• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Gaya Bahasa Pada Lirik Lagu Karya

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Analisis Gaya Bahasa Pada Lirik Lagu Karya"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

ANALISIS MAKNA KATA SHU AIR PADA PERIBAHASA CINA

熟语 的意

(

Shu ” shúyǔ

jù de yìyì fēnxī

)

Skripsi Sarjana

Oleh :

LILI NUR INDAH SARI NASUTION

110710021

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

FAKULTAS ILMU BUDAYA

PROGRAM STUDI SASTRA CINA

MEDAN

(2)

ANALISIS MAKNA KATA SHU AIR PADA PERIBAHASA

CINA

熟语

的意

(

Shu ” shúyǔ

jù de yìyì fēnxī)

SKRIPSI

Dikerjakan oleh :

LILI NUR INDAH SARI NST

110710021

Pembimbing I Pembimbing II

Dr. Gustianingsih, M.Hum Sheyla Silvia Siregar, S.S, M.Si

NIP 196408281989032001

Skripsi ini diajukan kepada panitia ujian Fakultas Ilmu Budaya Universitas

Sumatera Utara Medan untuk melengkapi salah satu syarat Ujian Sarjana dalam

(3)

PROGRAM STUDI SASTRA CINA

FAKULTAS ILMUBUDAYA

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

MEDAN

2016

Disetujui Oleh

Fakultas Ilmu Budaya

Universitas Sumatera Utara

(4)

Program Studi S-1 SastraCina

Ketua,

(5)

PENGESAHAN

Diterima oleh:

Panitia Ujian Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara untuk Melengkapi Salah Satu Syarat Ujian Sarjana Sastra dalam Bidang Ilmu Sastra Cina Pada Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara.

Pada : Tanggal: Hari:

Fakultas Ilmu Budaya

Universitas Sumatera Utara Dekan,

(6)

Panitia Ujian

No Nama Tanda Tangan

1. Dr. T. Thyrhaya Zein, M.A ( )

2. Dr. Gustianingsih, M.Hum ( )

3. Dra. Nurcahaya Bangun, M.si ( )

4. Sheyla Silvia Siregar, S.S, M.Si ( )

(7)
(8)

PERNYATAAN

Dengan ini saya menyatakan bahwa dalam skripsi ini tidak terdapat karya

yang pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan pada suatu perguruan

tinggi, dan sepanjang sepengetahuan saya juga tidak terdapat yang pernah di tulis

atau diterbitkan oleh negara lain, kecuali yang secara tertulis diacu dalam naskah

ini dan disebutkan dalam daftar pustaka. Apabila pernyataan yang saya buat ini

tidak benar, maka saya bersedia menerima sanksi berupa pembatalan gelar sarjana

yang saya peroleh.

Medan, 5 April 2016

Penulis,

(9)

ABSTRACT

The title of the thesis is “An Analysis on the Meaning of the Word, Shuĭ (Water) in Chinese Proverb.” The objective of the research was to analyze the

meaning of the word, shuĭ (water) in Chinese proverb and what cultural value which

contained in it. The research used descriptive qualitative method. Qualitative methodology is a research procedure which produces descriptive data such as

people‟s written and oral words and observed behavior. The theory used in the

research was a lexical semantic theory from Chaer, the theory of proverb from Leman, and the theory of cultural values from Suwondo. The result of the research showed that the word, shuĭ in Chinese proverb was not always meant „water‟. It is

sometimes meant „river‟, „ditch‟, „sailing‟, and „current‟. These changes in meaning

can occur according to the words which influence it. Besides that, there are ten Chinese cultural values in it; they are the values of consanguinity, patience and perseverance, resoluteness and sincerity, being exemplary, respect, toil and persistence, respect and appreciate God, carefulness and prudence in doing something, seriousness, and tolerance. These cultural values can motivate to learn Chinese proverb which has been neglected and out-of-date.

(10)

ABSTRAK

Judul penelitian ini adalah “Analisis Makna Kata Shuǐ (air) dalam Peribahasa Cina”. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana makna kata shuǐ (air) dalam peribahasa Cina dan untuk menganalisis nilai budaya apa saja yang terkandung didalamnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Metodologi kualitatif sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan prilaku yang dapat diamati. Teori yang digunakan adalah teori semantik leksikal dari Chaer, teori peribahasa dari Leman dan teori nilai budaya dari Suwondo. Hasil penelitian adalah kata shuǐ pada peribahasa tidak selamanya diartikan sebagai air. Terkadang diartikan menjadi sungai, selokan, berlayar, dan arus. Semua perubahan itu dapat terjadi sesuai dengan kata-kata yang mempengaruhinya. Di samping itu terdapat 10 nilai-nilai budaya Cina di dalamnya, antara lain nilai kekeluargaan, nilai kesabaran dan ketekunan, nilai ketabahan dan keikhlasan, nilai keteladanan, nilai menghargai, nilai kerja keras dan pantang menyerah, nilai menghargai dan bersyukur kepada Tuhan, nilai ketelitian dan hati-hati dalam melakukan tindakan, nilai kesungguhan, dan nilai toleransi. Nilai-nilai budaya tersebut dapat menambah motivasi untuk mempelajari peribahasa Cina yang saat ini semakin terlupakan dan tergerus zaman.

(11)

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT atas berkat, rahmat dan

hidayah-Nya sehingga penyusunan skripsi ini dapat diselesaikan dengan baik.

Penulisan skripsi ini diajukan untuk memenuhi salah satu syarat memperoleh gelar

sarjana pada Program Studi Sastra Cina Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera

Utara. Judul yang penulis ajukan adalah “Analisis Makna Kata Shuǐ (air) dalam

Peribahasa Cina”. Penulis berharap tulisan ini dapat dijadikan bahan referensi dalam

penelitian sejenis. Semoga bermanfaat bagi penulis dan pembaca skripsi ini.

Penulis menyadari bahwa dalam proses penulisan skripsi ini banyak mengalami

kendala, namun berkat bantuan, bimbingan, kerjasama dari berbagai pihak dan berkah

dari Allah SWT sehingga kendala-kendala yang dihadapi tersebut dapat diatasi.

Untuk itu penulis menyampaikan rasa terimakasih dan penghormatan yang

setinggi-tingginya kepada:

1. Dr. Syahron Lubis, M.A., selaku Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas

Sumatera Utara, beserta Para Wakil Dekan I, II dan III atas bantuan dan fasilitas

yang penulis peroleh semasa kuliah di Fakultas Ilmu Budaya Universitas

Sumatera Utara.

2. Dr. T. Thyrhaya Zein, M.A., selaku Ketua Program Studi Sastra Cina Fakultas

Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara Medan. Seorang Ibu yang baik bagi para

mahasiswa dan mahasiswi Sastra Cina dan dengan penuh kesabaran menunggu

(12)

3. Dra. Nurcahaya Bangun, M.si., selaku sekretaris Program Studi Sastra Cina

Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara Medan. Seorang Ibu yang

selalu memberikan masukan dan saran dalam penyelesaian skripsi ini.

4. Dr. Gustianingsih, M.Hum., selaku dosen pembimbing I yang penulis kagumi

pemikiran dan karyanya. Dengan kesabarannya, penulis banyak belajar untuk

lebih bersemangat menyelesaikan skripsi ini.

5. Sheyla Silvia Siregar, S.S, M.Si., selaku dosen pembimbing II yang sangat sabar

dan memimbing penulis layaknya seorang kakak yang sangat baik.

6. Dosen penguji Ibu Dr. T.Thyrhaya Zein, M.A., Ibu Dra. Nurcahaya Bangun, M.Si.

dan Vivi Adryani Nasution, S.S, MTCSOL, Laoshi yang telah memberikan

berbagai saran yang sangat bermanfaat terhadap tugas akhir penulis.

7. Staf Pengajar Program Studi Administrasi pegawai Sastra Cina, Fakultas Ilmu

Budaya, Universitas Sumatera Utara yang telah membekali penulis dengan

berbagai ilmu selama mengikuti perkuliahan dan yang selalu siap siaga membantu

penulis sampai akhir penulisan skripsi.

8. Keluarga tercinta, Mamak dan Ayah, kedua orangtua penulis. Rasa percaya

mereka menorehkan tinta emas di hati penulis untuk memacu semangat menjalani

(13)

selalu siap menasehati dan memotivasi sekaligus menjadi teman terbaik untuk

penulis.

9. Para teman seperjuangan penulis stambuk 2011 yang terus memberi semangat.

Terutama ketujuh keluarga kecil penulis yang selalu siap mendengarkan

curhatan-curhatan seputar skripsi penulis serta memberi masukan-masukan yang baik.

Selalu menjadi pesaing yang sehat sehingga penulis merasa termotivasi untuk

menyaingi.

Semoga semua bantuan, dukungan, semangat, motivasi, inspirasi yang

diberikan kepada penulis senantiasa mendapat balasan kemuliaan dari Allah SWT.

Akhirnya, penulis berharap semoga skripsi ini dapat memberikan manfaat kebaikan

bagi setiap pembacanya. Amiin.

Medan, 5April 2016

Penulis,

(14)

DAFTAR ISI

BAB II TINJAUAN PUSTAKA, KONSEP DAN LANDASAN TEORI. 10 2.1 Tinjauan Pustaka... 10

2.2 Konsep... 15

2.2.1 Analisis Makna... 16

2.2.2 Peribahasa... 16

2.2.3 Air dalam Pandangan Masyarakat Cina... 17

2.2.4 Peribahasa Cina yang Mengandung Kata Shuǐ (Air)... 18

2.3 Landasan Teori... 24

BAB III METODOLOGI PENELITIAN... 26

3.1 Data dan Sumber Data... 27

3.2 Metode dan Teknik Pengumpulan Data... 27

3.3 Metode dan Teknik Analisis Data... 29

BAB IV PEMBAHASAN... 34

(15)

Mengandung Kata Shuǐ... 69

4.2.1 Nilai Kekeluargaan... 70

4.2.2 Nilai Kesabaran dan Ketekunan... 70

4.2.3 Nilai Ketabahan dan Keikhlasan... 71

4.2.4 Nilai Menghargai... 71

4.2.5 Nilai Keteladanan... 72

4.2.6 Nilai Kerja Keras dan Pantang Menyerah... 72

4.2.7 Nilai Menghargai dan Bersyukur Kepada Tuhan... 73

4.2.8 Nilai Ketelitian dan Hati-hati dalam Melakukan Tindakan... 74

4.2.9 Nilai Kesungguhan... 75

4.2.10 Nilai Toleransi... 75

BAB V SIMPULAN DAN SARAN... 76

5.1 Simpulan... 76

5.2 Saran... 76

Referensi

Dokumen terkait

dengan baik dan benar. Perbedaan waktu juga harus di perhatikan dalam organisasi maya ini geografi memang tidak masalah, tapi dari segi waktu. harus diperhatikan. Beberapa

Bilamana diwakilkan yang mewakili agar diberikan surat tugas dan surat kuasa. Membawa dokumen Asli sesuai data

Pengelolaan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) di Provinsi Jawa Tengah dimana. Saudara sebagai salah satu peserta, kami mengharap kehadirannya

PEJABAT PENGADAAN BARANG/ JASA BIDANG BINA M ARGA. DINAS PEKERJAAN UM UM KABUPATEN KLATEN

20 Juni 2016 dan Penetapan Pemenang oleh Kelompok Kerja (Pokja) ULPD Kementerian Keuangan. Provinsi Sumatera Utara tanggal 20 Juni 2016 melalui Aplikasi SPSE Kementerian Keuangan

Pokja ULPD Kepulauan Riau melaksanakan Pelelangan Seleksi Sederhana untuk paket pekerjaan Jasa Konsultasi Perencanaan Belanja Modal Pengurukan dan Pematangan Lahan

Dalam Kitâb al- Burhân, Ibn Rusyd menjelaskan perbedaan keduanya sebagai berikut: (1) konsepsi menjelaskan essensi suatu objek yang dikonsepsikan (definiendum),

[r]