• Tidak ada hasil yang ditemukan

HUBUNGAN PERILAKU BULLYING DENGAN KEMAMPUAN INTERAKSI SOSIAL SISWA KELAS III SDN MINOMARTANI 6 SLEMAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "HUBUNGAN PERILAKU BULLYING DENGAN KEMAMPUAN INTERAKSI SOSIAL SISWA KELAS III SDN MINOMARTANI 6 SLEMAN"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel  2. Pedoman untuk  Memberikan  Interpretasi Koefisien Korelasi
Tabel 4. Kategori Kemampuan Interaksi Sosial
Tabel 5. Hasil Uji Hipotesis

Referensi

Dokumen terkait

Tabel 5.5.1 Hasil Analisa sperman rank Tests Hubungan antara Faktor Keterampilan berinteraksi sosial terhadap Perilaku Bullying pada Remaja di SMK X Malang

Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang sangat signifikan antara kekerasan orangtua dan konsep diri dengan perilaku bullying .Artinya secara simultan

Perilaku bullying yang sering ditunjukkan siswa SD diantaranya adalah perilaku meminta dengan paksa siswa yang kuat pada siswa yang lemah, seperti meminta

a) Bullying secara fisik yakni tindakan pelecehan atau penyerangan secara fisik terhadap korbannya, seperti memukul, mencubit, menampar dan memalak (meminta

Anak sekolah dasar merupakan anak yang rentan untuk terjadi perilaku bullying, dimana pada usia ini anak mulai diarahkan keluar dari kelompok keluarga dan mulai berinteraksi dengan

yang dilakukan oleh anak usia dini terhadap anak usia dini lain adalah bullying jenis verbal non fisik berupa ejekan dan julukan nama yang tidak pantas. Penyebab

Bullying merupakan perilaku agresif yang bertujuan untuk merendahkan, mengintimidasi, dan memberikan penderitaan baik secra fisik maupun mental kepada korban yang lemah karena merasa

Kontrol sosial yang tidak kuat di lingkungan keluarga, sekolah maupun masyarakat akan membuat perilaku bullying verbal kemungkinan besar terjadi pada siswa-siswa di sekolah, karena