• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengembangan soft skill Mahasiswa UNY

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pengembangan soft skill Mahasiswa UNY"

Copied!
29
0
0

Teks penuh

(1)

PENGEMBANGAN SOFT SKILL

BAGI MAHASISWA UNY

(2)

SOFT SKILLS

(3)
(4)

Penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi dan keterampian teknis yang berhubungan dengan

bidang ilmunya

Hard skills bersifat khusus sesuai bidang profesi

Soft skills bersifat umum

untuk semua bidang profesi

(5)

!

"

(6)

KOGNITIF AFEKTIF

SPIRITUAL PSIKOMOTOR

SKILLS

Learning to know

Learning to do

Learning to be

Learning to live together

(7)

MENGAPA SOFT SKILL

MAHASISWA UNY PERLU

(8)

$

(9)

%

&$'

( ) )

" #

*! +*$, + $

+ '

-. " /. + " 0. + "# 1. +

2. +

(10)

%

$

6

$

$ $

$*

,*

$

+*

%

+

$!7

6

(

5

"

85 )

)

# ) "

)

) "

#

5 ")

(11)

COMPONENT OF SUCCESS

20%

80%

Technical Mindset

OUR EDUCATION SYSTEM

9

0

1

0

0 20 40 60 80 100 Hardskills

Softskills

(12)

1. Dekade 70-an fokus strategi pada “

Cost

”, yang

merupakan sinergi :

Product-Market-Finance

2. Dekade 80-an fokus pada “

Quality

”, yang merupakan

sinergi :

Product-Market-Finance-Productivity

3. Dekade 90-an pada “

Speed

yang merupakan sinergi :

Cost-Quality-Time

4. Saat ini terfokus pada “

Creativity

” yang merupakan

sinergi

:

Quality-Human Resources

Management-Technology

Perkembangan Fokus Strategi Dunia Bisnis

(13)

+*$*$ & *&$!!& $ & & $*! * $ & %*' $ &$

inovation & creativity,

45%

networking, 25% technology,

20%

natual resources,

(14)

/0 "# "# #

# 9 & ) , ) &

: # " 6 ) /;;<=

* >

# "

9

# . #

"

# #

(15)

&

(16)

!

"

#

$

%

&

'

'

( )

'

&

$

%

!

$)

(17)

+

+ ! $ * + ! $ " + ! $ + ! $

(18)
(19)

TAHAP I : SEMESTER I

TAHAP I : SEMESTER I--IIII

SUCCESS SKILL

SUCCESS SKILL

Tujuan

1. Mengantarkan mhs menemukan jati dirinya sebagai manusia seutuhnya.

2. Membantu mhs yang memiliki beragam potensi sekaligus kelemahan yang patut dikelola untuk peningkatan kualitas.

3. Mempersiapkan mhs untuk dapat menjadi bagian dari masyarakat intelektual yang ingin dibangun melalui perguruan tinggi.

(20)

Cakupan Materi

ESQ development

Self identification, self awarness, self concept

Tranforming belief, tranforming character

Goal setting, life purpose, life mapping

Time management, stress management,

achievement motivation

Thinking skills, Learning skills

Bentuk pelaksanaan

Pelatihan ESQ

OSPEK

(21)

TAHAP II : SEMESTER III

TAHAP II : SEMESTER III

-

-

IV

IV

CREATIVITY

CREATIVITY

Tujuan

1.

Mempersiapkan dan menciptakan suatu

kondisi sehingga inovasi dan kreatifitas

mahasiswa dapat ditingkatkan.

2.

Merangsang mhs berperan aktif dalam

(22)

Cakupan Materi

Students creativity development

Creative intelligence/thinking

Transformation of creative character

Change Management

Chance creation

Building a creative team

Bentuk pelaksanaan

Pelatihan kreativitas

Sosialisasi & partisipasi PKM, LITM, Kontes Robot, MTQ

(23)

TAHAP III : SEMESTER V

TAHAP III : SEMESTER V--VIVI

LEADERSHIP

LEADERSHIP

Tujuan

1. Membantu mhs mengasah keterampilan interaksi antar personal

2. Membantu mhs mengembangkan jiwa kepemimpinan

3. Membantu mhs mengembangkan j

(24)

Cakupan Materi

Students leadership development

Leader tasks & ethics

Thinking Independence skill

Effective communication skill

Cooperative skill

Relationship building

Presentation skill

Public speaking skill

Building a winning team

Negotiation skill

Motivation skill

Conflic management skill

Bentuk pelaksanaan

Trainining kepemimpinan

Kegiatan ormawa/UKM

(25)

TAHAP IV : SEMESTER VII

TAHAP IV : SEMESTER VII--VIIIVIII

ENTREPRENEURSHIP

ENTREPRENEURSHIP

Tujuan

1. Membantu mhs dalam mengembangkan jiwa/mindset kewirausahaan

(26)

Cakupan Materi

Entrepreneurship mindset

Entrepreneurship creativity

Markerting yourself

Entrepreneurship ethics

World of business

Relationship and networking

Planning business

Implementing relevant systems

Team management

Bentuk pelaksanaan

Pelatihan kewirausahaan

• LKMM TL

(27)

PENDEKATAN KHUSUS

PENDEKATAN KHUSUS

Diberikan pada mahasiswa yang berminat

Dapat melalui kancah ormawa dan UKM

(28)

PRINSIP

PRINSIP

DASAR

DASAR

• Perlu adanya transformasi menyeluruh dari mahasiswa untuk memiliki memiliki soft skills sesuai visi

• Transformasi adalah proses terus menerus untuk

belajar – berubah dan bertumbuh bersama-sama (dari ulat – kepompong – menjadi kupu-kupu)

• Transformasi tidak bisa terjadi dalam waktu singkat. Sedikitnya melalui proses pembentukan kebiasaan baru selama 90 hari.

• Proses transformasi memerlukan mentor/ coach yang senantiasa mendampingi dalam proses transformasi.

• Perlu adanya forum pertemuan (fellowship) secara rutin untuk belajar dan berbagi (learn and

share).BOUNDIN.MPG

(29)

HASIL RAPAT SENAT

HASIL RAPAT SENAT

PENGEMBANGAN SOFT SKILLS DIGUNAKAN

SEBAGAI SYARAT KELULUSAN MAHASISWA

UNY

PENGEMBANGAN SOFT SKILLS

Referensi

Dokumen terkait

Adapun faktor pendukung pelaksanaan metode pengembangan soft skills mahasiswa UNIDA Gontor antara lain: Kemandirian, kepemimpinan yang kuat, lingkungan yang

kemampuan soft skills harus dikuasai oleh lulusan perguruan tinggi untuk mampu bersaing di dunia kerja...  Menurut Sofian

Salah satu upaya untuk meningkatkan soft skills mahasiswa pada praktik klinik kebidanan dengan adanya gerakan karakter ³6(+$7´ XQWXN PHQJJHUDNDQ FLYLWDV

Di dalam melakukan evaluasi pengembangan soft skills mahasiswa dalam proses pembelajaran dan cara melakukan asesmen, maka dicoba dijelaskan melalui konsep pembelajaran

Unsur soft skills tertinggi yang dapat ditranformasikan pada sisw a adalah keberanian untuk mengakui bila melakukan kekeliruan dan menerima nasihat

Arnata (2014) menambahkan bahwa kegiatan pengembangan soft skills bagi siswa sangat penting guna menghasilkan lulusan yang baik, tidak hanya dari segi hard skill tetapi juga soft

Meskipun demikian masih terdapat hambatan dalam pengembangan soft skill mahasiswa yang dianggap sebagai faktor kelemahan ( weaknesses ), yaitu minimnya pelatihan dalam

Pentingnya Pengembangan Soft Skills Mahasiswa di Perguruan Tinggi perkuliahan dengan tiga alternatif cara, yaitu: 1 lewat kegiatan pembelajaran mata kuliah yang berdiri sendiri, 2