• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pembatalan Akta Wasiat Sebagai Akibat Perbuatan Melawan Hukum Yang Dilakukan Notaris (Studi Putusan MA No 3124 K PDT 2013 Antara Penggugat DM VS Notaris LSN)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pembatalan Akta Wasiat Sebagai Akibat Perbuatan Melawan Hukum Yang Dilakukan Notaris (Studi Putusan MA No 3124 K PDT 2013 Antara Penggugat DM VS Notaris LSN)"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

i

ABSTRAK

Notaris merupakan pejabat umum yang diberikan kewenangan oleh negara dalam

membuat akta otentik. Maka, notaris dalam hal ini dituntut untuk membuat akta yang baik

dan benar. Apabila salah satu pihak merasa dirugikan atas akta yang dibuat oleh notaris,

maka pihak tersebut dapat menggugat notaris dengan tuduhan tidak membenarkan isi dari

akta tersebut, sebagaimana yang terurai dalam kasus pembuatan akta wasiat yang digugat

oleh Penggugat DM dalam Putusan MA No 3124 K/ Pdt/ 2013. Ketidakhati-hatian Notaris

terhadap akta yang dibuatnya dapat mengakibatkan akta tersebut dapat batal demi hukum

atau dapat dibatalkan. Oleh karena itu, Notaris dalam membuat akta harus sesuai dengan tata

cara dan prosedur yang berlaku berdasarkan UUJN serta bertindak jujur, seksama, mandiri,

dan tidak berpihak untuk menjaga kepentingan pihak yang terkait dalam pembuatan akta.

Metode penelitian yang digunakan dalam membahas masalah-masalah tersebut di

atas adalah melalui pendekatan yuridis normatif dengan mengumpulkan secara cermat data

primer dan data sekunder. Sifat penelitian ini adalah deskriptif analitis. Analisis data

dilakukan dengan mengumpulkan data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh

dengan melihat putusan hakim, sedangkan data sekunder diperoleh melalui bahan hukum

primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tertier. Alat pengumpulan data yang

digunakan dalam penelitian ini adalah studi dokumen dan studi lapangan melalui wawancara

dengan pihak yang terkait yaitu notaris. Selanjutnya data dianalisis secara kualitiatif.

Akta menjadi batal atau dapat dibatalkan oleh putusan pengadilan adalah dengan

tidak dipenuhinya syarat materil maupun syarat formil dalam suatu akta yaitu syarat subjektif

dan objektif perjanjian sebagaimana diatur dalam Pasal 1320 KUHPerdata. Apabila akta

dibatalkan oleh putusan pengadilan maka akta yang telah batal menjadi tidak mempunyai

kekuatan hukum dan jika akta tersebut batal demi hukum maka akta tersebut dianggap tidak

pernah ada, tanpa ada lagi dimintakan pembatalan. Tanggung jawab notaris apabila

melakukan kesalahan dalam pembuatan akta, dalam lapangan keperdataan dijatuhkan sanksi

dengan penggantian biaya atau rugi kepada pihak yang dirugikan. Apabila terbukti secara

pidana maka dapat dijatuhi dengan sanksi pidana. Demikian dalam sanksi administratif

notaris serta tanggung jawab notaris dalam hal kode etik notaris. Terkait dengan kewenangan

notaris dalam pembuatan akta sebagaimana dalam putusan pengadilan mahkamah agung No

3124 K/ Pdt/ 2013, melalui putusannya, hakim menyatakan batal dan tidak mengikat akta

wasiat no 5 tertanggal 9 oktober 2009, mencoret dan mencabut akta wasiat dari buku register

daftar wasiat, serta notaris atas perbuatannya dinyatakan melakukan perbuatan melawan

hukum

.

Kata kunci : Pembatalan Akta, Perbuatan Melawan Hukum, Tanggung Jawab Notaris

(2)

ii

ABSTRACT

A Notary is a public official who is given the authority by the State to make

authentic deeds; therefore, he has to make them properly and correctly. If one feels

that he is harmed by the deed, he can file a complaint against the Notary for not

making it right as in drawing up a will. A Notary’s imprudence in the deeds he has

drawn up can cause them to be legally null and void or to be revoked. Therefore, the

deeds should be in accordance with the procedure, based on UUJN (Notarial Act),

and he should be honest, accurate, independent, and impartial in order to maintain

the interest of the persons appearing.

The research used judicial normative and descriptive analytic method by

gathering primary and secondary data. Primary data were obtained from judge’s

verdicts, while secondary data were gathered from primary, secondary, and tertiary

legal materials. The data were gathered by conducting documentary study and field

research through interviews with Notaries and analyzed qualitatively.

A deed can be legally null and void or revoked by court’s verdict when

material and formal requirements are not fulfilled which are subjective and objective

agreement as stipulated in Article1320 of the Civil Code. When a deed is revoked by

court’s verdict, it does not have any legal force anymore and when it is revoked by

the parties concerned, it becomes an underhanded deed. In the civil case, when a

Notary makes a mistake in drawing up a deed, he will be liable compensate any cost

or the lost of those who have been harmed. In the criminal case, criminal sanction

can be imposed upon him. In the administrative case, he will be liable for Notarial

Code of Ethics. Concerning a Notary’s authority in drawing up a deed in the

Supreme Court’s Ruling No. 3124 K/Pdt/2013, the will no. 5 on October, 2009 is

revoked and non-binding by the judge; it is cancelled and nullified from the will

registry list, and the Notary was charged with illegal act.

Keywords: Revocation of Deed, Illegal Act, Notary’s Liability

Referensi

Dokumen terkait

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan menjawab pertanyaan apa alasan utama anda dan mengapa pada materi koloid menggunakan model pembelajaran

Dosis tinggi akan menyebabkan banyak ikan yang mati sedangkan dosis rendah membutuhkan waktu yang sangat lama pada saat pembiusan menjelang pingsan, dan lama waktu

Jika anda sudah membaca dasar dari photoshop yang saya posting sebelum artikel ini saya sudah menjelaskan cara zoom pada photoshop adalah dengan menggunakan Tool Zoom namun selain

Sebagaimana telah diungkapkan didepan bahwa tujuan penelitian tindakan adalah untuk meningkatkan motivasi pembelajaran IPA melalui pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar,

Mental  Kemenko Maritim sebagai Koordinator Program Indonesia Bersih. • Pemanfaatan sampah plastik untuk pelapisan jalan [kerjasama

Dalam konteks ini al-Nursi (2007) melihat bahawa sakit dapat mengajar erti hidup bermasyarakat dan di samping dapat menghapuskan sifat ego dalam diri seseorang kerana

Berdasarkan uraian latar belakang tersebut dapat dirumuskan permasalahan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Apakah kualitas pelayanan yang terdiri dari bukti fisik,

Pada saat torak hampir mencapai titik mati atas, campuran bahan bakar dan udara dinyalakan, maka terjadilah ledakan atau proses pembakaran yang mengakibatkan suhu dan tekanan