi 18,57 juta unit di September dari 16,14 juta di Agustus. Setelah badai Harvey dan Irma, penjualan mobil baru dan bekas meningkat. Apresiasi di Wall Street itu berimbas ke bursa saham Asia pada Rabu (4/10), kecuali Singapura dan Thailand, di saat bursa saham Cina dan Korea Selatan tutup.

Bursa saham Jepang dan Hongkong menguat dipicu oleh langkah pengurangan reserve requirement ratio (RRR) perbankan oleh People’s Bank of China (PBoC) untuk membebaskan lebih banyak likuiditas guna mendukung usaha kecil. Penguatan di bursa Jepang karena kenaikan permintaan mobil. Investor Jepang juga mencermati pemilihan umum pada 22 Oktober di tengah ketegangan di Semenanjung Korea. Kenaikan di bursa saham Jepang mengabaikan data PMI composite yang turun ke 51,7 di September dari sebelumnya 51,9. Data PMI Services September juga turun ke 51 dari 51,6.

Wall Street dan bursa saham Asia memberi sentimen positif di bursa saham Indonesia. IHSG ditutup menguat 0,202% ke 5951,475 ke level tertinggi baru, meski net sell sebesar Rp 264,94 miliar oleh investor asing masih berlanjut. Pasar mencermati kebijakan moneter Bank Indonesia (BI) setelah mencatatkan inflasi 0,13% MoM pada September dari deflasi di Agustus 2017. BI diperkirakan mempertahankan BI 7D Reverse Repo Rate di 4,25%. Hal itu mempertimbangkan melemahnya nilai tukar rupiah hingga di kisaran Rp 13.500/USD akibat berbagai rencana kebijakan The Fed. Sementara BI menyatakan tetap mewaspadai rencana kebijakan suku bunga The Fed pada akhir tahun 2017. Meski demikian BI menilai fundamental Indonesia cukup bagus. BI optimis stabilitas ekonomi tetap terjaga dengan pengelolaan ekonomi yang baik di semester II 2017. Sentimen domestik akan diwarnai oleh pergantian gubernur/wakil gubernur baru DKI Jakarta pada 16 Oktober 2017. Selain itu diindikasikan persiapan pemilu 2019 mulai meningkat dan diperkirakan memanaskan suhu politik dalam negeri ke depan.

Sedang bursa saham Eropa tentatif melemah kemarin dipicu gejolak di Spanyol pasca referendum kemerdekaan Catalonia. Selain itu data reserve Inggris pada September tercatat USD 554 juta dari sebelumnya USD 1603 juta. Sedang data composite Purchasing Manager’s Index (PMI) Jerman pada September turun ke 57,7 dari 57,8.

Sentimen geopolitik kembali mengemuka pasca cooling down beberapa saat. Korea Utara kembali memicu tensi di Semenanjung Korea pasca Duta Besar Korea Utara untuk PBB menyebutkan AS menghalangi pembangunan ekonomi dan mengecam sanksi terhadap negara-negara miskin. Sementara pemerintah Irak menuntut pemerintah Kurdi agar membatalkan hasil referendum 25 September.

Pemerintah memberikan argumentasi bahwa daya beli masyarakat tidak mengalam penurunan. Seperti penjelasan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani bahwa ekonomi Indonesia yang tengah menggeliat, didukung oleh pertumbuhan di berbagai sektor yang naik hampir dua digit. Hal ini dibuktikan adanya penerimaan negara dari Pajak Pertambahan Nilai (PPN) meningkat sebesar 14%. Berdasarkan laporan perpajakan, Sri Mulyani mengatakan daya beli masyarakat Indonesia tidak mengalami penurunan.

Sri Mulyani juga menanggapi situasi geopolitik yang terjadi di Korea Utara yang dikhawatirkan akan menganggu pertumbuhan negara-negara di Asia. Kondisi geopolitik di Korea Utara yang semakin memanas akan berdampak ke ekonomi global, dan menimbulkan ketidakpastian terutama di negara-negara Asia. Kondisi tersebut berpotensi mengusik ekonomi Indonesia. Fenomenanya yang harus diperhatikan reaksi dari kebijakan yang telah dibuat oleh pemerintah.

Pemerintah memastikan, dalam postur sementara yang telah diusulkan terdapat perubahan besaran anggaran dari yang sebelumnya telah ditetapkan dalam RAPBN 2018. Dalam postur sementara pendapatan negara menjadi Rp 1.894,7 triliun atau Rp 16,3 triliun dari sebelumnya Rp 1.878,4 triliun. Anggaran belanja negara menjadi Rp 2.220,7 triliun, naik Rp 16,3 triliun dari Rp 2.204,4 triliun.

Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS bisa menahan laju bagi IHSG. Rupiah sempat menembus level Rp13.500 per dolar AS. Penguatan dolar AS akibat rencana reformasi pajak yang akan dilakukan Presiden AS Donald Trump.

Presiden AS, Donald Trump, akan memangkas tarif pajak dalam waktu dekat. Rencana tersebut memicu optimisme luar biasa terhadap perekonomian AS ke depan. Pemangkas tarif pajak korporasi dan individu tersebut sebagai hentakan ekonomi yang akan meningkatkan tenaga kerja di AS. Trump mengatakan bahwa rencananya akan memberikan potongan pajak terbesar dalam sejarah.

Para pelaku pasar akan menyikapi pernyataan Janet Yellen yang mengungkapkan lebih banyak petunjuk mengenai masa depan kebijakan moneter AS.. Yellen menyampaikan pidato pembuka di Komunitas Perbankan dalam konferensi penelitian dan kebijakan abad ke 21 di St. Louis

Kabar dari Eropa, Catalonia akan memproklamirkan kemerdekaannya dari Spanyol hanya dalam hitungan hari. Keinginan Catalonia untuk merdeka telah menimbulkan kekhawatiran akan pecahnya kekerasan. Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy tidak mengakui adanya referendum di Catalonia beserta hasilnya.

Ditengah ketidakpasatian global serta terbatasnya sentimen pasar

dari dalam negeri, dapat mebuat IHSG bergerak mixed dengan

peluang penguatan terbatas pada perdagangan saham hari ini.

• PTPP menargetkan kontrak baru Rp 8 triliun pada 4Q17

• PTPP dorong penerapan konstruksi digital berbasis BIM

• Laba DGIK per 1H17 naik 399,55% YoY, pendapatan turun 3,06%

• TINS targetkan 4 kapal tambahan

• ADRO fokus diversifikasi bisnis dan efisiensi

• ELSA optimis kinerja tahun 2017 membaik

• Proyek anak usaha ESSA telah selesai 94%

• PGAS, FiberStar dan anak usaha MDLN kerja sama infrastruktur

• Anak usaha KIJA akan luncurkan Kawana Golf Residence

• TAXI tingkatkan efisiensi di 2018

• BIRD upgrade aplikasi My Bluebird

• EMTK ambil alih 72% saham EGP dari AP

• BLTZ peroleh pinjaman jangka pendek USD 10 juta dari Citibank N.A.

• INVS minta kelonggaran BEI terkait forced delisting per 23 Oktober

• Akibat negosiasi dengan kreditur INVS telat rilis laporan keuangan

• MEGA targetkan porsi CASA 35%

• INTA ambil alih piutang IPPS atas tagihan kepada IBFN

• OASA terima order pembangunan gardu induk 500 KV dari PLN

• Pembiayaan WOMF naik 12% hingga September 2017

• BNLI mulai ekspansif dalam penyaluran kredit

• Pelita Samudera siap IPO November 2017

• Aturan pajak bagi e-commerce akan terbit pekan depan

DAILY REPORT

05 October 2017 Support Level 5943/5935/5923 Resistance Level 5964/5976/5984 Major Trend Up Minor Trend Up

(2)

DAILY NEWS

5 October 2017

     

           

 

 

DISCLAIMER

This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in the report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

Pembangunan Perumahan (PTPP) mengejar kontrak baru sekitar Rp 8 triliun pada kuartal IV-2017 untuk mencapai target kontrak Rp 40 triliun sepanjang 2017. Kontrak baru tersebut dapat berasal dari sejumlah proyek seperti pembangkit listrik, jalan, bendungan hingga bandar udara. Hingga akhir September 2017, perseroan telah membukukan kontrak baru Rp 31,9 triliun atau 79% dari target sepanjang 2017. Perolehan kontrak tersebut didominasi oleh proyek BUMN sebesar 60,8%, swasta 28,9%, dan pemerintah 10,2%. PTPP membukukan laba bersih sekitar Rp 1,1 triliun hingga September 2017 atau sekitar 65% dari target Rp 1,7 triliun.

Pembangunan Perumahan (PTPP) mendorong penerapan konstruksi digital berbasis Building Information Modeling (BIM) dalam setiap proyek pembangunan infrastruktur dan properti yang dikembangkan perusahaan. Dengan menerapkan BIM, baik developer, konsultan maupun kontraktor mampu menghemat pekerjaan, efisiensi biaya hingga mengurangi jumlah tenaga kerja dalam suatu proyek. Penerapan piranti teknologi BIM di PTPP sudah dilakukan sejak tahun 2015 di berbagai proyek baik infrastruktur maupun properti. Sejumlah proyek yang telah mengaplikasikan BIM antara lain, proyek Menara BNI Pejompongan, Apartemen Springwood Serpong, Apartemen Pertamina RU V Balikpapan dan Kantor Perwakilan BI Gorontalo. Sementara untuk proyek infrastruktur antara lain proyek Pengembangan Pelabuhan Sibolga, Tol Bakauheni-Terbanggi Besar, Tol PandaanMalang dan Jembatan Teluk Kendari.

Pembangunan Perumahan (PTPP) akan mendorong anak usahanya, PP Energi, menggelar IPO saham pada kuartal I-2018, dengan target dana sekitar Rp 5 triliun. PP Energi akan melepas saham ke publik hingga mencapai 35%. Selain itu, perseroan juga menyiapkan PP Presisi untuk IPO saham dengan melepas 35% saham ke publik dan target dana sekitar Rp 2,5 triliun.

Nusa Kontruksi Enjineering (DGIK) membukukan laba per semester I 2017 sebesar Rp 15,75 miliar atau meningkat 399,55% YoY dari sebelumnya dari Rp 3,15 miliar. Pendapatan tercatat sebesar Rp 526,53 miliar, turun 3,06% YoY dari sebelumnya Rp 543,17 miliar. Timah (TINS) menargetkan pengadaan 4 kapal sampai akhir 2017. Adapun perseroan telah merealisasikan 2 dari target 4 kapal tersebut. Pengadaan kapal oleh perseroan dilakukan untuk meningkatkan kapasitas produksi.

Adaro Energy (ADRO) optimistis dapa meraih tingkat efisiensi yang lebih baik sejalan dengan diversifikasi bisnis. Perseroan juga akan menjaga kestabilan kinerja operasional maupun keuangan. Saat ini, bisnis non tambang sudah mampu untuk menyumbang laba bersih sekitar 40%. Untuk selanjutnya, ADRO akan berupaya mewujudkan komitmen untuk secara merata mengembangkan kontribusi setiap lini bisnis.

Elnusa (ELSA) optimis kinerja perusahaan akan membalik pada akhir tahun 2017. Optimisme ini didorong oleh berjalannya beberapa proyek utama penopang pendapatan di jasa hulu migas. Proyek utama yang telah berjalan tersebut diantaranya adalah survei seismik 3D di Papua Barat yang saat ini telah menyelesaikan 25% tahapan pekerjaan dan diproyeksikan sampai dengan akhir tahun pekerjaan akan mencapai 60%. Proyek survei seismik lepas pantai dengan menggunakan kapal seismik ELSA Regent di Laut Andaman Provinsi Aceh yang telah menyelesaikan pekerjaan lebih dari 50%. Elnusa akan mendorong pertumbuhan bisnis jasa non-asset based melalui jasa engineering, procurement, construction, operation & maintenance (EPC-OM) pada tahun 2017.

Pembangunan pabrik amonia berkapasitas 700K ton per tahun milik anak usaha Surya Esa Perkasa (ESSA) di Banggai, Sulawesi Tengah telah mencapai 94% pada akhir Agustus 2017. Adapun serah terima proyek tersebut akan dilakukan pada Januari 2018. Pengerjaan fasilitas tersebut telah mencapai 15,7 juta jam kerja tanpa adanya kecelakaan kerja.

Modernland Realty (MDLN) melalui anak usahanya yaitu PT Modern Industrial Estat menjalin kerja sama dengan Perusahaan Gas Negara (PGAS) dan PT Mega Akses Persada penyedia jaringan fiber optik yang lebih dikenal dengan nama FiberStar untuk melengkapi fasilitas infrastruktur di kawasan industri ModernCikande, Serang, Banten. Dari total lahan 3.175 hektar, luas lahan ModernCikande yang telah dikembangkan mencapai 40% dengan sisa land bank sekitar 1500 hektar. Saat ini lebih dari 200 perusahaan baik lokal maupun multinasional dari berbagai ragam jenis usaha mempercayakan ModernCikande Industrial Estate sebagai rumah bagi usaha dan bisnis, antara lain perusahaan F&B, kimia yang diikuti perusahaan baja, produk logam & smelter serta perusahaan di bidang material bangunan dan rumah.

Jababeka (KIJA) melalui anak usahanya yaitu PT Grahabuana Cikarang berencana meluncurkan produk bertajuk Kawana Golf Residence dalam kawasan Jababeka Residence pada 21 Oktober 2017. Proyek ini merupakan kawasan residensial dengan konsep desain Jepang modern yang terletak di dalam kawasan Jababeka Golf City yang bekerja sama dengan pengembang dari Jepang yakni Creed Group. Proyek ini akan menjadi hunian bagi ekspatriat Jepang di kawasan Cikarang. Kerja sama dalam proyek Kawana Golf Residence ini akan menjadi langkah awal bagi Jababeka dan Creed Group dalam mengembangkan kerja sama yang saling menguntungkan di masa depan.

Express Transindo Utama (TAXI) berencana meningkatkan efisiensi pada tahun 2018 untuk mengurangi tekanan kinerja keuangan. Pada tahun 2018 perseroan berencana meningkatkan kinerja unit operasional taksi dan non-taksi. Adapun perseroan telah mengurangi 100 armada dan melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap 250 karyawan sepanjang semester pertama tahun ini. Cara lain yang dilakukan adalah meningkatkan kerja sama dengan Uber. Perseroan menilai kerja sama antara Uber sebagai aplikasi online dengan perseroan berpotensi meningkatkan pendapatan perusahaan.

Blue Bird (BIRD) terus meng-upgrade aplikasi My Bluebird dengan menyesuaikan dengan keinginan pengguna saat ini. Blue Bird sudah punya aplikasi My Bluebird dari 2011, tapi saat itu Blue Bird belum fokus pada teknologi. BIRD juga berkolaborasi dengan penyedia jasa aplikasi transportasi yaitu PT Gojek Indonesia. Salah satu alasan pihaknya berkolaborasi adalah ingin menghapus imej 'self defence'. Kolaborasi tersebut sudah mulai menampakkan hasil walaupun belum optimal. Meskipun saat ini sudah banyak penyedia jasa transportasi berbasis aplikasi, tetapi perseroan tetap optimis pasar taksi argo tetap memiliki prospek. BIRD juga memiliki layanan transportasi ke bandara dari beberapa titik di Jakarta yang bernama JA Connexion sebagai upaya BIRD mengurangi kemacetan di Jakarta.

Elang Mahkota Teknologi (EMTK) mengambil alih 7,2% atau 1.280 saham EGP PT Elang Graha Propertindo (EGP) yang dimiliki oleh anak usahanya bernama PT Abhimata Persada (AP) senilai sebesar Rp 1,3 miliar. Kini kepemilikan saham perseroan dalam EGP meningkat menjadi sebesar 92,82% dari sebelumnya 85,62%. Pengambilalihan saham ini dilakukan agar anak usahanya tersebut (AP) dapat lebih fokus lagi dalam melakukan kegiatan operasional

(3)

DAILY NEWS

5 October 2017

     

           

 

 

DISCLAIMER

This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in the report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

dan juga bisnisnya.

Graha Layar Prima (BLTZ) memperoleh fasilitas pinjaman jangka pendek sebesar USD 10 juta dari Citibank N.A. Fasilitas pinjaman jangka pendek ini diberikan dengan jaminan perusahaan (Corporate Guarantee) dari CJ CGV yang merupakan pemegang saham pengendali perseroan. Pinjaman tersebut rencananya akan digunakan oleh perseroan sebagai modal kerja untuk mendukung kegiatan usaha dan operasional perseroan.

Inovisi Infracom (INVS) meminta kelonggaran kepada PT Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait keputusan forced delisting yang efektif berlaku per 23 Oktober 2017. Perseroan berharap pihak bursa dapat memberikan kelonggaran waktu bagi pengurus perusahaan unfuk menyelesaikan kewajiban. Perseroan akan merealisasikan akuisisi proyek dan proyek internal subsidiary yang seluruhnya merupakan going concern perseroan. Perusahaan menyatakan akan memenuhi kewajiban keuangan kepada semua pihak seperti pajak, otoritas, dan bank dengan beberapa alternatif pendanaan. Pertama, mengusahakan untuk mendapatkan fasilitas kredit dari bank atau lembaga keuangan. Kedua, mendapatkan persetujuan dari otoritas berwenang untuk rencana right issue guna mengakuisisi konsesi jalan tol atau proyek internal subsidiary dari INVS dengan harapan dapat memberikan prospek pendapatan berkelanjutan.

Inovisi Infracom (INVS) mengungkapkan keterlambatan penyampaian laporan keuangan dan kewajiban lainnya kepada BEI disebabkan adanya perubahan manajemen perseroan yang berlangsung pada 7 Maret 2017. Negosiasi dengan kreditor memakan waktu lebih lama dari yang diharapkan, sementara manajemen baru bekerja untuk memastikan kelanjutan usaha perseroan yang ada sejalan dengan mencari peluang bisnis baru. Per 3 Oktober 2017 hutang kepada kreditor sebesar Rp 725 miliar, dimana Rp 195 miliar dan Rp 108 miliar merupakan pinjaman bank. Pinjaman lainnya di luar bank sebesar Rp 422 miliar termasuk dalam bagian restrukturisasi yang diusulkan menggunakan debt-to-equity-swap. Setelah restrukturisasi, hutang kreditur akan menjadi kurang lebih Rp 303 miliar dan Rp 200 miliar dapat dijamin dengan aset perusahaan yang saat ini sebesar Rp 1,3 triliun. Rasio hutang terhadap ekuitas berkisar 0,5.

Intraco Penta (INTA) mengambil alih piutang usaha atau hak tagihan dari PT Intraco Pentra Prima Servis (IPPS) atas tagihan penjualan alat berat dan suku cadang kepada Intan Baruprana Finance (IBFN). Baik IPPS maupun IBFN merupakan anak perusahaan perseroan dengan porsi kepemilikan masing-masing 99,99% dan 72%. Jumlah tagihan dan bunga yang diambil alih tersebut senilai Rp 178,82 miliar dan USD 12,71 juta. Dengan perjanjian pengalihan hak dan tanggungan tersebut, segala keuntungan dan kerugian atau beban yang mungkin timbul atas piutang tersebut menjadi hak dan tanggungan perseroan.

Protech Mitra Perkasa (OASA) telah menerima order atau pekerjaan baru untuk pembangunan proyek gardu induk 500 kv senilai Rp 28,8 miliar dari PT PLN. Kontrak pekerjaan ini merupakan hasil dari upaya perseroan dalam satu tahun terakhir ini untuk mengembangkan segmen usaha di sektor infrastruktur kelistrikan. Perseroan memperkirakan pendapatan di sektor kelistrikan ini akan memberikan kontribusi peningkatan pendapatan dan keuntungan bagi perseroan yang cukup signifikan di kemudian hari.

Bank Mega (MEGA) menargetkan porsi dana murah (CASA) hingga akhir tahun ini sebesar 35% dari total dana pihak ketiga. Hingga September 2017, komposisi CASA perseroan mencapai 31%.

Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mencapai target tersebut adalah dengan mengadakan program Mega Super Vaganza Gemilang Emas. Sementara itu, realisasi penyaluran kredit perseroan mencapai Rp 31,5 triliun pada kuartal III-2017, tumbuh 10,55% YoY.

Bank Permata (BNLI) mulai menggenjot penyaluran kredit setelah fokus pada upaya membereskan kredit bermasalah selama semester pertama. Adapun perseroan telah mulai lebih aktif menyalurkan kredit kepada nasabah yang telah dikenal.

Wahana Ottomitra Multiartha (WOMF) membukukan pertumbuhan pembiayaan hingga 12% sampai dengan September 2017 dengan kontributor terbesar dari pembiayaan motor baru. Selain itu, penyaluran pembiayaan naik 12% menjadi Rp4,5 triliun, dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Kontribusi terbesar dari pembiayaan motor baru mencapai 65% dari total volume pembiayaan.

Pelita Samudera Shipping mempersiapkan rencana IPO saham pada November tahun ini. Perusahaan yang bergerak di bidang perkapalan tersebut akan melepas sebanyak-banyaknya 20% dari modal ditempatkan dan disetor. Dana yang diperoleh sekitar 20% akan digunakan untuk modal kerja, 20% untuk pembayaran kembali utang perbankan, dan 60% sebagai belanja modal.

Rencana beleid e-commerce diharapkan bisa terbit pekan depan. Semakin cepat aturan itu diterapkan, optimalisasi penerimaan pajak dari sektor tersebut bisa segera direalisasikan. Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Ken Dwijugiasteadi mengatakan aturan itu akan mengatur soal mekanisme pembayaran pajak, misalnya pihak yang menjadi pemungut serta besaran tarif pajak yang dikenakan kepada pelaku e-commerce. Secara teknis aturan yang nantinya terbit dalam bentuk Peraturan Menteri Keuangan tesebut akan menunjuk toko atau penyedia barang secara digital untuk melakukan pemotongan Pajak Pertambahan Nilai atau PPN.

Bank Indonesia (BI) menyatakan perkembangan elektronifikasi tol per akhir September 2017 sudah menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Hal ini bisa dilihat dari jumlah gerbang tol yang sudah melayani non tunai tercatat sebanyak 60% dari keseluruhan. BI optimis pada akhir Oktober 2017 seluruh gerbang tol sudah bisa melayani transaksi non tunai. Saat ini progres elektronifikasi tol di Jabodetabek sudah membaik dibandingkan data nasional.

(4)

      

 

 

 

 

 

DISCLAIMER

This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in the report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

MARKET DATA

5 October 2017

COMMODITIES

DUAL LISTING

Description Price (USD) Change Description Price (USD) Price (IDR) Change (IDR)

Crude Oil (US$)/Barrel 49.88 -0.10 TLKM (US) 34 11,590 34

Natural Gas (US$)/mmBtu 2.94 0.00 ANTM (GR) 0.03 333 16

Gold (US$)/Ounce 1273.87 -1.09

Nickel (US$)/MT 10615.00 -5.00

Tin (US$)/MT 20775.00 -25.00

Coal (NEWC) (US$)/MT* 99.00 36.60

Coal (RB) (US$)/MT* 90.50 27.14

CPO (ROTH) (US$)/MT 687.50 7.50

CPO (MYR)/MT 2699.00 -2.00

Rubber (MYR/Kg) 831.50 -2.50

Pulp (BHKP) (US$)/per ton 896.65 6.42

*weekly

GLOBAL INDICES VALUATION

Change PER (X) PBV (X) Market Cap

Country Indices Price

%Day %YTD 2016E 2017F 2016E 2017F (USD Bn)

USA DOW JONES INDUS. 22661.64 0.09 14.67 18.34 16.78 3.64 3.45 6,345.3

USA NASDAQ COMPOSITE 6534.63 0.04 21.39 23.75 20.68 3.90 3.53 10,119.7

ENGLAND FTSE 100 INDEX 7467.58 -0.01 4.55 15.29 14.32 1.91 1.86 1,753.8

CHINA SHANGHAI SE A SH 3506.73 0.28 7.91 14.66 12.99 1.61 1.46 4,907.0

CHINA SHENZHEN SE A SH 2079.78 0.69 0.96 25.82 20.82 3.03 2.69 3,609.9

HONG KONG HANG SENG INDEX 28379.18 0.73 28.99 13.01 11.94 1.33 1.25 2,325.8

INDONESIA JAKARTA COMPOSITE 5951.48 0.20 12.36 17.67 15.64 2.58 2.33 486.2

JAPAN NIKKEI 225 20626.66 0.06 7.91 17.70 15.98 1.70 1.59 3,331.1

MALAYSIA KLCI 1761.84 0.12 7.32 16.45 15.49 1.63 1.55 252.0

SINGAPORE STRAITS TIMES INDEX 3236.65 -0.29 12.35 14.80 13.67 1.19 1.13 421.6

FOREIGN EXCHANGE

FOREIGN EXCHANGE

Description Rate (IDR) Change Description Rate (USD) Change

USD/IDR 13,476.50 -65.50 1000 IDR/ USD 0.07 0.0004

EUR/IDR 15,842.57 -1.58 EUR / USD 1.18 -0.0003

JPY/IDR 119.41 -0.29 JPY / USD 0.01 0.0000

SGD/IDR 9,894.64 -8.36 SGD / USD 0.73 -0.0003

AUD/IDR 10,592.80 9.81 AUD / USD 0.79 -0.0005

GBP/IDR 17,832.10 -51.88 GBP / USD 1.32 -0.0016

CNY/IDR 2,025.69 -1.91 CNY / USD 0.15 0.0002

MYR/IDR 3,187.82 -8.31 MYR / USD 0.24 0.0005

KRW/IDR 11.79 -0.02 100 KRW / USD 0.09 -0.0001

CENTRAL BANK RATE

INTERBANK LENDING RATE

Description Country Rate (%) Description Country Rate (%)

FED Rate (%) US 1.25 JIBOR (IDR) Indonesia 4.78

BI 7-Day Repo Rate (%) Indonesia 4.25 LIBOR (GBP) England 0.25

ECB Rate (%) Euro 0.00 SIBOR (USD) Singapore 0.17

BOJ Rate (%) Japan 0.10 D TIBOR (YEN) Japan 0.03

BOE Rate (%) England 0.25 Z TIBOR (YEN) Japan 0.04

PBOC Rate (%) China 4.35 SHIBOR (RENMINBI) China 4.07

INDONESIAN ECONOMIC INDICATORS

IDR AVERAGE DEPOSIT

Description September-17 August-17 Description Rate (%)

Inflation YTD % 2.66 2.53 1M 5.80

Inflation YOY % 3.72 3.82 3M 6.00

Inflation MOM % 0.13 -0.07 6M 6.00

Foreign Reserve (USD) 128.79 Bn 127.76 Bn 12M 5.97563

(5)

      

 

 

 

 

 

DISCLAIMER

This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in the report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

MARKET DATA

5 October 2017

BUSINESS & ECONOMIC CALENDAR

Date Agenda Expectation

05 Oct Indonesia Consumer Confidence Index --

05 Oct US Initial Jobless Claims Turun menjadi 265 ribu dari 272 ribu

05 Oct US Continuing Claims Naik menjadi 1949 ribu dari 1934 ribu

05 Oct US Trade Balance Defisit turun menjadi $43.4Bn dari $43.7 Bn

05 Oct US Factory Orders Naik menjadi 1.0% dari -3.3%

05 Oct US Durable Goods Orders Tetap 1.7%

06 Oct Indonesia Foreign Reserves --

06 Oct Indonesia Net Foreign Assets --

06 Oct US Unemployment Rate Tetap 4.4%

06 Oct US Underenemployment Rate --

06 Oct US Wholesale Trade Sales MoM Naik menjadi 0.0% dari -0.1%

06 Oct US Wholesale Inventories MoM Tetap 1.0%

07 Oct US Consumer Credit Turun menjadi $15.54 Bn dari $18.50 Bn

Ket: (*) US Time (^) Tentative

LEADING MOVERS

LAGGING MOVERS

Stock Price Change (%) Index pt Stock Price Change (%) Index pt

KLBF IJ 1725 2.99 2.17 HMSP IJ 3920 -0.51 -2.15 UNTR IJ 33550 1.67 1.90 BMRI IJ 6650 -0.75 -2.13 INCO IJ 2910 5.82 1.47 MAYA IJ 2810 -12.19 -1.76 GGRM IJ 66525 1.26 1.47 BBRI IJ 15275 -0.33 -1.13 SMGR IJ 10300 2.49 1.37 TOWR IJ 4360 -2.46 -1.04 ADRO IJ 1825 2.53 1.33 SMBR IJ 3050 -3.48 -1.01 INTP IJ 19300 1.85 1.19 AMRT IJ 680 -2.86 -0.77 MEGA IJ 3150 5.35 1.02 TPIA IJ 23800 -0.83 -0.66 ICBP IJ 8775 0.86 0.81 BBCA IJ 20325 -0.12 -0.56 BNGA IJ 1300 2.36 0.69 LPPF IJ 9675 -2.03 -0.54

UPCOMING IPO'S

Company Business IPO Price

(IDR)

Issued

Shares (Mn) Offering Date Listing Underwriter

PT Kioson Komersial Trade & Service 300.00 150.00 26-28 Sep’17 05 Oct’17 Sinarmas Sekuritas

PT Trisula Textile Industries

Manufacture & Industries

150.00 300.00 26-28 Sep’17 05 Oct’17 Lotus Andalan Sekuritas

PT GMF AeroAsia Trade & Service

MRO

390-510 10,890.07 02-04 Oct’17 10 Oct’17 Danareksa, Bahana, Mandiri

BNI Sekuritas PT Malacca Trust

Wuwungan Insurance

Banking & Finance

100-120 310.00 29 Sep-03 Oct’17 10 Oct’17 Panin Sekuritas

PT Kapuas Prima Coal Mining & Energy 120-170 550.00 10 Oct’17 16 Oct’17 Erdikha Elite Sekuritas

PT M Cash Integrasi Banking &

Finance

280-300 150.00 Oct’17 Nov’17 Kresna Graha Sekurindo

PT Trafoindo Prima Perkasa

Manufacture & Industries

320-400 1201.63 TBA TBA Bahana Sekuritas

PT Anugerah Berkah Mandiri

Property & Real Estate

800-1250 3,333.33 TBA TBA RHB Securities, Mandiri,

(6)

      

 

 

 

 

 

 

5 October 2017

DISCLAIMER

This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in the report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

CORPORATE INFO

5 October 2017

DIVIDEND

Stock DPS (IDR) Status CUM Date EX Date Recording Payment

HEXA $0.01721 Cash Dividend 28 Sep 2017 29 Sep 2017 03 Oct 2017 25 Oct 2017

ASII 55.00 Cash Dividend 02 Oct 2017 03 Oct 2017 05 Oct 2017 27 Oct 2017

ACST 30.00 Cash Dividend 4 Oct 2017 05 Oct 2017 09 Oct 2017 20 Oct 2017

AALI 148.00 Cash Dividend 5 Oct 2017 06 Oct 2017 10 Oct 2017 19 Oct 2017

UNTR 282.00 Cash Dividend 5 Oct 2017 06 Oct 2017 10 Oct 2017 23 Oct 2017

AUTO 13.00 Cash Dividend 6 Oct 2017 09 Oct 2017 11 Oct 2017 20 Oct 2017

CORPORATE ACTIONS

Stock Action Ratio EXC. Price (IDR) CUM Date EX Date Trading Period

LAMI Tender Offer -- 814.00 -- -- 07 Sep – 06 Oct’17

ROTI Rights Issue 9:1 1275.00 5 Oct’17 6 Oct’17 12 Oct -18 Oct’17

GMCW Stock Split 1:8 -- TBA TBA --

HADE Reverse Stock 5:1 -- TBA TBA --

GENERAL MEETING

Emiten AGM/EGM Date Agenda

DGIK RUPSLB 05 Oct 2017

NIRO RUPSLB 05 Oct 2017

PRDA RUPSLB 05 Oct 2017

CMPP RUPSLB 06 Oct 2017

INCI RUPSLB 06 Oct 2017

PALM RUPSLB 06 Oct 2017

ESSA RUPSLB 09 Oct 2017

GTBO RUPST 09 Oct 2017

HADE RUPSLB 11 Oct 2017

MASA RUPSLB 12 Oct 2017

EMDE RUPSLB 13 Oct 2017

BNII RUPSLB 16 Oct 2017

KBLI RUPSLB 16 Oct 2017

MKNT RUPSLB 16 Oct 2017

BBRI RUPST 18 Oct 2017

(7)

      

 

 

 

 

 

5 October 2017

TECHNICAL ANALYSIS

5 October 2017

DISCLAIMER

This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in the report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

JSMR

TRADING BUY

S1 5750 R1 5850 Trend Grafik Major Up Minor Up

S2 5650 R2 5950

Closing

Price 5825

Ulasan

• MACD line dan signal line indikasi positif

• Stochastics fast line & slow indikasi positif

• Candle chart indikasi sinyal positif

• RSI mendekati area overbought

• Harga berada dalam area upper band

Prediksi • Trading range Rp 5750-Rp 5950

• Entry Rp 5825, take Profit Rp 5950

Indikator Posisi Sinyal

Stochastics 19.36 Positif

MACD 10.07 Positif

True Strength Index (TSI) 13.05 Positif

Bollinger Band (Mid) 5819 Positif

MA5 5670 Positif 4,000 4,400 4,800 5,200 5,600 6,000

March April May Jun Jul August September October

JSMR Upward Sloping Channel

5,818.75 5,671.88 5,670 5,545.83 5,545.83 5,534.98 5,525 5,825 5,825 5,825 6,050 6,157.14 , 0.0 10.0 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 90.0 100.0 JSMR - Stochastic %D(6,3,3) = 52.83, Stochastic %K = 77.58, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00

52.8283 52.8283 20 77.5758 77.5758 80 -100.0 -80.0 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 0.0 JSMR - MACD (5,3) = -28.26, Signal() = -9.01 -28.2554 -9.01116 -80.0 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 JSMR - TSI(3,5,3) = 13.05, Volume() = 2,855,400.00 0.00000 -11.1279 13.0544 2,855,400 JSMRWilliam's % R(14)= 36 84Volume()= 2 855 400 00 -36.8421 2,855,400

Created with AmiBroker advanced charting and technical analysis software http://www amibroker com

KLBF

TRADING BUY

S1 1690 R1 1745 Trend Grafik Major Up Minor Down

S2 1635 R2 1800

Closing

Price 1725

Ulasan

• MACD line dan signal line indikasi positif

• Stochastics fast line & slow indikasi positif

• Candle chart indikasi sinyal positif

• RSI berada dalam area netral

• Harga berada dalam area upper band

Prediksi • Trading range Rp 1690-Rp 1800

• Entry Rp 1725, take Profit Rp 1800

Indikator Posisi Sinyal

Stochastics 26.40 Positif

MACD -2.71 Positif

True Strength Index (TSI) -5.31 Positif

Bollinger Band (Mid) 1713 Positif

MA5 1682 Positif 1,400 1,500 1,600 1,700 1,800 1,900

March April May Jun Jul August September October

KLBF Upward Sloping Channel

1,725 1,725 1,725 1,712.75 1,691.88 1,682 1,640 1,745 1,780.01 1,832.17 1,832.17 1,925 1,925 10.0 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 90.0 100.0 KLBF - Stochastic %D(6,3,3) = 29.47, Stochastic %K = 49.21, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00

29.474 29.474 20 49.2063 49.2063 80 -15.0 -10.0 -5.0 0.0 5.0 10.0 0.0 KLBF - MACD (5,3) = -4.25, Signal() = 1.37 -4.25234 1.36755 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 KLBF - TSI(3,5,3) = -5.31, Volume() = 21,567,400.00 -5.31398 15 5757 0.00000 21,567,40 KLBFWilliam's % R(14)= 22 73Volume()= 21 567 400 00 -22.7273 21,567,40

(8)

      

 

 

 

 

 

5 October 2017

TECHNICAL ANALYSIS

5 October 2017

DISCLAIMER

This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in the report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

AALI

TRADING BUY

S1 14950 R1 15250 Trend Grafik Major Down Minor Up

S2 14650 R2 15550

Closing

Price 15125

Ulasan

• MACD line dan signal line indikasi positif

• Stochastics fast line & slow indikasi positif

• Candle chart indikasi sinyal positif

• RSI mendekati area overbought

• Harga berada dalam area upper band

Prediksi • Trading range Rp 14950-Rp 15550

• Entry Rp 15125, take Profit Rp 15550

Indikator Posisi Sinyal

Stochastics 14.91 Positif

MACD -7.78 Positif

True Strength Index (TSI) 23.06 Positif

Bollinger Band (Mid) 1904 Positif

MA5 14935 Positif 14,400 15,000 15,600 16,200 16,800 17,400

March April May Jun Jul August September October

AALI Upward Sloping Channel

15,125 14,960 14,935 14,915.6 14,779.2 14,779.2 14,775 15,125 15,125 15,516.8 15,575 15,762.5 15,762.5 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 100.0 AALI - Stochastic %D(6,3,3) = 60.49, Stochastic %K = 73.61, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00

60.4938 60.4938 20 73.6111 73.6111 80 -100.0 -50.0 0.0 50.0 100.0 150.0 0.0 AALI - MACD (5,3) = -38.09, Signal() = -18.97

-38.0913 -18.9658 -80.0 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 AALI - TSI(3,5,3) = 23.06, Volume() = 951,900.00

8.1995 0.00000 23.0557

951,900

AALIWilliam's % R(14)= 56 25Volume()= 951 900 00 -56.25

951,900

Created with AmiBroker advanced charting and technical analysis software http://www amibroker com

LSIP

TRADING BUY

S1 1420 R1 1465 Trend Grafik Major Down Minor Up

S2 1375 R2 1510

Closing

Price 1450

Ulasan

• MACD line dan signal line indikasi positif

• Stochastics fast line & slow indikasi positif

• Candle chart indikasi sinyal positif

• RSI berada dalam area netral

• Harga berada dalam area lower band

Prediksi • Trading range Rp 1420-Rp 1510

• Entry Rp 1450, take Profit Rp 1510

Indikator Posisi Sinyal

Stochastics 45.18 Positif

MACD 12.08 Positif

True Strength Index (TSI) 26.76 Positif

Bollinger Band (Mid) 10666 Negatif

MA5 1417 Positif 1,300 1,400 1,500 1,600 1,700 1,800

March April May Jun Jul August September October

LSIP Broadening Wedge

1,417.75 1,417 1,412.5 1,390 1,367.02 1,293.16 1,293.16 1,450 1,450 1,450 1,490 1,498.46 1,498.46 10.0 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 90.0 LSIP - Stochastic %D(6,3,3) = 52.16, Stochastic %K = 62.50, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00

52.1605 52.1605 20 62.5 62.5 80 -18.0 -12.0 -6.0 0.0 6.0 12.0 18.0 0.0 LSIP - MACD (5,3) = -6.12, Signal() = -2.25

-6.12389 -2.24578 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 LSIP - TSI(3,5,3) = 26.76, Volume() = 35,416,900.00

0.00000 -0.2802 26.7626

35,416,90

LSIPWilliam's % R(14)= 40 00Volume()= 35 416 900 00 -40

35,416,90 Created with AmiBroker advanced charting and technical analysis software http://www amibroker com

(9)

      

 

 

 

 

 

5 October 2017

TECHNICAL ANALYSIS

5 October 2017

DISCLAIMER

This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in the report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

ICBP

TRADING BUY

S1 8725 R1 8825 Trend Grafik Major Up Minor Up

S2 8625 R2 8925

Closing

Price 8775

Ulasan

• MACD line dan signal line indikasi negatif

• Stochastics fast line & slow indikasi negatif

• Candle chart indikasi sinyal positif

• RSI berada dalam area netral

• Harga berada dalam area lower band

Prediksi • Trading range Rp 8725-Rp 8925

• Entry Rp 8775, take Profit Rp 8925

Indikator Posisi Sinyal

Stochastics 48.63 Negatif

MACD -4.18 Negatif

True Strength Index (TSI) -8.98 Positif

Bollinger Band (Mid) 8778 Negatif

MA5 8760 Positif 7,600 7,800 8,000 8,200 8,400 8,600 8,800 9,000 9,200 9,400

March April May Jun Jul August September October

ICBP Downward Sloping Channel

8,760 8,700 8,497.67 8,039.52 7,840.91 7,840.91 7,840.91 8,775 8,775 8,775 8,777.5 8,790.63 8,950 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 100.0 ICBP - Stochastic %D(6,3,3) = 35.42, Stochastic %K = 44.04, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00

35.4209 35.4209 20 44.0404 44.0404 80 -100.0 -80.0 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 0.0 ICBP - MACD (5,3) = 6.33, Signal() = 7.36

6.335 7.36331 -80.0 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 ICBP - TSI(3,5,3) = -8.98, Volume() = 4,151,100.00

-8.97579 -9.08898 0.00000

4,151,100

ICBPWilliam's % R(14)= 50 00Volume()= 4 151 100 00 -50

4,151,100

Created with AmiBroker advanced charting and technical analysis software http://www amibroker com

MAPI

TRADING BUY

S1 6550 R1 6750 Trend Grafik Major Up Minor Up

S2 6350 R2 6950

Closing

Price 6675

Ulasan

• MACD line dan signal line indikasi negatif

• Stochastics fast line & slow indikasi positif

• Candle chart indikasi sinyal positif

• RSI berada dalam area netral

• Harga berada dalam area lower band

Prediksi • Trading range Rp 6550-Rp 6950

• Entry Rp 6675, take Profit Rp 6950

Indikator Posisi Sinyal

Stochastics 45.76 Positif

MACD -38.90 Negatif

True Strength Index (TSI) -29.08 Negatif

Bollinger Band (Mid) 6916 Negatif

MA5 6780 Negatif 5,000 5,500 6,000 6,500 7,000 7,500

March April May Jun Jul August September October

MAPI Wedge 6,690 6,690 6,690 6,675 6,675 6,675 6,625 6,759.09 6,780 6,859.38 6,916.25 7,100 7,334.33 10.0 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 90.0 MAPI - Stochastic %D(6,3,3) = 41.81, Stochastic %K = 28.11, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00

28.1051 28.1051 20 41.8118 41.8118 80 -80.0 -40.0 0.0 40.0 80.0 0.0 MAPI - MACD (5,3) = 49.71, Signal() = 41.81

41.8072 49.708 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 MAPI - TSI(3,5,3) = -29.08, Volume() = 942,900.00

-21.9052 -29 0783

0.00000

942,900

MAPIWilliam's % R(14)= 72 00Volume()= 942 900 00 -72

942,900 Created with AmiBroker advanced charting and technical analysis software http://www amibroker com

(10)

      

 

 

 

 

 

 

5 October 2017

TRADING VIEW

5 October 2017

DISCLAIMER

This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in the report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

THESE RECOMMENDATIONS ARE BASED ON TECHNICAL AND ONLY INTENDED FOR ONE DAY TRADING

Price Support Resistance Indicators 1 Month

Ticker Rec

03-10-17 Entry Exit S2 S1 R1 R2 MACD Stoc* MA5* High Low

Agriculture

AALI Trading Buy 15125 15125 15550 14650 14950 15250 15550 Positif Positif Positif 15575 14650

LSIP Trading Buy 1450 1450 1510 1375 1420 1465 1510 Positif Positif Positif 1490 1330

SGRO Trading Sell 2380 2380 2350 2350 2370 2390 2410 Negatif Negatif Positif 2390 1950

Mining

PTBA Trading Buy 10650 10650 10950 10350 10550 10750 10950 Positif Positif Positif 13350 9050

ADRO Trading Sell 1825 1825 1810 1780 1810 1840 1870 Positif Positif Positif 1995 1630

MEDC Trading Sell 795 795 780 755 780 805 830 Negatif Negatif Negatif 950 700

INCO Trading Buy 2910 2910 2960 2660 2810 2960 3110 Positif Positif Positif 3140 2510

ANTM Trading Buy 650 650 660 630 645 660 675 Positif Positif Positif 765 620

TINS Trading Buy 845 845 860 800 830 860 890 Positif Positif Positif 1020 795

Basic Industry and Chemicals

WTON Trading Buy 570 570 580 530 555 580 605 Positif Positif Positif 605 496

SMGR Trading Sell 10300 10300 10100 9800 10100 10400 10700 Positif Positif Positif 10950 9025

INTP Trading Sell 19300 19300 19050 18600 19050 19500 19950 Positif Positif Positif 20000 18325

SMCB Trading Buy 815 815 825 795 810 825 840 Positif Positif Positif 840 780

Miscellaneous Industry

ASII Trading Sell 8000 8000 7900 7900 7975 8050 8125 Negatif Negatif Positif 8050 7625

GJTL Trading Buy 700 700 715 655 685 715 745 Positif Positif Positif 985 680

Consumer Goods Industry

INDF Trading Sell 8600 8600 8525 8375 8525 8675 8825 Positif Positif Positif 8750 8275

GGRM Trading Buy 66525 66525 66950 64850 65900 66950 68000 Positif Positif Positif 73975 64650

UNVR Trading Sell 50900 50900 50775 50450 50775 51100 51425 Positif Positif Positif 51750 48075

KLBF Trading Buy 1725 1725 1800 1635 1690 1745 1800 Positif Positif Positif 1780 1640

Property, Real Estate and Building Construction

BSDE Trading Sell 1800 1800 1775 1775 1790 1805 1820 Positif Positif Positif 1875 1745

PTPP Trading Buy 2670 2670 2710 2490 2600 2710 2820 Positif Positif Positif 2910 2250

WIKA Trading Buy 1855 1855 1915 1795 1835 1875 1915 Positif Positif Positif 2030 1760

ADHI Trading Buy 2060 2060 2110 2020 2050 2080 2110 Positif Positif Positif 2130 1930

WSKT Trading Buy 1860 1860 1890 1790 1840 1890 1940 Positif Positif Positif 2310 1775

Infrastructure, Utilities and Transportation

PGAS Trading Sell 1525 1525 1505 1460 1505 1550 1595 Negatif Negatif Negatif 2230 1455

JSMR Trading Buy 5825 5825 5950 5650 5750 5850 5950 Positif Positif Positif 6050 5400

ISAT Trading Sell 6325 6325 6175 6175 6275 6375 6475 Negatif Negatif Positif 6600 5825

TLKM Trading Buy 4690 4690 4760 4610 4660 4710 4760 Positif Positif Negatif 4810 4610

Finance

BMRI Trading Sell 6650 6650 6550 6550 6625 6700 6775 Negatif Negatif Negatif 6775 6400

BBRI Trading Sell 15275 15275 15050 15050 15225 15400 15575 Negatif Negatif Positif 15750 14675

BBNI Trading Buy 7625 7625 7825 7450 7575 7700 7825 Positif Negatif Positif 7750 7075

BBCA Trading Sell 20325 20325 19950 19950 20225 20500 20775 Negatif Negatif Positif 20600 18675

BBTN Trading Buy 2940 2940 3050 2840 2910 2980 3050 Positif Positif Negatif 3340 2800

Trade, Services and Investment

UNTR Trading Buy 33550 33550 34200 31700 32950 34200 35450 Positif Positif Positif 33700 28750

(11)

 

 

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :