Laporan Keuangan Konsolidasi
PT Alam Sutera Realty Tbk.
dan Anak Perusahaan
untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2009 dan 2008
Daftar isi Halaman
Surat Pernyataan Direksi Laporan Keuangan Konsolidasi
Neraca Konsolidasi 1 - 2
Laporan Laba Rugi Konsolidasi 3
Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasi 4
Laporan Arus Kas Konsolidasi 5 - 6
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasi 7 - 42
PT Alam Sutera Realty Tbk dan Anak Perusahaan Neraca Konsolidasi
Per tanggal 31 Maret 2009 dan 2008 (Dalam Rupiah)
Catatan 31 Maret 2009 31 Maret 2008
Aktiva
Kas dan setara kas 2d, 3 298.724.666.159 381.005.442.892
Deposito berjangka 2e, 4 36.561.869.488 38.302.781.175
Investasi jangka pendek 5 2.219.676.281 17.649.915.293
Piutang usaha 10.911.100.014 17.033.652.087
Piutang lain-lain 2.907.819.640 2.718.263.198
Pajak dibayar dimuka 8a 7.221.122.028 6.232.401.332
Persediaan 2g, 6 1.555.285.465.188 1.169.637.560.141
Piutang hubungan istimewa 2c, 7 1.656.974.044 640.390.529
Aktiva pajak tangguhan 2k, 8d - 1.451.445.155
Tanah untuk dikembangkan 2g, 9 1.112.414.337.229 1.244.785.857.321
Aktiva tetap – (setelah dikurangi
akumulasi penyusutan sebesar
Rp 12.292.275.988 (2009)
Rp 10.583.663.998(2008) 2h, 10 41.111.992.639 14.621.874.299
Aktiva lain-lain 667.068.330 74.898.946.500
Jumlah aktiva 3.069.682.091.040 2.968.978.529.922
Catatan atas laporan keuangan konsolidasi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi.
PT Alam Sutera Realty Tbk dan Anak Perusahaan Neraca Konsolidasi (lanjutan)
Per tanggal 31 Maret 2009 dan 2008 (Dalam Rupiah)
Catatan 31 Maret 2009 31 Maret 2008
Kewajiban, hak minoritas atas aktiva
bersih Anak Perusahaan dan ekuitas
Kewajiban Hutang bank 11 743.762.597.250 763.325.397.250 Hutang usaha 29.118.455.808 32.501.348.893 Hutang lain-lain 12 Pihak ketiga 17.811.691.687 11.518.346.388 Hubungan istimewa 13.745.991.876 14.679.166.176 Hutang pajak 2k, 8b 18.871.732.189 11.101.162.241
Beban masih harus dibayar 6.733.515.257 1.940.804.678
Uang muka penjualan 13 270.769.008.828 205.726.416.916
Hutang hubungan istimewa 14 192.531.715.364 192.187.634.984
Penyisihan imbalan pasca kerja karyawan 2m, 15 6.466.631.041 4.840.065.620
Jumlah kewajiban 1.299.811.339.300 1.237.820.343.146
Hak minoritas atas aktiva bersih
Anak Perusahaan 16 7.552.254.055 7.514.931.465
Ekuitas Modal saham Modal dasar sebesar
Rp. 24.000.000.000 saham, nilai nominal Rp 100 per saham.
Telah ditempatkan dan disetor
penuh 17.128.810.000 saham 17 1.712.881.000.000 1.712.881.000.000
Tambahan modal disetor 18 6.074.250.753 6.074.250.753
Selisih transaksi entitas sepengendali (39.695.516.305) (39.695.516.305)
Saldo laba yang belum ditentukan
penggunaannya 83.058.763.237 44.383.520.863
Jumlah ekuitas 1.762.318.497.685 1.723.643.255.311
Jumlah kewajiban, hak minoritas atas aktiva bersih Anak Perusahaan
PT Alam Sutera Realty Tbk dan Anak Perusahaan Laporan Laba Rugi Konsolidasi
Untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2009 dan 2008 (Dalam Rupiah)
Catatan 31 Maret 2009 31 Maret 2008
Penjualan 2j, 19 51.275.363.638 186.038.934.594
Beban pokok penjualan 2g, 20 36.970.881.693 139.786.349.488
Laba kotor 14.304.481.945 46.252.585.106
Beban usaha 21
Beban penjualan 2.505.654.012 4.697.176.983
Beban umum dan administrasi 7.541.815.055 6.043.300.605
Jumlah beban usaha 10.047.469.067 10.740.477.588
Laba usaha 4.257.012.878 35.512.107.518
Pendapatan/(beban) lain-lain
Pendapatan bunga 7.377.371.338 6.287.397.952
Beban bunga (6.742.545.528) (1.700.312.825)
Provisi dan administrasi bank (69.136.075) (156.947.972)
Laba selisih kurs 3.139.691.060 -
Lainnya 2.081.098.523 (1.550.325.510)
Jumlah pendapatan/(beban) lain-lain 5.786.479.318 2.879.811.645
Laba sebelum beban pajak 10.043.492.196 38.391.919.163
Beban (penghasilan) pajak 8c
Pajak kini 2.563.768.182 10.773.552.621
Pajak tangguhan - (43.445.961)
Jumlah 2.563.768.182 10.730.106.660
Laba bersih sebelum hak minoritas atas
(laba)/rugi bersih Anak Perusahaan 7.479.724.014 27.661.812.503
Bagian hak minoritas atas
(laba)/rugi bersih Anak Perusahaan 16 (4.420.652) (46.842.978)
Laba bersih 7.475.303.362 27.614.969.525
Laba bersih per saham 22 0,44 _____ 1,61
PT Alam Sutera Realty Tbk dan Anak Perusahaan Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasi
Untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2009 dan 2008
(Dalam Rupiah)
Selisih Saldo laba
Tambahan transaksi yang belum
Modal modal entitas ditentukan Jumlah
saham disetor sepengendali penggunaannya ekuitas
Saldo 1 Januari 2008 1.712.881.000.000 6.074.250.753 (39.695.516.305) 16.768.551.338 1.696.028.285.786
Laba bersih periode berjalan - 2008 - - - 27.614.969.525 27.614.969.525
Saldo 31 Maret 2008 1.712..881.000.000 6.074.250.753 (39.695.516.305) 44.383.520.863 1.723.643.255.311
Saldo 1 Januari 2009 1.712.881.000.000 6.074.250.753 (39.695.516.305) 75.583.459.875 1.754.843.194.323
Laba bersih periode berjalan - 2009 - - - 7.475.303.362 7.475.303.362
Saldo 31 Maret 2009 1.712.881.000.000 6.074.250.753 (39.695.516.305) 83.058.763.237 1.762.318.497.685
PT Alam Sutera Realty Tbk dan Anak Perusahaan
Laporan Arus Kas Konsolidasi
Untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2009 dan 2008 (Dalam Rupiah)
Catatan 31 Maret 2009 31 Maret 2008
Arus kas dari aktivitas operasi
Penerimaan kas dari pelanggan 50.187.132.748 92.690.112.226
Pembayaran kas kepada :
Direksi dan karyawan (5.421.886.849) (4.120.483.669)
Kontraktor, pemasok dan operasional (63.237.864.875) (67.973.430.891)
Kas dari operasi (18.472.618.976) 20.596.197.666
Pembayaran bunga (23.764.886.485) (24.303.154.494)
Penerimaan bunga 7.377.371.338 6.287.397.952
Penerimaan dari pihak lain
yang bukan pelanggan 4.565.508.369 523.989.910
Kas bersih dari aktivitas operasi (30.294.625.754) 3.104.431.034
Arus kas dari aktivitas investasi
Investasi jangka pendek 5.029.403.142 2.737.679.353
Penambahan tanah untuk dikembangkan (11.901.718.803) (16.128.459.192)
Penambahan aktiva tetap 10 (6.914.007.613) (1.387.040.381)
(Kenaikan)/penurunan deposito berjangka 5.300.652.610 11.656.337.555
(Kenaikan)/penurunan aktiva lain lain 20.611.195 (4.071.254.798)
Kas bersih dari (digunakan
untuk) aktivitas investasi (8.465.059.469) (7.192.737.463)
Arus kas dari aktivitas pendanaan
Kenaikan (penurunan) hutang bank 20.000.000.000 30.250.000.000
(Kenaikan) penurunan
piutang hubungan istimewa (4.573.860) -
Kenaikan (penurunan) hutang
hubungan istimewa 1.500.000.000 -
Kas bersih dari aktivitas pendanaan 21.495.426.140 30.250.000.000
Kenaikan bersih
kas dan setara kas (17.264.259.083) 26.161.693.571
Kas dan setara kas awal tahun 315.988.925.242 354.843.749.321
Kas dan setara kas akhir tahun 3 298.724.666.159 381.005.442.892
Catatan atas laporan keuangan konsolidasi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi.
PT Alam Sutera Realty Tbk dan Anak Perusahaan Laporan Arus Kas Konsolidasi (lanjutan)
Untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2009 dan 2008 (Dalam Rupiah)
Catatan 2009 2008
Pengungkapan tambahan : Transaksi yang tidak
mempengaruhi kas terutama :
Kapitalisasi beban bunga pinjaman
ke akun persediaan 6 17.022.340.957 18.602.841.659
Kapitalisasi beban bunga pinjaman
ke akun tanah untuk dikembangkan 9 - 4.000.000.010
Catatan atas laporan keuangan konsolidasi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi.
PT Alam Sutera Realty Tbk dan Anak Perusahaan
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasi
Untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2009 dan 2008
1. U m u m
PT Alam Sutera Realty Tbk. (d/h PT Adhihutama Manunggal) (selanjutnya disebut Perusahaan) didirikan berdasarkan akta Notaris Ny. Erly Soehandjojo SH, No. 15 tanggal 3 November 1993. Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir berdasarkan akta No. 256 tanggal 10 November 1997 oleh Erly Soehandjojo SH, Notaris di Jakarta. Perubahan anggaran dasar ini telah disahkan oleh Menteri Hukum Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. C2-4967.HT.01.04-TH.1998 tanggal 12 Mei 1998. Berdasarkan akta Notaris Misahardi Wilamarta SH, No. 94 tanggal 23 April 2007, modal dasar Perusahaan ditingkatkan dari Rp 20 milyar menjadi Rp 250 milyar. Perubahan anggaran dasar ini telah mendapat persetujuan dari Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan surat keputusan No. W7-05242.HT.01.04-TH.2007 tanggal 8 Mei 2007. Berdasarkan akta No. 111 tanggal 23 Agustus 2007 yang dibuat oleh Notaris Misahardi Wilamarta SH, Perusahaan telah meningkatkan modal dasarnya dari Rp 250 milyar menjadi Rp 2.400 milyar, dan merubah nama Perusahaan dari PT Adhihutama Manunggal menjadi PT Alam Sutera Realty, dan telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan surat keputusan No. W7.09419.HT.01.04-TH.2007 tanggal 27 Agustus 2007.
Berdasarkan akte Notaris Misahardi Wilamarta SH, No. 162 tanggal 29 Agustus 2007 yang telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. W7-09583.HT.01.04-TH.2007 tanggal 30 Agustus 2007, maksud dan tujuan didirikan Perusahaan adalah berusaha dalam bidang pembangunan dan pengelolaan perumahan. Pada saat ini Perusahaan memiliki tanah untuk dikembangkan yang terletak di Serpong, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten dan Cianjur, Provinsi Jawa Barat dan masih dalam tahap pembelian tanah untuk proyek Kawasan Alam Sutera serta memiliki beberapa Anak Perusahaan.
Berdasarkan akta Notaris Misahardi Wilamarta, SH., No. 71 tanggal 19 September 2007 tentang risalah Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perusahaan, disetujui untuk : merubah status Perusahaan dari Perusahaan tertutup menjadi Perusahaan terbuka; merubah nilai nominal saham dari Rp 1.000 per saham menjadi Rp 100 per saham; menyetujui Perusahaan melakukan penawaran umum perdana kepada masyarakat di Indonesia; menyetujui memberikan kuasa kepada direksi Perusahaan untuk menyatakan dalam akte notaris tersendiri mengenai peningkatan modal ditempatkan dan disetor Perusahaan setelah penawaran umum dilaksanakan; menyetujui perubahan anggaran dasar Perusahaan, disesuaikan dengan Undang-Undang No. 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal dan peraturan pelaksanaanya dalam rangka menjadi Perseroan Terbuka.
Sehubungan dengan hal tersebut diatas maka : Perusahaan menjadi bernama PT Alam Sutera Realty Tbk. dengan maksud dan tujuan Perusahaan adalah bergerak dalam bidang pembangunan dan pengelolaan perumahan, modal dasar Perusahaan berjumlah Rp 2.400.000.000.000 yang terbagi atas 24.000.000.000 saham dengan nilai nominal Rp 100 per saham.
Akta Notaris ini telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan surat keputusan No. C-01547 HT.01.04-TH.2007 tanggal 29 Oktober 2007.
PT Alam Sutera Realty Tbk dan Anak Perusahaan
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasi (lanjutan)
Untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2009 dan 2008
1. Umum (lanjutan)
Perusahaan dan Anak Perusahaan (bersama-sama disebut “Grup”) berkedudukan di Wisma Argo Manunggal, Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 22 Jakarta dan mempunyai proyek real estat yang berkedudukan di Kecamatan Serpong Kabupaten Tangerang, Kecamatan Pinang, Kotamadya Tangerang, Provinsi Banten dan Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat serta memiliki tanah untuk dikembangkan yang terletak di Kecamatan Serpong, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang Provinsi Banten serta Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi dan Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat dan di Kecamatan Tanjung Pinang, Provinsi Riau.
Perusahaan mulai melakukan kegiatan operasional dengan pembelian tanah sejak tahun 1999.
Proyek real estat utama yang dimiliki oleh Perusahaan dan Anak Perusahaan pada saat ini adalah proyek Kawasan Alam Sutera
Anak Perusahaan yang dikonsolidasi adalah sebagai berikut :
Tahun
Nama Anak Perusahaan Kegiatan utama Kedudukan mulai operasi
Anak perusahaan yang dimiliki secara langsung :
PT Delta Mega Persada real estat Jakarta Belum operasional
PT Duta Prakarsa Development real estat Jakarta Belum operasional
PT Nusa Cipta Pratama konsultasi dan investasi Jakarta Belum operasional
Anak perusahaan yang dimiliki secara tidak langsung :
Melalui PT Nusa Cipta Pratama dan PT Duta Prakarsa Development :
PT Alfa Goldland Realty real estat Jakarta 1994
Melalui PT Alfa Goldland Realty :
PT Alam Sutera Realty Tbk dan Anak Perusahaan
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasi (lanjutan)
Untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2009 dan 2008 (Dalam Rupiah)
1. U m u m (lanjutan)
Nama Anak Perusahaan Persentase pemilikan (%)
31 Maret 2009 31 Maret 2008 Anak perusahaan yang dimiliki
secara langsung :
PT Delta Mega Persada 98,91 98,91
PT Duta Prakarsa Development 98,95 98,95
PT Nusa Cipta Pratama dan
Anak Perusahaan 99,98 99,98
Anak perusahaan yang dimiliki secara tidak langsung :
Melalui PT Nusa Cipta Pratama dan PT Duta Prakarsa Development :
PT Alfa Goldland Realty 99,83 99,83
Melalui PT Alfa Goldland Realty :
PT Nusa Raya Mitratama 99,82 99,82
Nama Anak Perusahaan Aktiva Bersih (dalam Ribuan Rupiah)
31 Maret 2009 31 Maret 2008
Anak perusahaan yang dimiliki
secara langsung :
PT Delta Mega Persada 578.817.891 578.917.724
PT Duta Prakarsa Development 99.094.410 96.074.351
PT Nusa Cipta Pratama dan Anak Perusahaan 541.192.380 522.614.886
Anak perusahaan yang dimiliki secara tidak langsung :
Melalui PT Nusa Cipta Pratama dan PT Duta Prakarsa Development :
PT Alfa Goldland Realty 629.279.718 607.674.069
Melalui PT Alfa Goldland Realty :
PT Alam Sutera Realty Tbk dan Anak Perusahaan
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasi (lanjutan)
Untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2009 dan 2008
1. Umu m (lanjutan)
Berdasarkan akta Notaris Erly Soehandjojo SH, No. 10 tanggal 21 Januari 2004 dan akta Notaris Misahardi Wilamarta SH, No. 71 tanggal 19 September 2007, susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan adalah sebagai berikut :
31 Maret 2009 31 Maret 2008
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Tn. Marzuki Usman Tn. Marzuki Usman
Komisaris : Tn. Harjanto Tirtohadiguno Tn. Harjanto Tirtohadiguno
Komisaris : Tn. Kristianto Sudiono Tn. Kristianto Sudiono
Komisaris independen : Tn. Pingki Elka Pangestu Tn. Pingki Elka Pangestu
Komisaris independen : Tn. Prasasto Sudyatmiko Tn. Prasasto Sudyatmiko
Dewan Direksi
Direktur Utama : Tn. Tri Ramadi Tn. Tri Ramadi
Direktur : Tn. Ir. Soelaeman Soemawinata Tn. Ir. Soelaeman Soemawinata
Direktur : Tn. Joseph Sanusi Tjong Tn. Joseph Sanusi Tjong
Direktur : Ny. Ir. Lilia Setiprawarti Sukotjo Ny. Ir. Lilia Setiprawarti Sukotjo
Direktur (tidak terafiliasi) : Tn. Takeshi Otsuka Tn. Takeshi Otsuka
Susunan Komite Audit pada tanggal 31 Maret 2009 adalah sebagai berikut :
Ketua : Tn. Prasasto Sudyatmiko
Anggota : Tn. Satino
Anggota : Tn. Agus Rajani Panjaitan
Gaji dan tunjangan yang dibayarkan kepada Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan sebesar Rp 923.095.574 dan Rp 807.360.000 masing-masing untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada
tanggal 31 Maret 2009 dan 2008 .
Perusahaan dan Anak Perusahaan memiliki 543 orang dan 526 orang masing-masing pada tanggal-tanggal 31 Maret 2009 dan 2008.
PT Alam Sutera Realty Tbk dan Anak Perusahaan
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasi (lanjutan)
Untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2009 dan 2008
2. Ikhtisar kebijakan akuntansi penting
Berikut ini adalah kebijakan akuntansi signifikan yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasi Perusahaan dan Anak Perusahaan, yang sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia.
a. Dasar pengukuran dan penyajian laporan keuangan konsolidasi
Laporan keuangan Perusahaan dan Anak Perusahaan (bersama-sama disebut “Grup”) disusun sesuai dengan Prinsip Akuntansi yang berlaku umum di Indonesia, yaitu Standar Akuntansi Keuangan, Peraturan No. G.VIII.7 lampiran Keputusan Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam) No. Kep-06/PM/2000 tanggal 13 Maret 2000 tentang Pedoman Penyajian Laporan Keuangan dan Surat Edaran Bapepam No. SE-02/PM/2002 tanggal 27 Desember 2002 tentang Pedoman Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik. Laporan keuangan tersebut disajikan menurut konsep nilai historis (harga perolehan), kecuali beberapa akun tertentu disusun berdasarkan pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut. Laporan arus kas konsolidasi disusun berdasarkan metode arus kas langsung dengan mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.
Mata uang pelaporan yang digunakan untuk penyusunan laporan keuangan konsolidasi ini adalah mata uang Rupiah. Angka-angka yang disajikan dalam catatan atas laporan keuangan konsolidasi dalam Rupiah, kecuali dinyatakan secara khusus.
Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum mengharuskan manajemen untuk membuat estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah aktiva dan kewajiban dan pengungkapan aktiva dan kewajiban kontinjen pada tanggal laporan keuangan serta jumlah pendapatan dan beban selama periode pelaporan. Hasil sebenarnya mungkin berbeda dari jumlah yang diestimasi. b. Prinsip konsolidasi
Laporan keuangan konsolidasi menggabungkan seluruh Perusahaan yang dikendalikan oleh induk Perusahaan. Pengendalian (control) dianggap ada apabila induk Perusahaan memiliki baik secara langsung atau tidak langsung (melalui Anak Perusahaan), lebih dari 50% hak suara pada suatu Perusahaan. Walaupun suatu Perusahaan memiliki hak suara 50% atau kurang, pengendalian tetap dianggap ada apabila dapat dibuktikan adanya salah satu kondisi berikut :
PT Alam Sutera Realty Tbk dan Anak Perusahaan
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasi (lanjutan)
Untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2009 dan 2008 2. Ikhtisar kebijakan akuntansi penting (lanjutan)
b. Prinsip konsolidasi (lanjutan)
• Mempunyai hak suara yang lebih dari 50% berdasarkan suatu perjanjian dengan investor lainnya; • Mempunyai hak untuk mengatur dan menentukan kebijakan finansial dan operasional Perusahaan
berdasarkan anggaran dasar atau perjanjian;
• Mampu menunjuk atau memberhentikan mayoritas pengurus Perusahaan;
• Mampu menguasai suara mayoritas dalam rapat pengurus.
Seluruh transaksi dan saldo yang material antara Perusahaan dan Anak Perusahaan telah dieliminasi dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasi.
c. Transaksi dengan pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa
Perusahaan melakukan transaksi dengan pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa. Pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa adalah:
1). Perusahaan yang melalui satu atau lebih perantara (intermediaries), mengendalikan, atau dikendalikan oleh, atau berada di bawah pengendalian bersama, dengan Perusahaan (termasuk holding companies, subsidiaries dan fellow subsidiaries);
2). Perusahaan asosiasi;
3). Perorangan yang memiliki, baik secara langsung maupun tidak langsung, suatu kepentingan hak suara di Perusahaan yang berpengaruh secara signifikan, dan anggota keluarga dekat dari perorangan tersebut (yang dimaksudkan dengan anggota keluarga dekat adalah mereka yang dapat diharapkan mempengaruhi atau dipengaruhi perorangan tersebut dalam transaksinya dengan Perusahaan)
4). Karyawan kunci, yaitu orang-orang yang mempunyai wewenang dan tanggung jawab untuk merencanakan memimpin dan mengendalikan kegiatan Perusahaan, yang meliputi anggota dewan komisaris, direksi dan manajer dari Perusahaan serta anggota keluarga dekat orang-orang tersebut; dan
5). Perusahaan dimana suatu kepentingan substansial dalam hak suara dimiliki baik secara langsung maupun tidak langsung oleh setiap orang yang diuraikan dalam butir (3) atau (4), atau setiap orang tersebut mempunyai pengaruh signifikan atas perusahaan tersebut. Ini mencakup perusahaan-perusahaan yang dimiliki anggota dewan komisaris, direksi atau pemegang saham utama dari Perusahaan dan perusahaan-perusahaan yang mempunyai anggota manajemen kunci yang sama dengan Perusahaan.
Semua transaksi dengan pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa, baik yang dilakukan dengan atau tidak dengan tingkat bunga atau harga normal, persyaratan dan kondisi yang sama dengan pihak-pihak yang tidak mempunyai hubungan istimewa, diungkapkan dalam laporan keuangan.
PT Alam Sutera Realty Tbk dan Anak Perusahaan
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasi (lanjutan)
Untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2009 dan 2008
2. Ikhtisar kebijakan akuntansi penting (lanjutan) d. Kas dan setara kas
Kas dan setara kas terdiri dari kas dan bank serta deposito jangka pendek yang penempatannya tidak lebih dari 3 bulan serta tidak dibatasi penggunaannya.
e. Deposito berjangka
Penempatan deposito dengan jangka waktu lebih dari 3 (tiga) bulan atau dijaminkan dinyatakan sebesar nilai nominal, disajikan sebagai deposito berjangka.
f. Penyisihan piutang ragu-ragu
Penyisihan piutang ragu-ragu dibentuk berdasarkan hasil penelaahan terhadap kolektibilitas dari masing-masing piutang pada setiap akhir periode.
g. Persediaan dan tanah untuk dikembangkan dan beban pokok penjualan
Persediaan dan tanah untuk dikembangkan dinyatakan berdasarkan nilai terendah antara harga perolehan dan nilai yang dapat di realisasikan (Net Realizable Value).
Harga perolehan persediaan rumah jadi, rumah toko dan unit bangunan dalam pelaksanaan termasuk seluruh biaya konstruksi diluar nilai tanah.
Tanah untuk dikembangkan dipindahkan menjadi persediaan real estat pada saat proses pematangan untuk zona tersebut dimulai berdasarkan luas tanah yang dapat dijual.
Harga perolehan persediaan tanah dan tanah untuk dikembangkan dinyatakan sebesar biaya perolehan tanah, pematangan, pengembangan tanah dan lingkungan dan perolehan tanah lainnya, serta biaya pinjaman berkenaan dengan pinjaman yang diterima untuk mendanai perolehan tanah. Kapitalisasi biaya pinjaman akan dihentikan pada saat aktivitas pembangunan dihentikan sementara atau telah selesai. Beban pokok penjualan tanah dinyatakan sebesar harga perolehan tanah ditambah beban pinjaman, dan taksiran biaya pengembangan tanah serta lingkungan.
h. Aktiva tetap
Aktiva tetap dinyatakan berdasarkan harga perolehan setelah dikurangi akumulasi penyusutan. Biaya perolehan mencakup pengeluaran untuk pemugaran dan peningkatan daya guna aktiva tetap yang jumlahnya signifikan.
Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode saldo menurun berganda, kecuali untuk bangunan menggunakan metode garis lurus berdasarkan persentase penyusutan, sebagai berikut :
PT Alam Sutera Realty Tbk dan Anak Perusahaan
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasi (lanjutan)
Untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2009 dan 2008
2. Ikhtisar kebijakan akuntansi penting (lanjutan) h. Aktiva tetap (lanjutan)
Persentase
Jenis aktiva tetap penyusutan
Bangunan 5 – 10%
Kendaraan 50%
Perlengkapan kantor 50%
Peralatan proyek 25%
Hak atas tanah dinyatakan berdasarkan harga perolehan dan tidak diamortisasi.
Beban pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada laporan laba rugi pada saat terjadinya. Aktiva tetap yang sudah tidak digunakan lagi atau dijual dikeluarkan dari kelompok aktiva tetap berikut akumulasi penyusutannya. Keuntungan atau kerugian dari penjualan aktiva tetap tersebut dibukukan dalam laporan laba rugi pada periode yang bersangkutan.
Aktiva dalam penyelesaian.
Merupakan biaya-biaya yang berhubungan secara langsung dengan pembangunan aktiva tetap, termasuk biaya pinjaman yang terjadi selama masa pembangunan yang timbul dari hutang yang digunakan untuk pembangunan aktiva tersebut.
Aktiva dalam penyelesaian dipindahkan ke akun aktiva tetap pada saat selesai dan siap digunakan. i. Penurunan nilai aktiva
Perusahaan dan Anak Perusahaan mengakui rugi penurunan nilai aktiva apabila taksiran jumlah yang dapat diperoleh kembali dari suatu aktiva lebih rendah dari nilai tercatatnya. Pada tiap tanggal neraca konsolidasi, Perusahaan dan Anak Perusahaan melakukan penelaahan untuk menentukan apakah terdapat indikasi pemulihan penurunan nilai. Pemulihan penurunan nilai diakui sebagai laba pada periode terjadinya pemulihan.
PT Alam Sutera Realty Tbk dan Anak Perusahaan
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasi (lanjutan)
Untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2009 dan 2008
2. Ikhtisar kebijakan akuntansi penting (lanjutan) j. Pengakuan pendapatan dan beban
Pendapatan penjualan bangunan rumah dan ruko beserta kavling tanahnya diakui dengan metode akrual penuh (full accrual method) jika syarat-syarat berikut terpenuhi :
• proses penjualan telah selesai; • harga jual akan tertagih;
• tagihan penjual tidak akan bersifat subordinasi di masa yang akan datang terhadap pinjaman lain
yang akan diperoleh pembeli; dan
• penjual telah mengalihkan risiko dan manfaat kepemilikan unit bangunan kepada pembeli melalui
suatu transaksi yang secara substansi adalah penjualan dan penjual tidak lagi berkewajiban atau terlibat secara signifikan dengan unit bangunan tersebut.
Apabila kriteria pengakuan pendapatan dari penjualan dengan metode akrual penuh tidak terpenuhi, maka semua pembayaran dicatat sebagai uang muka dengan metode deposit.
Pendapatan penjualan kavling tanah tanpa bangunan diakui dengan metode akrual penuh (full accrual method) jika syarat-syarat berikut terpenuhi :
• jumlah pembayaran oleh pembeli telah mencapai 20% dari harga jual yang disepakati dan jumlah
tersebut tidak dapat diminta kembali oleh pembeli;
• harga jual akan tertagih;
• tagihan penjual tidak subordinasi terhadap pinjaman lain yang akan diperoleh pembeli di masa yang
akan datang;
• proses pengembangan tanah telah selesai sehingga penjual tidak berkewajiban lagi untuk
menyelesaikan kavling tanah yang dijual, seperti kewajiban untuk mematangkan kavling tanah atau kewajiban untuk membangun fasilitas-fasilitas pokok yang dijanjikan oleh atau yang menjadi kewajiban penjual, sesuai dengan pengikatan jual beli atau ketentuan peraturan perundang-undangan;
• hanya kavling tanah saja yang dijual, tanpa diwajibkan keterlibatan penjual dalam pendirian
bangunan diatas kavling tersebut.
Apabila kriteria pengakuan pendapatan dari penjualan dengan metode akrual penuh tidak terpenuhi, maka semua pembayaran dicatat sebagai uang muka dengan metode deposit.
PT Alam Sutera Realty Tbk dan Anak Perusahaan
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasi (lanjutan)
Untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2009 dan 2008
2. Ikhtisar kebijakan akuntansi penting (lanjutan) k. Perpajakan
Beban pajak penghasilan dihitung berdasarkan metode pajak tangguhan (deferred tax method) sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 46 “Akuntansi Pajak Penghasilan”. Aktiva dan kewajiban pajak tangguhan diakui atas konsekuensi pajak periode mendatang yang timbul dari perbedaan jumlah tercatat aktiva dan kewajiban menurut laporan keuangan dengan dasar pengenaan pajak aktiva dan kewajiban. Kewajiban pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer kena pajak dan aktiva pajak tangguhan diakui untuk perbedaan temporer yang boleh dikurangkan, sepanjang besar kemungkinan dapat dimanfaatkan untuk mengurangi laba kena pajak pada masa datang.
Saldo rugi fiskal yang dapat dikompensasi diakui sebagai aktiva pajak tangguhan apabila besar kemungkinan bahwa jumlah laba fiskal pada masa mendatang akan memadai untuk dikompensasi. Pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku atau secara substansial telah berlaku pada tanggal neraca.
Koreksi terhadap kewajiban perpajakan diakui saat surat ketetapan pajak diterima atau jika mengajukan keberatan, pada saat keputusan atas keberatan tersebut telah ditetapkan.
l. Transaksi dalam mata uang asing
Transaksi-transaksi selama tahun berjalan dalam mata uang asing dicatat dengan kurs yang berlaku pada saat terjadinya transaksi. Pada tanggal Neraca konsolidasi, aktiva dan kewajiban moneter dalam mata uang asing disesuaikan untuk mencerminkan kurs yang berlaku pada tanggal tersebut. Keuntungan atau kerugian kurs yang timbul dikreditkan atau dibebankan dalam laporan laba rugi tahun yang bersangkutan.
Kurs yang berlaku pada tanggal-tanggal tersebut adalah sebagai berikut :
31 Maret 2009 31 Maret 2008
PT Alam Sutera Realty Tbk dan Anak Perusahaan
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasi (lanjutan)
Untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2009 dan 2008
2. Ikhtisar kebijakan akuntansi penting (lanjutan) m. Kewajiban imbalan pasca kerja
Perusahaan dan Anak Perusahaan menghitung imbalan pasca kerja - imbalan pasti untuk karyawan sesuai dengan Undang Undang Ketenagakerjaan No. 13/2003 dan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan No. 24 tentang imbalan kerja. Tidak terdapat pendanaan yang disisihkan oleh Perusahaan dan Anak Perusahaan sehubungan dengan imbalan pasca kerja ini.
Perhitungan imbalan pasca kerja menggunakan metode Projected Unit Credit. Akumulasi keuntungan dan kerugian aktuarial bersih yang belum diakui yang melebihi 10% dari nilai kini kewajiban imbalan pasti diakui dengan metode garis lurus selama rata-rata sisa masa kerja yang diprakirakan dari para pekerja dalam program tersebut. Biaya jasa lalu dibebankan langsung apabila imbalan tersebut menjadi hak atau vested, dan sebaliknya akan diakui sebagai beban dengan metode garis lurus selama periode rata-rata sampai imbalan tersebut menjadi vested.
Jumlah yang diakui sebagai kewajiban imbalan pasti di neraca konsolidasi merupakan nilai kini kewajiban imbalan pasti disesuaikan dengan keuntungan dan kerugian akturial yang belum diakui dan biaya jasa lalu yang belum diakui.
n. Laba (rugi) per saham
Laba (rugi) per saham dihitung dengan membagi laba (rugi) bersih tahun berjalan dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar pada periode atau tahun yang bersangkutan, setelah mempertimbangkan pengaruh retrospektif dari modal saham ditempatkan sehubungan dengan transaksi restrukturisasi entitas sepengendali.
o. Informasi segmen
Perusahaan dan Anak Perusahaan menerapkan PSAK No. 5 (revisi 2000) yang mensyaratkan penyajian informasi keuangan berdasarkan segmen usaha dan segmen geografis.
Segmen usaha adalah komponen Perusahaan dan Anak Perusahaan yang dapat dibedakan dalam menghasilkan produk atau jasa (baik produk atau jasa individual maupun kelompok produk atau jasa terkait) dan komponen itu memiliki risiko dan imbalan yang berbeda dengan risiko dan imbalan segmen lain.
Segmen geografis adalah komponen Perusahaan dan Anak Perusahaan yang dapat dibedakan dalam menghasilkan produk atau jasa pada lingkungan (wilayah) ekonomi tertentu dan komponen itu memiliki risiko dan imbalan yang berbeda dengan risiko dan imbalan pada komponen yang beroperasi pada lingkungan (wilayah) ekonomi lain.
PT Alam Sutera Realty Tbk dan Anak Perusahaan
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasi (lanjutan)
Untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2009 dan 2008 (Dalam Rupiah)
2. Ikhtisar kebijakan akuntansi penting (lanjutan) o. Informasi segmen (lanjutan)
Perusahaan dan Anak Perusahaan bergerak dalam bidang yang sama yakni real estat, kecuali PT Nusa Cipta Pratama yang bergerak dalam bidang konsultasi dan investasi. Seluruh Anak Perusahaan, kecuali PT Alfa Goldland Realty dan PT Nusa Raya Mitratama belum beroperasi secara komersial. Karena itu bentuk primer segmen usaha tidak disajikan.
PT Alam Sutera Realty Tbk dan Anak Perusahaan
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasi (lanjutan)
Untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2009 dan 2008 (Dalam Rupiah)
31 Maret 2009 31 Maret 2008
3. Kas dan setara kas
Terdiri dari :
Kas 243.419.450 1.045.900.629
Bank : Dalam Rupiah
PT Bank Central Asia Tbk 1.705.718.728 3.419.430.987
PT Bank OCBC NISP Tbk
(d/h PT Bank NISP Tbk) 1.230.114.737 277.311.460
PT Bank Century Tbk 1.093.684.579 2.550.267.822
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 150.644.894 13.945.849.604
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 776.703.699 157.533.504
PT Bank CIMB Niaga Tbk
(d/h PT Lippo Bank Tbk) 703.100.281 53.385.493.072
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 679.700.434 34.231.216
PT Bank Internasional Indonesia Tbk 494.328.993 6.161.303.901
PT Bank Tabungan Negara Tbk 142.196.131 2.684.621
PT Bank Muamalat Indonesia 9.547.675 9.997.665
PT Bank Bintang Manunggal - 15.438.411
Dalam Dollar Amerika Serikat
PT Bank Century Tbk 335.897.308 -
Deposito berjangka jangka pendek : Dalam Rupiah
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 109.000.000.000 -
PT Bank Century Tbk 94.500.000.000 80.000.000.000
PT Bank CIMB Niaga Tbk
(d/h PT Lippo Bank Tbk) 30.000.000.000 120.000.000.000
PT Bank Central Asia Tbk 30.050.000.000 -
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 15.000.000.000 -
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 1.000.000.000 -
PT Bank Internasional Indonesia Tbk - 50.000.000.000
PT Bank Bumiputera Indonesia Tbk - 50.000.000.000
Dalam Dollar Amerika Serikat
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 11.609.609.250 -
Jumlah 298.724.666.159 381.005.442.892
Tingkat bunga deposito
berjangka per tahun :
Dalam Rupiah 7 % - 14,5 % 7,75 % - 8 %
PT Alam Sutera Realty Tbk dan Anak Perusahaan
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasi (lanjutan)
Untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2009 dan 2008 (Dalam Rupiah)
31 Maret 2009 31 Maret 2008
4. Deposito berjangka
Terdiri dari :
Pihak ketiga :
PT Bank Central Asia Tbk 14.273.799.750 14.043.566.092
PT Bank Internasional Indonesia Tbk 8.251.212.739 9.622.820.364
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 2.333.906.775 5.705.672.217
PT Bank Permata Tbk 2.367.615.764 1.722.674.750
PT Bank OCBC NISP Tbk
(d/h PT Bank NISP Tbk) 4.136.901.960 3.713.516.840
PT Bank Panin Tbk 4.122.312.500 2.534.212.500
PT Bank CIMB Niaga Tbk
(d/h PT Bank Lippo Tbk) 611.510.000 828.410.000
PT Bank CIMB Niaga Tbk
(d/h PT Bank Niaga) 337.700.000 67.950.000
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 126.910.000 63.958.412
Jumlah 36.561.869.488 38.302.781.175
Tingkat bunga per tahun : 6 % 5 % - 7,25 %
Merupakan deposito berjangka dalam mata uang Rupiah dengan jangka waktu lebih dari tiga bulan. Semua deposito berjangka telah dijadikan sebagai jaminan atas penjualan melalui Kredit Pemilikan Rumah (KPR).
5. Investasi jangka pendek
Saldo akhir periode 2.219.676.281 17.649.915.293
Merupakan investasi dalam Reksadana Keraton yang dinyatakan dengan nilai aktiva bersih atas reksadana tersebut.
PT Alam Sutera Realty Tbk dan Anak Perusahaan
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasi (lanjutan)
Untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2009 dan 2008 (Dalam Rupiah)
31 Maret 2009 31 Maret 2008
6. Persediaan
Terdiri dari :
Proyek Alam Sutera :
Tanah
Kec. Serpong, Tangerang 1.314.623.111.103 936.998.096.868
Bangunan dalam penyelesaian 27.419.636.457 19.396.745.645
Kec. Serpong, Tangerang Proyek Cibitung Bekasi
Tanah
Kec. Cibitung, Bekasi 243.578.737.825 243.578.737.825
Unit bangunan
Kec. Cibitung, Bekasi 7.037.333.333 7.037.333.333
Jumlah 1.592.658.818.718 1.207.010.913.671
Dikurangi : cadangan penurunan nilai persediaan (37.373.353.530) (37.373.353.530)
Jumlah - bersih 1.555.285.465.188 1.169.637.560.141
Persediaan tanah seluas 1.782.715 m2
yang terletak di Kecamatan Serpong, Tangerang dan Kecamatan Cibitung, Bekasi telah dijadikan jaminan atas pinjaman Anak Perusahaan – PT Alfa Goldland Realty (lihat catatan 11).
Seluruh persediaan atas nama Perusahaan dan telah dalam bentuk Sertifikat Hak Guna Bangunan kecuali tanah seluas 10.860 m2 masih dalam bentuk Surat Pelepasan Hak.
Perusahaan dan Anak Perusahaan tidak mengasuransikan persediaan – unit bangunan dan bangunan dalam pelaksanaan dikarenakan belum dilakukan serah terima oleh kontraktor, kecuali ruko yang terletak di Cibitung diasuransikan kepada PT Zurich Insurance Indonesia dengan jumlah pertanggungan sebesar Rp 8.415.375.000. Manajemen berpendapat bahwa jumlah pertanggungan tersebut memadai untuk menutup kemungkinan kerugian aktiva yang diasuransikan. Persediaan tanah tidak diasuransikan.
Selama periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2009 dan 2008 beban pinjaman masing-masing sebesar Rp 17.022.340.957 dan Rp 18.602.841.659 dikapitalisasi kedalam persediaan.
Manajemen Perusahaan berkeyakinan bahwa penyisihan penurunan nilai persediaan adalah cukup untuk menutup kemungkinan kerugian penurunan nilai persediaan.
PT Alam Sutera Realty Tbk dan Anak Perusahaan
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasi (lanjutan)
Untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2009 dan 2008 (Dalam Rupiah)
31 Maret 2009 31 Maret 2008
7. Piutang hubungan istimewa
Terdiri dari :
PT Argo Manunggal Land Development 1.656.974.044 640.390.529
-
Jumlah 1.656.974.044 640.390.529
Piutang pada PT Argo Manunggal Land Development merupakan pinjaman meminjam uang tunai tanpa beban bunga dan tanpa jadwal pembayaran.
8. Perpajakan
a. Pajak dibayar dimuka Terdiri dari : Perusahaan 5.409.981.009 5.879.364.801 Anak Perusahaan 1.811.141.019 353.036.531 Jumlah seluruhnya 7.221.122.028 6.232.401.332 b. Hutang pajak Terdiri dari : Perusahaan 389.915.953 114.210.048 Anak Perusahaan 18.481.816.236 10.986.952.193 Jumlah seluruhnya 18.871.732.189 11.101.162.241
PT Alam Sutera Realty Tbk dan Anak Perusahaan
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasi (lanjutan)
Untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2009 dan 2008 (Dalam Rupiah)
31 Maret 2009 31 Maret 2008
8. Perpajakan (lanjutan)
c. Beban pajak
Beban pajak final - 2009 Pajak kini
Perusahaan - -
Anak Perusahaan 2.563.768.182 -
Beban pajak berdasarkan tarif - 2008 Pajak kini Perusahaan - - Anak Perusahaan - 10.773.552.621 Pajak tangguhan Perusahaan - - Anak Perusahaan - (43.445.961) _______________ ______________
Beban pajak – konsolidasi 2.563.768.182 10.730.106.660 d. Pajak tangguhan
Saldo dan pergerakan aktiva pajak tangguhan - 2008
Dikreditkan pada
Saldo 1 Januari 2008 laporan laba rugi Saldo 31 Maret 2008
Penyisihan uang jasa
karyawan 1.407.999.194 43.445.961 1.451.445.155
Jumlah 1.407.999.194 43.445.961 1.451.445.155
Perusahaan dan Anak Perusahaan tidak mengakui adanya aktiva pajak tangguhan dari kerugian fiskal yang dapat dikompensasi dengan pertimbangan adanya ketidakpastian Perusahaan dalam memperoleh laba secara fiskal di masa yang akan datang.
Efektif 1 Januari 2009, pajak penghasilan badan atas pengalihan hak atas tanah dan atau bangunan merupakan pajak penghasilan yang bersifat final yaitu sebesar 5% dari jumlah bruto nilai pengalihan sesuai dengan Peraturan Pemerintah No.71 tahun 2008 tentang pembayaran pajak penghasilan atas penghasilan dari pengalihan atas hak atas tanah dan atau bangunan.
PT Alam Sutera Realty Tbk dan Anak Perusahaan
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasi (lanjutan)
Untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2009 dan 2008 (Dalam Rupiah)
9. Tanah untuk dikembangkan
Terdiri atas tanah mentah yang terletak di :
31 Maret 2009 31 Maret 2008
Kec. Serpong Tangerang 109.206.514.221 330.782.605.433
Kec. Pasar Kemis, Tangerang 579.340.945.252 579.340.945.252
Kec. Cianjur, Jawa Barat 47.487.556.271 46.702.821.121
Kec. Cibitung, Bekasi 484.636.942.306 426.357.166.230
Kec. Tanjung Pinang Timur, Riau 30.140.059.894 -
Jumlah 1.250.812.017.944 1.383.183.538.036
Dikurangi : cadangan penurunan nilai tanah 138.397.680.715 138.397.680.715
Jumlah 1.112.414.337.229 1.244.785.857.321
Merupakan tanah mentah seluas 8.974.531 m2
yang belum dikembangkan yang dimiliki Perusahaan dan Anak Perusahaan. Dari jumlah luas tanah tersebut yang sudah atas nama Perusahaan seluas 4.037.724 m2
, sedangkan sisanya masih dalam bentuk Surat Pelepasan Hak ataupun Perjanjian Pengikatan Jual Beli. Sampai dengan tanggal laporan keuangan ini, Perusahaan sedang dalam proses pengurusan Hak Guna Bangunan secara bertahap.
Selama periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2009 dan 2008, beban pinjaman masing-masing sebesar nihil dan Rp 4.000.000.010 dikapitalisasi kedalam tanah untuk dikembangkan.
Tanah untuk dikembangkan seluas 565.016 m2 dengan nilai tercatat sebesar Rp 287.959.485.515 yang
terletak di Kecamatan Cibitung, Bekasi telah dijadikan jaminan atas pinjaman Anak Perusahaan – PT Alfa Goldland Realty (lihat catatan 11).
Manajemen Perusahaan berkeyakinan bahwa penyisihan penurunan nilai tanah adalah cukup untuk menutup kemungkinan kerugian penurunan nilai tanah untuk dikembangkan.
PT Alam Sutera Realty Tbk dan Anak Perusahaan
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasi (lanjutan)
Untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2009 dan 2008 (Dalam Rupiah)
10. Aktiva tetap
Saldo dan perubahan aktiva tetap periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2009
Saldo Saldo
Jenis aktiva tetap 1 Januari 2009 Penambahan Pengurangan Reklasifikasi 31 Maret 2009
Harga perolehan Tanah 2.210.296.278 - - - 2.210.296.278 Bangunan 12.333.825.938 - - 1.533.424.038 13.867.249.976 Kendaraan 6.760.487.602 - - - 6.760.487.602 Perlengkapan kantor 3.325.500.773 225.162.575 - - 3.550.663.348 Peralatan proyek 612.548.351 - - - 612.548.351 Jumlah 25.242.658.942 225.162.575 - - 27.001.245.555 Pekerjaan dalam penyelesaian : Bangunan dan Prasarana 21.247.602.072 6.688.845.038 - (1.533.424.038) 26.403.023.072 Jumlah 46.490.261.014 6.914.007.613 - - 53.404.268.627 Dikurangi : Akumulasi penyusutan Bangunan 4.128.888.879 193.669.051 - - 4.322.557.930 Kendaraan 4.629.957.678 152.097.325 - - 4.782.055.003 Perlengkapan kantor 2.456.067.806 128.122.044 - - 2.584.189.850 Peralatan proyek 602.176.756 1.296.449 - - 603.473.205 Jumlah 11.817.091.119 475.184.869 - - 12.292.275.988 Nilai buku 34.673.169.895 41.111.992.639
Saldo dan perubahan aktiva tetap periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2008
Saldo Saldo
Jenis aktiva tetap 1 Januari 2008 Penambahan Pengurangan Reklasifikasi 31 Maret 2008
Harga perolehan Tanah 2.210.296.278 - - - 2.210.296.278 Bangunan 12.333.825.938 - - - 12.333.825.938 Kendaraan 5.547.672.511 584.919.000 - - 6.132.591.511 Perlengkapan kantor 2.190.865.376 535.822.249 - - 2.726.687.625 Peralatan proyek 612.548.351 - - 612.548.351 Jumlah 22.895.208.454 1.120.741.249 - - 24.015.949.703 Bangunan dalam penyelesaian : Bangunan 923.289.462 266.299.132 - - 1.189.588.594 Jumlah 23.818.497.916 1.387.040.381 - - 25.205.538.297 Dikurangi : Akumulasi penyusutan Bangunan 3.547.466.372 145.355.626 - - 3.692.821.998 Kendaraan 4.040.679.893 173.523.073 - - 4.214.202.966 Perlengkapan kantor 2.009.194.394 75.412.528 - - 2.084.606.922 Peralatan proyek 589.281.484 2.750.628 - - 592.032.112 Jumlah 10.186.622.143 397.041.855 - - 10.583.663.998 Nilai buku 13.631.875.733 14.621.874.299
PT Alam Sutera Realty Tbk dan Anak Perusahaan
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasi (lanjutan)
Untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2009 dan 2008 (Dalam Rupiah)
10. Aktiva tetap (lanjutan)
Pada tahun 2009, pekerjaan dalam penyelesaian – bangunan dan prasarana merupakan pekerjaan pembangunan mal dan kantor estat yang terletak di lokasi perumahan Alam Sutera.
Anak Perusahaan – PT Alfa Goldland Realty memiliki aktiva tetap - tanah yang terletak di Tangerang dengan hak legal berupa Hak Guna Bangunan, berjangka waktu 20-30 tahun yang akan jatuh tempo antara tahun 2007 dan 2028. Beberapa HGB jatuh tempo pada bulan Mei 2007, dan sedang dalam proses perpanjangan. Manajemen berpendapat tidak terdapat masalah dengan perpanjangan hak atas tanah karena seluruh tanah diperoleh secara sah dan didukung dengan bukti pemilikan yang memadai.
Seluruh aktiva tetap yang dimiliki adalah atas nama Perusahaan dan Anak Perusahaan.
Perusahaan dan Anak Perusahaan telah mengasuransikan aktiva tetap bangunan kepada PT Asuransi Allianz Utama Indonesia, PT Asuransi Central Asia dan PT Asuransi AIU Indonesia dengan jumlah pertanggungan sebesar Rp 5.662.515.000. Manajemen berpendapat bahwa jumlah pertanggungan tersebut memadai untuk menutup kemungkinan kerugian aktiva yang dipertanggungkan.
Beban penyusutan untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir 31 Maret 2009 dan 2008 masing-masing sebesar Rp 475.184.869 dan Rp 397.041.855 dicatat sebagai beban umum dan administrasi.
PT Alam Sutera Realty Tbk dan Anak Perusahaan
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasi (lanjutan)
Untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2009 dan 2008 (Dalam Rupiah)
11. Hutang bank Terdiri dari :
31 Maret 2009 31 Maret 2008
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk :
- Kredit modal kerja – Aflopend 491.105.071.613 547.355.071.613
- Tunggakan bunga yang dijadwalkan 34.195.525.637 37.195.525.637
PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk :
- KMK Konstruksi 2.462.000.000 2.774.800.000
PT Bank Century Tbk :
- Kredit atas permintaan 26.000.000.000 26.000.000.000
PT Bank Muamalat Indonesia :
- Fasilitas pembiayaan secara musyarakah 70.000.000.000 100.000.000.000
PT Bank CIMB Niaga Tbk (d/h PT Lippo Bank Tbk) :
- Pinjaman tetap atas permintaan 90.000.000.000 50.000.000.000
PT Bank Central Asia Tbk
- Kredit atas permintaan 30.000.000.000 -
Jumlah 743.762.597.250 763.325.397.250
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Kredit modal kerja - Aflopend
Anak Perusahaan – PT Alfa Goldland Realty memperoleh fasilitas kredit dari Bank Mandiri berdasarkan perjanjian restrukturisasi kredit modal kerja No : KP – CRG/007/PK-KMK/2006, dengan akte No. 29 tanggal 18 Oktober 2006 oleh Notaris Ny. Erly Soehandjojo SH, disetujui untuk merestrukturisasi pinjaman dengan cara menurunkan pagu kredit dan menggabungkan fasilitas kredit investasi I dan II berdasarkan perjanjian kredit No. 53 dan 54 tanggal 26 April 2004 menjadi fasilitas kredit modal kerja yang bersifat Aflopend dengan limit sebesar Rp 594.105.071.613, jangka waktu 6 tahun sampai dengan triwulan 4 tahun 2012. Tingkat bunga 13% per tahun (mengambang).
Pembayaran dengan cara angsuran triwulanan dengan jadwal sebagai berikut :
Jumlah (Rp) Tahun 2007 28.000.000.000 Tahun 2008 75.000.000.000 Tahun 2009 85.000.000.000 Tahun 2010 150.000.000.000 Tahun 2011 160.000.000.000 Tahun 2012 96.105.071.613
PT Alam Sutera Realty Tbk dan Anak Perusahaan
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasi (lanjutan)
Untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2009 dan 2008 (Dalam Rupiah)
11. Hutang bank (lanjutan)
Tunggakan bunga yang dijadwalkan (TBYD).
Seluruh tunggakan bunga dan denda atas fasilitas K1 – 1 dan K1 – 2 yang timbul sampai dengan tanggal efektif perjanjian, yakni sebesar Rp 38.935.525.637 dibukukan sebagai tunggakan bunga yang dijadwalkan (TBYD). Jangka waktu sampai dengan tahun 2012, tanpa dikenakan bunga. Pembayaran dengan cara angsuran triwulan sebagai berikut :
Jumlah (Rp) Tahun 2007 740.000.000 Tahun 2008 4.000.000.000 Tahun 2009 6.000.000.000 Tahun 2010 8.000.000.000 Tahun 2011 8.000.000.000 Tahun 2012 10.379.229.265 Jumlah 37.119.229.265
Tunggakan denda sebesar Rp 1.816.296.372 akan dihapuskan pada akhir jangka waktu kredit. Jaminan atas pinjaman ini adalah :
• Hak tanggungan peringkat I sebesar Rp 212.039.284.201 dan hak tanggungan peringkat II sebesar Rp 15.655.663.132 atas tanah HGB seluas 702.546 M2
atas nama PT Alfa Goldland Realty yang terletak di Desa Panunggangan, Tangerang.
• Hak tanggungan peringkat I sebesar Rp 162.345.752.667 atas tanah HGB seluas 500.913 m2 atas nama PT Alfa Goldland Realty yang terletak di Desa Panunggangan, Tangerang.
• Hak tanggungan peringkat I sebesar Rp 53.899.639.228 atas tanah HGB seluas 29.015 M2 atas nama PT Alfa Goldland Realty yang terletak di Desa Panunggangan, Tangerang.
• Hak tanggungan peringkat I sebesar Rp 16.425.372.682 dan peringkat II sebesar Rp 676.127.318 atas tanah HGB seluas 57.005 M2
atas nama PT Nusa Raya Mitratama yang terletak di Desa Gandamekar, Bekasi.
• Hak tanggungan peringkat I sebesar Rp 249.602.680.277, dan peringkat II sebesar Rp 30.754.029.453 atas tanah HGB seluas 863.173 M2 atas nama PT Nusa Raya Mitratama yang
terletak di Desa Gandasari, Bekasi.
• Hak tanggungan peringkat I sebesar Rp 6.294.400.000 atas tanah HGB seluas 1.986 M2 atas nama PT Nusa Raya Mitratama.
• Tanah seluas 45.454 M2 atas nama PT Alfa Goldland Realty yang terletak di Desa Pakulonan, Tangerang, tidak diikat hak tanggungan.
PT Alam Sutera Realty Tbk dan Anak Perusahaan
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasi (lanjutan)
Untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2009 dan 2008 (Dalam Rupiah)
11. Hutang bank (lanjutan)
Selama periode pinjaman Anak Perusahaan – PT Alfa Goldland Realty (AGR) tidak diperbolehkan untuk membagikan dividen, dan tanah AGR menjadi salah satu sumber pembayaran hutang unsustained yang jatuh tempo dari PT Argo Pantes Tbk; PT Suryakarya Pratama Tekstil; PT Grand Pintalan Textile Industries; PT Intirub, apabila Perusahaan-Perusahaan tersebut tidak dapat menyelesaikan kewajibannya dari hasil operasional maupun penjualan aset mereka.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Berdasarkan perjanjian kredit No. 38 tanggal 30 April 2007, Anak Perusahaan – PT Alfa Goldland Realty memperoleh kredit modal kerja konstruksi sebesar Rp 30.000.000.000, jatuh tempo pada 16 Oktober 2009, tingkat bunga 13,5% per tahun (mengambang). Jaminan pokok berupa Pemberian Hak Tanggungan, Kuasa menjual dan pemberian jaminan lainnya atas tanah berikut bangunan dilokasi perumahan Alam Sutera dengan Hak Tanggungan pringkat pertama atas tanah HGB seluas 6.218 M2
atas nama PT Alfa Goldland Realty dan jaminan perusahaan dari PT Nusa Cipta Pratama.
PT Bank Century Tbk
Berdasarkan perjanjian kredit No. 4 tanggal 10 Agustus 2007, Anak Perusahaan – PT Alfa Goldland Realty memperoleh kredit atas permintaan maksimal sebesar Rp 26.000.000.000, jatuh tempo pada 11 Agustus 2008, tingkat bunga 14% per tahun (mengambang). Jaminan berupa tanah hak guna bangunan seluas 87.395 M2
yang terletak di Kecamatan Pinang dan Kecamatan Cipondoh, Tangerang, atas nama PT Adhihutama Manunggal. Fasilitas ini telah diperpanjang sampai dengan 11 Agustus 2009.
PT Bank Muamalat Indonesia
Berdasarkan perjanjian kredit No. 10 tanggal 19 November 2007, Perusahaan memperoleh fasilitas pembiayaan secara musyarakah sebesar Rp 100.000.000.000, jangka waktu sampai dengan 8 Mei 2009. Pembagian hasil musyarakah berdasarkan hasil usaha bersih setelah dikurangi pajak, biaya-biaya dan zakat sesuai dengan nisbah yang disepakati berdasarkan proyeksi cash flow. Jaminan berupa tanah hak guna bangunan seluas 49.424 M2
yang terletak di Kecamatan Serpong, Kabupaten Tangerang Provinsi Banten atas nama PT Alfa Goldland Realty, tanah hak guna bangunan seluas 793.703 M2
yang terletak di Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat atas nama PT Bekasi Matra Industrial Estate, dan jaminan perusahaan dari PT Multi Kencana Textile.
PT Bank CIMB Niaga Tbk ( d/h PT Lippo Bank Tbk)
Berdasarkan perjanjian kredit No. 31 tanggal 31 Maret 2008, Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman tetap atas permintaan bersifat non revolving sebesar Rp. 100.000.000.000, jangka waktu 48 bulan sampai dengan 31 Maret 2012. Tingkat bunga sebesar SBI + 3% per tahun. Jaminan berupa tanah seluas 147.639 m2 yang terletak di Kecamatan Cipondoh, Tangerang Provinsi Banten atas nama Perusahaan, cessie atas escrow account sebesar Rp 100 milyar dan jaminan pribadi atas nama Bp Harjanto Tirtohadiguno.
PT Alam Sutera Realty Tbk dan Anak Perusahaan
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasi (lanjutan)
Untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2009 dan 2008 (Dalam Rupiah)
_____31 Maret 2009 31 Maret 2008
12. Hutang lain – lain
Akun ini merupakan kewajiban dalam mata uang Rupiah. Rincian sebagai berikut :
Pihak ketiga :
Tanda jadi, penerimaan dari pembeli 16.401.544.842 3.746.856.903
Lainnya 1.410.146.845 7.771.489.485
Jumlah 17.811.691.687 11.518.346.388
Pihak hubungan istimewa :
PT Argo Manunggal Land Development 13.745.991.876 14.679.166.176
Jumlah 31.557.683.563 26.197.512.564
Hutang lain-lain Anak Perusahaan – PT Alfa Goldland Realty kepada PT Argo Manunggal Land Development merupakan titipan uang muka penjualan rumah dan kavling type Sutera Feronia dari pembeli individual, sebagaimana diatur dalam perjanjian kerja sama dengan Anak Perusahaan – PT Alfa Goldland Realty (lihat catatan 25a).
13. Uang muka penjualan
Terdiri dari :
Tanah kavling 165.564.676.518 145.665.438.552
Rumah 105.204.332.310 60.060.978.364
Saldo akhir tahun 270.769.008.828 205.726.416.916
Merupakan uang muka diterima dari pihak ketiga atas penjualan bangunan dan tanah kavling dari pembeli individual.
14. Hutang hubungan istimewa Terdiri dari :
PT Argo Manunggal Land Development 174.687.634.984 174.687.634.984
PT Bukit Asri Padang Golf 16.344.080.380 16.500.000.000
PT Cahaya Alam Raya 1.500.000.000 -
PT Jakarta Cakratunggal Steel Mills - 1.000.000.000
Jumlah 192.531.715.364 192.187.634.984
Hutang Anak Perusahaan - PT Alfa Goldland Realty kepada PT Argo Manunggal Land Development merupakan pengalihan tagihan Wall Street Ltd. Pinjaman ini tidak dibebani bunga dan tidak ditentukan
PT Alam Sutera Realty Tbk dan Anak Perusahaan
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasi (lanjutan)
Untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2009 dan 2008 (Dalam Rupiah)
14. Hutang hubungan istimewa (lanjutan)
Hutang Perusahaan kepada PT Cahaya Alam Raya merupakan pinjaman uang tunai tanpa beban bunga dan jadwal pembayaran yang tetap.
Hutang Perusahaan kepada PT Jakarta Cakratunggal Steel Mills merupakan pinjaman uang tunai tanpa beban bunga dan jadwal pembayaran yang tetap.
31 Maret 2009 31 Maret 2008
15. Penyisihan imbalan pasca kerja karyawan
Saldo akhir 6.466.631.041 4.840.065.620
Perusahaan dan Anak Perusahaan membukukan estimasi imbalan pasca kerja untuk seluruh karyawannya yang memenuhi kualifikasi sesuai dengan UU Ketenagakerjaan No. 13/2003 tanggal 25 Maret 2003 dan PSAK No. 24 “Imbalan Kerja”.
Mutasi kewajiban bersih di neraca konsolidasian adalah sebagai berikut :
Saldo awal – 1 Januari 6.112.355.041 4.695.245.750
Beban tahun berjalan 354.276.000 144.819.870
Saldo akhir – 31 Maret 6.466.631.041 4.840.065.620
Perusahaan dan anak perusahaan membukukan kewajiban diestimasi untuk penyisihan imbalan pasca kerja karyawan sebesar Rp 354.276.000 pada tanggal 31 Maret 2009 dan Rp 144.819.870 pada tanggal 31 Maret 2008 yang disajikan sebagai ”Penyisihan imbalan pasca kerja karyawan” pada Neraca Konsolidasi. Beban yang timbul dalam tahun berjalan disajikan sebagai bagian dari ”Beban Usaha” pada Laporan Laba Rugi Konsolidasi.
PT Alam Sutera Realty Tbk dan Anak Perusahaan
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasi (lanjutan)
Untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2009 dan 2008 (Dalam Rupiah)
16. Hak minoritas
31 Maret 2009 31 Maret 2008 Jumlah % Jumlah % Hak minoritas atas aktiva bersih
Anak Perusahaan
PT Nusa Cipta Pratama dan Anak Perusahaan 104.878.992 0,02 101.278.814 0,02
PT Alfa Goldland Realty
dan Anak Perusahaan 88.307.238 0,01 85.285.554 0,01 PT Delta Mega Persada 6.315.968.773 1,09 6.317.058.135 1,09 PT Duta Prakarsa Development 1.043.099.052 1,05 1.011.308.962 1,05
7.552.254.055 7.514.931.465 Bagian hak minoritas atas laba (rugi) bersih
Anak Perusahaan
PT Nusa Cipta Pratama dan Anak Perusahaan 438.595 0,02 4.409.224 0,02
PT Alfa Goldland Realty
dan Anak Perusahaan 368.472 0,01 3.704.433 0,01 PT Delta Mega Persada (264.451) 1,09 (264.405) 1,09 PT Duta Prakarsa Development 3.878.036 1,05 38.993.726 1,05
PT Alam Sutera Realty Tbk dan Anak Perusahaan
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasi (lanjutan)
Untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2009 dan 2008 (Dalam Rupiah)
17. Modal saham
31 Maret 2009 31 Maret 2008
Modal dasar 2.400.000.000.000 2.400.000.000.000
Telah ditempatkan dan disetor penuh 1.712.881.000.000 1.712.881.000.000
Berdasarkan akta Notaris Erly Soehandjojo, SH No. 256 tanggal 10 November 1997, modal dasar Perusahaan sebesar Rp 20 milyar yang terbagi atas 20 juta saham dengan nilai nominal Rp 1.000 per saham dan telah mendapat persetujuan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No.C2-4967.HT.01.04.TH.1998 tanggal 12 Mei 1998.
Bedasarkan akta No. 94 tanggal 23 April 2007 yang dibuat oleh Notaris Misahardi Wilamarta SH, modal dasar Perusahaan telah ditingkatkan menjadi sebesar Rp 250.000.000.000 terbagi atas 250.000.000 saham masing-masing saham bernilai nominal Rp 1.000. Dan meningkatkan modal ditempatkan dan disetor oleh PT Selaras Citamanunggal sebesar Rp 192.000.000.000 sehingga jumlah modal ditempatkan dan disetor meningkat dari Rp 20.000.000.000 menjadi Rp 212.000.000.000. Perubahan anggaran dasar ini telah memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia dengan surat keputusan No. WJ-05242 HT. 01.04-TH. 2007 tanggal 8 Mei 2007.
Berdasarkan perjanjian jual beli saham tanggal 28 Mei 2007, disetujui untuk menjual saham Perusahaan yang dimiliki oleh Tuan Karman Widjaya sejumlah 150.000 saham kepada PT Tangerang Fajar Industrial Estate. Berdasarkan akta Notaris Misahardi Wilamarta, SH., No. 111 tanggal 23 Agustus 2007, modal dasar Perusahaan telah ditingkatkan menjadi sebesar Rp 2.400.000.000.000 yang terbagi atas 24.000.000.000 saham dengan nilai nominal Rp 1.000 per saham, dan meningkatkan modal ditempatkan dan disetor dari Rp 212.000.000.000 menjadi Rp 1.398.681.000.000, dilakukan berkaitan dengan inbreng saham. Selain itu juga mengubah nama Perusahaan dari semula PT Adhihutama Manunggal menjadi PT Alam Sutera Realty Tbk. Perubahan anggaran dasar ini telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia dengan surat keputusan No. W7-09419HT.01.04-TH.2007 tanggal 27 Agustus 2007.
Berdasarkan akta Notaris Misahardi Wilamarta, SH., No. 71 tanggal 19 September 2007 tentang risalah Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perusahaan, disetujui untuk : merubah status Perusahaan dari Perusahaan tertutup menjadi Perusahaan terbuka; merubah nilai nominal saham dari Rp 1.000 per saham menjadi Rp 100 per saham.
Pada tanggal 7 Desember 2007, Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Ketua Badan Pengawas Pasar Modal – Lembaga Keuangan (Bapepam - LK) dengan suratnya No. S.6232/BL/2007 untuk melakukan penawaran umum perdana atas 3.142.000.000 saham Perusahaan kepada masyarakat. Pada tanggal 18 Desember 2007, saham tersebut telah dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia
PT Alam Sutera Realty Tbk dan Anak Perusahaan
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasi (lanjutan)
Untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2009 dan 2008 (Dalam Rupiah)
17. Modal saham (lanjutan)
Susunan pemegang saham perusahaan tanggal 31 Maret 2009 dan 2008 adalah sebagai berikut :
Persentase
Pemegang saham Jumlah saham kepemilikan (%) Jumlah
PT Argo Manunggal Land Development 5.159.160.000 30,12 515.916.000.000 PT Tangerang Fajar Industrial Estate 2.982.450.000 17,41 298.245.000.000 PT Manunggal Prima Development 2.664.800.000 15,56 266.480.000.000 PT Selaras Citamanunggal 2.118.500.000 12,37 211.850.000.000 PT Bukit Asri Padang Golf 1.061.900.000 6,20 106.190.000.000
Masyarakat 3.142.000.000 18,34 314.200.000.000
Jumlah 17.128.810.000 100,00 1.712.881.000.000
31 Maret 2009 31 Maret 2008
18. Tambahan modal disetor Terdiri dari :
Agio saham 15.710.000.000 15.710.000.000
Biaya emisi saham (9.635.749.247) (9.635.749.247)
Jumlah 6.074.250.753 6.074.250.753
Agio saham
Merupakan saldo yang berasal dari selisih antara hasil penjualan saham kepada masyarakat dengan nilai nominalnya. Rinciannya sebagai berikut :
Hasil penjualan 3.142.000.000 saham @ Rp 105 Rp 329.910.000.000
Nilai nominal 3.142.000.000 saham @ Rp 100 Rp 314.200.000.000
Agio saham Rp 15.710.000.000
Biaya emisi saham
Merupakan biaya sehubungan dengan penawaran perdana saham yang dilakukan pada bulan Desember 2007 sebesar Rp 9.635.749.247.
PT Alam Sutera Realty Tbk dan Anak Perusahaan
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasi (lanjutan)
Untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2009 dan 2008 (Dalam Rupiah)
31 Maret 2009 31 Maret 2008
19. Penjualan
Rincian penjualan bersih adalah sebagai berikut :
Tanah kavling 27.995.363.638 83.227.814.139
Rumah 23.280.000.000 102.811.120.455
Jumlah 51.275.363.638 186.038.934.594
Jumlah terjual :
Tanah kavling 24 unit 140 unit
Bangunan 52 unit 127 unit
Tidak ada penjualan kepada pelanggan individual yang melebihi 10 % dari jumlah penjualan bersih.
20. Beban pokok penjualan
Rincian beban pokok penjualan bersih berdasarkan kelompok produk utama adalah sebagai berikut :
Tanah kavling 20.845.681.993 67.168.513.547
Rumah 16.125.199.700 72.617.835.941
Jumlah 36.970.881.693 139.786.349.488
Perhitungan beban pokok penjualan adalah sebagai berikut :
Saldo awal 1.570.239.246.458 1.255.919.109.873
Penambahan 59.390.453.953 90.878.153.286
Persediaan akhir 1.592.658.818.718 1.207.010.913.671
PT Alam Sutera Realty Tbk dan Anak Perusahaan
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasi (lanjutan)
Untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2009 dan 2008 (Dalam Rupiah)
20. Beban pokok penjualan (lanjutan)
Rincian pemasok yang melebihi 10% pembelian perusahaan adalah :
31 Maret 2009 31 Maret 2008
Rp % Rp %
Pihak hubungan istimewa :
PT Argo Manunggal
Land Development - - 4.189.148.583 14,5
Pihak ketiga :
PT Wijaya Karya 15.019.277.050 43,54 - -
PT Saka Jagad Pratama 3.619.512.000 10,49 - -
PT Karyacipta Bangun Mandiri - - 7.089.430.680 24,6
PT Prasamta Ekatama - - 3.949.524.645 13,7
PT Hascco Reka Cipta - - 3.849.332.442 13,3
PT Semangat Baru Putra - - 3.200.900.366 11,12
Jumlah 18.638.789.050 22.278.336.716
31 Maret 2009 31 Maret 2008
21. Beban usaha
Rincian beban usaha adalah sebagai berikut : Beban penjualan
Promosi dan iklan 1.442.337.536 3.665.276.380
Komisi penjualan 809.154.204 762.181.459
Keperluan kantor 104.337.051 142.592.192
Telepon dan listrik 93.421.813 101.643.536
Kendaraan dan transportasi 4.988.700 3.065.000
Lainnya 51.414.708 22.418.416
Jumlah 2.505.654.012 4.697.176.983
Beban umum dan administrasi
Beban gaji, upah dan tunjangan 5.421.886.849 4.120.483.669
Iuran dan pajak daerah 109.186.410 210.970.942
Keperluan proyek 97.850.725 103.867.630
Penyusutan aktiva tetap 475.184.869 397.041.855
Telepon, fax dan listrik 171.140.645 138.724.967
Transportasi 105.665.711 103.130.723
Penyisihan imbalan pasca kerja karyawan 354.276.000 144.819.870
Asuransi 19.141.066 37.803.627
Pemeliharaan aktiva dan proyek 41.985.694 78.336.096
Keamanan dan kebersihan 69.400.000 53.861.750
PT Alam Sutera Realty Tbk dan Anak Perusahaan
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasi (lanjutan)
Untuk periode 3 (tiga) bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2009 dan 2008 (Dalam Rupiah)
22. Laba bersih per saham
31 Maret 2009 31 Maret 2008
Jumlah laba bersih untuk tujuan perhitungan
Laba per saham 7.475.303.362 27.614.969.525
Jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar 17.128.810.000 17.128.810.000
Laba bersih per saham 0,44 1,61
23. Transaksi dengan hubungan istimewa
Rincian sifat hubungan dan jenis transaksi yang material dengan pihak yang mempunyai hubungan istimewa adalah sebagai berikut :
Pihak yang mempunyai hubungan istimewa Sifat hubungan istimewa Transaksi PT Argo Manunggal Land Development Pemegang saham Jasa konstruksi dan pinjaman
PT Bukit Asri Padang Golf Pemegang saham Pinjaman
PT Cahaya Alam Raya Afiliasi Pinjaman
PT Jakarta Cakratunggal Steel Mills Afiliasi Pinjaman dan pembelian besi beton
PT Daya Sakti Perdika Afiliasi Sewa ruangan
PT Citra Daya Aditya Afiliasi Uang muka pembelian tanah
31 Maret 2009 31 Maret 2008
Akun ini terdiri dari :
Piutang hubungan istimewa:
PT Argo Manunggal Land Development 1.656.974.044 640.390.529
Jumlah 1.656.974.044 640.390.529
Persentase dari jumlah aktiva 0,05 % 0,02 %
Aktiva lain lain :
Uang muka pembelian:
PT Jakarta Cakratunggal Steel Mills - 43.688.000.000
PT Citra Daya Aditya - 17.200.000.000
Uang jaminan pembelian:
PT Jakarta Cakratunggal Steel Mills - 3.006.513.954
Jumlah - 63.894.513.954
Persentase dari jumlah aktiva - 2,15 %
Hutang lain-lain:
PT Argo Manunggal Land Development 13.745.991.876 14.679.166.176
-
Jumlah 13.745.991.876 14.679.166.176